TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Seputar pro dan kontra poligami dalam ajaran Islam.
Post Reply
User avatar
ajal
Posts: 360
Joined: Thu Jul 01, 2010 11:53 pm

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by ajal »

ketika beberapa orang pasien sakit jiwa sedang asyik bermain dengan teman2nya, mereka masing2 punya cerita yang lucu2, ada yang pura2 jadi seorang pilot, ada yang pura2 jadi ilmuwan.

Sementara itu pasien yang pura2 menjadi dokter nyeletuk :
wongjowo wrote:Nunggu pasien
:rofl:

User avatar
wongjowo
Posts: 1480
Joined: Sun Sep 06, 2009 7:43 am
Location: Apa Liat-Liat ?!?
Contact:

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by wongjowo »

wongjowo wrote:Lansung saja,
1. Buat Muslim
Beranikah sampeyan bertanya pada pacar sampeyan:
Sayang/Dik/Tante/dsb maukah jika nanti sudah menikah, kamu saya poligami?
Jika berani jelaskan alesannya
Jika tidak berani jelaskan alesannya


2. Buat Muslimah
Jika pacarmu menanyakan pertanyaan diatas, apa reaksi dan jawabanmu? jelaskan berserta alesannya

Monggo slim dijawab, tidak usah malu2

User avatar
akuadalahkafir
Posts: 424
Joined: Wed Jun 08, 2011 8:57 pm

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by akuadalahkafir »

Maap wongjowo kalo ngotorin thread anda dengan pertanyaan saya ke ID ajal.. itung-itung sekaligus nunggu muslim lain masuk kemari.. ada yang ingin saya tanyakan pada dia.. Terlepas dari apakah semua cerita dia benar atau bohong..
ajal wrote:waktu pacaran dulu, gue malah ditawari boleh poligami oleh pacar gue, meski gue gak punya pikiran kesitu, karena gue khawatir gak bisa berbuat seadil nabi.

dan yg lebih aneh lagi, setelah kami punya 5 anak, justru bini gue menganjurkan untuk poligami dan bahkan dia telah menawarkan seseorang untuk menjadi madunya. Alasannya? supaya ada yang merawat gue ketika dia sudah kerepotan mengurusi anak2.

entah bini gue itu termasuk yg sholehah atau mungkin terlalu **** (terserah pendapat anda) tapi gue menolak krn sdh merasa nyaman dengan keadaan sekarang.
Dari yang ID ajal tulis diatas, adil yang seperti apa yang ga bisa kamu berikan sama semua istrimu? lalu kenyamanan seperti apa dengan keadaan sekarang, sehingga kamu ga mau poligami?

NB: kalo bisa berikutnya kita berbicara Bahasa Indonesia ya :green: Saya ga ngerti Bahasa Jawa :green:

User avatar
Lontang Lantung
Posts: 42
Joined: Fri Jun 10, 2011 2:28 pm

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by Lontang Lantung »

sundul...ya pakdhe

User avatar
wongjowo
Posts: 1480
Joined: Sun Sep 06, 2009 7:43 am
Location: Apa Liat-Liat ?!?
Contact:

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by wongjowo »

@akuadalahkafir

Monggo dilanjut mas bro

User avatar
ajal
Posts: 360
Joined: Thu Jul 01, 2010 11:53 pm

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by ajal »

akuadalahkafir wrote:Maap wongjowo kalo ngotorin thread anda dengan pertanyaan saya ke ID ajal.. itung-itung sekaligus nunggu muslim lain masuk kemari.. ada yang ingin saya tanyakan pada dia.. Terlepas dari apakah semua cerita dia benar atau bohong..
ajal wrote:waktu pacaran dulu, gue malah ditawari boleh poligami oleh pacar gue, meski gue gak punya pikiran kesitu, karena gue khawatir gak bisa berbuat seadil nabi.

dan yg lebih aneh lagi, setelah kami punya 5 anak, justru bini gue menganjurkan untuk poligami dan bahkan dia telah menawarkan seseorang untuk menjadi madunya. Alasannya? supaya ada yang merawat gue ketika dia sudah kerepotan mengurusi anak2.

entah bini gue itu termasuk yg sholehah atau mungkin terlalu **** (terserah pendapat anda) tapi gue menolak krn sdh merasa nyaman dengan keadaan sekarang.
akuadalahkafir wrote:Dari yang ID ajal tulis diatas, adil yang seperti apa yang ga bisa kamu berikan sama semua istrimu? lalu kenyamanan seperti apa dengan keadaan sekarang, sehingga kamu ga mau poligami?

NB: kalo bisa berikutnya kita berbicara Bahasa Indonesia ya :green: Saya ga ngerti Bahasa Jawa :green:
Sebagai manusia biasa, berlaku adil, baik itu kepada sesama saudara ataupun sesama teman, bahkan terhadap anak kita masing2; masih saja terasa ada kecondongan sekalipun kita sudah merasa sekuat tenaga berbuat adil.
baik itu adil dalam memberikan perhatian, pendidikan, nafkah dan sebagainya.

meskipun kita tahu bahwa adil disini sangat bersifat relatif/tergantung subyek yang menerimanya. Tapi secara pribadi saya harus lebih berhati2 dalam bersikap atas mereka.

karenanyalah saya menghindari poligami, salah satu alasannya adalah untuk memperkecil resiko kesalahpahaman yang akhirnya dapat menimbulkan konflik berkepanjangan dan bahkan terjadinya perceraian. Dan itu sangat tidak saya inginkan.

Mungkin saya akan dianggap pengecut karena tidak berani menghadapi resiko yang mungkin terjadi karena poligami. tapi begitulah sikap dan keputusan saya.

dan kenyataannya saya sudah cukup nyaman dengan keadaan keluarga saya yang sekarang. Merasa nyaman dapat bercengkerama dengan 5 anak dan isteri saya, beribadah bersama, belajar bersama. Dan ternyata mereka adalah berkah yang luar biasa. Alhamdulillah

User avatar
akuadalahkafir
Posts: 424
Joined: Wed Jun 08, 2011 8:57 pm

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by akuadalahkafir »

Akhirnya.. setelah seminggu (lebih mungkin) tidak bisa masuk FFI.. akhirnya bisa juga masuk FFI lagi :green:
wongjowo wrote:Monggo dilanjut mas bro
Terimakasih mas bro :turban:
ajal wrote: Sebagai manusia biasa, berlaku adil, baik itu kepada sesama saudara ataupun sesama teman, bahkan terhadap anak kita masing2; masih saja terasa ada kecondongan sekalipun kita sudah merasa sekuat tenaga berbuat adil. baik itu adil dalam memberikan perhatian, pendidikan, nafkah dan sebagainya. meskipun kita tahu bahwa adil disini sangat bersifat relatif/tergantung subyek yang menerimanya. Tapi secara pribadi saya harus lebih berhati2 dalam bersikap atas mereka.

karenanyalah saya menghindari poligami, salah satu alasannya adalah untuk memperkecil resiko kesalahpahaman yang akhirnya dapat menimbulkan konflik berkepanjangan dan bahkan terjadinya perceraian. Dan itu sangat tidak saya inginkan.
Kamu harus berhati-hati dalam bersikap pada mereka (istri dan anak), walaupun istri menyuruh kamu untuk berpoligami.. kata hati-hati berkaitan dengan ungkapan ID ajal di paragraf berikutnya: "memperkecil resiko kesalahpahaman yang akhirnya dapat menimbulkan konflik berkepanjangan dan bahkan terjadinya perceraian", disini kamu tidak menyangkal adanya resiko dari poligami walau sudah mendapat perintah (istri menyuruh)..

Dari tulisan diatas, saya mau bertanya, kenapa ada resiko kesalahpahaman hingga bahkan bisa terjadi perceraian, jika istri sudah mengijinkan dan bahkan menyuruh?

Pendapat saya, kamu sendiri sudah tau dari dalam hatimu kalau poligami AKAN menyakiti istri sebagaimanapun dia menyuruh kamu berpoligami.. dan walaupun istrimu menyuruh poligami, seiring berjalannya waktu, kamu tau bisa saja terjadi bahwa rasa sakit itu akan muncul perlahan-lahan dan menumpuk.. dan bila tiba pada waktunya dimana istrimu sudah tidak tahan, akan berakhir dengan apa yang kamu tuliskan diatas...
ajal wrote:Mungkin saya akan dianggap pengecut karena tidak berani menghadapi resiko yang mungkin terjadi karena poligami. tapi begitulah sikap dan keputusan saya.
Tidak akan ada yang akan mengatakan kamu pengecut karena hal ini, mungkin hanya akan dikatakan **** oleh muslim yang doyan poligami.

Resiko yang kamu sebutkan kembali disini, menurut saya masih sama seperti diatas.. hatimu sadar, kalau poligami AKAN menyakiti istrimu sebagaimanapun dia menyuruh kamu berpoligami..
ajal wrote:dan kenyataannya saya sudah cukup nyaman dengan keadaan keluarga saya yang sekarang. Merasa nyaman dapat bercengkerama dengan 5 anak dan isteri saya, beribadah bersama, belajar bersama. Dan ternyata mereka adalah berkah yang luar biasa. Alhamdulillah
Semoga keputusan ID ajal & begitu juga anak-anak ID ajal akan selalu begitu, karena ada yang sudah memiliki hampir segalanya (anak yang soleh (7 anak), istri yang penurut, kekayaan yang lebih dari cukup, ketenaran & mengerti islam dengan baik) masih saja tergiur dengan wanita lain.. ya, saya sedang membicarakan Aa Gym.. alasan beliau menikah lagi bukan karena tidak nyaman dengan kondisi keluarganya loh.. dia nyaman-nyaman saja dengan kondisi keluarganya..

User avatar
ajal
Posts: 360
Joined: Thu Jul 01, 2010 11:53 pm

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by ajal »

akuadalahkafir wrote: Dari tulisan diatas, saya mau bertanya, kenapa ada resiko kesalahpahaman hingga bahkan bisa terjadi perceraian, jika istri sudah mengijinkan dan bahkan menyuruh?
benar, dia pasti mengijinkan, tapi belum tentu keluarga atau saudara2nya

benar, dia telah bilang ikhlas, tapi apakah sicalon isteri kedua akan mempunyai sifat, sikap maupun perilaku seindah dia? bahkan dengan hadirnya keluarga sicalon isteri kedua ini?

bagiku, isteri yg seindah ini sudah lebih dari cukuplah

User avatar
akuadalahkafir
Posts: 424
Joined: Wed Jun 08, 2011 8:57 pm

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by akuadalahkafir »

akuadalahkafir wrote: Dari tulisan diatas, saya mau bertanya, kenapa ada resiko kesalahpahaman hingga bahkan bisa terjadi perceraian, jika istri sudah mengijinkan dan bahkan menyuruh?
ajal wrote: benar, dia pasti mengijinkan, tapi belum tentu keluarga atau saudara2nya

benar, dia telah bilang ikhlas, tapi apakah sicalon isteri kedua akan mempunyai sifat, sikap maupun perilaku seindah dia? bahkan dengan hadirnya keluarga sicalon isteri kedua ini?

bagiku, isteri yg seindah ini sudah lebih dari cukuplah
apakah keluarga dan saudara-saudaranya tidak tau kalau istri mengijinkan, maka mereka tidak punya andil dalam keputusan istrimu Jal?

Mengenai istri kedua sifatnya seperti apa.. itu kan masalah bagaimana kamu melihat wanita yang akan kamu jadikan istri kedua.. dan setau saya, semua laki-laki yang suka poligami, pasti akan mencari istri yang sangat islami seperti istri ajal yang pertama itu..

User avatar
wongjowo
Posts: 1480
Joined: Sun Sep 06, 2009 7:43 am
Location: Apa Liat-Liat ?!?
Contact:

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by wongjowo »

Sundul bolong

User avatar
harahap
Posts: 2129
Joined: Mon Sep 27, 2010 12:09 pm

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by harahap »

wongjowo wrote:Sundul bolong
terbalik kang, bolong di sundul
:lol:

Kongming
Posts: 400
Joined: Sun Aug 07, 2011 8:39 am
Location: Jalan Petamburan 3/17, Tanah Abang, Jakarta Pusat.Telp: 021-534-1250

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by Kongming »

Hahaha... Pacaran lebih baik drpd pernikahan dooooong :lol:
Hai muslimah, gunakan otak ente, pernikahan membuat pacar ente yg dulu boleh menduakan ente dan ente ga boleh melarang. :lol:

User avatar
wongjowo
Posts: 1480
Joined: Sun Sep 06, 2009 7:43 am
Location: Apa Liat-Liat ?!?
Contact:

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by wongjowo »

Sundul Jepit

GoodSniper
Posts: 724
Joined: Wed Apr 20, 2011 4:38 pm

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by GoodSniper »

Mas..diobral akhir tahun aja..biar banyak peminat..!

ayo..ayo muslim/ah diobral..diobral..sundul jepit..sundul jepit..! sale 50% off.. :lol: :drinkers:

Ahmadibejad
Posts: 1341
Joined: Sun Sep 06, 2009 9:16 am

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by Ahmadibejad »

sundul lagi ahh.. :finga:

hidanganhikmah
Posts: 1
Joined: Sat Apr 14, 2012 8:32 am

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by hidanganhikmah »

wani piro?? sy berani nanya itu..

User avatar
wongjowo
Posts: 1480
Joined: Sun Sep 06, 2009 7:43 am
Location: Apa Liat-Liat ?!?
Contact:

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by wongjowo »

Cilukba, Helo epribadeh :-({|=

User avatar
gateway
Posts: 1031
Joined: Sun Aug 21, 2011 8:59 am

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by gateway »

masyarakat indo masih malu2 kucing thdp ajaran poligami entah kalau hukum dan dasar negara sudah diganti dgn syariah islam.

1234567890
Posts: 3860
Joined: Sun Aug 09, 2009 2:31 am

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by 1234567890 »

aneh ... kenafa muslimin takut muslimah ngambek ? ... kalau muslimah ngambek kan tinggal digebug
kan di islam, holol ngegebukin bini

ditanya poligami ngambek ... langsung gebug
dipoligami ngamuk ... ya gebug lagi
masih ngamuk .... ya talak aja sekalian

Donlot
Posts: 171
Joined: Mon Apr 30, 2012 12:52 pm

Re: TANYA POLIGAMI WAKTU PACARAN

Post by Donlot »

wkwkwkwkwkww
Liat tu pir, ini bukti sempurnanya islam hingga perlu dibela pake alkitab :green:

Post Reply