.

Apa arti ADIL dlm berPOLIGAMI?

Seputar pro dan kontra poligami dalam ajaran Islam.

Postby talenta » Wed Apr 02, 2008 6:15 pm

nayagenggong wrote:tolong dong muslim pada lihat catatan kaki pada ayat koran tsb
apa sih arti adil?


CATATAN TANGAN saja TIDAK DIBACA dan DIPAHAMI dengan baik apalagi Catatan Kaki :)
User avatar
talenta
 
Posts: 1761
Joined: Mon Feb 11, 2008 7:27 am
Location: NKRI

Postby Sukhoi 150 » Wed Apr 02, 2008 9:43 pm

@taLenta
haLo musLimah… hehehe.. maap kLo saya cap anda sebagai musLimah. Saya ingin meLayani permainan anda sapa tau saya jadi murtad.

Anda kan biLang adiL secara materi adaLah mudah.
Trus adiL bathin gimana?

Bathinnya si istri? Saya tidak tahu waLaupun mungkin dia biL its oke…
Bathinnya Saya? saya tetep takut menyakiti istri2 saya. oLeh karena itu saya tidak poLigami.

Tetapi gimana kLo ada cewe yang mau dimadu sama saya… dan kebetuLan sy pernah kejadian bertemu cewe seperti itu. kebetuLan saya dikaruniai muka ganteng dan kaya raya. Mungkin gara2 itu saya jadi mudah berpoLigami.

Tapi waLaupun demikian saya takut menyakiti ego nya.

Trus gimana dengan kasus RasuL? Apakah RasuL itu ganteng dan kaya raya?

Wah kaLo ganteng sih… pasti gantengLah… pria Arab gituLoch! Tapi kLo kaya raya? Sy gak tau kLo RasuL kaya raya.

Trus knp cewe2 pada mau ama RasuL yak? Apa karena dipaksa?

Buat sy sih mungkin bisa2nya rayuan RasuL aja… bisa gaet banyak cewe… RasuL buat saya kadang seperti SeLebriti… saya jadi ingat konser the beatLes di inggris… Cewe2 pada histeris ngeLiat Cowo2 maen musik… saya jadi berpikiran dan bertanya… mungkin cewe2 histeris ini mau di madu sama PauL Mcartney. Ganteng kaya raya… dan tetep bisa ngaceng. hihihihihihihihi

Whats next?
User avatar
Sukhoi 150
 
Posts: 241
Joined: Thu Feb 28, 2008 1:22 am
Location: cinere

Postby window_flower » Thu Apr 03, 2008 1:02 am

mungkin cw2 pada mau karena kepaksa..
contoh: anak kecil di bawah umur aja udah dinikahin, gimana cara dia bisa nolak, coba..? :lol:

ohya, teman2 ffi, ada satu lagi kabar gembira..
ini dari ibu saya beberapa minggu yang lalu..
rekan ibu saya di kantor bilang bahwa ada putri tetangganya (kisah nyata di kota b****** di daerah a*******) yang akhirnya memutuskan untuk murtad karena takut nantinya dipoligami.. apalagi setelah melihat aa gym berpoligami dengan terang2an, dia milih keluar dari islam karena dia takut kalo nanti dipoligami oleh suaminya dengan alasan dibenarkan oleh ajaran agama..
dan kabar terakhir yang saya dengar, dia mulai rajin ikut ibadah agama lain yang di dalamnya menentang poligami.. :)
sayapun sebenernya pengen kenalan lebih lanjut dengan cw ini, tapi sayang sekali waktu n kesempatan belum memungkinkan..


salam,
User avatar
window_flower
 
Posts: 204
Joined: Mon Mar 31, 2008 1:24 am
Location: earth

Postby Sukhoi 150 » Thu Apr 03, 2008 5:10 am

@window_fLower

Gw setuju ama jaLan pemikiran lo… tapi apa lo mau berhenti sampai disini saja?
Pernahkah lo berpikiran “bener ga sih aisyah secara bathin kepaksa nikah?”

Apa definisi terpaksa? Kepaksa?
User avatar
Sukhoi 150
 
Posts: 241
Joined: Thu Feb 28, 2008 1:22 am
Location: cinere

Postby talenta » Thu Apr 03, 2008 9:32 am

Sukhoi 150 wrote:@taLenta
haLo musLimah… hehehe.. maap kLo saya cap anda sebagai musLimah. Saya ingin meLayani permainan anda sapa tau saya jadi murtad


Hallo Ikhwan....bakwan.com

Anda kan biLang adiL secara materi adaLah mudah.
Trus adiL bathin gimana?

Sukhoi 150 wrote:Whats next?


Next....Sukhoi150 dan Sukhoi 150...is it same stupid person ?

Saya selalu menyertakan dalam pertanyaan saya buat anda dengan "MOHON DILENGKAPI dengan DALIL" tetapi sampai detik ini...tak pernah ada satu-pun anda menyertakan itu. Jadi dasar anda menyangkal - menyatakan argumentasi itu apa ?
Dan anda akan SELALU menyatakan "TOLONG ANDA SEBUTKAN AYAT APA NANTI KITA BAHAS BERSAMA-SAMA" Jadi saya rasa saya berdiskusi dengan orang yang CAKAP BERBICARA tetapi MINUS "KOLEKSI" AYAT.

TERAKHIR :
Apalagi alasan yang akan engkau berikan mengenai KOK BINI SI MUHAMMAD lebih dari 4 ? .... itu saja

PS : kalau dalam jawaban anda ini juga TETAP tidak menyertakan DALIL apapun untuk memperkuat argumentasi anda....saya QUIT.
User avatar
talenta
 
Posts: 1761
Joined: Mon Feb 11, 2008 7:27 am
Location: NKRI

Postby window_flower » Thu Apr 03, 2008 1:44 pm

@ sukhoi
trims n salam kenal..

pernahkan gw berfikir bahwa secara bathin aisyah terpaksa nikah? (kepaksa ya memang secara bathin.. ikhlas/ngga ikhlas kan bentuknya abstrak) oh, tentu, makanya gw buat posting sebelumnya.. kepastian 100% nya memang harus ditanya sama aisyah sendiri.. :lol:
tapi akal dan nurani gw bilang kalo ada anak kecil di bawah umur, belum dapat haid pertama sekalipun, sudah dinikahi.. gw tidak ragu2 bilang itu paksaan, dilihat dari sudut pandang manapun.. karena pastilah yang memutuskan bukan dia (si anak kecil itu) tetapi orang yang lebih berkuasa dari dia..
lo mau gw buat polling sekalian? :wink:

berikut definisi kata "terpaksa"..
forced
1. not natural or spontaneous, but produced by an act of will

tidak alami/ah atau spontan, tetapi dihasilkan oleh suatu tindak keinginan (seseorang atau suatu kelompok)
anak sekecil itu tidak menikah karena keinginannya sendiri, tetapi keinginan muhammad dan/bapaknya..
2. not done voluntarily but out of necessity
tidak dilakukan secara sukarela, tetapi karena keharusan/kewajiban
anak umur segitu ya belum ngerti kata sukarela, yang jelas dia harus manut sama bapaknya.. apalagi bapaknya wajib manut sama keinginan pimpinannya..
3. done because somebody who has power requires it
dilakukan karena seseorang yang punya kuasa memintanya
pernikahan dengan anak kecil dilakukan karena muhammad, yang saat itu punya kekuasaan diktator, memintanya.. period!

menurut gw sih gitu.. :D mohon maaf kalo gw salah.. dan trims atas maafnya..
okey.. sudah ya.. gw khawatir kalo terlalu jauh dari ini nanti malah menyimpang dari topik yang sebenarnya.. lagian udah ada room lain yang membahas muhammad nikahin anak kecil ini.. (jangan bilang lo belom kesana.. :x )

@ moderator
mod, maaf kalo gw oot.. sumpah deh, cuma jawab pertanyaan sukhoi doang..
trims..

regards,
User avatar
window_flower
 
Posts: 204
Joined: Mon Mar 31, 2008 1:24 am
Location: earth

Postby Nurlela » Thu Apr 03, 2008 2:15 pm

window_flower wrote:mungkin cw2 pada mau karena kepaksa..
contoh: anak kecil di bawah umur aja udah dinikahin, gimana cara dia bisa nolak, coba..? :lol:

ohya, teman2 ffi, ada satu lagi kabar gembira..
ini dari ibu saya beberapa minggu yang lalu..
rekan ibu saya di kantor bilang bahwa ada putri tetangganya (kisah nyata di kota b****** di daerah a*******) yang akhirnya memutuskan untuk murtad karena takut nantinya dipoligami.. apalagi setelah melihat aa gym berpoligami dengan terang2an, dia milih keluar dari islam karena dia takut kalo nanti dipoligami oleh suaminya dengan alasan dibenarkan oleh ajaran agama..
dan kabar terakhir yang saya dengar, dia mulai rajin ikut ibadah agama lain yang di dalamnya menentang poligami.. :)
sayapun sebenernya pengen kenalan lebih lanjut dengan cw ini, tapi sayang sekali waktu n kesempatan belum memungkinkan..


salam,


Alhamdulilah, akhirnya banyak muslimah yang murtad karena takut di-poligami. Hayo ..... siapa lagi muslimah yang menyusul murtad ?
User avatar
Nurlela
 
Posts: 994
Joined: Wed Feb 14, 2007 8:50 am
Location: Earth

Postby Zamieback » Mon Apr 07, 2008 7:08 pm

yup siapa lagie yang mau berpaling yoyoyoyoyoy
duh tapi dipikir dulu klo adil tuh menurut siapa ya?,klo yang lain mengatakan adil dan yg lain pasti mengatakan tidak,buku ini mengatakan adil buku yg lain mengatakan
tidak,pikir dulu aja,hukum ini mengatakan adil hukum yg lain mengatakan tidak,,pikir dulu aja,mmmmm
sepertinya dilihatnya dari kemampuan ,td adil....,skr mampu......disini mampu apa?
heheh mampu dari materi sehingga tinggal berbagie harta kekayaan,tapi tidak tenang...!apalagie miskin bisa disebut mampu,punya satu istri,mampu materi,tapi tidak tenang hidup...sama,klo masih tetap tidak tenang jiwa,masuk...!sepertinya tidak masuk,mmmm

adil: menurut sapa?
mampu: mampu yg mana?
tenang jiwa: menurut sapa?

kata yang suka narkoba,"tenang jiwa"
Zamieback
 
Posts: 6
Joined: Sun Mar 23, 2008 3:09 pm

Postby window_flower » Mon Apr 07, 2008 10:51 pm

Alhamdulilah, akhirnya banyak muslimah yang murtad karena takut di-poligami. Hayo ..... siapa lagi muslimah yang menyusul murtad ?

si stro sebentar lagi nyusul, kali.. die lagi cari petunjuk dulu, sholat istikharah.. :lol: :lol: :lol:

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 715#318715[/u]
User avatar
window_flower
 
Posts: 204
Joined: Mon Mar 31, 2008 1:24 am
Location: earth

Postby OLLOH » Thu Apr 17, 2008 10:35 am

Sukhoi 150 wrote:@taLenta
haLo musLimah… hehehe.. maap kLo saya cap anda sebagai musLimah. Saya ingin meLayani permainan anda sapa tau saya jadi murtad.

Anda kan biLang adiL secara materi adaLah mudah.
Trus adiL bathin gimana?

Bathinnya si istri? Saya tidak tahu waLaupun mungkin dia biL its oke…
Bathinnya Saya? saya tetep takut menyakiti istri2 saya. oLeh karena itu saya tidak poLigami.

Tetapi gimana kLo ada cewe yang mau dimadu sama saya… dan kebetuLan sy pernah kejadian bertemu cewe seperti itu. kebetuLan saya dikaruniai muka ganteng dan kaya raya. Mungkin gara2 itu saya jadi mudah berpoLigami.

Tapi waLaupun demikian saya takut menyakiti ego nya.

Trus gimana dengan kasus RasuL? Apakah RasuL itu ganteng dan kaya raya?

Wah kaLo ganteng sih… pasti gantengLah… pria Arab gituLoch! Tapi kLo kaya raya? Sy gak tau kLo RasuL kaya raya.

Trus knp cewe2 pada mau ama RasuL yak? Apa karena dipaksa?

Buat sy sih mungkin bisa2nya rayuan RasuL aja… bisa gaet banyak cewe… RasuL buat saya kadang seperti SeLebriti… saya jadi ingat konser the beatLes di inggris… Cewe2 pada histeris ngeLiat Cowo2 maen musik… saya jadi berpikiran dan bertanya… mungkin cewe2 histeris ini mau di madu sama PauL Mcartney. Ganteng kaya raya… dan tetep bisa ngaceng. hihihihihihihihi

Whats next?


maksud loe kaya mayangsari yg rela dimadu demi trilluyan rupiah???pasti byk lah org kaya gitu di indo

kalo mohammed byk istri & mrk semua rela dikawinin???coba loe browsing2 dulu deh di ffi ini hehehhe
OLLOH
 
Posts: 470
Joined: Fri Apr 04, 2008 9:51 am

Postby nayagenggong » Thu Apr 17, 2008 12:16 pm

ihihi
susah ya slim?
coba buka kamus
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Postby Foxhound » Thu Apr 17, 2008 5:09 pm

Di Islam, PP sendiri sudah menyampaikan, tidak ada kasih sayang dalam perkawinan. Adil dalam poligami bukan dalam hal kasih sayang, tapi jatah.

Pembawa Pedang wrote:sehingga poligami ttp boleh karena tidak disyaratkan harus adil dlm urusan kasih sayang..


Kalau poligami tidak diisyaratkan harus adil dalam urusan kasih sayang. Berarti menikah juga bukan dilandasi rasa kasih sayang.

Jadi pernikahan di dalam Islam, bukan lagi menyangkut romantisme, tetapi lebih seperti pemenuhan kewajiban karena sudah menikah. Atau mungkin, cuma supaya manusia tidak punah saja. Saya jadi heran, apa arti pernikahan di dalam islam lantas?
User avatar
Foxhound
 
Posts: 5450
Joined: Sun Mar 18, 2007 6:02 pm
Location: FFI

Postby audy_valentine » Thu Apr 17, 2008 6:18 pm

PP abis berantem ama si stro tuh di thread sebelah gara-gara poligami
User avatar
audy_valentine
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby stroberi_feat_mukaimut » Fri Apr 18, 2008 8:55 am

Suatu hari, istri Thufail akan menyesal atas apa yg baru saja dia katakan.

namun, istri thufail ta mampu berbuat apa2 krn dia tak bekerja dan harus mengurusi anaknya.

kaum cowok ini, menyebalkan sekali...

kl tentang poligami...
User avatar
stroberi_feat_mukaimut
 
Posts: 483
Joined: Sat Oct 13, 2007 7:14 pm

Postby nayagenggong » Fri Apr 18, 2008 12:24 pm

stroberi_feat_mukaimut wrote:kaum cowok ini, menyebalkan sekali...
kl tentang poligami...


ana ndak termasuk
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Postby audy_valentine » Fri Apr 18, 2008 1:04 pm

Suami saya tidak menyebalkan tuh, dia tau diri untuk tidak menyakiti hati istrinya, dia tau diri tidak meninggalkan trauma kepada anaknya...

Berbeda sekali dengan para muslim bandotan yang otaknya sudah pindah tempat ke selangkangan
User avatar
audy_valentine
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby window_flower » Fri Apr 18, 2008 4:34 pm

Suatu hari, istri Thufail akan menyesal atas apa yg baru saja dia katakan.

namun, istri thufail ta mampu berbuat apa2 krn dia tak bekerja dan harus mengurusi anaknya.

kaum cowok ini, menyebalkan sekali...

kl tentang poligami...

ralat.. kaum muslim kali, stro.. :lol:


_________________
SYa sudahlah, wanita memang penghuni neraka paling banyak. Tidak mendukung poligami salah, daripada munafik, ternyata malah dihujat balik. Neraka deh, tempatnya stro..bareng sama orang2 terlaknat. Sedang lelaki yang menyakiti hati wanita ada di surga, adil tidak sih?

retoris.. semuanya juga jawab ngga adil..
so.. kenapa lo masih bebal?? nyadar, stro..


regards,
User avatar
window_flower
 
Posts: 204
Joined: Mon Mar 31, 2008 1:24 am
Location: earth

Postby Adadeh » Sat Apr 19, 2008 4:05 am

Pembawa Pedang wrote:sehingga poligami ttp boleh karena tidak disyaratkan harus adil dlm urusan kasih sayang..


Pembawa Pedang sudah jujur mengungkapkan poligami dalam Islam yang sebenarnya. Memang benar pernyataannya. Dalam perkawinan Islam, keadilan kasih sayang bukan syarat poligami. PP mengaku menghormati wanita, tapi kehormatan wanita dalam Islam ternyata sungguh berbeda dengan pengertian manusia waras pada umumnya. Dalam dunia kafir, jika suami menghormati istri, maka dia akan berusaha setia dan tidak menduakan istrinya, apalagi menikahi wanita lain. Tapi Islam sendiri juga tidak menyuruh suami Muslim untuk menghormati istrinya dalam perkawinan. Lalu apakah sebenarnya arti perkawinan dalam Islam?

Dalam Islam, perkawinan hanya kontrak seks belaka, dengan pembayaran mahr dari Muslim agar bisa dengan halal ngeseks dengan istrinya. Tiada unsur kasih sayang, sebab istri hanyalah obyek seks milik suami, yang derajatnya setara dengan binatang ternak, dan tugasnya adalah melayani suami sambil tak lupa melahirkan bayi2 Muslim. Dalam khotbah terakhirnya, Muhammad menyamakan wanita dengan binatang ternak. Tabari (IX:113) mencatat (dikutip oleh Winn, 2004, hal. 557) “Perlakukan wanita dengan baik karena mereka seperti binatang2 piaraan dan mereka tidak memiliki apapun. Allah telah menghalalkan untuk menikmati tubuh2 mereka dalam Qur’an-Nya.”
Hal yang sama juga bisa dilihat di Sunaan Abu Dawud 11.2155: Wanita2, budak2 dan unta2 adalah sama semua; harus mencari perlindungan Allah dari mereka semua ini.

Nah, sekarang semuanya kembali kepada para Muslimah.

Wahai para Muslimah, Islam menuntut kau berpendapat berdasarkan pikiran Muhammad, dan bukannya berdasarkan akal sehat, nalar, nurani, bahkan perasaanmu sendiri. Singkatnya, dalam Islam, kau terlalu **** untuk menilai sendiri, sehingga harus menyerahkan semua keputusan di tangan Muhammad. Pikirkan sendiri dan renungkan baik2 apakah kau memang begitu rendah dan **** sehingga:
1. tidak bisa menilai apakah keadilan
2. harus menerima saja ketidak-adilan dalam perkawinan Islam
3. sebagai manusia yang utuh dan hakiki ternyata kau tidak berhak mendapatkan keadilan dalam perkawinan
4. menerima saja derajatmu begitu direndahkan dalam Islam
5. Islam menetapkan nasibmu di surga dan neraka berdasarkan ketaatanmu pada suamimu padahal sudah jelas Islam memperbolehkannya memperlakukan dirimu tanpa keadilan dan kasih sayang

Pria Muslim mengatakan bahwa Allah SWT tentunya lebih tahu tentang kedudukan dan nasib wanita dalam Islam, sehingga Allah SWT tidak mungkin berlaku tidak adil terhadap wanita. Ingatlah, wahai para Muslimah, bahwa yang mengatakan itu adalah kaum pria. Yang menetapkan aturan Islam adalah Muhammad, pria yang doyan ngeseks dan istrinya lebih dari 20 biji, belum ditambah gundik2 seksnya juga. Dia bahkan menghalalkan jihadis Muslim ngeseks dengan tawanan2 wanita kafir di hadapan suami2 kafir mereka sekalipun!! Kalau kalian tidak percaya, silakan lihat hadis ini:
Hadis Abu Dawud (2150):
"The Apostle of Allah (may peace be upon him) sent a military expedition to Awtas on the occasion of the battle of Hunain. They met their enemy and fought with them. They defeated them and took them captives. Some of the Companions of the Apostle of Allah (may peace be upon him) were reluctant to have intercourse with the female captives in the presence of their husbands who were unbelievers. So Allah, the Exalted, sent down the Qur’anic verse: (Sura 4:24) 'And all married women (are forbidden) unto you save those (captives) whom your right hands possess.'"
terjemahan:
Rasul allah mengutus ekspedisi militer ke Awtas pada saat perang Hunain. Mereka bertemu dengan musuh dan bertempur dengan mereka. Mereka mengalahkan musuh dan mengambil mereka sebagai tawanan. Beberapa teman rasul allah enggan berhubungan seks dengan wanita tawanan di depan suami mereka yang kafir. Maka allah mengirimkan ayat quran sura 4:24. "Dan (diharamkan) bagimu kecuali mereka (tawanan) yang kamu miliki."
Bayangin, para Muslim itu ragu untuk memperkosa wanita di hadapan suami mereka, tapi Allah malah mengijinkannya.

Bayangkan!! Q 4:24 ternyata diwahyukan agar para jihadis Muslim tidak ragu2 untuk menyetubuhi tawanan2 wanita kafir di hadapan suami2 kafirnya!!
Wahai para Muslimah, tanyakan sendiri pada dirimu, moral pria seperti apakah yang sanggup menetapkan hukum moral serendah ini!!

Tanyakan pada dirimu sendiri: SAMPAI SEJAUH MANAKAH ISLAM DAPAT MEMPERENDAH DIRIMU SEBELUM KAU SANGGUP MENGAMBIL KEPUTUSAN MEMPERTANYAKAN ISLAM, MUHAMMAD, DAN AJARAN POLIGAMINYA??

Pembawa Pedang bisa dengan seenaknya menulis poligami ttp boleh karena tidak disyaratkan harus adil dlm urusan kasih sayang karena dia adalah PRIA MUSLIM yang tidak akan pernah merasakan sakitnya dimadu, dipoligami, didiskriminasi, diacuhkan, dll. Hal ini sama seperti Muhammad yang bisa seenaknya saja membuat aturan poligami, menghalalkan menikah dengan istri anak angkat sendiri, menyamakan wanita dengan ternak, karena dia tidak usah mengalami segala hal2 yang tidak enak itu.

Keadilan baru terjadi jika sang pembuat hukum harus merasakan penerapan hukumnya sendiri. Hal ini baru bisa terjadi jika ada kesetaraan kedudukan antara pembuat hukum dan pelaku hukum. Tapi sayangnya, dalam Islam tiada kesetaraan kedudukan antara pria dan wanita, antara suami dan istri. Islam adalah hukum rimba di mana yang kuat (pria, Muslim) halal menindas yang lemah (wanita, Muslimah).
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby audy_valentine » Sat Apr 19, 2008 7:52 am

Muslimah sih udah tau kalo nabi dan agamanya itu bejad

Tapi herannya mereka masih nyangkuuuut aja di agama bejat itu
Maklum udah dibrainwash dari kecil sih
User avatar
audy_valentine
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Previous

Return to Ruang Poligami



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron