Pakistan: Pemerkosaan dan Pembunuhan Anak-anak Kristen

Muslim moderat, radikal, bgm pemikiran mereka & bgm hubungan mereka dgn NON-Muslim, sejarah perlakuan Muslim terhdp NON-Muslim, Dhimmi & Jizyah
Post Reply
anne
Posts: 502
Joined: Wed Sep 21, 2011 9:52 pm

Pakistan: Pemerkosaan dan Pembunuhan Anak-anak Kristen

Post by anne »

http://www.familysecuritymatters.org/pu ... must_reads

Pemerkosaan dan Pembunuhan Anak-anak Kristen Pakistan
by RAYMOND IBRAHIM
October 18, 2012


Image

Barat menghela napas lega ketika Rimsha Masih, gadis Kristen 14 tahun yang ditangkap di Pakistan 16 Agustus atas tuduhan membakar halaman Al-Quran, akhirnya dibebaskan. Namun Barat tetap tidak menyadari pelanggaran yang jelas terpampang di depan mata, pemerkosaan dan pembunuhan yang secara rutin diderita anak-anak Kristen, semata-mata hanya karena mereka Kristen. Renungkan dua kisah berikut yang terjadi bersamaan dengan saat tuduhan penghujatan Rimsha menjadi berita utama di seluruh dunia.

14 Agustus, seorang gadis Kristen,12 tahun, Muqadas Kainat (yang bermakna "Semesta Kudus") disergap di sebuah lapangan dekat rumahnya di Sahawil oleh lima orang Muslim yang "memperkosa beramai-ramai dan membunuh"nya. Pada waktu itu, ayahnya berada di rumah sakit mengunjungi ibunya yang sakit. Ayah dan anggota keluarga lainnya mulai mencari dengan panik, sampai sebuah petunjuk membawa mereka ke lapangan di mana tubuh putrinya berbaring. Pemeriksaan postmortem mengungkapkan bahwa dia telah "diperkosa beramai-ramai dan kemudian dicekik sampai mati oleh lima orang." Polisi, seperti biasa, tidak menangkap seorangpun. Sebagaimana dilaporkan Salem News , "Kompleksnya masalah merupakan fakta yang dihadapi dimana gadis-gadis Kristen di daerah terpencil ini telah diperkosa dan dipaksa untuk menikah dalam masyarakat Muslim dan meninggalkan agama mereka sendiri. Kelompok-kelompok hak asasi manusia melaporkan. ... ada catatan sejarah di Pakistan, menurut komunitas Kristen, dimana pemerintah lokal gagal menyelidiki kasus-kasus perkosaan atau kekerasan lainnya terhadap umat Kristen, seringkali karena takut pada kelompok Islamist atau Muslim yang berpengaruh.”

Image
Muqadas Kainat, 12 tahun, diperkosa ramai-ramai oleh 5 pria Islam dan dibunuh saat ayahnya mengunjungi ibunya di rumah sakit

Demikian juga, tanggal 20 Agustus, seorang anak Kristen berusia 11-tahun, Samuel Yaqoob, pergi ke pasar Faisalabad untuk membeli makanan bagi keluarganya, namun tidak pernah kembali. Menurut Wilson Chowdhry, Ketua Asosiasi Kristen Inggris Pakistan, "Setelah pencarian ekstensif, mayatnya ditemukan di dekat sebuah lubang pembuangan air, dengan tanda-tanda penyiksaan mengerikan, dan senjata pemunuh di dekatnya. Hidung, bibir dan perutnya dipotong , dan keluarganya hampir tidak bisa mengenalinya karena tubuhnya dibakar sedemikian rupa. Sebanyak 23 luka tusukan senjata tajam teridentifikasi saat otopsi. Saat mengirim tubuhnya untuk diotopsi, polisi mengatakan kemungkinan disodomi. Sebagian wilayah Pakistan memiliki budaya bersemburit/homoseksual yang kuat, dan anak laki-laki Kristen dan minoritas lainnya sangat rentan terhadap perkosaan dan pelecehan karena ketidakberdayaan komunitas mereka dan status mereka yang dibenci.

Image Image
Samuel (Suneel) Yaqoob

Dalam satu kasus baru-baru ini, seorang anak laki-laki Kristen diculik, diperkosa, disiksa, dan dibunuh oleh seorang petugas polisi, dan tubuhnya dibuang di saluran pembuangan."

Berikut ini beberapa kisah tentang pelecehan seksual dan pembunuhan anak-anak Kristen Pakistan yang terjadi Agustus lalu---saat dunia terpana pada kasus penghujatan Rimsha Masih. 10 kasus ini adalah sebagian kecil yang diambil secara acak, dari sekian banyak kasus-kasus yang terdokumentasi:

1. Nisha, seorang gadis cilik Kristen, 9 tahun, diculik oleh Muslim, diperkosa ramai-ramai, dibunuh dengan pukulan berulang-ulang ke kepalanya, dan kemudian dibuang ke kanal (Mei 2009).

2. Gulfam (yang bermakna “seperti bunga”), gadis cilik lain, 9 tahun, diperkosa oleh seorang pria Muslim . Meskipun tidak dibunuh, dia ditinggalkan dalam keadaan "shock dan masih tenggelam dalam trauma fisik dan psikologis." Selama penderitaannya, pemerkosa berkata "tidak perlu khawatir karena ia [pria Muslim] telah melakukan hal serupa pada gadis Kristen kecil lainnya" (Desember 2010).

3. Lubna, gadis Kristen 12 tahun, diculik, diperkosa ramai-ramai, dan dibunuh oleh sekelompok pria Muslim (Oktober 2010).

4. Gadis Kristen. 12 tahun, yang dipanggil "Anna," diculik malam Natal lalu, diperkosa beramai-ramai selama delapan bulan, dipaksa masuk Islam dan “dinikahkan” dengan Muslim yang menyerangnya. Setelah akhirnya dia berhasil melarikan diri, jangankan melihat keadilan ditegakkan, keluarganya terpaksa harus bersembunyi dari para pemerkosa dan polisi" (Oktober 2011).

5. Setelah seorang gadis Kristen, 12 tahun, diperkosa beramai-ramai , segerombolan pria Muslim mendatangi rumahnya ketika semua anggota keluarga laki-laki sedang pergi bekerja, dan "tanpa ampun" memukul tante/bibinya yang sedang hamil, menyebabkan ia keguguran dan kehilangan calon bayi kembar perempuan : "Mereka membunuh anak-anak kita , mereka memperkosa putri kami. Kami tak memiliki apa-apa lagi di diri kami," ratap seorang anggota keluarga yang lebih tua. Polisi malah menuduh gadis 13 tahun yang diperkosa tersebut "melakukan perzinahan dengan tiga laki-laki" Salah seorang pelaku, Irfan Safdar, anak mantan inspektur polisi (Juni 2012).

6. Seorang pria Muslim membunuh seorang gadis remaja Kristen, Amarya. Selama percobaan perkosaan ia telah "mencengkram gadis itu dan, di bawah ancaman pistol, berusaha menyeretnya pergi. Gadis itu melawan, dan saat mencoba melepaskan diri dari cengkeraman penyerangnya, si pria Muslim menembak, membunuhnya seketika, dan kemudian mencoba menyembunyikan mayatnya "(Desember 2011).

7.Pria-pria Muslim menculik seorang gadis Kristen berusia 14 tahun, Mehek, di bawah todongan senjata di siang bolong dari rumah orangtuanya. Salah satu penculik mengatakan ia akan "menyucikan dirinya" dengan menjadikannya “Muslimah dan simpanannya” (Agustus 2011).

8. Shazia, gadis Kristen 12 tahun , diperbudak, diperkosa, dan dibunuh oleh Chaudhry Naeem, seorang pengacara Muslim kaya, yang kemudian bebas. Istri dan anak laki-lakinya ikut serta dalam menganiaya Shazia. (November 2010).
anne
Posts: 502
Joined: Wed Sep 21, 2011 9:52 pm

Re: Pakistan: Pemerkosaan dan Pembunuhan Anak-anak Kristen

Post by anne »

Image Image
kiri: Shazia, gadis Kristen cilik Pakistan di negara Islam ; kanan: gadis-gadis Islam di negara para kafir Kristen

9. Nadia, seorang gadis Kristen, diculik tahun 2001 ketika ia berusia 15-tahun , dan dipaksa untuk menikah dengan seorang pria Muslim, baru-baru ini (setelah 10 tahun) berhasil kembali ke keluarga Katoliknya (Januari 2012).

10. Seorang pengusaha Muslim berpengaruh, menculik dua saudara perempuan Kristen , memaksa mereka masuk Islam, dan "menikah" dengannya (Mei 2011).

Di semua kasus ini, polisi Pakistan tidak melakukan tindakan apapun, mereka berpihak pada para pemerkosa dan pembunuh.

Kasus-kasus di atas hanya segelintir dari sekian banyak kekejian terdokumentasi yang dilakukan terhadap anak-anak keluarga Kristen Pakistan, jumlah populasi kecil, 1,5% dari keseluruhan warga Pakistan. Belum termasuk sejumlah besar kasus yang tidak pernah sampai ke media. Hanya korban tak bernama dan tak dikenal yang tahu yang dialaminya. Sebagai contoh, perlu waktu lima tahun mengungkap kisah seorang balita 2 tahun yang dengan kejam diperkosa karena ayah Kristennya menolak untuk masuk Islam. Setelah menjalani lima kali operasi, bagian tubuhnya yang diperkosa rusak selamanya, dan dia menderita beberapa komplikasi permanen. Keluarganya hidup dalam ketakutan dan bersembunyi.



Berapa banyak anak-anak Kristen di Pakistan saat ini sedang dianiaya dalam keheningan, dan kisah-kisah mereka tidak pernah muncul ke permukaan?

Dan apa menjiwai kebiadaban ini? Saat membahas pemerkosaan mengenai perkosaan Gulsham, 9 tahun, salah satu kasus di atas, sumber-sumber lokal di Pakistan menyatakan : "Ini sangat memalukan. Insiden seperti itu begitu sering terjadi. Gadis-gadis Kristen dianggap barang yang dapat dirusak untuk kesenangan. Menganiaya mereka dianggap benar. Menurut mentalitas komunitas [Muslim] ini bahkan bukan kejahatan. Muslim menganggap mereka jarahan/pampasan perang.”

Sesungguhnya, seperti inilah tepatnya penjelasan Majid Khadduri ---tokoh yang diakui secara internasional sebagai salah satu otoritas terkemuka di dunia dalam hukum dan yurisprudensi Islam--- mengenai gagasan ‘jarahan/pampasan’ perang dalam bukunya ‘War and Peace in the Law of Islam.’

Istilah jarahan/pampasan perang (ghanima) diterapkan secara khusus untuk harta benda yang diperoleh secara paksa dari non-Muslim. Ini tidak hanya mencakup harta benda (bergerak dan tidak bergerak), namun juga manusianya, baik dalam kapasitas Asra (tawanan perang) atau sabi (perempuan dan anak-anak)…. Jika sang budak seorang perempuan, tuannya diizinkan [Allah] untuk melakukan hubungan seksual dengan dia sebagai simpanan.

Image Image

Dari sini, kita dapat mulai memahami fanatisme fanatik Muslim Pakistan terkait kasus penghujatan Rimsha, yang mengakibatkan kerusuhan massal. Umat Islam mengancam untuk menegakkan hukum dengan tangan mereka sendiri, dan dislokasi keluarga Kristen, beberapa di antaranya terpaksa hidup dan beribadah di tempat liar : Jika kafir Kristen, terutama anak-anak mereka, yang dipandang sebagai sekadar "jarahan/pampasan" yang dapat digunakan dan dibuang, tanpa hukuman, sudah tentu suatu hal yang tak bisa ditolerir bagi umat Islam jika salah satu "sub-human" ini berani menodai buku suci Islam Islam, buku yang sama yang mentahbiskan status tidak manusiawi mereka.

Image

Dan inilah makna penting kasus Rimsha Masih: keberhasilan kasus ini diukur bukan dalam kenyataan bahwa seorang anak Kristen lolos dari kebiadaban hukum dan budaya Islam, melainkan apakah penderitaannya akan mulai membuka mata Barat terhadap terror yang secara rutin dialami anak-anak Kristen Pakistan.
enemyofpr0phet
Posts: 75
Joined: Tue Jul 24, 2012 1:28 am

Re: Pakistan: Pemerkosaan dan Pembunuhan Anak-anak Kristen

Post by enemyofpr0phet »

waduh kasian sekali anak kecil itu,tapi itu sesuai ajaran nabinya.nabinya aja doyan anak kecil apalagi peliharaan nabinya kelakuan kaya binatang.katanya agama damai,tapi lihatlah kelakuan peliharaan nabinya.dulu sy hampir saja masuk agama setan tersebut tapi ketika melihat kerusuhan 98 sy ga jadi.tuhannya di bawa2 untuk membunuh manusia lain.temen sy 1 udh mualaf karena dia kawin dengan pria muslim.tapi nanti sy akan cri FBnya dan ajak kemari,karena sy sudah lama tdk bertemu.dan sy juga kurang jago untuk berdebat,tapi temen sy 1 lg udah memilih 1 agama yang pasti karena distatus FBnya dia mash mencari agama yaitu islam dan agama 1 lagi.setelah sy memberi tau netter ffi gak lama dia hilangkan niat untuk masuk islam.semoga temen sy yang sudah mualaf ketemu FBnya dan sy akan minta tolong netter sini untuk menyadarkannya.
User avatar
crayon-sinchan
Posts: 962
Joined: Sat Jun 05, 2010 7:14 pm
Location: surga ada di dalam hati masing-masing

Re: Pakistan: Pemerkosaan dan Pembunuhan Anak-anak Kristen

Post by crayon-sinchan »

pernahkah sebersit saja terbayangkan di pikiran muslim, bahwa tindakan biadab mereka tersebut, (menurut hukum lain/bukan hukum awloh) bisa membuat mereka pergi ke neraka & disodomi iblis ramai2 misalnya :-k


*sorry, too speechless to say something


btw tidak usah sampai membayangkan neraka slim.. tindakan kalian itu sungguh biadab! gara-gara islam..
User avatar
Mohmed Bin Atang
Posts: 2341
Joined: Sun Feb 19, 2012 5:45 pm
Location: Surga Islam, bermain rudal bersama 72 bidadari
Contact:

Re: Pakistan: Pemerkosaan dan Pembunuhan Anak-anak Kristen

Post by Mohmed Bin Atang »

Menurut muslim yang kesurupan Islam seperti netter yusah
Lebih baik penjahat keji yang beragama islam dan berada di jalan auloh swt
Daripada
orang-orang baik yang statusnya kapir dan nggak mau percaya auloh swt
Post Reply