.

MUHAMMAD MENIKAHI MARIA IBU YESUS

Muhammad dan istri2nya, pedofilia dan kehidupan seksual nabi

Postby audy_valentine » Thu Mar 20, 2008 12:40 am

tapi Muhammad bisa mengangan-angankan bahkan membayangkan bahwa syurga adalah tempat di mana para muslim lelaki bisa mendapatkan istri 72 bidadari perawan, bisa minum anggur dari sungai khamar, dan dia bisa menikahi Maryam, putri Firaun, dll
User avatar
audy_valentine
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby gandoeldpk » Sat Mar 22, 2008 2:25 am

Wah wah hebat pada jadi peramal semua disini ya...?
Salut salut......

Eh emang dah pada mikirin klu kiamat mu kemana n berakhir dimana?
User avatar
gandoeldpk
 
Posts: 203
Joined: Fri Mar 21, 2008 3:06 am

Postby audy_valentine » Sat Mar 22, 2008 2:59 pm

kalau kamu sih sudah pasti berpikiran kiamat bakalan dapet 72 bidadari perawan di syurga

kalo saya sih kiamat mau dateng ya dateng aja, kenapa harus takut kiamat atau takut mati?
User avatar
audy_valentine
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby murtad mama » Mon Mar 24, 2008 1:24 am

Maria kan Perawan, jangan2 nantinya??!! :lol:
User avatar
murtad mama
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby Busman » Mon Mar 24, 2008 1:45 am

gandoeldpk wrote:Wah wah hebat pada jadi peramal semua disini ya...?
Salut salut......

Eh emang dah pada mikirin klu kiamat mu kemana n berakhir dimana?


justru yang peramal itu nabi bejatmu, dia sendiri yang berkhayal mo kawinin mariam.

Masih kagak percaya klo yang horny itu si muhamad nabi bejad saw??
User avatar
Busman
 
Posts: 2276
Joined: Fri Oct 19, 2007 9:26 pm

Postby serraphim0n » Sat Aug 09, 2008 4:31 pm

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=14356&postdays=0&postorder=asc&start=0
woi2 balik ke topic donk
itu kata2 mama murtad dari hadist sahih bukan?
tolong yang muslim cek donk, jgn hanya tuduh bohong aja
gimana kalau ternyata benar? berarti anda fitnah kan?
serraphim0n
 
Posts: 310
Joined: Fri Jul 25, 2008 6:28 pm

Postby orang hebat » Wed Aug 20, 2008 9:21 pm

**** banget lho kayak anjing
orang hebat
 
Posts: 16
Joined: Fri Mar 14, 2008 5:59 pm
Location: east java

Postby moehnyetttz » Thu Aug 21, 2008 2:20 am

orang hebat wrote:**** banget lho kayak anjing


Bukankah di Al-Qur'an allah swt cuma ngajarin muslim untuk memaki kafir dengan sebutan "monyet" dan "babi"?!

Emang ada ayat Al-Qur'an yang ngajarin muslim untuk memaki kafir dengan sebutan "anjing"???

Tunjukin dong ayatnya.... please...
User avatar
moehnyetttz
 
Posts: 1402
Joined: Thu Apr 24, 2008 4:00 pm
Location: Diatas pohon pisang lagi browsing ffi (Sumpah, deh!).

Re: MUHAMMAD MENIKAHI MARIA IBU YESUS

Postby neo1122 » Thu Jul 15, 2010 3:14 pm

waduh, kalo ayat itu beneran ada, sebenernya nabi apa orang bejad sih si memed ini ??? perasaaan yang di pikirin kok sex melulu ya, pantes ampe ada kejadian 2 guru ngaji berhubungan sex di masjid, mungkin ada ayatnya juga x ya ?
neo1122
 
Posts: 7
Joined: Mon Jul 12, 2010 6:29 pm

Re: MUHAMMAD MENIKAHI MARIA IBU YESUS

Postby placebo » Thu Jul 22, 2010 9:00 am

Saya cek alquran surat at thur ayat 17-28 menggambarkan dengan jelas suasana surga bagaikan di Hugo's Cafe, cuma minus perkelahian dan kata-kata kotor
\:D/ \:D/ \:D/ \:D/ \:D/ \:D/ \:D/ \:D/ \:D/ \:D/ \:D/
User avatar
placebo
 
Posts: 9
Joined: Mon Jul 19, 2010 1:10 pm

Re: MUHAMMAD MENIKAHI MARIA IBU YESUS

Postby aryudiwai » Mon Aug 23, 2010 5:09 pm

asal dengar perawan aja....pikiran si mamad langsung mesum...ampe2 batu hitam casingnya vagina....... :stun:
aryudiwai
 
Posts: 9
Joined: Fri Aug 20, 2010 9:33 pm

Re:

Postby murtad mama » Fri Oct 08, 2010 12:01 am

gaston31 wrote:8 halamn cmn ngebhas hadits palsu?
what a waste!


siapa bilang hadith palsu? itu sahih tong kata temen ente, ndul

http://indonesia.faithfreedom.org/forum/siti-maryam-adalah-istri-nabi-muhammad-di-surga-t38650/

baca tulisan jihad zone ya :p
User avatar
murtad mama
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Re: MUHAMMAD MENIKAHI MARIA IBU YESUS

Postby Akukomkamu » Sat Oct 09, 2010 6:28 am

aryudiwai wrote:asal dengar perawan aja....pikiran si mamad langsung mesum...ampe2 batu hitam casingnya vagina....... :stun:


Hehehe... :green: emang hp ya...kok pake casing sgala .


pisss... :heart:
Akukomkamu
 
Posts: 5565
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

Re: MUHAMMAD MENIKAHI MARIA IBU YESUS

Postby radzloe » Tue Oct 19, 2010 3:13 pm

murtad mama wrote:Bismillah Ar Rahman Ar Rahim

alah satu gambaran tentang syurga muslim adalah bahwa laki-laki akan dikawinkan dengan perawan-perawan yang cantik jelita.

QS 52 : 20 :
mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.

Atau ayat-ayat berikut ini :
QS 56 :
35 : Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung [1452]
36 : dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.
37 : penuh cinta lagi sebaya umurnya.

Tafsir Ibn Kathir terhadap ayat QS 56 : 36 diatas adalah :
http://www.tafsir.com/

The Reward of Those on the Right After
………
(In Paradise, the believer will be given such and such strength for women.) Anas said, "I asked, `O Allah's Messenger! Will one be able to do that' He said,

(Di syurga, orang-orang percaya akan diberikan kekuatan terhadap wanita). Anas berkata, “Aku bertanya, “Oh Rasulullah, apakah seseorang akan dapat melakukannya di syurga”. Rasulullah menjawab,

(He will be given the strength of a hundred (men).)'' At-Tirmidhi also recorded it and said, "Sahih Gharib.'' Abu Al-Qasim At-Tabarani recorded that Abu Hurayrah said that the Messenger of Allah was asked, "O Allah's Messenger! Will we have sexual intercourse with our wives in Paradise'' He said,

(Dia akan diberikan kekuatan seratus orang). Tirmidhi juga mencatat hal ini dan berkata, “Sahih Gharib”. Abu Al-Qasim At Tabarani mencatat bahwa Abu Hurayrah berkata bahwa Rasulullah ditanya, “O Rasulullah, apakah kita akan berhubungan seksual dengan istri-istri kita di syurga”. Rasulullah menjawab,

(The man will be able to have sexual intercourse with a hundred virgins in one day.) Al-Hafiz Abu `Abdullah Al-Maqdisi said, "In my view, this Hadith meets the criteria of the Sahih, and Allah knows best.'' …..

(Laki-laki akan dapat berhubungan seksual dengan 100 PERAWAN DALAM SATU HARI). Al-Hafiz Abu Abdullah Al Maqdisi berkata, “Menurut saya, hadis ini memenuhi kriteria sahih, dan Aulloh maha mengetahui”. ……

Jadi menurut Muhammad SAW, muslim akan pesta pora sex di syurga dengan 100 perawan setiap harinya.

Namun bagi Muhammad SAW, 100 perawan setiap harinya masih belum cukup karena menurut Muhammad SAW, beliau masih juga akan dinikahkan dengan Maryam ibu Yesus.
Sumber :
Qisas al-Anbiya
Ibn Kathir
Cairo: Dar al-Kutub, 1968/1388, halaman 381
Sebagaimana dikutip oleh :
Mary The Blessed Virgin of Islam
Aliah Schleifer
Fons Vitae; ISBN: 1887752021, July 1998, halaman 64

"The Messenger of God said, ‘God MARRIED ME IN PARADISE TO MARY THE DAUGHTER OF 'IMRAN and to the wife of Pharaoh and the sister of Moses.’

“Rasulullah berkata, “Tuhan MENIKAHKAN AKU DI SYURGA DENGAN MARYAM ANAK IMRAN dan dengan istri Firaun, dan dengan saudara perempuan Musa”

Menurut Al-Qur’an, Maryam ibu Yesus adalah anak Imran.
QS 66 : 12 :
dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-Kitab-Nya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang ta'at.

Kesimpulan :
Menurut Muhammad SAW, beliau akan berhubungan seksual dengan Maryam ibu Yesus di syurga sana. Satu ide yang sangat menyedihkan dan menunjukkan tidak adanya penghargaan sama sekali kepada Maryam ibu Yesus yang tampaknya hanya akan menjadi SALAH SATU DARI 100 PERAWAN YANG MELAYANI LAKI-LAKI DI SYURGA.


add saya:

nabi islam yang satu ini (mohammed) tidak menaruh rasa respect (hormat) kepada Qiddisa Settena Maryam Al 'Adzra, Umm Al Maseeh (Santa Perawan Maria, Ibu Kristus), padahal Qiddisa Maryam Al 'Adzra menurut quran termasuk golongan Ummul Mukminim (Ibu orang orang beriman), bahkan muhammad si syahwat besar ini telah lancang menyamakan akhlaq kebejatan dia dengan Qiddisa Maryam Al 'Adzra, Umm Al Maseeh bahkan tega mengawini dia (Maryam) kelak di syurga, wallahu'alam bishwab



mencoba menjawab.
Saya bukan muslim, hanya saja sy inginkan kebenaran.

sumber:
http://call-to-monotheism.com/a_reply_t ... d_gonzales


A Reply to the Christian Polemic 'Mary the Mother of Jesus: A Houri in Paradise?'

by

Rasheed Gonzales



The praise is for Allah, and it is sufficed. May peace be upon His slaves who He has chosen. As for what follows .

After painting a sexually explicit picture for his Christian readers with a long introduction in which he describes the Hūrîs of Paradise, their physical features, and other sexually oriented details pertaining to the pleasures of the Hereafter, this Christian polemicist presents his prized piece of evidence for his attack on Prophet Muhammad (may Allah send salutations and peace upon him), Mary the Mother of Jesus: A Houri in Paradise?: a (clipped) quote taken from Ibn Kathîr's Qasas (not Qisas) al-Anbiyâ' which states,

"The Messenger of God . said, 'God MARRIED ME IN PARADISE TO MARY THE DAUGHTER OF 'IMRAN and to the wife of Pharaoh and the sister of Moses.' (Tabarani)" (Ibn Kathir, Qisas al-Anbiya [Cairo: Dar al-Kutub, 1968/1388], p. 381- as cited in Aliah Schleifer's Mary The Blessed Virgin of Islam [Fons Vitae; ISBN: 1887752021; July 1, 1998], p. 64; bold and capital emphasis [the writer's]).


Unfortunately, there have been a couple of ignorant Muslims who have tried to refute this polemic drafted by this Christian writer by referring to the available English translations of Qasas al-Anbiyâ', which do not include this quote, or any of the similar narrations that Ibn Kathîr quoted along with it. Had they referred to the Arabic text of the work, or to the work it was originally taken from, al-Bidâyah wan-Nihâyah, they would have surely found the quote presented above as well as the necessary information to properly address this polemicist's allegations. So in all fairness, he was not guilty of fabricating some made up hadîth or lying (at least in this instance) to support his claims.

One thing he is guilty of, however, is being ignorant-or perhaps not, but is dishonest enough to keep hidden from his readers-of the fact that Ibn Kathîr quotes a significantly important statement concerning this narration that directly effects the validity of his attack.

The above cited narration from Qasas al-Anbiyâ' is quoted by Ibn Kathîr under his chapter on the story of Jesus (upon him be peace), under the subheading, "Allah's choosing Mary, peace be upon her". After mentioning a number of the authentic narrations concerning Mary's high status among the women of Paradise, Ibn Kathîr states,

The purpose here is the mention of what is connected to Mary bint 'Imrân, peace be upon her. For indeed Allah purified her and chose her over the women of the worlds of her time, and it is conceivable that the favouring of her over the women [of mankind] is general, as we have presented. And it has been mentioned in a hadîth that she is from the wives of the Prophet, may Allah send salutations and peace upon him, in Paradise-her and Âsiyah bint Muzâhim-and in the Tafsîr we have mentioned from some of the predecessors that he [i.e., Prophet Muhammad] said that and drew upon His statement, «widows and virgins» (66:5): he said thus the widow is Âsiyah and from the virgins is Mary bint 'Imrân; and we mentioned it at the end of the chapter of at-Tahrîm [ch. 66]. So Allah is more knowledgeable.

at-Tabarânî said,

'Abdullah bin Nâjiyyah narrated to us: Muhammad bin Sa'd al-'Awfî narrated to us: Ubay narrated to us: my uncle al-Husain informed us: Yūnus bin Nafî' narrated to us from Sa'd bin Junâdah-he is al-'Awfî?[who] said, "Allah's messenger, may Allah send salutations and peace upon him, said, «Surely Allah will marry me to Mary bint 'Imrân, the wife of Pharaoh, as well as the sister of Moses in Paradise.»"

It was narrated by Abū Ja'far al-'Uqailî from the hadîth of 'Abdun-Nūr with it, and he ['Abdun-Nūr] added, "So I said, '[Be it] a pleasure for you, O Allah's messenger!'" Then al-'Uqailî said, "It is not preserved." [Emphasis mine; take note that al-'Uqailî's statement, "it is not preserved," is an indication of the hadîth's weakness].

Ibn Kathîr then cites three narrations in which the Prophet, may Allah send salutations and peace upon him, entered upon his dying wife Khadîjah, may Allah be pleased with her, and mentioned to her that Allah will marry him in Paradise to Mary bint 'Imrân, Âsiyah bint Muzâhim, and Kulthum the sister of Moses. He then comments,

The basis of the peace from Allah upon Khadîjah and her glad tidings with house of pearls in Paradise that contains no noise or hardship is in the Sahîh. However, this context with these additions is very strange. Each of these hadîths, their chains [of transmission] contain a problem. [Emphasis mine].

Let us now take a look at what Ibn Kathîr said in his exegesis of the above mentioned verse (66:5) in his Tafsîr al-Qur'ân al-'Adhîm. Ibn Kathîr mentions,

In his al-Mu'jam al-Kabîr, Abul-Qâsim at-Tabarânî said,

Abū Bakr bin Sadaqah narrated to us: Muhammad bin Muhammad bin Marzūq narrated to us: 'Abdullah bin Umayyah narrated to us: 'Abdul-Quddūs narrated to us from Sâlih bin Hayyân, from Ibn Buraidah, from his father: [concerning] «widows and virgins» (66:5), [who] said, "In this verse, Allah promised His prophet, may Allah send salutations and peace upon him, that He would marry him to the widow: Âsiyah, wife of Pharaoh, and with the virgins: Mary bint 'Imrân."

In his biography of Mary, peace be upon her, Hâfidh Ibn 'Asâkir mentioned from the route of Suwaid bin Sa'îd: Muhammad bin Sâlih bin 'Umar narrated to us from ad-Dahhâk and Mujâhid, from Ibn 'Umar, he said,

Gabriel came to Allah's messenger, may Allah send salutations and peace upon him, at the death of Khadîjah and said, "Surely, Allah greets her with peace and gives glad tidings of a house of pearls in Paradise, distant from the fire, containing no hardship, nor noise, of hollow pearls between Mary bint 'Imrân's house and Âsiyah bint Muzâhim's house."

And from the hadîth of Abî Bakr al-Hudhalî, from 'Ikrimah, from Ibn 'Abbâs that the Prophet, may Allah send salutations and peace upon him, entered upon Khadîjah while she was dying and said, «O Khadîjah, if you meet your co-wives, then greet them with peace from me.» She said, "O Allah's messenger, have you married before me?" He said, «No, but Allah will marry me to Mary bint 'Imrân, Âsiyah wife of Pharaoh, and Kulthum sister of Moses.» [It is] weak also.

Abū Ya'lâ said,

Ibrâhîm bin 'Ar'arah narrated to us: 'Abdun-Nūr bin 'Abdillah narrated to us: Yūnus bin Shu'aib narrated to us from Abî Umâmah, he said, 'Allah's messenger, may Allah send salutations and peace upon him, said, «I have learned that Allah married me in Paradise to Mary bint 'Imrân, Kulthum sister of Moses, and Âsiyah wife of Pharaoh.» So I said: [be it] a pleasure for you, O Allah's messenger!'

What is mentioned from Ibn 'Asâkir in this quote is contained in one of the three narrations alluded to previously for which Ibn Kathîr said, "Each of these hadîths, their chains [of transmission] contain a problem." The last narration was also quoted earlier and as was mentioned, al-'Uqailî viewed it as being weak; in Silsilah al-Ahâdîth ad-Da'îfah (2/220/no.812), Shaikh al-Albânî elaborates further mentioning the criticisms of two narrators in its chain: Yūnus bin Shu'aib, who Imam al-Bukhârî declared was rejected in Hadîth and 'Abdun-Nūr bin 'Abdillah bin Sinân, who Imam adh-Dhahabî declared was a liar and accused of fabricating Hadîth.

With the narrations regarding the marriage of Mary to Prophet Muhammad in Paradise weak, the question is: where did this story originate? Enter Eulogius of Cordova, a Spanish Christian writer and (so-called) martyr who lived during the 800s in Muslim-ruled Andalusia (he was beheaded around 859CE). In his book, Saracens: Islam in the Medieval European Imagination (p. 93), John V. Tolan writes,

Eulogius deforms Muhammad's biography to fit the standard biographies of Antichrist. He is certainly not ignorant of what Muslims say about their prophet; he simply chooses to present the elements of Muhammad's life that fit the images of Antichrist. One of the favorite topics of Christian polemicists is sex: Muhammad's wives, Muslim polygamy, and the celestial houris promised to the faithful [sounds quite a bit like this writer, no?]. All this is foreign to the ideal of Christian celibacy and to Christian ideas of heaven, but it fits well with the doctrines traditionally attributed to Antichrist. Eulogius has more trouble explaining the Koran's affirmation of the virginity of Jesus' mother. Here, again, his solution is a gross deformation: "I will not repeat the sacrilege which that impure dog [Muhammad] dared proffer about the Blessed Virgin, Queen of the World, holy mother of our venerable Lord and Savior. He claimed . that in the next world he would deflower her." [Eulogius, Memoriale sanctorum, 1:7 in Corpus Scriptorum Muzarabicorum. 376] This outrageous claim, it seems, is Eulogius's invention; I know of no other Chrisitan polemicist who makes this accusation against Muhammad. Eulogius fabricates lies designed to shock his Christian reader. This way, even those elements of Islam that resemble Christianity (such as reverence of Jesus and his virgin mother) are deformed and blackened, so as to prevent the Christian from admiring anything about the Muslim other.

The goal is to inspire hatred for the "oppressors," and (as wartime propagandists have long known) there is little better way to do so than to accuse the enemy of murder and rape. If most Cordovans seem ready to tolerate Islam with a sort of ecumenical open-mindedness, Eulogius sets out to show that the Muslim is not a friend but a potential rapist of Christ's virgins.

Here we have a more than likely origin for such a story. As it is known that some of the early narrators of Hadîth would also narrate Israelite traditions (Isrâ'îliyyât; narrations originating from the People of the Book), as well as the fact at least one of the narrators of this hadîth was accused of fabricating hadîths, it is not entirely strange that this story could have (and probably did) originate from Eulogius (or other Christian polemicists in Andalusia during the third century of Islam). Add the fact that those who recorded the hadîth (al-'Uqailî, at-Tabarânî, Abū Ya'lâ, and Ibn 'Asâkir) were either young children or not even born yet by the time Eulogius was beheaded and the likelihood only increases.

This book by John Tolan is quite the read; it shows the lengths to which Christian polemicists and anti-Muslim writers of the past went in twisting facts, distorting truths, providing misinformation, or simply fabricating blatant lies in order to defend their religion and attack Islam; lengths we see the Christian polemicists and anti-Muslim writers of today (like this writer and his cronies) going to as well. What Tolan mentions above perfectly illustrates the high probability that many of the weak narrations found in early Islamic texts concerning the Biblical Prophets and other Biblical notables-which many Christian missionaries and polemicists use to attack Islam-were concocted and fabricated by Christians themselves.

And the last of our claim is that the praise is for Allah, Lord of the worlds; and may Allah send His salutations, prayers, and blessings upon our beloved Prophet Muhammad, upon his family, his companions, and those who follow them upon charitable conduct until the establishment of the Final Hour.


Translate mbah google
Sebuah Balas ke Polemik Kristen 'Maria Bunda Yesus: bidadari di surga? A'

oleh

Rasheed Gonzales


pujian adalah untuk Allah, dan itu cukup. Mungkin damai atas hamba-Nya yang Dia telah dipilih. Adapun apa yang berikut.

Setelah lukisan gambar eksplisit secara seksual untuk pembaca Kristen dengan pengenalan yang panjang di mana ia menggambarkan URI H surga, fitur fisik mereka, dan rincian berorientasi seksual lainnya yang berkaitan dengan kenikmatan akhirat, ini polemicist Kristen menyajikan sepotong berharga tentang bukti untuk serangan terhadap Nabi Muhammad (semoga Allah mengirim salam dan kedamaian kepadanya), Maria, Bunda Yesus: Sebuah bidadari di surga:? a (dipotong) kutipan diambil dari Ibn Kathir's Qasas (tidak Qisas) Al-Anbiya 'yang menyatakan,

"Rasul Allah,. Berkata 'Allah MARRIED ME IN PARADISE TO MARY THE PUTRI DARI' Imran dan istri Firaun dan adik dari Musa." (HR al-Tabrani) "(Ibn Kathir, Qisas al-Anbiya [Kairo: Dar al-Kutub, 1968/1388], p. 381 - seperti dikutip dalam Aliah Schleifer Mary The Virgin Mahakudus Islam [Fons Vitae; ISBN: 1887752021; 1 Juli , 1998], p. 64; dan modal penekanan tebal [penulis] itu).


Sayangnya, ada beberapa muslim **** yang telah mencoba untuk menyangkal polemik ini disusun oleh penulis Kristen dengan mengacu pada terjemahan Bahasa Inggris tersedia dari Qasas al-Anbiya ', yang tidak termasuk kutipan, atau salah satu narasi serupa yang Ibn Kathir dikutip bersama dengan itu. Apakah mereka disebut teks Arab dari pekerjaan, atau untuk pekerjaan itu awalnya diambil dari, al-Bidāyah wan-Nihayah, mereka akan pasti menemukan kutipan yang ditampilkan di atas serta informasi yang diperlukan untuk benar alamat polemicist's tuduhan ini. Jadi, dalam keadilan semua, dia tidak bersalah fabrikasi beberapa jam sampai Adith dibuat atau berbaring (setidaknya dalam hal ini) untuk mendukung klaim nya.

Satu hal yang ia bersalah, bagaimanapun, adalah menjadi bodoh-atau mungkin tidak, tetapi tidak jujur cukup untuk tetap disembunyikan dari pembacanya-fakta bahwa Ibn Kathir mengutip pernyataan penting signifikan tentang ini riwayat yang secara langsung berpengaruh terhadap keabsahan serangan .

Narasi dikutip di atas dari perdamaian atas dirinya "Qasas al-Anbiya 'adalah dengan mengutip Ibn Kathir di bawah nya bab tentang kisah Yesus (atasnya damai), subpos," Allah di bawah memilih Maria,. Setelah menyebutkan sejumlah riwayat otentik tentang status Mary tinggi di antara wanita-wanita surga, menyatakan Ibnu Katsir,

Tujuannya di sini adalah menyebutkan dari apa yang terhubung ke Imran, perdamaian 'Maria binti akan pada dirinya. Karena sesungguhnya Allah dimurnikan dan memilih dia atas wanita dunia waktu, dan dapat dibayangkan bahwa mendukung dirinya atas wanita [manusia] adalah umum, seperti yang telah kita disajikan. Dan telah disebutkan dalam Adith h bahwa ia adalah dari istri-istri Nabi, semoga Allah mengirim salam dan perdamaian kepadanya, di surga-nya dan Asiyah binti Muza h im-dan dalam Tafsir telah kami sebutkan dari beberapa pendahulu bahwa dia [yaitu, Nabi Mu h ammad] mengatakan bahwa dan menarik pada pernyataan-Nya, «janda dan perawan» (66:5): dia berkata demikian janda adalah Asiyah dan dari perawan adalah Maria binti 'Imran, dan kami sebutkan di bagian akhir bab at-ch h rim [Ta. 66]. Maka Allah lebih luas.

t - abarānī T berkata,

'Abdullah bin Nājiyyah menceritakan kepada kami: Mu h ammad bin Saad al-'Awfī menceritakan kepada kami: Ubay menceritakan kepada kami: paman saya al-H Usain memberitahu kami: Yunus bin Nafi' meriwayatkan kepada kami dari Saad bin Junādah -dia adalah al-'Awfī,? [yang] berkata, Allah "Rasul, semoga Allah mengirim salam dan kedamaian kepadanya berkata,« Sesungguhnya Allah akan menikah saya untuk Maria binti 'Imran, istri Firaun, serta adik Musa di surga. »"

Diriwayatkan oleh Abu al-Ja'far'Uqailī dari Adith h 'Abdun-Nūr dengan itu, dan dia [' Abdun-Nūr] menambahkan, "Jadi aku berkata, '[Jadilah itu] kesenangan untuk Anda, O seorang utusan Allah! "Lalu al-'Uqailī berkata," Itu tidak terpelihara. " [Tambang Penekanan; perhatikan bahwa-'Uqailī pernyataan al, "tidak diawetkan," merupakan indikasi h's Adith kelemahan].

Ibn Kathir kemudian menyebutkan tiga riwayat di mana Nabi, semoga Allah mengirim salam dan perdamaian kepadanya, masuk pada istrinya sekarat Khadijah, ra dengan dia, dan mengatakan kepadanya bahwa Allah akan menikah dengannya di surga kepada Maria binti 'Imran , Asiyah binti Muza h im, dan Kultsum saudara Musa. Dia kemudian komentar,

Dasar dari perdamaian dari Allah atas Khadijah dan kabar gembira-nya dengan rumah dari mutiara di surga yang tidak mengandung noise atau kesulitan dalam S Kuno I h h. Namun, konteks ini dengan penambahan ini sangat aneh. Masing-masing adīths h, rantai mereka [penularan] mengandung masalah. [Penekanan tambang].

Mari kita melihat pada apa yang Ibn Kathir mengatakan dalam tafsir tentang ayat yang disebutkan di atas (66:5) dalam al-nya Tafsir al-Qur'an-dh'A im. Ibnu Katsir menyebutkan,

Dalam al al-Mu'jam-Kabir, Abul-Qasim t - abarānī T berkata,

Abu Bakar bin adaqah S menceritakan kepada kami: Mu h ammad bin Mu h ammad bin Marzūq menceritakan kepada kami: 'Abdullah bin Umayyah menceritakan kepada kami:' Abdul-Quddus meriwayatkan kepada kami dari h bin S H ayyān Ali, dari Ibnu Buraidah, dari ayahnya: [tentang] «janda dan perawan» (66:5), [yang] berkata, "Dalam ayat ini, Allah menjanjikan nabi-Nya, semoga Allah mengirim salam dan perdamaian kepadanya, bahwa Ia akan menikahi dia untuk janda itu: Asiyah, istri Firaun, dan dengan perawan: binti 'Imran Maria ".

Dalam biografinya tentang Maria, damai-nya, H āfidh Ibnu 'Asākir disebutkan dari jalur Suwaid bin Sa'id: Mu h ammad bin Ali h bin' Umar meriwayatkan kepada kami dari d - D ak jj dan mujahid , dari Ibnu Umar, katanya,

Jibril datang seorang utusan Allah, semoga Allah mengirim salam dan perdamaian kepadanya, pada kematian Khadijah dan berkata, "Sesungguhnya, Allah menyapanya dengan damai dan memberi kabar gembira dengan rumah mutiara di surga, jauh dari api, tidak berisi kesulitan, atau kebisingan, mutiara berongga antara Imran rumah Maria binti dan binti Muza h im rumah Asiyah. "

Dan dari Adith h dari Abi-Bakr al Hudhalī, dari 'Ikrimah, dari Ibnu' Abbas bahwa Nabi saw, semoga Allah mengirim salam dan perdamaian kepadanya, masuk pada Khadijah ketika dia sedang sekarat dan berkata, «O Khadijah, jika Anda memenuhi rekan-istri, kemudian menyambut mereka dengan damai dari saya ".» Dia berkata, Ya Allah "Rasul, apakah Anda menikah sebelum aku? Ia mengatakan, «Tidak, tetapi Allah akan menikah saya, Asiyah istri Mary binti Imran 'Firaun, dan saudara perempuan Musa Kultsum.» [Hal ini] lemah juga.

Abu Ya'lā berkata,

Ibrahim bin 'Ar'arah menceritakan kepada kami:' Abdun-Nūr bin 'Abdillah menceritakan kepada kami: Yunus bin Syuaib meriwayatkan kepada kami dari Abi Umamah, dia berkata, "seorang utusan Allah, semoga Allah mengirim salam dan perdamaian kepadanya, kata , «Saya telah belajar bahwa Allah menikahi saya di surga kepada Maria binti 'Imran, saudara perempuan Kulthum Musa, dan Asiyah istri Firaun.» Jadi saya berkata: [baik] kesenangan untuk Anda, O Rasul Allah! "

Apa yang disebutkan dari Ibnu 'Asākir dalam kutipan ini terkandung dalam salah satu dari tiga narasi disinggung sebelumnya yang Ibnu Katsir berkata, "Masing-masing adīths h, rantai mereka [penularan] mengandung masalah." Narasi lalu juga dikutip sebelumnya dan seperti yang disebutkan, al-'Uqailī dilihat sebagai yang lemah, dalam Silsilah-A h al Adith sebuah d - a'īfah D (2/220/no.812), Syaikh Al-Albani menguraikan lebih lanjut menyebutkan kritik dari dua periwayat pada rantainya: Yunus bin Syuaib, yang Imam al-Bukhari dinyatakan ditolak di Adith H dan 'Abdun-Nūr bin' Abdillah bin Sinan, yang Imam adh-Dhahabi menyatakan adalah sebuah kebohongan dan dituduh H Adith fabrikasi.

Dengan riwayat tentang perkawinan Maria kepada Nabi Muhammad di surga lemah, pertanyaannya adalah: mana cerita ini berasal? Masukkan Eulogius dari Cordova, seorang penulis Kristen Spanyol dan (yang disebut) martir yang hidup pada 800-an di Muslim-memerintah Andalusia (dia dipenggal sekitar 859CE). Dalam bukunya, Saracen: Islam di Eropa Abad Pertengahan Imajinasi (hal. 93), John V. Tolan menulis,

Eulogius deformasi's biografi Muhammad agar sesuai dengan standar biografi Antikristus. Dia jelas tidak mengetahui apa Muslim katakan tentang nabi mereka, ia hanya memilih untuk menyajikan unsur-unsur itu hidup Muhammad yang sesuai dengan gambar Antikristus. Salah satu topik favorit polemicists Kristen adalah seks: istri Muhammad, Muslim poligami, dan bidadari surgawi dijanjikan kepada setia [suara sedikit seperti penulis ini, bukan?]. Semua ini adalah asing bagi ideal selibat Kristen dan ide-ide Kristen dari langit, tapi cocok dengan doktrin-doktrin tradisional dikaitkan dengan Antikristus. Eulogius mengalami kesulitan lebih menjelaskan Alquran penegasan dari keperawanan 'ibu Yesus. Di sini, lagi-lagi, solusinya adalah deformasi kotor: "Aku tidak akan mengulangi penghujatan yang yang najis anjing [Muhammad] berani mengajukan tentang Perawan Maria, Ratu Dunia, ibu suci mulia Tuhan dan Juruselamat.. Dia yang diklaim di akhirat dia akan merogol dirinya. " [Eulogius, Memoriale sanctorum, 01:07 di Corpus Scriptorum Muzarabicorum. 376] ini mengklaim keterlaluan, tampaknya,'s penemuan Eulogius, aku tahu tidak ada polemicist Chrisitan lain yang membuat tuduhan terhadap Muhammad. fabricates Eulogius terletak dirancang untuk shock pembaca Kristennya. Dengan cara ini, bahkan elemen-elemen Islam yang menyerupai Kristen (seperti penghormatan Yesus dan ibunya perawan) adalah cacat dan menghitam, sehingga mencegah orang Kristen dari mengagumi apa-apa tentang Islam lainnya.

Tujuannya adalah untuk mengilhami kebencian untuk "penindas," dan (sebagai propagandis masa perang telah lama diketahui) ada cara yang lebih baik sedikit untuk melakukannya daripada menuduh musuh pembunuhan dan pemerkosaan. Jika Cordovans paling tampak siap untuk mentolerir Islam dengan semacam keterbukaan pikiran ekumenis, Eulogius menetapkan untuk menunjukkan bahwa Muslim bukan teman tapi pemerkosa potensi's perawan Kristus.

Di sini kita memiliki lebih dari asal mungkin untuk cerita seperti itu. Seperti diketahui bahwa beberapa narasi awal Adith H juga akan menceritakan tradisi Israel (Isrā'īliyyāt; narasi yang berasal dari Ahli Kitab), serta fakta setidaknya satu dari perawi ini Adith h dituduh dari adīths h fabrikasi, itu tidak sepenuhnya aneh bahwa kisah ini bisa (dan mungkin tidak) berasal dari Eulogius (atau polemicists Kristen lainnya di Andalusia pada abad ketiga Islam). Tambahkan fakta bahwa mereka yang mencatat Adith h (al-'Uqailī, at-Tabarani, Abu Ya'lā, dan Ibnu 'Asākir) entah anak kecil atau belum lahir belum pada saat Eulogius dipenggal dan kemungkinan hanya meningkatkan .

Buku oleh John Tolan cukup membaca, itu menunjukkan sejauh mana polemicists Kristen dan anti-Islam penulis masa lalu masuk memutar fakta, mendistorsi kebenaran, memberikan informasi yang salah, atau hanya fabrikasi terletak mencolok dalam rangka membela agama mereka dan menyerang Islam; panjang kita melihat polemicists Kristen dan anti-Islam penulis hari ini (seperti ini penulis dan kroni-kroninya) akan juga. Apa Tolan menyebutkan di atas sempurna menggambarkan probabilitas tinggi bahwa banyak riwayat yang lemah ditemukan dalam teks-teks Islam awal tentang nabi Alkitab dan tokoh-tokoh Alkitab lainnya-yang banyak misionaris Kristen dan polemicists gunakan untuk menyerang Islam telah mengarang dan dibuat oleh orang Kristen sendiri.

Dan yang terakhir klaim kita adalah bahwa pujian adalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, dan semoga Allah mengirimkan salam-Nya, doa, dan berkat-berkat kepada Nabi kita Mu h ammad tercinta, atas keluarganya, sahabat, dan orang-orang yang mengikuti mereka setelah melakukan amal sampai pembentukan Jam Akhir.
User avatar
radzloe
 
Posts: 325
Joined: Sat Oct 16, 2010 10:07 am

Re: MUHAMMAD MENIKAHI MARIA IBU YESUS

Postby Akukomkamu » Thu Nov 11, 2010 6:57 am

nurhijrah wrote:waduh, kok kawin melulu yah...bosen nih


Kok bosen ... itu kan hobi nabi ente kawin mawin itu... :lol:




Piss... :heart:
Akukomkamu
 
Posts: 5565
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

Previous

Return to Muhammad dan SEX



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron