.

muhamMAD: merayu cewek dengan MENGELUS/MENYENTUH...!

Muhammad dan istri2nya, pedofilia dan kehidupan seksual nabi

Postby Basman » Sat Aug 18, 2007 10:02 pm

charles-mattel wrote:itu ada sejarahnya cik becca
di arab zaman mohamet, ada aturan: menyentuh berarti membeli
kalo nyentuh cewek, berarti harus dinikah
jadi gitu kabarnya kenapa mohamet banyak bininya
cape' deh


Bukannya "melihat berarti membeli...".
User avatar
Basman
 
Posts: 1032
Joined: Tue May 22, 2007 9:54 pm

Postby ahmad_doni » Sun Aug 19, 2007 11:39 am

charles-mattel wrote:itu ada sejarahnya cik becca
di arab zaman mohamet, ada aturan: menyentuh berarti membeli
kalo nyentuh cewek, berarti harus dinikah
jadi gitu kabarnya kenapa mohamet banyak bininya
cape' deh


lha sapa suruh jadi nabi kok suka sentuh sana sentuh sini. sengaja supaya bisa kawin yah?

atau mungkin jaman dulu ada perlakukan istimewa terhadap sang nabi soal cewek:

beli 1 dapat 19 :lol: :lol: :lol:
User avatar
ahmad_doni
 
Posts: 1090
Joined: Fri Apr 20, 2007 10:57 am

Postby murtad mama » Sun Aug 19, 2007 11:45 am

charles-mattel wrote:itu ada sejarahnya cik becca
di arab zaman mohamet, ada aturan: menyentuh berarti membeli
kalo nyentuh cewek, berarti harus dinikah
jadi gitu kabarnya kenapa mohamet banyak bininya
cape' deh


:lol: :lol:

akh masa sih mengelus = membeli ????
User avatar
murtad mama
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby charles-mattel » Sun Aug 19, 2007 11:49 am

tepat banget tuh
mohamet sentuh sana sini biar bisa kawin saya cewek yang dia suka
mohamet sih nabi kelas sayur, bikin aturan, tapi nggak bisa ikut aturan itu
kata islam sih diistimewakan.......
cuman tololnya, orang hebat/istimewa justru taat aturan
mohamet kalo ditilik2, sama aja dengan tokoh ajaran aneh2/sesat, macam aum, david koresh, mormon, dst yang nyuruh anak buahnya taat aturan, tapi diri sendiri yang melanggar aturan itu
charles-mattel
 
Posts: 850
Joined: Fri Jun 15, 2007 12:13 pm

Postby charles-mattel » Sun Aug 19, 2007 11:51 am

dielus pake apa dulu sama mohamet? itu yang jadi pertanyaan
charles-mattel
 
Posts: 850
Joined: Fri Jun 15, 2007 12:13 pm

Postby MONTIR KEPALA » Mon Aug 20, 2007 12:15 pm

Rebecca wrote:Memandang sj perlu dikendalikan kan mon? apalagi menjamah/menyentuhnya?hihihi...akal busukmu secerdas apa sih mon? secerdas seorang penipu kan?hehehe :D

ha ha yg sedng mencoba menipu tuh siapa ...??
apa perempuan itu gak pake baju yah ?....kik..kik ... ada2 saja nih bocah kafir
    Terjemahan Bebas: BUKHARI, Volume 7, Book 63, Number 182:
    Diceritakan oleh Abu Usaid:
    Kami berjalan ke luar bersama nabi ke suatu taman yang diberi nama Ash-Shaut sampai kami menemui dua dinding yang di antara keduanya kami duduk. Nabi berkata, “duduk di sini”. Jauniyya (seorang perempuan dari Bani Jaun) dibawa dan telah diinapkan di rumah Umaima bint An-Nu'man bin Sharahil di dalam taman kurma, dan pembantu perawatnya juga bersamanya. Ketika nabi masuk menemuinya, dia berkata, “Berikan dirimu (dalam perkawinan) sebagai hadiah/pemberian untukku”. Dia menjawab, “Bisakah seorang ratu (anggota keluarga kerajaan) mengawini seorang dari kalangan biasa?”. Nabi kemudian mengangkat tangan dan menepuknya (menyentuhnya) agar dia tenang. Perempuan itu berkata, “Aku mencari perlindungan allah darimu”. Muhammad berkata, “Kau telah menemukan dia yang memberi perlindungan kepadamu”. Kemudian nabi keluar menemui kami seraya berkata, “O Abu Usaid! Berikan perempuan itu dua pakaian putih (yang terbuat dari linen) dan kembalikan dia kepada keluarganya”. Diceritakan Sahl dan Abu Usaid bahwa: nabi mengawini Umaima bint Sharahil, dan ketika dia menjumpai Muhammad, nabi lalu membentangkan tangan ingin memeluknya. Hal itu membuat Umaima tidak suka. Nabi kemudian memesan Abu Usaid agar menyediakan dua pakaian putih yang terbuat dari linen.

    Volumn 007, Book 063, Hadith Number 182.
    -----------------------------------------
    Narated By Abu Usaid : We went out with the Prophet to a garden called Ash-Shaut till we reached two walls between which we sat down. The Prophet said, "Sit here," and went in (the garden). The Jauniyya (a lady from Bani Jaun) had been brought and lodged in a house in a date-palm garden in the home of Umaima bint An-Nu'man bin Sharahil, and her wet nurse was with her. When the Prophet entered upon her, he said to her, "Give me yourself (in marriage) as a gift." She said, "Can a princess give herself in marriage to an ordinary man?" The Prophet raised his hand to pat her so that she might become tranquil. She said, "I seek refuge with Allah from you." He said, "You have sought refuge with One Who gives refuge. Then the Prophet came out to us and said, "O Abu Usaid! Give her two white linen dresses to wear and let her go back to her family." Narrated Sahl and Abu Usaid: The Prophet married Umaima bint Sharahil, and when she was brought to him, he stretched his hand towards her. It seemed that she disliked that, whereupon the Prophet ordered Abu Usaid to prepare her and to provide her with two white linen dresses. (See Hadith No. 541).
    http://hadith.al-islam.com/Display/Disp ... 0&Rec=7849 حدثنا ‏ ‏أبو نعيم ‏ ‏حدثنا ‏ ‏عبد الرحمن بن غسيل ‏ ‏عن ‏ ‏حمزة بن أبي أسيد ‏ ‏عن ‏ ‏أبي أسيد ‏ ‏رضي الله عنه ‏ ‏قال ‏
    ‏خرجنا مع النبي ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏حتى انطلقنا إلى ‏ ‏حائط ‏ ‏يقال له الشوط حتى انتهينا إلى ‏ ‏حائطين ‏ ‏فجلسنا بينهما فقال النبي ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏اجلسوا ها هنا ودخل وقد أتي ‏ ‏بالجونية ‏ ‏فأنزلت في بيت في نخل في بيت ‏ ‏أميمة بنت النعمان بن شراحيل ‏ ‏ومعها دايتها حاضنة لها فلما دخل عليها النبي ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏قال هبي نفسك لي قالت وهل تهب الملكة نفسها للسوقة قال فأهوى بيده يضع يده عليها لتسكن فقالت أعوذ بالله منك فقال ‏ ‏قد عذت بمعاذ ثم خرج علينا فقال يا ‏ ‏أبا أسيد ‏ ‏اكسها ‏ ‏رازقيتين ‏ ‏وألحقها بأهلها ‏
    ‏وقال ‏ ‏الحسين بن الوليد النيسابوري ‏ ‏عن ‏ ‏عبد الرحمن ‏ ‏عن ‏ ‏عباس بن سهل ‏ ‏عن ‏ ‏أبيه ‏ ‏وأبي أسيد ‏ ‏قالا ‏ ‏تزوج النبي ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏أميمة بنت شراحيل ‏ ‏فلما أدخلت عليه بسط يده إليها فكأنها كرهت ذلك فأمر ‏ ‏أبا أسيد ‏ ‏أن يجهزها ويكسوها ثوبين ‏ ‏رازقيين ‏ ‏حدثنا ‏ ‏عبد الله بن محمد ‏ ‏حدثنا ‏ ‏إبراهيم بن أبي الوزير ‏ ‏حدثنا ‏ ‏عبد الرحمن ‏ ‏عن ‏ ‏حمزة ‏ ‏عن ‏ ‏أبيه ‏ ‏وعن ‏ ‏عباس بن سهل بن سعد ‏ ‏عن ‏ ‏أبيه ‏ ‏بهذا
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby Rebecca » Mon Aug 20, 2007 12:40 pm

MONTIR KEPALA wrote:
Rebecca wrote:Memandang sj perlu dikendalikan kan mon? apalagi menjamah/menyentuhnya?hihihi...akal busukmu secerdas apa sih mon? secerdas seorang penipu kan?hehehe :D

ha ha yg sedng mencoba menipu tuh siapa ...??
apa perempuan itu gak pake baju yah ?....kik..kik ... ada2 saja nih bocah kafir


    Terjemahan Bebas: BUKHARI, Volume 7, Book 63, Number 182:
    Diceritakan oleh Abu Usaid:
    Kami berjalan ke luar bersama nabi ke suatu taman yang diberi nama Ash-Shaut sampai kami menemui dua dinding yang di antara keduanya kami duduk. Nabi berkata, “duduk di sini”. Jauniyya (seorang perempuan dari Bani Jaun) dibawa dan telah diinapkan di rumah Umaima bint An-Nu'man bin Sharahil di dalam taman kurma, dan pembantu perawatnya juga bersamanya. Ketika nabi masuk menemuinya, dia berkata, “Berikan dirimu (dalam perkawinan) sebagai hadiah/pemberian untukku”. Dia menjawab, “Bisakah seorang ratu (anggota keluarga kerajaan) mengawini seorang dari kalangan biasa?”. Nabi kemudian mengangkat tangan dan menepuknya (menyentuhnya) agar dia tenang. Perempuan itu berkata, “Aku mencari perlindungan allah darimu”. Muhammad berkata, “Kau telah menemukan dia yang memberi perlindungan kepadamu”. Kemudian nabi keluar menemui kami seraya berkata, “O Abu Usaid! Berikan perempuan itu dua pakaian putih (yang terbuat dari linen) dan kembalikan dia kepada keluarganya”. Diceritakan Sahl dan Abu Usaid bahwa: nabi mengawini Umaima bint Sharahil, dan ketika dia menjumpai Muhammad, nabi lalu membentangkan tangan ingin memeluknya. Hal itu membuat Umaima tidak suka. Nabi kemudian memesan Abu Usaid agar menyediakan dua pakaian putih yang terbuat dari linen.

muhammad masih tak tahu malu dan muka tembok!...sudah menyentuh si cewek yang dilamarnya, pingin memeluk pula si nabi bejat itu!...hihihi :D
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby MONTIR KEPALA » Mon Aug 20, 2007 12:48 pm

بسط يده إليها = INGIN memeluk huh ?...ha ha ha
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby Rebecca » Mon Aug 20, 2007 12:55 pm

MONTIR KEPALA wrote:بسط يده إليها = INGIN memeluk huh ?...ha ha ha

Jadi artinya apa? itu kan terjemahan bebasku dari sini: he stretched his hand towards her...bisa saja itu muhammad ingin memeluk atau ingin menyentuh lagi!... :D :lol:
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby MONTIR KEPALA » Mon Aug 20, 2007 1:47 pm

BIsa saja yah ?..... :lol:
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby Rebecca » Mon Aug 20, 2007 2:20 pm

Lha semua situs islam mengakui terjemahan nabimu yang ingin meraihnya (memeluknya/menyentuhnya)hihihi...he stretched his hand towards her...nafsu banget sih si pedophile satu ini! :D
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby ali5196 » Mon Aug 20, 2007 2:34 pm

Rebecca wrote:Lha semua situs islam mengakui terjemahan nabimu yang ingin meraihnya (memeluknya/menyentuhnya)hihihi...he stretched his hand towards her...nafsu banget sih si pedophile satu ini! :D


Iya tuh ! Nabi boleh aja dong sentuh2 wanita tidak semuhrim ... Jangankan menyentuh. Malah menurut MOMON, doi mau meMELUKnya !
montir wrote:nabi lalu membentangkan tangan ingin memeluknya


Lain peraturan bagi nabi, lain pula bagi pengikutnya. Si nabi boleh sentuh2an, senggol2an, peluk2an, sementara pengikutnya akan dihukum kalau ketahuan sekamar dgn wanita yg bukan muhrimnya. Kecuali kalau memperkosa wanita tawanan perang, itu sih dapat dispensasi khusus.

Wallahu alam ... Hanya Allah yg Tahu mengapa nabinya dibolehkan jadi orang gatal. Udah lah Mon ! Nyerah aja deh ... Muhamad memang sex-maniak. Muhamad perlu psikiater, bukan pengikut yg membela2nya sampai kiamat.

Image
Man on psychiatrist couch : 'Dok, saya ini kalau lihat wanita nggak bisa kontrol birahi loh, dok. Tua, muda, muda sekali, siapa saja ... Kumaha ye dok ? Apa saya perlu dikebiri ?? '
Last edited by ali5196 on Mon Aug 20, 2007 2:46 pm, edited 1 time in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby MONTIR KEPALA » Mon Aug 20, 2007 2:43 pm

loh ini lagi gak konsisten .... bukannya di postingan lain entah dimana ente pernah ngomong akhirnya perempuan itu menikah dgn Nabi ?..
kok berubah ?
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby MONTIR KEPALA » Mon Aug 20, 2007 3:01 pm

Rebecca wrote:Lha semua situs islam mengakui terjemahan nabimu yang ingin meraihnya (memeluknya/menyentuhnya)hihihi...he stretched his hand towards her...nafsu banget sih si pedophile satu ini! :D

oh jadi itu kalimat nafsu ingin memeluk ?.... ha ha ...dasar ceble ...
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby Rebecca » Wed Aug 22, 2007 3:19 pm

MONTIR KEPALA wrote:oh jadi itu kalimat nafsu ingin memeluk ?.... ha ha ...dasar ceble ...

Itulah hebatnya kakek muhammad!...Sebelum ditolak udah NYENTUH!...setelah ditolak mau nyentuh lagi!...DASAR TUA-TUA pedophile, makin tua makin JOROK!...hihihi :D

Terjemahan Bebas: BUKHARI, Volume 7, Book 63, Number 182:
Diceritakan oleh Abu Usaid:
Kami berjalan ke luar bersama nabi ke suatu taman yang diberi nama Ash-Shaut sampai kami menemui dua dinding yang di antara keduanya kami duduk. Nabi berkata, “duduk di sini”. Jauniyya (seorang perempuan dari Bani Jaun) dibawa dan telah diinapkan di rumah Umaima bint An-Nu'man bin Sharahil di dalam taman kurma, dan pembantu perawatnya juga bersamanya. Ketika nabi masuk menemuinya, dia berkata, “Berikan dirimu (dalam perkawinan) sebagai hadiah/pemberian untukku”. Dia menjawab, “Bisakah seorang ratu (anggota keluarga kerajaan) mengawini seorang dari kalangan biasa?”. Nabi kemudian mengangkat tangan dan menepuknya (menyentuhnya) agar dia tenang. Perempuan itu berkata, “Aku mencari perlindungan allah darimu”. Muhammad berkata, “Kau telah menemukan dia yang memberi perlindungan kepadamu”. Kemudian nabi keluar menemui kami seraya berkata, “O Abu Usaid! Berikan perempuan itu dua pakaian putih (yang terbuat dari linen) dan kembalikan dia kepada keluarganya”. Diceritakan Sahl dan Abu Usaid bahwa: nabi mengawini Umaima bint Sharahil, dan ketika dia menjumpai Muhammad, nabi lalu membentangkan tangan ingin memeluknya. Hal itu membuat Umaima tidak suka. Nabi kemudian memesan Abu Usaid agar menyediakan dua pakaian putih yang terbuat dari linen.
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby MONTIR KEPALA » Wed Aug 22, 2007 3:23 pm

ha ha ...mati kutu rupanya
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby Rebecca » Thu Aug 23, 2007 7:25 am

MONTIR KEPALA wrote:ha ha ...mati kutu rupanya

Kesimpulan gue pada kakek bejat muhammad dari hadist itu adalah: Sebelum ditolak udah NYENTUH!...setelah ditolak mau nyentuh lagi!...DASAR TUA-TUA pedophile, makin tua makin JOROK!...hihihi :lol:
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby atheistwoman » Thu Aug 23, 2007 7:54 am

yah namanya juga nabi cabul pengumbar zakar dan lendir sembarangan :D

kalau yg org lain mah haram kalau nabi yg ngerjain jadi halal :D

jangankan ngelus , nidurin babi yahudi aja halal buat nabi :D

buat nabi ape sih yg kagak halal yg penting nafsu terpuaskan :D
atheistwoman
 
Posts: 9
Joined: Thu Aug 23, 2007 7:45 am

Postby bad boys » Tue May 27, 2008 7:00 pm

atheistwoman wrote:yah namanya juga nabi cabul pengumbar zakar dan lendir sembarangan :D

kalau yg org lain mah haram kalau nabi yg ngerjain jadi halal :D

jangankan ngelus , nidurin babi yahudi aja halal buat nabi :D

buat nabi ape sih yg kagak halal yg penting nafsu terpuaskan :D
wah kalo begitu momed gelarnya bukan nabi dong tapi NABIJI
User avatar
bad boys
 
Posts: 84
Joined: Tue May 13, 2008 2:47 pm

Postby makanhati » Wed May 28, 2008 9:10 am

Berarti, ustad2 dan pemuka agama islam di indonesia lebih 'baik' dan lebih ' teratur' drpd nabi satu itu ya? atau kesempatannya aja yg nda ada kali ya...

nda boleh sentuh yg bukan muhrim, mandangin aja nda boleh..harramm. duduk sebelahan aja nda boleh. penyaluran syahwat lewat poligami.****.
makanhati
 
Posts: 269
Joined: Sun Feb 24, 2008 11:25 pm

PreviousNext

Return to Muhammad dan SEX



Who is online

Users browsing this forum: No registered users