.

Perbedaan watak Jepang dan Muslim...siapakah yang Untung

a/l ttg hak2 kaum dhimmi, kafir, minoritas non-Muslim, murtadin, musryikun dlm Islam.

Postby Mpok Tinem » Mon Jan 14, 2008 8:44 pm

IsraHell wrote:kemajuan itu kan ada dua macam (bagi Islam)...ada kemajuan duniawi dan kemajuan Ukhrowi (akherat)...tinggal masing2 orang mau arah tujuannya kemana....nah dengan diberi modal waktu yg sama tinggal mau dikonsentrasikan kemana....kalo orang Islam biasanya kan mau menyeimbangkan antara duniawi dan Ukhrowi karena mereka sadar kehidupan itu tidak hanya di dunia.....ya pinter2nya masing2 orang bagi waktu....apalagi dalam Islam mengejar duniawi yg diniati untuk beribadah kepada Allah itupun termasuk mengejar Ukhrowi.


Kemajuan?
Kemajuan apa yang anda maksudkan?

Mpok sama sekali tidak melihat kemajuan Islam baik itu kemajuan duniawi maupun kemajuan akherat.

Penyeimbangan seperti apakah?

Negara Islam mayoritas miskin, ****, terbelakang dan banyak sekali perpecahan dan peperangan. Inikah yang disebut kemajuan duniawi?

Paranoid, waswas, beringas, haus darah, ketakutan di sana-sini yang diakibatkan praktek Kristenisasi/Murtadisasi yang berujung saling membunuh dan membantai. Inikah yang disebut kemajuan akhirat?

Memang terkadang ekspansi Kristen yang mendesak agama dan adat istiadat dapat meresahkan masyarakat sekitar, tetapi tidak pernah berujung dengan dendam kesumat yang membara terhadap kaum Kristen dan misionaris seperti dalam Islam.

Apakah ada contoh konkrit dari kemajuan yang anda maksudkan?

IsraHell wrote:ya sepertinya lebih banyakan arab yg diperantauan daripada yg dinegaranya sendiri karena mereka kan orang2 nomadis yg suka berpindah2, dan lihat aja penduduk2 di Arab sono apa ada yg banyak...masak dari dulu sampai sekarang penduduknya cuma segitu2 aja.


Oke, katakanlah Arab itu memang sukses, muncul lagi pertanyaan baru.
Mengapakah Arab-arab yang "sukses" itu lebih memilih untuk menetap di negara lain yang nota bene kafir daripada negaranya sendiri? Bukankah sama-sama Islam?
Bisa saja Arab-arab banyak yang telah terpengaruh idealisme Barat, tidak Islam lagi.
Mpok Tinem
 
Posts: 611
Joined: Mon Feb 27, 2006 9:46 pm

Postby AkuAdalahAing » Mon Jan 14, 2008 9:26 pm

selama muslim berpedoman pada kitab-kitab iblis seperti quran dan hadist, maka BALAS DENDAM TIDAK MUNGKIN dipisahkan dalam kehidupannya !!!
User avatar
AkuAdalahAing
 
Posts: 6603
Joined: Sat Oct 28, 2006 5:20 pm

Postby IsraHell » Tue Jan 15, 2008 2:21 am

@mpok tinem

Kemajuan?
Kemajuan apa yang anda maksudkan?


mpok kayaknya mesti belajar sejarah dulu lebih banyak....sepengetahuan sejarah dari bangsa2 'kafir' pada masa sebelum Islam itu justru masih bodoh2, kotor, barbar dll....justru Islam yg memperkenalkan ke mereka kemajuan baik kemajuan dunia dgn teknologi maupun kemajuan ukhrowi dgn nilai2 agamanya...makanya mereka bisa banyak berubah seperti sekarang.

aku ringkas aja deh....pokonya Islam pernah mengalami masa keemasan yg jauh mengungguli bangsa2 lain....kemudian ilmu2 Islam itu banyak diserap hingga memajukan negara2 'kafir' kemudian kejayaan Islam itu dihancurkan oleh kaum barbar eropa dan kaum barbar dari timur yaitu mongol. kemudian timbul gerakan tasawuf/sufi yg lebih ke ukhrowi hasilnya banyak orang2 sufi yg sakti2 mpok...banyak tuh kisah2 biografi mereka.
nah kalo sekarang setau saya orang2 Islam yg mungkin lebih mengejar ke kemajuan duniawi ( jgn dipukul rata) biasanya pada hijrah ke barat, sedang yg mengejar kemajuan ukhrowi ya biasanya tetap di negara islam.
nah tinggal sekarang kembali ke masing2 orang yg mau dikejer itu kemajuan yg mana ?
skrg apa orang yg mau mengejar kemajuan di Ukhrowi mau dibilang **** ? ya ngga bisa donk mpok....nanti malah orang tsb balik membodohkan mpok.....maju tidaknya seseorang itu menurut kacamata siapa ?
orang2 Islam sendiri mungkin banyak yg membodoh2kan orang kafir karena pilihan hidupnya.

jadi itu semua relatif mpok :)

Oke, katakanlah Arab itu memang sukses, muncul lagi pertanyaan baru.
Mengapakah Arab-arab yang "sukses" itu lebih memilih untuk menetap di negara lain yang nota bene kafir daripada negaranya sendiri? Bukankah sama-sama Islam?
Bisa saja Arab-arab banyak yang telah terpengaruh idealisme Barat, tidak Islam lagi.


mana ada sih negara kafir mpok...kayaknya kalo negara2 demokratis itu ngga mempermasalahkan agama masing2 individu...bisa jadi presiden USA yg baru nanti malah dari Muslim seperti calonnya skrg Barack Hussein Obama.

jadi ngga usah mengait2kan urusan kemajuan duniawi dgn agama seseorang....nanti kalo diomongin ke sejarah lagi mpok jadi bingung jawabnya kog dulu Muslim jauh lebih maju dari 'kafir', malah 'kafir'nya pada belajar dari Muslim....ya kan mbok.
IsraHell
 
Posts: 50
Joined: Sun Jan 06, 2008 5:31 am

Postby openyourmind » Tue Jan 15, 2008 6:04 pm

BTW, Barrack itu emang muslim yah???
User avatar
openyourmind
 
Posts: 3051
Joined: Fri Oct 20, 2006 8:42 am

Postby rose_of_heaven » Wed Jan 16, 2008 7:51 pm

openyourmind wrote:BTW, Barrack itu emang muslim yah???


Gw dapat topik ini dr http://dwiarianto.blogspot.com/2007/07/ ... obama.html

Barack Obama
Barack Obama sangat terkenal di Illinois, Amerika Serikat (AS). Maklum, dia adalah senator AS dari negara bagian tersebut. Tapi, banyakkah orang yang tahu bahwa dia pernah mengenyam sekolah dasar (SD) di Indonesia? Ya, Barack Obama memang senator AS rasa Indonesia.

Dari wajahnya, Barack memang tidak memiliki darah Indonesia. Ibu kandungnya, Stanley Ann Dunham, adalah orang Kansas, AS, berkulit putih. Sedangkan ayahnya , Barack Husein Obama, berasal dari Kenya, berkulit hitam. Waktu Barack dilahirkan, kedua orangtuanya adalah mahasiswa di East-West Center di Universitas Hawaii di Manoa.

Tapi, mengapa Barack bisa bersekolah di Indonesia? Memang panjang ceritanya. Pria murah senyum kelahiran 4 Agustus 1961 ini mulai membetot perhatian dunia karena pidato utamanya pada Konvensi Nasional Partai Demokrat 2004 lalu. Saat itu, ia menjadi senator negara bagian Illinois. Tahun itu juga, Obama pun terpilih sebagai orang keturunan Afrika pertama yang memenangkan pemilihan ke Senat AS dari Partai Demokrat dari Illinois.

Barack mulanya memeluk agama Islam, mengikuti agama ayahnya. Namun, kemudian dia pindah menjadi agama Kristen, setelah ayah dan ibunya bercerai. Ibu dan ayahnya berpisah saat Obama masih berumur dua tahun.

Ann Dunham kemudian menikah lagi. Tak disangka, pria yang dipilihnya adalah warga negara Indonesia (WNI) yang saat itu juga seorang mahasiswa East-West Center yang mengambil doktor di bidang geografi. Pria yang kemudian menjadi ayah tiri Obama itu bernama Lolo Soetoro.

Setelah Ann-Lolo menikah dan lulus, pasangan ini kemudian pindah ke Indonesia tahun 1960-an. Barack yang mempunyai nama kecil 'Barry' juga diboyong ke Jakarta. Saat tinggal di Jakarta, pasangan Ann-Lolo dikarunia anak seorang perempuan. Adik Barrack ini bernama Maya Soetoro-Ng.

Beberapa tahun menikah, Ann dan Lolo kemudian bercerai. Entah apa yang membuat pasangan ini bercerai. Tapi, diduga Ann merasa kurang diperhatikan Lolo, gara-gara Lolo yang seorang geologis ini harus pergi ke Papua mengikuti program tentara Indonesia. Akhirnya, ketika berusia 10 tahun, Barack dan ibunya pun meninggalkan Indonesia. Barack kemudian kembali ke Hawaii dan diasuh kakek-neneknya, Madelyn Dunham.

Lantas, ke mana Maya Soetoro, adik Barack? Apakah juga ikut dibawa ke Hawaii oleh ibunya? Atau Maya ikut ayahnya? Informasi ini yang masih belum didapat. Tapi, kabarnya Maya Soetoro juga ikut diboyong Ann Dunham ke AS. Sedangkan Lolo Sotoro sudah meninggal pada 2 Maret 1993.

Selama di Hawaii, Barack Obama disekolahkan oleh ibunya di sekolah yang bagus. Setelah meninggalkan SD di Indonesia, sesampai di Hawaii, Barack masuk sekolah kelas lima di Punahou School.

Lantas SD mana di Jakarta yang pernah menjadi tempat belajar Barack? Ini yang belum terkuak. Hasil penelusuran detikcom, dia disebut-sebut sekolah di sebuah madrasah (sekolah Islam). Tapi, sekolah apa tepatnya, tidaklah jelas.

Barack telah menulis bigrafinya dengan judul 'Dreams From My Father: A Story Of Race And Inheritance Reviews and Compare'. Buku ini laris manis. Sayang, di bukunya itu juga tidak disebutkan pernah bersekolah di mana Barack saat tinggal di Indonesia.

Namun, dalam suatu artikel, Barack memang masih punya kenangan manis saat tinggal di Indonesia. Saat ramai merebaknya flu burung, Barack sangat antusias untuk menindaklanjutinya. Dia menulis artikel mengenai flu burung yang juga merebak ke Indonesia itu.

Nah, saat itulah dia mengisahkan tentang kehidupannya di Indonesia. Di dalam artikel itu, dia menceritakan saat tinggal di Jakarta, banyak tetangganya yang memelihara ayam di belakang rumahnya. Kebiasaan seperti ini yang kemungkinan bisa menyebabkan semakin melebarnya flu burung di Indonesia.

Barack orang yang brilian. Pendidikan sarjananya dia dapatkan dari fakultas hukum Columbia Unversity dengan predikat magna cumlaude. Setelah lulus, dia sempat bekerja sebagai pengacara di New York dan Chicago. Setelah itu, dia maju dalam pemilu di Illionis pada 1997. Dia terpilih sebagai senator di negara bagian itu.

Tahun 2004 lalu, dia mengikuti pemilihan senator AS dari Illinois. Menyisihkan banyak kandidat, dia akhirnya menjadi orang pertama keturunan Afrika yang terpilih sebagai senator AS dari Illiois atau menjadi orang kelima keturunan Afrika dari semua negara bagian yang menjadi senator AS. Sudah banyak yang dilakukan olehnya, sehingga menjadi terkenal. Bahkan, dia disebut-sebut sebagai calon presiden AS untuk 2008

Diposting oleh Dwi Arianto Nugroho di 4:30 PM
User avatar
rose_of_heaven
 
Posts: 97
Joined: Tue Jan 08, 2008 11:12 am

Re: lagi untuk si ALI

Postby nabicabul » Wed Jan 23, 2008 9:05 am

oyex_10 wrote:9. HALAL MEMPERAWANI WANITA USIA 9 TAHUN (RASUL SAW MENIKAHI AISYAH RA)
Saya Jawab:
Mengenai hal ini, adalah kekhususan untuk sang Nabi saw, beliau saw berbeda dengan kita, sebagaimana kesaksian beliau saw tidak makan dan minum berhari hari, ketika para sahabat mengikutinya maka beliau saw melarangnya, dan berkata : “sungguh aku tidak sama dengan kalian, aku diberi makan dan minum oleh Allah” (Shahih bukhari), demikianlah Mukjizat para nabi, demikian Mukjizat Isa bin maryam yg menghidupakan orang mati, demikian pula Mukjizat Musa as yg merubah tongkatnya menjadi ular, maka memperawani seorang wanita dalam konteks orang awam adalah menyetubuhinya dg syahwat, namun berbeda dengan Rasulullah saw, Allah swt menciptakan aisyah untuk istri nabi Nya, tentunya Dia Maha Luhur dari segala kekejian dan kebiadaban, karena seluruh ucapan sang nabi saw adalah perintah Allah swt : “Tiadalah ia berbicara dari hawa nafsunya, tetapi merupakan wahyu yg diwahyukan oleh Allah swt” (Annajm 3-4).

Aisyah ra adalah seorang wanita yg cerdas dan jenius, Nabi saw membutuhkan seorang wanita yg jenius dan cerdas untuk menyampaikan risalah pada kaum wanita, maka Jibril as mewahyukan agar beliau saw menikahi aisyah ra.

Dengan Logika yg sempurna, dan hati yg beriman kami mempercayai bahwa Maryam as adalah wanita suci yg bukan pendosa apalagi pezina, namun merupakan perintah Allah swt. Dengan hati suci dan iman, kami kaum muslimin mempercayai bahwa Isa bin Maryam adalah anak suci dan sesekali bukan anak zina, namun merupakan perintah Allah swt. Dengan kesucian dan Iman, kami kaum muslimin mempercayai bahwa Muhammad saw menikahi Aisyah dan istri istrinya bukan karena nafsu, namun merupakan perintah Allah swt.

Tuduhan anda dengan logika bahwa Muhammad saw bernafsu birahi dan sex maniac karena menikahi banyak wanita dan wanita dibawah umur, berarti anda berlogika pula bahwa Maryam as adalah pelacur biadab yg berkedok wanita suci, Dan Isa bin Maryam adalah anak haram jadah dan bukan putra suci, demikianlah logika kotor berbicara, demikian logika busuk menilai, namun anda dapat membandingkan mana logika sempurna dan mana logika busuk.

yakinkah anda??



inilah contoh muslim sejati ,
yg berfikir dengan dengkul bukan dengan otak.
semua dibilang tindakan moh sesuai perintah auloh.

engga terpikir bdi otaknya kalau perintah mengawini aisyah itu
bikinan mohammad sendiri , demikian perintah mengawini
zainab .
MANUSIA SEPERTI INI COCOKNYA MENJADI ANJING PELIHARAAN
BANGSA ARAB
nabicabul
 
Posts: 160
Joined: Wed Oct 04, 2006 10:09 pm
Location: malaysia

Re: Perbedaan watak Jepang dan Muslim...siapakah yang Untung

Postby jagal tembelang » Fri Jul 11, 2014 4:40 am

Astagfirullah!
User avatar
jagal tembelang
 
Posts: 8
Joined: Mon Jul 07, 2014 7:54 pm

Re: Perbedaan watak Jepang dan Muslim...siapakah yang Untung

Postby efrata » Fri Jul 11, 2014 11:30 am

semangat bushido masih ada di orang jepang(meskipun tidak semua), sehingga mereka akan benar2 malu bila melakukan kesalahan dan tidak bisa membuktikan kontribusi nya ke masyarakat.
ga sah jauh2, dari segi teknologi, orang jepang dah mendobrak pasar barat, salah satunya dengan Vocaloid Engine yang mereka ciptakan (yang paling terkenal sih Hatsune Miku). coba kalo mereka masih berkutat dengan dendam membalas kepada Mamariki, pasti Jepang ga akan semaju ini.

klo orang muslim, coba bisa ga mereka berdamai dengan saudara muslim mereka sendiri, ga ngemis2 suaka dan pada pindah ke negara tapir, setelah diterima malah bikin rusuh.

sori klo oot
Mirror 1: Perbedaan watak Jepang dan Muslim...siapakah yang Untung
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
efrata
 
Posts: 145
Joined: Mon Jun 30, 2014 11:13 am

Re:

Postby fayhem_1 » Fri Jul 11, 2014 2:28 pm

IsraHell wrote:justru Islam yg memperkenalkan ke mereka kemajuan baik kemajuan dunia dgn teknologi maupun kemajuan ukhrowi dgn nilai2 agamanya


Peradaban Islam’ – Kebohongan Sejarah Terbesar
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/post916859.html?hilit=jaman%20keemasan%20islam#p916859

contoh nyata, jauh sebelum islam, kafir sudah menemukan toilet, eh islam masih cebok di lapangan ato di belakang pohon pake batu lagi. Kurang air ??
Kalo udah maju hal itu tidak jadi masalah, toilet paper sudah ditemukan jauh sebelum islam

Mpok Tinem wrote:Oke, katakanlah Arab itu memang sukses, muncul lagi pertanyaan baru.
Mengapakah Arab-arab yang "sukses" itu lebih memilih untuk menetap di negara lain yang nota bene kafir daripada negaranya sendiri? Bukankah sama-sama Islam?
Bisa saja Arab-arab banyak yang telah terpengaruh idealisme Barat, tidak Islam lagi.


IsraHell wrote:mana ada sih negara kafir mpok...kayaknya kalo negara2 demokratis itu ngga mempermasalahkan agama masing2 individu...bisa jadi presiden USA yg baru nanti malah dari Muslim seperti calonnya skrg Barack Hussein Obama.

jadi ngga usah mengait2kan urusan kemajuan duniawi dgn agama seseorang....nanti kalo diomongin ke sejarah lagi mpok jadi bingung jawabnya kog dulu Muslim jauh lebih maju dari 'kafir', malah 'kafir'nya pada belajar dari Muslim....ya kan mbok.

Yang ditanya apa ,jawabnya apa, ga nyambung
Agama bisa membatasai pengetahuan seseorang,
contoh nyatanya adalah umar memerintahkan membakar buku2 perpustakaan alexandria hanya karena buku2 itu bertentangan dengan alquran

Penghancuran Perpustakaan ALEXANDRIA oleh Muslim
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/post916766.html?hilit=perpustakaan%20alexandria#p916766

Jadi agama bisa menghambat kemajuan
Mirror 1: Artikel Faithfreedom Indonesia
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
User avatar
fayhem_1
 
Posts: 1402
Joined: Tue Sep 08, 2009 6:55 pm

Re: Perbedaan watak Jepang dan Muslim...siapakah yang Untung

Postby fayhem_1 » Fri Jul 11, 2014 2:30 pm

karena seluruh ucapan sang nabi saw adalah perintah Allah swt : “Tiadalah ia berbicara dari hawa nafsunya, tetapi merupakan wahyu yg diwahyukan oleh Allah swt” (Annajm 3-4).


muhammad=aloh swt
User avatar
fayhem_1
 
Posts: 1402
Joined: Tue Sep 08, 2009 6:55 pm

Previous

Return to Ttg SYI'AH, KAFIR, MURTADIN, MUSYRIKUN dll



Who is online

Users browsing this forum: No registered users