.

Mengapa makan babi haram?

a/l ttg hak2 kaum dhimmi, kafir, minoritas non-Muslim, murtadin, musryikun dlm Islam.

Postby Beltsazar » Mon Aug 13, 2007 3:40 pm

MONTIR KEPALA wrote:kalo pun terbuat dr bahan haram ...selama sbg Obat it's ok .... masa sih ada orang minum obat sbg hobby ??...gak lah !


Yah..itulah ajaran muhammad..terlalu banyak toleransi.
Sebuah kebenaran tuh gak mengenal Toleransi,Mas..Katakan "Ya" bila iya Dan "Tidak" bila tidak..sesederhana itu kok,nabi kamu aja yg bikin mbulet :roll: :roll: :roll:
User avatar
Beltsazar
 
Posts: 548
Joined: Sun Aug 12, 2007 7:54 pm
Location: Kalvari

Postby MONTIR KEPALA » Mon Aug 13, 2007 4:18 pm

ciri2 modern adalah Fleksibilitas.
ciri2 primitif adalah kekakuan mutlak.

kalo ada agama yg lebih mengedepankan HIDUP daripada bersikukuh dgn dogma dan mati bersama dogma tsb adalah lebih UNGGUL dlm sudut pandang manapun dibanding agama yang mengedepankan dogma yg dibayar dgn nyawa.

kalo ada pilihan makan Babi krn hanya ada Babi atau MATI kelaparan ? maka yg memilih memakan Babi untuk menghindar kematian lebih cerdas dan unggul daripada yg memilih mati kelaparan.
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby Beltsazar » Mon Aug 13, 2007 4:44 pm

Terima kasih atas pengakuan kamu,memang begitulah inti pelajaran agama,masih lebih banyak yg harus dikedepankan daripada masalah makan.
Lagian kalo akhirnya juga jd halal ngapain pd awalnya diharamkan?bukannya nanti akan manimbulkan kesan munafik.

Berdo'a-lah supaya jangan sampai hanya ada binatang babi dimuka bumi ini.
User avatar
Beltsazar
 
Posts: 548
Joined: Sun Aug 12, 2007 7:54 pm
Location: Kalvari

Postby MONTIR KEPALA » Mon Aug 13, 2007 4:51 pm

perlu diingat KETENTUAN ALLAH diciptakan bukan untuk pepesan kosong sekedar ngetest ummatnya mau turut atau enggak tetapi Untuk KEBAIKAN MANUSIA itu sendiri.

kalo ketentuan Allah bikin susah dan celaka pasti ada yg salah di dalam menafsirkan cara Allah berkasih sayang sama ummatnya itu.
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby Beltsazar » Mon Aug 13, 2007 5:13 pm

Berarti anda juga harus percaya kalo apapun yg diciptakan Tuhan itu baik adanya..Kalo sudah dipandang baik menurut Tuhan mengapa juga muhammad menyatakan ciptaan itu buruk?! sampai2 kemudian dia mengharamkannya?seolah2 dialah Tuhannya.
Apa hak dia?!
apa hanya karena dia mengaku-ngaku nabi?

Sungguh **** alloh anda itu kalo menyerahkan semua ciptaannya pada orang seperti muhammad.
User avatar
Beltsazar
 
Posts: 548
Joined: Sun Aug 12, 2007 7:54 pm
Location: Kalvari

Postby pemulihan » Mon Aug 13, 2007 6:51 pm

Saya makan babi hampir tiap hari baik2 saja kok.

Pertama2 babi itu dipotong kemudian dibersihkan.
Dibuang bagian2 yg ngga perlu dan yg ga layak dikonsumsi. Trus dimasak deh..
Seperti juga kalau masak sapi, kambing,dll

referensi :

Wawancara SuaraMerdeka (4 Januari 2006) kepada Suhela (kasi kesehatan hewan) :

Menurut keterangan dia, penyakit antraks merupakan salah satu penyakit hewan yang dapat menular pada manusia.
Suhaela menuturkan, hewan yang rentan penyakit itu cukup banyak, seperti sapi, kerbau, kambing, domba, dan kuda. Selain itu, bisa juga menularkan pada rusa, babi, dan kelinci.


TEMPO Interaktif, Jakarta:Kematian Megi Saputra (16 tahun) dan Okky Jelina (17 tahun) di awal pekan ini semakin mengukuhkan Indonesia sebagai negara yang paling menderita karena wabah flu burung. Sepanjang 2006 sebanyak 56 kasus dinyatakan positif karena virus flu burung, 44 kasus diantaranya berakhir fatal -termasuk kasus kluster terdiri dari tujuh agngota keluarga di Sumatera Utara.

Di urutan kedua untuk kasus terbanyak adalah Vietnam, negara yang bersama Thailand dan Kamboja menjadi asal muasal virus itu tiga tahun lalu. Di negeri itu, sepanjang periode yang sama, tercatat ada 42 kasus flu burung positif yang menyerang warganya. Bedanya, disana tidak terekam satu pun kasus fatal.


Menurut Harian Kompas (26 September 2005) diperoleh kesimpulan bahwa penyebaran virus H5NI dan virus H9N2 yang berkembang di Asia dikarenakan oleh unggas.


PEKANBARU (Riau Online): Dinas Peternakan Provinsi Riau meminta masyarakat agar mewaspadai tiga jenis penyakit hewan ternak. Ketiga jenis penyakit tersebut ada SE (Septichemia Epizooticae) atau penyakit sapi ngorok pada ternak besar, ND (Newcastle Disease) pada ayam serta Flu burung pada unggas. Karena, musim hujan yang melanda daerah ini kembali berlangsung. 5 Januari 2006


Penelitian mana yang menyebutkan bahwa babi adalah yang paling rentan penyakit di antara semua jenis hewan?kalau ada kasih sumbernya ya.
pemulihan
 
Posts: 375
Joined: Fri Aug 03, 2007 1:25 pm

Re: Mengapa makan babi haram?

Postby nongkon » Mon Aug 13, 2007 10:10 pm

perempuan wrote:Temans...

Saya yg **** ini ingin cross cek....
Mengapa makan babi haram... Dari mana muasal makan babi itu diharamkan.. Sperti contoh salah teman kita gak boleh makan sapi karna sapi itu dulunya hewan suci.... jadi hewan tunggangan Dewa... Nah apa babi juga dulunya tunggangan Muhammad SAW sehingga Muhammad SAW melarang makan babi.

Mohon petunjuk nya ya...


Kok pingin tahu jawapannya, mudah aja.... dirikan rumah betul-betul sebelah kandang babi, jangan buat pagar.
User avatar
nongkon
 
Posts: 545
Joined: Sun Aug 05, 2007 3:40 pm
Location: Dunia akhir zaman

Postby Beltsazar » Mon Aug 13, 2007 10:26 pm

Kok pingin tahu jawapannya, mudah aja.... dirikan rumah betul-betul sebelah kandang babi, jangan buat pagar.


Lho memangnya kenapa mas?!
apa kamu gak pernah masuk ke perkampungan orang2 di bali sono,babi ampe keliaran jg gpp..orang2nya sehat2 aja gak ada keluhan..ato abis gitu kamu jg mau bilang klo orang bali haram?! :roll:
User avatar
Beltsazar
 
Posts: 548
Joined: Sun Aug 12, 2007 7:54 pm
Location: Kalvari

Postby sergius » Mon Aug 13, 2007 10:41 pm

Kalo pertanyaan ini ditanyakan pada jaman Muhammad, kira2 apa yah jawabannya dia?

Apakah dia akan bilang => kan babi bisa memutankan virus.....

Atau dia bilang => babi itu banyak cacingnya.....

Atau yang terakhir adalah => karena organ babi mirip dengan manusia dan bisa diimplan ke tubuh manusia......

Babi haram karena omongannya Muhammad. Gak ada alasan logisnya.

Kalo babi memang haram karena bahaya dll dll, kenapa ada tulisan yang menyatakan kalo kepepet bisa aja tuh daging babi dikonsumsi?

Payah muslim dikibulin Muhammad mau aje. Babi itu enak.... yang penting dimasak sampai matang.
User avatar
sergius
 
Posts: 2063
Joined: Sun Sep 24, 2006 3:46 am
Location: Tzu Chi homebase

Postby nongkon » Mon Aug 13, 2007 10:42 pm

Beltsazar wrote:
Kok pingin tahu jawapannya, mudah aja.... dirikan rumah betul-betul sebelah kandang babi, jangan buat pagar.


Lho memangnya kenapa mas?!
apa kamu gak pernah masuk ke perkampungan orang2 di bali sono,babi ampe keliaran jg gpp..orang2nya sehat2 aja gak ada keluhan..ato abis gitu kamu jg mau bilang klo orang bali haram?! :roll:


Saya kata kandang babi bukan babi yang keliaran. Coba dulu dan lepas tu bisa repot di sini....
User avatar
nongkon
 
Posts: 545
Joined: Sun Aug 05, 2007 3:40 pm
Location: Dunia akhir zaman

Postby Beltsazar » Mon Aug 13, 2007 10:55 pm

Saya kata kandang babi bukan babi yang keliaran. Coba dulu dan lepas tu bisa repot di sini....


Wah..saya yakin pasti anda belom pernah melihat apa yg saya maksud,ke bali sono gih..ato di papua jg banyak ..tp intinya bukan itu mas..
Masalahnya anda tidak memberikan jawaban yg ilmiah di topik ini :roll:
User avatar
Beltsazar
 
Posts: 548
Joined: Sun Aug 12, 2007 7:54 pm
Location: Kalvari

Postby nongkon » Mon Aug 13, 2007 11:00 pm

Beltsazar wrote:
Saya kata kandang babi bukan babi yang keliaran. Coba dulu dan lepas tu bisa repot di sini....


Wah..saya yakin pasti anda belom pernah melihat apa yg saya maksud,ke bali sono gih..ato di papua jg banyak ..tp intinya bukan itu mas..
Masalahnya anda tidak memberikan jawaban yg ilmiah di topik ini :roll:


Soalannya jugak nggak ilmiah bung...
User avatar
nongkon
 
Posts: 545
Joined: Sun Aug 05, 2007 3:40 pm
Location: Dunia akhir zaman

Postby Beltsazar » Mon Aug 13, 2007 11:07 pm

nongkon wrote:
Beltsazar wrote:
Saya kata kandang babi bukan babi yang keliaran. Coba dulu dan lepas tu bisa repot di sini....


Wah..saya yakin pasti anda belom pernah melihat apa yg saya maksud,ke bali sono gih..ato di papua jg banyak ..tp intinya bukan itu mas..
Masalahnya anda tidak memberikan jawaban yg ilmiah di topik ini :roll:


Soalannya jugak nggak ilmiah bung...


kenapa gak ilmiah?kalau anda punya anak kecil bisa jadi anak anda akan menanyakan hal yg sama pada anda.
Jawaban anda yg tidak ilmiah..itu jawaban untuk anak kecil..iya kan?
Cobalah anda menjawab dengan sebuah jawaban..jangan dengan sebuah pertanyaan pula :lol:
User avatar
Beltsazar
 
Posts: 548
Joined: Sun Aug 12, 2007 7:54 pm
Location: Kalvari

Postby Lea » Mon Aug 13, 2007 11:15 pm

Nih...kalau aturannya komplit, begini nih...
Binatang yang boleh dimakan: yang memamah biak DAN berkuku belah
Babi? berkuku belah, tapi ngga memamah biak...ngga boleh dimakan
Bersirip DAN bersisik...Hiu bersirip, tapi tak bersisik....ngga boleh dimakan...
Termasuk tidak boleh di makan, ya binatang yang melata.
Lebih banyak, khan? Bukan cuma babi dan anjing khan...? Ngga pake acara kalo terpaksa boleh dimakan segala. Gimana kitab kayak quram bisa disebut kitab yang lebih komplit daripada kitab sebelumnya, kalo dari sisi aturan aja, jauh lebih sedikit..
Yesus orang Yahudi, pastinya Dia juga ikut aturan ini. Aku juga mau ikut. Kalau anda tidak ikut, terserah anda, dengan sepenuh hatiku aku percaya kalau sekarang ini semua dihalalkan untuk dimakan.
Tapi ada baiknya kalau tahu alasan medis dari aturan ini. Binakang memamah biak DAN berkuku belah, binatang bersirip DAN bersisik, hidupnya cenderung lebih bersih, dan memiliki mekanisme dalm membuang limbah dalam tubuhnya, sehingga aman ketika di makan oleh manusia. Jadi, selebihnya binatang yang lain, termasuk babi, diciptakan untuk apa? untuk membersihkan lingkungan di sekitarnya. Lagi 2x supaya binatang yang boleh manusia makan, lebih baik hidupnya, dan lebih sehat untuk dimakan.
Kalau ingin tahu lebih jelas, baca aja "Rahasia Umur Panjang" disusun oleh Dr. Elizabeth. Banyak koq di toko buku.
Lea
 
Posts: 120
Joined: Sat May 26, 2007 9:40 pm

Postby nongkon » Mon Aug 13, 2007 11:16 pm

Beltsazar wrote:
nongkon wrote:
Beltsazar wrote:
Saya kata kandang babi bukan babi yang keliaran. Coba dulu dan lepas tu bisa repot di sini....


Wah..saya yakin pasti anda belom pernah melihat apa yg saya maksud,ke bali sono gih..ato di papua jg banyak ..tp intinya bukan itu mas..
Masalahnya anda tidak memberikan jawaban yg ilmiah di topik ini :roll:


Soalannya jugak nggak ilmiah bung...


kenapa gak ilmiah?kalau anda punya anak kecil bisa jadi anak anda akan menanyakan hal yg sama pada anda.
Jawaban anda yg tidak ilmiah..itu jawaban untuk anak kecil..iya kan?
Cobalah anda menjawab dengan sebuah jawaban..jangan dengan sebuah pertanyaan pula :lol:


Kalau anda mau jawaban yang ilmiah, bisa saja belajar secara saintifik... anda belajar biologi babi dan perhatikan perangai babi dengan cermat dan dengan nurani yang jelas...
User avatar
nongkon
 
Posts: 545
Joined: Sun Aug 05, 2007 3:40 pm
Location: Dunia akhir zaman

Postby Beltsazar » Mon Aug 13, 2007 11:20 pm

Kalau anda mau jawaban yang ilmiah, bisa saja belajar secara saintifik... anda belajar biologi babi dan perhatikan perangai babi dengan cermat dan dengan nurani yang jelas...


Silahkan anda berikan jawaban anda ini pada anak anda.
User avatar
Beltsazar
 
Posts: 548
Joined: Sun Aug 12, 2007 7:54 pm
Location: Kalvari

Re: Mengapa makan babi haram?

Postby Phoenix » Mon Aug 13, 2007 11:36 pm

nongkon wrote:
perempuan wrote:Temans...

Saya yg **** ini ingin cross cek....
Mengapa makan babi haram... Dari mana muasal makan babi itu diharamkan.. Sperti contoh salah teman kita gak boleh makan sapi karna sapi itu dulunya hewan suci.... jadi hewan tunggangan Dewa... Nah apa babi juga dulunya tunggangan Muhammad SAW sehingga Muhammad SAW melarang makan babi.

Mohon petunjuk nya ya...


Kok pingin tahu jawapannya, mudah aja.... dirikan rumah betul-betul sebelah kandang babi, jangan buat pagar.


Sungguh..gue ngakak banget baca jawaban yg gelo en ndak masuk akal ini.

Ditanya makan babi, koq susurh bikin kandang. COba aje elo bangun rumah disebelah kandang ayam!!!

Pernah gue masuk ke gang nengok temen rumahnya ngelewati gang yg namanya gang ayam. Disitu banyak rumah pak haji yg ternak ayam. Mana ternak nya mosok kandang ayam ukuran cuman 3x3 m ayamnya bisa sampe bejibun..ndak kehitung. Tuh ayam bisa dibilang gendong-gendongan.

Mending kalau ndak bisa jawab yg masuk akal elo mingkem aja deh...

Ditanya makan koq larinya ke kendang..dodol...
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby Phoenix » Mon Aug 13, 2007 11:45 pm

nongkon wrote:
Beltsazar wrote:
nongkon wrote:
Beltsazar wrote:
Saya kata kandang babi bukan babi yang keliaran. Coba dulu dan lepas tu bisa repot di sini....


Wah..saya yakin pasti anda belom pernah melihat apa yg saya maksud,ke bali sono gih..ato di papua jg banyak ..tp intinya bukan itu mas..
Masalahnya anda tidak memberikan jawaban yg ilmiah di topik ini :roll:


Soalannya jugak nggak ilmiah bung...


kenapa gak ilmiah?kalau anda punya anak kecil bisa jadi anak anda akan menanyakan hal yg sama pada anda.
Jawaban anda yg tidak ilmiah..itu jawaban untuk anak kecil..iya kan?
Cobalah anda menjawab dengan sebuah jawaban..jangan dengan sebuah pertanyaan pula :lol:


Kalau anda mau jawaban yang ilmiah, bisa saja belajar secara saintifik... anda belajar biologi babi dan perhatikan perangai babi dengan cermat dan dengan nurani yang jelas...


Silahkan anda kemukakan ttg perangai babi menurut pelajaran Biologi anda disini. Mau tahu ajaran guru biologi elo.
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby milala » Tue Aug 14, 2007 12:03 am

Sebenarnya kenapa babi haram? Menurut kawan saya yang muslim ini terjadi karena pernah Muhammad pingin menikmati daging babi tetapi dibohongi ama istrinya. Ceritanya Muhammad tuh nanya ama bininya apa daging babi itu masih ada karena dia mau makan... lagi setelah tamunya pulang (saking enaknya).. tetapi istrinya bilang udah habis... maka di bilang ama Muhammad kuharapkan bagi pengikutku makan daging babi jika ternyata daging itu masih ada... dan setelah di ceck ama Muhammad ternyata daging itu masih ada... terus keluar deh ayat ini :
[2:173] Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang disebut selain Allah . Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

aneh khan!
tapi kalau di tanya muslim pada gak mau ngakuin karena malu.... lalu dari mana ada cerita ini kalau tidak ada sumbernya... atau mukin hadistnya... tetapi kemudian hadist ini pasti di bilang hadist palsu dan gak di pakai lagi...
gak mungkin ada asap kalau tidak ada apinya... tul tak...
malu nih yeee.. bagus gambalng aja... akui kebenarannya... diharapkan Muhammad karena enaknya... khan selesai... kagak usah malu...
milala
 
Posts: 467
Joined: Wed Nov 16, 2005 11:08 pm

Postby Phoenix » Tue Aug 14, 2007 1:33 am

Mungkin lebih lengkapnya ayatnya begini:

173. Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Jadi sebenarnya disebutkan disitu, kalau babi itu sebenaranya halal kalau disembelih sambil tereak aulohwakbar!!

Makanya kenape daging kafir itu halal. Itu karena waktu nyembelih mereka teriak aulohwakbar..makanye H A L A L!!!
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

PreviousNext

Return to Ttg SYI'AH, KAFIR, MURTADIN, MUSYRIKUN dll



Who is online

Users browsing this forum: No registered users