Page 1 of 1

Berdosakah Istri Menolak Dipoligami?

PostPosted: Thu Jul 24, 2008 4:25 am
by United Nation
United Nation wrote:1. Seorang kiyai mempunyai seorang istri yang soleha. Karena nafsu birahi sang kiyai sangat membara, ia hendak mengambil 3 istri tambahan dalam waktu dekat. Jika sang istri pertama menolak untuk dipoligami, berdosakah ia?


jj wrote:Tidak berdosa.
Perkawinan adalah tali hubungan antara pria dan wanita dengan rasa saling menyayangi, bukan paksaan.
Salah satunya berhak untuk memutuskan hubungan jika mereka merasa tidak ada lagi perasaan tsb.


Misal istri pertama tidak mau cerai karena sangat sayang pada suami dan anak2.

Sang suami kegatelan dan pengen cari lubang baru.

Jadi istri pertama TETAP tidak berdosa bila menolak dipoligami walaupun tidak mau cerai oleh suami. Begitu bukan maksud Anda? (ini sebagai konfirmasi karena jawaban Anda kurang jelas)

PostPosted: Thu Jul 24, 2008 12:53 pm
by Eneng Kusnadi
Dosa sih enggak, tapi kalau suami jadi ngadat lantas sedikit dikit jadi tukang gebug, atau suami mentalak istrinya lewat SMS gimana ya?
Kalau dikasih poligami burung suaminya bertengger disarang yang baru terus.
Kasihan muslimah , situasi yang dilematis.
Mangkanya buru buru murtad decccchhhh!

PostPosted: Thu Jul 24, 2008 2:39 pm
by United Nation
Eneng Kusnadi wrote:Dosa sih enggak, tapi kalau suami jadi ngadat lantas sedikit dikit jadi tukang gebug, atau suami mentalak istrinya lewat SMS gimana ya?
Kalau dikasih poligami burung suaminya bertengger disarang yang baru terus.
Kasihan muslimah , situasi yang dilematis.
Mangkanya buru buru murtad decccchhhh!


Neng, bisa kasih ayat pendukungnya?

PostPosted: Thu Jul 24, 2008 10:46 pm
by jj
Salam,
United Nation wrote:Misal istri pertama tidak mau cerai karena sangat sayang pada suami dan anak2.

Sang suami kegatelan dan pengen cari lubang baru.

Jadi istri pertama TETAP tidak berdosa bila menolak dipoligami walaupun tidak mau cerai oleh suami. Begitu bukan maksud Anda? (ini sebagai konfirmasi karena jawaban Anda kurang jelas)


Ya, benar

PostPosted: Thu Jul 24, 2008 10:59 pm
by United Nation
jj wrote:Salam,
United Nation wrote:Misal istri pertama tidak mau cerai karena sangat sayang pada suami dan anak2.

Sang suami kegatelan dan pengen cari lubang baru.

Jadi istri pertama TETAP tidak berdosa bila menolak dipoligami walaupun tidak mau cerai oleh suami. Begitu bukan maksud Anda? (ini sebagai konfirmasi karena jawaban Anda kurang jelas)


Ya, benar


OK. Understood. Topik ini selesai.

PostPosted: Fri Jul 25, 2008 12:04 am
by jj
Salam,

United Nation wrote:
jj wrote:Salam,
United Nation wrote:Misal istri pertama tidak mau cerai karena sangat sayang pada suami dan anak2.

Sang suami kegatelan dan pengen cari lubang baru.

Jadi istri pertama TETAP tidak berdosa bila menolak dipoligami walaupun tidak mau cerai oleh suami. Begitu bukan maksud Anda? (ini sebagai konfirmasi karena jawaban Anda kurang jelas)


Ya, benar


OK. Understood. Topik ini selesai.



Kok tumben... tidak ada sanggahannya...
Tapi baiklah saya akan lanjutkan ke nomer 2.

Salam,

PostPosted: Fri Jul 25, 2008 12:08 am
by United Nation
jj wrote:Salam,

United Nation wrote:
jj wrote:Salam,
United Nation wrote:Misal istri pertama tidak mau cerai karena sangat sayang pada suami dan anak2.

Sang suami kegatelan dan pengen cari lubang baru.

Jadi istri pertama TETAP tidak berdosa bila menolak dipoligami walaupun tidak mau cerai oleh suami. Begitu bukan maksud Anda? (ini sebagai konfirmasi karena jawaban Anda kurang jelas)


Ya, benar


OK. Understood. Topik ini selesai.



Kok tumben... tidak ada sanggahannya...
Tapi baiklah saya akan lanjutkan ke nomer 2.

Salam,


pertanyaan konfirmasi, tidak butuh sanggahan.

Tunggu saja untuk pertanyaan berikutnya. Gue kurang tertarik dengan poligami.

PostPosted: Fri Aug 01, 2008 2:33 pm
by anul_ayam
hehehe...buat UN gk da sanggahan tp udah tau kredibilitas nya yak...

PostPosted: Fri Aug 01, 2008 3:32 pm
by United Nation
anul_ayam wrote:hehehe...buat UN gk da sanggahan tp udah tau kredibilitas nya yak...


bhuwakakakak... i am pretending...