.

Allah SWT: SEBUAH PRIBADI atau SEBUAH JIMAT?

Siapa 'sosok' Allah, apa maunya, apa tujuannya ?

Postby bebi » Thu Apr 03, 2008 10:50 pm

olloh memang tidak maha kuasa... jika memang dia berkuasa atas segalanya, olloh tidak akan membutuhkan manusia untuk membela agama olloh,

NGACA BOS!!! KALO GT NGAPAIN ADA PERANG SALIB??? ADA SITUS INI??

agama yang perlu manusia untuk berdiri dan bertahan sudah pasti itu adalah buatan manusia. jika TUHAN YANG BENAR menghendaki,apa yang mustahil bagi DIA???

NGACA JG BOS!!! KALO GT NGAPAIN ADA MISIONARIS, NGAPAIN ADA SEKOLAH MINGGU BUAT ANAK2, NGAPAIN ADA SAKSI YEHUWA???

DIA tidak perlu manusia yang terbatas ini untuk membela DIA yang maha kuasa.

EMANG NGGA!!

olloh hanyalah jimat yang harus dijaga,dibela,dilindungi oleh para pemujanya,olloh hanya jimat,olloh hanya binatang piaraan muslim yang tidak mampu menunjukkan kekuasaannya,olloh tidak lebih hebat dari doraemon,karena doraemon pun mengenal kasih. GBU all


KESIMPULAN TERBODOH YG PERNAH GW DENGER!!!
BOS LO KALO ARGUMEN PAKE OTAK DIKIT DONK!! JGN2 SEMUA KAPIR TOLOL KAYAK LO YA??
bebi
 
Posts: 55
Joined: Mon Mar 17, 2008 7:55 pm

Postby rahman » Thu Apr 03, 2008 10:51 pm

Duladi wrote:TANTANGAN!!!
Islam itu ber-Tuhan atau ber-JIMAT?

---

Kalau ber-Tuhan, kenapa tidak pernah mengandalkan Tuhan?
Andalan Muslim satu-satunya adalah kekuatan dirinya sendiri. Dengan pedang, dengan golok, dengan bom.


yang bilang itu siapa? umat islam selalu berserah diri pada Allah
memang anda mengandalkan tuhan anda?dari segi apa anda mengandalkan tuhan anda?


---

Duladi wrote:Kalau ber-JIMAT, memang benar, karena JIMAT harus dijaga, dilindungi dan dibela mati-matian. Islam tidak pernah mengandalkan Tuhan, tapi mengandalkan kekuatan manusia belaka, tak beda dengan para penjahat.



anda tu salah banget, yang namanya jimat itu ya untuk melindungi manusia yang menggunakannya, sebenarnya anda tu ngerti gak sih artinya jimat? kalau gak ngerti ngapain nantang-nantang segala.
kayak orang kristen kan semua pada pake jimat, tu yang di pake buat kalung patung orang telanjang di salib e..... di buat jimat emang bisa berbuat apa tu patung benda mati gitu diandelin

---

Duladi wrote:ALLAH SWT tak ubahnya seperti BINATANG PELIHARAAN MUSLIM saja.

Awloh adalah jimat, benda kesayangan Muslim. Bukan awloh yang melindungi muslim, tapi muslimlah yang melindungi awloh.



anda itu tahu dari mana? jangan asal ngomong dong kagak malu apa?

Duladi wrote:Image



ni gambar apa lagi bikin boros tempat aja.
rahman
 
Posts: 46
Joined: Tue Mar 04, 2008 9:01 pm

Postby Duladi » Thu Apr 03, 2008 11:44 pm

rahman wrote:
Duladi wrote:Jimatnya Muslim adalah jimat yang "unik", karena bisa berfirman dan bikin kitab suci.


anda ini aneh-aneh aja kalau ngomong, jangan ngelantur pak dul,
yang namanya jimat itu ya benda mati gak bisa berfirman dan bikin kitab suci
omongan anda kok jadi gak logis gini sih.

Iya kok, saya gak bohong. Sumpah. Jimatnya Arab itu bisa ngomong sewaktu Muhammad jadi Rasul.

Rahman wrote:
Duladi wrote:Sewaktu nabinya ingin merampok, jimatnya bilang: "Harta kafir itu halal dijarah."


nah ini kan ngacok banget
dapat ilmu dari mana pak dul?

Dari Quran:

QS 48:20
Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan) mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mu'min dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.

Dari Hadist:

Harta Rampasan Perang Sah Buat Muhammad, kecuali Nabi-nabi Lain

Jabir b. ‘Abdullah al-Ansari melaporkan: Nabi (saw) berkata: Saya telah dianugerahi lima hal yg tidak diberikan pada orang2 lain sebelum saya, dan itu adalah: Setiap nabi diutus khusus bagi bangsa mereka sendiri, sedangkan aku dikirim bagi semua orang merah dan hitam, Harta rampasan perang sah untukku, dan ini tidak pernah diberikan pada siapapun sebelum aku, dan bumi telah dibuat suci dan murni dan mesjid bagiku, jadi ketika waktu sholat tiba bagi siapapun kamu, ia harus sholat dimana saja dia berada, dan aku diberi kekhidmatan (yg membuat musuh2 terpengaruh/terpesona/terkagum-kagum) dari jauhpun (yg mana butuh waktu) satu bulan jauhya dan aku telah diberi hak untuk intersesi/perantara. Sahih Muslim 4.1058

Satu-satunya Nabi yang dibantu TEROR, dan KEDUNYAN

Hadis Sahih Muslim, Book 004, Number 1066:
Abu Huraira melaporkan: Rasul Allah berkata aku telah dibantu teror (dalam hati musuhnya); aku telah menerima firman2 yang pendek tapi jelas artinya, dan ketika aku tidur aku diberikan kunci2 harta benda dunia yang diletakkan di tanganku.

Rahman wrote:
Duladi wrote:Sewaktu nabinya ingin ngeseks dengan para tawanan, jimatnya bilang: "Ngeseks dengan para budak adalah halal."


ngacok lagi,
yang serius kenapa kalau menanggapi, anda gak malu apa sama penganut kristen yang lain kok jawabannya gitu.

Saya tidak ngaco, nih, Jimatnya Muhammad bilang:

Awloh Ijinkan Muhammad dan Pengikutnya Ngeseks dg Para Tawanan/Budak

Q 33:50
Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba2 wanita yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu.

Setubuhi Budak adalah Halal

Q 23:5,6
dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak2 wanita yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.

QS 4:24
"Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki sebagai ketetapanNya atas kamu.

Contoh penerapan:

Sahih Bukhari: Volume 5, Book 59, Number 459:
Juga Hadis Sahih Bukhari Vol. 5-#459
Dikisahkan oleh Ibn Muhairiz:
Aku masuk ke dalam mesjid dan melihat Abu Khudri dan lalu duduk di sebelahnya dan bertanya padanya tentang coitus interruptus (Al-Azl). Abu berkata, “Kami pergi bersama Rasul Allah untuk Ghazwa (penyerangan terhadap) Banu Mustaliq dan kami menerima tawanan2 perang diantara para tawanan perang dan kami berhasrat terhadap para wanita itu dan sukar untuk tidak melakukan hubungan seksual dan kami suka melakukan coitus interruptus. Maka ketika kami bermaksud melakukan azl/coitus interruptus kami berkata: “Bagaimana kami dapat melakukan coitus interruptus tanpa menanyakan Rasul Allah yang ada diantara kita?” Kami bertanya padanya tentang hal ini dan dia berkata: “Lebih baik kalian tidak melakukan itu, karena jika jiwa (dalam hal ini jiwa bayi) manapun (sampai hari Kebangkitan) memang ditentukan untuk menjadi ada, maka jiwa itu pun akan ada.’”


Malik’s Muwatta: Book 29, Number 29.32.99:
Yahya mengisahkan padaku dari Malik dari Damra ibn Said al-Mazini dari al-Hajjaj ibn Amr ibn Ghaziya ketika dia sedang duduk dengan Zayd ibn Thabit, ketika Ibn Fahd datang padanya. Dia berasal dari Yemen. Dia berkata, “Abu Said! Aku punya budak2 wanita. Tidak ada istri2ku yang bisa menyenangkanku seperti budak2ku, dan tidak ada budak2ku yang begitu menyenangkanku sehingga aku sampai ingin punya anak dari mereka, jadi haruskah aku melakukan azl/coitus interruptus?” ....

Sahih Bukhari: Volume 9, Book 93, Number 506:
Dikisahkan oleh Abu Said Al-Khudri:
Ketika dalam peperangan dengan Bani Al-Mustaliq, mereka (tentara Muslim) menangkap tawanan2 wanita dan ingin menyebuhi wanita2 itu tanpa membuat mereka hamil. Maka mereka (tentara Muslim) tanya pada Nabi tentang azl/coitus interruptus …


Muhammad dan tentara Muslimnya merampoki dan membunuhi pria2 Yahudi Banu Mustaliq dan lalu di hari yang sama memperkosa para wanita kafir. Tidak ada larangan apapun dari Muhammad akan hal itu, malah meridhoi dan menasehati pemerkosa Muslim untuk tidak perlu cabut penis dari tubuh wanita kafir saat ejakulasi.

Awloh Ijinkan Pengikutnya Perkosa Tawanan Wanita di hadapan Suaminya

Abu Dawud (2150)
Rasul allah mengutus ekspedisi militer ke Awtas pada saat perang Hunain. Mereka bertemu dengan musuh dan bertempur dengan mereka. Mereka mengalahkan musuh dan mengambil mereka sebagai tawanan. Beberapa teman rasul allah enggan berhubungan seks dengan wanita tawanan di depan suami mereka yang kafir. Maka allah mengirimkan ayat quran sura 4:24. "Dan (diharamkan) bagimu kecuali mereka (tawanan) yang kamu miliki."

Rahman wrote:
Duladi wrote:Sewaktu nabinya ingin kawin dengan menantunya sendiri, jimatnya bilang, "Halal bagimu kawin dengan menantu, asalkan sang menantu itu sudah diceraikan lebih dulu oleh anak angkatmu."


kenapa sih pak dul jawabannya gitu-gitu aja, udah kehabisan jawaban yang lebih logis ya.


Sura al-Ahzab Q.33: 37
"Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: "Tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) istri-istri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada istrinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.”

Rahman wrote:
Duladi wrote:Jimatnya Muslim itu bisa berfirman sewaktu Muhammad hidup. Luar biasa!!!!


nah ini lebih ngacok lagi udah jawaban gak gak logis e...... malah bangga dengan jawabannya.aneh banget sih orang kristen ini.

Rahman, sebaiknya kamu ke thread berikut:
Duladi vs Semua Muslim: Buktikan Islam bukan agama gendheng!

Saya tunggu Anda di sana.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Fri Apr 04, 2008 12:10 am

rahman wrote:
Duladi wrote:TANTANGAN!!!
Islam itu ber-Tuhan atau ber-JIMAT?

---

Kalau ber-Tuhan, kenapa tidak pernah mengandalkan Tuhan?
Andalan Muslim satu-satunya adalah kekuatan dirinya sendiri. Dengan pedang, dengan golok, dengan bom.


yang bilang itu siapa? umat islam selalu berserah diri pada Allah
memang anda mengandalkan tuhan anda?dari segi apa anda mengandalkan tuhan anda?

Muslim sama sekali tidak mengandalkan awloh, karena mereka sendiri menyadari bahwa awloh itu cuma jimat yang tidak bisa apa-apa.

Bandingkan orang dari agama lain, satu contoh: Kristen.

Ketika gereja mereka dirusak dan dibakar, mereka malah mengelus dada dan berdoa, "Ya Tuhan, ampunilah mereka atas apa yang telah mereka perbuat. Tetap teguhkan jemaat ini, ya Tuhan, dan kuatkanlah iman kami."

Bagaimana dengan Muslim yang berjimatkan awloh?

Sewaktu nabinya atau awlohnya dibikin hina, muslim langsung ngamuk kesetanan. Karena apa? Karena mereka tahu awloh itu cuma jimat belaka, bukan sebuah PRIBADI YG MAHA KUASA & TRANSENDENT. Jimat awloh itu sangat membutuhkan pertolongan Muslim. Tanpa muslim, awloh akan tertindas.

Seperti yang pernah terjadi pada zaman Muhammad, perhatikan baik-baik riwayat Ibnu Hisyam berikut:

Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam, Jilid 2 hlm 623-624
Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mendengar ucapan Ashma' binti Marwan di atas, beliau bersabda, 'Ketahuilah, siapakah yang bisa membunuh putri Marwan?' Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam didengar Umair bin Adi Al-Khathmi yang ketika itu berada di dekat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Pada malam tersebut, Umair bin Adi Al-Khathmi pergi ke rumah Ashma' binti Marwan dan membunuhnya. Esok paginya, Umair bin Adi bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, kemudian ia berkata, 'Wahai Rasulullah, aku telah membunuh wanita tersebut.' Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, 'Hai Umair, engkau telah menolong Allah dan Rasul-Nya.' Umair bin Adi Al-Khathmi berkata, 'Wahai Rasulullah, apakah aku ter-kena sesuatu karena membunuhnya?' Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, Tidak ada satu pun orang yang ingin balas dendam karena kematiannya.' Kemudian Umair bin Adi Al-Khathmi pulang ke kaumnya, Bani Khathmah, yang ketika itu sedang membicarakan kema-tian Ashma' binti Marwan. Ketika itu, Ashma' bin Marwan mempunyai lima anak laki-laki. Ketika Umair bin Adi Al-Khathmi tiba di kaumnya dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, ia berkata, 'Hai Bani Khathmah, akulah yang membunuh Ashma' binti Marwan, oleh karena itu, silahkan kalian membuat tipu daya untukku dan jangan menunda-nunda.'

Kau lihat, khan? Muhammad sendiri tahu, kalau awlohnya itu cuma jimat belaka (benda mati), sehingga perlu seorang muslim untuk menolongnya. Ucapan "MENOLONG ALLAH" bagi Islam adalah biasa, dan ini dianggap tidak tabu, karena awloh memang cuma jimat, bukan Tuhan yang sebenarnya. Lihat saja gambar yang dibuat oleh situs Arrahmah.com, di mana dalam gambar itu awloh digambarkan sebagai sebuah bulan sabit dan bertuliskan: "JAGALAH ALLAH".

Dalam teologi agama lain, khususnya Kristen, tidak ada ucapan: "Jagalah Tuhan." Karena apa? Karena Tuhan itulah yang menjaga kita, dan bukan dibalik, manusia yang menjaga Tuhan. :shock:

Coba Anda nalar, tuhan macam apa yang mesti dijaga dan ditolong oleh manusia? :lol:

Rahman wrote:
Duladi wrote:Kalau ber-JIMAT, memang benar, karena JIMAT harus dijaga, dilindungi dan dibela mati-matian. Islam tidak pernah mengandalkan Tuhan, tapi mengandalkan kekuatan manusia belaka, tak beda dengan para penjahat.


anda tu salah banget, yang namanya jimat itu ya untuk melindungi manusia yang menggunakannya, sebenarnya anda tu ngerti gak sih artinya jimat?

Maka dari itu, saya bilang jimatnya Muslim itu jimat yang unik. Beda dengan jimat-jimatnya orang Jawa, yang berfungsi untuk kekebalan tubuh, pelaris, pembuat wajah cantik, dlsb. Jimatnya Arab ini adalah jimat khusus untuk disembah, dia tidak memberi manfaat apapun bagi orang selain Arab. Bagi bangsa Arab, jimat mereka itu berfungsi sebagai:

1) Pemersatu orang-orang sedunia agar bisa tunduk pada kekuasaan Arab.
2) Pembawa rejeki besar, karena dengan adanya jimat itu orang-orang dari segala penjuru dunia menyetorkan upeti sewaktu musim haji tiba.

Agar jimatnya Arab itu bisa semakin berfungsi maksimal, jimat itu perlu dibikin tauhid ("esa" versinya Mamad), dibikin suci, dibikin akbar, dibikin maha segalanya, dibikin tidak beranak dan tidak beristri.

Jimat tersebut tidak berfungsi sebagai pelindung umat Muslim, tapi justru sebaliknya, umat Muslimlah yang mesti menjadi pelindung jimat Arab tersebut agar jimat tersebut tetap suci, tetap "esa", tetap akbar, tetap maha....., tetap mandul dan tetap perjaka.

Rahman wrote:kayak orang kristen kan semua pada pake jimat, tu yang di pake buat kalung patung orang telanjang di salib e..... di buat jimat emang bisa berbuat apa tu patung benda mati gitu diandelin

Nah, orang Kristen yang memakai kalung salib untuk tujuan supaya dirinya selamat dari mara bahaya, atau agar dirinya mendapat berkat dlsb, orang tersebut sudah menjadikan kalung tersebut sebagai jimat. Nah, ini berbeda dengan jimatnya Arab. Kalau jimatnya Kristen itu dianggap memiliki fungsi pelindung diri si pemakainya, sebaliknya jimatnya Arab itu justru yang harus dilindungi oleh si pemujanya.

Itulah kenapa saya bilang, jimatnya Islam/Arab itu "unik".

Rahman wrote:
Duladi wrote:ALLAH SWT tak ubahnya seperti BINATANG PELIHARAAN MUSLIM saja.

Awloh adalah jimat, benda kesayangan Muslim. Bukan awloh yang melindungi muslim, tapi muslimlah yang melindungi awloh.

anda itu tahu dari mana? jangan asal ngomong dong kagak malu apa?


Fungsi Awloh itu adalah:
1) Sebagai jimat, tapi bukan jimat yang fungsional bagi orang non-Arab. Jimat ini cuma bermanfaat bagi orang Arab saja.
2) Sebagai benda kesayangan, benda keramat, atau lebih tepatnya mirip binatang peliharaannya Muslim, baik Arab maupun non-Arab. Awloh ini bukannya yang menjaga muslim, justru muslimlah yang harus menjaga dan membela awloh bila awlohnya disakiti, dikawinkan, dibikin beranak, dibikin tidak tauhid, atau dinajiskan.

Fungsi awloh sebagai Tuhan? No, sangat jauh sekali dari fungsi itu.

Tidak pernah dalam sejarahnya, awloh melindungi muslim.
Tidak pernah dalam sejarahnya, awloh membuat non-muslim takjub.
Justru yang terjadi malah kebalikannya, muslimlah yang melindungi awloh dan muslimlah juga yang membantu awloh supaya kelihatan akbar. Padahal tidak dan sangat jauh sekali dari sifat-sifat akbar.

Rahman wrote:
Duladi wrote:Image


ni gambar apa lagi bikin boros tempat aja.


Itu adalah gambar awloh yang berwujud bulan sabit. Sebagai bukti kalau awloh sembahan Arab Quraish itu adalah berstatus sebagai dewa bulan.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby rahman » Fri Apr 04, 2008 12:28 am

pak dul pak dul nulis banyak banyak tapi kok gak bermutu semua ya?
kalau anda bilang jimat bisa ngomong, itu bener-bener ngacok gak masuk akal banget tau.
kalau anda mengatakan jimat, kan udah jelas tu jimat tu ya sejak jamannya adam sampek sekarang, itu kagak bisa ngomong dan berfirman
aneh ketika anda ngomong jimat tapi anda nyinggung-nyinggung al quran dan hadist, yang konsekuen dong dengan omongan anda.
jadi kalau anda sudah ngomong jimat jangan nyinggung-nyinggung ayat suci al quran dong.
jadi percumah anda ngetik banyak-banyak tapi kagak ada mutunya blassssssssssss


lagian kalau ngetik gak usah banyak banyak yang penting jelas dan mudah di pahami
jangan kayak tulisan anda semrawut semua dan ngelantur kemana-mana lagi.
rahman
 
Posts: 46
Joined: Tue Mar 04, 2008 9:01 pm

Postby Duladi » Fri Apr 04, 2008 12:58 am

rahman wrote:pak dul pak dul nulis banyak banyak tapi kok gak bermutu semua ya?

Gak mutu, ya? Bisakah Anda berikan contohnya?
rahman wrote:kalau anda bilang jimat bisa ngomong, itu bener-bener ngacok gak masuk akal banget tau.

Kata siapa gak masuk akal, wong Muhammad aja percaya banget dan orang-orang Arab pun percaya, kenapa Anda tidak?
rahman wrote:kalau anda mengatakan jimat, kan udah jelas tu jimat tu ya sejak jamannya adam sampek sekarang, itu kagak bisa ngomong dan berfirman

Jimat itu memang tidak bisa ngomong pada zaman sebelum Muhammad mengaku rasul, dan sesudah Muhammad mati jimat itu balik lagi gak bisa ngomong. Jimat itu bisa ngomong hanya di waktu Muhammad mengaku rasul, yaitu antara usia 40 hingga 63 tahun Muhammad jadi nabi.

Rahman wrote:aneh ketika anda ngomong jimat tapi anda nyinggung-nyinggung al quran dan hadist, yang konsekuen dong dengan omongan anda.

Tidak usah pura-pura ****. Jelas sekali saya telah menampilkan apa yang Anda minta sebagai bukti kalau saya tidak ngaco. Ketika Muhammad ingin merampok, maka jimat itu bikin ayat untuk membenarkan perampokan nabinya. Ketika Muhammad ingin ngeseks dengan para budak, jimat itu lagi-lagi bikin ayat untuk kepentingan ngesek nabinya. Hebat, khan? Jimat bisa ngomong. :lol:
Rahman wrote:jadi kalau anda sudah ngomong jimat jangan nyinggung-nyinggung ayat suci al quran dong.

Anda lebih suka kalau saya menyebut nama dari jimat itu?
Baiklah. Tinggal Anda ganti saja kata jimat dalam postingan saya sebelumnya dengan kata "awloh".
Rahman wrote:jadi percumah anda ngetik banyak-banyak tapi kagak ada mutunya blassssssssssss

Tidak udah mengelak dan berpura-pura senewen. Kalau Anda merasa Islam itu tidak seperti yang saya utarakan, kenapa tidak disanggah quote per quote postingan saya di atas?
Rahman wrote:lagian kalau ngetik gak usah banyak banyak yang penting jelas dan mudah di pahami
jangan kayak tulisan anda semrawut semua dan ngelantur kemana-mana lagi.

Agar Anda tidak saya bilang bermulut dower, tolong Anda jelaskan mana tulisan saya yang semrawut dan ngelantur?
Bisa ngomong, harus bisa menjelaskan. Jangan seperti maling yang langsung kabur sehabis meludah wajah orang.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby audy_valentine » Fri Apr 04, 2008 1:44 am

Yang hidup dalam khayalan bukannya kamu?

Berkhayal sedang menyembah Tuhan sang Pencipta ketika bersujud ke arah sebuah batu bekas sembahan Arab pagan
User avatar
audy_valentine
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby Calo » Fri Apr 04, 2008 2:16 am

Nero Leon wrote:Muslim ibarat penghuni NEGERI DONGENG, tidak pantas hidup dalam dunia nyata.....
Semakin kaffah keislamannya, semakin gak waras otaknya.... Aku jamin!!!!

:: orang macam duladi ini sptnya hidup dlm khayalan

tipycal budak arab...hanya sebatas coment kosong yang menggambarkan kekosongan isi otaknye oleh brain wash padang pasir...quote aje kacau gini...gue quote postingnye kagak diedit, jadi kaya die nyang nomong..die nyang komentarin sendiri
lim..lim..kapan majunye kalo jadi budak terus, betah yee... :lol:
User avatar
Calo
 
Posts: 1510
Joined: Sun Sep 30, 2007 3:08 am

Postby jumbo » Fri Apr 04, 2008 4:18 am

Topik bagus.

Ambil contoh tentang, 'tidak' (atau bukan),

    seandainya, film "fitna" beredar di indo, maka muslim-muslim tidak ngamuk dan menyikapinya tenang-tenang saja dan tidak men-fatwa mati sutradaranya

    seandainya, tulisan arab "Awlloh" ditempel di sembarang tempat misalnya di stasiun kereta api / bis, tempat umum, dst, maka muslim-muslim tidak marah-marah dan hanya menyikapinya biasa-biasa saja

    seandainya, kartun-kartun lucu mengenai Mohamed dari kartunis Denmark tempo hari beredar di pesantren-pesantren dan seluruh indo, maka muslim-muslim tidak berang dan hanya biasa-biasa saja

    seandainya, di tv-tv swasta ditayangkan kisah perkawinan Mohamed dengan seorang wanita cilik 6 tahun, maka muslim-muslim bukannya marah-marah, malah bergembira hati

    seandainya, ada PP (peraturan pemerintah) tentang corong toa di semua mesjid di indo dilarang dipasang (dicabut), maka muslim-muslim tidak marah-marah dan mentaati PP itu

    seandainya, di akhir bulan April 2008 ini, secara tegas pemerintah melarang, memerintahkan, menyatakan, bahwa MUI adalah organisasi berbahaya bagi kesatuan bangsa, dan dinyatakan dibubarkan, maka muslim-muslim tidak ngamuk protes-protes malah menyambut gembira

    dst, dst.

Pertanyaannya sekarang,
apakah contoh-contoh di atas tidak terjadi di lapangan?
jumbo
 
Posts: 48
Joined: Sun Sep 30, 2007 2:06 am

Postby darah_perawan » Fri Apr 04, 2008 8:08 am

rahman wrote:pak dul pak dul nulis banyak banyak tapi kok gak bermutu semua ya?
kalau anda bilang jimat bisa ngomong, itu bener-bener ngacok gak masuk akal banget tau.
kalau anda mengatakan jimat, kan udah jelas tu jimat tu ya sejak jamannya adam sampek sekarang, itu kagak bisa ngomong dan berfirman
aneh ketika anda ngomong jimat tapi anda nyinggung-nyinggung al quran dan hadist, yang konsekuen dong dengan omongan anda.
jadi kalau anda sudah ngomong jimat jangan nyinggung-nyinggung ayat suci al quran dong.
jadi percumah anda ngetik banyak-banyak tapi kagak ada mutunya blassssssssssss


lagian kalau ngetik gak usah banyak banyak yang penting jelas dan mudah di pahami
jangan kayak tulisan anda semrawut semua dan ngelantur kemana-mana lagi.


emang aneh si rahman ini pak dul...
orang posting rapih dibilang berantakan
orang posting jelas dibilang ngaco...

emang tipikal muslim kelas kakap ini si rahman...
User avatar
darah_perawan
 
Posts: 100
Joined: Sun Dec 23, 2007 12:05 am
Location: Surga ada 72 Bidadari

Postby dragon » Fri Apr 04, 2008 9:32 am

bebi wrote:Semua kehinaan fisik seperti di atas tidak ada artinya dibandingkan kemuliaan yang Dia dapat setelah Dia melewati semua masa pencobaan tersebut.


HALAH... TETEP AJA TUHAN ANDA MATI!!!!


tapi qan uda BANGKIT lagi dgn mulia................

kalo momed....tetep membusuk di kuburannya...
dan awloh wts si RAJA IBLISS....sedang di PASUNG di neraka...
hahahahahahahahahaha........

kalo muslim doyan self proclaim....GW JG BISA
:evil: :evil: :evil:
User avatar
dragon
 
Posts: 637
Joined: Fri May 04, 2007 9:02 pm
Location: Somewhere Out There

Postby bebi » Fri Apr 04, 2008 1:18 pm

[tapi qan uda BANGKIT lagi dgn mulia................

kalo momed....tetep membusuk di kuburannya...
dan awloh wts si RAJA IBLISS....sedang di PASUNG di neraka...
hahahahahahahahahaha........

kalo muslim doyan self proclaim....GW JG BISA
:evil: :evil: :evil:[/quote]




MUHAMMAD MANUSIA BOS!!! WAJAR KALO MATI!! PAHAM ORA SON??!!

SEDANG YESUS KAN KATA LO TUHAN YG MAHA KUASA,,,GA WAJAR KALO MATI APALAGI DIPERMALUKAN PAKE SEMPAK DOANK!! FRUSTASI PULA!!
bebi
 
Posts: 55
Joined: Mon Mar 17, 2008 7:55 pm

Postby Duladi » Fri Apr 04, 2008 2:56 pm

bebi wrote:MUHAMMAD MANUSIA BOS!!! WAJAR KALO MATI!! PAHAM ORA SON??!!

Dan jangan lupa, matinya Muhammad, menyebabkan Jimatnya Arab itu tidak bisa lagi berfirman, balik lagi seperti sedia kala. :lol:

Bebi wrote:SEDANG YESUS KAN KATA LO TUHAN YG MAHA KUASA,,,GA WAJAR KALO MATI APALAGI DIPERMALUKAN PAKE SEMPAK DOANK!! FRUSTASI PULA!!

Justru itu, Tuhan bukan tubuh biologis, melainkan ROH.
Mati secara tubuh, tapi kemudian hidup kembali, menunjukkan kalau ROH TUHAN itu adalah ROH YG HIDUP, bukan benda mati seperti batu.

Awloh, adalah jimatmu, yang kamu yakini bisa memberikan surga di akherat nanti setelah kamu mati. Itu masih jauh dan sukar untuk dibuktikan. Siapapun bisa mengklaim kalau "jimat" miliknya bisa memberikan manfaat ini dan itu nanti kelak setelah mati. Dan kita jadi tahu kalau jimat itu adalah jimat yang tidak bermanfaat, setelah kita uji dari FAKTA RIIL di lapangan, jimat itu memang tidak mampu melindungi pemujanya di dunia nyata. Semua khasiat dan fungsi-fungsi jimat tersebut seperti yang dipropagandakan oleh Arab hanyalah sebatas DONGENG.

Ketidakmampuan Jimat Arab itu dalam melindungi pemujanya di dunia nyata, terlihat jelas dari riwayat sejarahnya, mulai dari jaman Muhammad hingga sampai hari ini.

Jimat Arab bernama awloh itu dikhayalkan mampu memberi surga nanti sesudah mati, tapi di dunia nyata selagi para pemujanya masih hidup, Awloh tidak memiliki fungsi apa-apa. Para pemuja jimat awloh itu HARUS BERJUANG SENDIRI untuk tetap survive, dengan kekuatannya lahir batin, dengan pedang, dengan golok, dengan bom, dengan segala cara apapun termasuk cara-cara yang licik dan kejam, dan bukan dengan kekuatan adikodrati dari sang jimat itu.

Tidak saja para pemujanya harus berjuang sendiri untuk tetap survive, tapi mereka pun juga wajib menjaga dan melindungi jimatnya itu sekuat tenaga, bila perlu sampai titik darah penghabisan.

Betapa bodohnya...... :cry:
Manusia penyembah JIMAT, malah menjadi budak dari JIMAT itu......
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Thu Apr 24, 2008 1:51 pm

Image

AWLOH adalah jimat, bukan TUHAN. Kita semua tahu, khan, bagaimana orang memperlakukan jimat? Mereka akan membelai-belai, mengusap-usap, menciuminya. Boleh disentuh dengan tongkat (karena ia benda mati), atau dihormat sambil berteriak kata-kata pujian.

Kalau TUHAN beneran, mana bisa Dia diperlakukan begitu? TUHAN bukan BENDA, yang minta dijaga. Tapi TUHAN adalah PRIBADI, ROH YG AGUNG, sebuah PERASAAN, sama seperti PERASAAN KITA. Tuhan ingin dikasihi, dan bukan minta dijaga. Hubungan dengan TUHAN bukanlah hubungan secara jasmani, tapi hubungan secara batin, sebab TUHAN itu PRIBADI yang MAHA HADIR.

Hubungan muslim dengan Tuhan tidak dalam bentuk hubungan batin, tapi hubungan jasmani. Dengan menjaga-jagai JIMAT ARAB, dihormat, disujudi 5 kali, diusap-usap, dicium, diteriaki dengan pujian-pujian awlohu-akbar, dimanterai, dijaga kesuciannya, dijaga ketauhidannya, dijaga sifat perkasanya, secara tidak langsung muslim sudah memberi isyarat kepada diri mereka sendiri bahwa AWLOH itu BENDA MATI, bukan TUHAN.

Hubungan dengan TUHAN adalah hubungan batin, bukan hubungan dalam bentuk jasmani.
Tetapi hubungan awloh dengan muslim, adalah hubungan jasmani sebagaimana seorang manusia yang memelihara jimat.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Thu Apr 24, 2008 2:05 pm

Coba saja...

Kita tes muslim. Kita ambil kotoran kerbau, lalu kita tancapkan di atasnya dengan bendera kertas bertuliskan AWLOH SWT. Lalu kita taruh kotoran kerbau itu di atas baki, dan kita persembahkan kepada orang muslim secara berhadap-hadapan.

Tahu sendiri.... apa yang bakalan muslim lakukan!?

"AWLOHU-AKBAR!" mereka akan ngamuk kesetanan, karena kesucian jimat mereka diusik.

Begitulah ciri manusia penyembah JIMAT.

Kalau penyembah TUHAN, tidak begitu tabiatnya.

Jadi, dari tabiatnya, kita menjadi tahu, yang mereka sembah itu TUHAN atau jimat.

Terbukti dari sejak zaman baheula hingga sekarang, tak pernah terbukti awloh itu ILAHI, selain kacung-kacungnya yang menjadikan dia seolah ilahi sambil teriak-teriak "allahuakbar" bawa parang, bawa golok, bawa bom.

Image

MUSLIM bukan pemuja TUHAN, tapi PEMELIHARA JIMAT bernama AWLOH. Naudzubillah......
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby audy_valentine » Thu Apr 24, 2008 2:05 pm

Biarin lah Dul, si BEBI itu lagi frustasi karena Awlohnya dia kagak pernah muncul di dunia ini selain sama Muhammad, keliatan banget ngibul Awlohnya. Dia frustasi soalnya Awlohnya impoten, kagak bisa ngomong, kagak maha kuasa, kagak bisa bikin mukjizat, kagak pernah nyelametin hidupnya.
User avatar
audy_valentine
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby MuridMurtad » Thu Apr 24, 2008 2:25 pm

anda ini aneh-aneh aja kalau ngomong, jangan ngelantur pak dul,
yang namanya jimat itu ya benda mati gak bisa berfirman dan bikin kitab suci
omongan anda kok jadi gak logis gini sih.


Ya, mana ada benda mati berfirman ??
Makanya itu semua ayat Quran keluar dari mulut Muhammad dan dicatat/dihafal ama pengikutnya...
MuridMurtad
 
Posts: 1172
Joined: Fri Sep 30, 2005 1:49 pm

Postby Duladi » Thu Apr 24, 2008 2:25 pm

Bagaimana seharusnya sikap orang yang menyembah TUHAN, bila mendapat perlakuan seperti di atas?

Ibaratnya ada orang pemuja JIMAT menaruh nama TUHAN di atas kotoran kerbau, lalu memberikannya pada kita.

Bagaimana sikap kita?

Kita akan bakar kotoran kerbau dan beserta tulisan yang menghina itu. Lalu kita mendoakan orang **** itu, dan memintanya agar segera memohon pengampunan pada Tuhan. Sebab, kita tahu, TUHAN itu sangat keras hukumannya. Kalau tidak sekarang, mungkin nanti, atau besok, dia ditimpa kecelakaan, sakit yang menyiksa, atau mendapat malapetaka memedihkan dalam hidupnya.

Mungkin anaknya yang meninggal ditabrak motor, mungkin bapaknya yang mati ditabrak kereta api, mungkin..... dan mungkin..... masih banyak lagi contoh-contoh kepedihan yang sering menimpa orang-orang di sekeliling kita.

Itu semua bukan kebetulan. Bagi orang yang percaya TUHAN, semua itu bukan kebetulan, tapi atas kehendak Tuhan. Lantaran bagi kita orang yang percaya bahwa TUHAN itu ILAHI, bukan JIMAT, tentu saja kita akan ketakutan dan merasa ngeri bila mendapati ada manusia **** yang berani menantang murka Tuhan.

Justru kita akan berdoa dan meminta dengan sangat agar orang **** itu diampuni dosanya, dan bukannya malah kita yang ngamuk kesetanan ingin membantai orang **** itu.

Takutnya, nanti malah kita sendiri yang dikutuk Tuhan karena telah melangkahi hak Tuhan dalam menghukum, atau karena kita telah sok menjadi Tuhan bagi sesama. Tentu, buat orang yang menyembah TUHAN, akan selalu dijauhkan dari hal-hal keji dan sok tidak tahu diri itu. Sebab kita sendiri pun tidak luput dari dosa. Siapa tahu, kita pun juga pernah menghina Tuhan seperti yang dilakukan oleh orang tadi, walau dengan cara yang berbeda. Tentunya, Tuhan bukannya malah senang pada kita bila kita main hakim sendiri, tapi malah menganggap diri kita DUNGU, sok suci, dan berlagak menjadi pahlawan, sok membela Tuhan, padahal Tuhan sendiri sudah lama merasa muak pada kita.

So..... Ini sekedar gambaran, bagaimana sikap yg seharusnya dimiliki oleh orang yang merasa diri menyembah Tuhan.

Tapi kita semua tahu.... ISLAM / MUSLIM, bukanlah penyembah TUHAN, tapi pemuja dan pemelihara JIMAT ARAB bernama awloh, terlihat dari sikap dan tabiat mereka sehari-hari.

Semoga bermanfaat.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Thu Apr 24, 2008 2:32 pm

AWLOH itu JIMAT, sebagai Tuhan ia tak pernah ada. Terbukti dari sejak zaman baheula hingga sekarang, tak pernah terbukti awloh itu ILAHI, selain kacung-kacungnya yang menjadikan dia seolah ilahi sambil teriak-teriak "allahuakbar" bawa parang, bawa golok, bawa bom.

Silakan direnungkan..... Pikirkan itu....

Saya pun juga bisa bikin "tuhan", saya paksa semua orang menyembah JIMAT sebagai "tuhan", lalu saya perangi dan saya habisi semua orang yang melawan. Setelah saya sukses, lalu saya katakan, "Inilah bukti mahakuasanya JIMAT-ku."

Silakan renungkan.... Pikirkan itu.....

Betapa memalukannya menjadi muslim, menyembah "tuhan" yang tidak pernah terbukti ada dan ilahi, kecuali ada dalam bentuk angan-angan, dan untuk mewujudkan itu muslim mesti menggunakan golok, pedang dan kebusukan akal.

Malu..... sungguh malu..........................
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby SQUALL LION HEART » Thu Apr 24, 2008 2:35 pm

Duladi wrote:Coba saja...
Kita tes muslim. Kita ambil kotoran kerbau, lalu kita tancapkan di atasnya dengan bendera kertas bertuliskan AWLOH SWT. Lalu kita taruh kotoran kerbau itu di atas baki, dan kita persembahkan kepada orang muslim secara berhadap-hadapan.
Tahu sendiri.... apa yang bakalan muslim lakukan!?

"AWLOHU-AKBAR!" mereka akan ngamuk kesetanan, karena kesucian jimat mereka diusik.

Begitulah ciri manusia penyembah JIMAT.
Kalau penyembah TUHAN, tidak begitu tabiatnya.
Jadi, dari tabiatnya, kita menjadi tahu, yang mereka sembah itu TUHAN atau jimat.
Waduhhh.... kagak berani saya lakukan itu.... hahahhahaah... Bisa digorok entar... amit-amit.
SQUALL LION HEART
 
Posts: 2430
Joined: Thu Nov 23, 2006 8:56 am
Location: ujung langit

PreviousNext

Return to Ttg ALLAH



Who is online

Users browsing this forum: No registered users