.

TKW Gantung Diri?

Membahas pengalaman kerja orang di SAUDI pada umumnya dan kasus2 penganiayaan
terhdp TKW asal Indonesia di Malaysia, Saudi, pada khususnya.

TKW Gantung Diri?

Postby Adadeh » Sat Feb 18, 2006 7:22 am

http://www.indomedia.com/bernas/032001/ ... 12jat2.htm
Ngatirah, Gantung Diri atau Dibunuh?

Maksud hati ingin mendulang uang real di tanah Arab Saudi, apa daya nyawa melayang. Itulah nasib yang dialami TKW (tenaga kerja wanita) Ngatirah binti Sariban (31) warga Desa Kutuk Rt 4/ Rw II Kecamatan Undaan, Kudus. Seribu pertanyaan mengiringi kematian ibu 2 putri yang menginjak dewasa ini. Sesuai keterangan resmi KBRI di Riyadh, Ngatirah tewas karena gantung diri. Namun pihak keluarga tidak yakin Ngatirah mati ngendat. Apalagi KBRI baru mengabarkan kematian Ngatirah selang 2 bulan kemudian.

Bagi sang suami Setu (41) dan 2 putrinya Jarwati (17) - Nining Fatmawati (12), kematian perempuan yang disayanginya Ngatirah, bagaikan petir di siang hari bolong. Betapa tidak Ngatirah pergi ke Arab hanya ingin mencari uang. Sesuai kontrak dengan penyalur PT Pangkalan Tenaga Inti (PTI) Jakarta almarhum dibayar per bulan 600 real atau sekitar Rp 1,2 juta.

Ngatirah berangkat ke Arab 16 Oktober 2000 diiringi sejuta harapan dari suami dan kedua anaknya. Seperti halnya wanita lain di Kutuk bekerja sebagai TKW dengan harapan keluar dari himpitan kemiskinan. Bayangan uang melimpah di Arab memang tidak salah. Kakak Ngatirah bernama Kami (32) pernah sukses bekerja sebagai TKW.

"Kami tidak punya bayangan buruk saat Ngatirah pergi ke Arab," ujar Setu kepada Bernas. Tidak ada yang luar biasa saat itu. Hanya saja keluarga di Kutuk selalu menunggu kabar Ngatirah. Setu seperti biasa kerja serabutan dan kedua putrinya belajar di madrasah setempat. Harapan merombak bangunan rumah kayu menjadi tembok musnah seketika sesaat menerima surat yang diantar perangkat desa.

Surat KBRI tertanggal 14 Januari 2001 yang diterima keluarga seminggu kemudian mengabarkan bahwa Ngatirah sudah meninggal dunia 24 November 2000. Yang lebih mengejutkan lagi sebab kematian akibat gantung diri. "Sampai sekarang kami sekeluarga tidak percaya Ngatirah gantung diri," tegas Setu didampingi sejumlah kerabatnya.

Menurut pengacara Bonifasius Nadya Aribowo SH dari Kantor PPHM Yaphi Cabang Kudus -yang banyak membela kepentingan TKW mengatakan kasus kematian Ngatirah masih buta. "Penyebab kematian Ngatirah mengandung banyak kelemahan. Ngatirah tewas hanya sebulan setelah bekerja di Arab. Orang gantung diri tentu ada penyebabnya. Apa tidak mungkin ia menjadi korban pembunuhan," tanya Bonifasius.

Sinyalemen Bonifasius masuk akal juga. Dari penelusuran pihak keluarga Ngatirah bekerja di rumah majikan Abdul Aziz Jum'ah Salim Aisyamasi, Riyadh. Sesuai bunyi surat kontrak pasal 10, jika TKW meninggal majikan harus segera lapor ke KBRI. Majikan harus membiayai pemakaman di Arab jika keluarga setuju. Dan jika ahli waris ingin TKW dimakamkan di Indonesia semua biaya ditanggung majikan juga.

"Aturan sudah jelas. Namun kenapa kematian Ngatirah baru diberitahukan kepada keluarga selang 2 bulan kemudian. Kesalahan bisa pada majikan atau KBRI. Jika korban tewas akibat bunuh diri menggantung tentu ada surat dokter dan polisi setempat. Orang tewas gantung diri ada ciri-ciri khusus. Misalkan keluar sperma dari kemaluan dan lidah menjulur keluar," papar Bonifasius.

Setelah pontang-panting mengurus sebab kematian Ngatirah ke Jakarta akhir bulan lalu memang ada surat keterangan dokter. Namun surat berbahasa Arab itu justru menambah misteri kematian Ngatirah. "Surat keterangan itu tidak ubahnya surat izin sakit," ujar Bonifasius setelah minta bantuan menterjemahkan kepada ahli agama setempat.

Memang kematian TKW di luar negeri bukan barang baru lagi. Namun apakah kita hanya membiarkan mereka mati sia-sia. Tidak ada perlindungan hukum bagi TKW mempersulit langkah mereka mencari nafkah. Seperti kata Kami, ia sukses jadi TKW karena majikan baik hati. Akankah kita tidak memperdulikan nasib bangsa di tanah orang? (mbs)
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Return to Ruang TKW Indonesia



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron