.

Muslim Berbagi Istri

Seputar pro dan kontra poligami dalam ajaran Islam.

Postby kong na'if » Sat Oct 28, 2006 11:35 pm

Salam Sejahtra ,

Disari dari kitab Rijal Haolar Rasul :
sengaja tidak ditulis bahasa arab nya .

01 - Ketika itu Rasulallah mempersaudarakan antara Abdurahman bin Auf dengan Sa'ad bin Rabi ....
Dan marilah kita dengarkan shabat yang mulia Anas bin Malik r.a meriwayatkan :

" ... dan berkatalah Sa'ad kepada Abdurahman : " saudaraku, aku adalah penduduk madinah
yang kaya raya , silahkan pilih separoh hartaku dan ambillah ! Dan aku mempunyai dua orang
istri , coba perhatikan yang lebih menarik perhatian Anda, akan kuceraikan ia hingga anda
dapat memperistrinya ... !
Abdur Rahman menjawab, " Moga moga allah memberkati anda , istri dan harta anda ! tunjukkanlah
letaknya pasar agar aku dapat berniaga ...."
Abdurahmanpun pergi ke pasar , dan dan berjual belilah disana ... ia pun beroleh keuntungan .
HADIS HANYA SAMPAI DISINI
penjelasan riwayat :

Nyata benar beliau tidak menerima keduanya (istri dan harta) , beliau hanya minta ditunjuk
kan pasar dan berniaga beliau .
Orang arab mekkah memang pandai berniaga dan usaha beliau berhasil.

Saling kasih, saling menyayang dan saling membantu di antara orang-orang mukmin .
Itulah sifat mukmin sejati dan sifat ini di perlihatkan oleh beliau-beliau tsb .
Sifat yang sangat langka pd zaman sekarang bahkan sifat tsb dilecehkan dan di olok olOK
sekumpulan manusia yang katanya beragama penuh KASIH SESAMA MANUSIA

Kitab bulughul Maram hadist No . 997

02 - Dari Anas Bin Malik r.a : Bahwasanya Nabi saw , melihat bekas kuning pada abdurahman
bin Auf dan beliau bertanya "Apa ini ? " Ia menjawab : "Ya Rasulallah , sesungguhnya
saya telah mengawini seorang perempuan dengan mas kawin berupa emas sebesar biji kurma"
Beliau bersabda : " Semoga Allah memberkatimu, berwalimahlah walau dengan seekor kambing.

Muttafaq 'alaih (BuKhari Wal Muslim). Dan lafadh ini dalam muslim

3 - Kitab Sahih Muslim dalam Bahasa Arab hadis No : 2556
atau cari disitus http://www.al-islam.com , yang dalam bahasa indonesianya
hadis No 808 .

Kesimpulan :

Dua hadist dg perawi yang sama dan merawikan orang yang sama dengan waktu yang berbeda , di sambung di manipulir , di plintir seenak udel untuk mendiskriditkan agama islam .


Bang Cur ..... ! Bang Cur ... ! .

salam ,
User avatar
kong na'if
 
Posts: 159
Joined: Mon Sep 18, 2006 8:39 am

Postby Adadeh » Sun Oct 29, 2006 1:05 am

Silakan periksa di sini:
http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamental ... 2.sbt.html
Sahih Bukhari, Volume 7, Book 62: Wedlock, Marriage (Nikaah), number 10
Narrated Anas bin Malik:
'Abdur-Rahman bin 'Auf came (from Mecca to Medina) and the Prophet made a bond of brotherhood between him and Sad bin Ar-Rabi' Al-Ansari. Al-Ansari had two wives, so he suggested that 'Abdur-Rahman take half, his wives and property. 'Abdur-Rahman replied, "May God bless you with your wives and property. Kindly show me the market." So 'Abdur-Rahman went to the market and gained (in bargains) some dried yoghurt and some butter. After a few days the Prophet saw Abdur-Rahman with some yellow stains on his clothes and asked him, "What is that, O 'Abdur-Rahman?" He replied, "I had married an Ansari woman." The Prophet asked, "How much Mahr did you give her?" He replied, "The weight of one (date) stone of gold." The Prophet said, "Offer a banquet, even with one sheep."


Kalau masih penasaran, silakan download koleksi hadis Bukhari on-line:
http://islamic-download.com/pc/software/hadith/
Curious tidak mengarang-ngarang isi hadis sahih itu.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby curious » Sun Oct 29, 2006 4:43 am

kong na'if ,
jangan menyangka bisa taqqiya seenak udel di sini. kami semua lebih pintar dari yang anda sangka.

nih dari sumber islam. muslimah harap membaca dan berdebar-debar menunggu saat dibagi dengan sahabat suami anda:

http://www.isna.net/library/hadith/bukhari/062_sbt.html

http://darulislam.info/Hadith_Bukhari-i ... at-62.html

btw, terima kasih atas pernyataan anda yang merupakan "mutiara" cara berpikir muslim: membagi istri dengan teman = bukti aklaq mulia & solidaritas tinggi.
User avatar
curious
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby anti islam » Sun Oct 29, 2006 2:17 pm

Binyok wrote:eh, Kalian jgn berpikir jorok....nabi memiliki bnyk istri krn utk menolong mereka....spy mereka tidak dianggap hina..nabi muhammad sangat Jantan dan gagah....makanya bnyk yg ingin menjadi Istrinya


soalnya kan muh itu impoten..kagak mungkin sempat digilir ama dinikmati momek..belon sempat disis amunisi senjata momek keburu loyo...karena itu momek suka pake main jari pas sang istri lagi mens
anti islam
 
Posts: 706
Joined: Sat Nov 05, 2005 1:51 am

Re: Muslim Berbagi Istri

Postby feodor fathon FF » Mon Oct 30, 2006 9:23 am

curious wrote:Rupanya muslim suka berbagi-bagi istri. Dan bahkan setelah kawin suka berjalan-jalan dengan baju kotor berbekas sperma.

Volume:7 Book :62(Wedlock, Marriage (Nikaah)) Number :10

Narrated Anas bin Malik:

'Abdur-Rahman bin 'Auf came (from Mecca to Medina) and the Prophet made a bond of brotherhood between him and Sad bin Ar-Rabi' Al-Ansari. Al-Ansari had two wives, so he suggested that 'Abdur-Rahman take half, his wives and property. 'Abdur-Rahman replied, "May Allah bless you with your wives and property. Kindly show me the market." So 'Abdur-Rahman went to the market and gained (in bargains) some dried yoghurt and some butter. After a few days the Prophet saw Abdur-Rahman with some yellow stains on his clothes and asked him, "What is that, O 'Abdur-Rahman?" He replied, "I had married an Ansari woman." The Prophet asked, "How much Mahr did you give her?" He replied, "The weight of one (date) stone of gold." The Prophet said, "Offer a banquet, even with one sheep."

Diriwayatkan oleh Anas bin Malik:
'Abdur-Rahman bin 'Auf datang dari Mekka ke Medina dan Nabi membuat ikatan persaudaraanantara dia dan Sad bin Ar-Rabi' A;-Ansari. Al-Ansari punya dua istri, jadi dia menganjurkan kepada Abdul Rahman untuk mengambil separuh, istri-istrinya dan hartanya. Abdur Rahman menjawab, "Semoga allah memberkatimu dengan istri-istri dan hartamu. Tolong tunjukkan padaku di mana pasar." Lalu Abdur Rahman pergi ke pasar dan meraih (dalam tawar-menawar) beberapa yoghurt kering dan mentega. Setelah beberapa hari Nabi melihat Abdur Rahman dengan noda-noda kuning pada pakaiannya dan bertanya padanya, "Apa itu, O Abdur Rahman?" Dia menjawab, "Aku telah mengawini seorang wanita Ansar." NAbi bertanya, "Berapa mas kawin yang kau beri padanya?" Dia menjawab, "Emas seberat satu batu kurma." Nabi berkata, "Beri perjamuan, bahkan dengan satu kambing."

ha ha ..... ini tadinya mau ngebales masalah BABI yah ....
kagak nyambung cah ..... :lol:
pertama ini terjadi pada awal2 hijrah dimana Islam belum diajarkan sempurna kepada para kaum Ansar (madinah) dan Islam pun belum sempurna diturunkan kepada Nabi SAW.
dan lagi pula ini bukan kasus TUKERAN ISTRI MIRIP BABI .... :lol: :lol:

gue cuma mo bilang kagak NGEPECK LO !!!
User avatar
feodor fathon FF
 
Posts: 5105
Joined: Thu Feb 23, 2006 2:26 pm
Location: INDONESIA

Re: Muslim Berbagi Istri

Postby curious » Mon Oct 30, 2006 9:27 am

feodor fathon FF wrote:ha ha ..... ini tadinya mau ngebales masalah BABI yah ....
kagak nyambung cah ..... :lol:
pertama ini terjadi pada awal2 hijrah dimana Islam belum diajarkan sempurna kepada para kaum Ansar (madinah) dan Islam pun belum sempurna diturunkan kepada Nabi SAW.
dan lagi pula ini bukan kasus TUKERAN ISTRI MIRIP BABI .... :lol: :lol:

gue cuma mo bilang kagak NGEPECK LO !!!


waduh waduhhh.... dodor dodor... lama nggak muncul begitu muncul jadi jaka sembung kagak nyambung. BACA TUH JUDULNYA: MUSLIM BERBAGI ISTRI? APAAN NGOMONG BABI? LU PENGEN MAKAN BABI???? ATAU PENGAKUAN SENDIRI BAHWA MUSLIM = BABI????

BACA TUH HADIST? DAN LAP ILERAN LU... NGEPEL OMPOLON LU! BANGUN!!!
User avatar
curious
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Re: Muslim Berbagi Istri

Postby feodor fathon FF » Mon Oct 30, 2006 9:34 am

curious wrote:waduh waduhhh.... dodor dodor... lama nggak muncul begitu muncul jadi jaka sembung kagak nyambung. BACA TUH JUDULNYA: MUSLIM BERBAGI ISTRI? APAAN NGOMONG BABI? LU PENGEN MAKAN BABI????

BACA TUH HADIST? DAN LAP ILERAN LU... NGEPEL OMPOLON LU! BANGUN!!!

dan dari hadits di yg ente sodorin urgensi macam apa yg hendak digulirkan bahkan hanya sebuah moment dimana Nabi baru datang ke Madinah ??...bahkan momen dimana ketika Nabi belum mengajarkan ttg Islam pada kaum Ansar ???? ......

ini mirip kasus ayat anak angkat yg ente sandingkan dng kasus Ibrahim bin Muhammad ??.... teruslah berlaku polos agar hati ini tertawa dng penjelasan mu ..wahai kaum yg lugu :lol:
User avatar
feodor fathon FF
 
Posts: 5105
Joined: Thu Feb 23, 2006 2:26 pm
Location: INDONESIA

Re: Muslim Berbagi Istri

Postby curious » Mon Oct 30, 2006 9:40 am

feodor fathon FF wrote:dan dari hadits di yg ente sodorin urgensi macam apa yg hendak digulirkan bahkan hanya sebuah moment dimana Nabi baru datang ke Madinah ??...bahkan momen dimana ketika Nabi belum mengajarkan ttg Islam pada kaum Ansar ???? ......

ini mirip kasus ayat anak angkat yg ente sandingkan dng kasus Ibrahim bin Muhammad ??.... teruslah berlaku polos agar hati ini tertawa dng penjelasan mu ..wahai kaum yg lugu :lol:


TCK TCK TCK.....
masih belagu lu. di mana ada dikatakan nabi lu baru sampai di medina? lu ngarang-ngarang sendiri. Dan kalaupun benar, dia baru sampai, tidak bisakah dia MELARANG hal itu??? Bukankah dia sebagai nabi mestinya mengajarkan hal yang baik dan melarang hal yang tak baik? dengan tidak melarang dia sudah MENGHALALKAN MEMBAGI ISTRI.
User avatar
curious
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby feodor fathon FF » Mon Oct 30, 2006 10:06 am

he he ...polosnya dirimu ..mana perintah berbaginya ?? pasti salah tafsir hadits lagi mirip adadeh ..... perhatikan kata "dia" .... pasti lo kira itu Nabi yah ??....ha ha ha

Diriwayatkan oleh Anas bin Malik:
'Abdur-Rahman bin 'Auf datang dari Mekka ke Medina dan Nabi membuat ikatan persaudaraanantara dia dan Sad bin Ar-Rabi' A;-Ansari. Al-Ansari punya dua istri, jadi dia menganjurkan kepada Abdul Rahman untuk mengambil separuh, istri-istrinya dan hartanya. Abdur Rahman menjawab, "Semoga allah memberkatimu dengan istri-istri dan hartamu....


hu huuuuuy
User avatar
feodor fathon FF
 
Posts: 5105
Joined: Thu Feb 23, 2006 2:26 pm
Location: INDONESIA

Postby curious » Mon Oct 30, 2006 10:15 am

feodor fathon FF wrote:he he ...polosnya dirimu ..mana perintah berbaginya ?? pasti salah tafsir hadits lagi mirip adadeh ..... perhatikan kata "dia" .... pasti lo kira itu Nabi yah ??....ha ha ha

yang polos tuh dikau yang baru bangun tidur habis ngompol...
siapa pula yang bilang DIA itu nabi. yang pasti nabi lu kan bukan pikun, tuli bisu dan tak sadar lingkungan? jika ada pengikutnya bejad banget oper istri ke teman, masak dia kagak tahu? masak dia nggak bisa bilang heeeiiii tunggu dulu. stop.. .nggak boleh. auloh ntar marah!!!!

atau nabi lu memang tolol, pikun, tuli bisu dan ngorok terus kayak lu? mimpi terus deh dorrr.... ompolon sudah dilap belum?
Last edited by curious on Mon Oct 30, 2006 12:02 pm, edited 1 time in total.
User avatar
curious
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby sergius » Mon Oct 30, 2006 11:57 am

Volume:7 Book :62(Wedlock, Marriage (Nikaah)) Number :10

Narrated Anas bin Malik:

'Abdur-Rahman bin 'Auf came (from Mecca to Medina) and the Prophet made a bond of brotherhood between him and Sad bin Ar-Rabi' Al-Ansari. Al-Ansari had two wives, so he suggested that 'Abdur-Rahman take half, his wives and property. 'Abdur-Rahman replied, "May Allah bless you with your wives and property. Kindly show me the market." So 'Abdur-Rahman went to the market and gained (in bargains) some dried yoghurt and some butter. After a few days the Prophet saw Abdur-Rahman with some yellow stains on his clothes and asked him, "What is that, O 'Abdur-Rahman?" He replied, "I had married an Ansari woman." The Prophet asked, "How much Mahr did you give her?" He replied, "The weight of one (date) stone of gold." The Prophet said, "Offer a banquet, even with one sheep."


Feodor xintink, baca yang bener lah.
Tuh bond of brotherhood diciptakan oleh prophet. Itu yang dicetak tebal kedua menjelaskan kalo Ansari woman yang ditawarkan itu dah diterima oleh si Abdur-Rahman. Menjijikan. Istri hanya lah sebagai pelicin cara dagang. Hina banget dan si prophet gak caci maki dia atau apaan gitu.

Anyway... lu mau bicarakan soal babi? Maksud lu itu gw kali yah. Gimana? Ke forum babi deh, kita lanjutin. Emang gak ada penjelasan logis kenapa babi haram. Dasar ***.... Malah kyk orang kesurupan gitu.
User avatar
sergius
 
Posts: 2063
Joined: Sun Sep 24, 2006 3:46 am
Location: Tzu Chi homebase

Postby feodor fathon FF » Tue Oct 31, 2006 9:02 am

he he ..... makanya hadits kagak bisa lo telen bulat2 macam begono ....
mesti tau ilmu haditsnya ....riwayat pensohihan dsb .... ya gak usah expert dah .... yg penting tau ..

strategi rasulullah di dalam membina sebuah sistem kemasyarakatan emang demikian yaitu MENSAUDARAKAN 2 ORANG MUSLIM. dan ini sekarang di pake di kemiliteran dan kepolisian modern terutama oleh Amerika. seorang prajurit/polisi biasanya diikatkan dng seorang teman (partner) sehidup semati.

dalam perjalanan, ekspedisi, atau bertempur rasulullah senantiasa melakukan ini ....segala urusan teman yg satu menjadi urusan teman yang lain.

nah kasus hadits di atas adalah sepenggal kisah salah seorang sahabat yg dipersaudarakan oleh Rasulullah. saking merasa sodaranya dan tanggungjawab dng partnernya dia rela memberikan istrinya bagi sahabatnya yg satu itu, walaupun kemudian ditolak oleh sahabat tsb. ini adalah sepenggal kisah diluar pengetahuan Nabi.
User avatar
feodor fathon FF
 
Posts: 5105
Joined: Thu Feb 23, 2006 2:26 pm
Location: INDONESIA

Postby sergius » Tue Oct 31, 2006 9:51 am

feodor fathon FF wrote:he he ..... makanya hadits kagak bisa lo telen bulat2 macam begono ....
mesti tau ilmu haditsnya ....riwayat pensohihan dsb .... ya gak usah expert dah .... yg penting tau ..

Kalo ceritain soal Muhammad dan allah, ya mungkin lu bisa berdalih kalo ceritanya gak bisa ditelan bulat2 tapi kalo hadith yang beginian mah dimana pesan tersembunyinya? Ya udeh... Lu kan yang lebih tau dari kita2..... lu jelasin dong..... please.....

feodor fathon FF wrote:strategi rasulullah di dalam membina sebuah sistem kemasyarakatan emang demikian yaitu MENSAUDARAKAN 2 ORANG MUSLIM. dan ini sekarang di pake di kemiliteran dan kepolisian modern terutama oleh Amerika. seorang prajurit/polisi biasanya diikatkan dng seorang teman (partner) sehidup semati.

kepolisian modern amrik ya.... gw blm pernah ke amrik :( . Tapi gw liat di film2 tentang kepolisian amrik, memang ada ikatan semacam partner sehidup semati misalnya dalam polisi patroli yang kadang beda gender tapi mereka dilarang sex sesama partner. Dan tidak saling menawarkan istri sebagai itikat baik persaudaraan. Kalo di militer semua sama kali.... tapi mereka juga tidak saling menawarkan istri. Jangan kan menawarkan.... kadang mereka sampai gak ketemu istrinya sekian lama. Kalo cerita maksiat di hadith itu jelas lah.

feodor fathon FF wrote:dalam perjalanan, ekspedisi, atau bertempur rasulullah senantiasa melakukan ini ....segala urusan teman yg satu menjadi urusan teman yang lain.

Melakukan apa? bond of brotherhood yang seperti diceritakan di hadith itu atau hanya sekedar bond of brotherhood biasa? Kalo yang seperti di hadith itu, berarti emang Prophet lu dah gilak.

feodor fathon FF wrote:nah kasus hadits di atas adalah sepenggal kisah salah seorang sahabat yg dipersaudarakan oleh Rasulullah. saking merasa sodaranya dan tanggungjawab dng partnernya dia rela memberikan istrinya bagi sahabatnya yg satu itu, walaupun kemudian ditolak oleh sahabat tsb. ini adalah sepenggal kisah diluar pengetahuan Nabi.

Kepala lu yang bilang ditolak. Cerita itu masih dalam satu paragraph yang artinya masih bersambung dengan tulisan yang ada di atasnya.

Nih gw copy lagi biar lu gak usah capek2 scroll....

'Abdur-Rahman bin 'Auf came (from Mecca to Medina) and the Prophet made a bond of brotherhood between him and Sad bin Ar-Rabi' Al-Ansari. Al-Ansari had two wives, so he suggested that 'Abdur-Rahman take half, his wives and property. 'Abdur-Rahman replied, "May Allah bless you with your wives and property. Kindly show me the market." So 'Abdur-Rahman went to the market and gained (in bargains) some dried yoghurt and some butter. After a few days the Prophet saw Abdur-Rahman with some yellow stains on his clothes and asked him, "What is that, O 'Abdur-Rahman?" He replied, "I had married an Ansari woman." The Prophet asked, "How much Mahr did you give her?" He replied, "The weight of one (date) stone of gold." The Prophet said, "Offer a banquet, even with one sheep."

Itu "Ansari woman" adalah salah satu istrinya si Sad bin Ar-Rabi' Al-Ansari.

Sebenarnya yang dilakukan si Abdur-Rahman itu dah bagus. Dia dah ksh Mahr pake emas dan si Prophet suruh dia adakan jamuan makan walaupun hanya ada 1 domba.

Yang diherankan di sini adalah cara menawarkan istri dengan alasan bond of brotherhood. Najis. Apa ini juga menjadi basis mengapa muslim diperbolehkan memiliki 4 istri (kalo mampu)? Agar kalo bosan, bisa ditawarkan ke sesama muslim yang sudah dipersaudarakan?
User avatar
sergius
 
Posts: 2063
Joined: Sun Sep 24, 2006 3:46 am
Location: Tzu Chi homebase

Postby kong na'if » Tue Oct 31, 2006 10:43 am

Salam Sejahtra Bang Cur ! ,

Kemarin telah kong sarikan dari kitab Rijal Hoular Rosul atau Karakteristik perihidup
60 Shahabat Rasulullah di karang oleh Khalid Muhammad Khalid .

Dan sekarang kong salinkan juga kisah yang sama disari dari Tafsir Al Azhar di karang
oleh Prof Dr Buya HAMKA .
Beliau menafsirkan Q 29-60 , tentang Iman yang sebenarnya , mengambil contoh dari kisah
yang di riwayat kan oleh Shahabat Nabi Anas bin Malik r.a sbb :

'Abdurahman bin Auf seketika mula datang Hijrah ke Madinah , di persaudarakan Rasulullah
dengan Sa'ad bin Rabi' .

Lalu Sa'ad bin Rabi berkata : " Aku , saudaramu ini terhitung salah seorang yang kaya
dalam kalangan Anshar , dan istriku berdua .
Engkau boleh ambil separo dari dari hartaku buat modalmu berniaga dan engkau boleh pilih
salah seorang dari isteriku . Mana yang engkau sukai akan aku ceraikan. Selepas 'idahnya
boleh engkau kawini dan mulailah hidup disini " .

Padahal 'Abdurahman bin Auf pindah ke Madinah hanyalah membawa badannya saja , tidak ada
yang lain . Tetapi dia telah menjawab kepada saudaranya Sa'ad bin Rabi :

" Moga-moga Allah akan memberikan berkat bagimu dengan harta bendamu dan keluargamu, terima
kasih atas kejujuranmu , wahai ! saudaraku hiduplah dengan berbahagia. Tunjukkan sajalah
kepadaku dimana pasar di Madinah ini , cukuplah bagiku " .

Sa'ad bin Rabi segera menunjukkan pasar, dan mulai hari itu Abdurahman bin Auf memasuki
pasar , membeli barang dan menjual barang atau menerima barang amanah dengan modal kecer
dikan sendiri , sehingga sebulan sesudah itu dia telah kawin dengan seorang perempuan Anshar.

sekian kutipan dari tafsir Al Azhar , selanjutnya datanglah hadis :
http://www.yanabi.com/library/library.cfm?ChapterID=8
Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 83:
Narrated Anas bin Malik:
'Abdur-Rahman bin 'Auf came to Allah's Apostle and he had marks of Sufra (yellow perfume).
Allah's Apostle asked him (about those marks).
'AbdurRahman bin Auf told him that he had married a woman from the Ansar.
The Prophet asked, "How much Mahr did you pay her?" He said,
"I paid gold equal to the weight of a date stone." Allah's Apostle said to him,
"Give a wedding banquet, even if with one sheep."

Begitulah bang yang sebenarnya , kalau Abang gak percaya abang jalan2 ke toko buku lihat
tafsir Al Azhar Juz 21 surat Al 'ankabut (surat ke 29) ayat 60 .

Hadis yang Abang Cur siramkan , betul-betul kelihatan jelas reka perdaya orientalis
barat , untuk mendiskreditkan Agama Islam dan Rasulullah .
Abang dan rekan-rekan memang orang-orang pintar seperti yang abang katakan .

Kalau Kong jelas dari Nick Name nya aja sudah ketahuan Na'if .... Na'if .

Dok ... Dok .... Dok , Tabik Bang ! ,

salam ,
User avatar
kong na'if
 
Posts: 159
Joined: Mon Sep 18, 2006 8:39 am

Postby curious » Tue Oct 31, 2006 10:51 am

Terimakasih kong naif atas ulangan postinganmu untuk keberapa kalinya ya ?

sudah anda check belum link hadist yang diberikan Adadeh & saya sendiri?

sudah jelas hadist yang saya kutip adalah SAHIH sesahih sahihnya. anda boleh mengeliat mengatakan hadsitnya orientalist. silahkan. artinya anda menuduh imam bukhari orientalist. itu sih sudah diluar interest gua kong, silahkan selesaikan dengan mendiang imam bukhari dan keluarganya.

sekali lagi, terima kasih sudah mengkonfirmasikan menurut ajaran islam berbagi istri kepada sahabat adalah pertanda akhlak moral yang tinggi dan solidaritas murni islami.
User avatar
curious
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby billythekid » Tue Oct 31, 2006 11:08 am

ah..sok pinter loe cur....
tetep aje loe nggak bisa menyembunyikan ke-IDIOT-an loe itu.....

salam buat partner gay elo Ali, Adadeh....!!
User avatar
billythekid
 
Posts: 176
Joined: Tue Sep 05, 2006 3:57 pm

Postby curious » Tue Oct 31, 2006 11:12 am

kasihan deh muslim kecacingan membela ajaran setannya :) :) :)
mulai dari membela dengan mengatakan membagi istri pada sohib = aklaq tinggi sampai menuduh hadist palsu. :D :D :D

kagak laku dehhhh...
sudah jelas jelas terbukukan di kumpulan hadist sahih yang jadi panutan muslim sedunia, silahkan membagi istrimu pada sahabatmu jika bujang tak laku...

tuh reggie, kamen, siapa lagi yang tak laku.. minta tuh bininya si momed, bininya si arif. siapa tahu kalo habis dipakai nggak nyessss lagi boleh kau ambil.
User avatar
curious
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby kong na'if » Tue Oct 31, 2006 11:17 am

curious wrote:Terimakasih kong naif atas ulangan postinganmu untuk keberapa kalinya ya ?

sudah anda check belum link hadist yang diberikan Adadeh & saya sendiri?

sudah jelas hadist yang saya kutip adalah SAHIH sesahih sahihnya. anda boleh mengeliat mengatakan hadsitnya orientalist. silahkan. artinya anda menuduh imam bukhari orientalist. itu sih sudah diluar interest gua kong, silahkan selesaikan dengan mendiang imam bukhari dan keluarganya.

sekali lagi, terima kasih sudah mengkonfirmasikan menurut ajaran islam berbagi istri kepada sahabat adalah pertanda akhlak moral yang tinggi dan solidaritas murni islami.


Salam sejahtra Bang Cur ! .

Karep Abang dah ! , link yang dikasih dah di check .
Kong tetap pada pegangan seperti apa yang dah di posting .


Salam
User avatar
kong na'if
 
Posts: 159
Joined: Mon Sep 18, 2006 8:39 am

Postby curious » Tue Oct 31, 2006 11:19 am

cool kong na'if.
saya juga terus berpegang pada hadist sahih di mana seorang ansari menawarkan istrinya kepada sahabatnya yang bujangan. dan nabi islam tidak melarang.

maka WAHAI KAU MUSLIMAH. waspadalah ;)
User avatar
curious
 
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Postby feodor fathon FF » Tue Oct 31, 2006 11:35 am

sergius wrote:Kalo ceritain soal Muhammad dan allah, ya mungkin lu bisa berdalih kalo ceritanya gak bisa ditelan bulat2 tapi kalo hadith yang beginian mah dimana pesan tersembunyinya? Ya udeh... Lu kan yang lebih tau dari kita2..... lu jelasin dong..... please.....

manja ah ...beli bukunya sono....

kepolisian modern amrik ya.... gw blm pernah ke amrik :( . Tapi gw liat di film2 tentang kepolisian amrik, memang ada ikatan semacam partner sehidup semati misalnya dalam polisi patroli yang kadang beda gender tapi mereka dilarang sex sesama partner. Dan tidak saling menawarkan istri sebagai itikat baik persaudaraan. Kalo di militer semua sama kali.... tapi mereka juga tidak saling menawarkan istri. Jangan kan menawarkan.... kadang mereka sampai gak ketemu istrinya sekian lama. Kalo cerita maksiat di hadith itu jelas lah.

dan Nabi pun tidak pernah menyuruh berbagi istri dalam Teknik Persaudaraan ini ....... tolong donk beri ayat atau hadits yg mungkin gue gak tau yg isinya perintah memberi istri kita pd orang lain ...!!!
ayo donk kalo elo emang merasa paling faham dibanding muslim

Melakukan apa? bond of brotherhood yang seperti diceritakan di hadith itu atau hanya sekedar bond of brotherhood biasa? Kalo yang seperti di hadith itu, berarti emang Prophet lu dah gilak.

he he ...udeh dijawab di statement yg di atas ini ....

Kepala lu yang bilang ditolak. Cerita itu masih dalam satu paragraph yang artinya masih bersambung dengan tulisan yang ada di atasnya.

Nih gw copy lagi biar lu gak usah capek2 scroll....

'Abdur-Rahman bin 'Auf came (from Mecca to Medina) and the Prophet made a bond of brotherhood between him and Sad bin Ar-Rabi' Al-Ansari. Al-Ansari had two wives, so he suggested that 'Abdur-Rahman take half, his wives and property. 'Abdur-Rahman replied, "May Allah bless you with your wives and property. Kindly show me the market." So 'Abdur-Rahman went to the market and gained (in bargains) some dried yoghurt and some butter. After a few days the Prophet saw Abdur-Rahman with some yellow stains on his clothes and asked him, "What is that, O 'Abdur-Rahman?" He replied, "I had married an Ansari woman." The Prophet asked, "How much Mahr did you give her?" He replied, "The weight of one (date) stone of gold." The Prophet said, "Offer a banquet, even with one sheep."

Itu "Ansari woman" adalah salah satu istrinya si Sad bin Ar-Rabi' Al-Ansari.

Sebenarnya yang dilakukan si Abdur-Rahman itu dah bagus. Dia dah ksh Mahr pake emas dan si Prophet suruh dia adakan jamuan makan walaupun hanya ada 1 domba.

Yang diherankan di sini adalah cara menawarkan istri dengan alasan bond of brotherhood. Najis. Apa ini juga menjadi basis mengapa muslim diperbolehkan memiliki 4 istri (kalo mampu)? Agar kalo bosan, bisa ditawarkan ke sesama muslim yang sudah dipersaudarakan?

ha ha ha ..... hebat ..hebat ...
wanita Ansar itu cuma ISTRInya Sad bin Ar-Rabi' Al-Ansari. yah ?..... genius ...genius .....he he
:lol:
Last edited by feodor fathon FF on Tue Oct 31, 2006 4:05 pm, edited 1 time in total.
User avatar
feodor fathon FF
 
Posts: 5105
Joined: Thu Feb 23, 2006 2:26 pm
Location: INDONESIA

PreviousNext

Return to Ruang Poligami



Who is online

Users browsing this forum: No registered users