Page 7 of 7

PostPosted: Wed Jan 11, 2006 10:32 pm
by abdulah
ali18115 wrote:Belajar dulu deh, baru datang berbincang disini.[/b][/color]



Serius ! dalam hal ini gua netral !

Diskusi kamu dengan rekan Adadeh terlihat bahwa kamu memaksakan argumen dengan pemikiran kamu sendiri tanpa disertai referensi dari Quran maupun Hadits.

Sedangkan argumen dari rekan Adadeh terarah dengan disertai bukti-bukti yang berasal dari sumber Islam sendiri.

Dengan kata lain , argumen kamu itu ngawur dan tidak terarah. Ini bukannya memihak tetapi dapat terlihat jelas dari postingan kamu.

Belajar lagi sono !!! Jangan bikin malu disini !!!!

PostPosted: Mon Jan 16, 2006 1:12 am
by ali18115
abdulah wrote:Serius ! dalam hal ini gua netral !

Diskusi kamu dengan rekan Adadeh terlihat bahwa kamu memaksakan argumen dengan pemikiran kamu sendiri tanpa disertai referensi dari Quran maupun Hadits.

Sedangkan argumen dari rekan Adadeh terarah dengan disertai bukti-bukti yang berasal dari sumber Islam sendiri.

Dengan kata lain , argumen kamu itu ngawur dan tidak terarah. Ini bukannya memihak tetapi dapat terlihat jelas dari postingan kamu.

Belajar lagi sono !!! Jangan bikin malu disini !!!!


Weleh weleh..

Pikirnya dia lebih memahami Islam dari Muslim. Kalau memahami Islam, mana mungkin menyalah tafsir ayat2 Al-Quran dan Hadis2 kepunyaan kami, dan menolak tafsiran umat Islam itu sendiri. Yang punya Islam, umat Islam. Yang punya Al-Quran dan Hadis, umat Islam. Yang mendirikan dan menjalankan Islam, umat Islam. Tetapi yang sombong mahu menafsir Islam dan Al-Quran/Hadis kepunyaan umat Islam itu si kafir anti-Islam! Malu ahh...

PostPosted: Mon Jan 16, 2006 3:40 pm
by abdulah
ali18115 wrote:Weleh weleh..

Pikirnya dia lebih memahami Islam dari Muslim. Kalau memahami Islam, mana mungkin menyalah tafsir ayat2 Al-Quran dan Hadis2 kepunyaan kami, dan menolak tafsiran umat Islam itu sendiri. Yang punya Islam, umat Islam. Yang punya Al-Quran dan Hadis, umat Islam. Yang mendirikan dan menjalankan Islam, umat Islam. Tetapi yang sombong mahu menafsir Islam dan Al-Quran/Hadis kepunyaan umat Islam itu si kafir anti-Islam! Malu ahh...

Walah...walah..............

Anda pikir yang mengerti dan paham mengenai Kristologi harus umat Kristen ?!
Anda pikir yang harus mengerti Islamologi harus umat muslim ?!
Yang mengerti ideologi komunis harus orang komunis ?!

Betapa kerdilnya pemahaman anda itu.

Khususnya mengenai agama Islam , dimana umatnya banyak yang tidak mengerti sama sekali doktrinasi sebenarnya apa itu Islam , sedangkan umat muslim tergolong sebagai scholar muslim sudah terbelenggu dengan dogma-dogma kaku yang ter-brainwash oleh ajaran itu sendiri.

Dan juga tidak dipekernankannya membahas secara terbuka tafsiran-tafsiran yang menjurus kearah kontradiksi , baik yang ada di Alquran maupun hadits.

Malah orang yang diluar Islam sendiri dapat melihatnya lebih objektif dan netral , dapat lebih focus dan jelas melihat kejanggalan-kejanggalan , keanehan , kontradiksi yang terdapat didalam ajaran hayalan Muhammad itu.

PostPosted: Mon Jan 16, 2006 8:31 pm
by ali18115
abdulah wrote:Walah...walah..............

Anda pikir yang mengerti dan paham mengenai Kristologi harus umat Kristen ?!
Anda pikir yang harus mengerti Islamologi harus umat muslim ?!
Yang mengerti ideologi komunis harus orang komunis ?!

Betapa kerdilnya pemahaman anda itu.

Khususnya mengenai agama Islam , dimana umatnya banyak yang tidak mengerti sama sekali doktrinasi sebenarnya apa itu Islam , sedangkan umat muslim tergolong sebagai scholar muslim sudah terbelenggu dengan dogma-dogma kaku yang ter-brainwash oleh ajaran itu sendiri.

Dan juga tidak dipekernankannya membahas secara terbuka tafsiran-tafsiran yang menjurus kearah kontradiksi , baik yang ada di Alquran maupun hadits.

Malah orang yang diluar Islam sendiri dapat melihatnya lebih objektif dan netral , dapat lebih focus dan jelas melihat kejanggalan-kejanggalan , keanehan , kontradiksi yang terdapat didalam ajaran hayalan Muhammad itu.


Kononnya "lebih objektif dan nutral" tetapi sudah berkesimpulan "ajaran khayalan Muhammad". Dasar tidak jujur dan mahu bermuka-muka a.k.a. MUNAFIKIN.

PostPosted: Mon Jan 16, 2006 9:49 pm
by abdulah
ali18115 wrote:Kononnya "lebih objektif dan nutral" tetapi sudah berkesimpulan "ajaran khayalan Muhammad". Dasar tidak jujur dan mahu bermuka-muka a.k.a. MUNAFIKIN.



Lha ?! memang pemikiran secara obyektif thingking Islam itu adalah karangan dan hayalan Muhammad disertai campur tangan beberapa tokoh pengarang Alquran setelah Muhammad wafat.

Dapatkah anda sebutkan satu(1) saja saksi yang membuktikan Muhammad itu sesungguhnya yang mendapatkan wahyu dari Aulloh ?! (kisah malaikat Jibril di gua hantu-Hira).

Malah menurut pendapat gua , bahwa Aulloh itu tunduk dibawah kaki Muhammad dan menjadi alat untuk menakut nakuti umatnya.

PostPosted: Tue Mar 21, 2006 3:10 am
by netral
saya netral ya.....

bagi saya, yang menetukan citra agama/kepercayaan itu adalah penganutnya sendiri.

kalaupun ada citra agama/kepercayaan yang memburuk, itu karena penganutnya sendiri.

apapun yang dianut termasuk semua kepercyaan itu sebenarnya baik. Coba lihat kepercayaan nenek moyang kita; selaras dengan alam.

Tapi, kembali ke penganutnya; seberapa baikkah ia bisa mempraktekkan kebaikan ajaran agamanya dalam kehidupan seharinya ketimbang cuma debat teori?

PostPosted: Tue Mar 21, 2006 3:32 am
by Dingdong
netral wrote:saya netral ya.....

bagi saya, yang menetukan citra agama/kepercayaan itu adalah penganutnya sendiri.

kalaupun ada citra agama/kepercayaan yang memburuk, itu karena penganutnya sendiri.

apapun yang dianut termasuk semua kepercyaan itu sebenarnya baik. Coba lihat kepercayaan nenek moyang kita; selaras dengan alam.

Tapi, kembali ke penganutnya; seberapa baikkah ia bisa mempraktekkan kebaikan ajaran agamanya dalam kehidupan seharinya ketimbang cuma debat teori?


Lalu apakah pengikut atau ajaran agamanya yang salah kalau seperti ini???
Bukankah pengikutnya justru melaksanakan ajaran agamanya???

Quran 8:12
(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.

Q 2:191
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.

Q 47: 4
Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka semua maka ikatlah mereka kuat2 dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.

Q 4:66
Dan sesungguhnya kalau Kami perintahkan kepada mereka : "Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampungmu", niscaya mereka tidak akan melakukannya kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka),

Q 9:123
Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa.

PostPosted: Tue Mar 21, 2006 3:55 am
by netral
yang saya inginkan untuk dilaksanakan adalah KEBAIKAN ajaran manapun. Setiap orang yang masih memiliki akal sehat pasti mampu memikirkan apa yang baik dan mana yg buruk.

setiap ajaran pasti memiliki tafsir yang seharusnya dikaji lebih dalam lagi, itu yang saya tahu. Dan jangan lupa, tiap ajaran selalu dipengaruhi penulisannya oleh budaya, cara pemikiran penulisnya.

PostPosted: Tue Mar 21, 2006 3:56 am
by netral
yang saya inginkan untuk dilaksanakan adalah KEBAIKAN ajaran manapun. Setiap orang yang masih memiliki akal sehat pasti mampu memikirkan apa yang baik dan mana yg buruk.

setiap ajaran pasti memiliki tafsir yang seharusnya dikaji lebih dalam lagi, itu yang saya tahu. Dan jangan lupa, tiap ajaran selalu dipengaruhi penulisannya oleh budaya, cara pemikiran penulisnya.

daripada perpecahan.

PostPosted: Tue Mar 21, 2006 3:59 am
by netral
o ya. salah satu ahli Islam pernah berkata bahwa jihad di masa lampau itu peperangan, tetapi sekarang ada hal yang lebih berat dari perang. Dia mengutip salah satu ayat Al-Quran.

PostPosted: Tue Mar 21, 2006 4:07 am
by ali5196
netral wrote:setiap ajaran pasti memiliki tafsir yang seharusnya dikaji lebih dalam lagi, itu yang saya tahu.


bung/mbak netral, betul setiap ajaran pasti memiliki tafsirnya. Tetapi ingat bahwa dalam islam, Quran adalah kata2 Allah yang langsung dan mutlak. Jadi nggak boleh ditafsirkan macam2.

Anda sudah diberi contoh2 bagus ttg ayat2 Quran diatas. Nah, bagaimana komentar anda; muslim salah tafsir atau hanya mengikuti agamanya.

Pada suatu saat kita harus memastikan sikap. Bukan hanya NETRAL melulu. Netral hanya tanda malas utk berpikir, takut mengambil keputusan. Kita nggak bisa lagi netral, karena setiap hari manusia dibunuh atas nama Islam. Sampai kapan anda mau netral ? Anda mau nunggu sampai leher anda digorok muslim ?

PostPosted: Tue Mar 21, 2006 10:27 am
by dukun_beranak
mana ada yang masih kafir!

PostPosted: Tue Mar 21, 2006 11:10 am
by barabaig
netral wrote:o ya. salah satu ahli Islam pernah berkata bahwa jihad di masa lampau itu peperangan, tetapi sekarang ada hal yang lebih berat dari perang. Dia mengutip salah satu ayat Al-Quran.


jadi jika jihad dulu perang sekarang bukan perang (lebih berat dari perang)
artinya yg dulu haram boleh jadi sekarang tidak haram lagi

suatu kitab yg berubah-ubah tafsirnya sesuai situasi dan kondisi dunia adalah absurd.
padahal jaminan atas keimanan seseorang atas apa yg dianutnya adalah ketidakberubahan itu sendiri.

bagaimana nasib orang yg dulu berjihad dalam perang, karena skrg jihad lebih berat dari perang jadi pahalanya berkurang? weird stuff

PostPosted: Sun Sep 24, 2006 1:50 pm
by wix
Islam mah adil bgt lagi...paling adil malah...wakakakaka...makanya paling enak jadi muslim.