.

ADAKAH BUKU yang membahas/membela Kebejatan sex muhamMAD?

Muhammad dan istri2nya, pedofilia dan kehidupan seksual nabi

ADAKAH BUKU yang membahas/membela Kebejatan sex muhamMAD?

Postby Rebecca » Sun Feb 11, 2007 5:54 pm

KL ada buku dari muslim SCHOLAR yang membahas kebejatan sex muhamMAD serta pembelaannya, GUE MAU BELI... gue ingin hadist-hadist perihal kebejatan sex muhamMAD berikut ini DIBAHAS dalam buku tersebut...

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=9096


DIMANAKAH gue bisa dapat buku tersebut?... GUE bener ingin lihat PEMBELAAN muslim scholars terhadap KEBEJATAN SEX nabinya...PASTI SERUUUUUU!
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby MadinaSyarif » Sun Feb 11, 2007 6:18 pm

untuk rebeca:
assalamualaikum
salam sejahtera
anda ini senang sekali memancing-mancing kemarahan orang. tapi biar bagaimanapun, anda tahu tidak, para muslim yang berada disini adalah orang-orang yang lumayan sabar (walaupun banyak juga--atau banyak sekali??--yang berkata kasar dan tidak santun. untuk itu saya minta maaf). muslim disini, sampai batas tertentu, masih mau mendengarkan segala caci maki yang di tonjokkan kepada nabi kami tercinta Muhammad SAW. ditempat lain,satu kata saja penghinaan,luarbiasa marahnya dan bahkan bukan tidak mungkin bila terjadi hal-hal kita semua tidak inginkan.
sebagai muslim, saya tidak bangga dengan itu, bahkan malu...
tapi itulah yang terjadi....
umat islam saat ini adalah umat yang paling tidak tahan menghadapi kritik dan paling ngaco dalam memberikan kritik..kami masih berusaha untuk memperbaiki diri..
trimakasih
wassalam
MadinaSyarif
 
Posts: 146
Joined: Thu Feb 08, 2007 8:14 pm

Postby Phoenix » Sun Feb 11, 2007 6:27 pm

Rupanya anda lebih tahu malu ketimbang nabi anda sendiri yang malu-maluin!

Bener umat islam tuh umat paling nggak tahan kristik. Itu sah-sah aja koq..di qurannya kan ada..boleh aja ngebunuh musuh islam, gorok lehernya, dan perangi...
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby Rebecca » Sun Feb 11, 2007 6:59 pm

MadinaSyarif wrote:untuk rebeca:
assalamualaikum
salam sejahtera
anda ini senang sekali memancing-mancing kemarahan orang. tapi biar bagaimanapun, anda tahu tidak, para muslim yang berada disini adalah orang-orang yang lumayan sabar (walaupun banyak juga--atau banyak sekali??--yang berkata kasar dan tidak santun. untuk itu saya minta maaf).


anda tak perlu minta maaf lah... bukankah itu sudah PREVALENT di seantero dunia...MUSLIM dan muhamMAD anti kritik!...anda bisa berkaca pada kesabaran umat agama lain!...

elo bilang gue mancing kemarahan? elo sendiri yang kupingnya nggak tahan MELIHAT KENYATAAN kebejatan sex nabi elo! kok gue yang elo marahin pdhl gue cuma kutip dari hadist? elo marahin tuh si muslim bukhari etc!...


BACK to TOPIK!
ADAKAH buku yang membahas KEBEJATAN sex nabi muhamMAD lengkap beserta pembelaannya? GUE BENER-BENER PINGIN BELI dan pingin tau KEHEBATAN pembelaan dari muslim scholar!
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby bilal » Mon Feb 12, 2007 3:55 pm

Hallo Rebecca,
Boleh bertanya tdk,
Apa yang anda ketahui ttg Nabi Muhammad SAW, dan dari mana anda tahu mengenai hal tersebut.?

Terimakasih,
bilal
 
Posts: 93
Joined: Wed Dec 27, 2006 9:05 am

Re: ADAKAH BUKU yang membahas/membela Kebejatan sex muhamMAD

Postby M-SAW » Mon Feb 12, 2007 4:03 pm

Rebeca wrote:KL ada buku dari muslim SCHOLAR yang membahas kebejatan sex muhamMAD serta pembelaannya, GUE MAU BELI... gue ingin hadist-hadist perihal kebejatan sex muhamMAD berikut ini DIBAHAS dalam buku tersebut...

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=9096


DIMANAKAH gue bisa dapat buku tersebut?... GUE bener ingin lihat PEMBELAAN muslim scholars terhadap KEBEJATAN SEX nabinya...PASTI SERUUUUUU!



wah..wah.... mudah2an ada deh di waktu yang akan datang .
ayo muslimers,,bawalah semua "FITNAHAN" rebeca,biar di bahas ama ulama2 anada,lalu jadiin buku,AYE pasti beli juga
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Postby bilal » Mon Feb 12, 2007 4:17 pm

To : Rebecca :

Ini footnotekm.
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku ...dan sekalipun mereka minum RACUN maut, mereka tidak akan mendapat celaka... MARKUS 16:17-18
SEBALIKNYA inilah TANDA si NABI PALSU: MUHAMMAD mati diracun CEWEK YAHUDI!


Rebecca yang budiman
Terus terang saya tidak berani MINUM RACUN MAUT karena aku pasti celaka. seperti Markus 16:17-18 diatas.

CUMA MASALAHNYA:
Sanggupkah kamu meminum RACUN MAUT, karena kamu orang percaya sebagai mana MARKUS 16: 17-18.
Saya tantang MINUM BAYGON aja deh...gimana.
bilal
 
Posts: 93
Joined: Wed Dec 27, 2006 9:05 am

Postby curious » Mon Feb 12, 2007 4:28 pm

bilal wrote:CUMA MASALAHNYA:
Sanggupkah kamu meminum RACUN MAUT, karena kamu orang percaya sebagai mana MARKUS 16: 17-18.
Saya tantang MINUM BAYGON aja deh...gimana.


Jangan pula lupa sunnah "NABI" Muhammad:

Sahih Bukhari
Vol 7 Book 71 Number 671
http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamental ... 07.071.671
http://www.muslimaccess.com/sunnah/hade ... i/071.html
http://www.witness-pioneer.org/vil/hade ... ri/071.htm
http://www.isna.net/library/hadith/bukhari/071_sbt.html

Narrated By Sad : I heard Allah's Apostle saying, "Whoever takes seven 'Ajwa dates in the morning will not be effected by magic or poison on that day."

Diriwayatkan oleh Sad: Aku mendengar Rasul Allah berkata, "Siapapun yang memakan tujuh kurma 'Ajwa di pagi hari tidak akan terkena pengaruh sihir atau racun hari itu."

beranikah anda, Bilal, sebagai seorang Muslim yang mengikuti sunnah nabinya, menelan racun setelah makan tujuh biji kurma Ajwa di pagi hari?

____________________
ISLAMIC PEARLS OF WISDOM
mungkin diubah, dipotong atau tidak diapa apain sama sekalicuma yang menyampaikan kan non muslim yang anti Islam jadi untuk amannya ya aku bilang palsu (Mualaf, 2006)
Bagi saya lebih baik berbohong untuk menegakkan Islam daripada membuat Muslim jadi Murtadz.... (warded, 2006)

Contoh ketauhidan dalam Islam: GOSOK GIGI. (Mualaf, 2006)
Muslim masih setia terus sama allahnya biar DITIPUIN juga.(SiBodoh,2006)
Membagi istri kepada sahabat menunjukkan akhlak mulia, kemurnian solidaritas yang tinggi, kemuliaan budi pekerti (kong na'if, 2006)
User avatar
curious
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby Rebecca » Mon Feb 12, 2007 4:36 pm

bilal wrote:To : Rebecca :

Ini footnotekm.
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku ...dan sekalipun mereka minum RACUN maut, mereka tidak akan mendapat celaka... MARKUS 16:17-18
SEBALIKNYA inilah TANDA si NABI PALSU: MUHAMMAD mati diracun CEWEK YAHUDI!


Rebecca yang budiman
Terus terang saya tidak berani MINUM RACUN MAUT karena aku pasti celaka. seperti Markus 16:17-18 diatas.

CUMA MASALAHNYA:
Sanggupkah kamu meminum RACUN MAUT, karena kamu orang percaya sebagai mana MARKUS 16: 17-18.
Saya tantang MINUM BAYGON aja deh...gimana.


sdr bilal yang baik,
perihal muhamMAD gue belajar dr hadist dan quran...tentu saja dr bhs inggris...

kedua, anda sepertinya kebakaran jenggot ya melihat signature gue? hi...hi...hi... begini analoginya: muhamMAD kan juga nggak dengan sengaja NANTANG minum racun! racun itu ditempatkan oleh seorang wanita yahudi ke makanan nabi elo tanpa sepengetahuan die untuk membuktikan NABI elo itu palsu atau tidak!...begicuuuuuuu...! nah ternyata nabi elo mokat juga krn racun itu krn emang dia nggak punya miracle apa-apa! ingat, jibril juga udah ikutan doa tp aulo ttp aja membisu nggak bisa nolong...lain dong ceritanya kl muhamMAD sengaja minum itu racun untuk menunjukkan dia nabi beneran opo palsu! ...gitu mas paham nggak?

ketiga, kenapa elo nggak jawab tantangan di thread gue!...gue tanya ada nggak buku yang membahas dan berisi PEMBELAAN atas kebejatan sex nabi elo yang TEREKAM APIK dalam hadist-hadist? kl ADA GUE MAU BELI!...kan seru ngelihat pembelaan mati-matian thd nabi elo yang penuh dengan sex affairs...hi...hi...hi..
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby KELIHGO » Mon Feb 12, 2007 10:44 pm

Hehehehehe kagak ada tuh ayat yang menyatakan bahwa nantang Minum RACUN,bahkan Hadist yang ini juga masih Dhaif.Kalau jawaban yang Nomor Tiga memang belum ada,lagian tidak ada Hadistnya yang Kuat (4 Saksi) yang menyatakan kebejatan Nabi Muhammad dalam Seks,gue udah ubek-ubek Hadist,itu hanya satu saja yang mengatakannya dan Dhaif lagi
KELIHGO
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby murtad mama » Tue Feb 13, 2007 1:12 am

MOHON MAAF NIH BUKAN SOK PAKAR HADITH, TAPI APA YG DI DESKRIPSIKAN OLEH REBECA (SEMOGA DIRAHMATI OLEH ALLAH), MEMANG BENAR BERSANDARKAN DAN BERSEDUDUKAN DENGAN KEYAKINAN ANDA (QURAN DAN HADITH), ADA BEGITU LANCANG MENGATAKAN HADITH (SHAHIH) ITU DHAEEF TAPI TAK BISA MENUNJUKKAN DIMANA KE DHAEEF-AN NYA, TETAPI BERDASARKAN KUTIPAN REBECA ITU ADALAH HADITH SHAHIH (MAQBOOL/DAPAT DITERIMA), MAKA OTOMATIS SANAD DAN PERAWINYA JUGAN SHAHIH DAN TIDAK MUNGKIN DHAEEF (LEMAH) APALAGI MARDOOD (DITOLAK).

JGN COBA2 BER T.I.A (TAQIYYA IN ACTION) DENGAN SAYA, SAYA TAU TRICK ANDA KELIGHO SOK TAU HADITH :wink:










===============================================
APA TITLE "SAW" PADA MUHAMMAD -----------> "SIKAT ABIEZ WANITA"
User avatar
murtad mama
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby curious » Tue Feb 13, 2007 4:23 am

KELIHGO wrote:Hehehehehe kagak ada tuh ayat yang menyatakan bahwa nantang Minum RACUN,bahkan Hadist yang ini juga masih Dhaif.Kalau jawaban yang Nomor Tiga memang belum ada,lagian tidak ada Hadistnya yang Kuat (4 Saksi) yang menyatakan kebejatan Nabi Muhammad dalam Seks,gue udah ubek-ubek Hadist,itu hanya satu saja yang mengatakannya dan Dhaif lagi


daif kepala lu. itu hadist dari SAHIH Bukhari. Sudah dipastikan kesahihannya. Lu tahu apa itu SAHIH BUKHARI? Baca nih kalo lu ngerti bhs Inggris.

http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamental ... intro.html
Sahih Bukhari is a collection of sayings and deeds of Prophet Muhammad (pbuh), also known as the sunnah. The reports of the Prophet's sayings and deeds are called ahadith. Bukhari lived a couple of centuries after the Prophet's death and worked extremely hard to collect his ahadith. Each report in his collection was checked for compatibility with the Qur'an, and the veracity of the chain of reporters had to be painstakingly established. Bukhari's collection is recognized by the overwhelming majority of the Muslim world to be one of the most authentic collections of the Sunnah of the Prophet (pbuh).

Bukhari (full name Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al-Mughira al-Ja'fai) was born in 194 A.H. and died in 256 A.H. His collection of hadith is considered second to none. He spent sixteen years compiling it, and ended up with 2,602 hadith (9,082 with repetition). His criteria for acceptance into the collection were amongst the most stringent of all the scholars of ahadith.

It is important to realize, however, that Bukhari's collection is not complete: there are other scholars who worked as Bukhari did and collected other authentic reports.


Orang **** saja bisa ngerti si nabi palsu bilang kalau lu makan tujuh biji kurma lu nggak akan kena racun. lu berani coba, lim? buktikan nabi lu bukan penipu!
User avatar
curious
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby Phoenix » Tue Feb 13, 2007 5:08 am

bilal wrote:To : Rebecca :

Ini footnotekm.
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku ...dan sekalipun mereka minum RACUN maut, mereka tidak akan mendapat celaka... MARKUS 16:17-18
SEBALIKNYA inilah TANDA si NABI PALSU: MUHAMMAD mati diracun CEWEK YAHUDI!


Rebecca yang budiman
Terus terang saya tidak berani MINUM RACUN MAUT karena aku pasti celaka. seperti Markus 16:17-18 diatas.

CUMA MASALAHNYA:
Sanggupkah kamu meminum RACUN MAUT, karena kamu orang percaya sebagai mana MARKUS 16: 17-18.
Saya tantang MINUM BAYGON aja deh...gimana.


Nggak usah OOT loe...loe kalau gerah ame signature si Becky, elo bikin topic sendiri lah bahasin tuh kegerahan elo...biar adem...

PRIIITTT!!! OOT NIH!!!! Disini bahas si momed bukan Markus!
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby Rebecca » Tue Feb 13, 2007 11:26 am

KELIHGO wrote:Hehehehehe kagak ada tuh ayat yang menyatakan bahwa nantang Minum RACUN,bahkan Hadist yang ini juga masih Dhaif.Kalau jawaban yang Nomor Tiga memang belum ada,lagian tidak ada Hadistnya yang Kuat (4 Saksi) yang menyatakan kebejatan Nabi Muhammad dalam Seks,gue udah ubek-ubek Hadist,itu hanya satu saja yang mengatakannya dan Dhaif lagi


nah makanya gue nanya...ADAKAH BUKU yang UBEK-UBEK itu hadits-hadist KEBEJATAN SEX muhamMAD?... gue kan ingin baca seberapa hebat PEMBELAAN muslim scholar ttg itu...

buat rekan-rekan yang lain: PERNAH adakah buku yang di tulis dlm bhs inggris oleh muslim scholar UNTUK MEMBAHAS dan MENGUBEK-UBEK hadist bejat tsb?...KL BELUM PERNAH ADA, kenapa? apa mereka nggak berani scr TERBUKA mempublikasikan PEMBELAAN mereka?...gue sih nggak berharap hadist-hadist tsb ditulis dalam bhs indonesi...hi...hi..hi...


NOTE: curious, ali5196 dan ADADEH... ini peluang bisnis bung!...hi...hi..hi...gmn kl kalian terjemahkan dan publikasikan dlm translasi indonesia? PASTI UNTUNG BANYAK tuh!...hi...hi...hi... BILA PERLU kita cetak di luar indonesia jika percetakan indonesia takut dipenggal...hi...hi...hi...
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby KELIHGO » Tue Feb 13, 2007 9:26 pm

noor_al_maseeh wrote:MOHON MAAF NIH BUKAN SOK PAKAR HADITH, TAPI APA YG DI DESKRIPSIKAN OLEH REBECA (SEMOGA DIRAHMATI OLEH ALLAH), MEMANG BENAR BERSANDARKAN DAN BERSEDUDUKAN DENGAN KEYAKINAN ANDA (QURAN DAN HADITH), ADA BEGITU LANCANG MENGATAKAN HADITH (SHAHIH) ITU DHAEEF TAPI TAK BISA MENUNJUKKAN DIMANA KE DHAEEF-AN NYA, TETAPI BERDASARKAN KUTIPAN REBECA ITU ADALAH HADITH SHAHIH (MAQBOOL/DAPAT DITERIMA), MAKA OTOMATIS SANAD DAN PERAWINYA JUGAN SHAHIH DAN TIDAK MUNGKIN DHAEEF (LEMAH) APALAGI MARDOOD (DITOLAK).

JGN COBA2 BER T.I.A (TAQIYYA IN ACTION) DENGAN SAYA, SAYA TAU TRICK ANDA KELIGHO SOK TAU HADITH :wink:










===============================================
APA TITLE "SAW" PADA MUHAMMAD -----------> "SIKAT ABIEZ WANITA"


Syarat Hadist itu Shahih adalah

1. beberapa orang saksi yang bersaksi bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda
2. sejalan dengan Ayat di ALQUR'AN
3. Rawinya bersifat Adil
3.1 Selalu memelihara perbuatan taat dan menjahui perbuatan maksiat.
3.2 Menjauhi dosa-dosa kecil yang dapat menodai agama dan sopan santun
3.3 Tidak melakukan perkara-perkara Mubah yang dapat menggugurkan iman kepada kadar dan mengakibatkan penyesalan
3.4 Tidak mengikuti pendapat salah satu madzhab yang bertentangan dengan dasar Syara'.

4. Sempurna ingatan
5. Sanadnya tidak terputus
6. Hadits itu tidak berillat dan
7. Hadits itu tidak janggal

Hadits Makbul adalah hadits- hadits yang mempunyai sifat-sifat yang dapat diterima sebagai Hujjah. Yang termasuk hadits makbul adalah Hadits Shohih dan Hadits Hasan.Hadits Hasan adalah hadits yang diriwayatkan oleh Rawi yang adil, tapi tidak begitu kuat ingatannya (hafalan), bersambung sanadnya, dan tidak terdapat illat serta kejanggalan pada matannya. Hadits Hasan termasuk hadits yang Makbul, biasanya dibuat hujjah buat sesuatu hal yang tidak terlalu berat atau terlalu penting.Hadits Dlaif adalah hadits yang kehilangan satu syarat atau lebih dari syarat-syarat hadits shohih atau hadits hasan. Hadits Dlaif banyak macam ragamnya dan mempunyai perbedaan derajat satu sama lain, disebabkan banyak atau sedikitnya syarat-syarat hadits shohih atau hasan yang tidak dipenuhinya.
Klasifikasi hadits Dlaif berdasarkan kecacatan perawinya
Hadits Maudlu' : adalah hadits yang dicipta serta dibuat oleh seorang pendusta yang ciptaan itu mereka bangsakan ( katakan Sabda nabi SAW ) secara palsu dan dusta, baik hal itu disengaja maupun tidak.
Hadits Matruk : adalah hadits yang menyendiri dalam periwayatan, yang diriwayatkan oleh orang yang tertuduh dusta dalam perhaditsan.
Hadits Munkar : adalah hadits yang menyendiri dalam periwayatan, yang diriwayatkan oleh orang yang banyak kesalahannya, banyak kelengahannya atau jelas kefasiqkannya yang bukan karena dusta. Di dalam satu jurusan jika ada diriwayatkan dua hadits lemah yang berlawanan sedang yang satu lemah sanadnya Sedang yang lain lebih lemah sanadnya maka yang lemah sanadnya dinamakan Hadits Ma'ruf dan yang lebih lemah dinamakan hadits Munkar.
Hadits Mu'allal ( Ma'lul, Mu'all ) : adalah hadits yang setelah diadakan suatu penelitian dan penyelidikan tampak adanya salah sangka dari rawinya dengan menganggap sanadnya bersambung (padahal tidak). Hal ini hanya bisa diketahui oleh orang-orang yang ahli hadits.
Hadits Mudraj ( saduran ) : adalah hadits yang disadur dengan sesuatu yang bukan hadits atas perkiraan bahwa saduran itu termasuk hadits.
Hadits Maqlub : adalah hadits yang terjadi mukhalafah (menyalahi hadits lain), disebabkan mendahului atau mengakhirkan.
Hadits Mudltharrib : adalah hadits yang menyalahi dengan hadits lain terjadi dengan pergantian pada satu segi yang saling dapat bertahan, dengan tidak ada yang dapat ditarjihkan (dikumpulkan).
Hadits Muharraf : adalah hadits yang menyalahi hadits lain terjadi disebabkan karena perubahan Syakal kata, dengan masih tetapnya bentuk tulisannya.
Hadits Mushahhaf : adalah hadits yang mukhalafahnya karena perubahan titik kata, sedang bentuk tulisannya tidak berubah.
Hadits Mubham : adalah hadits yang didalam matan atau sanadnya terdapat seorang rawi yang tidak dijelaskan apakah ia laki-laki atau perempuan.
Hadits Syadz (kejanggalan) : adalah hadits yang diriwayatkan oleh seorang yang makbul (tsiqah) menyalahi riwayat yang lebih rajih, lantaran mempunyai kelebihan kedlabithan atau banyaknya sanad atau lain sebagainya, dari segi pentarjihan.
Hadits Mukhtalith : adalah hadits yang rawinya buruk hafalannya, disebabkan sudah lanjut usia, tertimpa bahaya, terbakar atau hilang kitab-kitabnya.
Klasifikasi hadits dlaif berdasarkan gugurnya rawi
Hadits Muallaq: adalah hadits yang gugur (inqitha') rawinya seorang atau lebih dari awal sanad.
Hadits Mursal: adalah hadits yang gugur dari akhir sanadnya, seseorang setelah tabi'iy.
Hadits Mudallas: adalah hadits yang diriwayatkan menurut cara yang diperkirakan, bahwa hadits itu tiada bernoda. Rawi yang berbuat demikian disebut Mudallis.
Hadits Munqathi': adalah hadits yang gugur rawinya sebelum sahabat, disatu tempat, atau gugur dua orang pada dua tempat dalam keadaan tidak berturut-turut.
Hadits Mu'dlal : adalah hadits yang gugur rawi-rawinya, dua orang atau lebih berturut turut, baik sahabat bersama tabi'iy, tabi'iy bersama tabi'it tabi'in, maupun dua orang sebelum shahaby dan tabi'iy.
Klasifikasi hadits dlaif berdasarkan sifat matannya
Hadits Mauquf: adalah hadits yang hanya disandarkan kepada sahabat saja, baik yang disandarkan itu perkataan atau perbuatan dan baik sanadnya bersambung atau terputus.
Hadits Maqthu': adalah perkataan atau perbuatan yang berasal dari seorang tabi'iy serta di mauqufkan padanya, baik sanadnya bersambung atau tidak. Sumber pengambilan hukum bagi orang Islam adalah Al-Qur'an dan Hadist. Mengambil rujukan Al-Qur'an dengan mengikari keberadaan Hadist shoheh adalah tindakan mengingkari Al-Qur'an itu sendiri.

PENDAPAT BEBERAPA ULAMA TENTANG HADITS-HADITS DHAIF UNTUK FADHAA-ILUL A'MAAL
[KEUTAMAAN AMAL]

Di kalangan ulama, ustadz dan kyai sudah tersebar bahwa hadits-hadits dhaif boleh dipakai untuk fadhaa-ilul amaal. Mereka menyangka tentang bolehnya itu tidak ada khilaf di antara ulama. Mereka berpegang kepada perkataan Imam an-Nawawi yang menyatakan bahwa bolehnya hal itu sudah disepakati oleh ahli ilmu.
Apa yang dinyatakan Imam an-Nawawi rahimahullah tentang adanya kesepakatan ulama yang membolehkan memakai hadits dhaif untuk fadhaa-ilul amaal ini merupakan satu kekeliruan yang nyata. Sebab, ada ulama yang tidak sepakat dan tidak setuju digunakannya hadits dhaif untuk fadhaa-ilul amaal. Ada beberapa pakar hadits dan ulama-ulama ahli tahqiq yang berpendapat bahwa hadits dhaif tidak boleh dipakai secara mutlak, baik hal itu dalam masalah ahkam (hukum-hukum) maupun fadhail. Syaikh Muhammad Jamaluddin al-Qasimi menyebutkan dalam kitabnya, Qawaaidut Tahdits: Hadits-hadits dhaif tidak bisa dipakai secara mutlak untuk ahkaam maupun untuk fadhaa-ilul amaal, hal ini disebutkan oleh Ibnu Sayyidin Nas dalam kitabnya, Uyunul Atsar, dari Yahya bin Main dan disebutkan juga di dalam kitab Fat-hul Mughits. Ulama yang berpendapat demikian adalah Abu Bakar Ibnul Araby, Imam al-Bukhari, Imam Muslim dan Imam Ibnu Hazm. [Qawaaidut Tahdits min Fununi Musthalahil Hadits, hal. 113, tahqiq: Muhammad Bahjah al-Baithar]
Menurut Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albany rahimahullah (Ahli Hadits zaman sekarang ini), ia berpendapat: “Pendapat Imam al-Bukhari inilah yang benar dan aku tidak meragukan tentang kebenarannya.” [Tamaamul Minnah fii Taliq ala Fiqhis Sunnah hal. 34, cet. Daarur Rayah, th. 1409 H]Menurut para ulama, hadits dhaif tidak boleh diamalkan, karena:

Pertama.
Hadits dhaif hanyalah mendatangkan sangkaan yang sangat lemah, orang
mengamalkan sesuatu dengan prasangka, bukan sesuatu yang pasti diyakini.Firman Allah:
Artinya : Sesungguhnya sangka-sangka itu sedikit pun tidak bisa mengalahkan kebenaran. [Yunus: 36]
Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Artinya : Jauhkanlah dirimu dari sangka-sangka, karena sesungguhnya
sangka-sangka itu sedusta-dusta perkataan. [HR. Al-Bukhari (no. 5143, 6066)
dan Muslim (no. 2563) dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu

Kedua.
Kata-kata fadhaa-ilul amaal menunjukkan bahwa amal-amal tersebut harus sudah ada nashnya yang shahih. Adapun hadits dhaif itu sekedar penambah semangat (targhib), atau untuk mengancam (tarhiib) dari amalan yang sudah diperintahkan atau dilarang dalam hadits atau riwayat yang shahih.
Ketiga.
Hadits dhaif itu masih meragukan, apakah sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam atau bukan. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Artinya Tinggalkanlah apa-apa yang meragukan kamu (menuju) kepada yang tidak meragukan. [HR. Ahmad (I/200), at-Tirmidzi (no. 2518) dan an-Nasa-i
(VIII/327-328), ath-Thabrani dalam al-Mujamul Kabir (no. 2708, 2711), dan
at-Tirmidzi berkata, Hadits hasan shahih.]

Keempat.
Penjelasan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah tentang perkataan Imam Ahmad, Apabila kami meriwayatkan masalah yang halal dan haram, kami sangat keras (harus hadits yang shahih), tetapi apabila kami meriwayatkan masalah fadhaa-il, targhiib wat tarhiib, kami tasaahul (bermudah-mudah). Kata Syaikhul Islam: Maksud perkataan ini bukanlah menyunnahkan suatu amalan dengan hadits dhaif yang tidak bisa dijadikan sebagai hujjah, karena masalah sunnah adalah masalah syari, maka yang harus dipakai pun haruslah dalil syari. Barangsiapa yang mengabarkan bahwa Allah cinta pada suatu amalan, tetapi dia tidak bawakan dalil syari (hadits yang shahih), maka sesungguhnya dia telah mengadakan syariat yang tidak diizinkan oleh Allah,
sebagaimana dia menetapkan hukum wajib dan haram.[ Majmuu’ Fataawaa, oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah (XVIII/65).]
Kelima.
Syaikh Ahmad Muhammad Syakir menerangkan tentang maksud perkataan Imam Ahmad, Abdurahman bin Mahdi dan ‘Abdullah Ibnul Mubarak tersebut, beliau berkata, Bahwa yang dimaksud tasaahul (bermudah-mudah) di sini ialah mereka mengambil hadits-hadits hasan yang tidak sampai ke derajat shahih untuk masalah fadhaa-il. Karena istilah untuk membedakan antara hadits shahih dengan hadits hasan belum terkenal pada masa itu. Bahkan kebanyakan dari ulama mutaqadimin (ulama terdahulu) hanyalah membagi derajat hadits itu
kepada shahih atau dha’if saja. (Sedang yang dimaksud dhaif itu sebagiannya adalah hadits hasan yang bisa dipakai untuk fadhaa-ilul amaal-pen). [Baaitsul Hatsits Syarah Ikhtishaar Uluumil Hadiits, oleh Syaikh Ahmad Muhammad Syakir (hal 87), cet. III Maktabah Daarut Turats, th. 1979 M/1399 H atau cet. I Daarul Ashimah, taliq: Syaikh al-Albany]
Sebagai tambahan dan penguat pendapat ulama yang tidak membolehkan dipakainya hadits dhaif untuk fadhaa-ilul amaal. Saya bawakan pendapat Dr.Subhi Shalih, ia berkata: Menurut pendapat agama yang tidak diragukan lagi bahwa riwayat lemah tidak mungkin untuk dijadikan sumber dalam masalah ahkam syari dan tidak juga untuk fadhilah akhlaq (targhib wat tarhib), karena sesungguhnya zhan atau persangkaan tidak bisa mengalahkan yang haq sedikit pun. Dalam masalah fadhaa-il sama seperti ahkam, ia termasuk pondasi agama
yang pokok, dan tidak boleh sama sekali bangunan pondasi ini lemah yang berada di tepi jurang yang dalam. Oleh karena itu, kita tidak bisa selamat bila kita meriwayatkan hadits-hadits dhaif untuk fadhaa-ilul amaal, meskipun sudah disebutkan syarat-syaratnya.[ Lihat Uluumul Hadiits wa
Musthalaahuhu (hal. 211), oleh Dr. Subhi Shalih, cet. 1982 M]


Nah sekarang kalau akal-akalan ,kenapa gue kasih disumber Bukunya.Nah kalau yang dituliskan Rebeca Hadist itu jelas Lemah,karena sanadnya terputus
KELIHGO
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby osho » Tue Feb 13, 2007 9:45 pm

KELIHGO wrote:Syarat Hadist itu Shahih adalah

1. beberapa orang saksi yang bersaksi bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda


apakah berlaku untuk Quran....
adakah beberapa saksi yang melihat Nabi Muhammad mendapat wahyu dari Allah

thanks
User avatar
osho
 
Posts: 2136
Joined: Fri Feb 02, 2007 8:29 am
Location: osho

Postby Rebecca » Thu Feb 15, 2007 11:17 am

BAGAIMANA dengan buku di bawah ini? siapa yang udah pernah baca?...Book On 'Love And Sex In Islam' ...tp gue search di AMAZON enggak ada ....!


http://www.rferl.org/featuresarticle/20 ... bd50a.html


Russia: Book On 'Love And Sex In Islam' Causing Controversy, But Scholars Say Topic Is Nothing Unusual
By Gulnoza Saidazimova

Russia's Ansar publishing house recently released a book titled "Love And Sex In Islam." The collection of articles and fatwas -- decrees issued by Islamic scholars -- was first presented at a book fair in Moscow last summer and immediately became a best-seller. Russia's muftiyat -- or board on Islamic affairs -- has criticized the book, which is being sold at most mosques with the word "sex" on its cover hidden.


Prague, 3 December 2004 -- Abdullah Muhametov is an editor at the Ansar publishing house who compiled the 300-page "Love and Sex in Islam." He describes it as a collection of works by medieval writers like Imam Al-Ghazali and Al-Jihaz, as well as modern authors such as Yusuf Al-Qaradawi and contemporary Russian experts on sex.
He told RFE/RL that the book offers information on sex and love in accordance with the principles of Islam.

For Muslims, the primary sources of information about any issue, including sex, are the Koran and the Hadith, a body of laws and stories about Prophet Muhammad's way of life. Muhametov said there is an Arabic equivalent of the word "sex" in the Koran and that it is every Muslim's obligation to be knowledgeable about the topic.
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby KELIHGO » Fri Feb 16, 2007 2:20 pm

To Pinginkaya ; Itu jelas tidak berlaku,karena ALQUR'AN murni dari ALLAH SWT.mengapa ada perbedaan-perbedaan syarat pada hadist,karena Hadist itu buatan manusia.
KELIHGO
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Postby Phoenix » Fri Feb 16, 2007 10:48 pm

Kalau gitu..ada saksinya nggak waktu momed di gua hiro katanya ketemu jibril?
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby KELIHGO » Sat Feb 17, 2007 11:02 am

Ada,kalau gue kasih HADIStnya (ada 100 riwayat)juga kagak percaya anda,makanya kagak gue kasih
KELIHGO
 
Posts: 816
Joined: Thu Jan 04, 2007 2:08 pm

Next

Return to Muhammad dan SEX



Who is online

Users browsing this forum: No registered users