.

Nilai Moral percintaan Mohammed, Zaid dan Zainab

Muhammad dan istri2nya, pedofilia dan kehidupan seksual nabi

Postby murtad mama » Wed Jun 13, 2007 4:20 pm

MONTIR KEPALA wrote:
the_muhammad_slayers wrote:yang jadi pertanyaan gw simple kq,
1). kenapa awlloh meridhoi hub zainab dengan muhammad dengan melegitimasi hukum awlloh dl quran, klo lah ianya sudah ditakdirkan akan married dengan zainab kenapa harus dengan perantaraan awlloh, klo sudah tau akan married????

kenapa turun ayat ??....karena Rasul Memaksa Zaid agar tdk menceraikan Zainab ...NYAHO ???!!! makanya Allah menegur Nabi Muhammad.

2). dalam hukum islam perceraian merupakan hal yang sangat tidak disukai oleh awlloh, kenapa awlloh meridhoi muhammad married dengan zainab dengan sudah menyatukaan zainab dgn zaid sehingga terjadi suatu perceraian??? otomatis dalam hal ini awlloh meridhoi perceraiankan???
gw mengutip ayat quran:
QS 2:231 Janganlah kamu jadikan hukum-hukum Allah permainan

Tidak disukai tetapi BOLEH !!!../ SAH ..!! / HALAL ..!!/ LEGAL ..!!


kenapa awlloh ikut campur dalam urusan perceraian zainab dan zaid serta ikut campur dalam pernikahan muhammad dgn zainab???
User avatar
murtad mama
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby murtad mama » Wed Jun 13, 2007 4:36 pm

Adopsi dengan maksud dan tujuan mulia dari segi teknis adalah tidaklah dimungkinkan dalam Syariah Islam. Hal ini dikarenakan Allah tidak menyukai pengadopsian. Muhammad Rushed Ridha mengatakan “Allah melarang adopsi dalam Islam dan meniadakan semua penilaian yang berhubungan dengan adopsi. Yang terutama adalah pelarangan bagi isteri anak angkat untuk menganggap ayah angkatnya sepertinya halnya ayah kandung. Oleh karena itu, Allah memerintahkan Nabi Muhammad untuk mengawini Zainab Bint Jahsh untuk menghilangkan tradisi adopsi dalam budaya Arab jahilliyah”.

Adalah hal yang sangat tidak masuk akal mengapa Allah bisa tidak menyukai tradisi adopsi yang begitu mulia. Bagaimana dan mengapa tradisi yang begitu mulia dari sisi kemanusiaan bisa dilarang, akan kita lihat dalam penjelasan berikut:

Tradisi Arab Sebelum Islam: Adopsi anak yatim piatu atau anak malang adalah suatu tindakan yang sangat popluer dan mempunyai nilai moral tinggi diantara bangsa Arab sebelum Islam. Dengan adopsi, anak-anak angkat tersebut biasanya dianggap seperti anak kandung sendiri. Dan mereka juga biasanya menurunkan garis keturunan (silsilah keluarga), nama keluarga, warisan, dan melarang perkawinan atas dasar kesamaan garis keturunan (dengan kata lain anak angkat dan keturunannya dianggap satu garis keturunan yang sama seperti anak kandung).

Tradisi Arab Sesudah Islam: Dengan datangnya Islam tradisi mulia adopsi seperti dijelaskan di atas menjadi kehilangan maknanya. Apalagi dengan turunya aya-ayat Al Quran berikut ini:

Al Quran 33:4
Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya; dan Dia tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu zhihar itu sebagai ibumu, dan Dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). Yang demikian itu hanyalah perkataanmu di mulutmu saja. Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar).

Al Quran 33:37
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: "Tahanlah terus isterimu dan bertaqwalah kepada Allah ", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah -lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap isterinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.

Ayat-ayat al Quran tersebut di atas diturukan dalam kaitan untuk melegalkan perkawinan Nabi Muhammad dengan Zainab binti Jahsh, isteri Zaid Ibn Muhammad anak angkat Nabi Muhammad sendiri. Sangatlah tidak bisa diterima dengan akal dan nurani mengapa Allah menurunkan ayat yang membolehkan seorang ayah angkat mengawini isteri anak angkatnya (menantunya).

Apakah ada penjelasan yang bisa diterima dengan akal sehat tujuan dari ayat 33:37? Apakah keperluan seorang ayah angkat untuk mengawini isteri anak angkatnya sehingga Allah memerlukan ayat Al Quran untuk melegalkannya?

Mengapa anak angkat tidak boleh dianggap sebagai anak sendiri (33:4)? Apa gunanya kalo begitu mengangkat anak? Bagaimana dengan perasaan si anak yang diangkat sebagai anak tapi tidak pernah dianggap sebagai anak sendiri, dan bisa ditekan untuk menceraikan isterinya sehingga ayah angkatnya bisa mengawini isterinya?
User avatar
murtad mama
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby murtad mama » Wed Jun 13, 2007 4:39 pm

addendum sekilas ttg istri mohammed

• Zainab
Wanita nomer 6, Zainab, semula adalah istri dari anak angkat Muhammad SAW. Kenyataan bahwa Muhammad SAW menjadikan wanita ini sebagai istrinya merupakan masalah bagi banyak orang termasuk orang-orang Muslim sendiri. Wanita inilah satu-satunya yang dijodohkan Allah kepada Muhammad SAW serta membukukannya dalam Al-Qur’an. Keinginan dan api cinta nabi Muhammad SAW terhadap Zainab mulai muncul ketika keduanya bertemu dirumah Zainab masih sebagai Nyonya Zaid. Dalam buku Muhammad [M1] karya Martin Lings (Siraj al-Din Abu Bakr) hal 342 disebutkan ‘Saat Zainab berdiri dipintu, ia tampak berseri-seri dan riang gembira, dan nabi kagum oleh kecantikannya’.


Ayat Ayat quran ttg larangan mengambil istri apabila dia bersuami:

dan diharamkan juga kamu mengawini wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki... (QS 4:24).
User avatar
murtad mama
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby MONTIR KEPALA » Thu Jun 14, 2007 1:25 pm

the_muhammad_slayers wrote:kenapa awlloh ikut campur dalam urusan perceraian zainab dan zaid serta ikut campur dalam pernikahan muhammad dgn zainab???

LOH kok jadi nanyain ikut campur sih ?
sekarang Zaid sering ngadu sama Nabi ... kehidupannya dgn zainab gak karuan serasa hampa dan tdk puguh ..............nah Nabi kan butuh solusi....
Ayat2 Quran selalu hadir sebgai jawaban atas permaslahan yg dihadapi Nabi untuk berikan hikmah atas perkara tsb dan diambil pelajaran serta hukum2nya.
apanya yg aneh ?
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby murtad mama » Thu Jun 14, 2007 1:41 pm

bukannya nabi elo yg kegatelan :lol: :lol:
dodor malu akh main kucing2an :lol: :lol:, sana gih baca sirakh dulu
User avatar
murtad mama
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby MONTIR KEPALA » Fri Jun 15, 2007 3:12 pm

kegatelan kok ditegur Allah gara2 nahan2 Zaid yg pengen menceraikan istrinya ???

nuduh mulu kerjaannya ..
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby ceceps01 » Fri Jun 15, 2007 3:38 pm

MONTIR KEPALA wrote:Tidak disukai tetapi BOLEH !!!../ SAH ..!! / HALAL ..!!/ LEGAL ..!!


Tidak disukai tapi gara2 si MSAW ngerengek2 ya apa boleh buat,
dihalalkan :lol:
User avatar
ceceps01
 
Posts: 1937
Joined: Mon Nov 13, 2006 2:23 pm

Postby murtad mama » Sat Jun 16, 2007 11:49 am

Dear Hujatul eslam (dodor) jawab aja question gw, klo loe ndak ada strong proof, mending diem aja, jgn nyampah ditopic gw,ok
User avatar
murtad mama
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby kiwaras » Sat Jun 16, 2007 10:44 pm

moeslem2 pada angkatin anak2 mulai sekarang, supaya pada masa tuanya si moeslem bisa "manenin" anak2 angkat mereka...dasar ajaran yg sangat "mulia" ...renungkan...renungkan

aulohkubarbar...aulohkubarbar...aulohkubarbar ( 5 x sehari sesudah kawinin anak angkat)
kiwaras
 
Posts: 59
Joined: Fri Feb 23, 2007 11:57 pm

Postby MONTIR KEPALA » Mon Jun 18, 2007 12:02 pm

ceceps01 wrote:Tidak disukai tapi gara2 si MSAW ngerengek2 ya apa boleh buat,
dihalalkan :lol:

**** kok dipelihara ... yg merengek minta restu untuk cerai justru ZAID ..
dan nabi bersikukuh agar Zaid jgn cerai ..
beleweeeek !!
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby murtad mama » Fri Jun 22, 2007 4:48 pm

akhhhh masa sch si zayd merengek minta cerai, teknik loe kurang perfect alias gokil untuk menutupi kebejatan horny prophet mohammed, sudah mending diem aja, malu2in moslem aja loe :lol: :lol: :lol:
User avatar
murtad mama
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby MONTIR KEPALA » Fri Jun 22, 2007 5:24 pm

    [33:37] Dan , ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan ni'mat kepadanya dan kamu telah memberi ni'mat kepadanya: "Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya , Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mu'min untuk isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya . Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.


Nabi ngomong sama Zaid "Tahanlah terus istri mu dan bertakwalah kepad Allah"
itu artinya Zaid yg minta cerai ... dan Nabi tdk mensetujuinya malah disuruh bersabar....
ngerti jang ??
ngomong naon deui tah wong lanang iki
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby murtad mama » Fri Jun 22, 2007 6:23 pm

kalo trus ditahan kq nabi elo gebo pingin dikawini dgn istri kemenakannya, bukankah perceraian dilarang dalam islam, kq malah dirdhoi sich :lol: :lol:
User avatar
murtad mama
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby Abu Lahab » Thu Oct 11, 2007 5:22 pm

murtad mama wrote:kalo trus ditahan kq nabi elo gebo pingin dikawini dgn istri kemenakannya, bukankah perceraian dilarang dalam islam, kq malah dirdhoi sich :lol: :lol:


Emang sebenernya si Auwlohnya orang islam itu tunduk pada keinginan kelamin sang nabi cabul.

Waktu Muhamed pingin punya multiple sex partner maka Auwoh menurunkan wahyunya

Waktu napsu sama ex-mantunya ternyata juga didukung sama sang auwoh.

Jadi sebenernya yang paling berkuasa adalah hawa nafsu/ kelamin sang nabi dari pada aulownya
Abu Lahab
 
Posts: 120
Joined: Fri Dec 30, 2005 9:08 am

Postby Lea » Thu Oct 11, 2007 5:50 pm

Nabi besar, ngga bisa menahan diri untuk tidak mengawini anak angkatnya sendiri.....weleh....weleh...katanya nabi porno itu, kalo ngawinin perempuan, pasti ada maksud 'mulia' dibaliknya, yang ada dia malah jadi bahan olokan, dan kebenaran ahlaknya diragukan...
Emang ngga ada laki2x laen yang bisa nolong tukh zaenab? Perempuan moslem emang ****, mau aja ama nabi porno....atau takut dihukum pancung kalo ngga mau dikawin kale yaaa?? mohon pencerahan...
Lea
 
Posts: 120
Joined: Sat May 26, 2007 9:40 pm

Previous

Return to Muhammad dan SEX



Who is online

Users browsing this forum: Google [Bot]

cron