.

Qur'an, Muhammad, Pedophilia & Hiprokisitas Penentangnya

Muhammad dan istri2nya, pedofilia dan kehidupan seksual nabi

Postby Phoenix » Fri Nov 17, 2006 4:33 am

faiz wrote:Sebenarnya saya mempertanyakan sikap moderator yang mengizinkan umpatan-umpatan lewat gambar yang mengganggu jalannya diskusi yang sehat dan adil, sebab gambar tersebut tidak bedanya dengan umpatan-umpatan yang biasanya dilimpahkan kalangan nonmuslim ketika mengalami kefrustasian yang luar biasa melawan argumentasi kalangan Islam.
---deleted---

Faiz, apakah anda merasa terumpat?

Kalau anda berpikir lebih jauh, maksud si Ali ingin agar kamu membayangkan pasangan berumur 60 tahun dgn anak umur 11 tahunan. Mungkin emmang sebaiknya si Ali tidak memakai nama kamu. Supaya kamu tdk merasa terumpat.

Nah apakah dgn menampilan gambar si Wanwisa anda berusaha melegalkan yg dilakukan muhamad?

Ingat, berapa umur muhamad? berapa umur Aisha?
Dan satu lagi:
WANWISA BUKAN AISHA dan AISHA BUKAN WANWISA.

Suami Wanwisa bukan seorang yg dianggap sbg nabi besar, dan muhamad bukan suami Wanwisa.

Jadi yang telah anda lakukan hanyalah sebuah TUQUOQUE (RED HERRING).

Dan kalau kamu membaca isi surat kabar tsb, pemerintah Thailand akan mengecek lagi dan merasa adanya kesalahan.

Dan kalaupun itu benar, apakah anda membenarkan pernikahan pada anak umur 9 tahun?
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby curious » Fri Nov 17, 2006 4:49 am

faiz wrote:Sebenarnya saya mempertanyakan sikap moderator yang mengizinkan umpatan-umpatan lewat gambar yang mengganggu jalannya diskusi yang sehat dan adil, sebab gambar tersebut tidak bedanya dengan umpatan-umpatan yang biasanya dilimpahkan kalangan nonmuslim ketika mengalami kefrustasian yang luar biasa melawan argumentasi kalangan Islam.

very rich coming for muslim faiz. lupa ya lu kalo lu sendiri yang paling sering memakai kata "****" , "*****" dll di ruang bedah islam ini? moderator rezhander bisa confirm berapa kali dia mengedit post anda di sini yang memaki maki forumer lain saat anda terpojok? tolong dong mod, confirm please???

Dan lucu banget menampilkan artikel tentang seorang perempuan thai yang diberitakan melahirkan pada usia 9 tahun sebagai "bukti" bahwa aisha sudah haid pada usia 9 tahun :lol: :lol: :lol:
apa hubungannya? aisha bukan perempuan thai, dan TIDAK SEMUA perempuan thai sudah haid dan bisa melahirkan pada usia 9 tahun. dan perlu anda ketahui, di kampung-kampung di thailand sudah biasa kalau kelahiran tidak langsung dilaporkan. Perempuan itu memang tercatat lahir tahun 1991, tapi itu tidak berarti dia memang lahir tahun itu. Dari foto perkawinannya saja dia terlihat jauh lebih tua dari usia tercatat itu.


__________________________
ISLAMIC PEARLS OF WISDOM
mungkin diubah, dipotong atau tidak diapa apain sama sekalicuma yang menyampaikan kan non muslim yang anti Islam jadi untuk amannya ya aku bilang palsu (Mualaf, 2006)
Bagi saya lebih baik berbohong untuk menegakkan Islam daripada membuat Muslim jadi Murtadz.... (warded, 2006)

Contoh ketauhidan dalam Islam: GOSOK GIGI. (Mualaf, 2006)
Muslim masih setia terus sama allahnya biar DITIPUIN juga.(SiBodoh,2006)
Membagi istri kepada sahabat menunjukkan akhlak mulia, kemurnian solidaritas yang tinggi, kemuliaan budi pekerti (kong na'if, 2006)
User avatar
curious
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby Rezhander » Fri Nov 17, 2006 6:56 am

faiz wrote:Sebenarnya saya mempertanyakan sikap moderator yang mengizinkan umpatan-umpatan lewat gambar yang mengganggu jalannya diskusi yang sehat dan adil, sebab gambar tersebut tidak bedanya dengan umpatan-umpatan yang biasanya dilimpahkan kalangan nonmuslim ketika mengalami kefrustasian yang luar biasa melawan argumentasi kalangan Islam.



Faiz, apakah maksud anda adalah gambar dari netter Ali? Saya tidak melihat kalau itu adalah suatu umpatan atau hinaan. Yang netter Ali lakukan hanya bertanya kepada anda sembari memberikan bayangan berupa gambar tersebut. Tidak ada yg salah dengan gambar tersebut. Silahkan dilanjutkan dan pertahankan argumen yg anda anggap benar.



Cheers :P
User avatar
Rezhander
 
Posts: 1321
Joined: Thu Apr 20, 2006 7:10 pm
Location: Dimanmanhathatsen

Postby moslem » Fri Nov 17, 2006 10:43 am

Curious wrote:
and please, don't waste our time dumping literature here again here


No, i didn't intend to pile a literature as a thrash, i just show you the reality of human culture in the past, mainly in the middle age period to more clearly understand the situation and the viewpoint of the old culture history surround it or surround its society in the past history. Just omit misunderstanding probability, because may be there are people haven't read the supported article...

Let me add some:

It should be mentioned that from an Islamic point of view, many problems in society today can be traced back to the abandonment of early marriage. Due to the way that Almighty God has created man and woman, i.e., with strong sexual desires, people should marry young. In the past, this was even more true since life expectancy was very low (i.e. you were considered "old" if you made it to 40!) Not only does marriage provide a legal outlet for people with strong sexual desires, but it usually produces more children. One of the main purposes of marriage is to produce children -"be fruitful and multiply" as the Bible says (Genesis 8:17). This was especially important in the past, when people did not live as long as they do now and the infant morality rate was much higher.

Even though we have established that puberty has been the historical, cultural and religious norm for indicating readiness for marriage, some may wonder at which age puberty normally takes place. This is somewhat meaningless in regards to our specific discussion of Muhammad(PBUH) and Aishah, since the hadith literature makes it clear that she had reached puberty. However, in regards to puberty and at what age most girls have their first menstrual cycle, Abdul-Hamîd Siddiqî says:

An article Physical Changes in Girls During Puberty <http://www.chmc.org/aboutchi/infoline/girls.htm> has this to say:
During puberty, a girl's body changes, inside and out, into the body of a woman. The changes don't come all at once, and they don't happen at the same time for everybody. Most girls start showing physical changes around age 11, but everyone has her own internal schedule for development. It's normal for changes to start as early as 8 or 9 years of age, or not until 13 or 14. Even if nothing looks or feels different yet, the changes may have already begun inside your body.


Historically, the age at which a girl was considered ready to be married has been puberty. This was the case in Biblical times, as we will discuss below, and is still used to determine the age of marriage in what the culturally arrogant West calls "primitive societies" throughout the world. As the hâdîth about cAishah's age show, her betrothal took place at least three years before the consummation of the marriage. The reason for this was that they were waiting for her to come of age (i.e. to have her first menstrual period). Puberty as a biological sign shows that a women is capable of bearing children. Can anyone logically deny this? Part of the wisdom behind the Prophet's marriage to cAishah just after she reached puberty is to firmly establish this as a point of Islamic Law, even though it was already cultural norm in all Semitic societies (including the one Jesus(P) grew up in). The large majority of Islamic jurists say that the earliest time a marriage can be consummated is on the onset sexual maturity (bulugh), meaning puberty. Since this was the norm of all Semitic cultures and it still is the norm of many cultures today: it is certainly not something that Islam invented. However, widespread opposition to such a Divinely revealed and accepted historical norm is certainly something that is relatively new.

akar kata yang dipakai untuk kata yang diterjemahkan sebagai consumate adalah "dakhala". Dari kamus bahasa Arab-Inggris Hans-Wehr halaman 273, arti dari kata DAKHALA adalah “memasuki, menembusi, penetrasi, menikmati perkawinan, tinggal bersama, tidur dengan seorang wanita.”


Yes, there are a lot of meaning. There are many dictionaries i know often insert the words less accurately. Moreover, if it is translated from arabic culture. People have to understand term of isim, ifil, etc in pattern of arabic language. Assume those meanings are accurate. Well, living together doesn't always mean sexual intercouse has occured. Could be anytime or once upon a time in their living. But otherwise, if it means penetration or enter the genital to other, well their culture had covered it :)

Aisha said: The Apostle of Allah (may peace be upon him) married me when I was seven years old. The narrator Sulaiman said: Or six years. He had intercourse with me when I was nine years old. (Sunan Abu Dawud, Number 2116)


I didn't find the hadith.. May be, you give the wrong number...

as usual, can't even support his own argument.....


Yes, i just use my memory to tell something i ever read... :)

Kenapa anda membandingkan umur abraham saat menikah hagar dengan umur muhammad saat menikahi aisha? apakah menurut anda "umur" abraham yang tercantum dalam kitab perjanjian lama SETARA dengan umur muhammad menurut perhitungan kita?
Abraham mungkin ditulis berumur 85 tahun ketika menikahi hagar, tetapi dia juga ditulis meninggal pada usia 175 tahun. apakah menurut anda muhammad and his contemporaries juga punya life expectancy sampai "umur 175 tahun"? sedangkan buku yang sama yang menulis umur abraham saat menikahi hagar juga menulis bahwa Adam meninggal pada umur 930 tahun. Apakah menurut anda muhammad & orang-orang semasa dia juga punya harapan hidup hingga umur 930 tahun? jika jawabannya adalah YES maka baru bisa anda membandingkan umur muhammad saat mengawini aisha dengan umur Abraham saat mengawini Hagar. dan karena jawabannya adalah pasti TIDAK, maka argument andapun gugur. Mengerti?


I don't understand what you say... May be i could say like this ... Are you sure that people in different age have different expectacy?
User avatar
moslem
 
Posts: 441
Joined: Fri Oct 13, 2006 3:13 pm
Location: antah berantah, small village

Postby Rezhander » Fri Nov 17, 2006 10:50 am

Diharap menggunakan bahasa Indonesia, karena tidak semua netter fasih berbahasa Inggris. Terima kasih.


Cheers :P
User avatar
Rezhander
 
Posts: 1321
Joined: Thu Apr 20, 2006 7:10 pm
Location: Dimanmanhathatsen

Postby curious » Fri Nov 17, 2006 1:06 pm

betul....!!!! tolong donk diterjemahkan dulu sebelum gua baca... ;)
User avatar
curious
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby moslem » Wed Nov 22, 2006 1:53 pm

Gw rasa tidak perlu diterjemahkan karena artikel yg gw sampaikan adalah sebuah kutipan. Apalagi di FFI cukup banyak orang yg berprofesi sebagai pakar-pakar translator (yg tentunya udah pada mahir dari saya baca tulisan Inggris). Gw hanyalah seorang manusia biasa-biasa saja seperti Rezhander. Sanggah saja apa yg tertulis, semuanya sudah tercakup secukupnya dikutipan tsb, baik tentang hiprokritas/ambiguitas/double standart dan kelakuan para pengritiknya, hikmah-2 mengapa Rasulullah menikahi Aisyah, hikmah-2 bahwa Rasulullah adalah suatu stempel contoh yang mewakili nilai-nilai seluruh dimensi peradaban manusia dan jaman (segala waktu dan tempat dari jaman nabi Adam sampai kiamat). Yaitu peradaban dari ujung dunia ke ujung dunia yg lain (rahmatan lil alamin).

Rasulullah adalah suatu contoh (acuan untuk seseorang dalam mengambil keputusan) bagi orang/kelompok masyarakat ttg bagaimana kehidupan berkeluarga itu sebenarnya, contoh bagi orang/kelompok masyarakat yg beristri tunggal, beristri banyak, beristri muda, beristri tua, beristri janda, mempunyai budak pada masa lalu, seorang panglima perang yang mengajarkan pada manusia bagaimana melakukan peperangan, seorang guru/filosof, seorang ahli gulat, seorang penggembala domba, seorang yatim-piatu, seorang saudagar yg jujur, seorang yang mampu hidup sederhana (miskin), seorang penyayang anak kecil, seorang pemimpin dan diplomat, seorang yang pernah menempuh miliaran tahun cahaya ke atas langit sampai diatas langit tingkat ke 7 (tentang ini akan gw jelaskan/singgung dasar pemikirannya di thread Islam adalah agama yang lurus, dan juga akan gw beberkan the worth value mengapa Allah SWT 'membolehkan' muslim untuk melakukan 'kebohongan', jika thread tsb sudah dibuka lagi oleh moderator).

Kesimpulannya, Muhammad bukanlah seorang yg gila. Akan tetapi manusia-manusia jaman sekaranglah yg pada gila, nggak bisa ngaca gimana kelakuannya sendiri (hipokrit kelas berat jo)....:)
User avatar
moslem
 
Posts: 441
Joined: Fri Oct 13, 2006 3:13 pm
Location: antah berantah, small village

Postby moslem » Wed Nov 22, 2006 10:29 pm

Mungkin kalimat gw diatas dapat gw perjelas lagi, yaitu Muhammad SAW dijadikan Allah SWT (global implemented/pilot project) agar dapat menjadi panduan hidup (contoh hidup) untuk mengakomodir sosial masyarakat dari berbagai level dan lapisan peradaban yg majemuk, dari berbagai suku-suku bangsa mulai dari suku aborigin sampai suku asmat, mulai dari dataran tibet, india, thailand sampai benua amerika dan eropa, dari jaman Muhammad (jaman kuno) sampai kiamat tiba (jaman modern, post modern) atau rahmatan lil alamin.

Karena itu Muhammad SAW harus menjalani berbagai dimensi atau multi peran dalam hidupnya. Itu bukan semata-mata kehendak Muhammad sendiri, tapi sudah diatur oleh Allah SWT. Inilah fungsi dari kenabian Muhammad SAW yg sering tidak disadari oleh orang. Karena yg namanya nabi terakhir harus bisa menunjukkan/mengajarkan segala hal yg diperlukan bagi manusia-manusia sesudahnya yg menjalani sisi-sisi kehidupan yg majemuk atau beragam dari berbagai tingkat sosial, tingkat intelektual, segala jaman, dsb.

Menurut gw sudah jelas latar belakang masa lalu Muhammad SAW, karena semuanya sudah dirancang sedemikian rupa agar nilai-nilai Quran dapat mewakili segala unsur kehidupan di alam raya semenjak diutusnya sampai hari kiamat tiba...
User avatar
moslem
 
Posts: 441
Joined: Fri Oct 13, 2006 3:13 pm
Location: antah berantah, small village

Postby faiz » Tue Nov 28, 2006 5:02 am

OK karena perdebatan tidak menampilkan referensi yang memadai lagi, dari pada lari kemana-mana saya langsung ambil kesimuplan.

1. Aisyah dianggap anak-anak karena masih berusia 9 tahun, faktanya usia 9 tahun menurut medis bisa dikatakan memasuki usia dewasa ketika dia memasuki usia puber.

2. Non muslim menggunakan Qur'an dan pendapat imam Ibnu hajar, dan ini sudah saya bantah dengan menggunakan referensi yang jelas dan clear, bisa dibandingkan dengen referensi dan penggunaan komentar-komentar yang isinya cuma retorika yang dikemukakan oleh non muslim disini, saya serahkan kepada pembaca untuk menilai.

3. Muhammad dianggap seorang pedhopilia, tidak ada satupun ciri-ciri pedhopilia ada pada Muhammad SAW, seperti tanda-tanda Adadeh, curious, phoenix, ataupun Ali bisa dianggap terkena epilepsi, bayangkan mengatakan seseorang terkena epilepsi tapi tidak ada satupun ciri orang yang terkena epilepsi melekat padanya ??, apa itu termasuk tuduhan ?, atau kebenaran yang tanpa perlu bukti ??.

4. Aisyah diklaim sebagai korban pelecehan seksual ?, tidak ada satupun bukti melekat pada diri Aisyah dia merupakan seseorang yang mengidap penyakit kejiwaan yang diakibatkan oleh pelecehan seksual !.

5. Satu-satunya alasan non muslim mengatakan Muhammad seorang pedhopilia adalah karena menikahi anak 9 tahun tok, titik. Tak peduli secara medis bisa dikatakan dewasa tidak peduli tidak ada satupun ciri yang melekat pada Muhammad atau Aisyah.

5. Qur'an dan Sunnah nabi tidak pernah mengajarkan pedhopilia, Biblelah yang mengajarkan, dan nampaknya tidak ada satupun argumen non muslim terutama orang-orang kristen disini seperti phonix, adadeh, ali, dll yang mampu membantahnya.

Akhirnya saya mengatakan, wahai non muslim dan para pengkritik Islam menangislah, memakilah, serta mengecamlah tapi selama tidak bisa membawa referensi dan data yang bisa dipakai untuk berdiskusi maka akhirnya kebenaran menemukan jalannya.
User avatar
faiz
 
Posts: 261
Joined: Thu Aug 24, 2006 4:35 am

Postby curious » Tue Nov 28, 2006 5:33 am

faiz wrote:1. Aisyah dianggap anak-anak karena masih berusia 9 tahun, faktanya usia 9 tahun menurut medis bisa dikatakan memasuki usia dewasa ketika dia memasuki usia puber.[q/uote]
tidak ada fakta medis bahwa pada usia 9 tahun Aisha sudah dewasa. tolong postkan fakta medis dari dokter yang memeriksa Aisha kalau memang "fakta medis" itu ada.

faiz wrote:2. Non muslim menggunakan Qur'an dan pendapat imam Ibnu hajar, dan ini sudah saya bantah dengan menggunakan referensi yang jelas dan clear, bisa dibandingkan dengen referensi dan penggunaan komentar-komentar yang isinya cuma retorika yang dikemukakan oleh non muslim disini, saya serahkan kepada pembaca untuk menilai.

referense Ibnu Hajar tentang pelarangan bermain boneka bagi muslim adalah jelas dan tak terbantah. sampai sekarang tidak ada sumber islam yang menyanggah bahwa muslim dewasa dilarang memiliki boneka. bahkan foto dan gambar mahkluk hidup pun sebenarnya dilarang. tetapi muslim model anda semua memang sudah melanggar hukum itu. jika memang ada sanggahan mengenai apa yang dikatakan ibnu hajar, tolong post referensinya yang jelas, misalnya buku karya cendekiaan islam si anu halaman berapa yang mengatakan "ibnu hajar salah. tidak ada hukum tersebut".

faiz wrote:3. Muhammad dianggap seorang pedhopilia, tidak ada satupun ciri-ciri pedhopilia ada pada Muhammad SAW, seperti tanda-tanda Adadeh, curious, phoenix, ataupun Ali bisa dianggap terkena epilepsi, bayangkan mengatakan seseorang terkena epilepsi tapi tidak ada satupun ciri orang yang terkena epilepsi melekat padanya ??, apa itu termasuk tuduhan ?, atau kebenaran yang tanpa perlu bukti ??

epilepsi memang ada gejala penyakit yang kelihatan spt kejang-kejang. tetapi pedophilia adalah sakit jiwa. tentu saja tidak terlihat secara fisik, tetapi bisa di-deteksi dari kelakuan si penderita, yaitu keinginan melakukan hubungan seksual dengan anak kecil. dan itu sudah terbukti berkali-kali dalam diri muhammad. selain aisha, ada bayi wanita berusia 2 thn yang menurut satu hadist dikatakan muhammad akan dinikahinya.

faiz wrote:4. Aisyah diklaim sebagai korban pelecehan seksual ?, tidak ada satupun bukti melekat pada diri Aisyah dia merupakan seseorang yang mengidap penyakit kejiwaan yang diakibatkan oleh pelecehan seksual !.

menyetubuhi anak kecil adalah pelecehan seksual. simple and clear!

faiz wrote:5. Satu-satunya alasan non muslim mengatakan Muhammad seorang pedhopilia adalah karena menikahi anak 9 tahun tok, titik. Tak peduli secara medis bisa dikatakan dewasa tidak peduli tidak ada satupun ciri yang melekat pada Muhammad atau Aisyah.

baca no. 1 di atas. bukti medis nya mana? jangan menyodorkan foto perempuan thailand lagi. yang kita bicarakan adalah AISHA, bukan orang lain.

faiz wrote:5. Qur'an dan Sunnah nabi tidak pernah mengajarkan pedhopilia, Biblelah yang mengajarkan, dan nampaknya tidak ada satupun argumen non muslim terutama orang-orang kristen disini seperti phonix, adadeh, ali, dll yang mampu membantahnya.

no 6 nyong. menghitung saja tidak bisa? Bible mengajarkan? bagian mana di bible yang menyatakan "setubuhilah anak kecil"? Quran sebaliknya memberi masa iddah bagi perempuan yang belum haid (baca: anak kecil). dan sunnah nya pun jelas. dari tingkah laku nabi yang meyetubuhi anak kecil. jadi pedophilia memang jelas ajaran islam, didukung oleh quran dan sunnah.

faiz wrote:Akhirnya saya mengatakan, wahai non muslim dan para pengkritik Islam menangislah, memakilah, serta mengecamlah tapi selama tidak bisa membawa referensi dan data yang bisa dipakai untuk berdiskusi maka akhirnya kebenaran menemukan jalannya.

gila nih orang. siapa pula yang menangis dan memaki? kalah berdebat di ruang muhammad, muslim faiz pun merengek rengek di ruang bedah islam. dan kalah lagi :lol:
sudah lah faiz, ikut saja sunnah nabi mu dan kawinilah anak berumur 6 tahun. ditanggung legit, spt kata nabimu

__________________________
ISLAMIC PEARLS OF WISDOM
mungkin diubah, dipotong atau tidak diapa apain sama sekalicuma yang menyampaikan kan non muslim yang anti Islam jadi untuk amannya ya aku bilang palsu (Mualaf, 2006)
Bagi saya lebih baik berbohong untuk menegakkan Islam daripada membuat Muslim jadi Murtadz.... (warded, 2006)

Contoh ketauhidan dalam Islam: GOSOK GIGI. (Mualaf, 2006)
Muslim masih setia terus sama allahnya biar DITIPUIN juga.(SiBodoh,2006)
Membagi istri kepada sahabat menunjukkan akhlak mulia, kemurnian solidaritas yang tinggi, kemuliaan budi pekerti (kong na'if, 2006)
User avatar
curious
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby BOMBASTIC » Tue Nov 28, 2006 11:49 am

moslem wrote:
>>Rasulullah adalah suatu contoh (acuan untuk seseorang dalam mengambil keputusan)<<

Benarkah setiap tindakan mohamad jadi contoh sampai sekarang??
User avatar
BOMBASTIC
 
Posts: 736
Joined: Thu Jul 13, 2006 10:56 am
Location: HEAVEN

Postby moslem » Fri Dec 15, 2006 10:01 pm

curious wrote:
1. Aisyah dianggap anak-anak karena masih berusia 9 tahun, faktanya usia 9 tahun menurut medis bisa dikatakan memasuki usia dewasa ketika dia memasuki usia puber.[q/uote]
tidak ada fakta medis bahwa pada usia 9 tahun Aisha sudah dewasa. tolong postkan fakta medis dari dokter yang memeriksa Aisha kalau memang "fakta medis" itu ada.

Curious manalah kita tahu fakta medis bahwa usia Aisyah 9 tahun. Lu tanya mikir-2 dulu dong, gw udah nyajikan data kopian diatas bahwa dokter-2 menyatakan usia 9 tahunpun sudah bisa menstruasi. Jika link diatas udah broken, lu bisa riset sendiri di resource lain bahwa usia 9 tahun tuh udah pada menstruasi..Ok gw kutip lagi data-2 diatas
An article Physical Changes in Girls During Puberty <http://www.chmc.org/aboutchi/infoline/girls.htm> has this to say:
During puberty, a girl's body changes, inside and out, into the body of a woman. The changes don't come all at once, and they don't happen at the same time for everybody. Most girls start showing physical changes around age 11, but everyone has her own internal schedule for development. It's normal for changes to start as early as 8 or 9 years of age, or not until 13 or 14. Even if nothing looks or feels different yet, the changes may have already begun inside your body.


referense Ibnu Hajar tentang pelarangan bermain boneka bagi muslim adalah jelas dan tak terbantah. sampai sekarang tidak ada sumber islam yang menyanggah bahwa muslim dewasa dilarang memiliki boneka. bahkan foto dan gambar mahkluk hidup pun sebenarnya dilarang. tetapi muslim model anda semua memang sudah melanggar hukum itu. jika memang ada sanggahan mengenai apa yang dikatakan ibnu hajar, tolong post referensinya yang jelas, misalnya buku karya cendekiaan islam si anu halaman berapa yang mengatakan "ibnu hajar salah. tidak ada hukum tersebut".


Orang mau main boneka kek, apa kek, so pada masa itu usia 9 tahun sudah pada boleh nikah. Bahkan umat Yahudi pada masa Musa udah bisa makai anak kecil sebagai hasil harta rampasan perang. Lihat avatar gw....

epilepsi memang ada gejala penyakit yang kelihatan spt kejang-kejang. tetapi pedophilia adalah sakit jiwa. tentu saja tidak terlihat secara fisik, tetapi bisa di-deteksi dari kelakuan si penderita, yaitu keinginan melakukan hubungan seksual dengan anak kecil. dan itu sudah terbukti berkali-kali dalam diri muhammad. selain aisha, ada bayi wanita berusia 2 thn yang menurut satu hadist dikatakan muhammad akan dinikahinya.


Ok mana datanya 2 tahun tsb? Gw yakin 100% semua ajaran Islam itu bisa dijelasin karena Islam sudah sempurna dari A sampai Z...Ngayal-2 sih kalo Muhammad adalah Paedophile mah gampang mas...

menyetubuhi anak kecil adalah pelecehan seksual. simple and clear!


Simpel-simpel apaan? Masa dulu dibandingin masa sekarang. Mikir dulu dong ente logiknya... tuh, lihat avatar gw, umat Musapun pada jamannya pada bisa nyikat anak kecil sebagai harta rampasan. So, gw udah buat beberapa counter dari ajaran bible sendiri (ayat-2 sahih) bahwa pada jaman dulu baik nabi Daud, Musa, bani Israel banyak melakukan hal-2 yg mungkin bisa buat lu shock. Ok, bisa akses di web site gw, di http://www.faithfreedomwatch.tz4.com

baca no. 1 di atas. bukti medis nya mana? jangan menyodorkan foto perempuan thailand lagi. yang kita bicarakan adalah AISHA, bukan orang lain.


An article Physical Changes in Girls During Puberty <http://www.chmc.org/aboutchi/infoline/girls.htm> has this to say:
During puberty, a girl's body changes, inside and out, into the body of a woman. The changes don't come all at once, and they don't happen at the same time for everybody. Most girls start showing physical changes around age 11, but everyone has her own internal schedule for development. It's normal for changes to start as early as 8 or 9 years of age, or not until 13 or 14. Even if nothing looks or feels different yet, the changes may have already begun inside your body.

no 6 nyong. menghitung saja tidak bisa? Bible mengajarkan? bagian mana di bible yang menyatakan "setubuhilah anak kecil"? Quran sebaliknya memberi masa iddah bagi perempuan yang belum haid (baca: anak kecil). dan sunnah nya pun jelas. dari tingkah laku nabi yang meyetubuhi anak kecil. jadi pedophilia memang jelas ajaran islam, didukung oleh quran dan sunnah.


lihat avatar gw sekali lagi, dan lihat di web site gw http://www.faithfreedomwatch.tz4.com untuk lebih lengkapnya....tambahan dari linknya Faiz, yaitu perkawinan antara Yusuf dan Maria dimana Maria masih berumur antara 12-14 tahun sementara Yusuf 90 tahun (http://www.newadvent.org/cathen/08504a.htm ):

Marriage. It is probably at Nazareth that Joseph betrothed and married her who was to become the Mother of God. When the marriage took place, whether before or after the Incarnation, is no easy matter to settle, and on this point the masters of exegesis have at all times been at variance. Most modern commentators, following the footsteps of St. Thomas, understand that, at the epoch of the Annunciation, the Blessed Virgin was only affianced to Joseph; as St. Thomas notices, this interpretation suits better all the evangelical data.

It will not be without interest to recall here, unreliable though they are, the lengthy stories concerning St. Joseph's marriage contained in the apocryphal writings. When forty years of age, Joseph married a woman called Melcha or Escha by some, Salome by others; they lived forty-nine years together and had six children, two daughters and four sons, the youngest of whom was James (the Less, "the Lord's brother"). A year after his wife's death, as the priests announced through Judea that they wished to find in the tribe of Juda a respectable man to espouse Mary, then twelve to fourteen years of age, Joseph, who was at the time ninety years old, went up to Jerusalem among the candidates; a miracle manifested the choice God had made of Joseph, and two years later the Annunciation took place. These dreams, as St. Jerome styles them, from which many a Christian artist has drawn his inspiration (see, for instance, Raphael's "Espousals of the Virgin"), are void of authority; they nevertheless acquired in the course of ages some popularity; in them some ecclesiastical writers sought the answer to the well-known difficulty arising from the mention in the Gospel of "the Lord's brothers"; from them also popular credulity has, contrary to all probability, as well as to the tradition witnessed by old works of art, retained the belief that St. Joseph was an old man at the time of marriage with the Mother of God.

The Incarnation. This marriage, true and complete, was, in the intention of the spouses, to be virgin marriage (cf. St. Aug., "De cons. Evang.", II, i in P.L. XXXIV, 1071-72; "Cont. Julian.", V, xii, 45 in P.L.. XLIV, 810; St. Thomas, III:28; III:29:2). But soon was, the faith of Joseph in his spouse to be sorely tried: she was with child. However painful the discovery must have been for him, unaware as he was of the mystery of the Incarnation, his delicate feelings forbade him to defame his affianced, and he resolved "to put her away privately; but while he thought on these things, behold the angel of the Lord appeared to him in his sleep, saying: Joseph, son of David, fear not to take unto thee Mary thy wife, for that which is conceived in her, is of the Holy Ghost. . . And Joseph, rising from his sleep, did as the angel of the Lord had commanded him, and took unto him his wife" (Matthew 1:19, 20, 24).

gila nih orang. siapa pula yang menangis dan memaki? kalah berdebat di ruang muhammad, muslim faiz pun merengek rengek di ruang bedah islam. dan kalah lagi
sudah lah faiz, ikut saja sunnah nabi mu dan kawinilah anak berumur 6 tahun. ditanggung legit, spt kata nabimu


benar gw dukung kata-kata Faiz. Insya Allah ajaran Islam dapat mengkounter semua pandapat kafirin dari A-Z....! So mending kamu masuk Islam saja curious. Hal-2 yang kamu kerjakan nggak akan ngaruh banyak bagi umat Islam....
User avatar
moslem
 
Posts: 441
Joined: Fri Oct 13, 2006 3:13 pm
Location: antah berantah, small village

Previous

Return to Muhammad dan SEX



Who is online

Users browsing this forum: No registered users