Page 1 of 1

Allah bershawallat/shalawat

PostPosted: Tue May 25, 2010 10:35 pm
by ali5196
Sent: Sat May 22, 2010 8:29 pm
From: mampir
To: ali5196

hai mas Ali,
saya sedang berdebat dengan muslim2 di Facebook (Debat Islam Kristen) dalam pokok pembicaraan : "Shawallat" yang terdapat dalam Al Ahzab 33:56. dan juga dalam arti dari S.A.W, dimana Aulloh swt (dan malaikat) "BERDOA" kepada Muhammad saw.

Saya berusaha mencari pembahasan "Shawallat" diforum ini, tetapi belum mendapatnya. Jika anda mengetahui apa arti sebenarnya dari kata Shawallat atau ada linknya diforum ini, dapatkah anda memberikan penjelasan kepada saya.

Mereka, muslim2 mengartikan Shawallat sbb :

Jika Aulloh bershawallat, maka arti shawallat = "memberi rahmat", blessing
Jika Malaikat bershawallat = memohon pengampunan
Jika MANUSIA (muslim) bershawalat = berdoa, memohon doa.

Terima kasih sebelumnya.



Islam and the prayers of Allah
oleh Sam Shamoun
http://www.answering-islam.org/authors/ ... ships.html


Quran menuliskan bahwa tuhan Islam berdoa bagi pengikutNya, khususnya Muhammad:

Ini ayat2nya yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris:
They are those on whom are the prayers (salawatun) from their Lord and mercy (rahmatun), and it is they who are the guided-ones. S. 2:157
Kecuali dinyatakan secara tegas, semua kutipan Quran diambil dari versi Hilali-Khan.

Jadi, terjemahan ayat tsb dalam bahasa Indonesianya seharusnya :
Mereka itulah yang diberkati doa-doa (salawatun) dan pengampunan (rahmatun) dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk

TAPI kok terjemahan resminya dalam bahasa Indonesia berbunyi :
2:157. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.

lOHH ??? Terjemahan resmi dalam bhs Indonesia saja sudah lain bunyinya dng asli inggrisnya.
Kita lanjutkan !

He it is who prays (yusallee) for you and His angels too, to bring you forth out of the darkness into the light, for He is merciful to the believers. S. 33:43 (Terjemahan Palmer)

Terjemahan dalam bahasa Indonesia sebenarnya :
Dialah yang berdoa (yusallee) bagimu dan malaikat-malaikatNya juga, supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.

TAPI terjemahan resminya adalah sbb:
33.43. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.

LOH LOH LOHhhh ????

Verily, God and His angels pray (yusalloona) for the prophet. O ye who believe! pray for him (salloo) and salute him with a salutation! S. 33:56 Palmer

Terjemahan dalam bahasa Indonesia resminya :
33:56. Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi[1229]. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya[1230].

[1229]. Bershalawat artinya: kalau dari Allah berarti memberi rahmat: dari malaikat berarti memintakan ampunan dan kalau dari orang-orang mukmin berarti berdoa supaya diberi rahmat seperti dengan perkataan:Allahuma shalli ala Muhammad.
(Ini yg disebutkan sdr mampir diatas--ali5196)

[1230]. Dengan mengucapkan perkataan seperti: Assalamu'alaika ayyuhan Nabi artinya: semoga keselamatan tercurah kepadamu hai Nabi.


ANEHH !! Mengapa arti Allah berdoa bagi nabi oleh terjemahan Indonesia resmi dianggap sbg Allah memberi rahmat.


AYO KITA TINJAU HADIS :

Hadis melaporkan bahwa Allah juga berdoa bagi orang lain :

1387. Abu Umama meriwayatkan bahwa rasulullah mengatakan, “Allah AND His angels AND the people of the heavens AND the earth, EVEN the ants in their rocks AND the fish, PRAY for blessings on those who teach people good." [at-Tirmidhi] (Aisha Bewley, Riyad as-Salihin (The Meadows of the Righteous), Book of Knowledge, 241. Chapter: the excellence of knowledge; bold, capital and italic emphasis ours)

TERJEMAHAN : 1387. AU melaporkan bahwa Rasulullah mengatakan, “Allah DAN malaikat2Nya DAN orang2 di surga DAN di bumi, BAHKAN semut dan batu2 DAN ikan, BERDOA bagi rahmat kpd mereka yg mengajarkan yg baik. [Huruf besar dari kami]


Dan:

2685. Abu Umamah al-Bahili narrated: “Two men were mentioned before the Messenger of Allah. One of them a worshipper, and the other a scholar. So the Messenger of Allah said: ‘The superiority of the scholar over the worshipper is like my superiority over the least of you.’ Then the Messenger of Allah said: ‘Indeed ALLAH, His Angels, the inhabitants of the heavens and the earths – even the ant in his hole, even the fish – say Salat upon the one who teaches the people to do good. (Hasan)

TERJEMAHAN:
Abu Umamah al-Bahili meriwayatkan:….’ Lalu Rasulullah mengatakan: ‘Memang Allah, malaikat2Nya, penduduk surga dan dunia-bahkan semut dalam lobangnya, dan bahkan ikan – mengucapkan Solat pada siapapun yang mengajarkan rakyat untuk berbuat baik. (Hasan)

[Abu ‘Eisa said:] This Hadith is Hasan Gharib Sahih… (English Translation of Jami‘ At-Tirmidhi, Compiled by Imam Hafiz ‘Eisa Mohammad Ibn ‘Eisa At-Tirmidhi, From Hadith no. 2606 to 3290, translated by Abu Khaliyl (USA), ahadith edited and referenced by Hafiz Abu Tahir Zubair ‘Ali Za’i, final review by Islamic Research Section Darussalam [Darussalam Publishers & Distributors, First Edition: November 2007], Volume 5, Chapter 19. What Has Been Related About the Superiority Of Fiqh Over Worship, p. 80 – listed as number 70 in the ALIM CD-Rom version of at-Tirmidhi’s hadith collection; capital and underline emphasis ours)

Tambahan referensi:

The people of Israel said to Moses: “Does your Lord pray?” His Lord called him [saying]: “O Moses, they asked you if your Lord prays. Say [to them] ‘Yes, I do pray, and my angels [pray] upon my prophets and my messengers,’” and Allah then sent down on his messenger: “Allah and His angels pray…” (Tafsir Ibn Kathir, Q. 33:56; translated from the Arabic online edition; bold emphasis ours)

TERJEMAHAN: Rakyat Israel mengatakan kepada Musa:”Apakah Tuhanmu berdoa?” Tuhannya memanggilnya [dan mengatakan]: “Hai Musa, … Katakan [kepada mereka] ‘Ya, saya berdoa, dan malaikat-malaikat Saya [berdoa] bagi nabi-nabi dan rasul-rasul Saya,’” Dan Allah mengirimkan wahyu kepada rasulNya: ”Allah dan malaikat-malaikatNya berdoa …”

Dan :


Hadith 216:
The Israelites said to Musa: Does your Lord pray? Musa said: Fear Allah, O Sons of Israel! Allah said: O Musa! What did your people say? Musa said: O my Lord, You already know? They said: Does your Lord pray? Allah said: Tell them My prayer for My servants is that My Mercy should precede My Anger. If it were not so, I would have destroyed them. [Ibn ‘Asakir] (Al-Ahadith Al-Qudsiyyah - Divine Narratives translated by Dr. Abdul Khaliq Kazi & Dr. Alan B. Day, Section 2: Al-Ithafat Al-Saniyya Bi‘l-Ahadith Al-Qudsiyyah by Shaikh Zain al-Din Abdul Ra‘uf b. Taj al-‘Arifin b. ‘Ali b. Zayn al-‘Abidin al-Munawi [Dar Al Kitab Arabi - USA, 1995], pp. 305-306; underline emphasis ours)

Berrikut adalah sebuah doa Allah yang dicatat ibn Hisyam dalam Al-Sirah Al-Halabiyya :

قلت يا جبريل أيصلى ربك قال نعم قلت وما يقول قال يقول سبوح قدوس رب الملائكة والروح سبقت رحمتى غضبى

I [Muhammad] said, “O Gabriel, does your Lord pray?” He said, “Yes.” I said, “What does he say?” “This is what he says. He says: ‘Glory, holy, Lord of the angels and the Spirit. My mercy overcomes my wrath.’”

Saya [Muhammad] mengatakan, “Hai Jibril, apakah Tuhanmu berdoa?” Katanya, “Ya.” Saya bertanya, “Apa yang ia katakan?” Ini yang ia katakan: ‘Terpujilah, maha suci, Tuhan para malaikat dan Jiwa. Kasih saya melebihi dendam saya.’”

:stun:

[…]

---------------------------------------------------------sekian dulu terjemahan-----------

berlanjut .. aduuhhh panjang yah artikelnya !!

Re: Allah bershawallat/shawalat ****

PostPosted: Sat May 29, 2010 6:03 pm
by israel hu akbar
gw ambil bang, exciting nih keliatannya.

Re: Allah bershawallat/shawalat **

PostPosted: Wed Jun 02, 2010 4:26 am
by ali5196
terima kasih. tapi jangan terjemahkan kata per kata dan kalimat per kalimat. Artikel ini panjang sekali. Saya sudah singkat artikelnya dan menerjemahkan sebagian. Lihat atas.

PostPosted: Wed Sep 29, 2010 10:46 pm
by ali5196

PostPosted: Thu Sep 30, 2010 3:26 pm
by ali5196

Re: Allah bershawallat/shalawat

PostPosted: Mon Nov 08, 2010 12:22 am
by israel hu akbar
bang ali, minta maaf sebesar2nya, aduh jd malu nih gw ga nepati janji, sorry bang ga sempet trus nih, dr dulu br jadi 3 lembar, itupun nyelip entah dimana, sekali lg sorry bang, wan prestasi nih gw. ](*,) ](*,) ](*,)

Re: Allah bershawallat/shalawat

PostPosted: Wed Nov 17, 2010 11:02 pm
by israel hu akbar
huh, lega gw akhirnya utang nya ame bang ali lunas. sorry bang kalo terjemahannya belepotan, kilat soalnya. :partyman: :rock:


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ini berarti bahwa Allah memuja, memuji dan memuliakan seperti ciptaan-Nya lakukan, karena ia berdoa seperti mereka! Bahkan, Allah membaca bab dari Al-Qur'an seperti muslim lakukan dalam doa-doa mereka!

Diriwayatkan Abu Hurayrah
Rasulullah berkata, "Seribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi, Allah bersabda Ta-Ha dan Ya-Sin, dan ketika malaikat MENDENGARnya mereka berkata," Berbahagialah orang-orang kepada siapa ini turun, berbahagialah pikiran yang membawa ini, dan berbahagialah lidah yang mengucapkan ini " (At-Tirmidhi Hadis, Nomor 660)

Dan karena Quran menggambarkan Allah berdoa dengan menggunakan kata-kata yang sama yang menyatakan pujian, penyembahan dan pemuliaan Allah karena itu harus memuji, memuliakan, dll menyembah dirinya sendiri dan / atau orang lain.

Bandingkan apa yang Allah lakukan dengan otoritas Islam berikut!

Arti Salah

Salah Allah berarti ia memuji PELAYAN NYA DIHADAPAN MALAIKAT, seperti Al-Bukhari mencatat dari Abu Al-`Aliyah. Ini dicatat oleh Abu Ja `Ar-Razi jauh dari Ar-Rabi` bin Anas dari Anas. Yang lain berkata: "Allah Salah berarti rahmat" '. Ini dapat dikatakan bahwa tidak ada kontradiksi antara kedua pandangan. Dan Allah Maha Tahu. Salah dari malaikat berarti doa mereka dan mencari pengampunan bagi orang-orang, sebagaimana Allah berfirman ...

(Mereka yang memikul Arasy dan orang-orang di sekitarnya memuji memuliakan Tuhan mereka, dan percaya kepadaNya, dan memohon ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya berkata): "Ya Tuhan kami Anda memahami! Segala sesuatu dalam rahmat dan pengetahuan, ampuni orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalanMu, dan selamatkan mereka dari siksaan api neraka yang menyala-nyala Ya Tuhan kami! Dan masukkan mereka ke surga yang telah Kau janjikan - dan orang-orang benar di antara bapak-bapak mereka, istri-istri mereka, dan keturunan mereka! Sesungguhnya, Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana Dan selamatkan mereka dari dosa..'') (40:7-9) ...

(sehingga Dia dapat membawa Anda keluar dari kegelapan menuju terang.) Berarti, melalui rahmat-Nya kepada kamu, PUJIANNYA KEPADA ANDA dan doa malaikat-Nya bagi Anda, Dia membawa kamu keluar dari kegelapan kebodohan dan kesesatan ke dalam jalan terang dan iman. (Tafsir Ibnu Katsir, Q. 33:43)

Dan:

Perintah untuk mengatakan Salah atas Nabi

Al-Bukhari berkata: "Abu Al-` Aliyah berkata: "Allah Shalat adalah DIA MEMUJI DIA DIHADAPAN MALAIKAT, dan Salah dari malaikat adalah permohonan mereka '". Ibnu `Abbas mengatakan:" Mereka mengirim berkat. "Abu` Isa At-Tirmidzi berkata: "ini diriwayatkan dari Sufyan Ath-Thawri dan sarjana lain, yang mengatakan:" Salah dari Tuhan adalah rahmat, dan Salah dari malaikat adalah pencarian mereka atas pengampunan". Ada Hadis Mutawatir diriwayatkan dari Rasulullah memerintahkan kita untuk mengirim berkat kepadanya dan bagaimana kita harus mengucapkan Salah kepadanya. Kami akan menyebutkan sebanyaknya, insya Allah, dan Allah-lah yang membantu kita ... (Tafsir Ibnu Katsir, Q. 33:56)

Doa2 Allah mencakup pujiaannya terhadap budak-budak seperti Muhammad dihadapan malaikat di surga!

laporan Ibn Kathir juga menyiratkan bahwa Allah benar-benar berdoa kepada malaikat sejak ia langsung menyapa mereka ketika dia berdoa dan memuji -muji hamba-hambanya!

Jadi, seperti halnya Muslim yang memuji dan memuliakan seseorang ketika mereka berdoa, Allah juga memuji dan memuliakan orang-orang tertentu ketika ia berdoa! Dalam hal ini Muslim memuliakan dan memuji Allah, sedangkan dalam hal Allah ia memuliakan dan memuji Muhammad dan orang-orang mukmin! Dan obyek doa muslim hanyalah Allah karena mereka secara langsung menyapa Allah setiap kali mereka berdoa, objek doa Allah adalah malaikat, dimana dia langsung menyapanya setiap kali ia memuji hamba-hambanya! (1)


Menanggapi Beberapa keberatan

Beberapa Muslim berpendapat bahwa doa-doa Allah benar-benar rahmat-Nya yang ia berikan atas hamba-hamba-Nya. Dengan kata lain, ketika Qur'an mengatakan bahwa Allah itu benar-benar berdoa berarti bahwa Allah menunjukkan belas kasihan. Masalah dengan pernyataan ini adalah bahwa kitab Islam membedakan antara doa Allah dan rahmat-Nya:

Setelah itu harus doa dari Tuhan mereka DAN KEMURAHAN (salawatun min rabbihim wa-rahmatun), dan mereka benar2 diarahkan. S. 2:157

Jadi penjelasan ini tidak akan bekerja, seperti situs web Muslim mengakui berikut:

"Berkat atas Nabi" - menurut mayoritas ulama, yang dimaksud adalah rahmat dari Allah, berdoa untuk pengampunan yang diajukan oleh para malaikat, dan doa, yang diajukkan oleh manusia. Lain-lain - termasuk Abu'l-Aaliyah di antara para ulama sebelumnya dan Ibn al-Qayyim di antara para ulama, dan Ibnu 'Utsaimin di antara para ulama kontemporer - yang berpendapat bahwa arti dari berkat atas Nabi adalah pujian baginya di antara " kelompok yang lebih tinggi "(al-mala 'al-'a'la, yaitu, para malaikat, al-Saffaat bnd 37:8)., dan doa-doa para malaikat dan kaum Muslim untuk berkat atas-Nya yang karena Dia akan dipuji oleh Allah diantara kelompok "lebih tinggi" (para malaikat). Ibn al-Qayyim menulis sebuah buku tentang topik ini berjudul Jala’al-Afhaam fi al-Fadl Salaati wa'l-Salaam Jala '' ala Khayr il-Anaam, di mana ia membahas panjang lebar makna berkat atas Nabi, hukum atasnya , dan manfaatnya.

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajid ( Allah mengasihi dia) berkata:

Ungkapan "Berkatilah Muhammad ( salli’ ala Muhammad)" - dikatakan bahwa berkat dari Allah berarti rahmat, berkat dari malaikat berarti doa untuk pengampunan, dan berkat dari manusia berarti doa'.

Jika dikatakan: "Para malaikat mengirim berkat kepadanya," berarti bahwa mereka berdoa untuk pengampunan baginya.

Jika dikatakan, "khateeb mengirim berkat kepadanya," berarti bahwa ia berdoa untuk berkat baginya.

Jika dikatakan, "Allah mengutus berkat kepadanya," berarti bahwa Dia menganugerahkan rahmat kepadanya.

Ini terkenal di kalangan para ulama, tetapi pandangan yang benar adalah sesuatu yang berbeda, karena berkat (sholat) lebih spesifik daripada rahmat. Oleh karena itu kaum muslimin telah sepakat bahwa diperbolehkan berdoa untuk rahmat bagi setiap orang percaya, tetapi mereka berbeda tentang apakah kita bisa berdoa untuk berkat-berkat (menggunakan kata tertentu dari sholat atau salli 'ala ...) bagi siapapun selain para nabi. Jika kata sholat di sini adalah diartikan rahmat, maka tidak ada perbedaan antara mereka, dan seperti kita berdoa untuk rahmat bagi orang yang kita dapat mengirimkan berkat kepada mereka.

Selain itu, Allah berfirman (interpretasi artinya):

"Mereka adalah orang-orang pada siapa Salawaat (yaitu yang diberkati dan akan diampuni) dari Tuhan mereka, dan (mereka adalah orang-orang yang) menerima rahmat-Nya, dan merekalah yang yang akan dipandu"

[Al-Baqarah 2:157].

Kata Rahmah (mercy) disebutkan dalam hubungannya dengan kata salawaat (blessing), yang menunjukkan bahwa mereka adalah dua hal yang berbeda, sehingga makna dari ayat ini adalah jelas. Para ulama menggunakan kata sholat (blessing) di beberapa tempat dan kata Rahmah (mercy) pada lainnya, sehingga sholat adalah tidak sama dengan rahmat. Yang terbaik tentang ini adalah apa yang Abu'l-'Aaliyah berkata: sholat itu (blessing) dari Allah atas Nabi adalah memuji-Nya dia di antara kelompok "lebih tinggi" (para malaikat).

Jadi apa yang dimaksud dengan Umar Allaahumma salli 'alayhi(Ya Allah kirimkan berkat atasnya) adalah: Ya Allah, memuji-Nya di antara kelompok yang lebih tinggi, yaitu diantara para malaikat yang dekat dengan Allah.

Jika seseorang mengatakan bahwa ini berlainan dari sudut pandang linguistik, karena sholat dalam bahasa Arab berarti permohonan, tidak memuji, jawabannya adalah bahwa kata sholat juga terhubung dengan kata silah (gift/karunia), dan ada Tidak diragukan lagi bahwa pujian untuk Rasulullah SAW(damai dan berkat-berkat Allah di atasnya) di antara kelompok yang lebih tinggi (malaikat) adalah salah satu karunia terbesar, untuk memuji kadang-kadang mungkin lebih penting untuk seseorang dari yang lain. Jadi menyebutkan yang baik adalah karunia yang besar.

Berdasarkan pandangan ini, yang benar adalah bahwa mengirimkan blessing (sholat) kepadanya berarti pujian baginya diantara kelompok yang lebih tinggi (para malaikat)

Al-Syarh al-Mumti ', 3 / 163, 164 (Yang dimaksud dengan berkat dan salaams atas Nabi, Fatwa nomor 69.944)

Yang lainnya (seperti situs di atas) mendefinisikan doa Allah sebagai berkat yang ia anugerahkan kepada hamba-Nya. Hal ini juga salah karena ada satu kata untuk berkat yang penyusun Quran bisa pakai jika mereka berarti bahwa Allah sebenarnya memberkati dan tidak berdoa, yaitu baraka:

Dan Kami jadikan orang-orang yang dianggap lemah (dan tidak dianggap) pewaris tanah di timur dan barat dimana Kami turunkan berkat-berkat kita (barakna). Janji Tuhan terpenuhi untuk Bani Israel karena mereka memiliki kesabaran dan keteguhan dan Kami meratakan ke tanah karya-karya agung dan bangunan baik yang Firaun dan kaumnya didirikan (dengan bangga seperti). S. 7:137

Mereka berkata: "kamu heran tentang ketetapan Allah?, rahmat Allah dan berkat-Nya padamu (rahmatu Allahi wa-barakatuhu alaikum) Hai orang rumah! Karena Dia memang pantas untuk semua pujian penuh kemuliaan !" S. 11:73

Bahkan, hadis benar-benar membedakan antara doa Allah (Salah) dan berkah (barakah):

Perintah untuk mengatakan Salah atas Nabi

Al-Bukhari berkata: "Abu Al-` Aliyah berkata: "Shalat Allah adalah memuji-Nya dihadapan para malaikat, dan Salah dari malaikat adalah permohonan mereka" Ibnu Abbas mengatakan: "Mereka mengirim berkat.." Abu `Isa At -Tirmidzi berkata: "ini diriwayatkan dari Sufyan Ath-Thawri dan sarjana lain, yang mengatakan:` Salah dari Tuhan adalah rahmat, dan Salah dari malaikat adalah mencari pengampunan mereka '". Ada Hadis Mutawatir diriwayatkan dari Rasulullah memerintahkan kita untuk mengirim berkat kepadanya dan bagaimana yang harus kita ucapkan Salah kepadanya Kami akan menyebutkan sebanyak2nya, insya Allah, dan Allah membantu yang kita cari. Dalam Tafsir-nya Ayat ini, Al-Bukhari mencatat bahwa Ka `b bin` ujrah berkata, "Itu berkata, 'Wahai Rasulullah, sehubungan dengan pengiriman Salam kepada Anda, kami tahu tentang ini, tapi bagaimana dengan Shalat?" kata Dia ...

<<Katakanlah: "Ya Allah, kirim Salah MU atas Muhammad dan atas keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah mengutus Salah MU atas keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji , Paling Agung. Ya Allah, kirim doa restu MU atas Muhammad dan atas keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah mengutus berkat atas keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji, .''>> Imam Ahmad mencatat bahwa Ibnu Abi Layla mengatakan bahwa Ka `` b bin ujrah bertemu dengannya dan berkata, "Apakah aku tidak memberimu karunia? Rasulullah datang kepada kami dan kami berkata, 'Wahai Rasulullah! Kita tahu cara mengirim Salam kepada Anda, tapi bagaimana kita bisa mengirim Salah "Dia bilang ...

<<Katakanlah: "Ya Allah, Engkau mengirim Salah atas Muhammad dan atas keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah mengirim Salah Mu atas keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji Paling, Paling Agung. Ya Allah, mengirim doa restu atas Muhammad dan atas keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah mengirim berkat atas keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji, .''>>"Kebanyakan Hadis ini telah dicatat oleh kelompok dalam buku mereka dengan rantai yang berbeda narasi. (Tafsir Ibnu Katsir, Q. 33:56)

Dan:

Hadis lain

Al-Bukhari mencatat bahwa Abu Sa `id Al-Khudri berkata:" Kami berkata, 'Wahai Rasulullah, ini adalah Salam kepada Mu, tapi bagaimana kami kirimkan kepada Mu Salah?"kata Dia ...

<<Katakanlah: "Ya Allah, kirim Salah Mu atas Muhammad, hamba dan Rasul Mu, sebagaimana Engkau kirim Salah MU atas keluarga Ibrahim, dan kirimlah berkat Mu atas Muhammad dan atas keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkati keluarga Ibrahim .'>>" Abu Shalih meriwayatkan bahwa Laits mengatakan ...

<<Atas Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau mengirim berkat atas keluarga Ibrahim.>> Ibrahim bin Hamzah mengatakan bahwa, Ibnu Abi Hazim dan Ad-Darawardi diberitahu, bahwa Yazid, yaitu, Ibn Al-Had berkata ...

<<Sebagaimana Engkau mengirim Salah Mu atas Ibrahim, dan mengirim doa restu atas Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau mengirim berkat-berkat Mu atas Ibrahim dan keluarga Ibrahim.>> ini juga dicatat oleh An-Nasa'i dan Ibnu Majah.
sekali lagi:

Hadis lain

Imam Ahmad mencatat dari Abu Humayd As-Sa `idi bahwa mereka berkata:" Wahai Rasulullah, bagaimana kita bisa mengirim Salah atasmu ?"kata Dia ...

<<Katakanlah: "Ya Allah, kirim Salah Mu atas Muhammad dan istri-istrinya dan keturunannya, sebagaimana Engkau kirim Salah Mu pada Ibrahim, dan mengirim doa restu atas Muhammad dan istri-istrinya dan keturunannya, sebagaimana Engkau telah mengutus berkat atas keluarga Ibrahim, Sesungguhnya Maha Terpuji Engkau ">> Ini juga dicatat oleh Grup, selain dari At-Tirmidzi.

Akhirnya:

Hadis lain

Muslim mencatat bahwa Abu Mas `ud Al-Anshari berkata:" Kami datang ke Rasulullah dan kami dengan Sa `d bin` Ubadah. Bashir bin Sa `d berkata kepadanya, 'Allah telah memerintahkan kita untuk mengirim Salah atasmu, Wahai Rasulullah. Bagaimana kita dapat mengirim Salah kepadaMu? Rasulullah berdiam diri sangat lama. Kemudian Rasulullah mengatakan ...

<<Katakanlah: "Ya Allah, kirim Salah Mu atas Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah mengirim Salah Mu atas keluarga Ibrahim, dan mengirim doa restu atas Muhammad dan atas keluarganya, sebagaimana Engkau mengirim berkatMu kepada keluarga Ibrahim di antara semua orang, sesungguhnya Maha Terpuji Engkau. Dan Salam adalah seperti yang anda tahu>>. "ini juga dicatat oleh Abu Dawud, An-Nasa'i, At-Tirmidzi dan Ibnu Jarir. At-Tirmidzi berkata, "Ini adalah Sahih Hasan"

Dalam narasi diatas, Muhammad dibedakan dan membedakan antara Salah kata dan barakah, sehingga menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki arti yang sama. Sebagaimana salah satu otoritas Muslim mencatat:

Allah melayakkan Nabi-Nya dengan berkat doa pertama pada diriNya, dan kemudian oleh doa para malaikat, dan kemudian dengan memerintahkan hamba-Nya berdoa untuk berkat dan damai pada dirinya juga. Abu Bakar bin Furak terkait bahwa salah satu ulama menafsirkan sabda Nabi, "kesejukan mataku ada dalam doa," sebagai arti doa Allah, bahwa para malaikat dan bahwa masyarakat dalam menanggapi perintah Allah sampai Hari Kebangkitan. Doa malaikat dan manusia adalah berdoa untuk dia dan bahwa Allah adalah rahmat.

Dikatakan bahwa "mereka berdoa" berarti memohon berkat (barakah). Namun, ketika Nabi mengajar orang doa pada dirinya sendiri, ia membuat perbedaan antara kata salat (doa) dan baraka (berkah). Kita akan kembali ke arti doa padanya nanti. (Qadhi 'Iyad Musa al-Yahsubi, Muhammad Rasulullah (Ash-Shifa of Qadi' Iyad), diterjemahkan oleh Aisha Abdarrahman Bewley [Madinah Press, Inverness, Skotlandia, Inggris 1991; cetak ulang ketiga,] Bagian Satu. Besar estimasi Allah terhadap Nabi-Nya dinyatakan dalam kata dan tindakan, Bab Satu: Pujian Allah Dari Dia Dan Penghargaan Untuk Dia, Bagian 8: Mengenai Allah memerintahkan makhluk-Nya untuk mendoakan pada Nabi, melindungi dia dan menghapus hukuman karena dia, hal 25.

Dan:

Nabi membuat perbedaan antara salat (doa) dan barakah (berkat) dalam hadis di mana ia mengajar tentang berdoa padanya. Hal ini menunjukkan bahwa mereka memiliki dua makna yang terpisah. (Bagian Dua. Mengenai hak-hak orang yang berutang pada Nabi, Bab Empat: Doa Terhadap Nabi Dan Meminta Perdamaian Bagi-Nya, Dan Kewajiban Dari Melakukannya, Bagian 1: Makna doa pada Nabi, hal 250.

Lagi:

Salama al-Kindi berkata: 'Ali biasa mengajar kita berdoa pada Nabi sebagai berikut: "Ya Allah, Dia yang membentangkan daratan dan menciptakan langit! Melimpahkan MULIA Jejaring Sembahyang dan Doa Engkau, berkat Mu melimpah dan kasih sayang Mu pada Muhammad ... "

"Ali juga mengatakan tentang doa pada nabi di ayat itu," Allah dan malaikat-Nya berdoa pada Nabi "(33:56)" Siap melayani dan taat, Tuhanku. Doa-doa Allah, yang baik dan Penyayang, para malaikat sekeliling, yang benar, para martir, salihun, dan segala sesuatu yang memuliakan Engkau, ya TUHAN semesta alam, akan atas Muhammad bin Abdullah ... "(Ibid., Bagian 4 : Mengenai cara melakukan doa pada Nabi dan meminta perdamaian untuk dia, hal 257)

Berikutnya adalah sangat menarik:

Ibnu Mas'ud pernah berkata, "Ketika Anda memberkati Nabi, sehingga membuat doa padanya baik Anda tidak tahu;. Mungkin akan ditunjukkan kepadanya. Katakanlah,." Ya Allah, anugrahkan DOAMu, KEMURAHANMu dan BERKATMu pada yang tertinggi dari rasul-rasul, Imam dari orang-orang yang bertakwa, para Pemimpin yang baik dan Rasulullah. '"(Ibid., hal 258)

Di sini kita melihat kata-kata doa, rahmat dan berkat yang digunakan bersama dalam kalimat yang sama, secara meyakinkan membuktikan bahwa mereka tidak memiliki arti yang sama.

Jadi,Illah Islam berdoa, memuja, mengagungkan, dan memuji seperti makhluk-Nya lakukan!


-----------------------------------------

Artikel Terkait

http://www.jihadwatch.org/archives/024234.php
http://answering-islam.org/Shamoun/q_jesus_praying.htm
http://answering-islam.org/Responses/Menj/pbuh.htm
http://answering-islam.org/Responses/Menj/pbuh2.htm
http://inthenameofallah.org/God 's bel ... 20him.html

Unless stated otherwise all Quranic quotations were taken from the Hilali-Khan version

Catatan akhir

(1) mengejutkan, bahwa Allah memerintahkan umat Islam untuk memuliakan dan memuji Muhammad seperti mereka memuji dia!

hendaklah kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan membantu dia dan menghormati dia, dan (bahwa) kamu dapat menyatakan kemuliaan-Nya / memuliakan Dia, pagi dan sore hari. S. 48:9

Ini yg terdekat untuk semua kata ganti adalah "Rasul-Nya," yang berarti bahwa muslim ditekankan agar tidak hanya membantu Muhammad tetapi juga untuk menghormati dan memuliakan dia siang dan malam! Penulis memiliki / telah menulis ayat sedemikian rupa sehingga / dia / mereka akhirnya membuat Muhammad jadi objek pujian, penyembahan dan pemuliaan!

Sebagai salah satu penulis Kristen akhir mencatat:

"Kalimat ini terganggu karena pergeseran tiba-tiba dari penyapaan Muhammad kepada orang lain. Selain itu, kata ganti akusatif 'menolong-Nya, dan hormat-Nya' menunjuk, tidak diragukan lagi, Muhammad, yang disebutkan sebelumnya, bukan kepada Allah sebagaimana penerjemah Bahasa Inggris memahaminya. Tapi “memberi Dia kemuliaan” merujuk kepada Allah. Keseluruhan ayat kacau. Pembaca tidak bisa diharapkan untuk memahami makna sebenarnya dari susunan kata-kata. Ini adalah kekufuran ('ketidakpercayaan') untuk mengatakan ' memberi pertolongan pada-Nya, dan hormat pada-Nya, dan bahwa Anda dapat memberikan kemuliaan-Nya di waktu pagi dan pada malam 'tentang Muhammad, karena kemuliaan harus diberikan kepada Allah saja. Hal ini juga kufur untuk membuat suatu pernyataan dengan mengacu kepada Allah, karena Allah Mahakuasa tidak membutuhkan pertolongan atau bantuan! " ('Abdallah' Abd al-Fadi, Apakah Qur'an salah [Light of Life?, PO Box 13, A-9503 Villach,] Austria, hal. 182-183)

Sseorang Muslim menuduh Kristen ini mendistorsi fakta-fakta di sini, apa yang dicatat penulis sufi muslim GF Haddad menyatakan tentang teks ini spesifik:

"Kamu itu (manusia) dapat beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan menjunjung/-Nya, dan dapat menghormati h-Nya, dan untuk memuliakan-Nya di waktu fajar awal dan pada akhir hari" (48:9). Al-Nawawi mengatakan bahwa para ulama tafsir Al-Quran telah memberikan ayat ini dua baris penjelasan, satu kelompok memberikan tiga kata ganti pribadi "HIM" rujukan tunggal, yaitu, baik Allah ("Dia/Him") ATAU ATAS NABI ("dia /him"); kelompok lain membedakan antara dua acuan, yaitu, Nabi (SAWS) untuk dua pertama (" kehormatan dan menghormati dia/honor and revere "), dan Allah untuk yang terakhir (" memuliakan Dia/glorify "). Orang-orang dari kelompok pertama yang mengatakan pronomina mengacu SEMUA ATAS NABI (SAWS) menjelaskan "memuliakan Dia" (tusabbihuhu) di sini berarti: "menyatakan dia tidak memiliki atribut yang tidak sesuai dan berdoa untuknya" (Judul Nabi "Best of Creation" )

Haddad diam-diam mengakui bahwa teks agak kacau dalam strukturnya, sehingga beberapa umat Islam (jika tidak banyak) menghubungkan semua kata ganti untuk Muhammad!

Oleh karena itu, Kitab Suci Islam mengajak Muslim untuk memuliakan dan memuji tidak hanya Allah tapi Muhammad juga!