.

Silakan pilih: Anda menyembah TUHAN atau AWLOH?

Siapa 'sosok' Allah, apa maunya, apa tujuannya ?

Postby Yehuda » Sun Feb 10, 2008 3:08 pm

Azigol emang nggak ngerti siapa Allah, Tuhannya Ismail itu El-roi, baca tu di Taurat...
El-roi ma Allah (dibaca Auloh) beda kan?

Ente sama ni sama si Alley cuma bisa iqro aja...


Jangan main sini kalau masih belum kenal siapa Tuhan Ismail, Ibrahim dan Allah semesta alam!
User avatar
Yehuda
 
Posts: 3047
Joined: Fri Jan 18, 2008 8:07 pm
Location: Depok

Postby azizgol » Sun Feb 10, 2008 6:11 pm

pak dul, saya tahu pak Dul gak mungkin bisa masuk area ka'bah tapi apa dengan begitu pak Dul terus berusaha tdk percaya dgn orang-orang yg pernah ke sana, semua orang yg pernah ke sana melihat sendiri peninggalan pada masa Ibrahim dan Ismail dan di sana pula Adam dan Hawa bertemu untuk yg pertama kali di Dunia.
menurut saya persoalan perbedaan "bahasa" terlalu anda besar-besarkan karena Tuhan adalah Alloh atau Allah atau Ellohim atau apa saja sebutanya yg jelas maksudnya tetap sama.

Dan setelah saya lihat dari tulisan pak dul maka kesimpulan saya; pikiran pak dul tentang sosok Tuhan terlalu jauh menembus batas kebenaran sehingga kebenaran itu sendiri ahirnya samar dan tdk bisa anda lihat.
sedang menurut saya; kebenaran adalah jika kita sudah berfikir pada batas suatu kebenaran itu sendiri, karena pikiran manusia tdk akan mampu menembus "kebenaran".
azizgol
 
Posts: 488
Joined: Tue Dec 04, 2007 2:07 am

Postby Duladi » Sun Feb 10, 2008 7:02 pm

Sdr Azizgol yg baik hati,

Azizgol wrote:pak dul, saya tahu pak Dul gak mungkin bisa masuk area ka'bah tapi apa dengan begitu pak Dul terus berusaha tdk percaya dgn orang-orang yg pernah ke sana, semua orang yg pernah ke sana melihat sendiri peninggalan pada masa Ibrahim dan Ismail dan di sana pula Adam dan Hawa bertemu untuk yg pertama kali di Dunia.


Bisakah Anda sebut, apa peninggalan pada masa Ibrahim & Ismail yg dimaksud?
Di sana Adam dan Hawa bertemu untuk pertama kalinya? Anda dapat info ini dari mana?

Bila benar Abraham itu menyembah berhala bernama "awloh", tentu di dalam buku sejarah dia tidak akan disebut sebagai "Bapa Orang Percaya", Penyembah Sang Pencipta, yang melahirkan bangsa-bangsa besar?

Bila benar Abraham pernah jadi pemuja Kaabah, Sang Pencipta tidak akan menyebut diriNya sebagai Sesembahan Abraham, Sesembahan Ishak dan Sesembahan Yakub. Anda mengklaim Ismail turut terlibat di dalamnya, lalu di mana Ismail? Kenapa Sang Pencipta tidak menyebut nama Ismail sebagai salah satu penyembah-Nya?

Bila benar Abraham menyembah berhala bernama "awloh", nama awloh ini tentu sudah terukir jelas dalam prasasti-prasasti atau kitab-kitab Yahudi sebagai nama Tuhan mereka.

Azizgol wrote:menurut saya persoalan perbedaan "bahasa" terlalu anda besar-besarkan karena Tuhan adalah Alloh atau Allah atau Ellohim atau apa saja sebutanya yg jelas maksudnya tetap sama.

Sdr Azizgol, ini bukan masalah perbedaan bahasa, tapi nama "awloh" ini jelas-jelas adalah nama berhala. Adakah orang penyembah berhala yang memanggil berhala-nya dengan nama "ELOHIM"? Atau adakah orang penyembah berhala yang menyebut nama berhala-nya sebagai "TUHAN"?

Kita tahu kalau awloh itu berhala, tidak saja dari sejarahnya, tapi juga dari FAKTA di lapangan saat ini, yaitu:

1) Anda melakukan ritual sujud menghadap ke Kaabah, di mana Kaabah itu adalah tempat sucinya kaum Pagan Quraish Jahiliyah dan di situlah berhala awloh ditempatkan. Bagaimana Anda bisa mengelak awloh itu bukan berhala, sementara ritual yang Anda jalankan adalah sama dengan ritual para penyembah berhala?

2) Anda menempatkan simbol bulan sabit di atas mesjid, dan orang Muslim tulen tahu kalau awloh itu sesungguhnya adalah bulan sabit. Lihat gambar berikut:

Image

Dan silakan Anda perhatikan atap masjid, adakalanya pendiri tidak memakai simbol bulan sabit, tetapi tulisan Arab "4JJl" (=ALLAH SWT). Jadi, ALLAH SWT = bulan sabit

Dari simbol-simbol dan ritual-ritual yang dijalankan, maka masihkah Anda mengelak dan membantah bahwa awloh yang Anda sembah bukan berhala?

Salam.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby JC_Lover » Sun Feb 10, 2008 7:10 pm

Duladi, itu gambar ROH KUDUS (merpati) nya siapa ya? :D punya kristen bukan? Kok bawa sabit segala.. hehehe..... ^_^
User avatar
JC_Lover
 
Posts: 362
Joined: Sat Jan 19, 2008 5:30 pm

Postby azizgol » Mon Feb 11, 2008 6:04 pm

pak dul anda ini aneh sekali pertanyaanya;

1) Anda melakukan ritual sujud menghadap ke Kaabah

2) Anda menempatkan simbol bulan sabit di atas mesjid,

kedua-duanya sama sekali tdk mempunyai arti apa-apa bagi muslim karena sholat yg anda lihat seperti anda melihat kulit durian dan anda tdk tahu apa isi duriannya. dan di sini masjidnya tdk ada simbul bulan, bintang, atau matahari dll.
azizgol
 
Posts: 488
Joined: Tue Dec 04, 2007 2:07 am

Postby Duladi » Fri Feb 15, 2008 1:07 am

Jika BATU HITAM itu AWLOH, kenapa ditempatkan di luar Kaabah, bukan di dalamnya?

Masih ingat dengan istilah "PENUNGGU KAABAH"? Bangsa Arab percaya bahwa awloh menjaga "RUMAH"-nya dengan cara berdiri di salah satu sudut rumahnya. Di samping itu, awloh tidak sendirian, dia juga dikawal oleh 8.888 jin, yang diberi nama "Huda Al-Fitiri". Jadi, menempatkan batu "awloh" di luar, terutama di salah satu sudut bangunan Kaabah memiliki arti "MENJAGA" atau "MENUNGGUI RUMAHNYA".

Jika BATU HITAM yg ukurannya kecil itu AWLOH, bukankah ini bertentangan dengan konsep "ALLAHU-AKBAR"?

Bangsa Arab tidak memandang ukuran fisiknya. Pengertian dari "akbar" di sini bukan menyatakan ukuran fisiknya, tapi kekuasaannya. Bangsa Arab meyakini, walaupun awloh "seukuran batu" namun kekuasaannya meliputi seluruh alam semesta. Itulah kenapa ada mitos "ALLAHU-AKBAR".

Muhammad sendiri memahami konsep tersebut, seperti terlihat dari hadist berikut ini:

BUKHARI, Volume 2, Book 26, Number 697:
Diriwayatkan oleh Ibn Abbas.:
Rasul Allah melakukan Tawaf (kabah) dengan naik unta (saat itu kaki nabi sedang terluka). Ketika sampai ke sudut (yang ada batu hitam) dia menunjuk ke arah batu itu memakai sesuatu pada tangannya dan berkata, “Allahu-Akbar.”


Jika BATU HITAM itu awloh, kenapa Muhammad tidak berterus-terang menulis dalam Qurannya kalau awloh itu berwujud batu?

Walaupun bangsa Arab itu primitif, namun mereka tidak bodoh-bodoh amat. Mereka juga dekat dan berinteraksi dengan agama-agama lain, terutama dengan agama-agama kitab seperti Yahudi dan Nasrani. Tentu saja bangsa Arab akan merasa malu bila sampai dunia tahu kalau awloh itu cuma sebuah batu. Walau begitu, mereka tetap tidak bisa menyembunyikan identitas awloh sembahan mereka itu sebagai batu secara sempurna. Mereka masih menyebut awloh sebagai "DZAT" (benda wujud). Bangsa Arab menganggap Tuhan itu "DZAT" yang unique, distinct dan absolut (berbeda sendiri, tidak ada yang menyamai bentuknya, dan tidak bisa berubah wujud), karena memang seperti itulah hakikat BATU HITAM. Selain itu, penyebutan awloh sebagai tauhid juga mengarah pada identitas kebendaan (tunggal secara bendawi).

Apa Hubungan SABIT dengan BATU HITAM?

Sabit adalah simbol dewa bulan. Orang-orang kuno di Mesopotamia menyembah bulan sabit sebagai Tuhan, dan mewujudkannya dalam bentuk patung manusia (Hubal). Di Kaabah juga terdapat Patung Hubal, sebagai salah satu di antara 360 berhala. Tapi, walau suku Quraish Jahiliyah sama-sama menyembah Dewa Bulan, namun mereka tidak memakai patung Hubal sebagai perwujudannya, melainkan sebuah BATU HITAM "HAJARUL ASWAD". Jadi, Patung Hubal adalah dewa bulannya suku lain di Arab, sementara BATU HITAM adalah dewa bulannya suku Quraish. Ketika Muhammad berhasil menaklukkan Mekkah, dia menyingkirkan berhala-berhala lain, termasuk patung dewa bulan "Hubal" itu. Patung Hubal dia singkirkan, karena patung Hubal itu bukan sesembahan bani Quraish, walau sama-sama diklaim oleh suku lain sebagai Dewa Bulan. Sama-sama Dewa Bulan, tapi bentuknya beda, dan namanya pun juga beda. Bisa jadi, di dalam Kaabah masih ada lagi Dewa Bulan-Dewa Bulan lain dengan bentuknya masing-masing sesuai dengan keinginan suku pemiliknya. Nama "Allah" adalah eksklusif milik suku Quraish Mekkah, dan tidak diterapkan pada patung lain, kecuali BATU HITAM itu. Dan Muhammad masih memakai simbol sabit, karena sabit adalah identitas bagi BATU HITAM, untuk menegaskan bahwa BATU HITAM itulah Dewa Bulan yang sesungguhnya, bukan patung-patung yang lain.

Bila Awloh itu Berhala, kenapa Muhammad tidak pernah merasa menyembah Berhala?

Bagi orang Arab primitif, berhala itu wujudnya makhluk, seperti misalnya: wujud manusia atau wujud hewan. Bila bentuknya batu (tidak menyerupai apapun), maka dianggap bukan berhala. Muhammad akan sangat murka bila sesembahannya diserupakan dengan apapun. Allah taala dewa bulan itu absolut, unique dan distinct. Tak ada yang menyamai bentuknya, sangat unik dan berbeda dari ciptaannya, serta tidak akan pernah berubah wujud sampai kapan pun walau untuk sementara waktu (absolut secara kebendaan). Banyak ayat-ayat Quran yang dia karang yang isinya melarang pengikutnya menyerupakan awloh dengan makhluk. Muhammad benci pada patung, tapi cinta pada batu. Karena bagi Muhammad, batu yang tak berbentuk atau tidak menyerupai apapun di muka bumi bukanlah patung (berhala).
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Fri Feb 15, 2008 1:10 am

3 FAKTA yg TIDAK TERBANTAHKAN:

1) Ke arah mana kiblat sholatmu? Ke Kaabah, di mana disitulah ditempatkan batu "awloh" sembahan Quraish. Jadi, yang kamu sembah bukan SANG PENCIPTA, tapi tuhannya Quraish, penduduk kota Mekkah.

Perhatikan juga ucapan nabi gadungan ini:

QS. 27 An Naml: 91
"Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (awloh sembahan Quraish Mekkah) Yang telah dijadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri."

Awloh beda dengan Tuhan Yahudi & Nasrani:

Surat ALBAQARAH (2:62)
Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Siapakah awloh? Awloh adalah batu hajar aswad, "Tuhan" bagi suku Quraish. Sebelum Muhammad memproklamirkan diri sebagai nabinya awloh, batu hajar aswad sudah demikian dikultuskan, dan menjadi salah satu penghuni Kaabah di samping 359 berhala lain sembahan suku-suku di Arab.

Ini dapat kita ketahui dari riwayat pengangkatan batu tersebut sewaktu Kaabah rusak ditimpa banjir besar. Ingat! Waktu itu Muhammad belum jadi "nabi". Suatu ketika di saat Muhammad berusia 35 tahun, Kaabah rusak ditimpa banjir. Orang-orang bersepakat membangun kembali kuil itu, tidak ketinggalan Muhammad. Ketika sampai pada saat mengembalikan Hajar Aswad (Batu Keramat berwarna Hitam) ke tempatnya semula, timbul kericuhan. Masing-masing merasa lebih berhak mendapat kehormatan mengerjakan hal itu. Orang bersitegang, hingga seluruh pekerjaan terhenti karenanya. Akhirnya dimufakati untuk menyerahkan keputusan persoalan kepada barangsiapa yang esok harinya paling dahulu berada di Masjid al Haram. Ternyata orang itu ialah Muhammad, padahal dia tidak sengaja berusaha datang lebih pagi. Kemudian, Muhammad membeberkan selembar kain, mengangkat dan meletakkan batu keramat itu di atas kain tersebut. Kemudian para kepala keluarga/kelompok/kafilah/orang terkemuka diajak beramai-ramai mengangkat dan membawa kain itu ke tempat di mana batu hitam akan diletakkan dan Muhammad sendiri meletakkannya di atas tempatnya semula. Sejak saat itu Muhammad mendapat tempat terhormat di hati orang-orang Mekah. Kewibawaan Muhammad naik di mata rakyat. Dan sejak saat itu pula, Muhammad semakin sering bersemedi di dalam gua angker, sebuah gua yang sempit dan gelap gulita, namanya gua Hira. Untuk memasuki gua tersebut, orang harus merangkak. Gua itu terletak di bukit Hira ±9km dari Mekah.

Baca juga di:
Samakah ALLAH SWT dengan Tuhannya Ibrahim dan para nabi?
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=22064


2) Simbol apa yang terpasang di atap rumah ibadatmu? Bulan Sabit. Awloh adalah dewa bulan, yg simbolnya adalah bulan sabit. Ini sudah cukup dikenal oleh bangsa-bangsa primitif di Timur Tengah sejak ribuan tahun yg lalu sebelum si Mamad lahir.

Image

Image

Image

Image

Gambar di bawah ini diperoleh dari situs ISLAM TULEN: Arrahmah.com
Image

3) Ritual apa yang dilakukan oleh para calon haji di Mekkah? Setelah muter-muter kaabah, sebisa mungkin mereka melakukan sunnah Muhammad yaitu menciumi "awloh". Hal itu dicontohkan Muhammad ketika dia melakukan ibadat haji:

Hadits Sahih Bukhari Volume 2, Book 26, Number 673:
Dikisahkan oleh Salim bahwa ayahnya berkata :
Aku melihat Rasul Allah tiba di Mekah; mula2 dia mencium batu hitam (hajar aswad) ketika akan melakukan tawaf dan berlari-lari kecil di tiga putaran (tawaf) pertama dari tujuh kali putaran (tawaf)


MUWATTA, Book 20, Number 20.33.113:
Yahya bercerita padaku dari Malik apa yang dia dengar bahwa ketika Rasul Allah SAW telah selesai Tawaf Kabah, sholat dua rokaat, dan ingin berangkat ke Safa dan Marwa, dia akan memberi hormat ke sudut tempat Batu Hitam berada sebelum berangkat.

BATU HITAM "awloh" itu begitu penting dalam ritual haji muhammad di mekah....Pertama, dia cium itu batu hitam, terus berlari keliling kabah TIGA KALI...trus berjalan keliling kabah EMPAT KALI!...

MUSLIM, Book 007, Number 2832:
Abdullah b. 'Umar (Allah be pleased with them) melaporkan: Rasul Allah (mpbuh) mengamati Tamattu’ in Hajjat-ul-Qada’, Pertama-tama dia pakai Ihram utk Umroh dan kemudian utk Haji, dan lalu memberi korban binatang. Jadi dia bawa binatang kurban itu bersamanya dari Dhu’l-Hulaifa. Rasul Allah (mpbuh) memulai Ihram utk Umroh dan dg demikian mengumumkan juga Talbiya utk Umroh. Lalu (memakai Ihram utk Haji) dan mengumumkan Talbiya utk Haji. Dan orang2 melakukan Tamattu’ ditemani Rasul Allah (mpbuh). Mereka memakai Ihram utk Umroh (pertama tama) dan kemudian yang untuk Haji. Beberapa dari mereka membawa binatang kurban. Jadi ketika Rasul Allah (mpbuh) datang ke Mekah, dia bilang pada orang2: Dia yang membawa serta binatang kurban tidak boleh menganggap apapun yang tidak hak baginya menjadi hak baginya sampai dia menyelesaikan Haji; dan dia, yang tidak membawa binatang kurban harus mengelilingi Kabah dan berlari diantara al-Safa’ dan al-Marwa dan memotong (rambutnya) dan melepas Ihram lalu memasang Ihram utk berhaji dan memberi kurban. Tapi dia yang tidak menemukan kurban, harus melakukan puasa selama tiga hari selama haji dan tujuh hari ketika dia kembali kepada keluarganya. Rasul Allah (mpbuh) mengelilingi (kabah) ketika dia sampai di Mekah: Dia pertama-tama mencium sudut (Kabah yang ada batu Hitam), lalu berlari tiga keliling dari tujuh dan berjalan empat keliling. Dan lalu ketika dia selesai mengelilingi Kabah dia melakukan sholat dua rokaat pada station (ibrahim), lalu mengucap Salaam (karena selesai Rokaat), dan berangkat ke al-Safa’ dan berlari tujuh kali antara al-Safa’ dan al-Marwa. Setelah itu dia tidak memperlakukan apapun sebagai hak segala sesuatu yang bukan hak sampai dia melengkapi hajinya dan mengurbankan kurban dihari kurban (hari ke-10 Dhu’l-Hijja). Dan lalu kembali secepatnya (ke Mekah) dan mengelilingi Kabah (dikenal sebagai tawaf ifada) setelah itu semua yang bukan hak baginya menjadi hak. Dan mereka yang membawa hewan kurban bersama mereka melakukan apa yang dilakukan Rasul Allah (mpbuh). Hadis ini diriwayatkan atas otoritas Aisha. Istri dari Rasul Allah (mpbuh), mengenai Tamattu dari Haji dan Umrah dan bagaimana melakukan Tamattu oleh para sahabat.

Ada lagi ritual selain mencium dan menghormat BATU HITAM "awloh". muhammad juga sering menunjuk menggunakan tongkat ke arah BATU HITAM seraya meneriakkan, 'allahuakbar'!...

BUKHARI, Volume 2, Book 26, Number 677:
Diriwayatkan oleh Ibn Abbas.:
Dalam Haji Terakhirnya nabi melakukan Tawaf Kaba dengan naik unta dan menunjuk sudut (kabah yg ada batu hitam) dengan tongkat yang berujung bengkok.


BUKHARI, Volume 2, Book 26, Number 697:
Diriwayatkan oleh Ibn Abbas.:
Rasul Allah melakukan Tawaf (kabah) dengan naik unta (saat itu kaki nabi sedang terluka). Ketika sampai ke sudut (yang ada batu hitam) dia menunjuk kearah batu itu memakai sesuatu pada tangannya dan berkata, “Allahu-Akbar.”


Image

Berdasarkan 3 (tiga) bukti logis ini, maka tak dapat disangkal lagi, bahwa MUSLIM itu memang *****.

Sudah jelas-jelas allah swt itu bukan Tuhan, tapi masih diyakininya sebagai Tuhan. Kalau orang Arab yang menganggap allah swt itu Tuhan, ya biarkan saja mereka, kenapa kita yang lebih cerdas dan lebih pintar dari mereka malah ikut-ikutan mereka?

Kita harus lawan habis-habisan, setiap usaha kacung-kacung Arab untuk menyebarkan Islam. Karena jelas ini adalah usaha penggoblokan, dan kita yang tidak ingin diri kita digobloki, kita harus dengan tegas menolaknya.

Kalau mereka tetap memaksa kita menyembah batu, kita harus siap dengan PERANG DUNIA KETIGA, karena membiarkan Arab tetap eksis sama saja membiarkan virus berbahaya nongkrong di bumi kita. Tidak ada cara yang lebih jitu selain menuklir Kaabah, sarang berhala itu.

RINGKASAN

3 BUKTI LOGIS DAN FAKTUIL yg TIDAK TERBANTAHKAN:
1) Arah Kiblat ke Kaabah, menunjukkan bahwa sesembahan Muslim adalah berhalanya Quraish.
2) Simbol bulan sabit, adalah simbol DEWA BULAN.
3) Ritual cium batu oleh para calon haji, yg diikuti dg seruan "Ya allah, aku datang kepadamu."
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Busman » Fri Feb 15, 2008 1:40 am

auwloh swt ini memang pecinta batu, mulai hajar aswad, batu buat lempar jumroh sampe batu cebok
User avatar
Busman
 
Posts: 2276
Joined: Fri Oct 19, 2007 9:26 pm

Postby Pembawa Pedang » Fri Feb 15, 2008 1:46 am

KESIMPULAN UNTUK THREAD INI:

TUHAN adalah sebutan bagi SANG PENCIPTA.
ALLAH SWT (dibaca: AUWOH) adalah nama berhala.

Jadi, silakan pilih: Mau menyembah TUHAN atau menyembah AWLOH?

Ini namanya kesimpulan sepihak...

Tuhan = Nama jabatan untuk Zat yg disembah...setiap agama punya tuhan sendiri sendiri...
Allah = Nama Tuhannya orang Islam

analogi

Presiden = Nama jabatan Kepala Negara...tiap negara punya presiden sendiri sendiri..

SBY = Nama Kepala Negaranya orang Indonesia...

Bedanya nya...Tiada tuhan selain Allah...bukan tiada presiden selain SBY...

Artinya Islam tidak mengakui tuhan agama lain....tapi orang indonesia mengakui adanya presiden negara lain...
Pembawa Pedang
 
Posts: 5280
Joined: Fri Mar 16, 2007 1:39 am

Postby bambang » Fri Feb 15, 2008 2:40 am

Pembawa Pedang wrote:Ini namanya kesimpulan sepihak...

Lebih parah lagi para muslim yang hanya bermodalkan PRASANGKA untuk mengatakan ALLAH-SWT = Tuhan.
Sdr. Duladi masih mending, sebelum berkesimpulan dia memberikan fakta-fakta dalam tulisannya.... nach ente!? :roll:
Pembawa Pedang wrote:Tuhan = Nama jabatan untuk Zat yg disembah...setiap agama punya tuhan sendiri sendiri...
Allah = Nama Tuhannya orang Islam

Yang seperti di atas itu tidak masuk dalam katagori KESIMPULAN, tetapi PRASANGKA! :mrgreen:
Pembawa Pedang wrote:analogi

Presiden = Nama jabatan Kepala Negara...tiap negara punya presiden sendiri sendiri..

SBY = Nama Kepala Negaranya orang Indonesia...

Bedanya nya...Tiada tuhan selain Allah...bukan tiada presiden selain SBY...

Artinya Islam tidak mengakui tuhan agama lain....tapi orang indonesia mengakui adanya presiden negara lain...

Jadi, dengan kata lain, BETUL!!
Bahwa ajaran islam oleh muhammad itu telah menciptakan tuhan yang lain disamping Tuhan, Allah bangsa Israel.

Dengan demikian, makin nyata, bahwa ajaran islam itu merupakan ajaran IBLIS yang menyesatkan manusia dengan menjadikan tuhan (Allah-SWT) bagi sebagian umat manusia (muslim).
bambang
 
Posts: 1619
Joined: Tue Aug 22, 2006 2:02 am

Postby Pembawa Pedang » Fri Feb 15, 2008 6:43 am

PP wrote:Artinya Islam tidak mengakui tuhan agama lain....tapi orang indonesia mengakui adanya presiden negara lain...


bambang wrote:Jadi, dengan kata lain, BETUL!!
Bahwa ajaran islam oleh muhammad itu telah menciptakan tuhan yang lain disamping Tuhan, Allah bangsa Israel.

Dengan demikian, makin nyata, bahwa ajaran islam itu merupakan ajaran IBLIS yang menyesatkan manusia dengan menjadikan tuhan (Allah-SWT) bagi sebagian umat manusia (muslim).

Bukan menciptakan Tuhan lain..tapi mengakui Tuhan lain selain yg diakui agama lain...yaitu Allah SWT...

Orang Israel punya tuhan lain khusus buat mereka saja..makanya disebut Tuhan Orang Israel ( bukan Allah lho )....Allah itu terjemahan belakangan karena nyontek Quran.... :lol:
Untuk itu non Israel ngga benar nyembah Tuhan orang Israel... :lol:

Wajar Islam tidak mengakui Tuhan agama lain..karena agama lain juga ngga mengakui tuhan agama Islam...bahkan seluruh agama yg ada tidak saling mengakui Tuhan agama lain...
Jika mereka saling mengakui ngga pasti mereka akan jadi 1 agama...
Pembawa Pedang
 
Posts: 5280
Joined: Fri Mar 16, 2007 1:39 am

Postby bambang » Fri Feb 15, 2008 7:55 am

Tapi ingat!! Tuhan itu Esa (bukan Allah-SWT yang esa).

Semua agama2 boleh2 saja mengakui mempunyai tuhan... tetapi yang jelas, ketika anda mempelajari tentang sejarah ketuhanan, tidak ada satupun sumber dari agama-agama yang dapat membuktikan kedahsyatan tuhannya, selain di dalam sejarah ketuhanan bangsa Israel.

Begitu juga dengan sejarah ketuhanan yang ada di dalam agama islam, tidak diketemukan catatan2 yang meyakinkan dari bangsa Arab tentang sejarah ketuhanan yang ada di dalamnya.
Semua ini membuktikan, tidak ada tuhan yang begitu nyata di dalam sejarah ketuhanan agama2 di dunia selain yang ada di dalam sejarah ketuhanan bangsa Israel saja.

Jika sekarang anda mengatakan "Wajar Islam tidak mengakui Tuhan agama lain..karena agama lain juga ngga mengakui tuhan agama Islam...bahkan seluruh agama yg ada tidak saling mengakui Tuhan agama lain..." adalah bukti keTOLOLan anda dalam pengenalan kepada Tuhan.

Terlebih lagi ketika anda mengatakan bahwa Allah-SWT itu tuhan bagi seluruh alam; kegiatan itu merupakan pembodohan terang-terangan kepada manusia yang mengenal Tuhan yang sesungguhnya (Tuhan, Allah bangsa Israel).
bambang
 
Posts: 1619
Joined: Tue Aug 22, 2006 2:02 am

Postby azizgol » Sat Feb 16, 2008 11:45 am

dengan modal kebaikan tdk otomatis Agama disebut "kebenaran".
karena "kebaikan" yg anda lihat bersifat relatif sehingga menghasilkan "kebenaran" yg bersifat relatif pula.
semua ajaran Islam itu Indah karena bersumber dari Tuhan.
azizgol
 
Posts: 488
Joined: Tue Dec 04, 2007 2:07 am

Postby Duladi » Sat Feb 16, 2008 12:12 pm

Menurut Sdr Azizgol, walaupun JAHAT & BEJAT, asal itu datangnya dari Dewa Bulan (allah swt), maka dianggap sebagai KEBENARAN.

Agama-agama lain, walaupun BAIK, BERNURANI & LOGIS, tapi karena datangnya tidak dari Dewa Bulan (allah swt), maka dianggap SALAH / KAFIR.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby 5noopy » Sat Feb 16, 2008 3:40 pm

Dan awloh gak berkuasa untuk menjaga firmannya sehingga sebagian lembaran quran ada yg dimakan ama kambing.....hihihi....

LAPORAN AISYAH

Aisha melaporkan bahwa bahwa ada satu lembaran yang berisi 2 ayat, termasuk ayat-ayat rajam, ditulis dalam lembaran yang disimpan dibawah tempat tidurnya. Sayang pada waktu pemakaman nabi SAW, seekor binatang memakannya hingga musnah. Disebutkan dalam bahasa Arab “dajin”, yang dapat berarti hewan seperti kambing, domba ataupun unggas.

Sumber :
• Ibrahim b. Ishaq al Harbis, Gharib al hadith menyebutkan “shal” yang berarti domba
• Zamakshari, al Kashaf, vol 3 p 518, footnote
• Sulaym b. Qays al Hilali, Kitab Sulaymn b. Qays, p 108
• Al Fadl b. Shadahn, al Idah, p 211
• Abd al Jalil al Qazwini, p 133

Peristiwa hilangnya ayat-ayat Al-Qur’an akibat dimakan binatang sungguh menggelikan, menyedihkan dan membuktikan bahwa Allah SWT adalah pembohong kelas kakap karena tidak bisa memenuhi apa yang dia janjikan dalam ayat berikut :
QS 15 : 9 :
Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya [793].


Pantes di islam ada hari raya kurban karena muslim keki ama kambing krn udah memakan lembaran quran.... :lol: :lol: :lol:
User avatar
5noopy
 
Posts: 160
Joined: Fri Jan 18, 2008 2:22 pm

Postby azizgol » Sun Feb 17, 2008 9:58 am

snoopy ada-ada saja.
Al Quran itu tidak berwujud, buku yg anda lihat disebut Kitab Al Quran.
pintar dikit donk :idea:
azizgol
 
Posts: 488
Joined: Tue Dec 04, 2007 2:07 am

Postby 5noopy » Sun Feb 17, 2008 1:45 pm

azizgol wrote:snoopy ada-ada saja.
Al Quran itu tidak berwujud, buku yg anda lihat disebut Kitab Al Quran.
pintar dikit donk :idea:



ya ampyuun....blo'on kali kau ini, pake blg bahwa quran gak berwujud segala....sblmnya gak pernah ada muslim yg blg quran bahwa gak berwujud.....makin kaliatan aja o'on muslim.
ya eyalah yg dimakan kambing tuh pasti lembaran2 dari quran yg akan dibikin kitab. karena awlohmu tuh gak nurunin quran yg berbentuk kitab.

wakakak.....
User avatar
5noopy
 
Posts: 160
Joined: Fri Jan 18, 2008 2:22 pm

Postby azizgol » Sun Feb 17, 2008 2:48 pm

5noopy wrote:[
ya ampyuun....blo'on kali kau ini, pake blg bahwa quran gak berwujud segala....sblmnya gak pernah ada muslim yg blg quran bahwa gak berwujud.....makin kaliatan aja o'on muslim.
ya eyalah yg dimakan kambing tuh pasti lembaran2 dari quran yg akan dibikin kitab. karena awlohmu tuh gak nurunin quran yg berbentuk kitab.

wakakak.....


apa ini ralat dari yg diatas.
kesimpulanya: Tdk ada bagian dari Al Quran yg dimakan kambing.
azizgol
 
Posts: 488
Joined: Tue Dec 04, 2007 2:07 am

Postby nayagenggong » Sun Feb 17, 2008 3:27 pm

nyembah tuhan atw auwloh?
hemm..
ana nggak mau pilih yg nggak tahu bhw amoeba itu tdk berpasangan
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Postby the-atheist » Sun Feb 17, 2008 6:48 pm

azizgol wrote:snoopy ada-ada saja.
Al Quran itu tidak berwujud, buku yg anda lihat disebut Kitab Al Quran.
pintar dikit donk :idea:

waduh.. terus yang sampe ontanya keberatan sampe perutnya menyentuh tanah itu... ngangkat apa ya?
the-atheist
 
Posts: 1412
Joined: Mon May 28, 2007 1:36 pm

PreviousNext

Return to Ttg ALLAH



Who is online

Users browsing this forum: No registered users