Page 1 of 1

Muhammad Kapok Nikah Cara Nasrani

PostPosted: Fri Oct 27, 2006 12:40 pm
by bambang
Sejarah mencatat, bahwa perkawinan muhammad dengan siti khadijah tidak dilakukan secara islam, sebab agama islam belum ada.

Selama kurun waktu rumah tangganya, muhammad mati kutu oleh siti khadijah, hal ini dikarenakan :

1. Hukum pernikahannya dilakukan secara Nasrani (tidak boleh kawin-cerai sampai salah seorang mati), sebab pamannya sitilah yang menikahkan mereka, dia itu waraqah bin naufal seorang Nasrani.

2. Siti seorang perempuan terhormat, kaya, dan cerdas; sedangkan muhammad miskin dan melarat, modalnya hanya jujur? dan ikan tongkolnya besar dan kuat.

3. Siti lebih tua dan lebih dewasa, bahkan ia membimbing dan mendukung muhammad dalam masa-masa pencarian spiritualnya.

Tidak lama setelah siti khadijah meninggal dunia, mulailah nampak kepribadian muhammad yang sesungguhnya. Dia mulai mencari wanita-wanita untuk dinikahi, dan tentunya pernikahannya tidak lagi dengan cara Nasrani; Sebab dia sudah kapok dengan cara Nasrani, tidak boleh kawin-cerai sebelum pasangannya meninggal dunia.

Gimana muslim? bener gak muhammad kapok nikah cara Nasrani.!?

PostPosted: Fri Nov 17, 2006 5:05 pm
by allohwhoakbar
jadi muhamed membuat islam untuk jalan menikah secara halal ? wah enak benerrrrr

PostPosted: Sat Nov 18, 2006 7:13 pm
by openyourmind
Pantesan aja dia mulai menikah lagi pas bininya meninggal...dapet modal warisan toh dari bininya yang notabene dibilang kafir sama si mohamet sendiri...ckckckck ancuuuuuuuuuuuuuuuuur

PostPosted: Sat Nov 18, 2006 7:50 pm
by mautau
Btw Tuhan selalu menciptakan semua berpasang2 an...right ?

Sepasang = 2 buah

Err saya mau tanya istri nya muhammad berapa pasang ya ?ada yg bisa bantu saya ?

Terima kasih...

PostPosted: Mon Nov 20, 2006 11:37 am
by allohwhoakbar
mautau wrote:Btw Tuhan selalu menciptakan semua berpasang2 an...right ?

Sepasang = 2 buah

Err saya mau tanya istri nya muhammad berapa pasang ya ?ada yg bisa bantu saya ?

Terima kasih...


khusus muhammad, tidak dapat dihitung secara pasang, tapi perbiji. Nah pertanyaannya seharusnya berapa bijikah istri muhammad ?

berapa biji nih istri doi ??? :roll:

Re: Muhammad Kapok Nikah Cara Nasrani

PostPosted: Mon Nov 20, 2006 11:30 pm
by No_Name
bambang wrote:Sejarah mencatat, bahwa perkawinan muhammad dengan siti khadijah tidak dilakukan secara islam, sebab agama islam belum ada.

Selama kurun waktu rumah tangganya, muhammad mati kutu oleh siti khadijah, hal ini dikarenakan :

1. Hukum pernikahannya dilakukan secara Nasrani (tidak boleh kawin-cerai sampai salah seorang mati), sebab pamannya sitilah yang menikahkan mereka, dia itu waraqah bin naufal seorang Nasrani.

2. Siti seorang perempuan terhormat, kaya, dan cerdas; sedangkan muhammad miskin dan melarat, modalnya hanya jujur? dan ikan tongkolnya besar dan kuat.

3. Siti lebih tua dan lebih dewasa, bahkan ia membimbing dan mendukung muhammad dalam masa-masa pencarian spiritualnya.

Tidak lama setelah siti khadijah meninggal dunia, mulailah nampak kepribadian muhammad yang sesungguhnya. Dia mulai mencari wanita-wanita untuk dinikahi, dan tentunya pernikahannya tidak lagi dengan cara Nasrani; Sebab dia sudah kapok dengan cara Nasrani, tidak boleh kawin-cerai sebelum pasangannya meninggal dunia.

Gimana muslim? bener gak muhammad kapok nikah cara Nasrani.!?


tepat sekali bro,
selain tak boleh cerai,juga perkawinan kristen Muhammad pada saat itu melarang Muhammad berpolygami.

hal ini memperkuat bahwa perkawinan Kristen sejak zaman dulu pun tak diizinkan bercerai dan berpolygami.
lalu setelah perkawinan Muhammad berakhir,keluar deh wataknya Muhammad yg sebenarnya--->bandot tua yg doyan sex.

trims bung bambang,bakal gue jadiin arsip,sekalian juga supaya si brillianti yg pro polygami di
Thread "Alkitab sangat menukung polygami",tauk.

Kisah penciptaan pada hari ke-6

PostPosted: Sun Dec 17, 2006 10:35 pm
by sato x
"Allah kemudian menciptakan Eva (Hawa), Wati, Ninih, dan Ani dari tulang rusak Adam.". Itu sebabnya poligami seharusnya tidak dilarang. :p

Re: Muhammad Kapok Nikah Cara Nasrani

PostPosted: Mon Dec 18, 2006 3:15 am
by ali5196
bambang wrote:1. Hukum pernikahannya dilakukan secara Nasrani (tidak boleh kawin-cerai sampai salah seorang mati), sebab pamannya sitilah yang menikahkan mereka, dia itu waraqah bin naufal seorang Nasrani.

Kau memang BETOEL, beh !

BUKU : Sang Pendeta dan Sang Nabi (Qiss wa Nabi)
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... .php?t=705

Al Qiss Waraqah, sbg pemimpin Gereja Nosrania di Mekah, harus menjelaskan Injil kpd pengikutnya yg kebanyakan tidak tahu menahu ttg masalah spiritual. Inilah yg membuatnya menerjemahkan Injil Ibrani kedlm bahasa Arab yang jelas dan mudah dimengerti. Salah satu muridnya adalah Muhamad bin Abdallah, sepupunya.

...

Status Waraqah harus ditekankan oleh pernikahan Muhamad-Khadijah. Al Qiss Waraqah adalah diantara para ketua dan petinggi masyarakat Mekah. Ia menegaskan statusnya dlm perkawinan itu ketika menyatakan: ‘Kami para pemimpin dan ketua para Arab …’ Saudara2 Arabnya menganggapnya pemimpin spiritual dan manajer masyarakat Nosrania.

Kedua, penting disebutkan bahwa Waraqah yg mensahkan kontrak perkawinan ini. Ia adalah pastor utama, yg atas nama Tuhan menetapkan kontrak yg hanya bisa dibatalkan oleh kematian salah seorang dari pasangan perkawinan itu, sesuai dgn ajaran Injil versi Ebionis. Sbg pendeta Nosrania-Kristen, ia mensahkan penyatuan kedua sepupunya, Muhamad dan Khadijah.

Ketiga, harapan Waraqah akan perkawinan ini adalah bagi clannya. Apakah ia hanya ingin mencari perlindungan dan kemapanan material bagi Muhamad yg yatim piatu itu atau apakah ia juga ingin mempersiapkan Muhamad sbg PENERUSnya, sbg pemimpin (religius) dan kepala clan Quraysh ?

Keempat, partisipasi paman Muhamad, Abu Talib dlm rencana pendeta itu harus dicatat. ‘Saya bersumpah demi Tuhan, setelah perkawinan ini keponakan saya ini akan mendapatkan wahyu besar dan akan memulai peran bahaya.’ Bgm Abu Talib mengetahui peran masa depan keponakannya itu ? Bahkan seberapa besarpun cinta Muhamad bagi isterinya, tanpa pengaturan seorang anggota Quraysh yang berpengaruh dan berkuasa, mungkinkah ia akan menikahi Khadijah ? Mungkinkah orang itu Waraqah ? Memang, tanpa dirinya, Muhamad tidak akan berarti apa2.




bambang wrote:3. Siti lebih tua dan lebih dewasa, bahkan ia membimbing dan mendukung muhammad dalam masa-masa pencarian spiritualnya.


Ada perbedaan pendapat, joe !
A SINA : Khadijah & Mohamad
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=1740

Jadi bagaimana menjelaskan kelakuan Khadijah yg jatuh cinta pada lelaki yg 15 tahun lebih muda darinya? Kelakuan serabutan ini menunjukkan ketidakberesan dalam kepribadian Khadijah...

Akibat bertubi-tubinya tuntutan akan kemampuan maksimalnya, sang anak (Khadijah) tidak mampu mengembangkan kepribadiannya sendiri. Ia tidak merasa dicintai karena SIAPA ia tetapi karena APA yg berhasil dilakukannya.

Para penderita codependent (baca : Khadijah) tidak mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan dari teman-teman yg sehat secara emosional. Itulah mengapa Khadijah menolak lamaran lelaki2 yg sukses dan matang. Orang yg cocok bagi seorang codependent adalah seorang narsisis (seseorang yg cinta diri sendiri) yg sendirinya juga memiliki kebutuhan yg tidak terpenuhi.

Muhamad adalah orang yg sangat memiliki kebutuhan emosional. Khadijah, dilain pihak, memerlukan obyek perhatian dan obyek utk memenuhi fantasinya di ranjang. Seorang codependent tidak peduli jika ia dimanfaatkan orang lain, karena ia memang menginginkannya (Contoh bagus: lihatlah hubungan antara Pangeran Charles and Camilla Parker-Bowles).

PostPosted: Mon Dec 18, 2006 4:28 am
by moslem
Wah si ali ngulang-ngulang lagi buku buduk yang pernah gw bantah di http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... .php?t=705 , gw udah liat postingan lu, tapi gw lagi malas nyanggah biar pembaca yang nilai mana yang asli mana yang palsu... visit my site http://www.faithfreedomwatch.tz4.com for poligami...

PostPosted: Mon Dec 18, 2006 4:49 am
by ali5196
moslem wrote:Wah si ali ngulang-ngulang lagi buku buduk yang pernah gw bantah di http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... .php?t=705 , gw udah liat postingan lu, tapi gw lagi malas nyanggah biar pembaca yang nilai mana yang asli mana yang palsu... visit my site http://www.faithfreedomwatch.tz4.com for poligami...


Apanya yg elu bantah ? ... Bantah post ini aja elu nggak mampu :lol: :lol: :lol:

Ayo jawab ! Benar nggak Muhamad dan khadijah kawin BUKAN ala Islam ... nggak bisa khan ? Ayolah lari lagi ke Alkitab, spt yg sudah elu lakukan di :

Daftar Korban Pembunuhan Muhamad :
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... c&start=60

Re: Muhammad Kapok Nikah Cara Nasrani

PostPosted: Wed Sep 15, 2010 10:39 am
by mirachel_modeon
Pernikahan seperti yang Tuhan tetapkan pada awalnya adalah untuk seumur hidup – keduanya menjadi satu daging – mereka bukan lagi dua melainkan satu. “Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia” (matius 19 ayat 6). Tuhan Allah menghendaki pernikahan satu laki-laki dan satu perempuan ,bukan satu laki-laki dengan banyak perempuan.

jadi, sudah jelas dalam pandangan kristen, poligami adalah salah.

Re: Muhammad Kapok Nikah Cara Nasrani

PostPosted: Wed Aug 03, 2011 8:20 am
by AkuAdalahAink
3 fase kehidupan muhammad:
1. Fase baik, dari lahir sampai umur 25 tahun
2. Fase SANGAT TAAT terhadap salah satu aturan Nasrani, umur 25 tahun s/d 50 tahun
3. Fase sangat taat menjalankan aturan islam, umur 50 tahun s/d 62 tahun

Re: Kisah penciptaan pada hari ke-6

PostPosted: Thu Jul 26, 2012 11:45 pm
by SexPuji
sato x wrote:"Allah kemudian menciptakan Eva (Hawa), Wati, Ninih, dan Ani dari tulang rusak Adam.". Itu sebabnya poligami seharusnya tidak dilarang. :p



wah tulang rusuk adam abis dah tuh buat jadiin si wati,ninih,ani ganti tulang ribs sapi aja bro :rofl: