Page 3 of 12

PostPosted: Mon Nov 13, 2006 3:38 pm
by Yususf roni
Inilah Islam satu-satu agama yang masih murni ajarannya yang tidak menuhankan mahluk apalagi manusia, jadi amat **** udah jaman begini maju masih aja ada orang yang masih percaya bahwa mahluk di jadikan tuhan. Nggak dipake sih otaknya hingga keyakinan pagan masih mau di ikuti. Wah cemen tuh orang.

PostPosted: Mon Nov 13, 2006 3:53 pm
by swatantre
abu bakar kena wasir wrote:
ulahceneng wrote:oke kung elo bener....bukan kebakaran jenggot, tapi para kafir pasti kebakaran JEMBUT.....huehehehehe lo pasti punya kan, kalo nggak........GUNDUL dong........huahahahahah




Ini nih..Typical muslim..Ini lah yang makin nunjukin islam itu "jalan yang lurus"......ke neraka.....


Ya maklum aja, pengikut nabi penipu dan cabul...
Urusan jenggot kok mendadak belok ke jemb*t. Kayanya pikirannya tuh kalo gak jemb*t ya ngent*t.....
Model kaya gini kok mau ngajak kembali ke jalan lurus..... Dungu...!!

PostPosted: Mon Nov 13, 2006 4:20 pm
by Jay Zee
ulahceneng wrote:tantre...........syukurlah elo udah bukan muslim
karena orang2 seperti elo (katanya murtad dari Islam) atau sesungguhnya (KAPIR lagi menyamar) gue kagak peduli

kenapa hukuman mati buat orang murtad kaya elo itu pantas diberlakukan dalam Islam ?? karena orang2 kaya elo inilah yang akan merusak nilai2 Islam, elo pasti akan memfitnah, menyesatkan orang, yah.............seperti yang elo lakuin di forum ini nih...............

Makanya hukuman itu memang puantes banget buat orang macem elo...........soalnya gak ada tujuan elo hidup selain membuat kemungkaran terhadap kebenaran tambah subur

Maka dari itu kembalilah kejalan yang benar, jalan yang lurus yang di ridhai.............bukan jalan orang sesat seperti jalan elo saat ini

Salam dahsyat

Ulahceneng

Huahahahahahahahahah


Pada dasarnya hanya ada 2 kemungkinan mengenai JALAN KESELAMATAN :
1. JALAN YANG LURUS
Jalan ini diperoleh manusia secara langsung dari TUHAN dan
tidak dapat
diperoleh manusia melalui usaha/kerjakerasnya sendiri(sprti : amal,
sedekah, berbuat baik, berpuasa, dsb), karena semua itu tidak
sebanding
dengan harga yang harus dibayar oleh manusia itu atas
dosa-dosanya, walaupun ia adalah seorang yang suci seumur hidupnya
(kecuali Jesus/Isa).
2. JALAN YANG TIDAK LURUS
Jalan ini menyebabkan manusia terpisah/jauh dari TUHAN dan
membawa manusia ke neraka. Segala perbuatan jahat dan dosa
adalah termasuk dalam jalan ini.
Tetapi adakalanya perbuatan2 yang baik pun dapat membawa manu-
sia ke dalam kesesatan ini. Hal2 jahat dibungkus dengan rapi
sedemikian rupa dan dibumbui dengan beberapa hal2 baik sehingga
seolah-olah membawa manusia ke dalam kebenaran, tetapi sangat
berlainan/bertentangan dengan jalan/rencana TUHAN sendiri.

Contoh yang paling nyata dalam kasus ini adalah ISLAM & Quran.
Quran memiliki banyak sekali kebaikan2 yang berasal baik dari
kebudayaan/peradaban manusia maupun dari KITAB2 sebelumnya
(Kitab2 Yahudi/Perjanjian Lama), akan tetapi tidak sedikit pula dalam
Quran terdapat ayat2 yang keras mengenai pembunuhan, perang,
dan otorisasi sex terhadap kaum perempuan.

Bagi Muslim yang teguh imannya, hal ini tentu bukan merupakan suatu
masalah yang berarti karena mereka cenderung memandang Islam
bagai satu-satunya ajaran yang sempurna dan benar, tanpa pernah
memikirkan kemungkinan2 kebenaran lainnya. Mereka akan didoktrin
secara otomatis ketika mereka membaca/meyakini Quran. Mereka ti-
dak pernah mau membuka hati nurani terdalam yang mereka miliki.
Mereka hanya mau mendengarkan apa yg dikatakan Quran dengan
asumsi bahwa Quran PASTI benar. Tetapi apa jadinya kalau ternyata
Quran itu tidak benar?

Jika seorang Muslim diperhadapkan dgn pertanyaan semacam itu me-
reka pasti akan mempersalahkan pertanyaan itu, sebab Quran sendiri
telah mendoktrin mereka agar mereka tidak dapat menerima
pertanyaan semacam itu. Padahal pertanyaan tersebut adalah
LOGIS dan RASIONAL.

Kuasa Jahat/Iblis dengan segala daya dan upayanya senantiasa men-
jauhkan manusia dari Penciptanya. Ia dapat menggunakan segala ke-
mungkinan yg ada di dunia ini untuk melakukannya. Inilah yang ter-
jadi pada ISLAM dan QURAN, dimana dalam ajaran tersebut terkan-
dung maksud2 terselubung dari Iblis untuk menjauhkan manusia dari
TUHAN.

Contoh yang paling nyata adalah ketika terdapat perintah untuk mem-
bunuh sesama manusia(walaupun orang kafir) yang seolah2 berasal
dari mulut TUHAN sendiri, padahal sesungguhnya hal ini tidak mungkin
datang dari TUHAN, karena TUHAN menghendaki agar SEMUA manusia
dapat diselamatkan, dan tidak ada yang binasa dalam api neraka.

Contoh yg lain lg adalah asumsi bahwa siksaan dalam api neraka ha-
nya berlangsung dalam jangka waktu tertentu saja (tidak kekal). Hal
ini tentunya akan sangat menjerumuskan manusia untuk berbuat do-
sa, sebab rasa takut manusia terhadap siksaan api neraka menjadi
berkurang, karena asumsi Quran bahwa setelah seseorang disiksa di
neraka akan langsung berlanjut ke surga, sehingga semua orang (yg
tidak berdosa maupun yg berdosa) akan ke surga jg pd akhirnya.
Dengan cara itulah Iblis berusaha meyakinkan manusia(Muslim)
akan keadaan alam baka(surga&neraka) yang tidak konsisten, seolah-
olah Iblis hendak berkata : "Ngapain loe banyak2 amal, toh akhirnya
yg pada maksiat jg masuk sorga!!!"

Terlebih lg dengan adanya asumsi dlm Quran mengenai keadaan sur-
ga yang bersifat kedagingan (tdk rohani). Surga digambarkan sebagai
puncak kenikmatan sexual bagi para Muslim yg taat, padahal ROH TI-
DAK MELAKUKAN HUBUNGAN SEX. Bagaimana mungkin surga yang
suci dan kudus dijadakan ajang pelacuran dan maksiat yg malah dila-
rang selama hidup di dunia? Itulah tipu daya Iblis yg sangat merusak,
yg seringkali SANGAT memotivasi para jihadis untuk membunuh se-
samanya manusia (walaupun kafir jg tetap manusia, ciptaan TUHAN)

HATI-HATILAH TERHADAP FIRMAN IBLIS/SETAN YANG KELIHATANNYA SEPERTI FIRMAN TUHAN, PADAHAL FIRMAN TERSEBUT TIDAK MENCERMINKAN SIFAT2 TUHAN YG MENYELAMATKAN MANUSIA.

JANGAN TERJEBAK DENGAN TINGGINYA SUATU PEMAHAMAN THEOLOGIA (SEPERTI ISLAM), KARENA BETAPAPUN BAGUSNYA DAN MENARIKNYA AJARAN ITU, YANG TERPENTING ADALAH : APA MAKSUD TUHAN MENGAJARKAN FIRMANNYA?

:shock: :twisted: 8)

PostPosted: Mon Nov 13, 2006 6:24 pm
by unagi
Yususf roni wrote:Inilah Islam satu-satu agama yang masih murni ajarannya yang tidak menuhankan mahluk apalagi manusia, jadi amat **** udah jaman begini maju masih aja ada orang yang masih percaya bahwa mahluk di jadikan tuhan. Nggak dipake sih otaknya hingga keyakinan pagan masih mau di ikuti. Wah cemen tuh orang.


ngggikkk...ngggookkk.....

lagu lama dari kaset rusak...
ngga bisa membela Islam lalu nyalahin Kristen :lol: :lol:
Loe mo ngomong apa pun tentang agama Kristen engga menghilangkan fakta ada dalil murtad dari Islam harus dibunuh...


salam dahsyat juga deh

ps: wow..cuma ditinggal selama weekend thread ini rame juga yah? Nah, gimana? keliatan kan bagaimana "Islam yang murni" itu kaya apa?...semakin orang2 kaya Ulahceneng dan Yusuproni membabi buta membela agamanya (apalagi si Yusup tuh yang kaga nyambung..heheh) semakin jelas wajah Islam seperti apa...

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 8:49 am
by ulahceneng
terserah mo bilang apa unagi...........yang jelas gue udah tunjukin ketegasan ajaran Islam yang kagak bisa dibuat permainan (apalagi ini soal agama loh.........)

Kalo lo mo bilang gak sesuai dengan hak asasi manusia (dari mana kamu membuat acuannya, dari demokrasi yang di dengungkan oleh imperialis ?????), percuma, kita bukan pengikut mereka, jadi ulasan elo kagak ngaruh lagee.........

Elo mo bilang Islam kejam, Islam bukannya kejam, Islam adalah tegas (bedakan itu !!!!)

Kalo suatu ajaran membolehkan umatnya murtad, ajaran apa ini ?????, itulah beda Islam dengan agama lainnya yang menegaskan umatnya untuk memeluk Islam sampai akhir hayat karena itulah jalan kebenaran

Apabila seseorang akan memeluk Islam, dia kan udah belajar banyak sebelum mencoba masuk Islam yang dalam hal ini dia udah tahu isi dan inti ajarannya (menuhankan 1 tuhan), bukan dua atau tiga bro.....hehehhe, INILAH YANG DIMAKSUD AJARAN YANG BENAR, JALAN YANG LURUS
Inilah Islam, satu satunya agama yang menegaskan adanya 1 Tuhan

Kalau para kafir berfikir bahwa seseorang boleh pindah2 agama sesuai keinginannya, kalo gak cocok pindah lagi...........pindah lagi dan lagi..........itulah pikiran modern (demokratis dan sesuai dengan hak asasi manusia), itukah yang anda2 maksudkan ????

Sorry, sekali kita menganggap suatu ajaran sesuai dengan metode Ketuhanan (Tuhan yang ESA), dan mengandung ajaran yang tegas, salah dianggap salah, dan benar dianggap benar...........maka dari situlah kita punya keyakinan untuk memeluknya sampai akhir hayat.........Itulah Islam bro............

Mo noleh lagi ke Kristen, khatolik, hindu, budha atau yang lain.........enggak lah yauw..........Islam membolehkan kita pelajari agama lain sebagai perbandingan, bukannya sebagai hal yang akan merubah pandangan Keislaman


Salam Dahsyat

Ulahceneng

huehehehehehhehhe

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 8:52 am
by curious
begitulah islam, cult setan sejati.
masuk islam itu persis sama spt masuk cult atau paling tidak seperti masuk mafia. one way street to hell. sekali masuk tidak bisa keluar lagi kecuali kalau mati.

mana ada agama lain yang begitu? agama kok dipaksakan? orang sudah tidak percaya lagi pada tuhan palsu kok mesti dibunuh. memanglah agama setan
__________________________
ISLAMIC PEARLS OF WISDOM
mungkin diubah, dipotong atau tidak diapa apain sama sekalicuma yang menyampaikan kan non muslim yang anti Islam jadi untuk amannya ya aku bilang palsu (Mualaf, 2006)
Bagi saya lebih baik berbohong untuk menegakkan Islam daripada membuat Muslim jadi Murtadz.... (warded, 2006)

Contoh ketauhidan dalam Islam: GOSOK GIGI. (Mualaf, 2006)
Muslim masih setia terus sama allahnya biar DITIPUIN juga.(SiBodoh,2006)
Membagi istri kepada sahabat menunjukkan akhlak mulia, kemurnian solidaritas yang tinggi, kemuliaan budi pekerti (kong na'if, 2006)

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 9:12 am
by ulahceneng
Curut, Itulah ketegasan dalam beragama

Islam menawarkan kebenaran, orang yang keluar dari Islam akan menemui kesesatan seperti elo

Elo bilang agama kok dipaksakan........???? guobl***k buanget sih elo..........Islam tidak pernah maksa orang masuk Islam brur...........jangan dibolak balik lah.....................jelas beda bung.........dipaksa suruh masuk, kalo gak masuk di bunuh itulah maksud elo, suka memelintir kata2, gue udah jelasin, itulah akal busuk kafir............

Islam sangat menegaskan bahwa orang harus tetap berada di jalan kebenaran (itulah inti ajarannya)
Kalau keluar dari jalur ini niscaya manusia akan sesat dan kerusakanlah yang akan mereka perbuat



Salam Dahsyat

Ulahceneng

hehehehehehehehehe

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 9:14 am
by midgard
jadi, gimana dng bayi yg lahir di keluarga islam ?

bukankah di paksa juga untuk beragama Islam ... jadi ada pemaksaan beragama ?
apakah iklan "tidak ada paksaan dlm beragama" itu salah ?

krn, bayi yg enggak tahu apa2x, harus masuk islam, tapi enggak bisa keluar ...

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 9:28 am
by ulahceneng
Begini Mid,

Bayi yang lahir pada dasarnya adalah suci, fitrah.....
Orang tua muslim punya kewajiban mendidik anak dan mengajarkan kebenaran seperti agama Islam, bukan yang lain..............

Anak2 memang harus dipaksa untuk meniti jalan kebenaran, agar nantinya tidak tersesat dan salah jalan, karena itulah tanggungjawab orang tua

Didikan kebenaran dari kecil, didikan yang baik akan membentuk pribadi yang mulia

kenapa kita harus mencoba mengajarkan agama lain yang jelas2 BUKAN jalan kebenaran ????? Karena dalam Islam sudah ditegaskan bahwa Islam adalah agama yang PALING benar diantara agama agama yang ada

Aku tahu, bahwa pikiran modern yang katanya demokratis pasti akan berfikir.......kan terserah anakku.dialah yang akan menentukan agamanya nanti...........itu kan hak dia, itukan yang akan kalian omongkan

Kebebasan seorang anak dalam hal pekerjaan, sekolah, minat bakat silakan, kita tidak larang, tapi mengenai agama adalah kewajiban kita untuk mendidiknya (ingat bukan memaksanya loh......)
ada kalanya anak bertanya tentang tuhan, ajaran yang benar dll.........itulah kewajiban kita untuk menjawab dan mengarahkannya sehingga tidak ada sedikitpun keraguan dalam hati si anak untuk melanjutkan kehidupan dimasa mendatang

Salam Dahsyat

Ulahceneng

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 9:49 am
by Borland
ulahceneng wrote:Begini Mid,

Bayi yang lahir pada dasarnya adalah suci, fitrah.....
Orang tua muslim punya kewajiban mendidik anak dan mengajarkan kebenaran seperti agama Islam, bukan yang lain..............

Anak2 memang harus dipaksa untuk meniti jalan kebenaran, agar nantinya tidak tersesat dan salah jalan, karena itulah tanggungjawab orang tua

Didikan kebenaran dari kecil, didikan yang baik akan membentuk pribadi yang mulia

kenapa kita harus mencoba mengajarkan agama lain yang jelas2 BUKAN jalan kebenaran ????? Karena dalam Islam sudah ditegaskan bahwa Islam adalah agama yang PALING benar diantara agama agama yang ada

Aku tahu, bahwa pikiran modern yang katanya demokratis pasti akan berfikir.......kan terserah anakku.dialah yang akan menentukan agamanya nanti...........itu kan hak dia, itukan yang akan kalian omongkan

Kebebasan seorang anak dalam hal pekerjaan, sekolah, minat bakat silakan, kita tidak larang, tapi mengenai agama adalah kewajiban kita untuk mendidiknya (ingat bukan memaksanya loh......)
ada kalanya anak bertanya tentang tuhan, ajaran yang benar dll.........itulah kewajiban kita untuk menjawab dan mengarahkannya sehingga tidak ada sedikitpun keraguan dalam hati si anak untuk melanjutkan kehidupan dimasa mendatang

Salam Dahsyat

Ulahceneng
dalam Quran dikatakan hanya ISLAM , AGAMA yg diridhoi yaah?

Jadi tidak ada Keselamatan jika manusia tidak memeluk ISLAM dan bersyahadat Tiada tuhan selain ALLAH dan Muhammad Utusan ALLAH..?

tidak ada Paksaan dalam ISLAM hanya berlaku saat dakwah saat seseorang diperkenalkan ttg ISLAM ,artinya tidak berlaku bagi orang yg akan meninggalkan ISLAM?

Jadi hukuman bagi yg murtad itu bisa dilakukan oleh Orang ISLAM sendiri, tidak perlu menunggu azab dr ALLAH SWT?


mmm...Saya sih cuma bilang apa yang dikatakan Jesus: Akulah Jalan,dan Kebenaran,dan Hidup..No Man comes to Father except to Me....

Jesus gak pernah bilang hanya AGAMA KRISTEN yg diridhoi...

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 10:14 am
by midgard
ulahceneng wrote:Begini Mid,

Bayi yang lahir pada dasarnya adalah suci, fitrah.....
Orang tua muslim punya kewajiban mendidik anak dan mengajarkan kebenaran seperti agama Islam, bukan yang lain..............

Anak2 memang harus dipaksa untuk meniti jalan kebenaran, agar nantinya tidak tersesat dan salah jalan, karena itulah tanggungjawab orang tua

Didikan kebenaran dari kecil, didikan yang baik akan membentuk pribadi yang mulia

kenapa kita harus mencoba mengajarkan agama lain yang jelas2 BUKAN jalan kebenaran ????? Karena dalam Islam sudah ditegaskan bahwa Islam adalah agama yang PALING benar diantara agama agama yang ada

Aku tahu, bahwa pikiran modern yang katanya demokratis pasti akan berfikir.......kan terserah anakku.dialah yang akan menentukan agamanya nanti...........itu kan hak dia, itukan yang akan kalian omongkan

Kebebasan seorang anak dalam hal pekerjaan, sekolah, minat bakat silakan, kita tidak larang, tapi mengenai agama adalah kewajiban kita untuk mendidiknya (ingat bukan memaksanya loh......)
ada kalanya anak bertanya tentang tuhan, ajaran yang benar dll.........itulah kewajiban kita untuk menjawab dan mengarahkannya sehingga tidak ada sedikitpun keraguan dalam hati si anak untuk melanjutkan kehidupan dimasa mendatang

Salam Dahsyat

Ulahceneng


ini terlepas dari salah benarnya, baik tidaknya ...
yg saya permasalahkan di sini adalah, apakah ini bertentangan dng tidak ada paksaan dlm beragama (spt yg di tulis di quran, setahu saya!)
pada dasarnya, semua orang muslim, memaksa anaknya masuk agama, yg tidak bisa keluar lagi ...


tapi, menanggapi ttg jawaban anda ...
apa sulitnya suatu agama bilang, ini yg paling di setujui oleh allah ?
pendiri agama tentu berpikir, kalau tidak di kasih cap ini, mana ada orang yg mau memeluk agama ini ?
... atau, kalau agama yg di ciptakan itu tidak paling baik, mengapa agama itu ada ?

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 11:36 am
by sergius
Perhatikan penulisannya
Anak2 memang harus dipaksa untuk meniti jalan kebenaran

Anak2 akan tau sendiri apa yang benar dan apa yang salah ketika ia besar nanti.

Kebebasan seorang anak dalam hal pekerjaan, sekolah, minat bakat silakan, kita tidak larang, tapi mengenai agama adalah kewajiban kita untuk mendidiknya (ingat bukan memaksanya loh......)

Dah mulai kontradiktif nih..... dia bilang anak2 bebas dalam hal pekerjaan, sekolah, minat bakat tapi bukan agama. Kalimat ini aja dah ada unsur paksaannya. Blm lagi kalimat yg gw quote sblm ini. Tapi..... dia msh bilang bukan memaksa......

Paksaan ini sangat ditekankan karena takut kalo si anak yang tumbuh dewasa akan semakin berpikir kritis tentang dunia sekitarnya, tentang ajaran2nya selama ini. Dan bila dia sadar akan kesalahan dalam ajaran agama yang dianutnya selama ini, dia pasti akan murtad (pengertian muslim). Tapi pertanyaan berikutnya adalah... apakah dia berani murtad dengan ancaman kematian? reaksi manusia normal pasti akan sayang nyawanya. Dan bisa ditebak bahwa si anak akan tetap beragama Islam tapi dia tidak akan menjalankan ajaran2 agamanya.

Lihat Islam di Indonesia...... Tiap sore di televisi ada adzhan magrib. Sembahyang kok pake dipanggil2. Kyk orang absen aja. Pagi2 juga mesjid berisik amat teriak2in orang untuk bangun dan shalat. Sahur aja pake diberisikin agar bisa bangun....
Ini semua karena emang mereka masuk Islam tanpa niat. Karena mereka cuma KTP doang. Dan mereka takut untuk murtad karena ancamannya mati.

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 11:41 am
by ulahceneng
midgard wrote:
ulahceneng wrote:Begini Mid,

Bayi yang lahir pada dasarnya adalah suci, fitrah.....
Orang tua muslim punya kewajiban mendidik anak dan mengajarkan kebenaran seperti agama Islam, bukan yang lain..............

Anak2 memang harus dipaksa untuk meniti jalan kebenaran, agar nantinya tidak tersesat dan salah jalan, karena itulah tanggungjawab orang tua

Didikan kebenaran dari kecil, didikan yang baik akan membentuk pribadi yang mulia

kenapa kita harus mencoba mengajarkan agama lain yang jelas2 BUKAN jalan kebenaran ????? Karena dalam Islam sudah ditegaskan bahwa Islam adalah agama yang PALING benar diantara agama agama yang ada

Aku tahu, bahwa pikiran modern yang katanya demokratis pasti akan berfikir.......kan terserah anakku.dialah yang akan menentukan agamanya nanti...........itu kan hak dia, itukan yang akan kalian omongkan

Kebebasan seorang anak dalam hal pekerjaan, sekolah, minat bakat silakan, kita tidak larang, tapi mengenai agama adalah kewajiban kita untuk mendidiknya (ingat bukan memaksanya loh......)
ada kalanya anak bertanya tentang tuhan, ajaran yang benar dll.........itulah kewajiban kita untuk menjawab dan mengarahkannya sehingga tidak ada sedikitpun keraguan dalam hati si anak untuk melanjutkan kehidupan dimasa mendatang

Salam Dahsyat

Ulahceneng


ini terlepas dari salah benarnya, baik tidaknya ...
yg saya permasalahkan di sini adalah, apakah ini bertentangan dng tidak ada paksaan dlm beragama (spt yg di tulis di quran, setahu saya!)
pada dasarnya, semua orang muslim, memaksa anaknya masuk agama, yg tidak bisa keluar lagi ...


tapi, menanggapi ttg jawaban anda ...
apa sulitnya suatu agama bilang, ini yg paling di setujui oleh allah ?
pendiri agama tentu berpikir, kalau tidak di kasih cap ini, mana ada orang yg mau memeluk agama ini ?
... atau, kalau agama yg di ciptakan itu tidak paling baik, mengapa agama itu ada ?





Tetap tidak ada paksaan dalam beragama menurut Islam, janganlah anda bilang bahwa mendidik anak untuk ditunjukkan kepada sebuah ajaran yang menurut keyakinan kami adalah agama terbaik adalah salah........

Fikiran anda dipenuhi dengan kebebasan ala barat yang memuja kebebasan sebagai hak asasi manusia yang di agung-agungkan
Saya sependapat kita harus menghargai dan menjunjung tinggi hak asasi, tapi........harus tepat dalam penerapannya. Mengajarkan, mendidik dan menunjukkan sebuah jalan kepada anak sehingga dia bisa mengamalkan ajaran agamanya bukanlah sebuah pemaksaan, tapi tidak lebih adalah kewajiban orang tua ..........siapa orang tua yang nggak pingin anaknya memperoleh terang dalam hidupnya (itu pendapat kami dan kami meyakininya dan terlepas dari pendapat orang lain yang bukan muslim, dan saya tidak menginginkan anak saya menjadi non muslim, oleh karena itu saya akan didik dia dari kecil, dikenalkan dan diajarkan kepada anak apa yang boleh/tidak menurut agama Islam

Islam sangat terbuka untuk dipelajari bahkan diperdebatkan dengan agama lain. Alasan2 yang masuk akal dalam mendidik anak dan semua pertanyaan yang akan terjawab akan menanamkan sifat dan keyakinan yang mendalam dalam beragama...........mungkin ini forum yang berisi caci maki dan jawaban yang dilecehkan ataupun melecehkan..........kalau ingin belajar agama yang serius kita bisa belajar dari sumbernya.....bukan disini

Memang tidaklah sulit sebuah ajaran bilang, inilah ajaran terbaik, inilah ajaran yang paling benar..........justru dengan menghadirkan forum pemurtadan seperti ini telah melanggar hak asasi manusia........menyuruh2 orang untuk murtad, kalianlah yang melanggar hak asasi bukan kami

Salam Dahsyat

Ulahceneng

Huahahahahahahahaha

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 11:50 am
by Sashimi
justru di sinilah kita bisa belajar yang sebenarnya, kalo langsung ke sumbernya, bisa2 putus kepala kita di tebas celurit, karena mempertanyakan kenabian si muhammad
kayaknya elu udah tau cuma belaga lugu aja

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 11:51 am
by ulahceneng
sergius wrote:Perhatikan penulisannya
Anak2 memang harus dipaksa untuk meniti jalan kebenaran

Anak2 akan tau sendiri apa yang benar dan apa yang salah ketika ia besar nanti.

Kebebasan seorang anak dalam hal pekerjaan, sekolah, minat bakat silakan, kita tidak larang, tapi mengenai agama adalah kewajiban kita untuk mendidiknya (ingat bukan memaksanya loh......)

Dah mulai kontradiktif nih..... dia bilang anak2 bebas dalam hal pekerjaan, sekolah, minat bakat tapi bukan agama. Kalimat ini aja dah ada unsur paksaannya. Blm lagi kalimat yg gw quote sblm ini. Tapi..... dia msh bilang bukan memaksa......

Paksaan ini sangat ditekankan karena takut kalo si anak yang tumbuh dewasa akan semakin berpikir kritis tentang dunia sekitarnya, tentang ajaran2nya selama ini. Dan bila dia sadar akan kesalahan dalam ajaran agama yang dianutnya selama ini, dia pasti akan murtad (pengertian muslim). Tapi pertanyaan berikutnya adalah... apakah dia berani murtad dengan ancaman kematian? reaksi manusia normal pasti akan sayang nyawanya. Dan bisa ditebak bahwa si anak akan tetap beragama Islam tapi dia tidak akan menjalankan ajaran2 agamanya.

Lihat Islam di Indonesia...... Tiap sore di televisi ada adzhan magrib. Sembahyang kok pake dipanggil2. Kyk orang absen aja. Pagi2 juga mesjid berisik amat teriak2in orang untuk bangun dan shalat. Sahur aja pake diberisikin agar bisa bangun....
Ini semua karena emang mereka masuk Islam tanpa niat. Karena mereka cuma KTP doang. Dan mereka takut untuk murtad karena ancamannya mati.



Mendidik anak untuk mencapai jalan kebenaran adalah kewajiban orang tua.......
Itulah beda kita dengan demokrasi barat........bebas yang kebablasan.......apakah anda rela anak anda yang belum menikah menghamili tetangga gara2 kita tidak didik soal agama, apakah mendidik dia untuk lebih baik adalah suatu pemaksaan..........bukan, itulah kewajiban kita mendidik untuk lebih baik dengan dasar2 agama yang kita anut

Saya juga sadar perkembangan dunia yang menyebabkan anak semakin kritis bertanya tentang kebenaran..........basic / ajaran dasar kita akan melindungi dari hal yang namanya modernisasi dunia yang makin lama makin rusak akibat penuhanan materi, dan kita tidak perlu kuatir anak akan murtad / pindah agama karena dasar2 pengetahuan ketuhanan sudah kita tanamkan

Mengenai adzan sih anda seharusnya maklum dong..kita kan mayoritas muslim (indonesia),.........kalo anda yakin dengan ajaran anda, kagak ngaruh dong harusnya............gereja disebelah gue aja kagak ganggu sama sekali meski tiap minggu nyanyi2 pake speaker, kebetulan gue tugas di sumatera, banyak gereja batak di sini, pas di samping rumah gue
nyanyinya kenceng2 lagi.............gue nggak keganggu tuh...........

Salam Dahsyat

Ulahceneng

Huahahahahha

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 11:55 am
by ulahceneng
Sashimi wrote:justru di sinilah kita bisa belajar yang sebenarnya, kalo langsung ke sumbernya, bisa2 putus kepala kita di tebas celurit, karena mempertanyakan kenabian si muhammad
kayaknya elu udah tau cuma belaga lugu aja


Kalo gak punya argumen gak usah komentar

Salam Dahsyat

Ulahceneng

heheheheheheheheh

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 12:00 pm
by Sashimi
mau membungkam ala muslim yaa...., kalo anak2 makin kritis, ajaran muslim harus melindungi supaya anak itu jangan kritis?, itu maksudnya dari argumen?

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 12:12 pm
by cahkangkung
Mirip2 cara pembodohan yang dilakukan penjajah terhadap kaum pribumi. Soalnya kalo pribuminya jadi kritis bisa2 nuntut kemerdekaan. Sekolah dan mikir dilarang. Ya itulah cara2 penjajahan Muslim terhadap anak2nya.

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 12:13 pm
by ulahceneng
Sashimi wrote:mau membungkam ala muslim yaa...., kalo anak2 makin kritis, ajaran muslim harus melindungi supaya anak itu jangan kritis?, itu maksudnya dari argumen?


Kok membungkam seeh...........justru elo yang salah tafsir
sudah ditegaskan berulangkali, Islam adalah ajaran yang terbuka, siapa saja bisa bertanya termasuk anak yang kritis..........janganlah kamu menuduhkan "supaya anak jangan kritis" justru dalam Islam kita diwajibkan untuk bertanya, belajar dan terus belajar (bisa dikategorikan kritis)

Kita sebagai orang tua harus menyediakan jawaban dong dalam hal ini.......apakah itu ?? ajaran ISLAM jawabannya, setiap anak pasti ingin tahu, apakah kita salah MENGARAHKANnya pada sebuah jalan kebenaran ???? (menurut kami), gue kagak peduli ajaran yang tepat menurut elo
Ingat ya.........dalam Islam diajarkan segala hal, adab bergaul, hukum2 dunia, berdoa kepada tuhan dan banyak hal.........belajarlah lebih banyak sas...........

Salam Dahsyat

Ulahceneng

hehehehehehe

PostPosted: Tue Nov 14, 2006 12:17 pm
by Sashimi
gua salah tasfir? rasanya elo yang mau membungkam gua
di dunia sekuler elo mau belajar apa aja bisa, kalo niat
tapi cuma di islam yang terang2an menyatakan kalo umatnya jangan sekali2 mempertanyakan kenabian muhammad,
kok bisa elo bilang belajar yang banyak kalo ngga boleh nanya?