.

RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Kumpulan semua pengakuan murtadin situs ini, FFIndonesia, yang meninggalkan Islam.

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby sultanmataram » Mon Nov 23, 2009 12:18 pm

up1234go wrote:Bagaimana kalau dia murtad dari islam lalu memilih memilih atheis dan melakukan kesaksian di Televisi khusus atheis? Masih kah rule diatas digunakan (tentunya dengan menambah sedikit kalimat disana)

Bagi slimers sih ga berlaku... harus di musnahkan, karena yang di dalam closure hanya yang beragama.

Tapi sayang umat beragama diluar ajaran memet masih aja di gangguin (diperkosa, dibakar, dipancung...)
:axe:
User avatar
sultanmataram
 
Posts: 108
Joined: Mon Nov 16, 2009 1:03 am
Location: root

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby MasTom » Thu Nov 26, 2009 8:33 am

bangun wrote: pola pikir yg berujung pada " Agama mu untukmu, Agamaku Untukku, Aku tidak akan menyembah yg kamu sembah, kamu tidak akan menyembah yang aku Sembah" <-- Rule yang netral bukan ? :heart: ,


AkuAdalahAing wrote:Saya setuju sekali... perkataan anda di atas adalah rule yang netral =D>

brobang, apakah kalimat di atas terdapat di alquran ???

thanks atas pencerahannya.


Si Bangun TIDUR LAGI - TIDUR LAGI
matanya nggak sempet lihat tulisan abah AAA
kalau pun toh sempet lihat
juga NGGAK BAKALAN BERANI NJAWAB

:tonqe: :tonqe:
MasTom
 
Posts: 2599
Joined: Thu Apr 23, 2009 11:34 am

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby alexanderbhito » Sat Nov 28, 2009 12:54 am

kasian ya dia murtad..

wassalam
alexanderbhito
 
Posts: 118
Joined: Fri Nov 27, 2009 12:53 pm

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby poligami » Sat Nov 28, 2009 1:44 am

alexanderbhito wrote:kasian ya dia murtad..

wassalam

Justru dia beruntung..
Karena bro" suara_hati" mau menggunakan akal sehat dan hati nuraninya.
Bukan cuma "nerimo" aja omongan pak Ustadz atau orang tua tentang Islam yg baik2nya saja, tetapi keburukan Islam ditutup-tutupi.

Justru bro "suara_hati" murtad setelah dia membaca buku-buku Islam awal yang banyak menjadi rujukan penulis-penulis modern seperti “Sirat Rasul Allah” oleh Muhammad Ibn Ishaq (th.768), Kisah perang nabi dengan judul “Kitab al-Maghazi” ditulis oleh Al-Waqidi (th 823), “Kitan al-tabaqat al-Kabir (the great book of classes) oleh Ibn Sa’d (th 845), Sahih hadiths Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Malik Muwatta, Hadiths Qudsi. dsb.

Bro "suara_hati" kaget dan shock karena gambaran yang dia dapat dari sumber-sumber itu mengenai sejarah nabi, para sahabat (kalifa dan sahaba), istri-istri nabi, sejarah islam sangat bertentangan dengan yang dia yakini selama ini.

Bahwa nabi Muhammad itu teladan yg sempurna sepanjang masa, Islam disebarkan dgn damai, nabi Muhammad berpoligami untuk membantu janda dan menghindarkan fitnah, dan klaim-klaim muslim bahwa Islam adalah agama yg sempurna.
Ternyata ceramah2 yg dia dengar tentang Islam itu hanya bagian yg bagus2nya saja.
Ternyata banyak yg di"permak" dan BANYAK SEKALI keburukan Islam ditutup-tutupi. O:)

Jadi intinya bro"suara_hati" murtad karena membaca buku2 Islam itu sendiri, dan baca2 di forum ini. :yawinkle: :yawinkle: :yawinkle:
User avatar
poligami
 
Posts: 2456
Joined: Wed Aug 19, 2009 4:37 am
Location: Mabes FPI

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby alexanderbhito » Sat Nov 28, 2009 12:30 pm

hahaha..

dia belum dapet hidayah dari Allah dan belum punya cukup keimanan buat yakin dan percaya sama Allah.

sebagai muslim turut prihatin.

wassalam
alexanderbhito
 
Posts: 118
Joined: Fri Nov 27, 2009 12:53 pm

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby Akukomkamu » Sat Nov 28, 2009 1:10 pm

alexanderbhito wrote:hahaha..

dia belum dapet hidayah dari Allah dan belum punya cukup keimanan buat yakin dan percaya sama Allah.

sebagai muslim turut prihatin.

wassalam


Gw tanya ya..apa hidayah allah swt ??? gw jawab ya...cuman PEMBODOHAN dr orang araf pada muslim !!!
Akukomkamu
 
Posts: 5565
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby sultanmataram » Sat Nov 28, 2009 3:18 pm

alexanderbhito wrote:hahaha..

dia belum dapet hidayah dari Allah dan belum punya cukup keimanan buat yakin dan percaya sama Allah.

sebagai muslim turut prihatin.

wassalam


Saya lebih prihatin terhadap anda... O:)
User avatar
sultanmataram
 
Posts: 108
Joined: Mon Nov 16, 2009 1:03 am
Location: root

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby alexanderbhito » Sat Nov 28, 2009 9:10 pm

mudah2an saya tidak mendengar teriakan keputus asaan anda di sana nanti..

wassalam
alexanderbhito
 
Posts: 118
Joined: Fri Nov 27, 2009 12:53 pm

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby sultanmataram » Sat Nov 28, 2009 9:59 pm

alexanderbhito wrote:mudah2an saya tidak mendengar teriakan keputus asaan anda di sana nanti..

wassalam


Amin...

Kalimat yang saya perbesar saya asumsikan di NERAKA.

Saya berterimakasih atas kebaikan anda. Anda sudah mengharapkan yang baik terjadi atas diri saya. Tidak banyak dari kaum anda yang seperti anda di FFI. Semoga saya mendapat hidayah dan anda juga dapat hidayah untuk menemukan yang benar. Namun demikian saya cukup merasa bersyukur sudah mendapat hidayah itu, semoga anda juga.

Salam Hangat & Jabat Erat
Sultan
User avatar
sultanmataram
 
Posts: 108
Joined: Mon Nov 16, 2009 1:03 am
Location: root

Re: Re:

Postby Apabetullll » Sun Nov 29, 2009 12:16 pm

gaston31 wrote:Masih banyak sekali yang saya ingin tulis, mungkin nanti pada kesempatan lain. Salah satunya adalah fakta sejarah mengenai bagaimana sejarah islam sepeninggal Nabi, kehidupan para khalifah pertama, mulai Abu Bakr, Umar, Uthman, Ali,… Saya begitu shock mengetahui bagaimana sejak pemilihan Khalifa pertama, sudah terjadi perselisihan antara pengikut Nabi (golongan Ansar dan Muhajirin), bagaimana Ali dan Fatimah (anak Nabi istri Ali) berselisih dengan Abu Bakr, Umar, Uthman meminta harta peninggalan nabi (Fatima tidak pernah mau bicara dengan Abu Bakr sejak itu sampai meninggalnya), begaimana terpaksanya Ali yang merasa lebih berhak sebagai penerus Nabi mengakui Abu Bakr sbg khalifaf pertama, saling bunuh antara pengikut Nabi, perang yang melibatkan Aisya melawan Ali sampai dengan dibunuhnya cucu-cucu Nabi (Hasan dan Husain). Perselisihan ini yang penuh dengan darah sudah terjadi pada pengikut-pengikut utama nabi, sampai sekarang dengan perslisihan yang tidak pernah selesai antara Shiah (golongan ini adalah dari Ali-Fatimah yang merasa lebih berhak menjadi penerus Nabi-khalifa muslim) dengan Sunni.
==========
lha ini kan politik, bkn Islam!


Situs ini saya rasa hanyalah bentuk dari rasa kekhawatiran kaum Nasrani dan Yahudi pada perkembangan Umat Islam saat ini, sekarang ini ribuan bahkan jutaan orang masuk Islam di Eropa dan Amerika, mereka yang masuk Islam bukanlah orang-orang mau disogok dengan Indomie atau beras tapi para inteletual dan orang yang mencari arti suatu kebenaran, sekarang agama Nasrani semakin ndak laku di Amerika dan Eropa, yang datang ke gerja pada umumnya orang-orang tua yang mau mati besok, saran saya pada kawan-kawan non Muslim, kalau kalian berdebat dengan cara ini, jusrtru orang semakin tidak simpati pada kalian, tulisan yang kalian hembuskan penu dengan kebencian dan racun, kalian seharusnya bersykur bisa hidup tenang, walaupun kalian minoritas, beda dengan umat Islam kalau minoritas selalu tertindas, persoalan yang terjadi sekarang tidak terlepas dari ketidakadilam dan kerakusan pemerintah Amerika dan Eropah yang terus menghisap kekayaan umat Islam.[/quote]

Salam Damai,
Memang Benar adanya, Dalam Quran banyak ayat yang menantang manusia menggunakan Akal pikirannya. bila Quran Bohong kenapa harus menantang manusia untuk memakai akalnya untuk mencari kebenaran ilahiyah.
Sayang beribu sayang banyak netter disini yang tidak memakai akalnya tetapi memakai nafsunya untuk membenci islam dengan menfitnah, memaki dan kata-kata keji lainya.
padahal dalam surah Albaqarah ayat 62 (QS:2:62) tidak ada kebencian sama sekali dalam islam terhadap agama lain. "Sesungguhnya orang2 mukmin,orang2 yahudi, orang2 nasrani dan orang2 shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar2 beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal sholeh, mereka akan menrima pahala dari Tuhan meraka. tidak ada kekuatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
kemudian Tuduhan bahwa Islam menyuruh membunuh orang kafir, memperkosa. tapi ngga pernah menyampaikan ayat nya mana.

inilah yang terjadi sebenarnya Memperkosa dan memurtadkan

Tidak mengherankan apabila kemudian kristenisasi itu dilakukan dengan cara memperkosa wanita seperti yang terjadi di Padang. Khairiyah Enniswati alias Wawah (17 tahun) pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2, Gunung Pangilun Padang, adalah korban perkosaan dan pemurtadan. Ia termasuk 500 orang Minang (Sumatera Barat) yang dimurtadkan dari Islam ke Kristen, menurut koran Republika. Gadis berjilbab itu diculik, diperkosa, dan dipaksa keluar dari agamanya lewat misi rahasia yang dijalankan sekelompok orang Kristen.

Peristiwanya berawal dari Maret 1998. Suatu hari, Wawah berkenalan dengan Lia, seorang gadis berjilbab. Keakraban pun terjadi karena sama-sama berjilbab. Namun ternyata Lia penganut Kristen Priotestan. Kepada Wawah, ia bercerita betapa indahnya berkelana dalam dunia Protestan. Tak hanya itu, ia juga berkisah tentang dunia seks.

Pada kesempatan lain, Lia mengajak Wawah berkeliling kota dan singgah di Gereja Protestan di Jl Bagindo Aziz Chan, Padang. Di sini, keduanya berbaur dengan puluhan jemaah pimpinan Pendeta Willy.

Singkat cerita, Wawah dipaksa masuk Kristen, kendati gadis ini menangis dan meronta. Selanjutnya Wawah diserahkan kepada Salmon, seorang Jemaat Gereja yang bekerja di PDAM Padang. Di rumah keluarga Salmon itulah, Wawah juga diperkosa saat Lisa Zuriana, istri Salmon keluar rumah. Lisa Zuriana sendiri adalah warga Tangah Sawah, Bukit Tinggi, asli Minangkabau yang kini memeluk Kristen setelah kawin dengan Salmon. Ia juga bendahara Persatuan Kristen Protestan Sumatera Barat (PKPSB). (Dialog Jum'at, Republika, 6 Agusus 1999).
link aslinya
http://diyen.polisriwijaya.ac.id/Master ... 0Islam.doc

Islam disebarkan dengan pedang, padahal buktinya Islam berkembang di Indonesia dengan perdagangan, malah agama yang sok kasih itu gimana datangnya dengan senjata menunggangi penjajahan
inilah Buktinya Mereka di awal2 linknya
http://edyprayitno.wordpress.com/2009/1 ... asi-injil/

tentang Poligami bila Nabi Muahamd punya istri lebih dari 1 di bilang nabi hiperseks, dan lainnya maka di kitab seberang tuh yang katanya mengajarkan cinta kasih juga sama nabi2 nya juga mempunyai istri banyak ini buktinya

Nabi Yakub punya empat istri, yaitu Lea, Rahel, Bilha dan Zilpa (Kejadian 29:31-32, 30:34, 30:39).

Jejak Nabi Yakub ditiru oleh anaknya, Esau, dengan menikahi dua perempuan Kanaanm yaitu Ada dan Oholibama (Kejadian 36:2-10).

Nabi Musa berpoligami dengan mengawini dua istri. Salah satunya bernama Zipora (Keluaran 18:2, Bilangan 12:1).

Salomo alias Nabi Sulaiman punya 700 istri dan 300 gundik (I Raja-raja:1-3). Anak kandung Salomo, Rehabeam, juga berpoligami. Ia punya 18 istri dan 60 gundik yang memberinya 28 anak laki-laki dan 60 perempuan (2 Tawarikh 11:21).

Nabi Daud memiliki banyak istri dan gundik, diantaranya Ahinoam, Abigail, Maacha, Hadjit, Edjla, Michal dan Batsyeba ,(I Samuel 25:43-44,27:3,30:5, II Samuel 3:1-5, 5:13, I Tawarikh 3:1-9, 14:3, II Samuel 16:22).

Simson kawin beberapa kali (Hakim-hakim 14:10, 16:1-4),
dan masih banyak lagi daftar pelaku pepoligami dalam Alkitab.

Oya, ada satu tambahan lagi. Nabi Daud, mengoleksi banyak istri dan gundik, tapi Tuhan tidak mengecamnya sebagai kelemahan. Bahkan, Tuhan memberikan penghargaan dengan julukan “Nabi yang taat kepada Tuhan dan berkenan di hati-Nya” (Kisah Para Rasul 13:22).

Bagaimana Kristener, berminat mengikuti jejak nabi Daud ? hehehe. Jangan diambil hati, cuma bergurau.

Ibarat Pepatah kutu di seberang lautan kelihatan, Gajah di pelupuk mata tidak kelihatan. mengata-ngatai, membenci Islam tapi hehehehe ternyata lebih parah lagi tuh. \:D/ \:D/ \:D/ \:D/ \:D/
Apabetullll
 
Posts: 355
Joined: Sun Nov 29, 2009 10:15 am

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby AkalSehat » Sun Nov 29, 2009 12:19 pm

kristen yahudi kristen yahudi lo sinting ya! disini juga ada orang agnostic ama atheis dogol gak usah sotoy masalah kresten" tanya aja ke situs kresten sono emang ada kapir disini yang peduli? :rolling:
AkalSehat
 
Posts: 805
Joined: Wed Sep 02, 2009 1:09 am

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby Lost In Imagination » Sun Nov 29, 2009 5:35 pm

Ada yg mendongeng :rolling: :rolling:
Lost In Imagination
 
Posts: 169
Joined: Thu Nov 05, 2009 8:55 pm
Location: HERE

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby Apabetullll » Sun Nov 29, 2009 5:37 pm

AkalSehat wrote:kristen yahudi kristen yahudi lo sinting ya! disini juga ada orang agnostic ama atheis dogol gak usah sotoy masalah kresten" tanya aja ke situs kresten sono emang ada kapir disini yang peduli? :rolling:


hahahaha kok sewot sichhh???? merasa ya ????
kalo ngga sante aja lagi kayak kebakaran jenggot begitu sichhh, apa bedanya ya kambing sama kaum atheis sama agnostic ???
Apabetullll
 
Posts: 355
Joined: Sun Nov 29, 2009 10:15 am

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby AkalSehat » Sun Nov 29, 2009 6:20 pm

Apabetullll wrote:hahahaha kok sewot sichhh???? merasa ya ????
kalo ngga sante aja lagi kayak kebakaran jenggot begitu sichhh, apa bedanya ya kambing sama kaum atheis sama agnostic ???


gw yang sudah beratus kali liat muslim kayak loe ngebacod nuduh" ini kristen kek yahudi kek tapi gak bisa nyanggah trit kapir disini lo itu cuma badutnya islam asal lo tau aja ya kotbah kristen disni itu sudah pasti di delet moderator! kalo ini site kristen sudah pasti kotbah kresten ada dimana mana lo pake otak napa benturin kepala ke ubin jangan keras"

lagian lo sewot" sendiri gak berani nyanggah satupun trit kafir disini bukanya ELO YANG MERASA KALO ISLAM ITU AJARAN SETAN? :snakeman:
AkalSehat
 
Posts: 805
Joined: Wed Sep 02, 2009 1:09 am

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby Apabetullll » Sun Nov 29, 2009 8:45 pm

[quote="AkalSehat"
gw yang sudah beratus kali liat muslim kayak loe ngebacod nuduh" ini kristen kek yahudi kek tapi gak bisa nyanggah trit kapir disini lo itu cuma badutnya islam asal lo tau aja ya kotbah kristen disni itu sudah pasti di delet moderator! kalo ini site kristen sudah pasti kotbah kresten ada dimana mana lo pake otak napa benturin kepala ke ubin jangan keras"

lagian lo sewot" sendiri gak berani nyanggah satupun trit kafir disini bukanya ELO YANG MERASA KALO ISLAM ITU AJARAN SETAN? :snakeman:[/quote]
Hahahaha sewot? sapa yang sewot sapa yg nuduh itu yg ada dan tolong deh jangan jadi pecundang dan pengecut para netter FFI non muslim jika ingin nyerang islam berani donk tunjukan jati diri masing2, dari atheis.dari nasrani.ato hantu dari lubang mana kek. tread mana yg perlu d bantah karena admin FFI sering memban user islam jika tulisan telak membantah tread yg ada
Apabetullll
 
Posts: 355
Joined: Sun Nov 29, 2009 10:15 am

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby kutukupret » Thu Dec 03, 2009 11:02 am

Apabetullll wrote:[quote="AkalSehat"
gw yang sudah beratus kali liat muslim kayak loe ngebacod nuduh" ini kristen kek yahudi kek tapi gak bisa nyanggah trit kapir disini lo itu cuma badutnya islam asal lo tau aja ya kotbah kristen disni itu sudah pasti di delet moderator! kalo ini site kristen sudah pasti kotbah kresten ada dimana mana lo pake otak napa benturin kepala ke ubin jangan keras"

lagian lo sewot" sendiri gak berani nyanggah satupun trit kafir disini bukanya ELO YANG MERASA KALO ISLAM ITU AJARAN SETAN? :snakeman:

Hahahaha sewot? sapa yang sewot sapa yg nuduh itu yg ada dan tolong deh jangan jadi pecundang dan pengecut para netter FFI non muslim jika ingin nyerang islam berani donk tunjukan jati diri masing2, dari atheis.dari nasrani.ato hantu dari lubang mana kek. tread mana yg perlu d bantah karena admin FFI sering memban user islam jika tulisan telak membantah tread yg ada[/quote]

Orang intelek pakai Otak bukan Otot....Hanya Orang Barbar yang Pakai Otot.
User avatar
kutukupret
 
Posts: 6401
Joined: Mon Dec 17, 2007 6:31 pm

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby xmen » Fri Dec 04, 2009 7:58 am

"Buat Kami Inti Islam adalah Tauhid kepada Allah Swt, beramal baik, dan mengimani hari kemudian"


Mungkin seandainya umat muslim mengamalkan semua ajaran berbuat baik, seperti yg diutarakan oleh apa betul diatas , dunia akan damai tapi kenyataannya sekarang seperti apa,,,,umat muslim paling mudah diprovokasi, oleh uztadnya sendiri, ataupun oleh pihak lain tanpa pikir panjang,,,kita nggak usah jauh-jauh ke kitab apa itu qur-an, injil, dll,,,,kita liat aja kenyataannya,,,,

Katanya umat muslim paling toleransi,,,,tapi kenyataannya di eropa, di negara lain seperti thailand, philipina, meski minoritas umat muslim, berani melakukan aksi-aksinya, gue nggak tau yg benar,yg mana,,,tapi loe liat, umat non muslim yg minoritas, apa berani berbuat seperti itu contoh, di indonesia apa berani,,,,sekolah , rumah ibadah kristiani,,,,dibrangus, apa daya umat minoritas,,,,Di swiss, nggak boleh membangun menara mesjid, aja hebohnya minta ampun, ,,,wong cuma menara(mungkin umat yg lain disana terganggu dg SPEAKERnya ),,,yg penting kan mesjidnya ada, disini,,,gereja di Indonesia, yg sudah ada dihancurkan dg alsan IMBnya belum jadi (bekasi),,,,

Gue nggak mau sepihak doang, gue cuma, mau bilang muslimer, itu terlalu ingin menjadi superior dimanapun dia ada merasa terbesar, terbaik shg tidak melihat yg lain,,,makannya pernah ada orang ditangkap, yg menomor sekiankan Nabi MOMED, di tabloid,,,hanya karena, itu mereka bisa membunuh, itu kenyataan bro,,,coba loe liat muslimer, dr sisi non muslim, dan coba loe memposisikan diri loe di luar muslim utk melihat muslim,di INdonesia yg serba munafik, ini,,,,

gue mencoba bersikap, objektif, karena dikeluarga gue meski beda, istri, kakak, adik gue muslim tapi kita hidup demokrasi,,,
Salam DAMAI,,,,
xmen
 
Posts: 69
Joined: Tue Jun 05, 2007 4:24 pm
Location: diy

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby suara_hati » Tue Dec 08, 2009 2:18 am

napoleon_ajah wrote:sebelumnya maaf saya baru masuk di forum ini, dan baru membaca hasil postingan suara_hati
saya tidak akan melanjutkan postingan dari sodara-sodara yang mereplay sebanyak ini, saya hanya akan mengomentari postingan suara_hati

@suara_hati
1. saya salut dengan postingan anda karena pasti banyak sumber yang anda pakai untuk memposting tulisan anda.


NA, Terimakasih komentarnya. Mudah-mudahan anda benar-benar telah membaca apa yang saya sampaikan, bisa memverikasinya dan mau merenungkannya sendiri.

napoleon_ajah wrote:2. saya salut dengan anda tentang keputusan anda yang langsung pindah agama tanpa terlebih dahulu mendalami arti makna yang terkandung dari tulisan anda sendiri di posting ini.


Ini hanya asumsi anda yang kelihatannya justru menunjukkan bahwa anda tidak sepenuhnya membaca apa yang saya sampaikan. Saya meninggalkan islam [BUKAN PINDAH AGAMA] setelah melalui proses panjang yang tidak mudah. Bagaimana anda bisa mengatakan “tanpa terlebih dahulu mendalami makna yang terkandung ?”. Bagaimana saya harus menjetujui perbuatan biadab sebagai hal mulia? Anda dan ahli islam bisa saja memberikan sejuta makna keindahan dari suatu perbuatan keji, memberi pembenaran suatu perbuatan biadab supaya bisa dipahami sebagai perbuatan mulia atas perintah Tuhan. Anda dan ahli islam memberi makna yang berbeda atas suatu fakta yang sama.

Pembenaran. Itu kata kuncinya. Memberikan sejuta makna keindahan untuk menutupi hal bejat yang dikandungnya.

napoleon_ajah wrote:Karena anda telah keluar dari agama Islam, saya mengucapkan selamat mencari fakta baru pada agama yang sekarang anda masuki.
Dan bila dalam agama yang sekarang anda masuki, anda menemukan fakta yang menimbulkan pertanyaan yang tidak dapat anda jawab dan tidak masuk akal pikiran anda, apakah anda akan pindah agama lagi?
Bila hal itu terjadi dan anda ragu dengan agama yang baru anda masuki sekarang, lalu anda keluar dari agama yang anda anut sekarang, berarti anda akan mencari agama lain lagi yang anda yakini menurut akal pikiran anda kan?
Bila anda sampai keluar lagi dari agama yang sekarang anda anut, berujung dimanakah agama yang akan anda pegang yach?
Menurut saya, ujung-ujungnya anda pasti akan jadi Ateis..


Apa tujuan anda beragama? Ingin selamat dunia dan akhirat? Ingin menjadi menusia yang baik dihadapan Tuhan dengan menjalankan semua perintah dan menjauhi semua laranganNya? Ingin menjadi manusia yang baik terhadap sesama? Ingin menjadi manusia dengan segala karakter positif, jujur, pengasih, memiliki empati yang tinggi, tidak egois, senang membantu sesama?

Begitu banyak agama di dunia. Bahkan sampai sekarang masih saja ada orang yang mengklaim sebagai utusan Tuhan dan membawa agama baru. Agama mana yang ingin anda pilih? Dan mengapa anda mambatasi pilihan mencari Tuhan hanya lewat agama? Banyak orang yang percaya Tuhan tanpa agama dan mereka yang tidak beragama tidak selalu berujung pada Ateis.

Kata-kata anda “ujung-ujungnya anda pasti akan jadi ateis” mempunyai konotasi negatif seolah-olah orang ateis lebih buruk dari orang beragama? Banyak orang ateis yang sangat bermoral, berbuat banyak kebaikan terhadap sesama. Bagi saya mereka adalah manusia yang jauh lebih baik dibanding mereka yang beragama tetapi melakukan segala perbuatan biadab. Anda ingat kata-kata Muhamad: “Asal anda muslim maka anda akan selamat meskipun selama hidup anda melakukan perbuatan-perbuatan biadab”. Ini absurd.

Saya percaya Tuhan tapi bukan tuhan agama. Saya tidak terlalu pusing dengan surga dan neraka, tidak terlalu pusing dengan upah dan hukuman Tuhan. Saya hanya selalu berusaha menjadi manusia yang baik, yang lebih baik setiap saat.

Tidak ada keraguan sedikitpun bagi saya untuk mengatakan bahwa islam adalah agama biadab dan Muhammad adalah manusia yang sengat keji, jauh dari sempurna seperti yang dulu selalu saya bayangkan. Allah yang minta disembah-sembah dan sangat keji lebih cocok sebagai sosok setan. Jika anda muslim dan masih baik terhadap non-muslim itu karena anda bukan muslim yang baik, yang tidak mengikuti perintah Allah anda dan tidak mau meniru teladan Muhammad. Paling paling anda hanya melakukan ritual konyolnya dan selebihnya mengandalkan akal dan nurani anda untuk menjadi manusia yang baik, yang bermoral.

Bangun wrote:Mohon maaf sebelumnya jika pernyataan / obrolan ringan saya ini kurang arif / bijaksana.
Sebelum saya bertanya, saya akan jelaskan dulu bahwa saya tidak akan mempermasalahkan anda muslim / bukan muslim , juga tidak membahas buku2 / kitab2 yg pernah anda baca, tapi saya akan bertanya tentang yang anda katakan / anda tulis yaitu "suara HATI", "NURANI". saya hanya ingin menyarankan , "coba renungkan dengan syarat ( tidak usah memakai referensi ) apalagi ( katanya / kata orang)".
1. Bab Hati , yang sebenar nya itu ada dimana ? karena kalau dada anda di belah, yang ada daging hati.
2. Kata Hati Nurani , tolong Jelaskan nurani dalam bahasa Indonesia !

3. Saya akan bertanya, Sebelum Nurani / Hati Bisa bertanya Apa namanya / dimana pertanyaan itu ada nya ?

sebagai salah satu contoh. = Otak / Nalar / Ilmu , pada saat kita kehilangan sesuatu barang, lantas kita lupa dimana barang tersebut. Dimanakah Kepandaian otak / ingatan otak / ilmu otak / ( ingatan ) KETIKA ANDA LUPA, Lalu Siapakah yg MENGEMBALIKAN ingatan anda?

4.Jangan dulu mempermasalahkan hati nurani Muhammad, Ibrahim, Lia Eden, Gulam Ahmad, Atau nurdin CS dan Osama , saya akan bertanya apakah anda sudah kenal dengan yang namanya hati Nurani? yang ada pada diri anda . Contoh : Dari mana datang nya curiga ? dari mana datang nya Resah? dari mana datang nya Gundah ? Dari mana datang nya Gembira ? Sebelum masuk kedalam nurani anda dan mengkondisikan lalu merefleksikan ke rasa anda.

Jadi kalo boleh saya sarankan kenali dulu Apa itu hati, juga nurani , secara bahasa, ataupun dalam arti sesungguhnya. Contoh = Pada saat anda beraktivitas, selanjutnya anda tidur, dan pada saat anda tidur anda bermimpi tentang salah-satu aktivitas anda tadi. Ketika anda terjaga, anda bisa ingat mimpi anda, tapi sebaliknya bisakah anda cita-citakan / rencanakan untuk membuat suatu impian dalam tidur anda ? pertanyaannya , Siapa ? / Apa Mimpi itu ? ... yang jelas bukan hati bukan nurani. tapi itu diri anda. Siapakah anda ? .. kalo anda sendiri tidak tau arti tentang nurani , kata hati yang anda miliki sendiri, mana mungkin anda bisa menafsirkan suatu tulisan, tentang nurani orang, lantas anda sebut salah, atau bahkan anda yakini, karena anda tidak tau hati, nurani anda pada saat ini benar atau salah. Kalau ingin tau tentang hati nurani orang lain yang di tulis dalam buku / kitab, kenali dulu Hati nurani anda .

Sebagai contoh lain tolong di jawab kalau mampu,

Pohon jambu : kita mulai dari akar , maka akan kita sebut akar jambu
lalu ke batang, akan kita sebut batang jambu, lalu ranting dan daun akan kita sebut ranting dan daun jambu, begitupula buah nya, akan kita sebut buah jambu. Lantas , mana yg di sebut jambu ?

pada saat kita pegang buah jambu , kita akan melihat kulit dari buah jambu, lalu kita kupas dan melihat daging buah jambu, lalu biji buah jambu,... Jadi Mana yg di sebut jambu ? begitupun diri anda. Bulu... anda ... kulit... anda... daging dan otot ... anda... tulang... anda... sumsum... anda... darah... anda. ... Lalu yang disebut anda yg mana ? yang menimbulkan nangis ? yang menimbulkan marah ? yang menimbulkan tertawa ? yang menimbulkan fitnah ? yang bisa berencana ? yang bisa membatalkan ? Wujud anda yg nyata yang mana ? secara mata saya sudah sebut tadi satu persatu ( bulu,daging, tulang Dll / tubuh) pertanyaan saya masih jauh lagi tentang diri anda . Yang menginstruksikan tubuh , otak, hati, DIMANA ADANYA ? seperti pertanyaan saya tadi JAMBUNYA MANA ? Lantas diri anda yg sebenar nya yang mana ? atau kata lain ,Hidup ( sejati ) yang bertempat di dalam jasad / tubuh anda itu siapa ? apakah CASPER ? ... kalau anda belum tau jawaban pertanyaan pertanyaan diatas, tidak usah dulu membuat suatu penilaian tentang hati nurani orang lain, apalagi melalui buku/ tulisan, lantas anda tafsirkan.


Bangun, terimakasih komentarnya.

Anggap saja saya begitu “****” untuk bisa menjawab dan memahami pertanyaan-pertanyaan konyol anda. Saya akan sangat berterimakasih kalau anda mau memberi pencerahan disini, buat saya dan teman-teman IFF lainnya.

Bangun wrote:Jadi jangan dulu jauh menilai / berbicara tentang suatu agama, atau kepercayaan, keyakinan, tapii saya sarankan, yakinkan dulu, kenali dulu , siapa diri ANDA ? dari dulu orang betawi sudah menyarankan dan sampai kini masih disarankan juga " TAU DIRI LO " <-- artinya nya : orang betawi, menyuruh agar kita, mengenali diri kita, kalau anda sudah kenal. saya yakin, anda tidak akan pusing / bimbang... juga.. tidak akan ada masalah dengan idiologi, agama, pola pikir yg berujung pada " Agama mu untukmu, Agamaku Untukku, Aku tidak akan menyembah yg kamu sembah, kamu tidak akan menyembah yang aku Sembah" <-- Rule yang netral bukan ?


PANTAT (sebagai ganti nurani atau pikiran atau apapun anda ingin menyebutnya) saya tahu bahwa seruan "Agama mu untukmu, Agamaku Untukku, Aku tidak akan menyembah yg kamu sembah, kamu tidak akan menyembah yang aku Sembah" adalah anjuran yang sangat baik. Ini mengajarkan toleransi. Sepakat untuk tidak sepakat. Tidak memaksakan keyakinan kita pada orang lain.

Anak-anak orang hindu diajarkan mengenai “kebenaran” ajaran hindu. Beberapa diantaranya, setelah tumbuh dewasa, mungkin merasa bahwa keyakinan hindu yang dia anut selama ini salah. Jika kemudian mereka berubah dengan meyakini agama islam, orang muslim bilang pemahaman mereka akan “kebenaran” hindu yang mereka anut selama ini telah berubah. Orang muslim akan bilang bahwa mereka telah ditunjuki oleh Allah jalan yang lurus, islam. Kalau sebaliknya yang terjadi, orang muslim pindah agama menjadi hindu, orang muslim akan bilang bahwa mereka murtad dan dilaknat Allah, dan pantas dibunuh sesuai perintah Muhammad.

Kita bisa melihat bahwa setiap orang memiliki pemahaman akan kebenaran yang berbeda-beda. Meskipun kita mungkin tahu bahwa tidak setiap pandangan dapat dikatakan benar, tetapi untuk sepakat pada “kebenaran” mana yang dianggap “benar” adalah sangat sulit, bahkan tidak mungkin. Akan dapat lebih diterima jika kita “sepakat” untuk “tidak sepakat”. Jadi, mari kita percaya pada apa yang ingin kita percaya dan biarkan orang lain percaya pada apa yang ingin mereka percaya. Tidak jadi soal keyakinan siapa yang benar dan siapa yang salah. Yang utama adalah bahwa kita bisa belajar untuk hidup berdampingan secara harmonis meskipun terdapat perbedaan pada pandangan dan keyakinan kita. Jadi, sekali lagi "Agamamu untukmu, Agamaku Untukku, Aku tidak akan menyembah yg kamu sembah, kamu tidak akan menyembah yang aku Sembah". Apakah islam mengajarkan ini? Bukankah ini hanya omong kosong Muhammad (yang katanya dari Allah) sewaktu dia tidak memiliki kekuatan apa-apa?

Bangun wrote: , contoh lagi... : Suku / Saudara kita di baduy, dia begitu yakin tidak butuh Listrik, Komputer, Title Sarjana , Disiplin Ilmu, atau Technology Mutakhir, mereka merasa cukup / bersyukur atas dirinya sendiri, juga kepada alam yang telah disediakan oleh Pencipta Alam, tidak pernah berpikir neko-neko tentang dunia luar, dari mulai jaman belum ada lampu sampai sekarang ada BlackBerry, mereka gak ngiler, gak tau kalau anda, mungkin pengen ini pengen itu kaya nobita, setiap apa apa yang anda lihat dan anda senangi, dan anda akan bilang, itu manusiawi, Lantas orang baduy disebut apa ? apa bukan manusia seperti anda juga ? bedanya orang baduy.... dari sisi keyakinan bahwa "Jika mereka ( orang baduy ) merubah tatanan manusia seutuhnya, Juga alam seutuhnya, Dunia ini akan Cepat musnah ( Hancur ) / tidak seimbang / tidak selaras dengan rencana Pencipta." contoh : manusia yang tidak besyukur / TIDAK MENGENAL DIRINYA, akhirnya dipusingkan oleh perbuatannya sendiri. dengan membuat situ gitung, Konvensi di Bali ( tentang Pemanasan Global ) , GreenPeace, Gerakan ramah lingkungan, padahal itu semua akibat / hasil karya para cendikiawan , professor2, penemu2, yang katanya terdepan. sedang orang baduy, jangankan mengebor sumberdaya alam, misal minyak, apalagi mengebor buat air minum, dll. mereka ( orang baduy ) untuk penerangan saja cukup dengan minyak yang diolah dari buah kelapa .... (cukup) , tidak ada limbah, gas buang , dll . bahkan tidak akan habis sumbernya, selama masih menanam pohon kelapa begitu pun rumah, tidak pake paku besi ( hasil tambang ) , tidak pake semen, bahkan tidak membuat bata merah, yang sifat nya eksplorasi, jadi alam tetap seimbang, itulah contoh yang diberikan pencipta melalui Suku baduy untuk kita, yang katanya pandai, mengerti, professor, cendikia, tetapi semua hasil olah pikir nya menjadi bencana/ boomerang.

bersambung....


Salah satu alasan saya meninggalkan islam justru karena Allah/Muhammad mengatakan bahwa mereka yang seperti orang baduy adalah sesat, tidak lebih baik dari binatang. Sebaliknya, saya, seluruh tubuh dan jiwa saya, PANTAT saya tahu bahwa mereka adalah sesama saya, saudara kita semua, yang memiliki kearifan sendiri yang sepantasnya kita hormati. Saya sangat menghargai mereka dan tidak pernah memandang mereka lebih rendah dari saya. Saya menghargai teman-teman muslim meskipun saya menentang islam. Bandingkan dengan Allah, tuhannya muslim yang mengatakan kafir seperti binatang.

Apakah anda pernah bercermin pada diri sendiri? Jika anda muslim, apakah anda pernah bercermin pada ajaran islam anda ? Jangan-jangan anda bukan muslim atau mungkin hanya muslim KTP?
suara_hati
 
Posts: 200
Joined: Fri Feb 01, 2008 11:13 pm

Re: RENUNGAN ISLAM - DULU SEBELUM MURTAD (1/5)

Postby hraqin » Tue Dec 08, 2009 6:37 pm

saya seorang muslim dan saya merasa bahwa memang semua utusan yang membawa agama2 dari TUHAN itu baik dan saya mengakui semua nabi tanpe membeda-bedakan seorangpun dari mereka.

ini pembelaaan saya sebagai muslim : untuk-muslim-disini-yang-mau-berdiskusi-dengan-saya-t36595/

saya juga bingung apanya yang sampai membuat kepikiran dan ragu2 klo ada nabi atau utusan TUHAN yang ga baik, pasti mereka baik semua, cuma kita aja yg mungkin blum tau alasan dan apa2 alasan mereka melakukan sesuatu :)
hraqin
 
Posts: 42
Joined: Tue Dec 08, 2009 3:54 pm

Re:

Postby iamthewarlord » Tue Dec 15, 2009 6:39 pm

Buku-buku Islam modern sangat beragam. Masing-masing mengandung opini dari penulisnya. Kadang kita setuju kadang tidak. Jadi sangat sulit. Dengan kondisi semacam ini, saya ingin kembalikan ke sumber awalnya. Saya cari buku-buku Islam awal yang banyak menjadi rujukan penulis-penulis modern.



Adadeh wrote:Wadow!! Ini dia yang kunasehatkan pada lawan debatku saat ini: pak dahlanf. Pak dahlanf, jika saat ini Anda membaca tulisanku, mohon ikuti perbuatan suara_hati. Periksa langsung sejarah sang Nabi dari literatur Islam terasli. Gue jamin Anda pasti murtad, pelan2 atau cepat!

Muhammad boleh saja menjungkirbalikkan nilai2 baik dan jahat, tapi DIA TIDAK SANGGUP MENGELABUI AKAL BUDI DAN NURANI MANUSIA. Kebenaran hakiki tidak bertentangan dengan akal budi, nalar, dan nurani. Wahai kaum Muslim, pakailah nalar dan nuranimu sebab itulah satu2nya senjata yang kau miliki untuk menentukan mana yang benar dan salah.


Pak Adadeh mungkin bisa memberikan referensi buku2 yang dianggap "teraseli" agar para pembaca di topik ini tidak bingung?
Mungkin Suara Hati juga bisa memberikan referensi buku2 yg mana saja?
Dan dapat di peroleh dimana?
Dalam bahasa apa?

Saya juga membutuhkan untuk ibu mertua saya (istri sudah meninggalkan Islam).

thanks.
User avatar
iamthewarlord
 
Posts: 4494
Images: 6
Joined: Sun Feb 08, 2009 11:07 pm
Location: “Ibadah lelaki akan diputus dengan lewatnya keledai, wanita dan anjing hitam.” Muhammad.

PreviousNext

Return to MENGAPA SAYA MURTAD ?



Who is online

Users browsing this forum: No registered users