.

AA Gym korban dari ajaran Nabinya sendiri

Seputar pro dan kontra poligami dalam ajaran Islam.

AA Gym korban dari ajaran Nabinya sendiri

Postby princeofporsea » Sat Jan 01, 2011 11:51 pm

Perceraian Aa Gym Tinggal Ketuk Palu
Sabtu, 1 Januari 2011 | 04:22 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Kabar perceraian KH Abdullah Gymnastiar dengan istri pertamanya, Hj Ninih Muthmainnah atau Teh Ninih, dibenarkan oleh orang yang cukup dekat dengan keluarga tersebut, KH Miftah Farid. Ia menyatakan, Aa Gym telah memberikan dua kali talak dan satu kali rujuk kepada Teh Ninih.
"Dengan dua kali talak dan satu kali rujuk, maka jika keduanya ingin rujuk, harus dinikahkan kembali. Sebab, masa idahnya juga telah lewat," terang Miftah, yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, seperti dikutip dari Galamedia, Jumat (31/12/2010).
Sebelumnya, Teh Ninih mengajukan gugatan cerai kepada Aa Gym secara agama di Pengadilan Agama Bandung. "Saat ini sudah masuk talak dua," terang Miftah.
Meski sejauh ini media belum mendapatkan konfirmasi langsung dari Aa Gym ataupun Teh Ninih, tetapi Miftah menyatakan, Teh Ninih mengaku bahwa memang ia sudah cerai secara agama sejak beberapa bulan lalu.
Terkait proses perceraian kedua insan ini, kata Miftah, hanya tinggal ketuk palu.
Dengan telah lewatnya masa idah, artinya perceraian di antara keduanya diprediksi lebih dari tiga bulan lalu. Dengan adanya perceraian itu pula, Miftah prihatin.
Apalagi, semula ia tidak memercayai kabar tersebut. "Saya tahu dari judul sebuah majalah wanita. Langsung saya kirim SMS ke Teh Ninih, benar tidak kabar (cerai, red) tersebut dan Teh Ninih membenarkannya," tuturnya.
sumber: http://regional.kompas.com/read/2011/01 ... tuk.Palu-7


Bandingkan dengan ini :
Inilah Alasan Aa Gym Berpoligami

KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym akhirnya berterus terang telah menikah lagi dengan perempuan bernama Alfarini Eridani (37).
Menurut Aa, poligami dibolehkan, tapi memiliki risiko tinggi. Lantas, bagaimana alasan Aa Gym sehingga berani menduakan Teh Ninih Muthmainnah?

Aa Gym telah menjelaskan alasannya secara gamblang untuk mengambil keputusan berpoligami. Dalam jumpa pers di Kantor Manajemen Qalbu (MQ), Jl. Cipaku, Jakarta, Sabtu (2/12), Aa telah menjelaskan hal ini. Dan dalam pertemuan dengan wartawan di kediamannya, di kompleks Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Bandung, Minggu (3/12), Aa Gym mengulanginya kembali.

Berikut penuturan Aa Gym tentang alasannya berpoligami:

"Alhamdulillah, atas perhatiannya dari berbagai elemen masyarakat atas hal ini. Memang, keputusan ini tidak populer dan sensitif bagi sebagian kalangan. Aa mohon maaf apabila keputusan ini menjadi tidak nyaman bagi masyarakat, sedih, kecewa, jengkel dan marah.

Saya menganggap ini bagian kasih sayang kepada keluarga Aa. Mengapa Aa mengambil keputusan ini? Ini lahir dari keprihatinan bahwa selama ini poligami dianggap sebagai perbuatan tidak benar. Sering dicemooh, dihina, bahkan diperlakukan tidak semestinya. Istri kedua dianggap sebagai perebut suami orang.

Saya seorang Islam, yang memiliki keyakinan bahwa sesuatu yang diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu ada hikmahnya. Saya sedih sekali, yang diperbolehkan ini disebut perilaku yang salah. Pada saat yang sama, saat ini marak pergaulan bebas, dianggap biasa, seperti teman tapi mesum (TTM). Makanya, saya ambil sikap seperti ini.

Tapi, ini risiko. Tapi saya yakin nanti-nantinya akan ada hikmah. Salah satunya, sekarang ... menuai badai. Belum pernah saya menerima SMS yang isinya tentang kecaman, kecewa dan sedih. Tapi, ada juga SMS yang memberi support bahwa yang benar itu adalah benar. Hal seperti ini jarang sekali terjadi pada saya. Tapi, tidak mengapa. Ini membuktikan bahwa saya tidak hanya mencari popularitas. Ini adalah ujian."


Beristri Dua, Aa Gym Tidak Menganjurkan Poligami

KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym menjadi tokoh yang paling banyak dicari akhir-akhir ini. Hal ini karena dai berumur 44 tahun ini menikah lagi dengan perempuan bernama Alfarini Eridani (37). Meski kini memiliki dua istri, tapi Aa Gym tidak menganjurkan jamaahnya untuk berpoligami. Lho?

Menurut Aa Gym, poligami bukanlah hal mudah. Karena itu, untuk melakukan poligami, seseorang harus memiliki ilmu yang memadai dan memiliki keinginan yang sungguh-sungguh untuk menggapai kebenaran.

"Poligami yang diperbolehkan bukanlah hal yang mudah, sehingga apa yang Aa lakukan ini jangan menjadi justifikasi bagi sebagian orang. Sebetulnya, bagi sebagian orang yang sebetulnya tidak mempunyai ilmu memadai, tidak punya keinginan sungguh-sungguh untuk kebenaran, tapi malah berpoligami, ini akan menambah masalah baru," jelas Aa kepada wartawan di kediamannya, kompleks Daarut Tauhiid, Jl. Geger Kalong, Bandung, Minggu (3/12).

Aa Gym menjelaskan, agama Islam membolehkan umatnya untuk berpoligami. "Meskipun agama membolehkan, tapi saya tidak menganjurkan. Bagi yang tidak punya wawasan dan pengetahuan, poligami ini akan sangat sakit bagi wanita," ujar dia mewanti-wanti.

Bagi yang terlanjur di keluarganya ada yang berpoligami, Aa berharap mereka bisa mempertahankan keluarganya agar tetap sakinah. "Dan itu bisa dilalui bila ada komitmen ke arah yang lebih baik," kata dia.

Aa Gym mengajak masyarakat untuk menyikapi perbedaan pandangan tentang poligami ini dengan arif. "Tidak usah saling mencaci satu sama lain. Sebagaimana orang yang berpoligami tidak menghina yang monogami," ujar dia.


Sejak Berpoligami, Aa Gym Turun 3 Kg, Wajah Berjerawat

Sejak berpoligami 3 bulan lalu, penampilan KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym agak berbeda. Dia terlihat agak kurus. Aa Gym mengaku bobot badannya turun 3 Kg dan wajahnya penuh jerawat.

Hal ini disampaikan Aa Gym kepada wartawan di kediamannya, di kompleks Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, Bandung, Minggu (3/12). Pada kesempatan ini, Aa Gym mengaku bahwa dirinya merupakan pemula dalam berpoligami, sehingga masih belajar untuk berbuat adil.

"Saya ini baru pemula. Adil butuh perjuangan. Makanya, sekarang lagi belajar. Nanti kalau sudah dijalani kan, ada ilmunya. Makanya turun nih 3 Kg. Jerawat muncul-muncul," kata Aa Gym yang tampak tenang itu saat ditanya apakah dirinya bisa berlaku adil untuk kedua istrinya.

Aa ditanya kembali oleh wartawan tentang lambannya publikasi dari dirinya tentang pernikahannya untuk kedua kalinya dengan perempuan bernama Alfarini Eridani (37). Aa juga menjawab seperti jawaban-jawaban yang sudah disampaikan selama ini.

"Ini bicaranya sudah lima tahun. Tim harus kuat dulu, seperti tanding sepak bola, harus siap dulu, agar hikmahnya terasa. Kita berhitung dengan waktu yang tepat," kata Aa yang saat itu mengenakan sorban dan berbaju warna cokelat susu.

Pertemuan Aa dengan para wartawan berlangsung santai, tidak setegang hari Kamis (30/11/2006) lalu. Karena santainya pertemuan ini, Aa Gym juga sempat ditanya mengenai apakah berencana menambah istri lagi, menjadi lebih dari dua. Aa pun menjawab, "Ah... ini juga masih berjuang".


Jamaah Masih Hujani Aa Gym tentang Poligami

Sehari setelah jumpa pers tentang pernikahan keduanya, Aa Gym tampak jauh lebih tenang dibanding sebelum buka-bukaan pada publik. Saat Aa Gym berceramah Minggu (3/11) usai subuh, humornya kembali lepas seperti sediakala.

Aa Gym hadir di depan jamaah Masjid Daarut Tauhiid di Gegerkalong, Bandung. Kegiatan bertajuk MQ Pagi ini disiarkan secara langsung oleh nyaris 150 radio di dalam dan luar negeri pada pukul 05.00-06.00 WIB.
Dalam pengajian itu, Aa Gym kembali bicara soal poligami. Dan untuk kali pertama sejak pernikahan keduanya terkuak, hadirin silih berganti mempertanyakan itu. Ada yang pro dan kontra.

Seorang ibu yang menghadiri pengajian Aa Gym dipersilakan kiai kharismatik itu untuk bicara. Dengan suara vokal, ibu itu meminta agar Aa menceraikan istrinya. "Siapa yang setuju saya menceraikan?" tanya Aa pada hadirin. Tidak ada satu pun yang mengacungkan jarinya. Ibu itu lalu menyeletuk. "Semuanya," katanya.

Aa tertawa kecil. Dia menggoda ibu itu karena yang mengacungkan tangan cuma ibu itu, bahkan ibu di sampingnya pun diam saja. "Lho gimana sih kok pada nggak berani," komentar ibu itu tersipu-sipu.
Tak lama kemudian ada hadirin yang mengacungkan tangan. "Lho, kok yang ngacung malah kelompok remaja," cetus Aa Gym dengan gaya kocak. Pengajian itu selain dihadiri kaum ibu dan bapak, juga dihadiri anak-anak muda.

Setelah ibu itu menyelesaikan uneg-unegnya, seorang remaja putri bicara. Baru mengucapkan salam, dia langsung menangis tersedu-sedu. Gadis itu mengaku bapaknya juga telah menikah lagi. Dia, saudara-saudara dan ibunya sangat sedih. Namun dampak dari kejadian itu, ibunya kini dekat pada Allah SWT. Gadis itu mengaku mendapat hikmah dengan adanya poligami yang dilakukan sang ayah.

Setelah gadis itu, seorang remaja pria bicara. Dia mengaku 99% tidak bisa menerima poligami. Hal ini terjadi karena kakeknya memiliki 4 istri dan anak-anak satu ibu sering berkonflik dengan anak-anak dari ibu yang lain. "Saya adalah salah satu dari 89 cucu kakek itu," kata pemuda itu.

Setelah itu seorang bapak diberi kesempatan berbagi kisah. Bapak itu mengaku ayah mertuanya juga menikah lagi. Namun akhlak istri keduanya tidaklah sebagus akhlak istri pertamanya. Akhlak istri pertamanya kian bagus setelah suaminya menikah. Menurut pengakuannya, ibu mertuanya yang berakhlak baik itu meninggal khusnul khatimah.

Selain dari jamaah masjid, Aa Gym juga menerima telepon seorang ibu guru. Ibu guru itu mengaku kantornya timbul pro dan kontra akibat Aa Gym menikah lagi. Namun ibu itu mengaku bisa menerima poligami dengan syarat.

Dia bahkan juga mengizinkan suaminya menikah lagi. Adapun syarat poligami versinya itu adalah, "Istri kedua harus lebih tua, harus lebih jelek wajahnya, dan harus lebih banyak anaknya," katanya sambil terkekeh. (dtc/sib/f)
sumber: inilah-alasan-aa-gym-berpoligami-t8568/


What an ironic, ain't it ?? \:D/
User avatar
princeofporsea
 
Posts: 81
Joined: Sat Sep 18, 2010 5:43 pm

Re: AA Gym korban dari ajaran Nabinya sendiri

Postby koboi_kucai » Wed Jan 19, 2011 5:27 pm

Apa muhammad itu mengajarkan poligami sih ?
koboi_kucai
 
Posts: 179
Joined: Tue Jan 18, 2011 11:03 am

Re: AA Gym korban dari ajaran Nabinya sendiri

Postby Musicman » Wed Jan 19, 2011 5:38 pm

repost nih threadnya!
User avatar
Musicman
 
Posts: 693
Joined: Wed Dec 22, 2010 11:34 am
Location: Di negeri Penuh Senyum

Re: AA Gym korban dari ajaran Nabinya sendiri

Postby Wong lawas » Wed Jan 19, 2011 11:51 pm

Naluri pejantan selalu ingin menguasai byk betina sbg pemuas seks ato sbg tanda kekuasaan, sblm islam jg sudah ada praktek ini. Pertanyaannya adlh, tepatkah melegalisasi polygami dlm sistem kepercayaan? Tdk adakah cara lain utk mereduksi kecenderungan thd polyseks? Apakah naluri dasar manusia hrs selalu di turuti?
Wong lawas
 
Posts: 281
Joined: Wed Jan 12, 2011 12:50 am
Location: Alas roban

Re: AA Gym korban dari ajaran Nabinya sendiri

Postby novalino » Thu Jan 20, 2011 11:03 am

Wong lawas wrote:Tdk adakah cara lain utk mereduksi kecenderungan thd polyseks? Apakah naluri dasar manusia hrs selalu di turuti?


Justru Islam bertujuan untuk mereduksi kecendrungan itu OM..

jaman dahulu mana ada pembatasan menikah/poligami maksimal 4. kalau baca sejarah raja2 bisa punya istri puluhan bahkan ratusan. Nonton aja film Anna and the King

Ada syarat2 yang cukup berat agar seorang bisa berpoligami.. masalahnya itu Nafsu yang diutamakan jadi orang ga terlalu memperhatikan atau "buta" ama syarat2nya dan menganggap enteng.

Padahal banyak kok orang2 atau suami yang Istrinya mengijinkan suaminya berpoligami dan sanggup secara materi tetap menolak karena takut tidak berlaku adil.

Istri pun di akhirat bisa menuntut apabila merasa tidak diperlakukan adil/Zalim

syarat2 yang saya baca di buku nih om;

1. Membatasi jumlah isteri yang akan dikahwininya. Syarat ini telah disebutkan oleh Allah (SWT) dengan firman-Nya;

"Maka berkahwinlah dengan sesiapa yang kamu ber-kenan dari perempuan-perempuan (lain): dua, tiga atau empat." (Al-Qur'an, Surah an-Nisak ayat 3)

Ayat di atas menerangkan dengan jelas bahawa Allah telah menetapkan seseorang itu berkahwin tidak boleh lebih dari empat orang isteri. Jadi, Islam membatasi kalau tidak beristeri satu, boleh dua, tiga atau empat sahaja.

2. Diharamkan bagi suami mengumpulkan wanita-wanita yang masih ada tali persaudaraan menjadi isterinya. Misalnya, berkahwin dengan kakak dan adik, ibu dan anaknya, anak saudara dengan emak saudara baik sebelah ayah mahupun ibu.

3. Disyaratkan pula berlaku adil, sebagaimana yang difirmankan Allah (SWT);

"Kemudian jika kamu bimbang tidak dapat berlaku adil (di antara isteri-isteri kamu), maka (kahwinlah dengan) seorang sahaja, atau (pakailah) hamba-hamba perempuan yang kaumiliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat (untuk mencegah) supaya kamu tidak melakukan kezaliman." (Al-Qur'an, Surah an-Nisak ayat 3)

a) Berlaku adil terhadap dirinya sendiri.
Seorang suami yang selalu sakit-sakitan dan mengalami kesukaran untuk bekerja mencari rezeki, sudah tentu tidak akan dapat memelihara beberapa orang isteri. Apabila dia tetap berpoligami, ini bererti dia telah menganiayai dirinya sendiri. Sikap yang demikian adalah tidak adil.

b) Adil di antara para isteri.
Setiap isteri berhak mendapatkan hak masing-masing dari suaminya, berupa kemesraan hubungan jiwa, nafkah berupa makanan, pakaian, tempat tinggal dan lain-lain perkara yang diwajibkan Allah kepada setiap suami.

Adil di antara isteri-isteri ini hukumnya wajib, berdasarkan firman Allah dalam Surah an-Nisak ayat 3 dan juga sunnah Rasul. Rasulullah (s.a.w.) bersabda, maksudnya;

"Barangsiapa yang mempunyai dua isteri, lalu dia cenderung kepada salah seorang di antaranya dan tidak berlaku adil antara mereka berdua, maka kelak di hari kiamat dia akan datang dengan keadaan pinggangnya miring hampir jatuh sebelah." (Hadis riwayat Ahmad bin Hanbal)

i) Adil memberikan nafkah.
Dalam soal adil memberikan nafkah ini, hendaklah si suami tidak mengurangi nafkah dari salah seorang isterinya dengan alasan bahawa si isteri itu kaya atau ada sumber kewangannya.

ii) Adil dalam menyediakan tempat tinggal.
Selanjutnya, para ulama telah sepakat mengatakan bahawa suami bertanggungjawab menyediakan tempat tinggal yang tersendiri untuk tiap-tiap isteri berserta anak-anaknya sesuai dengan kemampuan suami.

iii) Adil dalam giliran.
Demikian juga, isteri berhak mendapat giliran suaminya menginap di rumahnya sama lamanya dengan waktu menginap di rumah isteri-isteri yang lain.

Firman Allah (SWT) dalam Surah az-Zalzalah ayat 7 hingga 8;

"Maka sesiapa berbuat kebajikan seberat zarrah, nescaya akan dilihatnya (dalam surat amalnya)! Dan sesiapa berbuat kejahatan seberat zarrah, nescaya akan dilihatnya (dalam surat amalnya)."

c) Anak-anak juga mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan, pemeliharaan serta kasih sayang yang adil dari seorang ayah.

Sesungguhnya kalau diperhatikan tuntutan syarat dalam hal menegakkan keadilan antara para isteri, nyatalah bahawa sukar sekali didapati orang yang sanggup menegakkan keadilan itu dengan sewajarnya.

Hal ini sesuai dengan apa yang telah difirmankan Allah dalam Surah an-Nisak ayat 129 yang berbunyi;

"Dan kamu tidak sekali-kali akan sanggup berlaku adil di antara isteri-isteri kamu sekalipun kamu bersungguh-sungguh (hendak melakukannya); oleh itu janganlah kamu cenderung dengan melampau-lampau (berat sebelah kepada isteri yang kamu sayangi) sehingga kamu biarkan isteri yang lain seperti benda yang tergantung (di awang-awang)."

Selanjutnya Siti 'Aisyah (r.a.) menerangkan, maksudnya;

Bahawa Rasulullah (s.a.w.) selalu berlaku adil dalam mengadakan pembahagian antara isteri-isterinya. Dan beliau berkata dalam doanya: "Ya Allah, inilah kemampuanku membahagi apa yang ada dalam milikku. Ya Allah, janganlah aku dimurkai dalam membahagi apa yang menjadi milikku dan apa yang bukan milikku."

Kemudian Prof. Dr. T.M. Hasbi Ash-Shidieqy pula menerangkan; "Orang yang boleh beristeri dua ialah yang percaya benar akan dirinya dapat berlaku adil, yang sedikit pun tidak akan ada keraguannya. Jika dia ragu, cukuplah seorang saja."

4. Tidak menimbulkan huru-hara di kalangan isteri mahupun anak-anak. Jadi, suami mesti yakin bahawa perkahwinannya yang baru ini tidak akan menghancurkan serta merusakkan kehidupan isteri serta anak-anaknya.

5. Berkuasa menanggung nafkah. Yang dimaksudkan dengan nafkah di sini ialah nafkah zahir, sebagaimana Rasulullah (s.a.w.) bersabda yang bermaksud;

"Wahai sekalian pemuda, sesiapa di antara kamu yang berkuasa mengeluarkan nafkah, maka hendaklah kamu berkahwin. Dan sesiapa yang tidak berkuasa, hendaklah berpuasa."

Hadis di atas menunjukkan bahawa Rasulullah (s.a.w.) menyuruh setiap kaum lelaki supaya berkahwin tetapi dengan syarat sanggup mengeluarkan nafkah kepada isterinya.

MAKANYA ANEH UDAH TAU SYARATNYA BERAT MASIH AJA BANYAK YANG MAKSA...
novalino
 
Posts: 118
Joined: Tue Dec 28, 2010 4:09 pm

Re: AA Gym korban dari ajaran Nabinya sendiri

Postby sandiwara » Thu Jan 20, 2011 12:21 pm

Wong lawas wrote:
MAKANYA ANEH UDAH TAU SYARATNYA BERAT MASIH AJA BANYAK YANG MAKSA...


Kesimpulannya poligami itu banyakan (a)mudharatnya atau (b)manfaatnya?? Jawab a atau b saja.
sandiwara
 
Posts: 87
Joined: Fri Dec 10, 2010 9:53 pm

Re: AA Gym korban dari ajaran Nabinya sendiri

Postby Wong lawas » Thu Jan 20, 2011 10:32 pm

@novalino, kesimpulan atas jawaban anda adlh: krn naluri laki2 mmg doyan polyseks maka daripada terjadi perzinahan lbh baik dilegalkan dgn syarat2 tertentu. Hal ini tampak ada baiknya, tp tidak menjawab pertanyaan sy, tdk adakah cara lain utk mereduksi naluri alamiah laki2 tsb? Jawaban anda bkn mereduksi akar masalahnya yaitu, naluri laki2 yg doyan lbh dr 1, tp memberi ruang,penyaluran,legalitas dan manualnya tp tetap sj sumber masalahnya tdk hilang. Jd hanya gejalanya yg hlg tp penyakitnya tetap ada. Apakah hanya ini satu2nya jawaban yg bnr tentang naluri polyseks laki2! Lwt polygami?
Wong lawas
 
Posts: 281
Joined: Wed Jan 12, 2011 12:50 am
Location: Alas roban

Re: AA Gym korban dari ajaran Nabinya sendiri

Postby omega phoenix » Sat Dec 03, 2011 7:30 pm

Harus adil, harus mampu, harus ini dan itu baru boleh poligami.....hebat sekali alibinya :stun:

TUkang becak di pasar di daerah gue ae istrinya ada 3, gimana menafkahi hidupnya?? Kalau BATINNYA mungkin tenaga kuda, maklum tenaga tukang becak gitu loh bisa adil jadinya. :finga:
User avatar
omega phoenix
 
Posts: 1689
Joined: Sun Aug 21, 2011 6:39 pm

Re: AA Gym korban dari ajaran Nabinya sendiri

Postby akuadalahkafir » Wed Sep 05, 2012 7:51 am

Berita aa gym nikah lagi sama teh ninih mungkin udah pada tau? ini saya masukkan kesini saja ya gosip yang saya dengar.. biar nambah data di FFI..

okezone wrote:Ini Alasan Aa Gym Mantap Nikahi Teh Ninih Lagi
Rabu, 14 Maret 2012 21:35 wib
Iman Herdiana - Okezone

Aa Gym (Foto: Egie/Okezone)BANDUNG- Sebelum menikahi Teh Ninih, Aa Gym telah mendapatkan izin lisan dan tulisan dari Alfarini Eridani atau Teh Rini yang kini sebagai istri tua Aa Gym.

Restu dari Teh Rini itulah yang membuat tekad Aa Gym kian mantap untuk menikahi mantan istri pertamanya, Teh Ninih.

"Teh Rini telah mengizinkan secara lisan maupun tulisan (kepada Aa Gym)," tutur adik Teh Ninih, Dudung Abdul Gani di kediamannya di Jalan H Mukti, Desa Cihanjuang, Bandung, Jawa Barat, Rabu (14/3/2012).

Selain itu, Dudung yakin keluarganya yakin jika Aa Gym bisa menjalankan rumah tangganya dengan dua istri. Sebelum Aa Gym menikah lagi dengan Teh Ninih, antara mereka sudah menjalin komunikasi.

"Kami tak melihat ke belakang. Ini sebuah nilai yang bisa dijadikan pelajaran. Teh Ninih juga siap melaksanakan pernikahan lagi," katanya.

Selain mendapat restu dari Teh Rini, dorongan keluarga dan jemaah Aa Gym juga berperan besar terhadap keputusan Aa Gym menikahi Teh Ninih. Apalagi, bersama Teh Ninih, Aa Gym dikaruniai tujuh orang anak.

(rik)

Sumber Berita : Okezone
Palakat wrote:Aa Gym dan Teh Ninih Nikah Lagi, Ini Alasannya
Aa Gym dan Teh Ninih masih saling mencintai.

By: Novita S. Rumompoi | Rabu, 14 Maret 2012 - 16:52 WITA
PALAKAT – KH Abdullah Gymnastiar atau lebih ngetop dengan nama AA Gym rujuk kembali dengan Teh Ninih. Aa Gym kembali menikah dengan mantan istrinya selama 24 tahun tersebut.

Apa alasannya sehingga mereka rujuk?

Menurut adik Teh Ninih yang bernama Dudung Abdul Gani, alasan yang paling utama karena Aa Gym dan Teh Ninih masih saling mencintai. Pasangan ini telah memiliki tujuh orang anak. Dorongan dari keluarga dan jemaat Aa Gym juga ikut berperan sehingga pasangan ini kembali rujuk.

Kabar ini memang menuai pro maupun kontra dari berbagai kalangan dan individu. Ustadz Solmed, misalnya, memandang hal ini sebagai sebuah keputusan yang benar. Ia menilai keputusan Aa Gym ini diambil dengan pertimbangan yang benar, dan berharap hal itu menjadi jalan yang akan membawa Aa Gym ke surga.

Secara agama, Ustadz Solmed juga menilai tidak ada yang salah, karena Aa Gym dan Teh Ninih sudah melewati masa iddah 100 hari semenjak bercerai pada bulan Juli 2011.

Aa Gym sendiri menyerahkan segalanya kepada Allah. Ia menganggap semuanya sebagai takdir yang diberikan Tuhan, dan akan selalu menjadi rahasia Yang Maha Kuasa.

Setelah menikah kembali dengan Teh Ninih pada hari Selasa kemarin, Aa Gym hari ini akan berangkat ke Turki yang dilanjutkan dengan umroh bersama jemaah.

Pernikahan Aa Gym dan Teh Ninih dilangsungkan di rumah keluarga Teh Ninih di Desa Sariwangi, Kabupaten Bandung Barat.


Sumber berita : Palakat

Saya paling mau tanya yang saya bold dari pernyataan ustadz solmed... emang boleh ya? pasangan yang cerai nikah lagi kalau udah lewat masa 100 hari? :-s

Dulu ada teman saya di JaTim yang bilang kalau suami dan istri yang cerai, masing-masing harus menikah lagi dengan pria atau wanita lain, baru mereka (yang bercerai) bisa menikah lagi... yang mana yang benar sih? :-k
User avatar
akuadalahkafir
 
Posts: 424
Images: 2
Joined: Wed Jun 08, 2011 8:57 pm

Re: AA Gym korban dari ajaran Nabinya sendiri

Postby MyLovelyCarnation » Wed Sep 05, 2012 7:45 pm

Aa Gym wrote:Saya menganggap ini bagian kasih sayang kepada keluarga Aa. Mengapa Aa mengambil keputusan ini? Ini lahir dari keprihatinan bahwa selama ini poligami dianggap sebagai perbuatan tidak benar. Sering dicemooh, dihina, bahkan diperlakukan tidak semestinya. Istri kedua dianggap sebagai perebut suami orang.

Saya seorang Islam, yang memiliki keyakinan bahwa sesuatu yang diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu ada hikmahnya. Saya sedih sekali, yang diperbolehkan ini disebut perilaku yang salah. Pada saat yang sama, saat ini marak pergaulan bebas, dianggap biasa, seperti teman tapi mesum (TTM). Makanya, saya ambil sikap seperti ini.

Tapi, ini risiko. Tapi saya yakin nanti-nantinya akan ada hikmah. Salah satunya, sekarang ... menuai badai. Belum pernah saya menerima SMS yang isinya tentang kecaman, kecewa dan sedih. Tapi, ada juga SMS yang memberi support bahwa yang benar itu adalah benar. Hal seperti ini jarang sekali terjadi pada saya. Tapi, tidak mengapa. Ini membuktikan bahwa saya tidak hanya mencari popularitas. Ini adalah ujian."

Aa Gym ini 100% benar, Teh Ninih yg dablek. Sunnah Nabi & perintah Awloh kog dikalahkan hati nurani (ya kan MN?).
Teh Ninih jg naif banget deh, wkt nikah jg Aa kan ngga pernah janji tetap setia seumur hidup.
Ini baru nambah satu, gmn klo 4. Gmn klo konsumsi budak2 juga? Teh Ninih bknnya ber-istighfar, malah harus bersyukur donk! :supz:

Pahalanya itu loh... buat AA, bkn buat elo, wahai makluk senilai anjing (hitam)! :prayer:


Solmed wrote:Kabar ini memang menuai pro maupun kontra dari berbagai kalangan dan individu. Ustadz Solmed, misalnya, memandang hal ini sebagai sebuah keputusan yang benar. Ia menilai keputusan Aa Gym ini diambil dengan pertimbangan yang benar, dan berharap hal itu menjadi jalan yang akan membawa Aa Gym ke surga.

Si jj pasti ngotot abis yg utama itu bkn paha ayam (pahala), tapi dadanya (kemaslahatan umat). :finga:

Yg gituan belajarnya ke islib, jee! Mereka pakarnya meramu Islam.
Diramu sedemikian rupa hingga terasa berfaedah, ampas sisa ramuannya yg serasa pil kina itu mereka telan sendiri bulat2.

Klo ulama tulen beda lagi, je. Islam ngga pernah diramu. Alquran+Hadist dah terang-benderang kog! Islib, si kafir dlm selimut, itulah yg mereka telan bulat2. :lol:
User avatar
MyLovelyCarnation
 
Posts: 522
Joined: Mon Aug 06, 2012 12:30 am
Location: komunitas Ganyang Islam


Return to Ruang Poligami



Who is online

Users browsing this forum: No registered users