Page 1 of 1

Kantong kantong Islam fanatik di Indonesia

PostPosted: Sat Aug 25, 2012 10:05 am
by mohamedbincamel
Sebagai bahan pelajaran sy tentang Islam di Indonesia, mohon bantuan teman2 di FFI bagi yg memiliki data data kompilasi : daerah2, tokoh2, organisasi2 Islam fanatik di Indonesia, baik dulu maupun sekarang ( 1945- sekarang)
contoh Islam fanatik yg sy tahu ada kira kira 10% dari populasi muslim di Indonesia yg extrim, tidak toleran dan membahayakan non Islam/kaum minoritas : FPI secara physik dan PKS secara ideologi,
daerah fanatik : Aceh, Padang, Poso, Pandeglang , Ambon.
Sy beruntung kalau kalau ada yg punya data base tsb dan bersedia di share.
Terima kasih sebelumnya.

Re: Kantong kantong Islam fanatik di Indonesia

PostPosted: Sat Aug 25, 2012 12:42 pm
by donbrondol
Contoh Islam fanatik yg sy tahu ada kira kira 10% dari populasi muslim di Indonesia yg extrim, tidak toleran dan membahayakan non Islam/kaum minoritas : FPI secara physik dan PKS secara ideologi, daerah fanatik : Aceh, Padang, Poso, Pandeglang , Ambon.


Menurut saya, (belum ada datanya sih, hanya pengamatan) daerah fanatik bisa dilihat dari :

1. Seberapa banyak terjadi kericuhan Islam terhadap agama lain; misal berapa banyak kasus Gereja disegel, ditutup, dibakar, dan yang tidak tertulis di media; semisal berapa banyak Persekutuan doa di rumah2 yang dilempari atau diminta dihentikan.

2. Ada daerah2 yang fanatik dalam skala luas, semisal Aceh dan Padang (skala provinsi) tetapi ada juga yang dalam skala kabupaten/kotamadya, atau bahkan kecamatan, mungkin2 rekan2 yang lain bisa membantu.

3. Dimana banyak terdapat kantong kemiskinan dan pengangguran.

4. di SOLO/Surakarta.. jelas ada Abu Bakar Baasyir dan JAT nya, banyak sekali lulusan bacol teroris dari sana.

5. Jawa Barat dan Banten... (datanya mohon kawan2 lain bisa menambahkan)

6. Ini mungkin terlintas, terkait dengan nomor 3, saya mengamati adanya hubungan antara yang dulu menjadi kantong-kantong PKI sekarang menjadi kantong-kantong Islam Extreme.

Solo
merupakan kantong PKI, dan yang sekarang menjadi santri2 di pesantren dan berteriak paling keras soal Islam, bercelana cingkrang anti banjir, berjenggot kambing, dll, mayoritas dari mereka adalah anak-anak dari aktivis PKI. Mungkin mereka merasa bersalah atau ingin menebus dosa orang tua mereka.

Aidit dan Letkol Untung kalau tidak salah juga orang Solo

Madiun
PKI 1948, cuma yang ini, saya jarang dengar ada ribut2 di Madiun terkait agama

Maluku,
Area pembuangan simpatisan PKI, Pulau Buru..

Mungkin ada tambahan yang lain, terus bisa dijadikan satu dan dibuat sticky tread?