Page 1 of 1

20 Bayi Lahir dari TKW

PostPosted: Wed Feb 15, 2006 1:10 pm
by NoMind
20 Bayi Lahir dari TKW

http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0405/12/0105.htm
http://www.menegpp.go.id/menegpp.php?cat=detail&id=media&dat=140

SUKABUMI, (PR).-
Setiap bulan, sekira 15 hingga 20 bayi lahir dari rahim para tenaga kerja wanita (TKW) sebagai hasil hubungan gelap dengan para majikan mereka.

Pernyataan itu mengemuka dalam Dialog Publik "Penanganan Trafficking terhadap Pekerja Rumah Tangga" yang diselenggarakan Pucuk Pimpinan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Sunanul Huda Sukabumi, Minggu (10/4)

Salah satu peserta yakni Ketua Lembaga Pendamping dan Pengembangan Tenaga Kerja Indonesia (PPTKI), Normawati mengatakan, data tersebut diperoleh dari kedatangan para tenaga kerja Indonesia (TKI) perempuan di Terminal III Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Angka tersebut tidak termasuk para TKI perempuan yang hamil. "Tidak jarang para TKW datang sambil menggendong puluhan bayi," terang Norma.

Menurutnya, para TKI yang menggendong anak tersebut pada umumnya bekerja di Timur Tengah, Saudi Arabia dan beberapa di antaranya bekerja di Malaysia. "Ironisnya, bayi-bayi anak dari TKI ini kebanyakan berasal Jawa Barat," sebutnya.

Karena itu tak heran jika setiap tiba di bandara selalu terdengar ada TKI yang memberikan bayi yang tidak diinginkannya itu kepada orang yang ditemuinya di bandara. Kemungkinan mereka malu membawa bayi itu ke rumahnya dan bisa menjadi tanda tanya keluarganya.

Disebutkan Norma, saat ini ia pun mendapat "amanah" untuk memelihara 15 orang anak TKI, dua di antaranya masih berusia empat bulan. "Bahkan pernah ada seorang TKI perempuan yang meminta saya untuk mengurus kedua anak hasil hubungannya dengan sipir penjara. Konon dia dipenjara di Kuwait selama 14 tahun.

Dari hasil pendampingan LPPTKI terhadap para TKI ini juga terungkap satu kasus yang dialami seorang TKI asal Serang bernama Khodijah. Dia diperlakukan sewenang-wenang oleh oknum KBRI setempat saat meminta perlindungan setelah lari dari majikannya.

"Saat di maktab KBRI, ternyata oleh oknum KBRI Khodijah ini kembali menjadi korban trafficking. Ia dijual kepada lima orang lelaki Arab, dan dipaksa untuk 'melayani' mereka," kata Norma.

Dikatakan, trafficking terhadap para TKI perempuan ini tidak hanya terjadi di luar Indonesia. Karena setelah kepulangan mereka di tanah air pun kejahatan itu masih membayangi mereka. Dalam kondisi sekarang ini kerawanan bandara mungkin sudah dianggap cukup aman bagi para TKI karena ada pengawalan khusus yang diberikan oleh aparat polisi.

Namun, bukan berarti para TKI sudah aman dari tindak kejahatan. Sebab tindak kejahatan masih ada, seperti perlakuan dari sopir taksi gelap. Atau bahkan ketika sampai di kampung halaman pun masih terdengar para TKI ini dipermainkan oleh tukang ojek.

Dalam kesempatan dialog tersebut, seorang gadis asal Sumbawa Nusa Tenggara Barat (NTB) yang baru tiga bulan tiba di Indonesia menuturkan kembali pengalamannya sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di sebuah keluarga di negara Kuwait.

Evi, demikian nama gadis yang dengan lugasnya bercerita dari awal kedatangannya di Kuwait hingga ia kabur dari rumah majikannya, saat si majikan laki-laki memintanya untuk menjadi istri keduanya. Tinggal di penampungan di KBRI setempat selama empat bulan, tidak lantas membuatnya tenang, karena menurutnya, banyak oknum KBRI yang 'memanfaatkannya' untuk dijual kembali kepada laki-laki hidung belang.

"Karena tidak mau melayani, saya pernah ditonjok oleh oknum KBRI itu. Akhirnya saya pun memilih bekerja memelihara anjing, memberi makan tikus dll., supaya saya punya sedikit uang," terang Evi.

Pada acara yang dihadiri oleh ratusan pengurus dan anggota Fatayat NU dari Kota Bogor, Kab. Bogor, Kab. Cianjur, Kota Sukabumi dan Kab. Sukabumi itu, Evi berkata pula bahwa ia sempat dipenjarakan selama 20 hari di penjara Kuwait. "Dalam penjara ternyata ada 3.000 orang lebih TKW (tenaga kerja wanita, red) asal Indonesia. Bahkan banyak di antaranya yang mempunyai anak," jelas Evi.(D-27)***

PostPosted: Mon Feb 12, 2007 3:21 am
by DianAZ
Dari hasil pendampingan LPPTKI terhadap para TKI ini juga terungkap satu kasus yang dialami seorang TKI asal Serang bernama Khodijah. Dia diperlakukan sewenang-wenang oleh oknum KBRI setempat saat meminta perlindungan setelah lari dari majikannya.

"Saat di maktab KBRI, ternyata oleh oknum KBRI Khodijah ini kembali menjadi korban trafficking. Ia dijual kepada lima orang lelaki Arab, dan dipaksa untuk 'melayani' mereka," kata Norma.


Orang-orang KBRI seperti ini sungguh berjiwa binatang, sebagai sesama orang indonesia seharusnya mereka menolong dan bukan malah membuat lebih susah. Nah apalagi mereka ditempakan oleh rakyat sebagai pelindung rakyat Indonesia di luar negeri SEHARUSNYALAH mereka membela dan menolong!!

Benar-benar pejabat berdasi tanpa moral!!! :toimonster:

PostPosted: Mon Feb 12, 2007 6:26 am
by Phoenix
EMang jahat tuh KBRI!!!

Nah itu TKW yg sampe hamil, semoga aja nggak sampe ngebunuh jabang bayi atau memakannya karena takut didatangi FPI atau orang-orang sekampung...

PostPosted: Sun Feb 18, 2007 1:52 pm
by El islaam
BETUL2 SADIS!!!
GILANYA LAGI SAMPAI SEKARANG TAK SATU ORANGPUN (islam) YANG MEMPROTES KELAKUAN IKHWAN2 MEREKA TSB!
KASIAN BANGET.....
KLO KORBAN2 ONTA2 YANG LAINNYA BISA DILIHAT DI RS POLRI.

PostPosted: Mon Feb 19, 2007 9:39 am
by cahkangkung
KBRI di mana2 juga emang perwakilan pemerintah nan korup di luar negeri, ga ada beda2nya dengan pemerintah dan pejabat lokal di dalam negeri cuma bedanya di sono gak ada yang ngawasi.

Ngomong2 KBRI di Arab,karyawan2nya pasti udah sering banget tuh yang namanya Umroh dan Naek Haji,tapi kok kelakuannya masih ga ada mendingnya ya?? Emang kelakuan Umroh dan Naek Haji cuma gaya2an aja,kelakuan setan/binatang tetap aja setan/binatang!!

PostPosted: Tue Feb 20, 2007 1:09 am
by Mpok Tinem
Begitu miris hati Mpok melihat saudari-saudari Mpok begitu terinjak-injak!

Lebih miris lagi Mpok melihat bahkan orang KBRI di sono pun malah mempersulit mereka!

Benar-benar jatuh ditimpa tangga.

Islam sungguh agama terkutuk yang harus sesegera mungkin dimusnahkan dari muka bumi ini.

PostPosted: Thu Feb 22, 2007 5:55 pm
by openyourmind
Saya yakin juga jika salah satu staff KBRI melakukan "perkosaan" terhadap TKI kita yg lari kesana. Perkosaan dalam arti kata kamu (si TKI) harus "melayani" saya (petugas KBRI) baru setelah itu kasus kamu kita teliti (yg juga akhirnya kasusnya pun kaga diapa-apain).

PostPosted: Fri Feb 23, 2007 2:50 pm
by Luv_Pink
openyourmind wrote:Saya yakin juga jika salah satu staff KBRI melakukan "perkosaan" terhadap TKI kita yg lari kesana. Perkosaan dalam arti kata kamu (si TKI) harus "melayani" saya (petugas KBRI) baru setelah itu kasus kamu kita teliti (yg juga akhirnya kasusnya pun kaga diapa-apain).


Emang begini.. banyak cerita2 dari TKI, setelah lari karena disiksa dan diperkosa majikan Arab, trus minta perlindungan ke KBRI, disana malah diperkosa rame2, ada yg diminta melayani terang2an, ada jg yang dibius dulu, trus baru dipulangin ke Indo. Sama aja mentalnya ama onta arab!

PostPosted: Sat Feb 24, 2007 10:19 am
by cahkangkung
minta perlindungan ke KBRI sama aja seperti Budak belian yang kabur minta perlindungan ama Tuan Baron Ferreira (little Missy)

Re: 20 Bayi Lahir dari TKW

PostPosted: Fri Jun 08, 2012 9:04 pm
by Kadal_Arab
subhanalohhhh ...... sesuatu yg lazim dilakukan oleh suatu bngsa yg lekat dg label "islump" :prayer: :prayer: :prayer:

Re: 20 Bayi Lahir dari TKW

PostPosted: Sat Jun 09, 2012 7:36 pm
by 1234567890
muslim mode on

dasar kapir kolopir bin tapir

araf ngasi berkah ke tkw tau !!!!!!
dikasi benih suci keturunan nabi !!!!!

masih aja frotes para kapir kolopir ini
/off