.

Nilai Moral Nabi Yg Meniduri Gadis 9 Th

Muhammad dan istri2nya, pedofilia dan kehidupan seksual nabi

Postby Adadeh » Wed Nov 02, 2005 2:40 am

Tambahan lagi nih. Hubungan seks yang tidak disetujui oleh salah satu pihak adalah termasuk perkosaan. Sekarang masalahnya apakah Aisyah pada usia 9 tahun cukup dewasa sehingga bisa memberi persetujuan untuk mau berhubungan seks dengan Muhammad (53 tahun) secara suka rela? Tentu saja tidak. Tahu apa Aisyah tentang seks saat itu? Jadi yang Muhammad lakukan adalah tindakan perkosaan.

Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 90
Dinyatakan Aisha:
Ketika sang Nabi menikahiku, ibu datang padaku dan membawaku ke dalam rumah (sang Nabi) dan TIDAK ADA YANG MENGAGETKANKU SELAIN KEDATANGAN SANG NABI ALLAH PADAKU DI PAGI HARI.


Pria dewasa yang terangsang secara seksual kalau melihat anak kecil adalah penderita kelainan jiwa yang disebut fedofilia. Muhammad jelas seorang fedofil.

Sang Nabi sedang sibuk menyetubuhi anak kecil umur 9 tahun
Para pengikutnya memberi semangat:
shelinonline: ihik..ihik..ihik...lucuuuuu..! geliiiiiiiiiiiiii...deh.....!!!!!
ali514L: Ha ha ha hi hi hi hu hu hu he he he...

Sang Nabi semakin terus bersemangat atas dukungan pengikutnya. Tanpa mempedulikan anak kecil itu, sang Nabi terus semakin gencar.
shelinonline: ihik..ihik..ihik...lucuuuuu..! geliiiiiiiiiiiiii...deh.....!!!!!
ali514L: Ha ha ha hi hi hi hu hu hu he he he...
shelinonline: ihik..ihik..ihik...lucuuuuu..! geliiiiiiiiiiiiii...deh.....!!!!!
ali514L: Ha ha ha hi hi hi hu hu hu he he he...
shelinonline: ihik..ihik..ihik...lucuuuuu..! geliiiiiiiiiiiiii...deh.....!!!!!
ali514L: Ha ha ha hi hi hi hu hu hu he he he...
shelinonline: ihik..ihik..ihik...lucuuuuu..! geliiiiiiiiiiiiii...deh.....!!!!!
ali514L: Ha ha ha hi hi hi hu hu hu he he he...

Shelionline:
padahal dari zaman dahulu sampe sekarang..NGGAK ADA tuh yang protes baik dari para sahabat maupun umat islam yang jumlahnya Milyaran, karena emang nggak ada masalah.

Karena dipikirnya emang nggak ada masalah, maka dia pun merelakan anak perempuannya yang masih ingusan dikawini kakek2 53 tahun. Kan memang nggak ada masalah. NGGAK ADA tuh yang protes baik dari para sahabat maupun umat islam yang jumlahnya Milyaran,

shelinonline: ihik..ihik..ihik...lucuuuuu..! geliiiiiiiiiiiiii...deh.....!!!!!
ali514L: Ha ha ha hi hi hi hu hu hu he he he...
shelinonline: ihik..ihik..ihik...lucuuuuu..! geliiiiiiiiiiiiii...deh.....!!!!!
ali514L: Ha ha ha hi hi hi hu hu hu he he he...
shelinonline: ihik..ihik..ihik...lucuuuuu..! geliiiiiiiiiiiiii...deh.....!!!!!
ali514L: Ha ha ha hi hi hi hu hu hu he he he...
shelinonline: ihik..ihik..ihik...lucuuuuu..! geliiiiiiiiiiiiii...deh.....!!!!!
ali514L: Ha ha ha hi hi hi hu hu hu he he he...
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby dago » Wed Nov 02, 2005 9:06 am

shelionline
Muslim tidak 100% mempercayai hadits karena hadits adalah ucapan Nabi Muhammad yang di dengar dan di lihat oleh sahabat , jadi perlu penelusuran yang seksama, apakah perawinya itu jujur, adil atau tukang bohong. Tapi kalau al-Qur'an 100% benar.


Kalau Muslim tak percaya sama kesaksian2 sahabat Muhammad, mengapa percaya pada penyusun2 Quran ratusan tahun kemudian?

Dalam perkara Hukum, kesaksian2 para sahabatlah yang membenarkan kejadian. Bukan interpertasi Muslims seperti shelionline yang hidup 1400 tahun kemudian.

Kesimpulan topik disini adalah Muhammad tak mempunyai atau mengetahui morality. Apalagi dia bertindak bukan sebagai nabi melainkan sebagai political ruler dan diktator. Pengikut2nya pada takut untuk menentangnya atau bertanya, maka akibatnya ajarannya tidak berdasarkan morality.

Ditinjau dalam spiritual, islam tak punya harga/nilai spiritual.
Spiritual adalah dasarnya pengertian morality.
Morality come from basic human spiritual.
Inilah perbedaan islam dengan agama2 lain.
User avatar
dago
 
Posts: 1404
Joined: Tue Sep 27, 2005 9:27 am

Postby SweetMind » Wed Nov 02, 2005 9:30 pm

Untuk Renongan bersama:

Bagaiman perbedaan size badan org Arab dulu?

Kita lihat contoh perempuan europe size badan mereka, umur 10 tahun udah gedei tinggi 6+ kaki......... so gaiman zaman dulu bangsa arab.

Seperti Aisah RA bagaiman size badannya...ketika umur 9 thn??? adakah netter non-muslim pernah nengok....

logik vs nyata
User avatar
SweetMind
 
Posts: 36
Joined: Wed Oct 12, 2005 9:10 pm

Postby Adadeh » Wed Nov 02, 2005 10:12 pm

Seperti Aisah RA bagaiman size badannya...ketika umur 9 thn??? adakah netter non-muslim pernah nengok....

Ini mengingatkan saya akan pernyataan Ayatollah Montazeri dan jawaban Ali Sina. Ini saya kutipkan:

5- Ayatollah Montazeri.
Tidak dapat dipungkiri bahwa kondisi udara mempengaruhi pertumbuhan tubuh dan jiwa para gadis dan pertumbuhan mereka lebih cepat di udara panas.

Sina:
Di pokok pembicaraan terdahulu, engkau menjelaskan bahwa perkawinan ini simbolis dan “aturannya seorang pria 53 tahun tidak mungkin punya gairah sexual terhadap anak berusia 9 tahun”. Tapi sekarang engkau membahas masalah ini dari sudut yang berbeda sama sekali.
Saya yakin gadis2 berusia 9 tahun di Arabia adalah masih sama dengan anak2 kecil berusia 9 tahun. Kecuali engkau memajukan teori evolusi bahwa ras manusia harus menjalani mutasi besar2an selama jangka waktu 1.400 tahun ini dan di zaman dulu para wanita mencapai kedewasaan pada usia 9 tahun, kenyataannya adalah sama bahwa sang Nabi punya nafsu berahi terhadap seorang gadis kecil di bawah umur dan ini adalah salah. Untuk meyakinkan bahwa anak2 berusia 9 tahun adalah tetap anak2, bahkan pula di zaman Nabi, kita tidak perlu melihat jauh2 dari Hadith yang lain yang dikisahkan sendiri oleh Ayesha. Di Hadith berikut, Ayesha mengungkapkan bahwa ia sedang bermain di ayunan ketika ibunya membawanya ke sang Nabi.

Sunan Abu-Dawud Buku 41, Nomer 4915, juga Nomer 4915 and Nomer 4915
Dinyatakan Aisha, Ummul Mu'minin:
Sang Rasul Allah menikahiku ketika aku berusia tujuh atau enam tahun. Ketika kami tiba di Medina, beberapa wanita datang, menurut versi Bishr:Umm Ruman datang padaku ketika saya sedang bermain ayunan. Mereka memandangku, mempersiapkanku, dan mendandaniku. Kemudian aku dibawa ke Rasul Allah, dan ia hidup bersamaku sebagai suami istri ketika aku berusia sembilan tahun. Ia (Umm Ruman?) menghentikanku di pintu, dan aku meledak tertawa.
Dan biasa bermain dengan boneka2nya.


Sahih Bukhari Volume 8, Buku 73, Nomer 151
Dinyatakan 'Aisha:
Aku biasa bermain dengan boneka2 di depan sang Nabi, dan kawan2 perempuanku juga biasa bermain bersamaku. Kalau Rasul Allah biasanya masuk ke dalam (tempat tinggalku) mereka lalu bersembunyi, tapi sang Nabi lalu memanggil mereka untuk bergabung dan bermain bersamaku. (Bermain dengan boneka2 atau bentuk2 yang serupa itu dilarang, tapi dalam kasus ini diizinkan sebab Aisha saat itu masih anak kecil, belum mencapai usia pubertas) (Fateh-al-Bari halaman 143, Vol.13)


Sahih Muslim Buku 008, Nomer 3327:
'A'isha (Allah memberkatinya) melaporkan bahwa Rasul Allah menikahinya ketika ia berusia tujuh tahun, dan ia (Muhammad) membawanya ke rumahnya sebagai pengantin ketika ia berusia sembilan tahun, dan boneka2nya dibawanya, dan ketika ia (Muhammad) mati, ia (A’isha) berusia delapanbelas tahun.


Dalam aturannya, orang akan berkata jika ia masih bermain dengan boneka2nya, ia belum cukup dewasa untuk mengetahui tentang seks, apalagi dari orang yang cukup tua untuk jadi kakeknya.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby abdulah » Thu Nov 03, 2005 1:47 am

Umat Islam dianjurkan untuk mengikuti Sunah dari nabi , kita semua mengetahui bahwa Muhammad adalah onta berasal dari Arab , beliau mengikuti adat istiadat pada masa itu , lalu apakah beliau melakukan hal yang tepat ??!
Apakah kita menerima adat istiadat abad ke tujuh dibandingkan dengan peradaban jaman sekarang ?!

Kalian umat muslim mengclaim bahwa perbuatan Mr.Muh. tidak bertentangan dengan adat istiadat pada waktu itu , dan tidak ada relevansinya dengan tujuan spiritual dari ajaran Islam.

Lalu pertanyaannya adalah apakah tujuan dari ajaran spiritual dari Islam ?!!

Apa tujuan utama dari Islam ?!

Jawaban dari umat muslim pasti mengatakan bahwa untuk mengingatkan bahwa Aulloh adalah Esa dan bahwa Allah tidak dapat dipersekutkan dan Mr.Muh adalah utusannya.
Ini yang menjadi tujuan utama umat muslim.

Moral dan etika dilempar ketong sampah.

Semua dosa dapat diampuni , mau merampok , menjarah , membunuh , bahkan perbuatan pedophil dengan meniduri anak kecil tidak menjadi masalah , semua dosa dapat diampuni , tetapi mempersekutukan Aulloh adalah perbuatan yang dapat hadiah neraka.

Sungguh suatu nilai spiritual kerohaniaan yang amburadul !!! Maaf............menjijikan !!!!
abdulah
 
Posts: 764
Joined: Sun Oct 23, 2005 12:05 am

Postby NoMind » Thu Nov 03, 2005 6:56 pm

SweetMind wrote:Untuk Renongan bersama:

Bagaiman perbedaan size badan org Arab dulu?

Kita lihat contoh perempuan europe size badan mereka, umur 10 tahun udah gedei tinggi 6+ kaki......... so gaiman zaman dulu bangsa arab.

Seperti Aisah RA bagaiman size badannya...ketika umur 9 thn??? adakah netter non-muslim pernah nengok....

logik vs nyata


http://www.mum.org/menarage.htm

A Canadian student generously sent her presentation about menarcheal age. Read her comments and presentation, with sources, under the third chart.

Image

Image

Image


With Best Regards,
NoMind
User avatar
NoMind
 
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Postby SweetMind » Thu Nov 03, 2005 9:49 pm

Brother tahun 620 to 624 CE, ada ngak kasi dong.......... OK menafaat utk ilmuan
User avatar
SweetMind
 
Posts: 36
Joined: Wed Oct 12, 2005 9:10 pm

Postby NoMind » Fri Nov 04, 2005 8:55 am

SweetMind wrote:Brother tahun 620 to 624 CE, ada ngak kasi dong.......... OK menafaat utk ilmuan

Saya hanya menunjukkan trendnya dimana umur rata2 gadis mengalami haid semakin hari semakin cepat bukan sebaliknya spt yang Anda klaim bahwa pada jaman dulu gadis cilik lebih cepat dewasa.


With Best Regards,
NoMind
User avatar
NoMind
 
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Postby dago » Fri Nov 04, 2005 9:32 am

Hal Muhammad meniduri anak umur 9. dasarnya adalah tingkah seorang diktator yang bengis dan ditakuti oleh pengikut2nya. maka apapun yang dilakukan baik normal atau tidak normal is not the point.

Muhammad kan memberi peraturan2 sendiri dalam islam.
So Muslims kalian meng-argue soal umur haid, tradisi dan dll, itu hanya ingin membenarkan nabimu, yang terang seorang nabi yang tak bermoral.

Coba tanyakanlah pada diri sendiri secara jujur.
Apakah kalian sudi melihat anak perempuanmu yang berumur 6 tahun dinikahi oleh kakek2 yang ngaku nabi, dan disetubuhi pada umur 9 tahun.?

Jawablah ini secara jujur OK. Ini adalah soal fundamental morality kemanusiaan, apalagi Muhammad itu seorang nabi yang patut memberi teladan baik.
Dapatkah kalian mengerti?
User avatar
dago
 
Posts: 1404
Joined: Tue Sep 27, 2005 9:27 am

dasar manusia bejat..

Postby anti islam » Sat Nov 05, 2005 2:26 am

Percuma tuch tanyaain ama muslim-muslim dogol... sampe matipun ngak akan terima kalo si muhamad itu bejat udat ngak ketolong....maunya orgy melulu...ngak ada nenek, janda, anak kecil..anjing pun jadi
anti islam
 
Posts: 706
Joined: Sat Nov 05, 2005 1:51 am

simple fact

Postby spiderweb » Sat Nov 05, 2005 4:38 am

Faktanya gampang aja:

Pria umur 56 tahun meniduri gadis kecil umur 6 tahun.

bukan muhammad: orang itu pedofila, harus dihukum seberat-beratnya, gak bermoral, bejat, gak normal, orang sinting.

muhammad: yah, dia mah kan nabi jadi suka-suka dia aja dong, bermoral, gak bejat (kalau ada yang bilang bejat gua bunuh!), normal, waras.

Standar muslim emang selalu gak jelas. Menurut gua sih pedofil yah tetep pedofil. Mau 1400 tahun lalu kek, mau 1400 tahun ke depan tetep aja bejat!

(btw: kasih tahu gua ada gak sih 'nabi' lain selain si onta muh ini yang suka ama daun muda?)
spiderweb
 
Posts: 349
Joined: Sat Nov 05, 2005 4:29 am

Re: simple fact

Postby abdulah » Sat Nov 05, 2005 9:20 am

spiderweb wrote:(btw: kasih tahu gua ada gak sih 'nabi' lain selain si onta muh ini yang suka ama daun muda?)



TIDAK ADA !!!

Didalam agama Samawi , banyak Nabi-Nabi sebelum Muhammad yang melakukan hal-hal yang tidak berkenan dihadapan Tuhan.

Mereka banyak yang melakukan perselingkuhan , polygami dan lain-lain perlakuan yang a-moral.

Namun mereka SEMUANYA mendapat teguran disertai ganjaran dan hukuman dari Tuhan dan mereka pada akhirnya bertaubat.
Dan ada nilai spiritual kerohaniaan dari pengajaran para nabi tersebut.

Tetapi lain halnya dengan Mr.untouchable Muhammad. Karena dia menyembah bukan kepada Tuhan , melainkan kepada iblis/setan yang bersemayam di Kabah dengan sebuah nama karangan dia sendiri yang dia sebut Aulloh jelmahan dari dewa bulan.

Memang sebuah ajaran penyembahan setan abad ketujuh karangan Muhammad yang mengerikan !!
abdulah
 
Posts: 764
Joined: Sun Oct 23, 2005 12:05 am

Re: simple fact

Postby spiderweb » Sat Nov 05, 2005 4:34 pm

yoi, setahu gua cuman satu yang nikah ama anak kecil umur 6 tahun...islam emang tiada duanya coy! gua jadi yakin kalau setan itu ada setelah ngliat profile and kepribadian onta muh ini... :evil:
spiderweb
 
Posts: 349
Joined: Sat Nov 05, 2005 4:29 am

Postby spiderweb » Mon Nov 07, 2005 5:17 pm

keren wrote:aisyah aja adem ayem aja tuh...
ko yang berkoar-koar domba-domba sih...
aneh bin ajaib ye..


hore! akhirnya lu ngaku juga kan kalau si muh ini gak lebih daripada pedofil doang?

Buat gua sih pedofil tetep pedofil titik

kalau ada yang nganggap itu bener ya silahkan aja....

btw, bro, lu bisa dong married ama anak kecil umur 6 sepanjang dia gak keberatan?

emang kalau si aisyah ini keberatan bakalan ditulis di kuran gitu?

anak kecil umur 6 bisa tahu gitu apa arti pernikahan, rumah tangga, sex, dst?

itu ulah bejatnya muh aja buat manfaatin status dia sebagai 'nabi' buat melampiaskan napsunya. masyaallah!

(yee, gak malu yah punya junjungan yang pedofil? kaya gak ada orang lain yang bisa dijadiin jujungan aja.)
spiderweb
 
Posts: 349
Joined: Sat Nov 05, 2005 4:29 am

Postby spiderweb » Sun Nov 13, 2005 11:43 pm

hahaha...orang islam harus bangga benernya punya prophet 'cabul' kaya gini. 8)
spiderweb
 
Posts: 349
Joined: Sat Nov 05, 2005 4:29 am

Postby kehilangan_domba » Sun Nov 20, 2005 5:44 pm

Salam all

Muslim yakin bahwa Muhammad menikahi Aisyah berdasarkan wahyu Allah.

Narrated 'Aisha:
Allah's Apostle said to me, "You were shown to me twice (in my dream) before I married you. I saw an angel carrying you in a silken piece of cloth, and I said to him, 'Uncover (her),' and behold, it was you. I said (to myself), 'If this is from Allah, then it must happen.' Then you were shown to me, the angel carrying you in a silken piece of cloth, and I said (to him), 'Uncover (her), and behold, it was you. I said (to myself), 'If this is from Allah, then it must happen.'" (Sahih Al-Bukhari, Volume 9, Book 87, Number 140; see also Number 139)

Saya cuma akan menganalogikannya dengan peristiwa Ibrahim yang mengorbankan Ishak (sesuai iman kristen Anda) dalam Kejadian 22:1-24

Kenapa Ibrahim as melakukan pengorbanan itu?
Tentu karena perintah Tuhannya kan?
Hal ini sama dengan apa yang dialami oleh Muhammad. Dia melakukannya berdasarkan wahyu.

Jika anda menyebut Muhammad sebagai pedofil,
Kenapa Anda tidak menyebut Ibrahim sebagai "tukang jagal"?

Jika Anda bilang, lha kan tidak jadi dikorbankan, karena diganti dengan domba jantan.
Seandainya tidak diganti dengan seekor domba, apakah Ibrahim akan menghentikan niatnya?
Jika jawabannya ya, berarti Anda mendakwa Ibrahim berpura-pura dalam melaksanakan perintah dari Tuhannya.

Kecuali Anda berkeyakinan bahwa tuhannya Ibrahim tidak sama dengan tuhannya Muhammad. Maka bantahan diatas, ataupun bantahan -bantahan lainnya, sampai kapanpun dan dalam bentuk apapun tidak akan bisa anda terima.
kehilangan_domba
 
Posts: 29
Joined: Sat Nov 19, 2005 6:01 pm

Postby spiderweb » Sun Nov 20, 2005 6:15 pm

Jelas ada bedanya:

Tuhan cuma mau MENGUJI IMAN ABRAHAM pada waktu itu dengan menyuruh mengorbankan anaknya. Waktu itu Tuhan bersabda langsung padanya tanpa ada embel-embel lewat proxy kaya malaikat.

Sedangkan pada kasus onta muh ini dia kan emang BETUL-BETUL MENGAWINI ANAK UMUR 6 TAHUN. Apakah Tuhan emang sebegitu tidak bermoralnya sampe mengijinkan nabinya kawin ama anak kecil?

Dalam kasus ini ada 2 kemungkinan:

1. Muh cuman ngarang-ngarang ceritanya aja supaya aishah boleh dikawini ama dia.

2. Emang dia bener-bener dapat wangsit dalam mimpinya. Tapi coba perhatikan lagi susunan katanya:

Narrated 'Aisha:
Allah's Apostle said to me, "You were shown to me twice (in my dream) before I married you. I saw an angel carrying you in a silken piece of cloth, and I said to him, 'Uncover (her),' and behold, it was you. I said (to myself), 'If this is from Allah, then it must happen.' Then you were shown to me, the angel carrying you in a silken piece of cloth, and I said (to him), 'Uncover (her), and behold, it was you. I said (to myself), 'If this is from Allah, then it must happen.'" (Sahih Al-Bukhari, Volume 9, Book 87, Number 140; see also Number 139)

Jadi dia mengambil kesimpulan SENDIRI, SECARA SEPIHAK, kalau ini emang bener inspirasi dari allah. IF!

menurut gua sih muh ini sering liat si aishah maen2 and jadi napsong terus ya itu sampe kebawa-bawa ke mimpi segala, tapi dasar otaknya dah gak beres, di mimpi kecampur-campur ama malaikat segala... 8)
spiderweb
 
Posts: 349
Joined: Sat Nov 05, 2005 4:29 am

Postby kehilangan_domba » Sun Nov 20, 2005 6:51 pm

Nah makanya Mas, seperti yang saya bilang
Kecuali Anda berkeyakinan bahwa tuhannya Ibrahim tidak sama dengan tuhannya Muhammad. Maka bantahan diatas, ataupun bantahan -bantahan lainnya, sampai kapanpun dan dalam bentuk apapun tidak akan bisa anda terima.


Tetapi Anda kayaknya lebih tahu Muhammad dari pada orang Islam sendiri. Salut deh.

Apakah karena kata "if" tersebut, maka lantas anda mendakwa itu hanya bualan, karangan Muhammad saja?

Tentang kata "if", apakah kitab anda selamat dari kata "if"?

Apakah anda tidak bisa menemukan lebih ketidakmoralan Tuhannya Ibrahim, Musa, Ishak dalam kitab Anda, dari hanya sekedar mengijinkan nabinya menikahi anak umur 6 tahun?
kehilangan_domba
 
Posts: 29
Joined: Sat Nov 19, 2005 6:01 pm

Postby spiderweb » Sun Nov 20, 2005 7:07 pm

Tolong perhatikan juga di sini bahwa kata-kata 'if' ini dipake ama dia untuk mecapai keinginannya sendiri. Jadi semacam justifikasi gitulah. Enak banget tuh jadi orang kaya dia, mau berbuat apa aja boleh karena diijinkan ama auohh...

wah, gua gak kenal tuh ama onta muh, and gak bakalan mau kenal juga, hari ini, besok, besok lusa and selamanya. why?
karena gua dah liat buah-buah 'manis'-nya kaya destruction, terrorism, poverty, opression, stupidity, brainwashed, dsb.

Maleeesss... 8)
spiderweb
 
Posts: 349
Joined: Sat Nov 05, 2005 4:29 am

Postby kehilangan_domba » Sun Nov 20, 2005 7:54 pm

Berdasarkan wahyu Ibrahim mengorbankan putranya, Ishak.
Berdasarkan wahyu pula Muhammad menikahi Aisya melalui mimpi.

Jika tuhan Ibrahim = tuhan Muhammad, perintah menikahi Aisya diturunkan oleh tuhan yang menyuruh Ibrahim mengorbankan Ishak.

Bilangan 12:6 Lalu berfirmanlah Ia: "Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, TUHAN menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi.
kehilangan_domba
 
Posts: 29
Joined: Sat Nov 19, 2005 6:01 pm

PreviousNext

Return to Muhammad dan SEX



Who is online

Users browsing this forum: Google [Bot]