Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Siapa 'sosok' Allah, apa maunya, apa tujuannya ?
sodrun
Posts: 1952
Joined: Sat Apr 30, 2011 8:38 pm

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by sodrun »

Insya Allah wrote: mengapa tuhan itu harus susah2 turun ke ciptaanya? apakah selama ini dia jauh dari ciptaanya, sehingga dia harus turun dan menjelma menjadi ciptaanya?
Di thread ini yang dibahas adalah "konsep tuhan yang tidak bisa menjadi manusia", .....
bukan soal mengapa-nya...
PAHAM ???
User avatar
CrimsonJack
Posts: 2189
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Tempat yang ada internetnya

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by CrimsonJack »

muslim2 skrg maha tahu :prayer: ampun~
sudah pada mampu mengetahui maksud Tuhan dalam melakukan segala sesuatu.
phiter sondakh
Posts: 59
Joined: Fri Mar 16, 2012 4:43 pm

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by phiter sondakh »

"]Tuhan mau menjadi manusia atau tidak itu adalah Hak Tuhan
walaupun seluruh manusia menolak kebenaran tentang Tuhan , Tuhan adalah Tuhan.

jika tangan manusia yang memegang pena dan membuat tulisan melalui pena
maka siapa kah yang bertanggung jawab atas terciptanya tulisan tersebut.
apakah tangan manusia atau pena atau otak?
kami mengerti itu adalah hak tuhan, tapi pertanyaanya..

mengapa tuhan itu harus susah2 turun ke ciptaanya? apakah selama ini dia jauh dari ciptaanya, sehingga dia harus turun dan menjelma menjadi ciptaanya?

apakah wajar, sesuatu yang posisinya sangattttttttttttttttttttt tinggi dari segala ciptaan, harus buang air besar, harus makan, harus minum, harus tidur, harus bernafas seperti layaknya manusia?

segini dulu pertanyaanya, n'tar aku tambah lagi O:)
Tuhan tidak (merasa)susah untuk turun ke bumi.
Jika Dia di langit berati dia Jauh
Jika Dia lebih dekat dari urat leher manusia berarti Dia Dekat dengan manusia.
sifat yang kamu gambarkan adalah murni sifat manusia dan tidak ada bukti yang menyatakan bahwa " manusia = Tuhan ", kalo manusia yang mengaku- ngaku sebagai tuhan itu banyak, apa lagi manusia yang mengakui manusia sebagai tuhan .

apakah wajar jika sesuatu ciptaan meminta pencipta-Nya untuk merubah DIRINYA menjadi seperti ciptaanya? jika wajar dimana letak kewajarannya?
apakah wajar jika kursi meminta pembuat kursi agar pembuat kursi berubah menjadi kursi ,apakah manfaat dari permintaan seperti itu ?

dari sini dapat ditarik sesuatu bahwa "bahwa ciptaan tidak berkuasa pada penciptaNya sebaliknya Pencipta itu Maha Kuasa terhadap ciptaan yang Dia ciptakan"
User avatar
omega phoenix
Posts: 1689
Joined: Sun Aug 21, 2011 6:39 pm

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by omega phoenix »

phiter sondakh wrote:
Tuhan tidak (merasa)susah untuk turun ke bumi.
Jika Dia di langit berati dia Jauh
Jika Dia lebih dekat dari urat leher manusia berarti Dia Dekat dengan manusia.
Emang si mamad udh pernah ketemu TUHAN?? Ketemu awloh swt ae kagak pernah. :lol:


phiter sondakh wrote:sifat yang kamu gambarkan adalah murni sifat manusia dan tidak ada bukti yang menyatakan bahwa " manusia = Tuhan ", kalo manusia yang mengaku- ngaku sebagai tuhan itu banyak, apa lagi manusia yang mengakui manusia sebagai tuhan .
Sapa yang ngaku sebagai tuhan coi?? tunjukkin dong !! klo manusia menyetarakan diri dengan awloh sih ada tuh di quran :green: , manusia mengakui manusia sebagai Tuhan?? Mau OOT ente?? itu urusan ajaran sebelah coi bukan urusan loe kale :rolling:
phiter sondakh wrote:apakah wajar jika sesuatu ciptaan meminta pencipta-Nya untuk merubah DIRINYA menjadi seperti ciptaanya? jika wajar dimana letak kewajarannya?
apakah wajar jika kursi meminta pembuat kursi agar pembuat kursi berubah menjadi kursi ,apakah manfaat dari permintaan seperti itu ?
Ada manusia yang minta Tuhan turun jadi manusia coi?? Dimana tunjukin dong ayatnya dimana. :green: kalau BATU mau jadi TUHAN sih ada coi, tuh yang disudut KABAH :lol:
phiter sondakh wrote:dari sini dapat ditarik sesuatu bahwa "bahwa ciptaan tidak berkuasa pada penciptaNya sebaliknya Pencipta itu Maha Kuasa terhadap ciptaan yang Dia ciptakan"
Yang gue gedein setuju coi, cuman ada ae suatu umat yang ngotot kalau TUHAN TIDAK BISA BERUBAH WUJUD JADI MANUSIA, kalau demikian dimana LETAK KEMAHAKUASAAN TUHAN?? dengan kata lain tu umat merasa lebih berkuasa dari TUHAN YANG MAHA KUASA untuk membatasi KEMAHAKUASAAN TUHAN tersebut. Kalau TUHAN memang MAU menjadi MANUSIA ataupun yang lainnya, sudah PASTI DIA BISA namanya juga MAHA KUASA!! PAHAM ENTE COI?? :rolling: :rolling: :rolling:
User avatar
omega phoenix
Posts: 1689
Joined: Sun Aug 21, 2011 6:39 pm

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by omega phoenix »

BTW coi, MANUSIA ITU MAHA KUASA YA?? :rolling:

Hebat bener ente ngebandingin KUASA TUHAN dengan kuasa manusia, ga pas kale. :lol:
User avatar
CrimsonJack
Posts: 2189
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Tempat yang ada internetnya

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by CrimsonJack »

phiter sondakh wrote:
apakah wajar jika sesuatu ciptaan meminta pencipta-Nya untuk merubah DIRINYA menjadi seperti ciptaanya? jika wajar dimana letak kewajarannya?
apakah wajar jika kursi meminta pembuat kursi agar pembuat kursi berubah menjadi kursi ,apakah manfaat dari permintaan seperti itu ?
saya ubah sedikit ya

apakah wajar jika sesuatu ciptaan meminta pencipta-Nya untuk tidak merubah DIRINYA menjadi seperti ciptaanya? jika wajar dimana letak kewajarannya?
apakah wajar jika robot meminta pembuat robot agar pembuat robot tidak berubah menjadi robot ,apakah manfaat dari permintaan seperti itu ?

jawabannya, suka2 Sang Pencipta mau ngapain, ciptaan koq ngebatas-batasin Pencipta, gimana toh?
User avatar
Aku-Suka-Hujan
Posts: 1028
Joined: Wed Feb 15, 2012 10:38 am
Location: Terra, Suatu Koloni di L5...

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by Aku-Suka-Hujan »

Saya mau 'cerita'...
Seminggu terakhir saya sibuk main game simulator Luar Angkasa bergenre strategy 4X indie yang sangat complex bernama 'Aurora'...
Di game ini saya bertindak sebagai 'Pemimpin' (atau apapun kuasa yang mempengaruhi pengambi keputusan) ras manusia/alien (suka-suka Anda) dalam ekspansi ke luar angkasa baik dengan cara damai atau dengan misil berhulu ledak nuklir.
Nah, berbeda dengan sebagian game lain, di game ini ada mode 'SpaceMaster'/SM. Nah di mode SM ini pemain bisa 'berinteraksi' langsung dengan 'alam semesta' dengan cara yang dapat dikatakan 'curang'. Saya bebas menciptakan/menghancurkan planet, tata surya. Mengubah parameter fisik sebuah benda angkasa. Memberikan atau menghilangkan kemajuan teknologi suatu ras. Menciptakan sebuah ras yang menghirup metana sebagai ganti oksigen dengan satu klik mouse. Menghentikan 'waktu' atau memajukan 'waktu' sebesar satu bulan tergantung keinginan hati saya. Bahkan 'memproyeksikan' diri saya sebagai salah satu 'tokoh' di dalamnya tanpa merasa saya 'merendahkan diri' karena secara de jure dan de facto, saya masih 'TUHAN' 'alam semesta'
Apakah mungkin seorang berumur 20 tahun (tokoh game bukan saya) tanpa kemampuan apapun dapat menjadi Governor of Home Sector yang membawahi 9 planet di Sistem Sol, Alpha Centauri dan Epsilon Eridani? Apakah mungkin sebuah kapal kecil berukuran 350 ton sanggup menghancurkan kapal besar 46.000 ton hanya dengan satu tembakan misil anti-misil? Apakah mungkin atmosfer Mars yang tadinya 0,003 atm CO2 berubah menjadi 0,1 atm O2 dalam tempo 3 hari? Dunia 'nyata' memang ga mungkin tapi di 'dunia' saya semuanya mungkin kalau saya berkenan dan berkehendak... Kalau ada ras alien yang tidak 'sesuai' dengan hati saya, 'azab' yang pedih menanti planet asal mereka dalam wujud 'awan jamur'... Para penghuni 'alam semesta' tidak ada satupun yang bisa menghalangi aatau membatasi kekuasaan saya atas kelangsungan hidup mereka...
TRAIT saya sebagai sebuah ilah:
Saya MAHA KUASA dan MAHA MENGETAHUI (setidaknya dalam 'alam semesta' game). Seluruh 'Alam semesta' ada di bawah jangkaun jari saya di Keyboard dan Mouse; lalu seluruh semesta dan 'info-nya' ada di bawah pengawasan Monitor 14 inchi yang saya tatapi sambil ngemil bakpau kacang hijau... Seluruh 10,5 milyar nyawa umat manusia (di game saya) dan 200 milyar nyawa Alien ada di tangan saya... kalau saya tekan 'Delete Game', 'seluruh alam semesta' itu akan lenyap dan Kalau saya tekan 'New Game', alam semesta baru akan tercipta... Saya adalah yang Terawal sekaligus yang Terakhir (relatif terhadap game)... Saya sudah ada Sebelum 'dunia (game)' diciptakan dan masih ada bahkan setelah 'dunia (game)' musnah... Tidakkah bagi 10,5 Milyar manusia di ke-9 planet di 'alam semesta' saya itu tidak berbeda dari Tuhan?

Ga heran orang2 senang 'playing as God'...

Menanyakan ulang pertanyaan TS:
Kalau saya yang manusia biasa saja bisa bermain sebagai 'tokoh dalam game' sekaligus sebagai 'Tuhan' yang menentukan masa depan (dan masa 'lalu) 'alam semesta'.
Apakah Tuhan itu tidak bisa melakukan lebih dari apa yang dapat saya lakukan di game tersebut?
User avatar
omega phoenix
Posts: 1689
Joined: Sun Aug 21, 2011 6:39 pm

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by omega phoenix »

nah contoh "kasus/Perbandingan" yang diceritain Bro ASH diatas baru benar, karena membicarakan "KEMAHAKUASAAN" yang dimiliki oleh manusia walaupun hanya berlaku didunia lain. :green:

Cuman gue rasa slimer2 dimari pasti kagak bakalan paham juga :-k secara isi otaknya memang hasil copy dari awloh swt yang terbukti tidak memiliki "otak" dan tidak pula memiliki akal!! :rolling:
User avatar
OpoBener
Posts: 810
Joined: Sat Feb 25, 2012 12:54 am
Location: Di genteng rumah nabi ngintip doi nyipok onta

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by OpoBener »

omega phoenix wrote:nah contoh "kasus/Perbandingan" yang diceritain Bro ASH diatas baru benar, karena membicarakan "KEMAHAKUASAAN" yang dimiliki oleh manusia walaupun hanya berlaku didunia lain. :green:

Cuman gue rasa slimer2 dimari pasti kagak bakalan paham juga :-k secara isi otaknya memang hasil copy dari awloh swt yang terbukti tidak memiliki "otak" dan tidak pula memiliki akal!! :rolling:
Puedhezzzzz, tapi apa boleh buat bro....ga bisa dibantah :rolling: :rolling:
User avatar
omega phoenix
Posts: 1689
Joined: Sun Aug 21, 2011 6:39 pm

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by omega phoenix »

TQ Bro/Sis atas dukungannya. :heart:
User avatar
JANGAN GITU AH
Posts: 5266
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by JANGAN GITU AH »

IA wrote:kami mengerti itu adalah hak tuhan, tapi pertanyaanya..

mengapa tuhan itu harus susah2 turun ke ciptaanya? apakah selama ini dia jauh dari ciptaanya, sehingga dia harus turun dan menjelma menjadi ciptaanya?
Muslim: "Kami mengerti itu adalah hak Tuhan, tetapi kami tidak suka tuhan menggunakan hak-Nya...! Karena bagi kami, bila Tuhan menggunakan hak-Nya, sama saja Tuhan merendahkan derajad-Nya" :finga:
Kafir: "Apakah Tuhan pernah mengatakan pada anda jika Dia turun ke dunia, maka Ia akan merasa rendah? Bukankah otak anda yang muslim yang menganggapNya rendah? Jadi siapa sebenarnya yang merendahkan Tuhan?"
Muslim: "Ya jelas kafir! Karena tidak mungkin Tuhan mau merendahkan diriNya dengan cara mengambil rupa manusia. Mana mungkin Tuhan tetap bisa menjadi Tuhan bila Dia memakai sifat-sifat manusia? Itu berarti Tuhan telah kehilangan sifat-sifat ketuhananNya! Karena itu kami menolak keras anggapan seperti itu."
Kafir: "Sifat-sifat mana yang anda maksud?"
Muslim: "Ya itu, sifat makan minum, buang air besar, ngantuk, misalnya."
Kafir: "Kamu salah menyebut sifat. Yang kamu katakan itu bukanlah sifat, tetapi insting!"
Muslim: "Ok, bagaimana dengan sifat gembira, sedih, menyesal, marah, kecewa?"
Kafir: "Ada lagi, jangan lupa, murka, membalas perbuatan"
Muslim: "Ya, termasuk itu. Bukankah sifat itu sangat manusiawi sekali sehingga tidak mungkin dimiliki oleh Tuhan."
Kafir: "Menurut anda sifat-sifat yang kamu sebut itu diciptakan siapa?"
Muslim: "Ya, sudah barangtentu Tuhan karena Dialah yang menciptakan segala yang ada di Bumi maupun di langit."
Kafir: "Kalau begitu anda percaya bahwa sifat manusia itu pun pemilik sebenarnya Tuhan? karena Dia yang menciptakan?"
Muslim: "Ya, tentu!"
Kafir: "Apakah anda tahu bahwa semua ciptaan Tuhan akan kembali kepadaNya?"
Muslim: "Itu pasti, karena manusia akan mati dan kembali kepada sang pencipta!"
Kafir: "Kalau begitu, jika sifat-sifat manusia itu kembali kepada Tuhan dan diambilNya untuk diriNya sendiri, apakah kamu berhak melarangNya?"
Muslim: "#%[email protected]()*&! (Putus kamus !)
IA wrote:apakah wajar, yang posisinya sangattttttttttttttttttttt tinggi dari segala ciptaan, harus buang air besar, harus makan, harus minum, harus tidur, harus bernafas seperti layaknya manusia?
Ya, wajar saja jika Tuhan mengambil rupa manusia
User avatar
Aku-Suka-Hujan
Posts: 1028
Joined: Wed Feb 15, 2012 10:38 am
Location: Terra, Suatu Koloni di L5...

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by Aku-Suka-Hujan »

Nambah:
Kalau soal TAUHID... Saya juga TAUHID... Karena saya jadi Tuhan satu-satunya dalam game tersebut, semua tuhan-tuhan yang lainnya tidak punya kekuasaan apapun, karena sayalah satu-satunya Tuhan yang benar (setidaknya dalam lingkup semesta game tersebut). Walaupun saya TAUHID dan TUHAN satu-satunya, namun saya sekaligus 5 'manusia' dan 3 'alien dari Beta Centauri' yang berbeda dalam rentang 50 tahun. Bahkan 3 'manusia' dan '1 alien' hidup dalam waktu yang sama dan bahkan saling bertemu satu sama lain (dalam medan perang), namun demikian saya masih memegang KEKUASAAN SEMESTA, walaupun tokoh saya masih terikat dalam aturan game (bisa mati kalau pesawat Heavy Cruiser yang ditumpanginya meledaknya, bisa mati karena sakit, bisa mati akibat kecelakaan, bisa mati kalau kebetulan berada di planet yang sedang dijatuhi misil nuklir). Bahkan saya sering memutar kembali waktu seandainya salah satu tokoh saya mati konyol (seperti jatuh ke lubang hitam).
Bicara soal perang (kan Olloh demen perang...) saya jauh lebih sukses, Olloh cuma dapat tanah Arab... saya sudah memusnahkan 5 ras alien mulai dari Epsilon eridani sampai Alderbaran, dan menguasai 28 system, 13 system eksklusif ditinggali manusia... Saya memperbudak lebih dari 2 milyar alien yang masih tersisa (sebagai pekerja tambang)... 6 planet sudah jadi lahan radioaktif akibat kebanyakan dijatuhi bom orbital... Semuanya atas perintah SAYA...... Emperor dari TERRAN EMPIRE sekaligus TUHAN seluruh semesta (game)... WUAHAHAHAHAHAHA... (evil laugh)

Karena saya sering main game RTS (Real Time Strategy) dan TBS (Turn based Strategy) saya sudah terbiasa bermain sebagai 'tuhan', sehingga sedikit banyak memperngaruhi pemahaman saya tentang konsep ketuhanan.
Bagi seorang player (Tuhan) aturan di game (dunia) tidak banyak berarti karena dia bebas mengubahnya jikalau dia inginkan (dengan modding atau semacamnya), dan tidak ada satupun kekuasaan dan kekuatan dalam game (dunia) yang dapat mempengaruhi Player (Tuhan) dalam mengambil tindakannya. Satu2nya yang dapat membatasi kekuasaan player (Tuhan) adalah player (Tuhan) itu sendiri... Misalnya kalau saya bermain sebagai 'pemimpin yang baik' saya tidak akan mengambil keputusan 'jahat' misalnya menyuruh kru pesawat membuang tahanan perang yng sudah diinterogasi ke luar angkasa lewat airlock agar mereka tidak makan tempat di dalam pesawat. Bukan atas dasar pertimbangan kru ataupun tahanan makanya saya tidak membuang mereka tetapi karena saya tidak ingin (jadi saya dibatasi oleh diri saya sendiri, dalam hal ini 'sifat' saya sebagai 'pemimpin baik')... Atau saya bebas mengubah aturan fisika dalam game namun saya memilih tidak mengubahnya karena aturan tersebutlah yang menyusun 'dunia (game)' dan saya sudah memandang tatanan makro 'dunia (game)' dan saya temukan sudah sungguh sangat baik...
So saya tidak percaya dengan Tuhan yang dapat dibatasi oleh sesuatu yang lain selain oleh dirinya sendiri (batasannya adalah dirinya sendiri) dan saya tidak percaya dengan Tuhan yang dapat berbuat hal/sesuatu yang melanggar 'sifat'nya sendiri.

Ups kepanjangan... Netter muslim paham ga yah? Kalau ga paham, tolong direnungkan dalam2...
User avatar
omega phoenix
Posts: 1689
Joined: Sun Aug 21, 2011 6:39 pm

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by omega phoenix »

Aku-Suka-Hujan wrote: Menanyakan ulang pertanyaan TS:
Kalau saya yang manusia biasa saja bisa bermain sebagai 'tokoh dalam game' sekaligus sebagai 'Tuhan' yang menentukan masa depan (dan masa 'lalu) 'alam semesta'.
Apakah Tuhan itu tidak bisa melakukan lebih dari apa yang dapat saya lakukan di game tersebut?
JANGAN GITU AH wrote: Ya, wajar saja jika Tuhan mengambil rupa manusia
Namanya juga MAHA KUASA ya ngga bro ASH dan JGA? :green:

Memang MENURUT MANUSIA (Yang tidak terbuka pikirannya) sungguh tidak wajar kalau TUHAN merendahkan diri dengan berubah menjadi manusia atau mahluk lainnya, TETAPI Kalau TUHAN sudah BERKEHENDAK karena DIA MAHA KUASA maka hal itu MENJADI WAJAR BAGI TUHAN (lah DIA yang BERKUASA kok) :lol:

Nah to all slimer, tidak terpikirkankah sebelumnya oleh ente sekalian bahwa ucapan2 ente yang menyatakan TUHAN TIDAK MUNGKIN/BISA BERUBAH WUJUD MENJADI MANUSIA justru bertentangan dengan ucapan dari saudara seukuwah ente yang satu ini??
phiter sondakh wrote:dari sini dapat ditarik sesuatu bahwa ciptaan tidak berkuasa pada penciptaNya sebaliknya Pencipta itu Maha Kuasa terhadap ciptaan yang Dia ciptakan"
KARENA ENTE SEMUA SOK BERKUASA MEMBATASI KEMAMPUAN PENCIPTA KALIAN BERBUAT SESUATU DI DUNIA INI !? :finga:
phiter sondakh
Posts: 59
Joined: Fri Mar 16, 2012 4:43 pm

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by phiter sondakh »


Tuhan tidak (merasa)susah untuk turun ke bumi.
Jika Dia di langit berati dia Jauh
Jika Dia lebih dekat dari urat leher manusia berarti Dia Dekat dengan manusia.
Emang si mamad udh pernah ketemu TUHAN?? Ketemu awloh swt ae kagak pernah. :lol:
nabi Musa pernah, dan dia tidak berubah menjadi manusia


sifat yang kamu gambarkan adalah murni sifat manusia dan tidak ada bukti yang menyatakan bahwa " manusia = Tuhan ", kalo manusia yang mengaku- ngaku sebagai tuhan itu banyak, apa lagi manusia yang mengakui manusia sebagai tuhan .
Sapa yang ngaku sebagai tuhan coi?? tunjukkin dong !! klo manusia menyetarakan diri dengan awloh sih ada tuh di quran :green: , manusia mengakui manusia sebagai Tuhan?? Mau OOT ente?? itu urusan ajaran sebelah coi bukan urusan loe kale :rolling:
namanya juga 'faith for freedom " = "keyakinan yang bebas" atau "kebebasan berkeyakinan" jadi semua pembahasan keyakinan ada disini coi terserah dengan keyakinan siapa,

apakah wajar jika sesuatu ciptaan meminta pencipta-Nya untuk merubah DIRINYA menjadi seperti ciptaanya? jika wajar dimana letak kewajarannya?
apakah wajar jika kursi meminta pembuat kursi agar pembuat kursi berubah menjadi kursi ,apakah manfaat dari permintaan seperti itu ?
Ada manusia yang minta Tuhan turun jadi manusia coi?? Dimana tunjukin dong ayatnya dimana. :green: kalau BATU mau jadi TUHAN sih ada coi, tuh yang disudut KABAH :lol:
apakah kamu pernah mendengar dengan telinga kamu sendiri kalau batu yang kamu maksud itu pernah bicara ?
dari sini dapat ditarik sesuatu bahwa "bahwa ciptaan tidak berkuasa pada penciptaNya sebaliknya Pencipta itu Maha Kuasa terhadap ciptaan yang Dia ciptakan"
Yang gue gedein setuju coi, cuman ada ae suatu umat yang ngotot kalau TUHAN TIDAK BISA BERUBAH WUJUD JADI MANUSIA, kalau demikian dimana LETAK KEMAHAKUASAAN TUHAN??
Lantas siapa yang ditemui MUsa ketika dia Bertemu dengan Dedaunan yang sepertinya Terbakar apakah itu Manusia atau apa?
dengan kata lain tu umat merasa lebih berkuasa dari TUHAN YANG MAHA KUASA untuk membatasi KEMAHAKUASAAN TUHAN tersebut. Kalau TUHAN memang MAU menjadi MANUSIA ataupun yang lainnya, sudah PASTI DIA BISA namanya juga MAHA KUASA!! PAHAM ENTE COI?? :rolling: :rolling: :rolling:
maka saya nyatakan itu adalah HAK DIA...
phiter sondakh
Posts: 59
Joined: Fri Mar 16, 2012 4:43 pm

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by phiter sondakh »

Aku-Suka-Hujan wrote:Saya mau 'cerita'...
Seminggu terakhir saya sibuk main game simulator Luar Angkasa bergenre strategy 4X indie yang sangat complex bernama 'Aurora'...
Di game ini saya bertindak sebagai 'Pemimpin' (atau apapun kuasa yang mempengaruhi pengambi keputusan) ras manusia/alien (suka-suka Anda) dalam ekspansi ke luar angkasa baik dengan cara damai atau dengan misil berhulu ledak nuklir.
Nah, berbeda dengan sebagian game lain, di game ini ada mode 'SpaceMaster'/SM. Nah di mode SM ini pemain bisa 'berinteraksi' langsung dengan 'alam semesta' dengan cara yang dapat dikatakan 'curang'. Saya bebas menciptakan/menghancurkan planet, tata surya. Mengubah parameter fisik sebuah benda angkasa. Memberikan atau menghilangkan kemajuan teknologi suatu ras. Menciptakan sebuah ras yang menghirup metana sebagai ganti oksigen dengan satu klik mouse. Menghentikan 'waktu' atau memajukan 'waktu' sebesar satu bulan tergantung keinginan hati saya. Bahkan 'memproyeksikan' diri saya sebagai salah satu 'tokoh' di dalamnya tanpa merasa saya 'merendahkan diri' karena secara de jure dan de facto, saya masih 'TUHAN' 'alam semesta'
Apakah mungkin seorang berumur 20 tahun (tokoh game bukan saya) tanpa kemampuan apapun dapat menjadi Governor of Home Sector yang membawahi 9 planet di Sistem Sol, Alpha Centauri dan Epsilon Eridani? Apakah mungkin sebuah kapal kecil berukuran 350 ton sanggup menghancurkan kapal besar 46.000 ton hanya dengan satu tembakan misil anti-misil? Apakah mungkin atmosfer Mars yang tadinya 0,003 atm CO2 berubah menjadi 0,1 atm O2 dalam tempo 3 hari? Dunia 'nyata' memang ga mungkin tapi di 'dunia' saya semuanya mungkin kalau saya berkenan dan berkehendak... Kalau ada ras alien yang tidak 'sesuai' dengan hati saya, 'azab' yang pedih menanti planet asal mereka dalam wujud 'awan jamur'... Para penghuni 'alam semesta' tidak ada satupun yang bisa menghalangi aatau membatasi kekuasaan saya atas kelangsungan hidup mereka...
TRAIT saya sebagai sebuah ilah:
Saya MAHA KUASA dan MAHA MENGETAHUI (setidaknya dalam 'alam semesta' game). Seluruh 'Alam semesta' ada di bawah jangkaun jari saya di Keyboard dan Mouse; lalu seluruh semesta dan 'info-nya' ada di bawah pengawasan Monitor 14 inchi yang saya tatapi sambil ngemil bakpau kacang hijau... Seluruh 10,5 milyar nyawa umat manusia (di game saya) dan 200 milyar nyawa Alien ada di tangan saya... kalau saya tekan 'Delete Game', 'seluruh alam semesta' itu akan lenyap dan Kalau saya tekan 'New Game', alam semesta baru akan tercipta... Saya adalah yang Terawal sekaligus yang Terakhir (relatif terhadap game)... Saya sudah ada Sebelum 'dunia (game)' diciptakan dan masih ada bahkan setelah 'dunia (game)' musnah... Tidakkah bagi 10,5 Milyar manusia di ke-9 planet di 'alam semesta' saya itu tidak berbeda dari Tuhan?

Ga heran orang2 senang 'playing as God'...

Menanyakan ulang pertanyaan TS:
Kalau saya yang manusia biasa saja bisa bermain sebagai 'tokoh dalam game' sekaligus sebagai 'Tuhan' yang menentukan masa depan (dan masa 'lalu) 'alam semesta'.
Apakah Tuhan itu tidak bisa melakukan lebih dari apa yang dapat saya lakukan di game tersebut?
ketika kamu berkehendak menghancurkan dan yakin apakah kamu sanggup melakukan ketika sumber listriknya tidak ada?

kamu penguasa yang tidak berkuasa ketika sumber listriknya tidak ada dan itu adalah penguasa yang KASIHAN...........
djosef
Posts: 191
Joined: Tue Oct 11, 2011 3:06 pm
Location: in your mind

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by djosef »

konsep ini sudah jelas tertulis di ALkitab

(Yohanes 5:37) "Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,"

apa lagi yang harus di perdebatkan?
User avatar
omega phoenix
Posts: 1689
Joined: Sun Aug 21, 2011 6:39 pm

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by omega phoenix »

jaelah ne slimer satu mau OOT lagi deh :lol:

Baca Judul Treads dan ajaran apa yang dibahas disini ya slim :green:
User avatar
CrimsonJack
Posts: 2189
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Tempat yang ada internetnya

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by CrimsonJack »

baca kitab agama lain beda loh dengan baca quran yang sudah "terang dan jelas", butuh mikir.
Utbahbinabuwaqqash
Posts: 1155
Joined: Thu May 27, 2010 10:24 am

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by Utbahbinabuwaqqash »

djosef wrote:konsep ini sudah jelas tertulis di ALkitab

(Yohanes 5:37) "Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,"

apa lagi yang harus di perdebatkan?

Betul bos.. ga ada yg harus diperdebatkan
Utusan bisa juga berarti si penggenap janji..
Janji = Yang Mengutus
Penggenap Janji = Yang Diutus/utusan
Contoh:
Hari Senin aku ngomong (janji) ke anakku ''hari Jumat nanti bapak tolong kamu menyelesaikan PRmu''
Hari Jumat-nya aku menggenapi janjiku menolong anakku menyelesaikan PRnya.
Bisa dikatakan, pada hari Jumat aku adalah utusan dari janjiku (pada hari Senin)
Aku mengutus diriku utk menggenapi apa yg sdh kujanjikan

Jadi Mr.Y merupakan utusan dari janjNya/firmanNya sendiri di PL hi..hi..hi..
User avatar
Insya Allah
Posts: 744
Joined: Thu Jul 26, 2012 3:24 pm
Location: bumi ciptaan allah SWT
Contact:

Re: Tentang Konsep Tuhan yang Tidak Bisa Menjadi Manusia

Post by Insya Allah »

djosef wrote:konsep ini sudah jelas tertulis di ALkitab

(Yohanes 5:37) "Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,"

apa lagi yang harus di perdebatkan?
mereka percaya nya tuhan itu, bapa, putera, roh.. nenek, kakek, buyut.. *Loh :lol:
Post Reply