Page 1 of 2

Muh's Dead Poets Society: penyair2 yg dibunuh Muhamad

PostPosted: Sat Mar 18, 2006 8:28 pm
by ali5196
KEBEBASAN BERBICARA DIBAWAH ISLAM: Muhammad’s Dead Poets Society
By James M. Arlandson
The American Thinker | March 15, 2006
http://www.frontpagemag.com/Articles/Re ... p?ID=21637

Dlm menanggapi huru hara Muslim terhdp kartun Denmark, para pembela Islam buru2 tampil di media tanpa mengungkapkan bahwa sebenarnya tradisi pembunuhan terhdp mereka yg mengejek nabi Muhamad memang berada dalam Quran.

Di TV nasional, tgl Feb 2, 2006, Ibrahim Hooper, pemimpin Council on American-Islamic Relations (CAIR), hanya berbicara ttg pengampunan dan kebaikan nabinya.

HOOPER: Saya berikan anda contoh bgm Nabi Muhamad menanggapi serangan terhdp dirinya.

Ada seorang wanita yg membuang sampah di jalan yg sehari2 dilewati nabi. Suatu hari ia tidak melakukannya lagi. Nabi bertanya ttg kesehatannya, ia menyangka sang wanita jatuh sakit. Akhirnya sang wanita itu memeluk Islam. Nah, begitulah cara Muslim seharusnya menanggapi orang2 yg menyerang mereka, dgn pengambunan dan kebaikan.

Tgl 8 February, 2006, Amir Taheri, wartawan ternama yg sering menjelaskan Islam kpd Barat, mengatakan nabi “tidak pernah” memotongi kepala para satiris. Katanya, Islam memiliki rasa humor dan tidak pernah memotongi kepala para satiris. Muhamad sendiri mengampuni tukang sajak Mekah terkenal setelah mengejeknya selama satu dekade.

Sumber lihat :
http://www.opinionjournal.com/editorial ... =110007934
http://www.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=18407

Tgl 9 Febr, 2006, wartawan al-Jazeera, Abderrahim Foukara, tampil dlm the Charlie Rose Show dan mengatakan bahwa Muhamad merebut Mekah secara “damai” (630M), dan mengampuni seorang penulis sajak. Ia rupanya lupa menyebutkan bahwa paling tidak 28 orang Mekah tewas dalam perebutan secara “damai” itu, setelah kota mereka—yg diperlemah oleh serangan bertubi2 selama 8 thn oleh Muslim—dikelilingi 10,000 jihadis. [1]

FAKTANYA, walau Muhamad mengampuni seorang penyair dan seorang penyanyi perempuan setelah perebutan Mekah, IA LEBIH BANYAK MEMBUNUHI KETIMBANG MENGAMPUNI MEREKA. Muhamad secara biadab mencipatakan sebuah “dead poets society“ miliknya. Ia bahkan juga membunuhi orang2 awam yg mengejeknya, dan menggunakan seorang penyair bayarannya sendiri utk mengolok-olok kaum Yahudi sebelum mereka kemudian dijajah, dibantai dan diperbudak.

Para jubir Islam ini (dimanapun di dunia, termasuk di Indonesia-sic) hanya menyampaikan aspek2 damai Islam. Entah mereka tidak jujur atau memang bohong secara telak2. Kebenaran ttg Islam dikorek secara mendalam jika kita ingin mengerti agama ini secara sepenuhnya.

Pembunuhan Para Penulis Sajak/Satir

Begitu Muhamad mencapai Medinah pd th 622M dan semakin kuat jajaran tentaranya, nada dan sifatnya juga berubah. Ini pembunuhan2 yg terjadi setelah Hijrah.

(1) Maret 624: Al-Nadr bin al-Harith

Image
Pemenggalan Al Nadr bin al Harith didepan Muhamad setelah pertempuran Badr

Sebelum Muhamad hijrah, ia sering mengundang rakyat Mekah dlm sebuah pertemuan dan membujuk mereka agar berpaling pada Allah, sambil melantunkan Surat2 Quran, memperingati mereka akan hukumanNya terhdp olokan terhdp nabi2Nya. Orang Mekah bernama Al-Nadr bin al-Harith kemudian bercerita ttg pahlawan dan raja2 Persia dgn mengatakan, “Muhamad tidak dapat bercerita sebaik saya dan cerita2nya hanyalah legenda2 tua yg ia contek, spt yg saya sendiri juga sering lakukan.”

Kadang2 al-Nadr memotong kalimat2 Muhamad sampai satu ketika sang nabi membungkamnya.

Celaka bagi Nadr, ia bergabung dgn tentara Mekah guna melindungi karavan dagang yg telah diserang Muhamad pada Pertempuran Badr th 624M. Sekitar 320 Muslim dihadapkan pada 1.000 orang Mekah. Nadr kemudian ditangkap dan sekembalinya Muhamad dari Medinah, Ali, saudara sepupu dan besan Muhamad, atas perintah Muhamad, memenggalnya, ketimbang meminta uang sandera. Ia adalah salah seorang dari 2 tawanan yg dieksekusi dan tidak diberi kesempatan agar ditukar dgn uang sandera—hanya karena ia mengolok-olok Muhamad dan menulis sajak yg mengritiknya. [2]

LIHAT JUGA ARTIKEL TTG ABU AFAK DIBAWAH INI !

(2) Maret 624: 'Uqba bin Abu Mu'ayt

Nasib mirip Nadr ini juga menimpa 'Uqba bin Abu Mu'ayt. Ia juga mengolok2 Muhamad di Mekah dalam puisi2nya. Ia-pun tertangkap dlm Pertempuran Badr, dan Muhamad memerintahkan eksekusina. “Tapi siapa yg akan membesarkan anak2 saya, O Muhammad?” Uqba berteriak dgn iba. “NERAKA !” begitu kata sang nabi dgn dingin. Dan pedang Islampun menghantam lehernya.

Setelah kemenangan nabi di Badr-pun, ia tidak menunjukkan kemuliaannya. Pada sebuah malam buta Muhamad mengolok2 musuh yang mati, saat tubuh2 tidak bernyawa mereka terbaring lunglai dlm sebuah lobang :

. . . Para sahabat nabi mendengarkannya, saat tengah malam, “O manusia dalam lobang ini (O people of the pit): O Utba, O Shayba, O Ummayya, O Abu Jahl,” menyebut nama2 mereka yg dibuang dalam lobang mayat itu, “Apakah kalian telah menemukan janji Tuhan kalian kpd kalian ? Saya memang telah menemukan apa yg dijanjikan Tuhan saya kpd saya.” Tanya para Muslim, “Kau berbicara kpd tubuh2 tak bernyawa itu ?” Nabi menjawab: “Kau tidak dapat mendengarkan perkataan saya lebih baik dari mereka, tetapi mereka tidak dapat menjawab saya. [3]

Hadis Bukhari berikut ini menegaskan kesaksian Ibn Ishaq.

Inilah pertempuran Rasulullah, dan sambil menyebut (pertempuran Badr) ia mengatakan, “Sementara para mayat kaum berhala dilemparkan kedalam lobang sumur, Rasulullah mengatakan kepada mereka, ‘Apakah kalian telah menemukan janji Tuhan kalian kpd kalian ?” ‘Abdullah mengatakan, “Beberapa sahabat nabi mengatakan, “O Rasulullah! Kau berbicara kpd orang mati.’ Rasulallah menjawab, ‘Kau tidak mendengarkan apa yg saya katakana lebih baik dari mereka.’ (Bukhari )

Hadis diatas ini nabi ditunjukkan mengolok2 musuh2 mati yg terletak dalam sebuah sumur dan bukan lubang, dan ia melakukan ini saat siang hari (bukan malam hari menurut hadis sebelumnya). Mungkin ini merupakan 2 peristiwa berbeda dalam Ibn Ishaq and Bukhari; namun demikian, keduanya menyampaikan pesan yang sama. [4]

(3) March 624: Asma bint Marwan

Ia seorang penyair dari kaum berhala Medinah. Ia menulis syair yg menuding orang Medinah karena menuruti seorang pendatang asing (Muhamad) dan tidak berani melawannya. Dan bulan itu juga, ketika nabi mendengarkan apa yg dikatakannya ini, ia bertanya, “Siapa yg dapat menyingkirkan puteri Marwan utk saya ?” Seorang anggota dari kaum suaminya menyatakan diri sbg sukarelawan dan memasuki rumah Asma malam itu juga. Ibu 5 anak itu sedang terbaring di tempat tidurnya dgn anak paling bungsunya tertidur pada dadanya. Sang pembunuh pelan2 memindahkan anak itu, menarik pedangnya dan menanamkannya pada tubuhnya, membunuhnya saat ia sedang tidur. [5]

(4) September 624: Kab bin al-Ashraf

Kab b. al-Ashraf orang campuran. Ayahnya berasal dari suku Arab nomad, sementara ibunya seorang yahudi dari suku berkuasa, al-Nadir, di Medinah. Ia menetap sbg anggota suku ibunya. Ia mendengarkan ttg kemenangan Muslim di Pertempuran Badr, dan ia menjadi muak, karena menurutnya Muhamad ini adalah pendatang baru dan sangat memecah belah. Ia menyaksikan sendiri akhir pertempuran Badr dan setelah sampai di Mekah ia mengedarkan syairnya secara luas, memrotes keras kematian mengenaskan orang2 Mekah ditangan Muhamad.

Reaksi Muhammad adalah meminta kembali, “Siapa yg akan menyingkirkan Kab bagiku ?” 5 Muslim menjadi sukarelawan, salah satu adalah adik angkat Kab bernama Abu Naila. Dikatakannya, “Wahai Rasulullah, kami harus menyiarkan kebohongan.”
Kata nabi, ”Katakanlah apa yg kau suka karena kau bebas dlm hal ini.”

Dan setelah secara licik memenangkan kepercayaan kakak angkatnya, seorang Muslim berteriak kpd ke 4 pembunuh lainnya, “Bunuhlah musuh Allah !” Walau seorang diri, Kab berhasil mempertahankan diri, shg pedang mereka tidak efektif. Akhirnya, salah seorang konspirator mencabut kerisnya dan menusuk Kab di perutnya dan mendorong keris kebawah sampai mencapai alat kemaluannya.

Ini yg dikatakan Tabari (d. 923) saat Muhamad menyambut kepulangan kelima pembunuhnya sambil menenteng KEPALA Kab baginya. [6]

--------------------------------
Catatan:
Sahih Bukhari Volume 5 # 369
Narrated Jabir Abdullah:
Rasulullah bersabda, “Siapa yang bersedia membunuh Ka`b bin al-Ashraf yang telah menyakiti Allah dan Rasulnya?” Dari situ Maslama berdiri dan berkata, “Oh, Rasulullah! Apakah kamu suka kalo saya membunuhnya?” Nabi bersabda, “Ya”. Maslama berkata, “Kalo begitu biarkan saya memfitnah (dengan kata lain menipu Ka`b). Nabi bersaba, “Anda boleh mengatakan demikian.”

Maslama pergi ke Ka`b dan berkata, “Orang itu (i.e Muhammad) meminta Sadakah (i.e Zakat, pajak) dari kita, dan dia menyebabkan masalah pada kita, dan saya dating untuk meminjam sesuatu dari mu.” Untuk itu, Ka`b berkata, “Oleh Allah, kamu akan cape (bosan) menghadapi dia (Muhammad)!” Maslama berkata, “Sekarang sejak kami sudah mengikutinya, kami tidak mau meninggalkan dia dan sampai kami melihat bagaimana dia akhirnya. Sekarang kami mau kamu meminjamkan kepada kami satu atau dua truk onta penuh dengan makanan.” Ka`b berkata, “Ya, tapi kamu mesti memberikan jamiman pada saya.” Maslama dan temannya berkata, “Apa yang kamu mau?” Ka`b menjawab, “Jaminkan perempuan anda pada saya”. Mereka berkata, “Bagaimana mungkin kami menjaminkan perempuan kami pada anda dan anda adalah yang terganteng daripada semua orang Arab?” Ka`b berkata, “Kalau begitu jaminkan anak anda kepada saya.” Mereka berkata, “Bagaimana mungkin kami menjaminkan anak-anak kami kepada mu? Di waktu yang akan datang, mereka akan dihina oleh orang-orang bahwa si anu telah dijaminkan untuk satu truk onta penuh makanan. Hal itu akan membuat kami malu, tapi kami akan menjaminkan senjata kami kepadamu.”

Maslama dan temannya menjanjikan pada Ka`b bahwa Maslama akan kembali padanya. Dia datang ke Ka`b pada malam harinya bersama dengan saudara lelaki angkat Ka`b, Abu Na`ila. Ka`b mengundang mereak untuk masuk kedalam rumahnya dan pergi bersama dengan mereka. Isterinya menanyakan padanya, “Kemana engkau akan pergi di waktu malam demikian?” Ka`b menjawab, “Tidak lain tetepai Maslama dan saudara angakat saya abu Na`ila yang datang.” Isterinya berkata, “Saya mendengar suara seakan-akan darah bercucuran darinya.” Ka`b berkata, “Mereka tidak lain tetapi saudara saya Maslama dan saudara angkat saya Abu Na`la. Seorang yang murah hati selayaknya memenuhi undangan untuk melewatakan malam hari walaupun jika diundang untuk dibunuh.”

Maslama pergi dengan kedua lelaki tersebut. Jadi Maslama masuk bersama dengan dua orang, dan berkata kepada mereka, “Ketika Ka`b datang, saya akan menyentuh rambutnya dan menciumnya, dan ketika kamu melihat bahwa saya telah memegang kepalanya, pukulah dia. Saya akan membiarkan anda mencium kepalanya.”

Ka`b bin al-Ashraf turun dan menghampiri mereka dalam pakaiannya, dan menyebarkan bau parfum. Maslama berkata, “Saya belum pernah mencium wangi yang lebih baik dari pada ini.” Ka`b menjawab, “Saya mempunyai wanita Arab terbaik yang mengetahui cara penggunaan parfum kelas tinggi.” Maslaam meminta Ka`b, “Bolehkan saya mencium kepala anda?” Ka`b berkata, “Boleh.” Maslama menciumnya dan membuat temanya menciumnya juga. Kemudian dia meminta Ka`b lagi, “Apakah saya boleh (mencium kepala anda)?” Ka`b berkata, “Boleh.” Ketika Maslama berhasil memegangnya erat, dai berkata (kepada teman-temannya), “Tangkap dia!” Kemudian mereka membunuhnya dan pergi kepada nabi untuk memberitahukan kepadanya.

Dari Ibn Sa'd, vol 1, halaman 37:
Mereka (Maslama dan teman-temannya) memotong kepalanya (Ka`b) dan membawanya …. mereka menyuguhkan kepala Ka`b dihadapan Muhammad. Dia (nabi) memuji Allah atas kematiannya (Ka`b).
--------------------------------

(5) July-August 625: Beduin bermata satu, namanya tidak tercatat

Membalas serangan terhdp gerombolan Muslim, Muhamad mengirim Amr bin Umayyah dan seorang rekan utk membunuh Abu Sufyan, pemimpin orang Mekah. Ini menunjukkan bahwa nabi tertangkap dalam lingkaran kekerasan yang berlarut2 dalam budaya Arab dlm abad ke7 ini. Umayyah gagal dlm tugas pembunuhannya dan harus melarikan diri dan bersembunyi dlm sebuah gua. Dlm huru hara ini ia hanya sempat membunuh seseorang bernama Ibn Malik.

Saat ia bersembunyi di goa itu, seorang lelaki Beduin penggembala domba memasuki goa itu. Umayyah dan Beduin itu saling memperkenalkan diri. Saat mereka beristirahat, sang penggembala bermata satu itu menyanyikan 2 kalimat menentang Muslim dan Islam.

Malang bagi Beduin ini, Umayyah kemudian menuliskan : . . . “saya menghampirinya dan membunuhnya dengan CARA YG PALING BIADAB YG PERNAH SAYA LAKUKAN. Saya menancapkan ujung panah saya kedalam matanya yg masih berfungsi, dan menekannya sedemikian rupa shg ujung panah saya itu menembus kebelakang lehernya.” Ia akhirnya berhasil kembali ke markas Muhamad yg mengatakan “Bagus, bagus!” Menurut kesaksian ini : “Nabi kemudian berdoa bagi saya agar diberi rahmat.” [7]

(6) Setelah January 630: seorang gadis penyanyi [LIHAT ARTIKEL DIBAWAH : penyanyi ditarik lidahnya !]

Setelah Muhamad menaklukkan Mekah pd 630M dan menghabisi 28 nyawa orang Mekah, ia memberikan amnesti kpd kaum yg takluk. Tetapi dikecualikan dari daftar amnesty itu bukan hanya Abdullah b. Katal, si tukang pengumpul pajak yg membunuh budaknya karena tidak kompeten dan murtad dari Islam dan melarikan uang kembali ke Mekah. Namun kedua gadis penyanyi yg menyanyikan bait2 satir ttg Muhamad, yg disusun Abdullah. Ia terbunuh, walaupun berpegang erat pada lapisan kain yg menutupi Kabah. SEORANG GADIS DIBUNUH dan yang satunya lagi melarikan diri dan memnta ampun pada Muhamad, yg kemudian mengampuninya. [8]

Setelah Februari 630: Kab bin Zuhayr

Begitu yakin dgn kemenangannya atas Mekah, Muhamad kembali ke Medinah sbg pahlawan dan sepenuhnya berkuasa di bagian kawasan Arab ini. Ia hampir saja membunuh seorang penyair lainnya yg mengejeknya dan para Muslim, Kab bin Zuhayr (disini disebut Zuhayr utk membedakannya dari Kab bin al-Ashraf, diatas pada no. 4). Kakak Zuhayr menulis bahwa Muhamad telah membunuh sejumlah penyair satir selama penaklukan Mekah tetapi bahwa Muhamad bersedia pula mengampuni seorang penyair jika ia menyatakan penyesalan, yg secara praktis -mau tidak mau-berarti ia harus menjadi Muslim. Kata kakaknya, semua penyair yg masih hidup melarikan diri ke segala arah.

Karena merasa terdesak, Zuhayr menulis surat meng-agung2kan Muhamad. Ia kemudian ebrangkat ke Medinah dan meminta perlindungan sbg Muslim. Muhamad, setelah selesai solat subuh, ditanya apakah bersedia menerimanya. Sang nabi setuju.

Saat Zuhayr menghadap nabi, salah seorang Ansar (pembantu atau penduduk asli Medinah yg membantu Muhamad setelah Hijrah) meloncat kpd Zuhayr dan bertanya kpd Muhamad jika ia boleh memancung kepala musuh Allah karena syair2 Zuhayr juga mengejek orang Ansar. Muhamad membebaskannya.

Namun demikian sudah pasti : jika Muhamad bertemu Zuhayr sebelum ia menyatakan penyesalannya, Muhamad sudah pasti membiarkan kepalanya dipancung. Masuk Islam atau mati —begitulah modus operandi nabi bagi penyair2 yg mengejeknya.

Yg luar biasa dari anekdot ini adalah bgm saat solat subuh dijadikan saat yg pantas bagi Muslim utk menyerang sang penyair dan mengeluarkan ancaman pembunuhan, seakan2 ini tindakan normal sehari2. [9]

Pembunuhan siapa saja yg mengejeknya

2 contoh pembunuhan ini menunjukkan bahwa Muhamad tidak suka diejek bahkan oleh orang2 yg bukan penyair profesional. Siapa saja yg mengejeknya dibabatnya.

(1) Orang buta yg membunuh istrinya

Narrated Abdullah Ibn Abbas:

Seorang buta memiliki istri, seorang budak, yg sering mengejek Muhamad. Ia melarangnya, tetapi ibunya tidak peduli. Pada akhirnya ia mengambil golok, menaruhnya pada perutnya dan mendorongnya kuat shg membunuhnya. Anak yg berada di antara kedua pahanya tercoreng oleh darahnya. Saat subuh, nabi diberitahu.

Ia mengumpulkan orang dan mengatakan: saya minta agar lelaki yg melakukan ini menunjukkan diri. Sang laki2 berdiri sambil gemetar dan menceritakan alasan ia membunuh ibu anak2nya. Mendengar ceritanya sang nabi mengatakan: “Saksikanlah, bahwa tidak ada pembalasan yg sanggup melunasi darahnya.[10]

Kalimat terakhir hadis ini menunjukkan bahwa Muhamad tidak sekalipun mengijinkan ganti rugi/kompensasi atas kematiannya. Ternyata nyawanya tidak berharga sedikitpun, walaupun ia memberikan orang buta itu 2 putera.

(2) Seorang lelaki tidak bernama mencekik wanita Yahudi.

Narasi Ali ibn Abu Talib:
Seorang wanita Yahudi melecehkan nabi. Seorang lelaki mencekiknya sampai ia mati. Rasulullah menyatakan bawha tidak ada ganti rugi yg perlu dibayarkan bagi darahnya.(Abu Dawud)

Hadis ini menetapkan bahwa wanita Yahudi tidak memiliki harga apapun. Maka anehkah jika Muslim pada umumnya, apalagi mereka yg mempelajari sejarah Islam, membenci Yahudi ? Mana teks suci yg pernah mengatakan bahwa Muhamad melarang pembunuhan terhdp Yahudi ?

Tidak pernah ada cerita ttg Muslim yg ditahan, atau yg mendapat hukuman yg pantas. Bahkan tidak ada yg dimarahi. Para pembunuh dibebaskan atas dasar bahwa tindakan menghina nabi memang pantas dibalas dgn pembunuhan. Abu Dawud memberitahu kitadgn bahasa jelas bahwa semua Yahudi atau non-Muslim yg menghina nabi harus dihukum (vol. 3, note 3800).

Muhamad menggunakan penyair
Muhamad baru memenangkan pertempuran melawan 10,000 orang Mekah dan sekutu merkea di thn 627M. Setelah mereka pergi, suku Yahudi yg paling besar dan terakhir, suku Qurayza, teritnggal sendirian, tanpa sekutu. Selama penyerangan 25 hari terhdp suku ini, yg akhirnya berakibat pembantaian lelaki dewasa dan akil baliq dan pembudakan besar2an para wanita dan anak2, rasulullah membayar penyair utk melecehkan mereka.

Nabi mengatakan kpd Hassan, “Lecehkan mereka (dgn sajak2mu), dan Jibril besertamu.”

Menurut narasi berikutnya, Al-Bara bin Azib mengatakan, “Pada hari penaklukan Quraiza, rasulullah mengatakan kpd Hassan bin Thabit, ‘Lecehkan mereka (dgn sajak2mu), dan Jibril besertamu.’” (Bukhari)

Pd abad 7M dijazirah Arab, tidak ada media massa shg berkumpul mendengarkan penyair, penyajak dan penulis2 lainnya merupakan kesempatan utk membujuk, memuji, mengolok2. Namun dgn berkuasanya Muhamad, ia kini bebas membayar penyair tanpa takut dibalas. Malah, ia mengacu pada sebuah legenda dimana, katanya, Allah mengubah Yahudi yg tidak patuh menjadi monyet. (see also Ibn Ishaq pp. 461-62).

KESIMPULAN

Kejujuran menuntut pengungkapan sejarah dan teks suci, sepahit papun kenyataan.

James M. Arlandson can be reached at [email protected].

------------------
Endnotes:

[1] Go here for more information, and scroll down to no. 3, looking for a critique of Karen Armstrong. The transcript is available by purchase only. Here is a video clip of the discussion between Foukara, Rose, and others.

[2] Source: Ibn Ishaq, The Life of Muhammad, (trans. A. Guillaume, Oxford UP, 1955, 2004), pp. 136, 163, 181, 262, 308. Reputable historians today consider Ibn Ishaq to be a reliable source of early Islam, though they may disagree on his chronology and miraculous elements.

[3] Ibn Ishaq, p. 306

[4] Bukhari, Spoils of War (online source); Muslim nos. 4421, 4422, and 4424; These are parallels in Bukhari about taunting the dead: here and here. Ibn Ishaq, pp. 306-08. Muslim is also a reliable collector and editor of the hadith (records of the words and deeds of Muhammad outside of the Quran).

[5] Ibn Ishaq, pp. 675-76.

[6] Bukhari, Military Expeditions (online sources: here; see also the one below); this one and this one show Muhammad giving permission to his assassin to say anything, i.e. lie; Muslim no. 4436 ; Ibn Ishaq pp. 364-69 ; Tabari, The History of al-Tabari, Vol. 7, (trans. by M.V. McDonald and annotated by W. Montgomery Watt, SUNYP, 1987), pp. 94-98. Reputable historians today consider Tabari to be a reliable source of data on early Islam, though they may not agree on his chronology or miraculous elements.

[7] Tabari, vol. 7, pp. 149-50; A later editor incorporated some of Tabari’s account into Ibn Ishaq’s biography, pp. 674-75.

[8] Bukhari, Military Expeditions, (Online source) ; Ibn Ishaq, pp. 550-51.

[9] Ibn Ishaq, pp. 597-602. Some Muslim polemicists consider him to be unreliable mostly because he preserves so many traditions that portray Muhammad as violent. But here the prophet is forgiving, so now Ibn Ishaq’s reliability cannot be doubted.

[10] Abu Dawud no. 4348 (he is another reliable hadith collector and editor)


LIHAT JUGA :
Pembunuhan Sesuai Sunnah Nabi
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... .php?t=551

PostPosted: Wed Nov 08, 2006 12:26 am
by ali5196
http://www.sdsmt.edu/student-orgs/tfs/r ... islam.html
PENYAIR2 YG DIBUNUH oleh Khalif2 yg pertama menyebarkan Islam:

"Di Seville, Spanyol, karya2 teolog Ibn Hazam dibakar. Penyair mistik, Al-Hallaj disalib. Penulis, Ibn Muquaffa dibunuh; penyair rada porno, Bashshar Ibn Burd dikutuk karena dianggap menghujat. Filsuf, Ibn Rushd (Averroes), sejarawan, Ibn Khaldun, dan penyair2, Ibn Sharaf dan Al- Husri semuanya dibuang ke pengasingan" (Tahar Bekri, dari Tunisia).

Juga, terdapat sebuah essay menggugah oleh penyair Aljazair, Latifa Ben Mansour, utk menghormati penyair Al-Hallaj, yg termasuk bait2 yg ia kumandangkan sebelum digiring ke tiang penggantungannya. Essay2 ini bagi saya menunjukkan keseluruhan tradisi kematian martir demi kesenian dan kebebasan.

PostPosted: Thu Feb 01, 2007 11:59 pm
by ali5196
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 5&start=80

Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4348
”Disampaikan oleh Abdullah Ibn Abbas:

Seorang pria buta punya seorang budak wanita yang sedang mengandung (bayi pria buta itu sendiri) dan budak ini suka mengolok-olok dan menghina sang Nabi. Ia melarang budak ini tapi budaknya tidak mau berhenti. Ia memarahinya, tapi budak itu tetap tidak meninggalkan tabiatnya. Suatu malam, budak itu mulai mencemooh sang Nabi dan menghinanya. Lalu pria itu mengambil sebuah pisau, menempelkannya di perut budak itu, lalu menusuknya, dan membunuhnya. Janinnya ke luar diantara kakinya berlumuran darah. Pagi harinya, sang Nabi diberitahu tentang hal ini. Dia mengumpulkan orang2nya dan berkata: Aku meminta dengan sangat demi Allah orang yang melakukan hal ini untuk berdiri mengaku. Pria buta itu lalu melompat dan dengan gemetar berdiri.
Dia duduk di sebelah sang Nabi dan berkata: Rasul Allah! Akulah majikan budak itu; ia seringkali menghina dan mengolok-olokmu. Aku melarangnya, tapi dia tidak berhenti, aku memarahinya, tapi dia tidak meninggalkan tabiatnya. Aku punya dua anak laki seperti mutiara dari budak perempuan ini, dan ia adalah kesayanganku. Kemaren malam, dia mulai lagi menghina dan mengolok-olok engkau. Lalu kuambil sebuah pisau, menempelkannya di perutnya, dan menusukkannya sampai aku membunuhnya. Sang Nabi berkata: Oh jadilah saksi ini, tidak ada pembalasan yang perlu dibayar bagi darahnya”.


ASMA
Setelah membunuh Asma, keesokan harinya Umayr sang pembunuh pergi sembahyang ketika Muhammad juga berada di situ. Muhammad sangat ingin tahu apakah tugas pembunuhan berhasil dilaksanakan atau tidak. Dia bertanya pada Umayr, “Apakah kau sudah membunuh anak perempuan Marwan?” Ibn S’ad [Ibn S’ad, vol. ii, p.31] berkomentar bahwa inilah kalimat yang pertama didengar Umayr dari Muhammad di hari itu. Ketika Umayr berkata bahwa Asma telah dibunuh, Muhammad berkata, “Kau telah menolong Tuhan dan RasulNya, O Umayr!” Ketika Umayr bertanya apakah dia nantinya harus menanggung dosa pembunuhan yang dilakukannya atas Asma, sang Rasul menjawab,”Dua kambing tidak akan saling menumbukkan kepalanya tentang dia.”[ Ibn Ishak, p.676] Muhammad lalu memuji Umayr atas pembunuhan itu di depan semua orang yang berkumpul hendak sembahyang. Lalu Umayr kembali ke tempat tinggalnya. (Catatan: beberapa biografer berpendapat bahwa Umayr adalah bekas suami Asma). Lima hari kemudian para Muslim merayakan Eid yang pertama (puasa berakhir)!

Ketika Umayr kembali ke Medina, dia berjumpa dengan anak2 laki Asma yang sedang menguburkan jenazah ibunya. Mereka menuduh Umayr membunuh ibu mereka. Tanpa ragu, Umayr mengaku pembunuhan itu dengan sombong dan mengancam akan membunuh seluruh keluarga mereka jika mereka berani mengejek sang Nabi yang penuh kasih pengampunan. Ancaman ini ternyata mujarab sekali. Seluruh suku suami Asma (Banu Khatma) yang diam2 membenci Islam, sekarang terang2an jadi taat agar nyawa mereka selamat. Ibn Ishak menulis, “Itulah hari pertama di mana Islam menjadi kuat diantara B. Khatma. Hari di mana Bint Marwan dibunuh menjadi saat orang2 B. Khatma jadi Muslim karena mereka melihat kekuatan Islam.” [Ibn Ishak, p.676]

PostPosted: Sun Apr 15, 2007 8:51 pm
by ali5196
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=12341

Abdullah ibn Abi Sarh, ahli menulis yg kalau jaman sekarang disebut sekretaris, sekretarisnya Muhammad biasa menuliskan Quran utknya, sadar bahwa Muhammad Cuma ngarang2. Dia orang terpelajar tidak seperti Muhammad dan sering menyarankan cara yg lebih baik dalam menyusun ayat2 Quran yg oleh Muhammad dg senang hati disetujui. Dia kabur dan kembali ke Mekah dan menceritakan hal ini pada tiap orang, hasilnya Muhammad memutuskan membunuhnya meski dia janji tidak akan membunuh satu orangpun di Mekah jika mereka menyerah.

PostPosted: Fri Apr 20, 2007 1:10 pm
by ali5196
NonMuslim tidak berhak Mengritik Islam ?**
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 798#122798


A SINA : Kebenaran bukan Penghinaan
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=9001

PostPosted: Tue Jan 29, 2008 9:12 pm
by ali5196
HUKUMAN MATI BAGI PENCACI MAKI NABI(Dari buku islam di indo)
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... sc&start=0


with thanks to ADADEH: Lidah Penyanyi Dicabut Paksa
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... sc&start=0

Pada saat Muhammad menaklukkan Mekah di bulan January, 630M, dia memerintahkan beberapa penyanyi wanita dibunuh. Ibn Sa’d menulis bahwa kedua budak penyanyi wanita milik Abd Allah ibn Khatal (atau Abd al-Uzza b. Khatal) dibunuh. Abd Allah ibn Khatal berlindung di balik selimut Ka’bah, tapi jihadis Said b. Hurayth al-Makhzumi dan Abu Barzah merobek perutnya [Ibn Sa’d, vol.ii, hal.174]

Selain itu, ada dua penyanyi lain yang juga dijatuhi hukuman mati. Mereka adalah budak penyanyi milik al-Maqis. Kedua penyanyi ini beranama Fartana dan Sara. Fartana berhasil dibunuh, sedangkan Sara sempat melarikan diri dan nantinya memeluk Islam sehingga nyawanya diampuni.

Sunaan Abu Dawud: Book 14, Number 2678:
Dikisahkan oleh Sa'id ibn Yarbu' al-Makhzumi:
Sang Nabi berkata: di hari penaklukkan Mekah, ada 4 orang yang tidak akan ku-ampuni di tempat suci maupun non suci. Dia lalu menyebutkan nama orang2 itu. Dua gadis adalah para penyanyi al-Maqis; yang seorang dibunuh dan yang seorang lagi melarikan diri dan lalu memeluk Islam.


Kesalahan para wanita penyanyi yang malang ini hanyalah karena dulu mereka sering menyanyikan lagu2 yang mengejek Muhammad dan aliran sesat ciptaannya yakni Islam. Hal ini seharusnya tidak jadi masalah besar, karena ternyata Muhammad sendiri sering mengejek agama asli kakek moyang dan masyarakatnya sendiri di Mekah.

Sekarang yang ingin diketahui adalah bagaimana cara pembunuhan yang dilakukan Muhammad dan para sahabatnya terhadap para penyanyi di jaman itu? Ingatlah bahwa Muhammad sangat membenci musik dan melarang Muslim bermain musik.

Dari buku Nawal el Saadawi yang berjudul The Hidden Face of Eve (1980) ditemukan jawabannya:
Image

Sara adalah budak penyanyi yang terkenal yang sering menyanyikan lagu2 sindiran terhadap kaum Muslim. Dia adalah satu dari antara orang2 yang diperintahkan Muhammad untuk dibunuh ketika dia menaklukkan Mekah. Di daerah El Nagir, diketahui bahwa beberapa wanita bersuka cita saat sang Nabi meninggal dan Abu Bakr, sang Kalifah pertama, memerintahkan pemotongan kaki2 dan tangan2 para wanita tersebut. Maka wanita manapun yang berani mengeluarkan suara protes atau menentang dapat dijatuhi hukuman kejam. Tangan2 mereka dapat dipotong, atau gigi2 mereka dicabut, atau lidah mereka ditarik dari mulut mereka. Hukuman tarik lidah terutama dikenakan pada penyanyi2 wanita. Dikatakan bahwa wanita2 ini dulu sering mewarnai tangan mereka dengan cat henna, tidak malu untuk menampakkan keindahan mereka yang menggoda, dan memukul tamburin dan drum dengan jari2 mereka sebagai perlawanan pada Allah SWT dan ejekan terhadap Allah SWT dan RasulNya. Karena itu perlu untuk memotong tangan2 dan mencabut lidah2 mereka.

Rupanya dulu di jaman sebelum Islam, banyak para penari dan penyanyi wanita berjoget menggoyangkan pantat mereka di sekeliling berhala atau patung dewa mereka. Muhammad rupanya tidak suka akan hal ini. Makanya jangan heran jika Bang Haji Oma Irama yang sok jadi nabi Islam sangat benci melihat Inul menggoyangkan pantatnya dengan hot. Tapi kalau Bang Haji sendiri yang menggoyangkan pantat, maka tentu itu tidak menjadi masalah baginya.

PostPosted: Mon Jun 23, 2008 2:44 am
by ali5196
Saat cendekiawan Arab berdebat dgn Muhamad
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 479#353479

Muhamad memanfaatkan situasi toleransi beragama itu dan menyatakan dirinya sbg nabi. Kaum Arab Mekah tidak otomatis menampiknya, namun mereka memberikannya kesempatan utk membuktikan pernyataannya itu didepan sebuah kelompok pakar yg sudah dikenal. Kaum intelektual itu termasuk Abul Hakam Ibn Hisham & Al Nadr Ibn AlHarith. Keduanya berpengalaman melancong, sangat terdidik dan dikenal karena kebijakan dan pengetahuan mendalam mereka ttg budaya negara2 tetangga. Dng pemikiran kritis dan terbuka, mereka menganalisa apa benar yg dikatakan Muhamad bahwa ia mendapat instruksi langsung dari Allah dlm Qurannya. Pertanyaan2 yg dilontarkan pengritik2 tsb TIDAK BERBEDA dgn apa yg ditanyakan sekarang ttg Quran --yg sampai sekarang tidak juga terjawab oleh 'pakar2' Islam [ kecuali dgn OOT & berputar2].

PostPosted: Thu Jun 26, 2008 5:49 pm
by ali5196
Daftar orang2 yg dibunuh atas perintah Muhamad
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 035#355035

Pengikut Muhamad membunuh & nabi berlagak PILON !
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=26102

PostPosted: Thu Jun 26, 2008 9:48 pm
by ali5196
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... .php?t=551

Muhammad rupanya tidak pilih bulu dalam hal memerintahkan pembunuhan terhadap orang-orang yang menentang dia. Satu persatu dibungkam dengan pembunuhan keji dan pengecut. Tidak peduli apakah itu pria muda, kakek tua renta, atau perempuan yang masih menyusui. Perintah pembunuhan lainnya yang dikeluarkan Muhammad saat di Madinah adalah terhadap seorang tua berumur 120 tahun bernama Abu Afak.

Dari Sirat Rasul Allah (Kehidupan Rasul Allah) Oleh Ibn Ishaq, hal 675:

EXPEDISI SALIM B. UMAYR UNTUK MEMBUNUH ABU AFAK

Abu Afak adalah salah satu dari B. Amr b. Auf dari klan B. Ubayda. Dia menunjukkan ketidakpuasannya keitka Rasulullah membunuh al-Harith b. Suwayd b. Samit dan berkata:

“Lama sudah saya hidup tapi tidak pernah saya melihat
Suatu kumpulan orang-orang
Yang lebih setia terhadap tanggung jawab mereka
Dan sekutu mereka ketika diperintahkan
Daripada anak-akan Qayla ketika mereka berkumpul,
Orang yang menaklukkan gunung dan tidak pernah menyerah,
Seorang penunggang yang datang kepada mereka memisahkan mereka menjadi dua (mengatakan)
“Diperbolehkan”, “Dilarang”, dari semua macam hal.
Jika seandainya anda percaya dalam kemuliaan atau martabat
Anda pasti akan mengikuti Tubba.


[Catatan: Tubba adalah pemimpin dari Yemen yang menyerbu yang merupakan bagian dari Saudi Arabia sekarang ini. Qaylite menentang mereka]

Rasulullah bersabda, “Siapa yang akan berurusan dengan bajingan ini untuk saya?” Kemudian Salim b. Umayr saudara laki-laki B. Amr b. Auf, salah satu dari “yang berduka”, pergi dan membunuhnya.

Umama b. Muzayriya berkata mengenai hal itu:

Kamu memberikan kepada agama Allah dan orang yang bernama Ahmad! (Muhamad)
Melalui dia yang adalah ayahmu, kejahatan adalah anak yang dia hasilkan!
“Hanif” memberikanmu dorongan di waktu malam dengan perkataan
“Ambilah Abu Afak itu terlepas dari umurnya!”
Walaupun saya tahu apakah itu perbuatan orang atau jin
Yang membunuhmua di kegelapan malam (Saya tidak akan memberi tahu).



Dari Kitab Al Tabaqat Al Kabir Volume 2, Oleh Ibn Sa`d, halam 32:

Kemudian terjadi serangan (“sariyyah”) oleh Salim Ibn Umayr al-Amri terhadap Abu Afak, orang Yahudi pada (bulan) Shawwal dipermulaan dari bulan ke 20 hijrah Rasulullah. Abu Afak adalah dari Bani Amr Ibn Awf dan seorang yang sudah tua yang telah mencapai umur 120 tahun. Dia seorang Yahudi, dan dulunya pernah menghasut orang-orang untuk menentang Rasulullah, dan menyusun bait-bait puisi yang bersifat menyindir (Muhammad).

Salim Ibn Umayr yang adalah salah seorang yang paling berduka yang berpartisipasi dalam perang Badr berkata, “Saya bersumpah bahwa saya harus membunuh abu Afak atau mati dihadapannya.” Dia menunggu kesempatannya sampai suatu malam yang panas datang, dan Abu Afak tidur di ruang terbuka. Salim Ibn Umayr mengetahui hal ini, sehingga dia menusukkan pedangnya pada hati Abu Afak dan menekannya sampai tembus ke kasurnya. Musuh Allah berteriak dan orang-orang yang menjadi pengikutnya segera datang kepadanya, membawa dia ke rumahnya dan menguburkannya.



Abu Afak yang sudah tua renta yang sudah tinggal di Medinah sebelum Muhammad hijrah dari Mekkah mendorong orang-orang yang tinggal di Medina untuk meragukan dan meniggalkan Muhammad. Afak merasa bahwa ajaran dan perkataan Muhammad sangat aneh dan diktatorial. Dia mempertanyakan orang-orang Arab yang percaya dengan Muhammad. Dia suka membuat puisi-puisi yang bersifat satire untuk menynidir Muhammad. Kelihatannya Muhammad tidak senang (baca: kebakaran jenggot) sehingga memerintahkan pengikutnya untuk menghabisi “bajingan” (“rascal”) yang sudah tua renta ini. Abu Afak sama sekali tidak mengacam atau menyakiti Muhammad secara fisik. Hanya dengan kata-kata yang tidak pas di telinga Muhammad, maka melayanglah nyawanya.

Apakah pembunuhan yang dilakukan oleh Salim atas perintah Muhammad bisa dibenarkan?

Apakah hanya karena sindiran dari puisi dan kata-kata Abu Afak yang tidak berkenan dihati Muhammad, nyawanya bisa diambil oleh Muhammad begitu saja? Apakah ini standard moral Muhammad sebagai seorang utusan Allah?

Tidakakah Anda melihat bahwa pembunuhan terhadap Abu Afak seorang tua renta oleh Salim seorang pejuang Muslim dengan cara mencuri-curi pada saat Abu Afak tertidur lelap sebagai perbutaan yang sangat pegecut?

Re: Muh's Dead Poets Society: para penyair yg dibunuh Muhamad

PostPosted: Sun May 17, 2009 6:40 am
by belajarsejarah
dan darah para penyair yang ditumpahkan muhammad sekarang ini menjadi FFI

Re:

PostPosted: Thu Sep 10, 2009 6:45 am
by ali5196
ali5196 wrote:http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=7835&start=80

Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4348
”Disampaikan oleh Abdullah Ibn Abbas:

Seorang pria buta punya seorang budak wanita yang sedang mengandung (bayi pria buta itu sendiri) dan budak ini suka mengolok-olok dan menghina sang Nabi. Ia melarang budak ini tapi budaknya tidak mau berhenti. Ia memarahinya, tapi budak itu tetap tidak meninggalkan tabiatnya. Suatu malam, budak itu mulai mencemooh sang Nabi dan menghinanya. Lalu pria itu mengambil sebuah pisau, menempelkannya di perut budak itu, lalu menusuknya, dan membunuhnya. Janinnya ke luar diantara kakinya berlumuran darah. Pagi harinya, sang Nabi diberitahu tentang hal ini. Dia mengumpulkan orang2nya dan berkata: Aku meminta dengan sangat demi Allah orang yang melakukan hal ini untuk berdiri mengaku. Pria buta itu lalu melompat dan dengan gemetar berdiri.


al-quraan-mengajarkan-manusia-tegakan-kasih-sayang-t34925/

[quote]Sunan Abu Dawud Book 38 No 4348
Seorang pria buta punya seorang budak wanita yang sedang mengandung (bayi pria buta itu sendiri) dan budak ini suka mengolok-olok dan menghina sang Nabi. Ia melarang budak ini tapi budaknya tidak mau berhenti. Ia memarahinya, tapi budak itu tetap tidak meninggalkan tabiatnya. Suatu malam, budak itu mulai mencemooh sang Nabi dan menghinanya. Lalu pria itu mengambil sebuah pisau, menempelkannya diperut budak itu, lalu menusuknya, dan membunuhnya. Janinnya keluar diantara kakinya berlumuran darah.

Pagi harinya, sang Nabi diberitahu tentang hal ini. Dia mengumpulkan orang2nya dan berkata: Aku meminta dengan sangat demi Allah orang yang melakukan hal ini untuk berdiri mengaku. Pria buta itu lalu melompat dan dengan gemetar berdiri. Dia duduk disebelah sang Nabi dan berkata: Rasul Allah! Akulah majikan budak itu; ia seringkali menghina dan mengolok-olokmu. Aku melarangnya, tapi dia tidak berhenti, aku memarahinya, tapi dia tidak meninggalkan tabiatnya. Saya punya dua anak laki seperti mutiara dari budak perempuan ini, dan ia adalah kesayanganku. Kemarin malam, dia mulai lagi menghina dan mengolok-olok engkau. Lalu kuambil sebuah pisau, menempelkannya diperutnya, dan menusukkannya sampai aku membunuhnya.
Sang Nabi berkata: Oh jadilah saksi ini, tidak ada pembalasan yang perlu dibayar bagi darahnya”.

Sumber: http://islamvoice.com/abudawud/038.sat.html

Siapakah Abdullah Ibn Abbas:
[url]http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?c=Article_C&pagename=Zone-English-Living_Shariah%2FLSELayout&cid=1169972872222[/url

Re: Muh's Dead Poets Society: para penyair yg dibunuh Muhamad

PostPosted: Tue Nov 03, 2009 1:59 am
by ali5196

Re: Muh's Dead Poets Society: para penyair yg dibunuh Muhamad

PostPosted: Wed Jul 13, 2011 1:40 am
by duren
[-(

Sundul ... untuk si Netral

Re: Muh's Dead Poets Society: para penyair yg dibunuh Muhamad

PostPosted: Sat Aug 06, 2011 11:27 am
by bagonk
Kenapa gak begini :

Jika allah itu Tuhan, biarkan Dia yang membalasnya
gak usah umatnya yg demo..
mang allah itu gak punya kuasa ????

PostPosted: Mon May 21, 2012 9:11 pm
by ali5196

PostPosted: Mon May 21, 2012 10:17 pm
by ali5196

Re: Muh's Dead Poets Society: para penyair yg dibunuh Muhama

PostPosted: Sun Jun 24, 2012 7:03 pm
by betdaniel99
Numpang nandain trid, ya gan..

Shukran.

PostPosted: Sat Dec 22, 2012 7:04 am
by ali5196
Arizona: Muslim Dinyatakan Bersalah Membunuh Imam karena 'Menghujad'
December 20, 2012
http://www.jihadwatch.org/2012/12/arizo ... eresy.html

Image
Rashad Khalifa, penemu teori Keajaiban Matematik Quran yang dipuji Muslim sedunia, tewas krn menyatakan dua ayat Quran diinspirasi Setan!

Tentang keajaiban matematika Quran oleh Rashad Khalifa bisa dibaca lebih jelas di:
a-sina-tantangan-buat-ayat-se-indah-quran-t1650/
wahai-muslim-666-tolong-baca-ini-baik-baik-t44458/
http://www.kabarislam.com/mengenal-al-q ... m-al-quran

Rashad Khalifa mungkin orang pertama yang dibunuh di Amerika karena dianggap menghujad Islam, tapi ia jelas bukan yang terakhir. 23 tahun setelah ia ditikam dan dipukuli shg mati, pelaku pembunuhan tsb kini dinyatakan bersalah oleh pengadilan telah melakukan pembunuhan berencana.

Setelah berembuq sampai 3 jam, Juri County Pima menganggap Glen Francis, 52, bersalah. Ia kini menghadapi hukuman penjara seumur hidup dgn kemungkinan bebas setelah minimum 25 tahun.

Tubuh Khalifa ditemukan di dapur mesjid di East Sixth Street, Jan. 31, 1990. Sang imam ditikam 29 kali, dipukuli dan disiram dgn bensin oleh pelaku yg juga menyalakan gas kompor agar tempat tsb terbakar dan menghapuskan barang2 bukti.

Khalifa, 54, melakukan studi Quran dgn komputer, hal yg belum pernah dilakukan siapapun sebelumnya dan ia menemukan teori Keajaiban Matematis Quran spt yg dinyatakan dlm 74:35. Keajaiban itu berpusat pada nomor 19 disebut dlm surat 74. Ironisnya, kemampuan matematiknya ini pula yang membuatnya percaya bahwa dua ayat Quran berasal dari setan. Dlm terjemahan Qurannya dlm bhs Inggris, ia menghapus kedua ayat tsb. Ia juga mengajarkan bahwa orang harus mengikuti perintah Tuhan dan bukan perintah manusia.

Sungguh ironis bahwa Khalifa di-elu2kan dan dibenci sekaligus oleh dunia muslim gara2 utak atik matematiknya tsb. Lucu juga bahwa mereka yang memuji2 Khalifa krn 'keajaiban matematika'nya ini tidak pernah menyebutkan kontroversi ayat2 setan yg ditemukannya pula!

Latar belakang: Khalifa datang ke AS dari Mesir. Ia seorang ahli biokimia dan ayahnya seorang Tasawuf/Sufi. Versi Islamnya menganggap hadith dan Sunnah sbg palsu. Saat ia mengumumkan kesimpulan matematikanya ttg kedua ayat2 setan tsb, ia mendapat ancaman dari seluruh dunia. Fatwa yang paling serius datang dari Dewan Hukum Islam di Saudi yang menargetkan baik Salman Rushdie maupun Rashad Khalifa. Rushdie bersembunyi dan akibatnya ia masih hidup. Tapi Rashad percaya bahwa ia seorang nabi yang dikirim untuk mereformasi Islamn dan menolak untuk bersembunyi ataupun mengunci pintunya dimalam hari.

Si pembunuh malah pindah kota agar dekat dgn Khalifa. Ia menyewa apartemen, mendapat pekerjaan dan kartu mengemudi shg ia bisa dgn mudah ikut mendengar kotbah Khalifa dan mengetahu layout mesjid dan jadwal Khalifa.

Image
Setelah pembunuhan itu, Francis menghilang ke Kanada. Tapi jejak yang ditinggalkannya berupa bekas2 darah dan jejak jari, berakhir dng penahanannya di Kanada thn 2009.

PostPosted: Sat Dec 22, 2012 8:59 am
by ali5196
Rashad Khalifa (Mesir, 1935-1990), penganut Tasawuf dan perintis Ingkarus Sunnah. Mati dibunuh oleh pengikutnya dengan disembelih dan ditusuk-tusuk dengan pisau dapur.


Pernyataan diatas dimuat dalam: http://gizanherbal.wordpress.com/2011/0 ... -pendusta/

Selengkapnya:

NABI PALSU SETELAH MASA RASULULLAH SAW:

- Sajah binti Al-Harits bin Suwaid bin Aqfan at-Tamimiyah dari Bani Yarbu (mati tahun 55 H/675 M). Seorang dukun wanita yang mengaku Nabi di zaman Abu Bakar ash-Shiddiq dan kemudian dinikahi oleh Musailamah al-Kadzdzab. Setelah Musailamah terbunuh, Sajah melarikan diri ke Irak kemudian masuk Islam dan mati dalam keadaan Islam.
- Thulaihah al-Asadi (mati tahun 21 H/642 M). Masuk Islam tahun 9H, kemudian murtad dan mengaku Nabi di Nejd pada masa Abu Bakar ash-Shiddiq. Setelah Abu Bakar ash-Shiddiq wafat, Thulaihah bertaubat (masuk Islam) kemudian mati syahid dalam penaklukkan Persia.
- Abdullah bin Muawiyah bin Abdullah bin Ja’far bin Abi Thalib. Sempalan Syiah yang meyakini reinkarnasi (kembali-nya ruh orang yang sudah mati) dari satu orang ke orang lain. Dia mengaku Tuhan dan Nabi sekaligus.
- Al-Mukhtar bin Abi Ubaid (Thaif, 622-687 M/67 H), penganut Syiah yang mengaku Nabi dan mendapat wahyu. Dia adalah saudara iparnya Abdullah bin Umar ra. Mati dibunuh oleh Mush’ab bin Az-Zubair di Harura.
- Mirza Ali Mohammad (abad 19). Pendiri agama Babisme dan penganut Syiah, dihukum mati oleh pemerin-tah Iran tahun 1843.
- Mirza Husein Ali. Pendiri agama Bahaisme (pengganti Babisme) dan penganut Syiah. Mengaku Nabi tahun 1862 dan mati tahun 1892, kemudian dilanjutkan oleh anaknya, Abbas Efendy yang berpusat di Chicago.
- Mirza Ghulam Ahmad (India 1835-1908). Pendiri agama Ahmadiyah. Kitab suci: Tadzkirah. Mati terkena wabah penyakit kolera.
- Rashad Khalifa (Mesir, 1935-1990), penganut Tasawuf dan perintis Ingkarus Sunnah. Mati dibunuh oleh pengikutnya dengan disembelih dan ditusuk-tusuk dengan pisau dapur.
- Asy-Syaikhah Manal Wahid Manna, wanita tersebut mulai melontarkan kesesatan sejak tahun 1995. Dan dipenjara oleh pemerintahan Mesir.
- Tsurayya Manqus, seorang wanita peneliti, cendekiawan dalam bidang sejarah dari Yaman.
- Muhammad Bakri, asal Yaman dan dibunuh oleh pengikut-nya, kemudian disalib di atas papan kayu.
- Muhammad Abdur Razak Abul ‘Ala, asal Sudan. Bekerja sebagai tukang jahit di Kairo.
- Dan masih ada beberapa Dajjal yang mengaku Nabi dari berbagai negara lainnya seperti di Sudan, Saudi Arabia, Mesir, Libanon dan lainnya.

NABI-NABI PALSU DI INDONESIA:

- Ahmad Musaddeq atau H. Abdul Salam (Lahir Jakarta, 1942), mengaku menjadi Nabi tanggal 23 Juli 2006. Pemim-pin Al-Qiyadah Al-Islamiyah di rezim Presiden Susilo Bam-bang Yudhoyono. Kitab suci: Al-Qur’an dengan pemahaman sendiri. Mengaku bertaubat tanggal 9 November 2007.
- Lia Aminuddin, pendiri agama Salamullah. Mengaku men-dapat wahyu dari malaikat Jibril dan mengklaim dirinya Nabi dan Rasul serta Imam Mahdi. Divonis hukuman 3 tahun penjara oleh Mahkamah Agung.
- Ahmad Mukti, putra dari Lia Aminuddin yang dianggap sebagai Nabi Isa.

(Diambil dari buku “Nabi-nabi Palsu dan Para Penyesat Umat” oleh Hartono Ahmad Jaiz. Posting by Abu Fahd)

PostPosted: Tue Aug 13, 2013 6:23 pm
by ali5196
Militant Muslims Cutting Out Tongues
By Raymond Ibrahim on
November 25, 2012
http://www.raymondibrahim.com/from-the- ... t-tongues/


Tampil di TV Mesir, Dr. Abdullah Badr, lulusan Al Azhar & professor exegesis Islam, mengatakan bahwa ia sama sekali tidak mentolerir siapapun yg berbicara melawan Islam, termasuk implementas hukum syariah dan hukuman2 biadabnya.

Menanggapi kasus pengadilan artis wanita Mesir, Elham Shahin, yg dianggap menghina Islam, Badr bersumpah di TV:

Saya bersumpah demi Allah, bahwa anjing manapun ---krn itulah kata yg dipilih Allah utk menggambarkan mrk--- bhw mereka anjing yang terus menerus berdesah2, dan setiap anjing yang mengejek syariah, Islam atau menyalahkannya, akan DIPOTONG LIDAHNYA. Saya mengatakannya disini (di TV): Kami akan memotong lidahnya. That’s it. Waktu untuk melawan dan mengejek Islam sudah lewat. Kini, Orang2 Pembohong (kode bagi orang sekuler) membela kepalsuan mrk dgn semangat kuat; oleh krn itu kami membela Islam dgn segala kekuatan kami-apapun harganya, apapun harganya! Saya bilang lagi: Biarlah dunia membakar, Islam tidak boleh di-ejek.


Bbrp hari setelah pernyataan Dr. Badr ini, pd tgl Oktober 30, sekelompok Salafi di Suez menyerang dan memukul sampai babak belur seorang pemuda pekerja toko makanan dan bahkan mencoba memotong tangannya krn sang pemuda menghalangi seorang Salafi menggunakan WC tanpa ijin. Si Salafi berjenggot mengatakan, ''Kami tidak perlu ijin.''

[youtube]8IiVKJktIeg#![/youtube]
Dlm video ini, sang ayah mengatakan bahwa seorang Salafi berteriak bhw puteranya ''menghina agama kami! LIDAHNYA harus dipotong secepat mungkin!''


Bulan Mei 2011, seorang penyair di YAMAN, Walid al Ramishi, dipotong lidahnya oleh orang2 tidak dikenal. Diasumsi bhw ia diserang krn tulisannya memuja diktator Yaman, Ali Abdallah Saleh, yg menentang naiknya kaum Islamis di Yaman. http://www.gatestoneinstitute.org/2116/ ... oups-media

April 2011, seorang muezzin di Bahrain, diserang, disiksa dgn minyak mendidih dan lidahnya dipotong sambil diiringi teriakan “Allahu Akbar!”
http://www.youtube.com/verify_controver ... 1351879159

Bahkan di dunia non-Muslim, Muslim sibuk memotong2 lidah orang. Di Australia, seorang Muslim dihukum penjara 8 1/2 tahun krn memotong lidah pacarnya, wanita non-Muslim 20thn. Ia memasuki apartemen pacarnya, bertubi2 memukul kepalanya dgn botol kosong sampai merusak matanya. Tahir lalu merobek mulutnya dan memotong lidahnya. http://au.news.yahoo.com/vic/latest/a/- ... nt-upload/

Image

Artikel Faithfreedom Indonesia
Mirror
Faithfreedom forum static