.

Tuhan dalam Alquran adalah Setan

Siapa 'sosok' Allah, apa maunya, apa tujuannya ?

Re: Tuhan dalam Alquran adalah Setan

Postby sibuset » Sat Apr 19, 2008 10:44 pm

Duladi wrote:Apabila kita teliti perkataan-perkataan Allah di dalam Alkitab, telusurilah mulai dari Kitab Kejadian hingga Kitab Wahyu, tak satu pun kita temukan perkataan: “Sembahlah Aku!” atau perkataan: “Apabila kamu sujud menyembah Aku, kamu akan masuk surga!”
Apabila kita temukan perkataan: “Sembahlah Allah!” Ini adalah permintaan malaikat, bukan Tuhan.

Justru yang kita temukan adalah perkataan ini:

“Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka ---> YANG MENGASIHI AKU dan YANG BERPEGANG PADA PERINTAH-PERINTAHKU.” (Keluaran 20:5-6)


Lha ini opo toh mas..?

Kel 23:33 Mereka tidak akan tetap diam di negerimu, supaya mereka jangan membuat engkau berdosa kepada-Ku, dengan beribadah kepada allah mereka, sebab tentulah hal itu menjadi jerat bagimu."
Kel 24:1 Berfirmanlah Ia kepada Musa: "Naiklah menghadap TUHAN, engkau dan Harun, Nadab dan Abihu dan tujuh puluh orang dari para tua-tua Israel dan sujudlah kamu menyembah dari jauh.

Lha ini yg ngomong malekat ato tuhan..??
sono baca lagi Alkitabnya...

Duladi wrote:KESIMPULAN:

Ternyata Tuhannya Muhammad, yang begitu gila penyembahan, adalah [edit disini]sama dengan Tuhannya Yesus dan Tuhan para nabi. Tuhannya Muhammad adalah tuhan [edit disini] yang sama yang [edit disini] ada hubungannya dengan para nabi. [jadi benarkah ]Tuhannya Muhammad adalah setan.[......???]
:lol:
User avatar
sibuset
 
Posts: 180
Joined: Thu Feb 21, 2008 7:16 pm

Postby Duladi » Sat Apr 19, 2008 11:22 pm

Sujud di situ bukan untuk maksud nyembah-nyembah, tapi untuk tanda merendahkan diri di hadapan-Nya.

Bila seandainya Tuhan dalam Bibel mengatakan: "Sembahlah Aku!" seperti awloh yang girang banget kalau disembah-sembah kayak raja gendeng, saya akan robek-robek dan bakar Bibel kitab **** itu hingga tak bersisa.

Tapi syukur alhamdulillah..... Bibel, kitab sejarah itu, tak pernah mengisahkan sosok Tuhan yang demikian.

Bagaimana gambaran sosok awloh yang sebenarnya bila dibandingkan dengan TUHAN?

Simak kisah berikut.

Kisah 2 Orang Raja

Alkisah pada zaman dahulu kala, ada 2 negeri yang masing-masing dipimpin oleh seorang Raja dengan tabiat yang berbeda.

Negeri pertama dijuluki orang sebagai negeri Jahanam, Rajanya bernama Tauhid. Pada suatu masa, sebuah desa dalam wilayah negeri itu diserang wabah penyakit yang mematikan. Rakyat menjadi sangat menderita akibat dari serangan wabah itu. Banyak di antara mereka yang meninggal. Wabah penyakit itu harus segera dihentikan, bila tidak, seluruh penduduk desa bisa punah. Maka, Raja Tauhid membuat sebuah pengumuman di seluruh negeri, bahwa barangsiapa bisa menghentikan wabah penyakit itu dan mengobati penduduk yang terserang hingga sembuh total, orang itu akan dianugerahi kedudukan penting dalam istana Raja.

Maka, datanglah seorang Tabib dari desa lain yang sangat ahli dalam pengobatan, hampir semua penyakit dia sanggup tangani, tak terkecuali penyakit yang menyerang salah satu desa di negerinya itu. Tanpa banyak basa-basi, dia langsung mengobati para penduduk yang sakit dan memberi pengarahan tentang bagaimana cara pencegahan penyakit itu agar tidak terus merajalela dan mewabah. Tidak berselang terlalu lama, maka akhirnya selamatlah desa yang tadinya diserang wabah penyakit mematikan itu. Raja Tauhid mendengar kabar tersebut, lalu mengundang sang Tabib datang ke istana.

Tatkala sang Tabib masuk ke dalam ruangan Raja, dan berdiri di hadapan Raja Tauhid yang sedang duduk di atas takhtanya, maka marahlah Raja Tauhid kepada sang Tabib yang kurang terpelajar itu. Bentak Raja, "Hei, kisanak, kenapa kamu tidak masuk ke dalam ruanganku ini dengan merangkak? Dan kenapa kamu dengan beraninya berdiri tegak di hadapanku dengan tiada bersujud?"

Harap diketahui, Raja Tauhid ini membuat suatu aturan kepada seluruh bawahannya, bahwa barangsiapa yang masuk ke dalam ruangan Raja, haruslah berjalan dengan merangkak, serta setelah sampai di hadapan Raja haruslah melakukan sembah sujud sebanyak 50 kali sebagai tanda setia dan takluk kepada Raja.

Tetapi entah karena disengaja atau memang tidak tahu lantaran para menteri yang membawanya ke istana tidak menceritakan perihal peraturan itu, sang Tabib tidak melaksanakannya. Setelah sang Tabib mendengar bentakan Raja Tauhid, sang Tabib menjadi pucat ketakutan, tapi dia tetap berdiri tegak di hadapan Raja Tauhid dengan tiada bersujud. Mungkin karena usia tuanya itu, sang Tabib menjadi sangat pikun dan bingung, tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Dia malah melotot membalas tatapan Raja Tauhid.

Akhirnya, Raja Tauhid menjadi murka. Raja Tauhid berteriak kepada prajuritnya yang menjaga pintu, "Seret Tabib murtad ini ke luar, dan pancung dia!" Maka diseretlah Tabib malang itu ke luar istana lalu dipancunglah ia. Trenyuh memang, jasa mulia yang telah dia berikan untuk negeri tersebut menjadi hilang seketika hanya lantaran aturan gila Raja Tauhid.

Rupanya, Raja Tauhid lebih mementingkan egonya daripada kebaikan/jasa yang telah dilakukan rakyat terhadap negeri yg dipimpinnya.

Sementara itu, negeri kedua yang letaknya di belahan lain bumi ini, namanya Negeri Firdaus, juga mengalami permasalahan serupa yang tidak jauh berbeda dengan kasus yang menimpa negeri Jahanam. Salah satu desa dalam wilayah negeri Firdaus ditimpa wabah penyakit yang mematikan. Rajanya bernama Esa, membuat pengumuman di seluruh negeri dan menjanjikan kedudukan yang istimewa di istana sebagai pahala bagi siapa yang sanggup menghentikan wabah yang menimpa salah satu desa di negerinya.

Sebagaimana di negeri Jahanam, maka akhirnya seorang Tabib dari desa lain mampu menghentikan wabah penyakit mematikan itu dan menyembuhkan semua penduduk yang sakit.

Raja Esa mendengarnya dan bersukacita, lalu mengundang sang Tabib ke istana untuk menghadap.

Ketika sang Tabib sampai di hadapan Raja, sang Tabib terpesona oleh keindahan takhta Raja Esa dan kemuliaan yang terpancar dari wajah sang Raja. Sehingga dia lupa untuk bersujud sebagai tanda hormat. Setelah berselang beberapa saat, akhirnya seorang menteri yang berdiri di samping takhta berkata dengan lembut kepada sang Tabib, "Wahai Tabib, sembahlah Rajamu."

Mendengar salah satu menterinya menegur sang Tabib, Raja Esa lalu memotong, "Sudahlah, tidak perlu begitu. Yang saya kehendaki bukanlah penyembahan, melainkan bagaimana rakyatku ini bisa hidup aman sentosa, damai sejahtera dan terhindar dari segala malapetaka."

Mendengar kata-kata Raja Esa, sang Tabib langsung rebah menelungkup di hadapan Raja, sambil menangis terharu dia berkata, "Betapa bahagianya kami, memiliki Raja yang arif bijaksana seperti engkau. Semoga kekuasaan dan kemuliaan akan terus berada di tanganmu, wahai Rajaku yang baik."

Sesuai janjinya, Raja Esa memberi kedudukan kepada Tabib itu di istananya.

--------------------------------------------

Nah, dari kisah di atas, wahai para pembaca, Raja manakah yang kau suka dan kau pilih? Raja Tauhid ataukah Raja Esa?

Pesan saya:

Bila Anda suka dengan perangai dan watak Raja Tauhid, maka silakan kau pilih ALLAH SWT sebagai sesembahanmu.

Bila Anda suka dengan sifat dan karakter Raja Esa, maka silakan kau pilih TUHAN SEMESTA ALAM sebagai sesembahanmu.

Semoga cerita ini bermanfaat untuk merangsang hikmat dan akal budimu.

Salam,
DULADI
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby azizgol » Sun Apr 20, 2008 6:53 am

berikut perbedaan antara Allah Tuhan dlm islam dan setan;

Allah adalah pencipta setan dan yg mengaturnya.
setan adalah makhluk ciptaan Allah yg bertugas menyesatkan manusia.

Allah adalah pemberi petunjuk jalan yg benar.
setan mengajak manusia kejalan yg sesat.

karena semua aktiftas setan telah diatur Allah maka bisa ditarik kesimpulan Allahlah yg menyesatkan manusia dan sekaligus memberi petunjuk pada manusia.
perlu dipahami bahwa di kehidupan dunia ini, hanya manusia yg menjadi subjeknya dan makhluk Allah yg lain baik yg berwujud atau yg gaib, benda mati atau mahkluk hidup sama sekali tidak akan dimintai pertanggungan jawaban tentang segala amal perbuatan baik atau jelek.

meskipun setan atau iblis bersifat jahat dan selalu mengajak manusia dalam kesesatan, mereka kelak tdk akan pernah diadili di ahirat dan tempat mereka sudah jelas, dari api akan kembali ke api(neraka). banyak yg berpendapat hal ini tdk adil bagi setan atau iblis, perlu diingat mereka bukan subjek, jadi segala perbuatan mereka tdk menjadi tanggung jawab mereka, sama saja dgn biantang.

banyak juga yg berpendapat, kenapa Allah tdk menyuruh setan atau iblis berbuat baik saja, dan menjadikan mereka baik ? sekali lagi mereka bukan subjek di kehidupan dunia, dan dijadikannya mereka demikian agar manusia bisa mengambil pelajaran, untuk menjadikan manusia ke tingkat lebih mulia.
azizgol
 
Posts: 488
Joined: Tue Dec 04, 2007 2:07 am

Postby sibuset » Sun Apr 20, 2008 8:21 am

Duladi wrote:Sujud di situ bukan untuk maksud nyembah-nyembah, tapi untuk tanda merendahkan diri di hadapan-Nya.


Kel 24:1 Berfirmanlah Ia kepada Musa: "Naiklah menghadap TUHAN, engkau dan Harun, Nadab dan Abihu dan tujuh puluh orang dari para tua-tua Israel dan sujudlah kamu menyembah dari jauh.

ah... si duladi bisa aja.... :D
bahkan malah ngancam bakal ngebinasain kalo nyembah Allah lain :D
User avatar
sibuset
 
Posts: 180
Joined: Thu Feb 21, 2008 7:16 pm

Postby Duladi » Sun Apr 20, 2008 10:44 am

sibuset wrote:
Duladi wrote:Sujud di situ bukan untuk maksud nyembah-nyembah, tapi untuk tanda merendahkan diri di hadapan-Nya.


Kel 24:1 Berfirmanlah Ia kepada Musa: "Naiklah menghadap TUHAN, engkau dan Harun, Nadab dan Abihu dan tujuh puluh orang dari para tua-tua Israel dan sujudlah kamu menyembah dari jauh.

ah... si duladi bisa aja.... :D
bahkan malah ngancam bakal ngebinasain kalo nyembah Allah lain :D

Ya wajar dong, khan umat Israel adalah umat kesayanganNya, ibarat seorang gadis yang dipingit dan dikhususkan hanya untuk calon pengantin pria saja. Bila si gadis berbuat zinah atau mendua hati kepada pria lain, maka si pria akan marah.

Kamu harus jujur dalam melihat konteksnya. Di situ YAHWEH berbicara kepada siapa dan ditujukan kepada siapa. Yahweh tidak pernah mengancam bangsa-bangsa lain, malah Yahweh membiarkan bangsa-bangsa itu hidup dengan dewa-dewi dan peradaban mereka sendiri. Ketahuilah! Di masa nabi Musa, bangsa India dan bangsa Tiongkok sudah ada dan telah mencapai kejayaan peradaban yang cukup signifikan, sebagaimana bangsa Mesir. Musa yang pernah berkontak langsung dengan Mesir pun, tak pernah mendapat perintah untuk membinasakan Mesir karena menolak menyembah Yahweh. Sepuluh hukuman di Mesir dan pembinasaan Firaun oleh Tuhan di lautan lepas semata-mata karena bangsa itu terus melawan dan berusaha memperbudak umat Israel. Pada hakikatnya TUHAN tidak gila disembah dan membiarkan bangsa Mesir hidup dengan penyembahan dewa-dewanya. Kecemburuan Tuhan hanya ditujukan kepada umat Israel saja, dan ini wajar sebab Israel adalah umat yang dikhususkan bagiNya.

Jangan Anda menyamakan YAHWEH Tuhan Semesta Alam yang sudah terbukti keilahianNya itu dengan JIMAT ARAB yang tidak punya kuasa ilahi apa-apa. Muhammad dengan mengatasnamakan JIMAT ARAB, hanya sekedar meniru-niru tabiat YAHWEH kepada umat Israel. Watak cemburuan yang dimiliki AWLOH hanyalah bentuk peniruan (tiru-tiru) atas sikap YAHWEH terhadap umat Israel.

Bila kita perhatikan dengan seksama, jelas sekali perbedaannya antara YAHWEH dengan awloh sang jimat Arab. YAHWEH tidak ****, Dia tidak gila disembah-sembah seperti halnya awloh yang gila disembah.

Watak gila disembah adalah watak yang dungu dan sama sekali tidak pantas dimiliki oleh SANG PENCIPTA.

------

Lanjutan Kisah 2 Raja:

Harap diketahui, Raja Tauhid ini membuat suatu aturan kepada seluruh bawahannya, bahwa barangsiapa yang masuk ke dalam ruangan Raja, haruslah berjalan dengan merangkak, serta setelah sampai di hadapan Raja haruslah melakukan sembah sujud sebanyak 50 kali sebagai tanda setia dan takluk kepada Raja.

Tetapi entah karena disengaja atau memang tidak tahu lantaran para menteri yang membawanya ke istana tidak menceritakan perihal peraturan itu, sang Tabib tidak melaksanakannya. Setelah sang Tabib mendengar bentakan Raja Tauhid, sang Tabib menjadi pucat ketakutan, tapi dia tetap berdiri tegak di hadapan Raja Tauhid dengan tiada bersujud. Mungkin karena usia tuanya itu, sang Tabib menjadi sangat pikun dan bingung, tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Dia malah melotot membalas tatapan Raja Tauhid.

Akhirnya, Raja Tauhid menjadi murka. Raja Tauhid berteriak kepada prajuritnya yang menjaga pintu, "Seret Tabib murtad ini ke luar, dan pancung dia!" Maka diseretlah Tabib malang itu ke luar istana lalu dipancunglah ia. Trenyuh memang, jasa mulia yang telah dia berikan untuk negeri tersebut menjadi hilang seketika hanya lantaran aturan gila Raja Tauhid.

Rupanya, Raja Tauhid lebih mementingkan egonya daripada kebaikan/jasa yang telah dilakukan rakyat terhadap negeri yg dipimpinnya.

Setelah Tabib itu diseret keluar untuk dieksekusi mati, datang seorang penjahat, dia seorang pemerkosa dan perampok ulung di wilayah ini. Dia tertangkap dan minta pengampunan dari sang Raja Tauhid. Raja Tauhid sudah membuat suatu aturan, barangsiapa bersedia sujud menyembah Raja Tauhid sebanyak 200 kali dengan disaksikan oleh seluruh menteri, maka dosa atau kejahatan sebesar apa pun akan diampuni.

Maka, ketika perampok dan pemerkosa bejat itu tiba di depan pintu ruangan Raja, ia segera merangkak perlahan dan setelah persis di hadapan sang Raja, ia sujud sebanyak 200 kali sesuai dengan peraturan. Setelah selesai sujud 200 kali, tanpa basa-basi, sang Raja Tauhid berkata, "Bagus Kisanak. Aku ampuni kejahatan-kejahatanmu. He...he...he... Kamu benar-benar mengerti apa yang aku inginkan."

Maka, si perampok dan pemerkosa itu pun bebas berkeliaran melakukan aksi-aksinya kembali.

Apa yang dijalankan oleh Raja Tauhid tersebut sesuai dengan bunyi Hadist Bukhari:

Diriwayatkan oleh Abu Dharr : Nabi berkata, Jibril datang padaku dan memberi aku kabar baik bahwa siapa saja yang mati tanpa menyembah apapun selain Allah akan masuk surga. Aku bertanya (pada Jibril), "Walaupun dia mencuri, walaupun dia berzinah?" Dia menjawab, "Ya, Walaupun dia mencuri, dan walaupun dia berzinah." (Sahih Bukhari Vol 9, Book 93. Oneness, Uniqueness Of Allah (Tawheed). Hadith 579.)

Hafal 99 Asma Allah, akan masuk surga

Sahih Muslim, Book 035, Number 6475:
Abu Huraira melaporkan rasulullah (saw) mengatakan : Ada 99 nama Allah; orang yg setia menghafalnya akan masuk Surga...
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Sun Apr 20, 2008 11:46 am

Lihat, kesamaan IBLIS dengan AWLOH

Lukas 4
6 Kata Iblis kepada-Nya: "Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki.
7 Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu."

IBLIS lalu mengulangnya di Alquran:

QS 29:56
“Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas, maka sembahlah Aku saja.”

IBLIS lalu mengulangnya di Hadist:

Sahih Bukhari Vol 9, Book 93. No. 579.
Diriwayatkan oleh Abu Dharr : Nabi berkata, Jibril datang padaku dan memberi aku kabar baik bahwa siapa saja yang mati tanpa menyembah apapun selain Allah akan masuk surga. Aku bertanya (pada Jibril), "Walaupun dia mencuri, walaupun dia berzinah?" Dia menjawab, "Ya, Walaupun dia mencuri, dan walaupun dia berzinah."

==========================

Perkataan AWLOH = Perkataan IBLIS

Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas (= sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki.)

Matius 4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya

siapa saja yang mati tanpa menyembah apapun selain Allah akan masuk surga, walaupun dia pencuri dan walaupun dia pezinah. (= sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki. Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu.)

SURGANYA AWLOH = KESENANGAN DUNIA YG IBLIS MILIKI

Ingat perkataan ini: "Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku"

Menjadi pemuja Awloh, ia akan dapat kenikmatan SEKS tanpa batas, membunuh orang, merampas harta benda orang, memperbudak orang dan melakukan apa saja semaunya, sebab dunia ini ibarat telah menjadi miliknya sendiri. Orang-orang kafir dianggap sebagai tamu belaka.

Ingat perkataan: "Sebab bumi-ku luas".

Tuhan memang telah membiarkan bumi ini menjadi tempat tinggal Iblis sampai hari kiamat:

Wahyu 12:9 Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

Karena Iblis ada di bumi, sedangkan TUHAN ada di surga (di langit), itulah sebabnya para pemuja AWLOH menyembahnya ke bumi dan bukan ke langit karena AWLOH=IBLIS (berwujud batu hitam).

Muhammad melarang pengikutnya menyembah TUHAN di langit, tapi harus menyembah IBLIS yang telah jatuh ke bumi itu:

Sahih Muslim Book 4. Prayer. Hadith 0862
Jabir bin samura melaporkan:Rasul berkata : Orang2 yang memandang ke langit di saat berdoa diharuskan menghindari itu atau mereka kehilangan penglihatannya

Sahih Muslim Book 4. Prayer. Hadith 0863
Abu Huraira melaporkan: Orang2 diharuskan menghindari memandang langit di saat sedang sembahyang, atau mata mereka akan di renggut.

QS 2:144. Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi Al Kitab memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.

IBLIS yang tercampak ke bumi itu mengganti namanya dengan 4JJL (=awloh), dan bersarang di dalam Ka'bah berwujud batu hitam.

Hadits riwayat Ibnu Majah
Rasulullah SAW bersabda: Dibukakan pintu langit dan diperkenankan doa orang muslim ketika melihat Ka'bah.

Hadits Tirmizi
Batu Hitam Hajar Aswad adalah sebagai tempat berdoa yang mustajab

Jadi, kalian tidak usah bingung, kenapa Muhammad melarang muslim berdoa menghadap ke langit, tapi ke bumi Mekkah, sebab yang disembah Muhammad adalah IBLIS yang tempat tinggalnya di bumi akibat terusir dari surga.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Sun Apr 20, 2008 12:06 pm

Kalian jangan heran, bila Muhammad pernah mengucapkan kata-kata ini:

Hadith Sahih Muslim 4363
"Kalian harus tahu bahwa bumi ini milik Allah dan RasulNya dan Saya ingin mengusir kalian (orang-orang kafir yang tidak mau memuja awloh/Iblis) dari tanah ini."

Sebab, bumi ini memang milik IBLIS atas restu Tuhan:

Matius 4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya

IBLIS adalah Penguasa Bumi.
Bumi ini adalah milik Awloh, itu benar.
Dan setiap orang yang menjadi pemuja awloh, dia akan mendapatkan kesenangan duniawi tanpa batas, karena awloh berkenan memberikannya.

Sesuai dengan perkataan ini:

Lukas 4:7 Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu."

Hadist Bukhari no. 579
siapa saja yang mati tanpa menyembah apapun selain Allah akan masuk surga, walaupun dia pencuri dan walaupun dia pezinah

Intinya, PENYEMBAHAN itu menjadi syarat mutlak bagi Iblis, untuk memuasi keinginan Iblis yang gila hormat dan gila kekuasaan itu.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Rainn Forestha » Sun Apr 20, 2008 12:29 pm

Memang ngeri ya punya raja seperti raja tauhid... lebih cinta ritual pemujaan ketimbang penyembahan oleh perilaku yang menunjukkan ucapan syukur !!!
User avatar
Rainn Forestha
 
Posts: 668
Joined: Tue Apr 25, 2006 9:49 pm
Location: earth

Postby sibuset » Sun Apr 20, 2008 9:43 pm

Kapir.. kapir.. kan kau yang bilang di awal thread
Duladi wrote:......telusurilah mulai dari Kitab Kejadian hingga Kitab Wahyu, tak satu pun kita temukan........


udah kutelurusi dan kutemui.. malah kau ngeles seenaknya..

Duladi wrote:Apabila kita temukan perkataan: “Sembahlah Allah!” Ini adalah permintaan malaikat, bukan Tuhan.


yang kutemui itu perkataan Malaikatkah..?? :D

Pir..pir..

Duladi wrote:Saudaraku, Tuhan memang HARUS kita sembah, tapi bukan Tuhan yang minta. Kita menyembah Tuhan karena kesadaran kita sendiri, bahwa Tuhan itu sungguh-sungguh Kudus dan Mulia, besar kasih setiaNya, tidak ada yang menyamai Dia. Tapi kalau sampai ada sosok Tuhan yang dengan sengaja minta diri-Nya disembah, itu bukan Tuhan, tapi SETAN. Tuhan yang Asli tidak pernah memberikan perintah seperti itu.


Kau jualan kecap jangan disini.. lagian selain Alkitab itu udah dipalsuin, ini bukan forum Kristen... ngapain kau bawa2 disini.. :D
User avatar
sibuset
 
Posts: 180
Joined: Thu Feb 21, 2008 7:16 pm

Postby audy_valentine » Mon Apr 21, 2008 7:32 am

lha yang tadi pertama-tama bawa ayat alkitab siapa ya...

Alkitab udah dipalsuin, tapi masih ngotot Mekkah disebut-sebut dalam alkitab dan Muhammad dinubuatkan dalam Alkitab

Muhammad ternyata dinubuatkan dalam "kitab palsu" dan "kitab porno", ya?
User avatar
audy_valentine
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby Duladi » Mon Apr 21, 2008 12:37 pm

sibuset wrote:Kapir.. kapir.. kan kau yang bilang di awal thread
Duladi wrote:......telusurilah mulai dari Kitab Kejadian hingga Kitab Wahyu, tak satu pun kita temukan........


udah kutelurusi dan kutemui.. malah kau ngeles seenaknya..

Tidak. Anda tidak menemukan apa yang saya maksud.

Sibuset wrote:
Duladi wrote:Apabila kita temukan perkataan: “Sembahlah Allah!” Ini adalah permintaan malaikat, bukan Tuhan.


yang kutemui itu perkataan Malaikatkah..?? :D


Saya tidak menemukan kesan Tuhan Gila Disembah dari ayat itu.
Justru yang saya tangkap, Tuhan hendak menunjukkan kewibawaannya kepada segenap orang-orang Israel agar mereka semua menaruh hormat dan tidak berani bersikap kurang ajar terhadap Tuhan.

Adakah ucapan seperti ini di situ: "Sujudlah menyembahku 50 kali, nanti kalian akan kuberi pahala dan akan kuampuni dosa-dosa kalian, tidak peduli dirimu pencuri atau pezinah."

Jadi, karena Anda belum mengerti maksud saya di thread ini, sehingga dengan seenaknya mencomot ayat Bibel untuk menjawab. Perhatikan penjelasan-penjelasan saya, pahami isinya, pahami esensi dari apa yang saya tuliskan di sini, jangan sekedar main comot tapi justru semakin membuktikan bahwa TUHAN yang ada di dalam Bibel benar-benar BERBEDA SAMA SEKALI dengan awloh.

Sibuset wrote:
Duladi wrote:Saudaraku, Tuhan memang HARUS kita sembah, tapi bukan Tuhan yang minta. Kita menyembah Tuhan karena kesadaran kita sendiri, bahwa Tuhan itu sungguh-sungguh Kudus dan Mulia, besar kasih setiaNya, tidak ada yang menyamai Dia. Tapi kalau sampai ada sosok Tuhan yang dengan sengaja minta diri-Nya disembah, itu bukan Tuhan, tapi SETAN. Tuhan yang Asli tidak pernah memberikan perintah seperti itu.


Kau jualan kecap jangan disini.. lagian selain Alkitab itu udah dipalsuin, ini bukan forum Kristen... ngapain kau bawa2 disini.. :D


Walau saya tidak menganggap Alkitab buku keramat dari surga, tapi saya percaya bahwa isinya benar. Sebab Alkitab adalah buku sejarah yang sangat bisa dipercaya, karena proses penyusunannya sangat manusiawi dan masuk akal. Tidak seperti Alquran yang cuma buku mistis isapan jempol kuda.

Mengenai Alquran, dengan apa saya menganalogikan? Seperti ini. Saya menulis kumpulan suara hati saya dalam sebuah buku tebal, protes-protes saya, kemarahan-kemarahan saya, cita-cita dan harapan-harapan saya, ego-ego saya, dan pengakuan-pengakuan sepihak dari saya. Setelah buku itu rampung, saya bilang kepada teman-teman saya: "Saya baru saja mendapatkan buku ini dari malaikat Jibril. Jibril telah membawanya dari surga." :lol:

Orang yang intelek dan berpengetahuan, berakal sehat dan ilmiah, siapa yang percaya? :lol:

Alkitab tidak demikian. Alkitab seperti layaknya buku-buku ilmiah pada umumnya, ditulis secara wajar dan masuk akal, sehingga ia bisa diterima sebagai buku pengetahuan, buku sejarah, buku biasa tanpa harus disembah-sembah atau dikultuskan sebagai KITAB DEWA. Jadi, kalau saya membawa Alkitab di sini, tentu saja bukan untuk promosi agama Kristen, tapi sekedar menyajikan apa yang tertulis dalam catatan sejarah.

Orang yang pintar dan intelek, tentu lebih percaya pada tulisan surat kabar daripada tulisan komik Donald Bebek, sekalipun komik Donald Bebek itu diklaim buku yang jatuh dari langit. :wink:

Orang yang percaya pada bualan "buku jatuh dari langit" adalah orang gendeng... gak waras pikirannya. Saya di sini berusaha untuk realistis dan tidak percaya pada hal-hal yang mengada-ada.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Maher-Shalal » Wed Apr 30, 2008 1:11 am

Ayat Keluaran 24:1 bukan merupakan perintah Tuhan semesta alam untuk dilakukan umat Yahudi sebagai peringatan atau ibadah atau ritual. Baca lagi ayat2 Quran dan Hadits yang diberikan oleh Pak Duladi. Akan terlihat perbedaannya.
User avatar
Maher-Shalal
 
Posts: 1364
Joined: Mon Mar 17, 2008 4:49 pm
Location: Between heaven and hell

Postby OLLOH » Wed Apr 30, 2008 2:05 pm

azizgol wrote:berikut perbedaan antara Allah Tuhan dlm islam dan setan;

Allah adalah pencipta setan dan yg mengaturnya.
setan adalah makhluk ciptaan Allah yg bertugas menyesatkan manusia.

Tuhan tdk menciptakan setan, setan bisa menjadi begitu karena pilihannya sendiri yg ingin menjadi spt Tuhan. Tuhan menciptakan segala sesuatu baik, ttp malaikat, manusia bisa memilih apakah berdosa atau menjauhi dosa, Tuhan tdk menciptakan ROBOT!! tp mahluk hidup yg diberi kuasa utk memilih langkah2 nya, maka jika si mahluk hidup tsb memilih langkah yg salah itu semua adalah keputusan dia!!

Allah adalah pemberi petunjuk jalan yg benar.
setan mengajak manusia kejalan yg sesat.

karena semua aktiftas setan telah diatur Allah maka bisa ditarik kesimpulan Allahlah yg menyesatkan manusia dan sekaligus memberi petunjuk pada manusia.
perlu dipahami bahwa di kehidupan dunia ini, hanya manusia yg menjadi subjeknya dan makhluk Allah yg lain baik yg berwujud atau yg gaib, benda mati atau mahkluk hidup sama sekali tidak akan dimintai pertanggungan jawaban tentang segala amal perbuatan baik atau jelek.


meskipun setan atau iblis bersifat jahat dan selalu mengajak manusia dalam kesesatan, mereka kelak tdk akan pernah diadili di ahirat dan tempat mereka sudah jelas, dari api akan kembali ke api(neraka). banyak yg berpendapat hal ini tdk adil bagi setan atau iblis, perlu diingat mereka bukan subjek, jadi segala perbuatan mereka tdk menjadi tanggung jawab mereka, sama saja dgn biantang.

banyak juga yg berpendapat, kenapa Allah tdk menyuruh setan atau iblis berbuat baik saja, dan menjadikan mereka baik ? sekali lagi mereka bukan subjek di kehidupan dunia, dan dijadikannya mereka demikian agar manusia bisa mengambil pelajaran, untuk menjadikan manusia ke tingkat lebih mulia.


sekali lagi Tuhan tdk pernah menyesatkan manusia, tp manusia yg memilih jalannya sendiri & yes iblis atau setan selalu berusaha membujuk manusia utk memilih jalan yg salah, krn iblis atau setan sdh bakal masuk neraka jahanam krn keputusan mrk yg salah dahulu kala & mrk ingin mengajak sebyk2 nya manusia masuk neraka bersama mrk krn mrk tau rencana Tuhan yg mulia utk manusia & mrk tdk suka krn mrk tau bahwa suatu hari nanti iblis & setan akan dilempar dineraka!!

didlm iblis atau setan tdk ada sesuatu yg baik krn sesuatu yg baik pada mrk sdh diganti dgn semua yg tdk baik krn pemberontakan mrk kpd Tuhan.
OLLOH
 
Posts: 470
Joined: Fri Apr 04, 2008 9:51 am

Postby azizgol » Sun May 04, 2008 11:55 am

OLLOH wrote:
azizgol wrote:berikut perbedaan antara Allah Tuhan dlm islam dan setan;

Allah adalah pencipta setan dan yg mengaturnya.
setan adalah makhluk ciptaan Allah yg bertugas menyesatkan manusia.

Tuhan tdk menciptakan setan, setan bisa menjadi begitu karena pilihannya sendiri yg ingin menjadi spt Tuhan. Tuhan menciptakan segala sesuatu baik, ttp malaikat, manusia bisa memilih apakah berdosa atau menjauhi dosa, Tuhan tdk menciptakan ROBOT!! tp mahluk hidup yg diberi kuasa utk memilih langkah2 nya, maka jika si mahluk hidup tsb memilih langkah yg salah itu semua adalah keputusan dia!!

.

ya.. itulah kelemahan teori ketuhanan kristen dan menunjukan letak kesalahan berpikir ajaran kristen.

coba pikir, jika Tuhan tdk menyuruh setan untuk sesat tetapi setan sesat atas pilihanya sendiri, hal tsb menunjukan bahwa Tuhan tdk punya kuasa atas setan dan semua orang yg berprilaku setan. bisa juga Tuhan menciptakan malaikat yg tdk sempurna sehingga error lantas menjelma menjadi setan, klo teori anda spt itu maka bisa dibilang Tuhan tdk sempurna ujung2nya berarti Tuhan yg tdk kuasa.

sungguh sangat disayangkan ajaran yg salah ini secara turun temurun diajarkan dan dianggap ajaran yg benar. coba bangdingkan dgn ajaran yg pasti benar;
hanya manusia yg mempunyai pilihan di dunia ini.
malaikat atau setan sama sekali tdk punya pilihan, karena mereka sudah diciptakan bersifat baik dan satunya bersifat buruk.
azizgol
 
Posts: 488
Joined: Tue Dec 04, 2007 2:07 am

Postby the-atheist » Sun May 04, 2008 12:59 pm

sibuset wrote:
Duladi wrote:Sujud di situ bukan untuk maksud nyembah-nyembah, tapi untuk tanda merendahkan diri di hadapan-Nya.


Kel 24:1 Berfirmanlah Ia kepada Musa: "Naiklah menghadap TUHAN, engkau dan Harun, Nadab dan Abihu dan tujuh puluh orang dari para tua-tua Israel dan sujudlah kamu menyembah dari jauh.

ah... si duladi bisa aja.... :D
bahkan malah ngancam bakal ngebinasain kalo nyembah Allah lain :D

Baca ceritanya ngga?
Itu kan di gunung Sinai? Wakakakaa... ngga perlu sampe 50 ribu tahun segala..
yup.. sujud menyembah... Tapi ngga nungging nungging. :D Sujud menyembah itu bisa dilihat di beberapa gereja orthodox. ;) Hanya berlutut kok.
the-atheist
 
Posts: 1412
Joined: Mon May 28, 2007 1:36 pm

Postby Maher-Shalal » Sun May 04, 2008 10:57 pm

azizgol wrote:coba pikir, jika Tuhan tdk menyuruh setan untuk sesat tetapi setan sesat atas pilihanya sendiri, hal tsb menunjukan bahwa Tuhan tdk punya kuasa atas setan dan semua orang yg berprilaku setan. bisa juga Tuhan menciptakan malaikat yg tdk sempurna sehingga error lantas menjelma menjadi setan, klo teori anda spt itu maka bisa dibilang Tuhan tdk sempurna ujung2nya berarti Tuhan yg tdk kuasa.


Memberikan kebebasan dalam memilih tidak berarti tidak memiliki kuasa..
User avatar
Maher-Shalal
 
Posts: 1364
Joined: Mon Mar 17, 2008 4:49 pm
Location: Between heaven and hell

Postby Yehuda » Sun May 04, 2008 11:17 pm

"coba pikir, jika Tuhan tdk menyuruh setan untuk sesat tetapi setan sesat atas pilihanya sendiri, hal tsb menunjukan bahwa Tuhan tdk punya kuasa atas setan dan semua orang yg berprilaku setan"



Oh jadi maksud ente, Allah yang maha besar itu mau ente samain sama nabi ente yang punya kuasa seperti muhammad terhadap pengikutnya???

Bedain punya kuasa dan pemaksaan kehendak!!! Allah punya kuasa tapi tidak memaksakan kalau dia itu Tuhan dan ngaku Tuhan "Akulah Allahmu yang telah membawa kamu keluar dari mesir" emang ada pemaksaan dari kalimat diatas???

Beda kan sama tuhannya muhammad??? tuhannya aja udah salah, alagi yang diutusnya...

Belajar lagi mengenai kitab suci yang namanya Alkitab!!!
User avatar
Yehuda
 
Posts: 3047
Joined: Fri Jan 18, 2008 8:07 pm
Location: Depok

Postby Duladi » Thu Jun 12, 2008 8:44 pm

Saya tantang semua muslim: Buktikan allah sama dengan TUHAN!
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby anshori2007 » Fri Jun 13, 2008 9:14 am

Duladi wrote:Lihat, kesamaan IBLIS dengan AWLOH

Jadi, kalian tidak usah bingung, kenapa Muhammad MELARANG MUSLIM BERDOA MENGHADAP KE LANGIT, tapi ke bumi Mekkah, sebab yang disembah Muhammad adalah IBLIS yang tempat tinggalnya di bumi akibat terusir dari surga.


Sahih Muslim Vol. I No.863, Abu Huraira menyatakan Rasul Alloh berkata,” orang-orang tidak boleh mengarahkan mata menghadap surga jika ingin sembahyang, kalau tidak MATA MEREKA AKAN DICUNGKIL KELUAR.
User avatar
anshori2007
 
Posts: 240
Joined: Thu Sep 27, 2007 2:01 pm
Location: Surga 72 Bidadari Betis Transparan

Re:

Postby I Want You » Sat Nov 14, 2009 2:04 pm

anshori2007 wrote:
Sahih Muslim Vol. I No.863, Abu Huraira menyatakan Rasul Alloh berkata,” orang-orang tidak boleh mengarahkan mata menghadap surga jika ingin sembahyang, kalau tidak MATA MEREKA AKAN DICUNGKIL KELUAR.


kenapa tidak boleh menghadap surga jika ingin sembahyang ? bukankah Tuhan bertahta di surga ? :stun: :stun: :stun: aneh banget yah ? :stun: :stun: :stun:
User avatar
I Want You
 
Posts: 2394
Joined: Thu May 07, 2009 2:20 pm
Location: Serambi Yerusalem

PreviousNext

Return to Ttg ALLAH



Who is online

Users browsing this forum: No registered users