Page 1 of 1

BUDAYA Rasis atas TKW Hitam di dunia Muslim

PostPosted: Sat Dec 22, 2012 6:58 am
by ali5196
The culture of racism against black domestic help in Lebanon (and the rest of the Arab Muslim world)
MARET 2012: : sebuah video menunjukkan pembantu muda dari Ethiopia dijambak rambutnya, dipukuli dan dipaksa masuk sebuah mobil oleh bbrp lelaki Lebanon disebuah jalan sibuk di Beirut. Wanita itu beberapa hari kemudian kemudian bunuh diri.
http://www.barenakedislam.com/2012/03/2 ... lim-world/

Image

Image
OBSERVERS.france24 (H/T SusanK) Adegan yg ditangkap oleh sebuah kamera cell phone terjadi didepan konsulat Ethiopia di Beirut. Wanita bernama Alem Dechasa terkapar diantara semak2, menangis dan memohon dlm bhs Ethiopia: “Jangan bawa saya kesana lagi!” Seorang saksi mata mencoba menghentikan sang lelaki memukulnya tapi beberapa menit kemudian, lelaki lain meraih baju bagian leher Dechasa, menggeretnya serta memaksanya masuk mobil. Dechasa menolak dan akibatnya, ia dijambak dan ditarik pada rambutnya secara brutal. Pada tahap ini video berhenti.


Image
Pelaku utama adalah Ali Mahfouz, pemilik sebuah badan penyuplai TKW. Katanya, ia membawa wanita itu ke konsulat Ethiopia untuk mengirimkannya kembali ke negerinya, yg ditolak si tkw. Menurut pejabat konsulat Ethiopia, mereka merasa Dechasa tidak cukup stabil utk dikirim kembali ke Ethiopia dan menasehatkan Mahfouz agar mengirimnya ke RS Psikiatris di kota itu. Setelah pejabat konsuler mendengar teriakan2 di jalanan mereka memanggil polisi. Kata Mahfouz, ia senantiasa ingin mengantar Dechasa ke bandar udara saat polisi intervensi dan membawanya ke RS Mental, Deir al-Salib.



Image
Ali Latifa Fakhri, anggota gerakan anti rasisme Lebanon mengatakan, ''Terlepas dari keadaan mental Dechasa, tidak pantas untuk memperlakukan manusia dgn kekerasan macam itu. Perlu juga dipertanyakan apakah keadaan mental tkw tsb diakibatkan oleh perlakuan majikannya.''

Dan karena tidak tahan lagi tidak lama kemudian, wanita malang itu bunuh diri dgn mencekik/menggantung dirinya dgn kain.

Cerita penganiayaan tkw di Timur Tengah sudah tidak aneh lagi. Mereka dijanjikan gaji besar tapi faktanya, mereka diwajibkan bekerja 18 jam/hari tanpa istirahat, tanpa gaji dan tanpa kebebasan. Paspor mereka malah disita dan mereka tidak boleh keluar rumah. Mereka diperlakukan sbg warga kelas dua, persis budak, tanpa perlindungan hukum apapun. Di Lebanon saja, setiap tahun terbit laporan ttg ribuan tkw wanita yang dilecehkan secara fisik dan seksual oleh majikan.

“Kenyataan bahwa kekerasan terbuka macam itu terjadi didepan konsulat wanita tsb, menunjukkan bahwa pihak majikan memang tidak takut apapun,'' kata Fakhri.


PostPosted: Sat Dec 22, 2012 7:53 am
by ali5196
LEBANON: BUDAYA APARTHEID MELARANG ORANG TKW/KULIT HITAM MASUK KOLAM RENANG
http://www.barenakedislam.com/2010/08/0 ... ing-pools/


Aktivis merekam secara diam2 saat ia menghadapi receptionist sebuah kolam renang privat dengan rekan wanitanya yg berkulit hitam. SI receptionist bertanya apakah si wanita seorang tkw. Ketika dijawab ya, si receptionist tidak mengijinkan masuk wanita tsb. Tapi ketika sang aktivis mengatakan, ia bukan tkw. si receptionist tetap menolaknya. Ketika ditanya apakah ini karena warnya kulitnya, si receptionist mengelak menjawab. Ternyata orang kulit hitam jgua tidak diijinkan masuk nightclub di Lebanon.


Image