Page 27 of 28

PostPosted: Thu Jun 19, 2008 11:10 pm
by KELIHGO
OLLOH wrote:
KELIHGO wrote::lol: :lol: Aya Jang,tah tinggali nu BOGA ISTRI ngan siji.tinggali atu,bahkan ada yang kagak nikah lagi meski ISTRINYA DAH MENINGGAL,bahkan malah ngurusin anak kandung sama anak angkat.lo mah liatna nu POLIGAMI wae :lol: :lol:


wah berarti kelakuan tuh org lbh mulia dr muhamad ya si nabi yg melegalisasi poligamy, mungkin org itu perlu diangkat jadi nabi kaya ahmadiyah gitu :lol:

:lol: :lol: lo kagak tau jaman NABI aja,dulu mah kagak ada pensiunan JANDA ANGKATAN PERANG, hal yang lakukan NABI MUHAMMAD SAW

Sunnah poligami, seperti didefinisikan Imam Syafi’i, adalah penerapan Nabi SAW atas An-Nisa 2-3 mengenai perlindungan terhadap janda mati dan anak yatim. Jika kita membuka sejarah tentang Nabi Muhammad SAW, Kenyataan yang ditemui, poligami Nabi adalah media untuk menyelesaikan persoalan sosial saat itu.
Kebanyakan dari mereka adalah janda yang suaminya meninggal di medan perang. Karena waktu itu, status sosial seorang janda tergolong ‘hina’ di mata masyarakat. Tujuan Nabi Muhammad menikahi mereka adalah mengangkat harkat dan martabat seorang perempuan. Bukan untuk tujuan biologis, melainkan misi sosial. Dengan kata lain, tujuan utama poligami adalah transformasi sosial.

Kalau elo yang cerdas, itu link diclick, disitu udah gua tulis lengkap pembuktian bahwa Poligami itu sebenarnya wajib... tapi khusus perintah ini ada perkecualian... kalau takut... boleh tidak poligami...


Kikikiki nih yang wajib mah

(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barang siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebaikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.(2;184)

Cing atuh Pinter dikit lah aya2 WAE

PostPosted: Fri Jun 20, 2008 12:45 am
by OLLOH
KELIHGO wrote:
OLLOH wrote:
KELIHGO wrote::lol: :lol: Aya Jang,tah tinggali nu BOGA ISTRI ngan siji.tinggali atu,bahkan ada yang kagak nikah lagi meski ISTRINYA DAH MENINGGAL,bahkan malah ngurusin anak kandung sama anak angkat.lo mah liatna nu POLIGAMI wae :lol: :lol:


wah berarti kelakuan tuh org lbh mulia dr muhamad ya si nabi yg melegalisasi poligamy, mungkin org itu perlu diangkat jadi nabi kaya ahmadiyah gitu :lol:

:lol: :lol: lo kagak tau jaman NABI aja,dulu mah kagak ada pensiunan JANDA ANGKATAN PERANG, hal yang lakukan NABI MUHAMMAD SAW

Sunnah poligami, seperti didefinisikan Imam Syafi’i, adalah penerapan Nabi SAW atas An-Nisa 2-3 mengenai perlindungan terhadap janda mati dan anak yatim. Jika kita membuka sejarah tentang Nabi Muhammad SAW, Kenyataan yang ditemui, poligami Nabi adalah media untuk menyelesaikan persoalan sosial saat itu.
Kebanyakan dari mereka adalah janda yang suaminya meninggal di medan perang. Karena waktu itu, status sosial seorang janda tergolong ‘hina’ di mata masyarakat. Tujuan Nabi Muhammad menikahi mereka adalah mengangkat harkat dan martabat seorang perempuan. Bukan untuk tujuan biologis, melainkan misi sosial. Dengan kata lain, tujuan utama poligami adalah transformasi sosial.

Kalau elo yang cerdas, itu link diclick, disitu udah gua tulis lengkap pembuktian bahwa Poligami itu sebenarnya wajib... tapi khusus perintah ini ada perkecualian... kalau takut... boleh tidak poligami...


Kikikiki nih yang wajib mah

(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barang siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebaikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.(2;184)

Cing atuh Pinter dikit lah aya2 WAE


wah gimana ya ama siapa tuh kalo gak salah yg cuakep trus si nabi besar itu nafsu banget pengen ngawinin tp msh punya suami trus suaminya dipenggal abis litu malem2 lgs dikawin, kalo yg gini2 emang wajib koq :lol:

PostPosted: Fri Jun 20, 2008 11:24 am
by audy_valentine
Itu mah kisahnya si Safiyyah... :lol:
Udah suaminya dibunuh, ama si nabi bandot dipaksa dikawinin, eh kagak dimaharin lagi

PostPosted: Fri Jul 04, 2008 11:02 pm
by stroberi_feat_mukaimut
belum selesai2 poligami yach?:o


kckckckckkc...

PostPosted: Fri Jul 04, 2008 11:33 pm
by audy_valentine
Jawabin aja thread "Indahnya Poligami" tuh. Jelasin ke rekan seukuwah kamu yang doyan banget ama selangkangan

PostPosted: Sat Jul 26, 2008 3:25 am
by stroberi_feat_mukaimut
kenapa ya? laki2 selalu memiliki kekuasaan untuk memberi keputusan...

benar - benar menyedihkan.....

PostPosted: Sat Jul 26, 2008 4:27 am
by audy_valentine
Karena kamu beragama Islam. Karena kamu adalah muslimah. :lol: :lol:
Liat tu si DHS, suaminya berani kelayapan ampe malem? Tidur di keset sono

PostPosted: Mon Jul 28, 2008 3:18 pm
by OLLOH
stroberi_feat_mukaimut wrote:kenapa ya? laki2 selalu memiliki kekuasaan untuk memberi keputusan...

benar - benar menyedihkan.....


krn Tuhan yg memutuskan wekekkeke, sayangnya byk disalahgunakan spt cowo mu itu stro & nabi junjunganmu itu

PostPosted: Mon Jul 28, 2008 3:29 pm
by Allah ta'ala
OLLOH wrote:
stroberi_feat_mukaimut wrote:kenapa ya? laki2 selalu memiliki kekuasaan untuk memberi keputusan...

benar - benar menyedihkan.....


krn Tuhan yg memutuskan wekekkeke, sayangnya byk disalahgunakan spt cowo mu itu stro & nabi junjunganmu itu


Salah bukan Tuhan yang memutuskan.

Tapi Kami lah yang memutuskan.

Aku sama cowo ku. Hihihi
v
v
v
v
v

PostPosted: Thu Aug 07, 2008 10:40 pm
by KELIHGO
stroberi_feat_mukaimut wrote:kenapa ya? laki2 selalu memiliki kekuasaan untuk memberi keputusan...

benar - benar menyedihkan.....


Lah elo kagak pernah baca cerita sejarah NABI MUHAMMAD SAW ketika UMMU SALAMAH mengambil keputusan.http://abihumaid.wordpress.com/2008/06/ ... 80%98anha/

ini juga

Dengan kata lain, perlakukanlah istri-istri kamu dengan perlakuan yang selayaknya. Didalam Ayat 228 surat Al-Baqarah juga terdapat penegasan Allah SWT,

... Dan (sebagaimana lelaki) para perempuan memiliki hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. ...

Selanjutnya, Allah berfirman didalam Surat Al-Baqarah Ayat 233,

Dengan kerelaan keduanya (suami dan istri) dan permusyawaratan.
Bermusyawarah adalah bagian yang sangat penting dalam keimanan dan pelaksanaan amal perbuatan secara Islami. Oleh karenanya perlu diterapkan juga dalam kehidupan rumah-tangga.

Itu mah kisahnya si Safiyyah... Laughing
Udah suaminya dibunuh, ama si nabi bandot dipaksa dikawinin, eh kagak dimaharin lagi


hahahaha protes saja sana sama Saffiyah,saffiyahnya aja yang mau

baca gin yang ini

Bahkan pada kenyataannya, Nabi Muhammad (saw) menawarkan kepadanya kebebasan, seperti terekam dalam:

(An account of how Safiyyah's loyalty was affirmed by the Prophet(P) himself is recorded in Muhammad Husayn Haykal, op. cit., p. 374)

Bahkan pada kenyataannya, Nabi Muhammad (saw) menawarkan kepadanya kebebasan, seperti terekam dalam:

Ia (saw) lalu mengatakan kepada Safiyyah (ra) bahwa ia siap untuk membebaskannya, dan memberikan pilihan kepadanya (ra), yakni tetap menjadi Yahudi dan kembali kepada kaumnya, atau memeluk Islam dan menjadi isteri beliau (saw). Safiyyah (ra) berkata; ‘Aku memilih Allah dan RasulNya,’ lantas menikahlah mereka pada (tempat) pemberhentian pertama dalam perjalanan pulang. (Martin Lings, Muhammad: His Life Based On The Earliest Sources (George Allen & Unwin, 1983), p. 269,)

Perkawinan beliau (saw) dengan Safiyyah (ra) juga mempunyai maksud politik, guna mengurangi rasa permusuhan dan memupuk aliansi dengan sekte-sekte Yahudi di sekitar Arab, khususnya Yastrib (Madinah). John L.Esposito mencatat bahwa:

Adalah sebuah kebiasaan politik bagi kepala-kepala tribal (suku) di Arab, banyak dari mereka melakukan perkawinan bersifat politik dengan maksud memupuk aliansi. Sebagian menikah dikarenakan adanya janda dari sahabatnya yang terbunuh dalam perang dan ada pula yang dikarenakan butuh perlindungan. (John L. Esposito, Islam: The Straight Path, pp. 19-20)

Arti penting dari pernikahan Nabi dengan Safiyyah (ra) adalah sebuah penghargaan besar baginya, tak hanya menjaga martabatnya (ra), namun juga mencegahnya untuk tidak dijadikan budak. Haykal mencatatnya:

Sang Nabi memberikan kepadanya kebebasan lalu menikahinya, mengikuti jejak penguasa besar yang menikahi anak wanita atau isteri dari raja-raja yang di taklukannya, sebagian dimaksudkan untuk meringankan penderitaan mereka sebagian untuk menjaga martabat mereka. (Muhammad Husayn Haykal, The Life of Muhammad (North American Trust Publications, 1976), p. 373)

Dengan menikahi Safiyyah (ra), Sang Nabi bertujuan untuk mengakhiri kebencian dan permusuhan orang-orang Yahudi terhadapnya dan terhadap Islam.( See Muhammad M. as-Sawwaf, Zawjat ar-Rasul at-Tahirat wa Hikmat T'adudihinn, pp. 76-79, Cited in Muhammad Fathi Mus'ad, The Wives of the Prophet Muhammad: Their Strives and Their Lives, p.168)


ya udah deh fir,kalau masalah SUAMINYA yang penghianat hukuman apa yang pantas bagi penghianat,wah kalau jaman perang penghianat kagak dihukum Mati mah kapan Negara ini jadi MERDEKA

:lol:

PostPosted: Mon Aug 11, 2008 7:53 am
by kutukupret
stroberi_feat_mukaimut wrote:kenapa ya? laki2 selalu memiliki kekuasaan untuk memberi keputusan...

benar - benar menyedihkan.....


Karena Auwloh SWT yang memustuskan. protes sono ama tuh Auwloh

PostPosted: Tue Aug 12, 2008 9:32 pm
by rey miyabio
wah ternyata seru juga ya masalah poligami itu...
aku yg kafir ini jadi tertarik ma ajaran islam...
poligami = legalisasi perselingkuhan...
mungin enak jg punya istri 4...apalagi kalo salah satunya masi berumur 9 tahunan...
ibarat buah yg belum mateng, bisa dikarbit...

PostPosted: Mon Sep 08, 2008 8:36 am
by stroberi_feat_mukaimut
poligami, bukan satu tujuan untuk menuju ke surga (Iming - iming buat para wanita muslim)...


tapi tetep sunnah, ya boleh tidak mengikutinya.

PostPosted: Mon Sep 08, 2008 11:08 am
by fenomena
stroberi_feat_mukaimut wrote:poligami, bukan satu tujuan untuk menuju ke surga (Iming - iming buat para wanita muslim)...


tapi tetep sunnah, ya boleh tidak mengikutinya.


Tapi kalau kamu mau dipoligami maka jalan kamu ke syurganya muslim akan menjadi lebih lebar dan kamu akan punya profesi yang terhormat di syurga yaitu jadi germo para bidadari.

PostPosted: Mon Sep 08, 2008 6:44 pm
by stroberi_feat_mukaimut
@FENOMENA:

Pertanyaannya sekarang adalah, :

1. Adakah germo di surga?

PostPosted: Tue Sep 09, 2008 11:21 pm
by KELIHGO
stroberi_feat_mukaimut wrote:poligami, bukan satu tujuan untuk menuju ke surga (Iming - iming buat para wanita muslim)...


tapi tetep sunnah, ya boleh tidak mengikutinya.
woooi bukan sunnah,diperbolehkan.

PostPosted: Thu Sep 18, 2008 12:48 pm
by stroberi_feat_mukaimut
sami mawon.....

PostPosted: Fri Sep 19, 2008 3:14 am
by MometGarong
muslim, di dunia boleh poligami dapat 4 istri, di surga dapat cewek lebih banyak lg, 72 bidadari coy.

kasian bener ya muslimah tak punya hak yg sama dgn muslim

PostPosted: Wed Oct 01, 2008 6:29 pm
by KIMPOEL
stroberi_feat_mukaimut wrote:@FENOMENA:

Pertanyaannya sekarang adalah, :

1. Adakah germo di surga?


Menurut saya ada dan posisi itu sudah terisi oleh momed, karena insting dagang dia kan tajam, dia pasti cekatan menangkap kesempatan emas menjadi germo di surga islam .... Di dunia si momed bisnis perampokan, penjarahan dan pembunuhan, di surga islam dia bisnis LENDIR ... :D

PostPosted: Tue Oct 07, 2008 8:11 pm
by je_prince97
stroberi_feat_mukaimut wrote:Bukan gitu, maksud saya...

maksud dari postingan itu adalah supaya para lelaki tidak begitu mudah jatuh cinta dan kawin berkali - kali untuk mendapatkan wanita2 cantik krn dia merasa punya duit, pacar saya tadi marah2 pas stro bilang nentang poligami en mau dibuat novel penentangan poligami,

katanya melanggar qur'an, stro akhirnya cuma bisa diam aja g bisa jawab apa2.

terus tadi aku sms dia, km kalo udah kaya mau kawin lagi ya? sekarang lo lagi g berduit sama stro, pas ntar kaya nikah ampe 3 kali ya?

terus tadi dia jawab,"Ga perlu dijawab, krn itu cuma perandai - andaian saja, lagi pula itu susah g gampang asal nikah gitu". katanya.

@Fenomena: pikiran bolak - balik, yg lain stro dukung muslim, kapan stro pernah debat poligami semenjak mpok tinem hilang????

ini adalah kelanjutan debat dengan mpok tinem yg pertama kali stro g lanjutin lagi krn merasa tak bisa menjawab dan dengan terpaksa mendukung poligami.

pacar stro jg bilang gini, pas stro nanya,"Khan kebanyakan cewe dirugikan gara2 poligami?"

dia jawab,"Emang begitu kan kodratnya? yang berkewajiban mencari nafkah siapa? wanita kan g berkewajiban cari uang?"

aku jawab,"Memangnya wanita cuma bisa buat tidur doang? g mikir perasaannya? wanita sekarang jg bisa kerja dan cari uang."

dia jawab,"Tapi kan itu g wajib?"

menurut pemikiran pacar stro adalah,"Karena si lelaki berkwajiban mencari nafkah dan menghidupi istri maka dia boleh berpoligami suatu saat, jika dia telah kaya raya. padahal perjuangan istri pertama begitu berat.


Honey, ini ada sedikit saran buat kamu.

Selama kamu masih nyangkut di dalam islam (yang artinya sendiri adalah penundukan), maka kamu akan mengalami resiko berat membuang seluruh masa depan yang cerah karena diincer buat dipoligami. Kamu mau nolak kaya apa, dalam islam poligami itu dianggap sunnah, halal hukumnya (bagi saya sih haram jadah).

Dan, dalam islam wanita itu sangat dilecehkan sekali. Kalo mau tahu why, baca terjemahan alquran dan haditz. Tapi ga usah jauh2, wanita diciptakan dari tulang rusuk Adam, ini alasannya:

1. Tidak dari kepala, supaya perempuan tidak menindas lelaki.
2. Tidak dari kaki, supaya lelaki tidak menindas perempuan.
3. Dari tulang rusuk, sebab wanita itu adalah penolong lelaki yang
sepadan. Artinya pantas dan sejajar.

Dalam islam perempuan harus pake jilbab dan baju yang menurut saya sangat mengganggu pemandangan (maaf ini pendapat saya, sory kalo tersungging :) ).
Kenapa mengganggu? Karena wanita harus menutupi seluruh tubuhnya, menderita kepanasan, kekurangan oksigen yang dibutuhkan tubuh, dan segala ketidaknyamanan yang dirasakan para wanita berjilbab. Kalo anda tak masalah dengan itu, saya tak bisa ngomong dah.

Menghina keindahan ciptaan Tuhan, kenapa? Karena para lelaki dalam islam menganggap wanita tidak lebih dari obyek sekz semata. Jadi kalo ga ditutupin, bakal tegak sepanjang hari. Lalu dengan alasan supaya tidk berzinah, dikawinin aja sekalian. Sunnah katanya :twisted: