.

Glenn Greenwald dan Kebangkrutan Moral Golongan Kiri

SAMBUTAN, PENJELASAN, artikel dan debat dari PENDIRI SITUS; ALI SINA. Artikel2 A Sina lainnya masih bisa ditemukan dalam Ruang REFERENSI sesuai dgn topiknya.

Glenn Greenwald dan Kebangkrutan Moral Golongan Kiri

Postby Adadeh » Fri Apr 05, 2013 3:46 pm

Glenn Greenwald dan Kebangkrutan Moral Golongan Kiri
Oleh Ali Sina
4 April, 2013

Image
Glenn Greenwald, leftist botol dari AS.

Glenn Greenwald adalah bloger dan jurnalis Amerika. Di hari Rabu, 3 April, 2013, Pak Greenwald menayangkan aritkel di koran kiri The Guardian, berjudul Sam Harris, the New Atheists, and anti-Muslim animus. Greenwald menuduh mereka yang disebutnya sebagai New Atheists (Sam Harris, Richard Dawkins, dan Christopher Hitchens) telah “telah bermain mata dan kadang² memeluk erat² kebencian irasional anti-Muslim.” Sub judul artikelnya berkata “Debat yang telah lama tertunda terjadi tentang apakah pemikiran atheisme digunakan sebagai kedok bagi Islamofobia dan militerisme AS.” Dia tulis, “Masalahnya bukanlah Harris adalah seorang yang rasis, tapi bahwa dia dan orang² segolongannya menyemburkan dan mempromosikan Islamofobia di balik kedok pemikiran atheisme.”

Aku lalu kirim tweet ke Pak Greewald untuk menanyakan padanya definisi kata Islamofobia. Dia balik kirim tweet yang mengatakan aku harus baca artikelnya. Aku telah baca. Dia tulis, “Apakah pengertian Islamofobia sebagai ‘rasisme’ mengandung masalah semantik, aku tak tertarik untuk membahasnya dalam diskusi ini.”

Aku yakin masalah ini sangatlah penting. Greenwald dan semua orang yang menuduh pengritik Islam sebagai Islamofobia harus menjelaskan apa yang mereka maksud dengan itu. Tebalnya lapisan dusta mereka tidak bisa dianggap sebagai hal yang sepele. Dusta menyembunyikan kebenaran dan karenanya harus disingkirkan. Mari kita mulai.

Kita anggap kita terima saja istilah Islamofobia sebagai istilah yang valid, dan lalu pertanyaannya adalah: apakah Islamofobia itu merupakan sikap yang rasis? Jika memang iya, maka itu merupakan kecaman yang paling pedas terhadap orang yang rasis. Kebencian berdasarkan ras merupakan kebodohan yang paling fatas dan tentunya sikap seperti ini tidak bisa diterima atau ditoleransi. Kita sudah melihat dalam sejarah apa akibat rasisme dan kita tidak boleh membiarkan rasisme terjadi lagi. Tidak boleh lagi!

Jika kita anggap bahwa Islamofobia merupakan sikap yang rasis, maka apakah ras Islam itu sebenarnya? Apakah Arab? Ada jutaan orang Arab yang Kristen, Baha’i, Yazidi, Druze dan Atheist. Apakah Timur Tengah itu coklat atau hitam? Bisa keduanya. Aku orang Persia, tapi bukan Muslim. Apakah agama orang kulit gelap yang lemah yang berasal dari dunia miskin itu harus diperlakukan lebih baik? Meskipun sikap merendahkan ini adalah hinaan, tapi bukan itu masalahnya. Masalahnya adalah pengertian itu tidak benar. Meskipun Islam melemahkan negara² Muslim, tapi Islam berkembang pesat di negara² Barat, diantara orang² kulit putih, terutama narapidana dan wanita.

Dengan begitu, Islam tak ada hubungannya dengan ras. Ini bukan perihal semantik, tapi inti masalah. Sikap tidak mau berdebat akan hal ini dan dengan mudah mengenyampingkan, bukan saja merupakan kebodohan tapi juga ketidakjujuran. Jika kau menuduh orang sebagai “Islamofobis”, maka kau harus menjelaskan apa yang kau maksud dengan itu. Orang yang menuduh tapi enggan menjelaskan tentu tahu bahwa semakin kotor airnya, semakin baik juga mereka nyumput di dalamnya agar penipuan mereka tidak tampak dari luar.

Apakah definisi Islamofobia termasuk hal rasisme atau tidak? Kita butuh penjelasan yang tegas atas pertanyaan ini. Jika memang iya, maka mereka yang menuduh harus mengatakan pada kita ras apa yang merasa tersinggung ketika Islam dikritik? Jika tidak bisa menjelaskan, maka mereka harus berhenti melakukan penipuan ini.

Greenwald melanjutkan: “Kebanyakan umat Muslim adalah non-bule; sehingga ketika orang bule menyerang Islam dan menganjurkan kekerasan dan agresi terhadap Muslim, seperti yang dilakukan Harris, maka bisa dimengerti mengapa sebagian orang (misalnya Hussain) merasa diperlakukan secara rasis.”

Wah, Pak Greenwald, maaf ya jika aku menyinggung perasaanmu, tapi kamu ini sungguh tak mengerti persoalannya. Kamu tidak mengerti akan Islam dan tidak tahu bagaimana cara berpikir Muslim. Aku tahu. Aku telah menulis buku tentang Muhammad dan psikologi Muslim. Aku lahir dari orangtua Muslim. Aku ini keturunan Muhammad, lho. Ada beberapa Ayatollah yang berasal dari keluargaku. Aku telah mempelajari Islam secara dalam selama 19 tahun. Aku mengerti Islam dan umat Muslim. Kamu sih tidak. Maka ijinkan aku mendidikmu.

Muslim menggunakan tipuan dengan istilah Islamofobia karena mereka tahu orang kiri seperti kamu pasti termakan tipuan mereka. Mereka tahu bahwa begitu mereka menjerit, maka kamu cepat² datang untuk mengelap air mata mereka. Kamu akan meminta maaf berkali-kali, nyembah² segala, pokoknya agar mereka senang lagi. Mereka mempermainkan kamu, tahu? Bagi mereka, kamu itu hanya sekedar useful idiot (nama yang diberikan Lenin (ketua USSR dulu) bagi orang seperti kamu). Setelah mereka tidak butuh kamu lagi, mereka akan segera menyingkirkanmu, sama persis seperti yang mereka lakukan terhadap Dubes AS di Benghazi. Sungguh malang Christopher Stevens yang bertahun-tahun menolong Muslim² Lybia dan mempersenjatai pemberontak melawan Muammar Gadhafi. Dia itu benar² useful idiot yang gede – sampai dia tidak dibutuhkan Muslim lagi. Wanita² Inggris useful idiot pro-Palestina ikut berpartisipasi dalam pengiriman “bantuan” lewat kapal ke Gaza, dan mereka akhirnya diperkosa rame² oleh lima Muslim minggu lalu di hadapan ayah mereka, karena Muslim sudah tidak butuh bantuan mereka lagi. Daftarnya panjang. Tapi kamu ngerti kan? Semoga kamu ngerti.

Dubes Stevens kemungkinan dibunuh karena video Muhammad di Youtube. Muslim seluruh dunia ngamuk karena perasaan mereka yang maha sensitif itu terluka karena Nabi mereka ditayangkan di video itu. Tapi tahukah kamu bahwa video itu diganti suaranya dengan suara berbahasa Arab dan ditunjukkan di TV² Mesir dan negara Islam lain untuk membuat Muslim murka? Jika isinya memang begitu menyinggung perasaan, maka kenapa harus diganti dengan bahasa Arab dan lalu ditayangkan untuk Muslim? Ini semua disengaja oleh Muslim untuk sekedar punya alasan ngamuk, dan membuat kaum kiri seperti kamu jadi trenyuh melihat kemarahan mereka. Selama kamu ikut dalam permainan mereka, maka mereka akan terus melakukan hal ini.

Kamu tidak mau mengritik Islam karena kamu pikir itu bisa menyinggung perasaan Muslim. Mari kuberitahu apa yang menyinggung perasaanku. Yang menyinggung perasaanku adalah perajaman terhadap wanita, hukum cambuk bagi mereka yang makan di tempat umum di bulan Ramadan, memenjarakan dan memancung mereka yang meninggalkan Islam, memukuli wanita di tempat umum karena rambutnya tampak, honor killing, pemerkosaan terhadap anak² dengan kedok perkawinan, potong tangan, cabut mata, diktatorship, diskriminasi terhadap kaum minoritas, perendahan wanita, poligami, dan ribuan hukum agama seperti itu. Apakah kamu pernah bicara menentang semua hal ini? Ya, aku tahu kamu sedikit² pernah mengecamnya, tapi kamu lalu cepat² menghina Kristen dan Yudaisme agar Muslim tidak tersinggung. Kau tidak ragu mengecam umat Kristen atas agama mereka, tapi kamu extra hati² terhadap Muslim.

Jawab nih pertanyaan²ku. Tapi aku tahu kau pasti enggan menjawab. Maka aku jawab aja sendiri mewakili dirimu. Kamu bisa membetulkannya nanti jika aku ternyata salah jawab. Kamu menyerang agama dan umat Kristen tanpa ragu karena kamu tahu benar mereka tidak akan datang padamu untuk memenggal kepalamu. Tapi kamu takut sama Muslim. Kamu itu berani di depan orang yang lemah, tapi jadi lembek di hadapan orang yang sangar.

Kamu tulis, “Tentu saja orang berhak mengritik Islam tanpa bersikap bod0h atau rasis. Itu sudah jelas, dan tak ada yang merasa tersinggung.” Dan mengapa pula mengritik Islam dihubungkan dengan kebodohan dan rasisme? Menurutmu, mayoritas Muslim non-bule akan sakit hati jika orang bule menyerang Islam. Apakah lalu maksudmu adalah hanya orang non-bule saja yang boleh mengritik Islam? Jadi orang kulit gelap boleh mengritik Islam? Apakah kamu lupa Salman Rushdie atau ancaman bunuh terhadap Ayaan Hirsi Ali? Mari bersikap jujur. Kamu tuh inginnya tiada orang yang boleh mengritik Islam. Qur’an itu membuat buku Mein Kempf-nya Hitler tampak seperti buku untuk anak² TK. Apakah kau pernah mengritik aturan Qur’an, misalnya tabok istri? Kamu tentu tidak berani melakukan hal itu. Kamu mengatakan hanya Muslim ekstrim saja yang melakukan itu, sambil tak lupa membubuhi banyak ekstrimis dari agama lain juga.

Kamu melanjutkan, “Dan tentu saja ada sebagian Muslim yang melakukan hal yang keji atas nama Islam – sama seperti ekstrimis lain di seluruh agama yang melakukan hal² keji atas nama agama mereka, tapi mereka tidak disoroti dan diperhatikan seperti Muslim.”

Pak, orang² ekstrimis dari agama lain jadi ekstrim karena mereka tidak mengikuti ajaran agama mereka. Yesus tidak pernah mendorong umatnya untuk membunuh, memperkosa, dan melakukan terorisme. Muhammad sih iya. Bagian Qur’an mana nih yang harus kujelaskan padamu? Terdapat ratusan ayat di Qur’an dan ribuan hadis yang mendorong kebencian dan menghasut kekerasan, seperti Yahudi adalah babi dan monyet (7:166, 2:65, and 5:60 ), kafir itu najiz (9:28), jangan berteman dengan kafir (9:23), perlakukan mereka dengan keras (9:123), buat mereka takut (8:12), bunuh mereka di manapun kau jumpai mereka (9:5), harta dan wanita mereka boleh (halal) dimiliki bagi Muslim, nikmati saja karena itu baik dan halal (8:69). Apakah Yesus pernah mengajarkan seperti ini? Berapa banyak sih kemunafikan yang bisa kau tunjukkan? Apakah tak ada batasnya?

Semua ajaran kebencian tiada akhir dari Islam itu tidak mengganggu perasaanmu sama sekali, tapi kamu sangat marah ketika ada orang lain yang mengatakan ajaran itu salah. Bukankah kau tadi mengatakan bahwa orang berhak mengritik tanpa bersikap rasis dan ****. Sekarang bagian perkataan Sam Harris yang mana yang salah? Mengapa kau menuduh orang sebagai rasis karena mengatakan ajaran Islam itu jahat dan sumber segala masalah Islam?

Islamofobia adalah kata kosong yang tak bermakna. Kau tidak bisa menjabarkannya, dan tiada orang yang bisa. Kata itu sama seperti Hinduphobia, Chisitianophobia atau atheismophobia. Jika kau tidak bisa mendefinisikan Islamofobia, mengapa kau ngotot untuk menggunakannya? Tiada yang disebut sebagai Islamofobia. Kata itu sama seperti Islamonausea, atau juga leftistnausea (rasa pusing berhadapan dng orang golongan kiri). Paham kiri dan Islam adalah ideologi berdasarkan kebencian. Ideologi² ini memecah belah umat manusia jadi “kami” lawan “mereka”, dengan merasa “kami” didzolimi, sehingga menyerang “mereka.” Keduanya benci demokrasi dan kebebasan. Kedua golongan kiri dan Muslim didorong oleh ideologi dan bukannya oleh rasa hormat terhadap kemanusiaan dan HAM. Keduanya juga diktatorial dan fasis. Tapi bulan madu antara golongan kiri dan Islam itu hanya berumur pendek saja. Tanyakan saja orang² Iran golongan kiri yang merupakan kekuatan utama di belakang Khomeini dulu. Setelah Khomeini berkuasa, merekalah yang pertama-tama dia singkirkan.

Kau katakan orang² ekstrim dari agama² lain berbuat lebih jahat dalam nama agama mereka, tapi tidak disorot seperti Muslim. Mana contohnya? Aku tahu ada pendeta Kristen yang bakar Qur’an. Wah payah memang. Selain itu, dia juga menyakiti hati Muslim yang maha sensitif dan teramat lembek. Ada contoh lain yang bisa kau tambahkan? Oh, kau sebut kerja sama AS dan Kristen Uganda untuk membunuh homosexual. Itu bohong. Artikel itu mengatakan penginjil datang ke Uganda untuk “menyembuhkan” orang² homosexual. Di lain pihak, kau lupa menyebut bahwa dalam hukum Syariah, para homosexual dihukum mati dan negara² Muslim menggantung mereka.

Dalam artikelmu kamu menyalahkan para pengritik Islam karena pakai standard ganda dalam menentang negara² Muslim memiliki senjata² nuklir, sedangkan negara AS dan Israel punya senjata² nuklir. Ada perbedaan besar akan hal ini yang bisa dilihat orang waras manapun. Negara AS dan Israel tidak pernah mengancam memusnahkan negara² lain. Umat Muslim sangat yakin bahwa Imam Mahdi hanya akan datang jika ada kekacauan besar di dunia dan di saat Muslim membantai semua Yahudi. Mereka juga tidak menyembunyikan niat mereka untuk memusnahkan Israel dari peta bumi dan menuklir kota² AS. Muslim masih belum punya senjata nuklir. Maka mereka bikin bom sendiri yang diikatkan pada pinggang mereka untuk bunuh diri sambil membunuh kafir sebanyak mungkin. Jika mereka punya bom nuklir, tentunya mereka tak ragu untuk menggunakannya bunuh kafir.

Sam Harris berkata, “Kita tidak berperang melawan terorisme. Kita berperang melawan Islam.” Kamu menyerang dia karena itu. Tampaknya kamu ini benar² tak mengerti. Yang kau anggap sebagai terorisme itu adalah jihad bagi Muslim. Jihad itu merupakan kewajiban umat Muslim. Jangan kamu percaya kebongan mereka tentang jihad besar dan jihad kecil. Semua itu hanya dusta. Hanya ada satu jihad dan itu adalah mengangkat senjata dan memerangi kafir, membunuh mereka saat tidak bersenjata, memperbudak kaum wanita dan anak²nya, menjarah hartanya. Ini disebut sebagai ghazwa (penyerangan). Muhammad melakukan 87 ghazwa dalam sepuluh tahun terakhir masa hidupnya. Inilah satu²nya definisi jihad. Jika Muslim tidak bisa ikut perang, maka dia harus menunjuk wakilnya atau membayar dana jihad. Jihad merupakan kewajiban. Bagi banyak Muslim, jihad merupakan pilar keenam Islam.

Tiada gunanya membunuh Muslim yang menuruti ajakan jihad dalam Islam. Semakin banyak yang terbunuh, semakin banyak pula yang terpanggil. Kita harus memerangi ideologi di belakang jihad ini. Kita harus hancurkan iman mereka atas doktrin Islam yang sarat kebencian.

Strategimu menyenangkan Muslim dan tidak menyakiti hati lembek mereka itu justru salah. Kamu seharusnya memperhatikan nyawa Muslim dan bukan perasaan hatinya yang maha sensitif. Kritik terhadap Islam mendorong orang untuk hidup damai bersama. Kritik itulah yang membuka mata Muslim dan membuat mereka mengerti bahwa Islam adalah agama palsu dan orang yang mereka sebut Nabi ternyata adalah orang sakit jiwa. Mereka harus diberitahu bahwa dunia tidak dipecah belah menjadi Muslim versus non-Muslim. Kita semua adalah manusia, yang semuanya bersaudara di bawah kemanusiaan. Memang betul bahwa kebenaran itu terkadang menyakitkan, tapi dusta itu justru membunuh. Kebodohan dan sikap tak mau tahu merupakan ibu dari segala dosa.

Glenn Greenwald dan Kebangkrutan Moral Golongan Kiri


Glenn Greenwald dan Kebangkrutan Moral Golongan Kiri Alternative
Alternative Rss Feed
Faithfreedompedia
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Glenn Greenwald dan Kebangkrutan Moral Golongan Kiri

Postby ptcdr » Fri Apr 05, 2013 5:55 pm

Sungguh malang para wanita Inggris yg menjadi simpatisan Palestina tersebut. Mereka belajar mengenai Islam dan muslim dg cara yg paling pahit. Seandainya mereka belajar Islam dan muslim dari Ali Sina dan kaum murtadin lainnya, terutama yg berasal dari Timur Tengah, Afrika Utara, Asia Tengah dan Asia Selatan, tentunya nasib mereka tidak tragis begini.

Sungguh tepat kalimat dalam film 8mm : "Don't play with the devil. He never change. You change"
ptcdr
 
Posts: 335
Joined: Fri Mar 12, 2010 1:27 pm

Re: Glenn Greenwald dan Kebangkrutan Moral Golongan Kiri

Postby LFH » Tue Jul 30, 2013 6:12 pm

Boleh ditawarkan Glenn Greenwald utk jadi diplomat atau duber USA utk Libya.
User avatar
LFH
 
Posts: 53
Joined: Mon Jul 29, 2013 2:01 pm


Return to ONE STOP SHOP FFI



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron