.

Kesalahan Logika

Selamat datang pendatang baru, baik Muslim maupun non-Muslim. Anda diminta utk BACA DULU ruang ini sebelum menuliskan komentar.

Re: Kesalahan Logika

Postby Patah Salero » Wed Aug 20, 2014 8:33 pm

- Beberapa muslim berargument bahwa alquran adalah firman allah karena mengandung beberapa pernyataan historis atau ilmiah yang akurat. Argumen ini tidak relevan. Hanya karena sebuah buku yang benar pada beberapa point sejarah atau ilmiah, tidak berarti buku itu terinspirasi dari tuhan. Anda tidak dapat mengambil atribut bagian-bagian dan menerapkannya pada keseluruhan. Sebuah buku bisa menjadi campuran akan pernyataan yang benar dan salah. Jadi adalah kesalahan logis untuk menyatakan bahwa seluruh alquran adalah kebenaran jika ia kebetulan membuat satu pernyataan yang benar. Ketika seorang muslim berargument bahwa sejarah atau ilmu pengetahuan membuktikan kebenaran alquran, ini sebenarnya berarti bahwa ia mengakui bahwa sejarah dan ilmu pengetahuan juga dapat membantah alquran. Jika quran ternyata mengandung satu saja kesalahan sejarah atau kesalahan ilmiah, maka itu secara langsung menjadikan quran bukanlah firman allah. Verifikasi dan falsifikasi berjalan seiring.


menarik membaca yang digaris bawahi.

Jadi teringat ada orang-orang yang mengatakan Islam menzalimi wanita karena ada ayat yang menyatakan bahwa laki-laki boleh memukul istrinya.
Tapi tetap enggak peduli ketika ditunjukkan bahwa selain -an-Nisa(4) : 24, didalam Quran ada juga ayat al-Mujadilah(58):1-4 yang melarang dan MENGHUKUM suami yang menyakiti hati istrinya.

jadi teringat ada orang-orang yang mengatakan bahwa Quran memerintahkan bunuh seluruh non-muslim (Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu), tapi tetap enggak peduli waktu ditunjukkan bahwa kata "mereka" yang disebut dalam al-Baqarah 191 itu merujuk kepada kelompok yang disebut dalam ayat sebelumnya (Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.)



Wahai...alangkah indahnya kalau semmua pihak bisa menghindari fallcy dalam argumentasinya.
Patah Salero
 
Posts: 2702
Joined: Tue Dec 21, 2010 12:31 am

Re: Kesalahan Logika

Postby duren » Wed Aug 20, 2014 9:26 pm

@P$
Elo keknya lebih pintar dari Muhammad
Klo elo ga mukul bini setidaknya membahagiakan bini dengan TIDAK menggunakan ranjang pengantin mu tuk ngembat wanita lain
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Kesalahan Logika

Postby Mhd61l4 » Wed Aug 20, 2014 11:18 pm

- Beberapa muslim berargument bahwa alquran adalah firman allah karena mengandung beberapa pernyataan historis atau ilmiah yang akurat. Argumen ini tidak relevan. Hanya karena sebuah buku yang benar pada beberapa point sejarah atau ilmiah, tidak berarti buku itu terinspirasi dari tuhan. Anda tidak dapat mengambil atribut bagian-bagian dan menerapkannya pada keseluruhan. Sebuah buku bisa menjadi campuran akan pernyataan yang benar dan salah. Jadi adalah kesalahan logis untuk menyatakan bahwa seluruh alquran adalah kebenaran jika ia kebetulan membuat satu pernyataan yang benar. Ketika seorang muslim berargument bahwa sejarah atau ilmu pengetahuan membuktikan kebenaran alquran, ini sebenarnya berarti bahwa ia mengakui bahwa sejarah dan ilmu pengetahuan juga dapat membantah alquran. Jika quran ternyata mengandung satu saja kesalahan sejarah atau kesalahan ilmiah, maka itu secara langsung menjadikan quran bukanlah firman allah. Verifikasi dan falsifikasi berjalan seiring.

Patah Salero wrote:menarik membaca yang digaris bawahi.

Jadi teringat ada orang-orang yang mengatakan Islam menzalimi wanita karena ada ayat yang menyatakan bahwa laki-laki boleh memukul istrinya.
Tapi tetap enggak peduli ketika ditunjukkan bahwa selain -an-Nisa(4) : 24, didalam Quran ada juga ayat al-Mujadilah(58):1-4 yang melarang dan MENGHUKUM suami yang menyakiti hati istrinya.

jadi teringat ada orang-orang yang mengatakan bahwa Quran memerintahkan bunuh seluruh non-muslim (Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu), tapi tetap enggak peduli waktu ditunjukkan bahwa kata "mereka" yang disebut dalam al-Baqarah 191 itu merujuk kepada kelompok yang disebut dalam ayat sebelumnya (Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.)

Wahai...alangkah indahnya kalau semmua pihak bisa menghindari fallcy dalam argumentasinya.


PS, justru kalimat penutupmu adalah menembak kaki sendiri kalau kamu membicarakan tentang ayat ayat kontradiksi di dalam Al quran.

Meminjam pernyataanmu dengan menggunakan hal yang sebaliknya:
jadi teringat ada orang-orang yang mengatakan bahwa kata "mereka" yang disebut dalam al-Baqarah 191 itu merujuk kepada kelompok yang disebut dalam ayat sebelumnya (Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.) tapi tetap enggak peduli waktu ditunjukkan bahwa Quran memerintahkan bunuh seluruh non-muslim (Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu),

Jadi teringat ada orang-orang yang mengatakan didalam Quran selain ayat al-Mujadilah(58):1-4 yang melarang dan MENGHUKUM suami yang menyakiti hati istrinya. Tapi tetap enggak peduli ketika ditunjukkan ada juga -an-Nisa(4) : 24, bahwa Islam menzalimi wanita karena ada ayat yang menyatakan bahwa laki-laki boleh memukul istrinya.

Wahai...alangkah indahnya kalau semmua MUSLIM MENYADARI BAHWA tidak mungkin bisa menghindari fallcy dalam argumentasinya.[/quote]

PS, setiap ayat kontradiksi di dalam AL QURAN, memastikan bahwa hal apapun yang kamu anggab benar, pasti FALLACY (sesat logika) karena quran bertentangan di daam dirinya sendiri.
Mirror 1: Kesalahan Logika
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Mhd61l4
 
Posts: 703
Joined: Sun Jun 29, 2014 10:33 pm

Re: Kesalahan Logika

Postby fayhem_1 » Thu Aug 21, 2014 3:31 pm

Dalam pola kalimat 1) ad hominem
- Klaim orang Yahudi : wanita berdosa karena berzina harus dihukum
Yesus menyerang klaim tersebut dengan mengatakan "tidak boleh menghukum wanita berdosa dengan menunjuk sifat negatif si pengklaim "karena kamu pun berdosa"

Ok aq sudah sepakat bahwa klaimnya itu wanita berdosa karena berzina harus dihukum, Tapi yahudi tidak mengucapkan klaim itu tapi ingin melaksanakan klaim itu. Inilah bedanya

Kalo ad hominem menurutmu itu begini :

Yahudi : Wanita itu telah berdosa
Yesus : Lantas
Yahudi : Wanita berdosa karena berzina harus dihukum
Yesus : Jangan menghukum karena kamu pun berdosa

Walaupun itu masih kurang tepat, karena melihat perkataan Yesus itu , Yesus tidak menyerang kebenaran klaim tersebut, klaim tersebut masih benar dan bisa dilaksanakan oleh orang yang tidak berdosa. Bukankah Yesus tau bahwa bukan Yahudi itu yang membuat hukum itu, tapi hukum itu merupakan hukum taurat

Yang tidak ad hominem itu begini :

Yahudi : Wanita itu telah berdosa
Yesus : Lantas
Yahudi : Aku ingin menghukum wanita berdosa itu, karena dia telah berzina
Yesus : Kamu tidak boleh menghukum wanita berdosa itu, karena kamu pun berdosa

Atau bisa juga begini :

Yahudi : Wanita itu telah berdosa
Yesus : Lantas
Yahudi : Wanita berdosa karena berzina harus dihukum
Yesus : Lantas ?
Yahudi : Aku ingin menghukum wanita berdosa itu, karena dia telah berzina
Yesus : Kamu tidak boleh menghukum wanita berdosa itu, karena kamu pun berdosa

Yesus jelas-jelas melarang yahudi untuk melaksanakan klaim itu
Mirror 1: wanita berdosa karena berzina harus dihukum
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
User avatar
fayhem_1
 
Posts: 1402
Joined: Tue Sep 08, 2009 6:55 pm

Re: Kesalahan Logika

Postby Mhd61l4 » Thu Aug 21, 2014 4:27 pm

Tx Sis untuk responnya:
Dalam pola kalimat 1) ad hominem
- Klaim orang Yahudi : wanita berdosa karena berzina harus dihukum
Yesus menyerang klaim tersebut dengan mengatakan "tidak boleh menghukum wanita berdosa dengan menunjuk sifat negatif si pengklaim "karena kamu pun berdosa"

fayhem_1 wrote:Ok aq sudah sepakat bahwa klaimnya itu wanita berdosa karena berzina harus dihukum, Tapi yahudi tidak mengucapkan klaim itu tapi ingin melaksanakan klaim itu. Inilah bedanya

Kalo ad hominem menurutmu itu begini :

Yahudi : Wanita itu telah berdosa
Yesus : Lantas
Yahudi : Wanita berdosa karena berzina harus dihukum
Yesus : Jangan menghukum karena kamu pun berdosa

Walaupun itu masih kurang tepat, karena melihat perkataan Yesus itu , Yesus tidak menyerang kebenaran klaim tersebut, klaim tersebut masih benar dan bisa dilaksanakan oleh orang yang tidak berdosa. Bukankah Yesus tau bahwa bukan Yahudi itu yang membuat hukum itu, tapi hukum itu merupakan hukum taurat

Yang tidak ad hominem itu begini :

Yahudi : Wanita itu telah berdosa
Yesus : Lantas
Yahudi : Aku ingin menghukum wanita berdosa itu, karena dia telah berzina
Yesus : Kamu tidak boleh menghukum wanita berdosa itu, karena kamu pun berdosa

Atau bisa juga begini :

Yahudi : Wanita itu telah berdosa
Yesus : Lantas
Yahudi : Wanita berdosa karena berzina harus dihukum
Yesus : Lantas ?
Yahudi : Aku ingin menghukum wanita berdosa itu, karena dia telah berzina
Yesus : Kamu tidak boleh menghukum wanita berdosa itu, karena kamu pun berdosa

Yesus jelas-jelas melarang yahudi untuk melaksanakan klaim itu
Mirror 1: wanita berdosa karena berzina harus dihukum
Follow Twitter: @ZwaraKafir


Sejujurnya saya bukan ahli filsafat Sis.
Dalam pemahaman saya, sesat logika selalu dan harus dikaitkan dengan pola hubungan sebab akibat.
Dalam suatu percakapan ataupun pernyataan, hususnya phrasa-phrasa pendek, aksioma bahwa setiap percakapan ataupun pernyataan ada sebabnya.

Sebuat percakapan ataupun pernyataan (dibuat dalam bentuk tertulis), pastilah dalam kontekstual utuh tentang percakapan atau pernyataan dimaksut.
Keinginan, penundaan, pelarangan, eksekusi dan lainnya yang terkait dan dinyatakan berhubungan dengan pernyataan klaim adalah bagian dari klaim itu sendiri sebagai satu kesatuan utuh dalam kontektual pemahaman terhadap klaim.

Sesat logika, lebih husus lagi untuk menentukan model sesat logika apakah ad hominem atau tidak seperti yang kita bahas, pada prinsipnya sesuai dengan presepsi dan asumsi yang kita buat.

Betulkan pernyataan saya kalau keliru:
- Saya mempresepsikan dan mengasumsikan bahwa keinginan dan atau eksekusi yang berkaitan dengan term seperti percakapan di maksud adalah bagian dari klaim.

- Anda memisahkan antara klaim itu sendiri dengan keinginan dan atau eksekusi atas klaim.
--------------------------------------------------------
Sepakat untuk tidak sepakat, setuju atau tidak setuju; adalah hal yang lumrah dalam berwacana, berdiskusi atau berdebat; kecuali kalau platformnya sudah sama, maka kesimpulannya pastilah sama.

Sayapun akan sepakat dengan anda kalau memang untuk menentukan suatu pernyataan ad hominem atau tidak; dilakukan pemisahan antara keinginan, klaim itu sendiri dan eksekusi atas klaim.

Pada titik ini, pendapat kita adalah serupa tapi tidak sama.
Pendapat anda dan pendapat saya, tentunya berdasarkan definisi/batasan tentang pengertian ad hominem.
Ada baiknya kita berharap netter lain dapat memberikan sumbangan pemikiran dan pendapat apakah klaim (seperti yang kita perdebatkan) adalah terpisah dari keinginan dan atau eksekusi yang berhubungan dengan klaim.
Mirror 1: wanita berdosa karena berzina harus dihukum
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Mhd61l4
 
Posts: 703
Joined: Sun Jun 29, 2014 10:33 pm

Re: Kesalahan Logika

Postby Reichgenossen » Fri Aug 29, 2014 8:11 am

Patah Salero wrote:Jadi teringat ada orang-orang yang mengatakan Islam menzalimi wanita karena ada ayat yang menyatakan bahwa laki-laki boleh memukul istrinya.
Tapi tetap enggak peduli ketika ditunjukkan bahwa selain -an-Nisa(4) : 24, didalam Quran ada juga ayat al-Mujadilah(58):1-4 yang melarang dan MENGHUKUM suami yang menyakiti hati istrinya.


masalahnya di quran ada banyak ayat2 yg saling berlawanan untuk satu hal yg sama, contohnya dalam hal ini adalah perlakuan terhadap istri ada ayat yg membolehkan pemukulan terhadap istri sementara ayat lain melarang menyakiti istri

btw, kan ayat2 quran itu terbagi menjadi 2 : ayat2 mekah dan ayat2 medinah
sedangkan ayat2 medinah muncul belakangan setelah ayat2 mekah, benar kan?
menurut logika ilmu hukum, apabila ada 2 perintah (aturan/hukum) saling berlawanan (bertolakbelakang) tentang suatu hal yg sama, maka perintah (aturan/hukum) yg datang belakangan membatalkan perintah (aturan/hukum) yg datang duluan,
itu artinya ayat2 medinah telah membatalkan ayat2 mekah (ayat2 mekah telah diamandemen oleh ayat2 medinah)
bener gak? yg ngerti ilmu hukum tolong koreksi kalo salah

sayangnya perintah2 yg baik itu adanya di ayat2 mekah sedangkan ayat2 yg tidak baik, kejam, mesum dll adanya di ayat2 medinah makanya seharusnya perintah2 yg baik itu otomatis telah dibatalkan dengan perintah2 tidak baik di ayat2 medinah

tapi emang dasar muslim berstandar ganda suka selang seling menggonta-ganti antara ayat2 mekah dan ayat2 medinah sesuai dgn kondisi :rofl:

Yahudi : Wanita itu telah berdosa
Yesus : Lantas
Yahudi : Wanita berdosa karena berzina harus dihukum
Yesus : Lantas ?
Yahudi : Aku ingin menghukum wanita berdosa itu, karena dia telah berzina
Yesus : Kamu tidak boleh menghukum wanita berdosa itu, karena kamu pun berdosa

kayaknya bukan seperti ini deh jawaban Yesus.
Jawaban Yesus yg benar : Yesus : Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu.

disinilah terlihat keadilan dan kecerdikan Yesus dalam menghadapi jebakan para ahli Taurat yg ini menjebak Yesus dgn memperhadapkan 2 hukum yg terlihat saling berlawanan yaitu hukum yg mengharuskan hukuman bagi wanita pezinah dan hukum yg melarang pembunuhan
Jawaban Yesus (Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu.) tidak melawan kedua hukum tsb, Jesus menegakkan hukum pertama yaitu hukuman terhadap wanita pezinah sekaligus juga hukum kedua yaitu hukum yg melarang pembunuhan.

Dua hukum yg terlihat saling kontradiksi bisa diselesaikan hanya dengan satu kalimat sedangkan quran selalu mencla mencle tentang suatu hal contohnya : di ayat ini boleh mukul istri sedangkan di ayat lain melarang menyakiti istri --> disini terlihat quran tidak reliable dibandingkan perkataan Yesus di Alkitab.

Sekali lagi mohon ditanggapi tentang ayat2 medinah (yg datang belakangan) yg telah membatalkan ayat2 mekah (yg datang duluan) dibahas dari segi logika.
Adakah thread yg membahas tentang ayat2 medinah yg membatalkan ayat2 mekah?
Mirror 1: Kesalahan Logika
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
User avatar
Reichgenossen
 
Posts: 70
Joined: Wed Sep 12, 2012 9:09 am

Re: Kesalahan Logika

Postby kuisa » Fri Aug 29, 2014 10:21 am

Reichgenossen wrote:disinilah terlihat keadilan dan kecerdikan Yesus dalam menghadapi jebakan para ahli Taurat yg ini menjebak Yesus dgn memperhadapkan 2 hukum yg terlihat saling berlawanan yaitu hukum yg mengharuskan hukuman bagi wanita pezinah dan hukum yg melarang pembunuhan
Jawaban Yesus (Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu.) tidak melawan kedua hukum tsb, Jesus menegakkan hukum pertama yaitu hukuman terhadap wanita pezinah sekaligus juga hukum kedua yaitu hukum yg melarang pembunuhan.

Dua hukum yg terlihat saling kontradiksi bisa diselesaikan hanya dengan satu kalimat sedangkan quran selalu mencla mencle tentang suatu hal contohnya : di ayat ini boleh mukul istri sedangkan di ayat lain melarang menyakiti istri --> disini terlihat quran tidak reliable dibandingkan perkataan Yesus di Alkitab.

Justru dalam pernyataan itu Yesus yang mencla mencle:
1. Udah tau manusia berdosa semua belum ditebus, dia belum mati disalib, kok malah dulu2 menurunkan perintah lempar batu.
2. Pengajaran yang bisa didapat adalah: aturan boleh diakali agar tidak perlu dilaksanakan.

Yang kelewatan, Yesus sudah nebus dosa, giliran ada yang zina, lempar batu malah tidak dilaksanakan. ](*,)

Cara berdebat ad hominem seperti yang diajarkan itu jangan ditirulah. :goodman:
kuisa
 
Posts: 706
Joined: Mon May 05, 2014 12:33 pm

Re: Kesalahan Logika

Postby Captain Pancasila » Fri Aug 29, 2014 11:22 am

Mhd61l4 wrote:karena Yesus dalam konteks kalimat di atas setuju dengan klaim orang Yahudi tersebut bahwa si wanita berdosa karena berzina.

memang benar berdosa karena zina, tidaklah lantas berarti memang benar kedapetan/ketangkep berzina! :goodman:
User avatar
Captain Pancasila
 
Posts: 3505
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: Kesalahan Logika

Postby Captain Pancasila » Fri Aug 29, 2014 11:27 am

Captain Pancasila wrote:saya mau tanya, logika/penalaran semacam ini bener apa nggak?

a. omongan gw bener, buktinya gw nggak/belum pernah berbuat dosa!
b. omongan gw bener, buktinya gw nggak/belum pernah bohong!
c. omongan gw bener, buktinya omongan gw selama ini belum pernah keliru!
Kibou wrote:Terima kasih atas pertanyaan Bro CP.

Kalau kita formalkan dalam bentuk "if p, then q":

Jika x belum pernah berbuat dosa, maka apa yang dikatakan x benar
Jika x belum pernah bohong, maka apa yang dikatakan x benar
Jika x belum pernah keliru, maka apa yang dikatakan x benar

Dari semua contoh di atas, tidak satupun yang merupakan implikasi logika dari p ke q.
Mirror 1: Kesalahan Logika
Follow Twitter: @ZwaraKafir

fayhem_1 wrote:Kalo logika b ga bener, meskipun km belum pernah bohong, siapa tau kali ini kamu bohong, kan km berdosa, jadi kalo melakukan dosa sekali lagi dengan berbohong ga masalah
Kalo logika c sama dengan logika b

Kalo logika a bener, karena kalo tidak berdosa, artinya dia tidak pernah berbohong dan akan tetap menjaga agar terhindar dari dosa

Yesus menggunakan logika A

Tetapi karena Aku mengatakan kebenaran kepadamu, kamu tidak percaya kepada-Ku.
Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? Apabila Aku mengatakan kebenaran, mengapakah kamu tidak percaya kepada-Ku?

apa yang namanya orang nggak bohong/jujur itu udah pasti bener? bisa aja kan dia salah karena dia nggak paham/salah tangkep?

:goodman:
Last edited by Captain Pancasila on Fri Aug 29, 2014 11:33 am, edited 2 times in total.
User avatar
Captain Pancasila
 
Posts: 3505
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: Kesalahan Logika

Postby abinoor » Fri Aug 29, 2014 11:30 am

Reichgenossen wrote:disinilah terlihat keadilan dan kecerdikan Yesus dalam menghadapi jebakan para ahli Taurat yg ini menjebak Yesus dgn memperhadapkan 2 hukum yg terlihat saling berlawanan yaitu hukum yg mengharuskan hukuman bagi wanita pezinah dan hukum yg melarang pembunuhan
Jawaban Yesus (Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu.) tidak melawan kedua hukum tsb, Jesus menegakkan hukum pertama yaitu hukuman terhadap wanita pezinah sekaligus juga hukum kedua yaitu hukum yg melarang pembunuhan.

Dua hukum yg terlihat saling kontradiksi bisa diselesaikan hanya dengan satu kalimat sedangkan quran selalu mencla mencle tentang suatu hal contohnya : di ayat ini boleh mukul istri sedangkan di ayat lain melarang menyakiti istri --> disini terlihat quran tidak reliable dibandingkan perkataan Yesus di Alkitab.
kuisa wrote:Justru dalam pernyataan itu Yesus yang mencla mencle:
1. Udah tau manusia berdosa semua belum ditebus, dia belum mati disalib, kok malah dulu2 menurunkan perintah lempar batu.
2. Pengajaran yang bisa didapat adalah: aturan boleh diakali agar tidak perlu dilaksanakan.

Yang kelewatan, Yesus sudah nebus dosa, giliran ada yang zina, lempar batu malah tidak dilaksanakan. ](*,)

Cara berdebat ad hominem seperti yang diajarkan itu jangan ditirulah. :goodman:

dalilnya mana ? ente cuap2 tanpa dalil, (typical islam sejati)

persis si CP

:-"
Mirror 1: Kesalahan Logika
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
abinoor
 
Posts: 190
Joined: Thu Jun 18, 2009 7:25 pm

Re: Kesalahan Logika

Postby Reichgenossen » Fri Aug 29, 2014 11:33 am

1. Udah tau manusia berdosa semua belum ditebus, dia belum mati disalib, kok malah dulu2 menurunkan perintah lempar batu.
2. Pengajaran yang bisa didapat adalah: aturan boleh diakali agar tidak perlu dilaksanakan.


1.
manusia berdosa --> "berdosa" adalah status yaitu status berdosa, bukan perbuatan
HUKUM (dan hukuman sbg bentuk konsekuensinya) dibuat untuk perbuatan, tidak pernah untuk status. Orang yg perbuatannya melanggar hukum (BUKAN YG STATUSNYA melanggar hukum) itulah yg akan mendapat hukuman.

memang sejak Adam, semua manusia berstatus berdosa tapi hukuman itu bukan karena statusnya melainkan karena perbuatannya. Orang dgn status berdosa akan selalu terdorong melakukan perbuatan melanggar Hukum Tuhan. Orang dgn status "orang suci" pasti tidak akan terdorong melakukan perbuatan dosa, bener gak?

Pernahkah ada orang dihukum karena status? mungkin cuma di islam yg begitu, orang dgn status kafir (walaupun si kafir ini sangat baik dgn sesama) tanpa babibu langsung dijatuhi hukuman mati digorok :axe:

2.
diakali? :rofl: itulah cara cerdik untuk menerapkan dua hukum yg sepertinya berlawanan, bukankah kedua hukum tersebut dijalankan sekaligus?
Yesus menjalankan Hukum rajam dgn cara membolehkan orang2 merajam wanita tersebut, tapi Yesus juga menjalankan Hukum kedua yaitu menyelamatkan nyawa manusia yaitu dgn "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu."

Hal seperti ini tidak bisa ditemukan dalam quran maupun dalam kehidupan mamad (dalam hadist)
mamad tidak bisa menjalankan 2 hukum (aturan, perintah) yg sepertinya terlihat berlawanan, buktinya di satu ayat atau hadist memerintahkan sedangkan di ayat atau hadist lain melarang --> ini mencla mencle .... kedua perintah saling membatalkan ](*,)
Berbeda dgn kasus Yesus dan wanita berzinah, kedua hukum tidak saling membatalkan bahkan bisa dilaksanakan keduanya sekaligus tanpa membatalkan hukum yg lain
Cara berdebat ad hominem seperti yang diajarkan itu jangan ditirulah. :goodman:

ad hominem? siapakah yg dihina disini? apakah anda merasa terhina?
gw pake logika perbandingan"apple to apple" yaitu dalam hal melakukan 2 hukum (aturan/perintah) yg terlihat sepertinya berlawanan antara Yesus dan mamad
Yesus bisa melakukan 2 hukum sekaligus walaupun sepertinya kedua hukum berlawanan, sedangkan mamad gak bisa,

Dalam kasus mamad emang kedua perintah itu jelas2 berlawanan : pukullah versus jangan sakiti -->> jelas2 berlawanan wajarlah mamad gak bisa melaksanakan keduanya ...... salah sendiri kenapa bikin aturan/hukum yg keblinger alias berlawanan :rofl:
Mirror 1: BUKAN YG STATUSNYA melanggar hukum
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
User avatar
Reichgenossen
 
Posts: 70
Joined: Wed Sep 12, 2012 9:09 am

Re: Kesalahan Logika

Postby kuisa » Sat Aug 30, 2014 11:52 pm

1. Udah tau manusia berdosa semua belum ditebus, dia belum mati disalib, kok malah dulu2 menurunkan perintah lempar batu.
2. Pengajaran yang bisa didapat adalah: aturan boleh diakali agar tidak perlu dilaksanakan.

Reichgenossen wrote:1.
manusia berdosa --> "berdosa" adalah status yaitu status berdosa, bukan perbuatan
HUKUM (dan hukuman sbg bentuk konsekuensinya) dibuat untuk perbuatan, tidak pernah untuk status. Orang yg perbuatannya melanggar hukum (BUKAN YG STATUSNYA melanggar hukum) itulah yg akan mendapat hukuman.

memang sejak Adam, semua manusia berstatus berdosa tapi hukuman itu bukan karena statusnya melainkan karena perbuatannya. Orang dgn status berdosa akan selalu terdorong melakukan perbuatan melanggar Hukum Tuhan. Orang dgn status "orang suci" pasti tidak akan terdorong melakukan perbuatan dosa, bener gak?

Lagi ngakali arti dosa ya?
2.
diakali? :rofl: itulah cara cerdik untuk menerapkan dua hukum yg sepertinya berlawanan, bukankah kedua hukum tersebut dijalankan sekaligus?
Yesus menjalankan Hukum rajam dgn cara membolehkan orang2 merajam wanita tersebut, tapi Yesus juga menjalankan Hukum kedua yaitu menyelamatkan nyawa manusia yaitu dgn "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu."

Apanya yang jalan? justru ga jalan 2-2nya, rajam ga jadi, manusia tetap mati

Cara berdebat ad hominem seperti yang diajarkan itu jangan ditirulah. :goodman:

ad hominem? siapakah yg dihina disini? apakah anda merasa terhina?

baca dari atas, sudah disepakati itu ad hominem
kuisa
 
Posts: 706
Joined: Mon May 05, 2014 12:33 pm

Re: Kesalahan Logika

Postby Mhd61l4 » Wed Sep 10, 2014 10:11 pm

Yesus menjalankan Hukum rajam dgn cara membolehkan orang2 merajam wanita tersebut, tapi Yesus juga menjalankan Hukum kedua yaitu menyelamatkan nyawa manusia yaitu dgn "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu."

kuisa wrote:Apanya yang jalan? justru ga jalan 2-2nya, rajam ga jadi, manusia tetap mati


Mati karena apa Kuisa???!!!!!
Mirror 1: Kesalahan Logika
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Mhd61l4
 
Posts: 703
Joined: Sun Jun 29, 2014 10:33 pm

Re: Kesalahan Logika

Postby BiasaSaja » Thu Sep 11, 2014 7:36 pm

Yesus menjalankan Hukum rajam dgn cara membolehkan orang2 merajam wanita tersebut, tapi Yesus juga menjalankan Hukum kedua yaitu menyelamatkan nyawa manusia yaitu dgn "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu."

kuisa wrote:Apanya yang jalan? justru ga jalan 2-2nya, rajam ga jadi, manusia tetap mati


Mhd61l4 wrote:Mati karena apa Kuisa???!!!!!


si ISAKU itu ga usah diladenin mas bro, buang2 energi.

Otaknya sedang korslet juga itu.

Sesuai judul ene room hahaha
Mirror 1: Kesalahan Logika
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
User avatar
BiasaSaja
 
Posts: 363
Joined: Thu Nov 15, 2012 6:58 pm

Re: Kesalahan Logika

Postby Teposeliro » Fri Sep 12, 2014 1:36 am

asli ngakak guling guling nih.
2 2 nya tidak dijalankan karena alas an no 2 manusia tetap mati, Emang bener akhirnya mati paling mati karena hal lain tapi tidak saat itu.

kacau bener, Disitu Tuhan menunjukkan belas kasihNya kepada Manusian berdoasa dengan mengatakan jangan berbuat dosa lagi. Padahal Tuhan bias ikut melempar batu.
dan itulah Golden Rule, Bda dengan mamad kan. bilang janganberzinah tapi dianya berzinah, sampe keluar kalau budak sih bukan zinah walah itu teladan, atau contoh buruk.
Mirror 1: Kesalahan Logika
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Teposeliro
 
Posts: 96
Joined: Wed Mar 26, 2014 1:47 am

Re: Kesalahan Logika

Postby kuisa » Fri Sep 12, 2014 10:26 am

Teposeliro wrote:kacau bener, Disitu Tuhan menunjukkan belas kasihNya kepada Manusian berdoasa dengan mengatakan jangan berbuat dosa lagi. Padahal Tuhan bias ikut melempar batu.
dan itulah Golden Rule

Itu justru menunjukkan ketidakkonsistenan, aturan dikasih tapi tidak dijalankan, dan penyebab tidak dijalankannya karena argumen ad hominem. Cara terbaik untuk membela Yesus terkait situasi ini adalah adhominem yang dilakukan Yesus tersebut adalah karena pada saat Yesus didaulat menjadi hakim ,jaksa tidak membawa saksi seperti yang dipersyaratkan artinya jaksa melakukan kesalahan/dosa.

Kayanya lebih baik muslim yang membela Yesus daripada kalian semua deh :-k
kuisa
 
Posts: 706
Joined: Mon May 05, 2014 12:33 pm

Re: Kesalahan Logika

Postby CrimsonJack » Fri Sep 12, 2014 2:18 pm

Intinya Tuhan agama sebelah tidak memperbolehkan manusia mencabut nyawa manusia lain, karena tidak ada manusia yang tidak berdosa dan hanya Tuhan sebagai pemberi kehidupan yang berhak mencabutnya.
Konsisten dengan 10 Perintah Allah kepada manusia yang ga ada di quran.

Btw ayat rajam di kitab imamat sudah tidak berlaku 37 tahun sejak kematian Yesus, jadi ga usah di bawa-bawa, kelihatan kalau ga riset dulu sebelum ngepos.
Berhubung kuil di Yerusalem dihancurkan dan masih belum dibangun kembali dan hukuman rajam cuma boleh dilakukan di sana kalau menurut kitab sebelah.

Kebetulan kah? Atau memang niat dari Tuhan sebelah memang begitu?
Pas mau dibangun kembali sama Romawi pada tahun 363M, mendadak kena gempa bumi atau disabotase dengan kebakaran, atau kebakaran karena gempa bumi.
Tuhan agama sebelah lebih konsisten sepertinya.

Mungkin saja kecurigaanku kalau kitab tersebut cuma hasil karya ulama Yahudi memang benar, dan diluruskan kembali oleh Tuhan sebelah.
BTW Tuhan sebelah maksudnya Tuhan Yahudi dan Kristen.
BTW ini opini dan saya tidak mewakili semua kafir dengan opini ini.

Ad Hominem itu biasanya ditujukan ke golongan atau seseorang dan tidak benar, tapi di debat di atas yang terlihat hanya menyatakan kebenaran, yang dibuktikan dengan perginya orang-orang yang ingin merajam.
idiot, ga berguna, babi, anjing, dan makian-makian lain itu biasanya tidak benar, sehingga kalimat-kalimat makian tersebut termasuk ad hominem.

Atau jangan-jangan muslim beranggapan bahwa ada manusia yang tidak berdosa?
Kalau ada berarti orang tersebt lebih mulia dari Muhammad, mungkin Isa, tapi setahuku Isa tidak merajam orang.
Kalau tidak ada manusia yang tidak berdosa berarti kalimat Yesus tersebut bukan ad-hominem.

Contoh :
Andi kehilangan penglihatannya pada sebuah kecelakaan.
Sehingga kalimat "Andi buta matanya." bukan ad hominem.
Mirror 1: Kesalahan Logika
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
User avatar
CrimsonJack
 
Posts: 2189
Images: 1
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Tempat yang ada internetnya

Re: Kesalahan Logika

Postby kuisa » Mon Sep 15, 2014 12:24 pm

CrimsonJack wrote:Intinya Tuhan agama sebelah tidak memperbolehkan manusia mencabut nyawa manusia lain, karena tidak ada manusia yang tidak berdosa dan hanya Tuhan sebagai pemberi kehidupan yang berhak mencabutnya.
Konsisten dengan 10 Perintah Allah kepada manusia yang ga ada di quran.

1. Itu namanya konsisten untuk tidak konsisten, karena dengan mudah dapat ditemukan perintah lainnya yang berbunyi "bunuhlah"
2. Yang bold cukup menarik pernyataan Pak Jack sementara orang lain sebutlah Pak Rahimii cs berbusa2 menolak pernyataan seperti itu. Tuhan memberi sekaligus mencabut kehidupan. Pak Jack sudah terlihat lebih logis akhir2 ini. :goodman:
kuisa
 
Posts: 706
Joined: Mon May 05, 2014 12:33 pm

Re: Kesalahan Logika

Postby CrimsonJack » Mon Sep 15, 2014 2:30 pm

kuisa wrote:1. Itu namanya konsisten untuk tidak konsisten, karena dengan mudah dapat ditemukan perintah lainnya yang berbunyi "bunuhlah"

Sama kayak Islam donk :stun:

kuisa wrote:2. Yang bold cukup menarik pernyataan Pak Jack sementara orang lain sebutlah Pak Rahimii cs berbusa2 menolak pernyataan seperti itu. Tuhan memberi sekaligus mencabut kehidupan.
Pak Jack sudah terlihat lebih logis akhir2 ini. :goodman:

Tapi kuisa koq belum makin logis ya?

Bisa-bisanya bilang kalau menyatakan fakta itu sama dengan ad hominem :-k
Mirror 1: Tuhan memberi sekaligus mencabut kehidupan
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
User avatar
CrimsonJack
 
Posts: 2189
Images: 1
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Tempat yang ada internetnya

Re: Kesalahan Logika

Postby kuisa » Mon Sep 15, 2014 2:52 pm

kuisa wrote:1. Itu namanya konsisten untuk tidak konsisten, karena dengan mudah dapat ditemukan perintah lainnya yang berbunyi "bunuhlah"

CrimsonJack wrote:Sama kayak Islam donk :stun:

silahkan nilai sendiri saja

kuisa wrote:2. Yang bold cukup menarik pernyataan Pak Jack sementara orang lain sebutlah Pak Rahimii cs berbusa2 menolak pernyataan seperti itu. Tuhan memberi sekaligus mencabut kehidupan.
Pak Jack sudah terlihat lebih logis akhir2 ini. :goodman:

Tapi kuisa koq belum makin logis ya?

Bisa-bisanya bilang kalau menyatakan fakta itu sama dengan ad hominem :-k

Suatu pernyataan keluar kan ada sebabnya. Walaupun fakta itu adalah respon terhadap suatu hal, misal seseorang mencerca anda untuk sebuah kesalahan yang terbukti anda lakukan, kemudian anda bilang, "kaya kamu ga pernah salah aja, kamu pernah....... begini"
Btw, Yang bilang adhominem pertama kali juga bukan saya kok, kalau ga salah justru TS sebagai jawaban terhadap pertanyaan Pak Captain, dan ada ulasan singkat dari @fayhem yang memungkinkan disebut adhominem.
kuisa
 
Posts: 706
Joined: Mon May 05, 2014 12:33 pm

PreviousNext

Return to PENGUMUMAN bagi Pendatang BARU & MANFAAT FFI



Who is online

Users browsing this forum: No registered users