.

BEGINILAH SEHARUSNYA AKHLAQ HUBUNGAN DENGAN NON MUSLIM

a/l ttg hak2 kaum dhimmi, kafir, minoritas non-Muslim, murtadin, musryikun dlm Islam.

Postby cristiano_ronaldo » Fri Mar 02, 2007 12:53 pm

Bener tuh swatantre..

Knp tuh pke acara tutup2 gereja..pake alasan gak punya ijin kek,mengganggu ketenagan kek..
Bilang aja klo kalian tuh takut kepincut ma qta yg lemah lembut n kaya damai sejahtera.
G ada yg namanya pedang-pedang,cambuk-cambuk.

Gak kyk muslim tuh..Kasihan ya kalian

Berobatlah kerajaan Allahku sudah dekat.....
User avatar
cristiano_ronaldo
 
Posts: 46
Joined: Tue Feb 27, 2007 11:23 am
Location: old trafford

Postby CostaNostra » Fri Mar 02, 2007 1:31 pm

ADA ORANG BIJAK YANG PERNAH BERKATA :

" MANUSIA YANG BER-AKAL AKAN BERUSAHA MENYESUAIKAN DIRINYA DENGAN DUNIA, SEDANGKAN ORANG BEBAL MENUNTUT SUPAYA DUNIA MENYESUAIKAN DIRI DENGAN KEINGINANNYA, DAN JIKA SEMAKIN BANYAK ORANG BEBAL YANG DIJADIKAN PANUTAN, SANGAT MASUK AKAL JIKA DUNIA SEMAKIN CEPAT MENUJU KEHANCURANNYA"


KALAU SI ABU AMAR MALAS BERTAMASYA MATA DI SITUS INI MENGENAI TOLERANSI MUSLIM, SAYA COBA BERI ANALOGI YANG MUDAH BUAT ANDA :

" ANJING HANYA AKAN BERGAUL DENGAN ANJING KUCING JUGA HANYA AKAN BERGAUL DENGAN KUCING, MESKIPUN KEDUA JENIS BINATANG INI HIDUP DALAM LINGKUNGAN YANG SAMA "

IRONIS RASANYA MELIHAT BANYAK MANUSIA YANG MEMPUNYAI AKAL, LOGIKA DAN NURANI YANG NOTABENE TIDAK DIMILIKI OLEH BINATANG BERUSAHA MENJADIKAN MANUSIA LAINNYA SAMA DENGAN DIRINYA ( dalam konteks diskusi kita, ideologi/prinsip tentunya )

ADA BANYAK CONTOH DALAM SEJARAH YANG MEMBUKTIKAN BAHWA USAHA-USAHA YANG MENJADIKAN SEGALA SESUATUNYA SAMA BAGI SETIAP ORANG SELALU BERAKHIR DENGAN KEGAGALAN, CONTOH :

- PARTAI NAZI YANG BERUSAHA MENJADIKAN DUNIA INI MENERIMA IDEOLOGI MEREKA AGAR TERCIPTA KEDAMAIAN.

- PAHAM APARTHEID YANG INGIN MENJADIKAN DUNIA INI DI BAWAH DOMINASI KULIT PUTIH.

- DEMIKIAN JUGA DENGAN PARTAI KOMUNIS, TAPI YANG MENARIK DARI FAHAM INI ADALAH SEPERTI YANG KITA LIHAT DI RRC SEKARANG INI, KATA - KATA ORANG BIJAK YANG SAYA KUTIP DI ATAS SANGAT RELEVAN.

JADI YANG INGIN SAYA KATAKAN KEPADA ANDA KAUM MUSLIM SEKALIAN, [color=blue]MANUSIA LEBIH DARI SEKEDAR BINATANG, YANG DALAM USAHANYA MENCIPTAKAN KEDAMAIAN HARUS BERADA DALAM SATU PERATURAN YANG SAMA.[/color]
CostaNostra
 
Posts: 52
Joined: Thu Jul 13, 2006 1:33 pm

Postby ceceps01 » Fri Mar 02, 2007 2:19 pm

Yg jelas,
cara2 syariat itu kurang lebih sama seperti diktator atau komunis.
Semua harus diatur, dilarang, difilter, represif, dsb.

Mengapa?

Karena BANYAK BOROKNYA.
User avatar
ceceps01
 
Posts: 1937
Joined: Mon Nov 13, 2006 2:23 pm

^_^

Postby ibnu_ramlee » Sat Mar 03, 2007 5:59 pm

Berbagai argumen sekalian orang diatas semakin membuktikan bahwa aqidah semakin perlu mendapat perhatian disaat sekarang ini maupun yg akan datang.

Rongrongan dari kafirin emang selalu datang, dan bentuknya tentu saja tidak selalu dalam hujatan dan kekerasan. Terkadang upaya2 kaum kuffar untuk melunturkan aqidah tidak selamanya beebentuk pembantaian muslim disejumlah negara seperti yg terjadi di timur tengah dan sebagian eropa, tetapi kadang datang sebagai serigala berbulu domba, misalnya bantuan2 dan sebagainya dan tentu saja ini bukan wajah mereka yg sebenarnya... prinsip ketulusan layaknya merpati adalah upaya kamuflase misi yg sebenarnya...

penutupan gereja tentu saja bukan tanpa alasan.. karena kalau memang mau ditutup sudah dari dulu saja. Tapi karena aktivitas gereja itu dirasakan sangat merugikan dan melanggar norma2 penyebaran agama, tentu saja tidak ada toleransi.

Memang jelas...obat tidak selalu manis, tapi bagaimanapun obat tetaplah obat dan harus diobatkan pd yg sakit. Aqidah Islam adalah aqidah yg lurus, wasathoniyyah, dan mutakammil.

Islam tentu saja tidak mungkin disamakan dengan komunisme, kapitalisme, dan nazisme. Karena ideologi2 sesat tersebut adalah hasil rekayasa pemikiran dan imajinasi hawa nafsu angkara murka manusia. Islam tersebar bukan karena kekerasan, namun jikalau perang tak dapat dihindari, demi menegakkan agama 4JJ jihad tetap harus dikobarkan karena Islam bukanlah kaum yg lemah, dan semangat jihad inilah yg skearang berusaha dimatikan para kuffar.

Islam adalah rohmatan lil 'alamin..ianya akan terus berkekalan hingga akhir zaman dan Insha Allah akan segera mendunia dan ianya tak akan lekang oleh zaman

Ideologi2 picissan hasil pikiran manusia ada awal dan akhirnya, namun ISLAM sejak berawal takkan pernah berakhir...
User avatar
ibnu_ramlee
 
Posts: 131
Joined: Sun Nov 12, 2006 2:00 pm
Location: Indonesia

Postby MadinaSyarif » Sat Mar 03, 2007 7:55 pm

Assalamualaikum

dyahmhmd:
Cing sebutkan ada gak ayatnya di dalam Bible kalau 25 Desember itu hari kelahiran Yesus????


Tapi, bukannya dalam al qur'an juga gak ada tanggal pasti kelahiran Nabi Muhammad SAW? Apa Nabi Muhammad bener-bener lahir pada 12 rabiul awal? Apakah bisa dibuktikan secara ilmiah? Udah beberapa tahun ini idul fitri kita gak pernah bisa bener-bener kompak..gak usahlah cari-cari kesalahan orang lain. yang jelas, umat nasrani merayakan Natal pada tanggal 25 Desember. Fatwa MUI gak wajib kita ikuti... yang merasa lebih nyaman mengucap selamat pada agama lain, ya.. ucapin aja, kalo gak nyaman ya gak usah...gitu aja kok repot!

ceceps01: Kenapa ga keluarin fatwa yg ada gunanya buat bangsa.

Gua usulin beberapa:
1. Rokok haram, soalnya ga baik buat kesehatan, mengganggu orang sekitar.
2. Haram menunda pekerjaan. (buat pegawai negri).
3. Haram korupsi.
4. Haram jadi preman.


Saya setuju!!! Saya juga sebel tuh perasaan MUI muter-muter di situ-situ aja...
MadinaSyarif
 
Posts: 146
Joined: Thu Feb 08, 2007 8:14 pm

Postby MadinaSyarif » Sat Mar 03, 2007 8:04 pm

Do not praise your own faith exclusively so that you disbelieve all the rest. If you do this, you will miss the truth of the matter. God, the omnipresent and omniscient, cannot be confined to any one creed, for he says: Wheresoever ye turn, there is the face of Allah. Everybody praises what he knows. His God is his own creature and in praising it, he praises himself, which he would not do if he were just, but his dislike is based on ignorance.
Ibn al-Arabi
MadinaSyarif
 
Posts: 146
Joined: Thu Feb 08, 2007 8:14 pm

Postby ibnu_ramlee » Sun Mar 04, 2007 2:24 pm

api, bukannya dalam al qur'an juga gak ada tanggal pasti kelahiran Nabi Muhammad SAW? Apa Nabi Muhammad bener-bener lahir pada 12 rabiul awal? Apakah bisa dibuktikan secara ilmiah? Udah beberapa tahun ini idul fitri kita gak pernah bisa bener-bener kompak..gak usahlah cari-cari kesalahan orang lain. yang jelas, umat nasrani merayakan Natal pada tanggal 25 Desember. Fatwa MUI gak wajib kita ikuti... yang merasa lebih nyaman mengucap selamat pada agama lain, ya.. ucapin aja, kalo gak nyaman ya gak usah...gitu aja kok repot!


Benar..kelahiran Nabi tidak terlampirkan dalam Al Qur'an, tapi ianya disebut kan dalam banyak hadits-hadits. Namun terus terang memang masalah tanggal2 tidak dijelaskan secara spesifik seperti misalnya peristiwa Isra' dan Mi'raj masih banyak 'ulama berbeda pendapat tentangnya.

Tapi itu bukan permsalahan, karena peristiwa maulid nya nabi Muhammad dan Isra' dan Mi'raj bukanlah suatu hal yg mempengaruhi konsep-konsep keagamaan, karena tidak ada Ayat Qur'an maupun hadits yg mengatur secara syari'at tentang dua peristiwa tersebut, adapun maulidan dan perayaan isra' mi'raj yg dirayakan kaum muslimin tidak lebih hanya suatu bentuk tadzkirah (mengingat) dan tidak ada conohnya dari salafus sholeh utk merayakan dua peristiwa itu, karena tidak ada unsur syar'i nya, dalam artian tidak dalam ruang lingkup Teologi Keimanan.

Sangat berbeda dgn keimanan kristen, karena masalah wafatnya Yesus adalah bagian dari Teologi Keimanan dan syari'at Agamanya. Seharusnya masalah lahirya yesus menjadi bagian yg harus dispesifikasikan... nggak boleh asal merayakan..
Contoh saja beribadah di hari minggu..mana dalilnya..jangan sembarang beribadah tanpa dalil..bisa sesat nanti..

Saya setuju nanti MUI mengeluarkan fatwa:
1. Rokok haram, soalnya ga baik buat kesehatan, mengganggu orang sekitar.
2. Haram menunda pekerjaan. (buat pegawai negri).
3. Haram korupsi.
4. Haram jadi preman.

Semoga suatu saat bisa terwujud. Tapi itu semua butuh tahapan2, urus yg paling penting dahulu, yaitu Aqidah..lagipula negara kita belum siap jikalau rokok diharamkan..mudah2 an suatu saat dapat terwujud
User avatar
ibnu_ramlee
 
Posts: 131
Joined: Sun Nov 12, 2006 2:00 pm
Location: Indonesia

Postby anti islam » Sun Mar 04, 2007 4:03 pm

ibnu_ramlee wrote:
api, bukannya dalam al qur'an juga gak ada tanggal pasti kelahiran Nabi Muhammad SAW? Apa Nabi Muhammad bener-bener lahir pada 12 rabiul awal? Apakah bisa dibuktikan secara ilmiah? Udah beberapa tahun ini idul fitri kita gak pernah bisa bener-bener kompak..gak usahlah cari-cari kesalahan orang lain. yang jelas, umat nasrani merayakan Natal pada tanggal 25 Desember. Fatwa MUI gak wajib kita ikuti... yang merasa lebih nyaman mengucap selamat pada agama lain, ya.. ucapin aja, kalo gak nyaman ya gak usah...gitu aja kok repot!


Benar..kelahiran Nabi tidak terlampirkan dalam Al Qur'an, tapi ianya disebut kan dalam banyak hadits-hadits. Namun terus terang memang masalah tanggal2 tidak dijelaskan secara spesifik seperti misalnya peristiwa Isra' dan Mi'raj masih banyak 'ulama berbeda pendapat tentangnya.

Tapi itu bukan permsalahan, karena peristiwa maulid nya nabi Muhammad dan Isra' dan Mi'raj bukanlah suatu hal yg mempengaruhi konsep-konsep keagamaan, karena tidak ada Ayat Qur'an maupun hadits yg mengatur secara syari'at tentang dua peristiwa tersebut, adapun maulidan dan perayaan isra' mi'raj yg dirayakan kaum muslimin tidak lebih hanya suatu bentuk tadzkirah (mengingat) dan tidak ada conohnya dari salafus sholeh utk merayakan dua peristiwa itu, karena tidak ada unsur syar'i nya, dalam artian tidak dalam ruang lingkup Teologi Keimanan.

Sangat berbeda dgn keimanan kristen, karena masalah wafatnya Yesus adalah bagian dari Teologi Keimanan dan syari'at Agamanya. Seharusnya masalah lahirya yesus menjadi bagian yg harus dispesifikasikan... nggak boleh asal merayakan..
Contoh saja beribadah di hari minggu..mana dalilnya..jangan sembarang beribadah tanpa dalil..bisa sesat nanti..

Saya setuju nanti MUI mengeluarkan fatwa:
1. Rokok haram, soalnya ga baik buat kesehatan, mengganggu orang sekitar.
2. Haram menunda pekerjaan. (buat pegawai negri).
3. Haram korupsi.
4. Haram jadi preman.

Semoga suatu saat bisa terwujud. Tapi itu semua butuh tahapan2, urus yg paling penting dahulu, yaitu Aqidah..lagipula negara kita belum siap jikalau rokok diharamkan..mudah2 an suatu saat dapat terwujud


muslim- muslim
biar bagaimanapun tingkat pendidikan yang dipunya ...selalu aja berkelit-kelit putar lidah , lidah bercabang tergantung keadaan......
untuk anda yang kerja di chevron itu kan perusahaan kafir berarti lo cari makan ama orang kafir ..itu kan haram( ini aqida kan ??). lo tinggal di negara kafir ikut aturan kafir....koq lo mau ?? itu kan haram...( ini aqida kan kan ??)...napa you ngak kerja aja di arab ..negara muslim ??? kan sekalian praktikkan syraih islam di arab ?? ngak mau kan..karena ente tahu saudara arab kamu itu bajingan pemerkosa muslimah..koq you ngak komentar or MUI ngak kasih fatwa??? takut ngak dpdt duit... dasar mata hijau


lo liat aja didunia..siapa sebenarnya penyebab segala masalah di dunia ?? muslim....


satui pertanyaan aja napa ente kagak kerja di perusahaan muslim di indo ??? napa cari dollar orang kafir,????

lo orang kagak tahu diri..

selalu JADI PENGEMIS ......... dimanapun you berada...

coba jawab dari mana asla APES AND PIGS ????? jawabna dari tanah arab ..ngak percaya ..baca tuch quran toilet papr kamu..
dasar muslim

baca tuch signature gua...terbukti kan ??????
anti islam
 
Posts: 706
Joined: Sat Nov 05, 2005 1:51 am

Postby Aqua » Sun Mar 04, 2007 4:39 pm

ceceps01 wrote:Ya udah, yg Kristen ngalah aja.
Disalamin juga ngga tambah pahala.

Tunggu aja nanti kalo udah bulan puasa,
muncul deh kata2 "udah mau lebaran nih...(mana duitnya)".



Lebaran kok minta duit ??? ada gak dalam AL-Quran ?? gak ada tuh....?? ngebahas kok masalah Sosial Masyarakat sih mas ??? teman gw juga banyak kok yang Non Muslim seperti yang mas ceritakan... hehhe kehidupan sosial tuh mas...???
User avatar
Aqua
 
Posts: 27
Joined: Wed Feb 07, 2007 10:47 pm
Location: Surga Allah

Postby ceceps01 » Mon Mar 05, 2007 8:21 am

Aqua wrote:Lebaran kok minta duit ??? ada gak dalam AL-Quran ?? gak ada tuh....?? ngebahas kok masalah Sosial Masyarakat sih mas ??? teman gw juga banyak kok yang Non Muslim seperti yang mas ceritakan... hehhe kehidupan sosial tuh mas...???


Mana gua tau ada apa ngga di alquran.
Yg jelas itu selalu terjadi.

Kenapa gua bahas? Elo baca ngga awal mulanya topik ini?

Jadi kenapa pula kalo lebaran minta duit sama yg kafir?
Memangnya kafir musti ikut merayakan hari raya islam?
User avatar
ceceps01
 
Posts: 1937
Joined: Mon Nov 13, 2006 2:23 pm

Postby Eneng Kusnadi » Mon Mar 05, 2007 11:44 am

ceceps01 wrote:Jadi kenapa pula kalo lebaran minta duit sama yg kafir?
Memangnya kafir musti ikut merayakan hari raya islam?


Mendinglah kalau ikut makan tupat, tapi sebelonnya gw musti ikutan puasa sebulan penuh gara gara bulan puasa yang orang puasanya minta dihormati! (entah orangnya entah bulannya?)
puasa kok nindas ya????
User avatar
Eneng Kusnadi
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Postby BOMBASTIC » Mon Mar 05, 2007 2:00 pm

Bener juga pas puasa muslim muslim minta dihormati, yang warung harus tutuplah, yang gak boleh makan didepan orang pusa, yang tempat hiburan milik orang non muslim ditutup lah....ckkk....cckkk
User avatar
BOMBASTIC
 
Posts: 736
Joined: Thu Jul 13, 2006 10:56 am
Location: HEAVEN

Postby ibnu_ramlee » Tue Mar 06, 2007 10:36 am

He..he..he

Semakin kafirin ini gomong semakin keliatan nggak taunya tentang Islam.. Dianya nggak tau kalau dalam hal muammalah dan keduniaan tidak ada larangan bekerja dan mencari uang walaupun dengan kafir.. bukankah Rasulullah pun pernah bekerja dengan seorang yahudi..? kaidah Fiqh tentang kebolehan hal ini pun sangat jelas..

Jadi jelas.. Islam itu membenci sifat2 kekafiran, tapi nggak langsung trus putus hubungan dalam sosialitas..
Koq masalah sosial dan soal orang2 arab dibawa kesini..?
Emangnya semua orang Arab itu ta'at dan menjalankan syari'at Islam..

Weee...
User avatar
ibnu_ramlee
 
Posts: 131
Joined: Sun Nov 12, 2006 2:00 pm
Location: Indonesia

Postby SQUALL LION HEART » Tue Mar 06, 2007 10:42 am

BOMBASTIC wrote:Bener juga pas puasa muslim muslim minta dihormati, yang warung harus tutuplah, yang gak boleh makan didepan orang pusa, yang tempat hiburan milik orang non muslim ditutup lah....ckkk....cckkk


kalau muslim mayoritas ya begitulah jadinya.
tanya kenapa ?
SQUALL LION HEART
 
Posts: 2430
Joined: Thu Nov 23, 2006 8:56 am
Location: ujung langit

Postby BOMBASTIC » Tue Mar 06, 2007 11:08 am

Semakin kafirin ini gomong semakin keliatan nggak taunya tentang Islam.. Dianya nggak tau kalau dalam hal muammalah dan keduniaan tidak ada larangan bekerja dan mencari uang walaupun dengan kafir.. bukankah Rasulullah pun pernah bekerja dengan seorang yahudi..? kaidah Fiqh tentang kebolehan hal ini pun sangat jelas..


Kalo itu menjadi alasan kenapa setiap puasa rumah makan yang dikelola non muslim dilarang berjualan, tempat hiburan milik non muslim juga tutup tanya kenapa...?
User avatar
BOMBASTIC
 
Posts: 736
Joined: Thu Jul 13, 2006 10:56 am
Location: HEAVEN

Postby ibnu_ramlee » Tue Mar 06, 2007 11:54 am

Kalo soal rumah makan ditutup pas bulan puasa sebenarnya secara pribadi aku juga nggak setuju..karena kasian juga kadang temen2 chinesse ku biasa makan di warung sekarang malah susah mau makan dimana...

Menurut aku bagusnya non-muslim sendiri yg secara sadar diri dan berinisiatif untuk menutup sendiri rumah makannya untuk menghormati muslim yg lagi puasa. Karena nggak semua muslim itu imannya kuat dan tahan godaan makanan pas puasa, kalo gua pribadi mau buka nggak buka tuh restoran no problem aja....
:D

Soalnya secara syari'at Islam yg benar, puasa itu diperintahkan bagi orang-orang yg beriman sebagaimana tercantum di Surat Al-Baqoroh, jadinya non-muslim nggak perlu ikut-ikutan menanggung beban berpuasa gara-gara muslimnya puasa... menurut aku silakan ditanyakan kembali pada kebijakan pemerintah... Dalam Islam nggak ada paksaan yg menyulitkan orang lain..
User avatar
ibnu_ramlee
 
Posts: 131
Joined: Sun Nov 12, 2006 2:00 pm
Location: Indonesia

Postby BOMBASTIC » Tue Mar 06, 2007 1:04 pm

Kalo soal rumah makan ditutup pas bulan puasa sebenarnya secara pribadi aku juga nggak setuju..karena kasian juga kadang temen2 chinesse ku biasa makan di warung sekarang malah susah mau makan dimana...


nah entu ente tau...apa kalo pas lagi puasa non muslim gak punya hak untuk makan dimana aja...?

Menurut aku bagusnya non-muslim sendiri yg secara sadar diri dan berinisiatif untuk menutup sendiri rumah makannya untuk menghormati muslim yg lagi puasa. Karena nggak semua muslim itu imannya kuat dan tahan godaan makanan pas puasa, kalo gua pribadi mau buka nggak buka tuh restoran no problem aja....


Lah kok periuk orang mau diasepin pake apa kalo nggak buka warung....? emang kalo warungnya tutup dikasih uang ganti apa sama muslim....?dan lagi semakin banyak godaan bukannya semakin banyak dapat pahalanya....?

Soalnya secara syari'at Islam yg benar, puasa itu diperintahkan bagi orang-orang yg beriman sebagaimana tercantum di Surat Al-Baqoroh, jadinya non-muslim nggak perlu ikut-ikutan menanggung beban berpuasa gara-gara muslimnya puasa... menurut aku silakan ditanyakan kembali pada kebijakan pemerintah... Dalam Islam nggak ada paksaan yg menyulitkan orang lain..


kalo nggak kuat imanya ya nggak usah puasa mas....puasa kan latihan untuk menahan godaan...kalo nggak ada godaan apa artinya puasa...?belajar menahan diri...menahan diri dari apa wong gak ada godaanya....?
User avatar
BOMBASTIC
 
Posts: 736
Joined: Thu Jul 13, 2006 10:56 am
Location: HEAVEN

Postby ceceps01 » Tue Mar 06, 2007 2:30 pm

Maksudnya gini kan:
if muslims got fortune then its halal,
if kafirs got frotune then its haram.
User avatar
ceceps01
 
Posts: 1937
Joined: Mon Nov 13, 2006 2:23 pm

Postby SQUALL LION HEART » Tue Mar 06, 2007 4:17 pm

ibnu_ramlee wrote:Menurut aku bagusnya non-muslim sendiri yg secara sadar diri dan berinisiatif untuk menutup sendiri rumah makannya untuk menghormati muslim yg lagi puasa. Karena nggak semua muslim itu imannya kuat dan tahan godaan makanan pas puasa, kalo gua pribadi mau buka nggak buka tuh restoran no problem aja....


kenapa muslim yg bikin aturan puasa , yg lain jadi ke imbas ?
ibarat muslim makan pisang, yg lain kebagian kulitnya, jatuh lagi..
kalau ngak kuat puasa ya janganlah rumah makannya dijadikan sasaran..
salah sendirilah ngak kuat.. logika toh..
SQUALL LION HEART
 
Posts: 2430
Joined: Thu Nov 23, 2006 8:56 am
Location: ujung langit

Postby ibnu_ramlee » Tue Mar 06, 2007 6:10 pm

Makanya....
dalam pandangan aku secara pribadi, seharusnya rumah makan nggak perlu ditutup segala lah.... cuman yg non-muslim jangan makan seliweran di tempat umum aja sebagai wujud menghormati orang yg lagi berpuasa...

Tidak begitu pun godaan berpuasa udah banyak koq, susahnya menjaga hati, lisan dan pandangan dari godaan2 , so..jangan ditambah lagi donk godaannya...

Kembali pada kebijakan pemerintah dinegara ini...
Yang jelas secara aturan Islam mewajibkan berpuasa cuman buat orang2 Islam beriman... yg lain gak harus sampai menanggung imbas puasa nya..itu aturan yg benarnya....
User avatar
ibnu_ramlee
 
Posts: 131
Joined: Sun Nov 12, 2006 2:00 pm
Location: Indonesia

PreviousNext

Return to Ttg SYI'AH, KAFIR, MURTADIN, MUSYRIKUN dll



Who is online

Users browsing this forum: No registered users