.

Kiriman Uang TKI Lebih Besar dari PAD Madiun

Membahas pengalaman kerja orang di SAUDI pada umumnya dan kasus2 penganiayaan
terhdp TKW asal Indonesia di Malaysia, Saudi, pada khususnya.

Kiriman Uang TKI Lebih Besar dari PAD Madiun

Postby daniel-ntl » Fri Sep 19, 2008 8:57 am

Kamis, 18/09/2008 16:18 WIB
Kiriman Uang TKI Lebih Besar dari PAD Madiun
Didi Syafirdi - detikNews
Madiun - Pengiriman uang dari TKI di Kabupaten Madiun ternyata lebih besar dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten tersebut. Hal ini dinilai baik karena dapat memajukan perekonomian Madiun.

"Tahun 2008 mencapai Rp 70 miliar dihasilkan dari TKI, sedangkan PAD Kabupaten Madiun hanya Rp 26 miliar," ujar Bupati Kabupaten Madiun Muhtarom.

Hal ini disampaikan Muhtarom di sela-sela pembicaraannya dengan Kepala BNP2TKI M Jumhur Hidayat di Pendopo Bupati Madiun, Jawa Timur, Kamis (17/9/2008).

Diakui, Mutarom, besarnya kiriman uang oleh TKI pada setiap tahunnya, membuat pemerintah menjadikan bidang ketenagakerjaan khususnya untuk luar negeri sebagai skala prioritas Pemda.

"Ketenagakerjaan menjadi skala prioritas yang akan kami pacu, terutama dalam peningkatan sumber daya manusia," katanya.

Muhtarom mengatakan, saat ini terdapat 45 ribu pengangguran di Kabupaten Madiun. Hal itu karena lapangan kerja sedikit.

"Makanya kebanyakan perempuan di Madiun jadi TKI, baik sektor formal atau informal," ungkapnya.

Selain itu, Muhtarom juga mengajak para TKI yang berhasil untuk membantu mengerakkan roda perekonomian Kabupaten Madiun dengan cara membuat home industri. "Kegiatan ini otomatis akan mengurangi angka pengangguran di Madiun," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat menyatakan, dukungannya terhadap program Pemda Kabupaten Madiun untuk menjadikan TKI yang berkualitas dan mandiri.

"Banyaknya perputaran uang yang dihasilkan oleh TKI, secara otomatis dapat menyejahterakan masyarakat di daerah tersebut," pungkasnya.(did/ken)

tapi gimana perlindungan TKI-nya???
daniel-ntl
 
Posts: 1676
Joined: Mon Mar 31, 2008 2:03 pm

Return to Ruang TKW Indonesia



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron