.

Apa Kata Para Imam

Hal2 yang menyebabkan terjadinya teror dalam Islam dan kaitannya dengan Jihad.

Apa Kata Para Imam

Postby Rasionalis » Mon Apr 09, 2012 6:57 pm

Catatan dari penyadur: Artikel ini cukup panjang yang terdiri dari berbagai pengelompokan tentang hal tertentu. Oleh karenanya akan saya muat secara bersambung, untuk memberi kesempatan bagi yang ingin menanggapinya. Disadur dari http://www.faithfreedom.org/articles/islamic-jihad-articles/in-the-words-of-the-imams/

Apa Kata Para Imam


Oleh: jonmc (31 Maret 2012)


Sumber semua kutipan ini adalah dari internet. Perlu saya tambahkan bahwa ini adalah kurang dari sepersepuluh dari sepersepuluh dari yang tidak terbilang ungkapan kefanatikan, kebencian, kekejian, anti-semitisme, seruan kekerasan dan sebagaimya, yang merupakan barang dagangan yang ditawarkan oleh banyak Imam dan Syeikh - ketika berbicara dengan Muslim.

Harap para pembaca yakin bahwa ini hanyalah merupakan uap dari apa yang dikatakan – kenyataannya jauh lebih banyak lagi yang tidak tercatat dan tidak dilaporkan. Dengan kata lain, ini adalah apa yang oleh para Imam dianggap "cocok untuk konsumsi publik" daripada apa yang mungkin dikatakan dalam "pertemuan tertutup".

Tentang Non-Muslim


Sheikh Omar Bakri Muhammad (Ulama Inggris kelahiran Syria): "Kami tidak membuat perbedaan antara warga sipil dan non-sipil ... Hanya antara muslim dan kafir. Dan nyawa orang yang tidak beriman tidak ada nilainya." Komentar: Di sini Bakri sangat keras terhadap kafir. Menurut Hukum Qisas nilai nyawa seorang non-Muslim adalah setengah seorang Muslim, tapi ini hanya berlaku bagi dhimmi.

Sheik Riyadh ul Haq (Masjid Leicester Inggris): "orang-orang yang paling memusuhi umat Islam, yang paling tidak kenal lelah, tak kenal ampun, adalah orang Yahudi dan penyembah berhala dalam segala bentuknya [penggunaan "penyembah berhala" ini berlaku bagi semua non-Muslim]. Dan hal itu tidak dapat dikatakan provokatif atau anti-Semit, karena Allah sendiri, pencipta Semit, yang mengatakannya." Komentar: Jadi, tidak apa-apa kalau begitu. Aku bisa menjadi jahat, rasis, promotor intoleransi Islam yang xenophobia karena tuhan saya juga begitu!

Abu Usamah: "Tidak ada yang mencintai orang-orang kafir [non-Muslim], tidak seorang pun mengasihi orang-orang kafir, kita membenci orang kafir! Allah tidak memberi jalan terlebih dahulu bagi orang-orang kafir dibanding orang-orang yang percaya. Mereka tidak boleh berkuasa atas kita. Muslim tidak boleh puas dengan apa pun selain negara Islam total." Komentar: Saya kesulitan memutuskan apakah akan menempatkan ini di sini, di bawah Al-War'a wal-bar'a atau supremasi Islam. Usamah mendapat tempat di sini!

Anjem Choudhery ("Imam" Inggris yang memiliki gaya sendiri): "Ketika kita mengatakan orang tak bersalah, yang kita maksud adalah Muslim. Mengenai yang non-Muslim, yang belum menerima Islam ... [itu] merupakan kejahatan terhadap Tuhan." Komentar: Secara implisit, artinya tidak ada (orang dewasa) kafir yang tidak bersalah dan membunuh semua kafir adalah termasuk "permainan yang adil/fair."

Sheik Nader Tamimi, Mufti Tentara Pembebasan Palestina: "Kami Akan Kembalikan Khilafah dan Anda [Barat] Akan Bayar Jizyah atau bila tidak pedang kami akan menebas leher Anda." Komentar: Segitu dulu untuk merek dagang (TM = Trade Mark) "agama Damai". Harap dicatat juga bahwa ini bukan "keharusan" karena kita memiliki pilihan - Jizyah atau kematian.
User avatar
Rasionalis
 
Posts: 1069
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Re: Apa Kata Para Imam

Postby Rasionalis » Mon Apr 09, 2012 7:04 pm

...Setelah membaca beberapa ucapan para ulama atau yang punya otoritas/pengaruh dalam kalangan muslim ini, apakah para netter muslim masih berkoar-koar bahwa kita para kafir yang memicu kebencian?
...Yang bisa dikutip oleh jonmc baru secuil karena hanya bersumber dari internet. Sedang yang diucapkan dalam pertemuan tertutup pasti jauh lebih banyak dan juga lebih "sadis", termasuk di masjid-masjid di negeri kita ini.
User avatar
Rasionalis
 
Posts: 1069
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Re: Apa Kata Para Imam

Postby swatantre » Mon Apr 09, 2012 7:52 pm

Belum lagi kesaksian para netter di sini ttg khutbah para ustad/imam yg menghasut bunuh china, bunuh kristen, kafir, anti usa, anti yahudi, anti israil, anti CIA, Mossad.....
swatantre
 
Posts: 4193
Joined: Thu Jul 20, 2006 7:40 pm
Location: Tanah Suci, dalem Ka'bah

Re: Apa Kata Para Imam

Postby Rasionalis » Tue Apr 10, 2012 9:54 pm

Tentang Supremasi Islam


Imam Abu Hamza al-Masri (Imam di Inggris, Masjid Finsbury Park, London): "Senjata-pemusnah massal yang sesungguhnya adalah keinginan untuk mati syahid ... Setengah juta yang mati syahid sudah cukup bagi umat Islam untuk mengontrol seluruh bumi untuk selamanya. Pada akhirnya, suka atau tidak, Islam harus menguasai bumi." Komentar: Jadi Imam sedang mengejar tujuan yang dimandatkan oleh Quran, yakni mendominasi dunia. Kedengarannya seperti plot B-film yang jelek, tetapi sesungguhnya tidak - dan itu adalah sesuatu yang harus menjadi perhatian dan keprihatinan kita semua. Ia juga mengajak setengah juta pembom bunuh diri meledakkan diri mereka sembari membunuh non-Muslim.

Dr Ijaz Mian (masjid Derby): "Anda berada dalam situasi di mana Anda harus hidup seperti dalam negara dalam negara, sampai Anda mengambil-alihnya." Komentar: Dan kita heran mengapa Muslim tidak mengintegrasikan diri? Dan membuang waktu untuk “merangkul" dll.

Dr Ijaz Mian: "Ratu, House of Commons ... jika Anda menerimanya, Anda menjadi bagian dari itu. Jika Anda tidak menerimanya, Anda harus membongkarnya. Jadi, menjadi seorang Muslim, harus menentukan target. Tidak akan ada House of Commons ... Kekuatan Muslim tumbuh ... kemudian mengambil alih." Komentar: Setidaknya kita ketahui rencana mereka ... bukan seperti yang kelihatannya diperdulikan/diurus oleh pemerintah Barat dari semua aliran politik.

Anjem Choudhery: "Suatu hari bendera Islam akan berkibar di atas Gedung Putih ... Suatu hari bendera Islam akan berkibar di Downing Street ... Istana Buckingham akan menjadi sebuah Masjid." Komentar: Sejujurnya, begitu menyegarkan. "Andy" Choudhery selalu jelas dalam menyatakan tujuannya.

Imam Amir-Abdel Malik-Ali (masjid Masjid Al Islam, Oakland, CA): "Kita harus menerapkan Islam sebagai totalitas (di mana) Allah mengendalikan setiap tempat ... rumah, ruang kelas, laboratorium sains, ruang Kongres." Komentar: Ini yang dimaksud Islam full-blown (sapuan tuntas). Semuanya, setiap perbuatan atau kegiatan, setiap pikiran, adalah di bawah Islam. Itu membuat distopia Orwells "1984" terlihat jinak dan tercerahkan.

Imam Siraj Wahhaj (masjid Masjid Al-Taqwa. Brooklyn, N.Y):[/] Pada waktunya, apa yang dijuluki demokrasi akan runtuh, dan tidak ada yang tersisa. Dan satu-satunya yang tersisa adalah Islam." [b]Komentar: Dan dunia akan kembali ke zaman batu.

Imam Zaid Shakir (mantan pengurus Chapel di Yale University): "Muslim tidak dapat menerima legitimasi tatanan Amerika yang ada, karena hal itu bertentangan dengan perintah dan peraturan Allah." Komentar: Jangan mengira hanya terbatas pada Amerika - non- semua pemerintahan non-Syariah harus digulingkan.

Omar Ahmad (Dewan Hubungan Amerika Islam, CAIR, bukan Iman, tapi "mewakili" Islam Amerika): "Islam di Amerika bukan untuk menjadi sama dengan agama lain, tetapi untuk menjadi dominan{/b]. Alquran, kitab suci Muslim, harus menjadi otoritas tertinggi di Amerika, dan Islam satu-satunya agama yang diterima di bumi..." [b]Komentar: seperti di atas.

Ihsan Bagby (CAIR, seperti di atas): "Pada akhirnya, kami (umat Islam) tidak pernah bisa menjadi warga negara penuh negara ini [Amerika] ... karena tidak ada jalannya kita dapat berkomitmen penuh kepada lembaga-lembaga dan ideologi negara ini ..." Komentar: maupun Negara non-Syariah lainnya.

Sheik Ibrahim Mudeiris (syeik Masjid Ijlin di Gaza): "Kami telah menguasai dunia sebelumnya, dan demi Allah, harinya akan tiba kita akan memerintah seluruh dunia lagi. Harinya akan tiba ketika kita akan memerintah Inggris."

Sheik Abu Imran: “Sama seperti kita pernah memerintah banyak negeri Eropa ... kita segera akan datang untuk mengambil kembali apa yang menjadi milik kita, untuk mendapatkan kembali tanah kita dan memurnikannya dari kekafiran dan orang-orang kafir. Kita akan datang dengan "Tidak ada Tuhan selain Allah." Kita datang karena kita menolak demokrasi. Kita tidak menerima demokrasi. Kita hanya menerima ketauhidan Allah. Kita tidak menerima apa pun kecuali: "Tidak ada Tuhan selain Allah." Kita hanya menerima syariah Allah[b].” [b]Komentar: Implisit disini adalah ancaman bagi pembantaian semua non-Muslim.

Syaikh Safwat Hegazy (Mesir): "Yerusalem milik kita dan seluruh dunia milik kita. Setiap tanah di atas mana Islam telah menginjakkan kaki akan kembali kepada kita, Khilafah akan kembali kepada kita ... kebesaran dan kemuliaan Islam akan kembali. "

Dr Muhammad Musa Al-Sharif (Arab Saudi): "Satu-satunya yang diinginkan dan dituntut para sheik, pendakwah, dan sarjana adalah Islam mengatur dunia sekali lagi." Komentar: dan keinginan mereka sangat kecil!

Imam Ahmad Naufal (Imam Yordania): "Jika orang Muslim fundamentalis berdiri tegak, maka akan sangat mudah bagi kita untuk memimpin dunia ini sekali lagi."

Syeikh Sayyid Qutb: "Allah-lah dan bukan manusia yang memerintah. Allah adalah sumber dari semua otoritas, termasuk otoritas politik yang sah. Kebajikan, bukan kebebasan, adalah nilai tertinggi. Oleh karena itu, hukum Allah [Syariah], bukan buatan manusia, seharusnya yang mengatur masyarakat." Komentar: Karena itu semua pemerintahan, hukum, kemasyarakatan dan sistem lain harus dibuang.
User avatar
Rasionalis
 
Posts: 1069
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Re: Apa Kata Para Imam

Postby Kibou » Wed Apr 11, 2012 10:05 am

Ck ck ck ck ck...


Saya berani menduga isi khotbah para imam di mesjid-mesjid Indonesia tidak banyak berbeda dengan apa yang dikutip Pak Ras di atas.

Kalau boleh pinjam istilah Tom Clancy, ancaman imperialisme islam adalah CLEAR AND PRESENT DANGER. Setidaknya para Navy SEALS sudah siap menghadapi ancaman ini.
User avatar
Kibou
 
Posts: 1359
Joined: Mon Nov 03, 2008 11:30 am
Location: Land of the free

Re: Apa Kata Para Imam

Postby angky » Wed Apr 11, 2012 6:13 pm

Rasionalis wrote:...Setelah membaca beberapa ucapan para ulama atau yang punya otoritas/pengaruh dalam kalangan muslim ini, apakah para netter muslim masih berkoar-koar bahwa kita para kafir yang memicu kebencian?
...Yang bisa dikutip oleh jonmc baru secuil karena hanya bersumber dari internet. Sedang yang diucapkan dalam pertemuan tertutup pasti jauh lebih banyak dan juga lebih "sadis", termasuk di masjid-masjid di negeri kita ini.


Pastinya Bang, Kalau ada quote dari ulama lokal yg terpotret bagus juga di posting hehehehe..maaf bang ane sedikit pemalas dalam mencari sumber lokal banyak hoax nya.
angky
 
Posts: 3354
Joined: Wed Aug 18, 2010 11:11 am

Re: Apa Kata Para Imam

Postby Rasionalis » Thu Apr 12, 2012 10:31 pm

...Yang membuat saya tidak habis pikir, orang-orang inferior kok bercita-cita dan yakin bisa mendominasi dunia. Kelihatan sekali kalau mereka masih bermimpi sedang berada di abad ke-7 hingga ke-10. Kebiadaban bisa mengalahkan dunia beradab.
...Ketika saya buka satu thread mempertanyakan apakah muslim superior atau inferior terhadap kafir, tidak satu pun muslim yang dapat menunjukkan superioritas muslim dalam bidang/hal apa.
User avatar
Rasionalis
 
Posts: 1069
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Re: Apa Kata Para Imam

Postby Rasionalis » Thu Apr 12, 2012 10:48 pm

Tentang perang, kekerasan teror, dan jihad


Sheikh Omar Bakri Mohammed: "Inggris adalah dar-ul Harb ... Harus dan akan ada operasi baru [serangan teror] di London, insyaallah [atas kehendak Allah]." Komentar: Mengapa serangan teroris? Untuk "menanamkan ketakutan ke dalam hati" para kafir, tentu saja - dan sekaligus untuk menyangkal mereka sasaran yang sah.

Imam Abu Hamza al-Masri: Anda harus tahu jalan Allah dan Anda harus membantunya melalui perang, dengan berperang di mana Anda membunuh, Anda berperang untuk membunuh." Komentar:. Adakah yang lebih gamblang dari ucapannya itu? Dia adalah seorang "pemberi peringatan yang jelas". Anda membantu jalan Allah ("fisabilillah") dengan memerangi dan membunuh; tidak membangun rumah sakit, atau sekolah untuk anak perempuan. Anda membantu Allah dengan membunuh para kafir.

Imam Abu Hamza al-Masri: "Membunuh seorang kafir dengan alasan apapun, dapat Anda katakan adalah OK - bahkan walau pun tidak ada alasannya." Komentar: Membunuh kafir adalah baik dan keren di mata Allah.

Imam Abu Hamza al-Masri: "Dalam Islam, pembunuhan-pemboman tidak disebut bunuh diri, tetapi dijuluki menumbalkan diri (martir), karena jika satu-satunya cara untuk menyakiti musuh-musuh Islam hanyalah dengan mengambil hidup Anda, maka hal itu diperbolehkan." Komentar: Jika Anda tidak bisa melawan kafir dalam Jihad terbuka, maka jelas oke untuk meledakkan dirimu, asalkan Anda mengambil beberapa kafir menjadi korban.

Imam Abu Mounisa: "Dia [Muhammad] berangkat dan membinasakan mereka [non-Muslim], membunuh mereka, membabat kepala mereka dari badannya, memenggal kepala! ... Kita harus menyerang para pemimpin, David Cameron, kita perlu menyerang dia." Komentar: Jika dia bukan seorang Muslim ia sekarang sudah berada di penjara karena menghasut untuk untuk pembunuhan Perdana Menteri-(per 2010).

Imam Abdullah el-Faisal (pengkhotbah kebencian keliling): "Anda harus membom bisnis India, dan bagi orang-orang Yahudi sekalian membunuh mereka secara fisik." Komentar: Seperti di atas.

Imam Abdullah el-Faisal: "Sebuah pasukan Muslim akan timbul melawan non-Muslim di Inggris." Komentar: Hasutan untuk perang saudara, dia juga seandainya bukan seorang Muslim, akan dituntut dan dipenjarakan untuk "kejahatan kebencian" dan hasutan pemberontakan.

Imam Abu Mounisa: "Anda perlu memprovokasi masyarakat agar bisa berubah... Anda perlu menyerang hukum dan ketertiban ... Setiap hari kita harus menyerang sistem mereka, seperti yang dilakukan nabi." Komentar: Lagi-lagi dia menghasut kekerasan terhadap negara Inggris, khususnya Polisi dan petugas keamanan.

Imam Latif ("sahabat Masjid" Sutton): "Kita tidak memiliki teroris Muslim ... mereka tidak ada." Komentar: Dia benar - menurut Islam. Mereka bukan teroris, mereka adalah "para syahid" - pembunuh bagi Islam (btw, tampaknya tema umum dalam penjara).

Imam Abdul Alim Musa (Al Masjid masjid, Washington, DC): "Jika Anda tidak memberi kami keadilan. Jika Anda tidak memberikan kesetaraan. Jika Anda tidak memberikan saham kami atas Amerika. Jika Anda tidak tinggal keluar dari jalan kami dan membiarkan kami, kami akan membumi-hanguskan Amerika." Komentar: Suatu pernyataan yang jelas bahwa (beberapa) Muslim Amerika menginginkan negara mereka sendiri dan masyarakat yang terpisah dalam Amerika.

Imam Muhammad Al-Asi (Mantan Imam di Washington, DC, Islamic Center): "Sekarang, semua para imam kita, pembicara publik kita, harus berkonsentrasi pada memiliterkan masyarakat Muslim ... Tugas ini hanya dapat dilakukan dengan membawa senjata." Komentar: Suatu himbauan untuk 'memanggul senjata' merupakan pendahuluan dari dimulainya perang saudara.

Nihad Awad (CAIR): "Saya mendukung gerakan Hamas." Komentar: Oleh karena itu Anda adalah teroris, mungkin tergolong "pasif", tetapi tetap saya teroris.

Dr Esam Omeish (Muslim American Society, MAS): "Anda telah mempelajari caranya, bahwa Anda telah mengetahui cara jihad adalah cara untuk membebaskan negeri Anda." Komentar: Panggilan kepada Muslim-Amerika untuk berjihad "membebaskan "Amerika dari kafir.

Sheikh Abu Ishak Al Huweini (Mesir): "Alasan kita miskin sekarang adalah karena kita telah meninggalkan jihad. Kalau saja kita dapat melakukan invasi jihad [ke Negara non-Muslim] setidaknya sekali dalam setahun ... dan jika ada yang menghalangi dakwah kita atau berdiri di jalan kita, maka kita harus membunuh mereka atau mengambil mereka, termasuk perempuan dan anak-anak, sebagai sandera dan menyita kekayaan mereka. Pertempuran-pertempuran tersebut akan mengisi kantong Mujahidin yang bisa kembali ke rumah dengan 3 atau 4 budak, 3 atau 4 perempuan dan 3 atau 4 anak-anak. Ini bisa menjadi bisnis yang menguntungkan jika Anda kalikan setiap kepala bernilai 300 atau 400 dirham. Ini bisa menjadi sejenis tabungan, yang ketika diperlukan oleh jihadis, salah satu (maksudnya budak) akan selalu dapat dijual. Tidak ada yang bisa membuat uang sebanyak itu dalam satu gebrakan (dari kerja keras) bahkan jika seorang muslim pergi ke Barat untuk bekerja atau berdagang. Ketika dibutuhkan, hal itu adalah sumber keuntungan yang baik." Komentar: Jadi hari ini, pada tahun 2011, kita masih memiliki pemimpin Muslim yang memromosikan perbudakan seks dan perampokan non-Muslim sebagai skema "menjadi cepat kaya" untuk para muslim.

Edina Lekovic (Muslim Public Affairs Council, MPAC): "Ketika kita mendengar seseorang merujuk pada mujahidin besar Osama bin Laden sebagai 'teroris', kita harus membela saudara kita dan merujuknya sebagai pejuang kebebasan ..." Komentar: Untuk Muslim tidak ada teroris di dalam Islam, hanya pejuang kemerdekaan dan para sahid. Ini terlepas dari kenyataan bahwa organisasi Mujahid' bin Laden membunuh Muslim lebih banyak dari non-Muslim.

Shukri Abu Baker (Holy Land Foundation): "Saya bersumpah demi Allah bahwa perang adalah penipuan ... Kita bertempur melawan musuh kita ... Tipu, menyamar, berpura-pura lah pergi padahal Anda justru sedang menjalankannya. Tipulah musuh Anda." Komentar: Anjuran untuk bertaqqiya - atau Muda'rat - untuk menipu kafir mengenai niat kaum muslimin.

Ayatullah Khomeini: "Mereka yang tidak tahu apa-apa tentang Islam berpura-pura bahwa nasehat Islam menentang perang. Mereka (yang mengatakan hal ini) adalah dungu atau dodol. Islam mengatakan: Bunuh semua orang kafir karena mereka akan membunuh Anda semua."

Sheikh Qaradawi: Pimpinan tentara bukan pekerjaan murni sipil. Ini adalah salah satu pekerjaan ibadah dalam Islam, karena Jihad adalah di atas semua ibadah Islam." Komentar: Qaradhawi membuat jelas bahwa jihad-berpedang (tentara Muslim adalah "Pedang Islam") adalah bukti ketaatan dan ibadah yang paling "suci" yang dapat dilakukan oleh seorang Muslim.
Last edited by Rasionalis on Sat Apr 14, 2012 11:11 pm, edited 1 time in total.
User avatar
Rasionalis
 
Posts: 1069
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Re: Apa Kata Para Imam

Postby Rasionalis » Sat Apr 14, 2012 9:14 pm

Tentang al-War'a wal Bar'a (cinta dan benci karena Allah)


Sheikh Omar Bakri Mohammed: "Saya milik dan setia pada Islam. Saya bukan milik [yakni loyal] ke Inggris ketika saya tinggal di sana. Saya menolak berjanji setia kepada Ratu. Saya menolak untuk bersumpah bahwa saya akan mematuhi Ratu atau hukum lainnya. Aku hanya patuh pada Allah dan utusannya [Muhammad]." Catatan: "Janji kesetiaan"diharuskan bagi warga negara asing yang meminta kewarganegaraan Inggris. Komentar: Bakri jelas menganggap dirinya dan semua Muslim "di atas" hukum Inggris karena bukan Hukum Syariah.

Imam Abu Mounisa: "Kita harus memiliki tekad di dalam hati kita, demi Islam, untuk menghancurkan semua sistem mereka [non-Muslim] dan menggantinya dengan Islam." Komentar: Praktek lapangan dalam menerapkan doktrin al -War'a wal Bar'a.

Anjem Choudhery: "Anda harus memiliki kesetiaan bila Syariah mengatakan Anda harus memiliki kesetiaan, Anda harus benci dan cinta demi Allah [Al-War'a wal-Bar'a]. Jadi saya harus mendukung saudara-saudari Muslim saya di mana pun mereka berada di Dunia ini, saya harus setia kepada mereka, saya harus bekerja sama dengan mereka, saya harus mencintai mereka ... Aku harus memiliki kebencian terhadap apa pun yang non-Islam " Komentar: Ini sebagian berarti, "Saya harus membantu, menampung dan melindungi teroris."

Anjem Choudhery: "Sejauh menyangkut seorang Muslim, kesetiaan mereka selalu kepada umat Islam, jadi saya tidak akan pernah mengutuk seorang Muslim untuk apa yang dia lakukan bahkan jika ia adalah penindas." [Diucapkan berkaitan dengan pemboman London, 7/7]. Komentar: Seperti di atas, perhatikan juga bahwa secara implisit di sini bahwa sejahat apa pun tindakan seorang Muslim, umat Islam lainnya harus memihaknya menghadapi non-Muslim.

Sheikh Mohammed Nassar (Mesir): "Bila seorang anak dibesarkan di rumah yang baik dan menerima pendidikan kepercayaan yang layak ia mencintai mati syahid (martir), yang menjadi seperti naluri baginya dan tidak pernah bisa dilepaskannya." Komentar: Ini adalah bagian program TV anak-anak yang ditonton oleh anak-anak secara langsung. Di sini, martir berarti "pembunuh massal".

Sheik Abu Imran (Islamist Belgia): "Oh Sarkozy, musuh Allah, anjing Roma, anak dari orang tidak percaya, kami sedang dalam perjalanan. Kami sedang dalam perjalanan dengan ‘Allah Akbar’, ‘Allah Akbar’. Kami akan datang, dengan bom nuklir kami "Allah Akbar." Kami akan datang, dengan bendera hitam - bendera hitam ".Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah." Komentar: “Bendera hitam” Islam adalah spanduk perang, yang merupakan deklarasi perang terhadap kafir.
User avatar
Rasionalis
 
Posts: 1069
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Re: Apa Kata Para Imam

Postby Rasionalis » Sat Apr 14, 2012 9:22 pm

...Kok, tidak ada netter muslim yang muncul untuk membantah ucapan atau pendapat para imam ini?
...Mengapa kalau kafirun yang memberikan pendapat atau penilaian seperti itu, langsung mendapat sanggahan?
User avatar
Rasionalis
 
Posts: 1069
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Re: Apa Kata Para Imam

Postby angky » Sat Apr 14, 2012 9:34 pm

Rasionalis wrote:...Kok, tidak ada netter muslim yang muncul untuk membantah ucapan atau pendapat para imam ini?
...Mengapa kalau kafirun yang memberikan pendapat atau penilaian seperti itu, langsung mendapat sanggahan?


Kebanyakan, Nurani dan nalarnya masih jalan bang...
Coba kong pepe muncul, justru dia akan mengamini bahkan mengutip utk bahan kutbah jumatan.
angky
 
Posts: 3354
Joined: Wed Aug 18, 2010 11:11 am

Re: Apa Kata Para Imam

Postby angky » Sat Apr 14, 2012 9:35 pm

Rasionalis wrote:...Kok, tidak ada netter muslim yang muncul untuk membantah ucapan atau pendapat para imam ini?
...Mengapa kalau kafirun yang memberikan pendapat atau penilaian seperti itu, langsung mendapat sanggahan?


Kebanyakan, Nurani dan nalarnya masih jalan bang...
Coba kong pepe muncul, justru dia akan mengamini bahkan mengutip utk bahan kutbah jumatan.
angky
 
Posts: 3354
Joined: Wed Aug 18, 2010 11:11 am

Re: Apa Kata Para Imam

Postby Rasionalis » Sat Apr 14, 2012 10:50 pm

Rasionalis wrote:...Kok, tidak ada netter muslim yang muncul untuk membantah ucapan atau pendapat para imam ini?
...Mengapa kalau kafirun yang memberikan pendapat atau penilaian seperti itu, langsung mendapat sanggahan?


angky wrote:Kebanyakan, Nurani dan nalarnya masih jalan bang...
Coba kong pepe muncul, justru dia akan mengamini bahkan mengutip utk bahan kutbah jumatan.

...Dari semula, saya juga tidak berharap akan banyak netter muslim menanggapi isi thread ini. Artikel ini saya sadur terutama bagi pembaca pasif. Biarlah para pembaca menarik kesimpulan sendiri di benak masing-masing. Tetapi akan aneh, bila dari artikel ini masih ada yang mendapat kesan bahwa Islam itu indah, damai, rahmat bagi dunia dan sejumlah julukan penghias bibir lainnya.
...Saya yakin kong pepe juga membacanya, malah mungkin memrintnya, untuk bahan khotbahnya.
...Setelah membaca artikel ini, sepatutnya muslim yang cerdas (yang mau menggunakan otak) mulai tergugah atau mikir-mikir untuk meninggalkan Islam.
User avatar
Rasionalis
 
Posts: 1069
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Re: Apa Kata Para Imam

Postby Rahalbin » Sun Apr 15, 2012 7:51 pm

Semakin memperjelas bahwa yang salah adalah ajaran islamnya (bukan oknum) karena hampir semua panutan mereka (imam2, sheik dll) seragam dalam pernyataan mereka yang menyetujui kekerasan. =;
User avatar
Rahalbin
 
Posts: 250
Joined: Thu Jan 05, 2012 3:07 pm

Re: Apa Kata Para Imam

Postby Rasionalis » Mon Apr 16, 2012 12:45 am

Tentang Muslim Munafik


Imam Abu Hamza al-Masri: "Mereka [para pendukung dan anggota Muslim Parliament of Great Britain = MPGB] adalah Muslim kucing, yang tidak mengerti apa-apa tentang Islam ... Apa yang bisa Parlemen Muslim lakukan? Hanya duduk seperti monyet di antara anggota parlemen yang sebenarnya." Komentar: Anggota MPGB dikenal sebagai "Moderat". Di sini Bakri mengungkapkan bahwa mereka sebenarnya hanyalah setengah-hati, orang percaya yang tidak berpengetahuan - yaitu "munafik" menurut Alquran.

Tentang Toleransi Islam dan Kesetaraan


Imam Arshad Misbahi (Manchester Central Mosque): "Pelaksanaan hukuman bagi gay Muslim adalah bagian dari prinsip utama Islam: Seks di luar pernikahan dilarang, ini dinyatakan dalam Quran dan nabi (damai dan rahmat atas dia) telah menyatakan bahwa hukuman ini [pembunuhan] adalah patut bagi perilaku seperti itu.” Komentar: Dia tahu Syariah biadabnya!

Abu Usamah (mualaf Amerika, tinggal di Inggris): "Jika seandainya saya menyebut homoseksual menyimpang, kotor, anjing kotor yang harus dibunuh ... itulah kebebasan saya berbicara, bukan?” Komentar: Sebenarnya, tidak. Itu sudah melewati batas ke dalam hasutan untuk membunuh ('siapa yang harus dibunuh').

Muhammad Rateb Al-Nabulsi (Syria): "Homoseksualitas melibatkan tempat yang kotor, dan tidak menghasilkan keturunan. Homoseksualitas menyebabkan kehancuran homoseksual itu. Itu sebabnya, saudara-saudara, homoseksualitas mendapat hukuman mati." Komentar: Kata-kata kasar lainnya dari Muslim homophobic yang ngaco.

Sheikh Khalifa (Kenya): "Kami meminta warga Kenya menghindari bisnis yang dimiliki oleh orang-orang seperti itu [homoseksual] dan selanjutnya menunjukkan tindakan diskriminasi secara terbuka sebagai cara untuk menghentikan tindakan jelek mereka. Mereka harus ditolak di kalangan masyarakat. "Kematian adalah hukuman satu-satunya yang disebutkan oleh Islam bagi orang tersebut. Kami mendesak pemerintah kita untuk mempertimbangkan membolehkan kita untuk menggunakan metode tersebut untuk menangani tindakan yang merendahkan harkat manusia itu." Komentar: Orang membunuh bukan "merendahkan harkat manusia” tetapi menjadi homoseksual, ya?

Imam Abu Hamza al-Misri: "Jika seorang kafir (non muslim) berjalan di sebuah negara Muslim, dia seperti seekor sapi. Siapa saja boleh mengambilnya. Begitu hukum Islam... Jika seorang kafir berjalan di dekatmu dan Anda menangkapnya, dia merupakan barang rampasan. Anda dapat menjualnya di pasar.... Jika Muslim tidak bisa membawa dan menjual mereka di pasar, ya dibunuh saja. Tidak apa-apa .... Saya hanya mengatakan realitas yang ada di buku-buku Islam. Saya katakan atau tidak, hal itu terdapat di buku-buku.” Komentar: Kecuali Anda adalah seorang dzimmi yang diakui, Anda merupakan bahan mainan yang fair bagi umat Islam di Negara Islam. Anda bisa ditangkap dan diperlakukan sebagai "ghanima" (barang rampasan perang) dan diperbudak.

Abu Usamah: “Perempuan tidak sempurna (deficient), walau pun mereka memiliki gelar PhD. Intelektualitasnya tidak lengkap. Dia mungkin menderita hormon yang membuat dia emosional. Dibutuhkan dua saksi dari seorang wanita untuk sama dengan saksi salah satu pria.” Komentar: Betapa senangnya Usamah mengetahui bahwa dia begitu sangat unggul terhadapa setiap wanita.

Imam Feisel Abdul Rauf (mantan pemimpin proyek "ground-zero mosque”): "Saya tidak percaya pada dialog antar agama."

Dr Abd Al-Aziz Fawzan Al-Fawzan (Suadi Arabia): "Seseorang yang menyangkal Allah, menyembah Kristus, putra Maria ... apa kamu suka hal-hal yang ia katakan dan lakukan? Apkah kamu tidak membenci iman yang bertuhan banyak (polytheist)? Barang siapa yang berkata, 'Aku tidak membenci,' bukan seorang Muslim. Ini bukan rasisme, kita tidak membenci polytheist karena warna kulitnya, jenis kelamin, darah, negaranya. Tapi, jika orang ini adalah seorang kafir, bahkan jika pun orang ini adalah ibu atau ayah saya, Allah melarang, atau putra atau putri saya, saya harus membencinya." Komentar: Singkatnya,"Bencilah kafir, non-Muslim."

Abu Bakar (Ulama Australia): "Agama saya [Islam] tidak mentolerir agama lain. Agama itu tidak mentolerir. Hukum satu-satunya yang perlu disebarkan, dapat di sini atau di mana pun, harus Islam."

Juru bicara Jamaat-e-Islami (Pakistan): "Orang-orang homoseksual adalah kutukan bagi masyarakat dan sampah sosial, mereka tidak layak menjadi Muslim atau orang Pakistan." Komentar: Tidak ada sejenis persamaan hak bagi semua, sesungguhnya - tidak ada sejenis persamaan hak.

Syaikh Muhammad Hassan (Mesir): "Rasulullah berkata: ‘Tidak diijinkan (untuk menumpahkan) darah seorang Muslim yang menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku adalah utusan Allah, kecuali untuk salah satu dari tiga kondisi berikut ... (Ketiga), orang yang meninggalkan agamanya, dan memisahkan diri dari masyarakat.’ Haditsnya terdapat di kedua Sahihs (yaitu Bukhari dan Muslim). ‘Orang yang meninggalkan agamanya, dan memisahkan diri dari masyarakat.’ Islam tidak memaksa siapa pun untuk memasuki Islam. Konsep ini perlu ditegakkan dengan kokoh. Islam tidak memaksa siapa pun untuk masuk. Tidak. Tidak ada paksaan dalam agama. Tetapi kami memberitakan (Islam) dalam kebenaran, belas kasihan, kemuliaan, dan kerendahan hati. Siapapun yang berkata setelah khotbah-siapapun yang berkata setelah (menerima) dakwah dan panggilan (masuk Islam),"Tidak, saya tidak akan masuk agama ini.", Kami katakan kepadanya, "Tidak ada paksaan dalam agama." Kebenaran tampak jelas terpisah dari kesalahan. Kami mengucapkan pernyataan dari Allah SWT, "Biarkan dia yang percaya, dan biarkan dia yang akan kafir" (QS. 18:29). Kami mengucapkan pernyataan Allah SWT, "Anda memiliki agama Anda dan saya memiliki agama saya" (QS. 109:6). Indah. Hal ini setelah dakwah dan panggilan (masuk Islam). Tapi jika dia masuk Islam atas kehendak sendiri, dia tidak memiliki hak untuk meninggalkan agama Allah kapan saja dia mau, mengguncang fondasi masyarakat Muslim. Tidak, dia tidak berhak. Sama sekali tidak berhak. Tapi dia memiliki hak, setelah (Islam) dijelaskan kepadanya dan berkata, "Aku akan masuk" atau "Saya tidak akan masuk agama ini." Tetapi untuk memasuki dan meninggalkannya kapan saja dia mau? Tidak. Ini adalah sesuatu yang tidak dapat diterima dalam agama Allah SWT. Tunjukkan pada saya sebuah konstitusi mana saja di bumi yang memberikan hal seperti itu untuk warga negaranya. Melainkan siapapun yang menentang konstitusi negara mana pun dituduh penghianat atau makar. Semua orang yang akrab dengan pengkhianatan tahu bahwa hukumannya adalah kematian. Jadi apa pendapatmu tentang orang yang mengkhianati agama Allah SWT, orang yang mengkhianati Allah dan Rasul-Nya? "Hai orang-orang yang beriman! Jangan mengkhianati Allah dan Rasul-Nya, atau sengaja mengkhianati kepercayaan Anda (QS. 8:27)" Komentar: Di sini kita melihat bagaimana Islam menafsirkan ayat "tidak ada paksaan dalam agama", menganggap murtad sebagai "menghianati" Islam (bukan masalah pilihan pribadi) atau sebagai "makar" (karena Islam mengakui tidak ada pemisahan antara otoritas temporal dan spiritual) dan bagaimana Islam mendukung pembunuhan orang murtad. Juga penting diperhatikan bahwa Syeikh tidak menyebutkan fakta bahwa jika Anda menolak untuk kembali ke Islam Anda diharuskan menjadi Dhimmi, yang berarti bahwa sementara Anda tetap pada agama Anda, Anda kehilangan kewarganegaraan Anda.

Syekh Abdul Aziz bin Abdullah (Mufti Besar Arab Saudi): "Adalah perlu menghancurkan semua gereja di wilayah ini [Semenanjung Arab]." Catatan: Mufti membuat pernyataannya dalam menanggapi pertanyaan yang diajukan oleh sebuah delegasi dari Kuwait: seorang anggota parlemen Kuwait baru-baru ini menyerukan "penghapusan" gereja (dia kemudian "mengklarifikasi" dengan mengatakan bahwa maksudnya ialah tidak ada pembangunan gereja di Kuwait), dan delegasi ingin mengkonfirmasi posisi Syariah terhadap gereja. Selanjutnya, Mufti menekankan bahwa Kuwait adalah bagian dari Semenanjung Arab, dan oleh karena itu perlu menghancurkan semua gereja di dalamnya." Komentar: Jadi, kita melihat bagaimana reaksi Islam terhadap agama lain di dalam wilayahnya sendiri.
User avatar
Rasionalis
 
Posts: 1069
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Re: Apa Kata Para Imam

Postby rongrong » Mon Apr 16, 2012 8:10 pm

Bukti tak terbantahkan bahwa memang ajarannya yang salah, bukan pengikutnya. Benar-benar menjijikkan.
.
Sungguh saya benci islam! Cuiiiiiiiiiiiiih....!!!!
User avatar
rongrong
 
Posts: 167
Joined: Sat Jul 03, 2010 9:10 am
Location: Barat Laut sebelah Utara Timurnya Kabah

Re: Apa Kata Para Imam

Postby Rasionalis » Wed Apr 18, 2012 8:31 pm

Tentang Perilaku Muslim yang Benar


Imam Omar Shahin (Tucson, Arizona Islamic Center): "Seorang Muslim harus berusaha sebaik mungkin untuk mematuhi aturan Syariah (hukum Islam) bila memungkinkan sebanyak yang ia bisa. Dia seharusnya tidak membiarkan dirinya bertanggung jawab atau terikat kepada hukum-hukum barat yang jelas bertentangan dengan aturan Islam." Komentar: Ini adalah referensi ke doktrin-doktrin Tayseer ("kemudahan") dan Darura ("kebutuhan") - dispensasi dari mengikuti Syariah, lahir dari kebutuhan - atau lebih tepatnya, untuk tidak menggunakan dispensasi ini secara berlebihan. Dengan kata lain, adalah kewajiban untuk sedekat mungkin kepada Syariah dan secara implisit berusaha meluaskan Syariah apabila memungkinkan - misalnya membuat semua lembaga publik menawarkan makanan halal sebagai keharusan, mendapatkan ruangan khusus Muslim di Perpustakaan, kolam-kolam renang dll, menolak penampilan terang-terangan simbol-simbol Xtian (dll) dan sebagainya.

Syeikh Muhammad Al-Munajid (Arab Saudi): "Seorang istri harus memenuhi keinginan suaminya di tempat tidur. Inilah sebabnya mengapa dia [Allah] memerintahkan istri untuk menuruti suaminya. Istri harus menurut pada keinginan dan mentaati suaminya. Istri di Barat tidak wajiban berlaku seperti itu. Selain itu, di sana istri dapat diperkosa oleh suaminya. Mereka mengkleim bahwa jika suami berhubungan seks dengan isterinya bertentangan dengan kehendak isterinya, ini adalah pemerkosaan! Mereka menganggap ini adalah perkosaan! Mereka mengklaim isteri harus sedang mau! Mereka mengklaim isteri harus menginginkannya! Oleh karena itu istri tidak tunduk kepada suami yang kapan saja ingin berhubungan. Komentar (sarkastik): Cara berpikir yang fancy, berhubungan seks dengan seorang wanita yang tidak ingin adalah pemerkosaan! Apa berikutnya? Tidak diizinkan untuk memukul isteri karena tidak tunduk kepada Anda?

Zakir Naik (di Pakistan): "Jika seorang Muslim menjadi non-Muslim dan menyebarkan agama barunya, maka dalam Islam adalah hukuman mati bagi orang seperti itu." Komentar: Dalam hal ini, Naik menganggap kemurtadan sebagai "pengkhianatan" kepada Umma, tetapi ia tetap bersikukuh adalah dibenarkan membunuh orang karena meninggalkan Islam. Ini dari seorang Muslim "moderat".

Marzan Al-Sarsawi (Mesir): "Seseorang yang telah bertobat dan merasakan kesempurnaan Islam tidak bolehmeninggalkan Islam kapan saja sesuka-hatinya." Komentar: Benar, dia dibunuh untuk menghentikan dia pergi meninggalkan Islam.

Meskipun bukan "Imam" dari segi apa pun, wanita berikut ini menyerukan penggunaan perempuan untuk perbudakan seks (tentu saja asalkan mereka bukan Muslim). Terlalu mengerikan untuk diabaikan.

Salwa Al-Mteiri (Kuwait): "Mufti [di Arab Saudi] mengatakan perlu ada Negara Muslim yang merampok sebuah Negara Kristen, maaf, maksud saya negara non-Muslim dan mengambil tawanan perang ... Dia mengatakan bahwa Islam tidak melarang memiliki budak perempuan. Justru sebaliknya. Hukum yang berkaitan dengan budak perempuan tidak sama dengan wanita bebas. ... Dengan wanita bebas laki-laki harus membuat kontrak pernikahan, tetapi terhadap seorang gadis budak yang harus dilakukan hanyalah membelinya. Seolah-olah dia sudah menikahinya. [Ulama Kuwait mengatakan] bahwa untuk kebanyakan pria relijius yang baik, satu-satunya cara untuk menghindari hubungan terlarang dengan wanita adalah dengan membeli budak perempuan. ... Saya sangat berharap bahwa hukum semacam ini diwujudkan ... perbudakan perempuan harus diperbolehkan. Kita tidak ingin anak kita jatuh ke dalam jurang zina dan kotoran yang sama yang dilarang Tuhan. Ada Negara-negara seperti Chechnya yang berperang dengan Negara lain. Dalam kasus tersebut pasti ada tawanan perang (PoW = Prisoners of War) , jadi mengapa tidak pergi dan membeli tahanan itu? Apakah lebih baik bagi mereka untuk disembelih di sana? Pergi dan beli mereka dan menjualnya kepada pedagang di Kuwait." Komentar: O di mana memulainya? Dengan memperhatikan point yang paling rendah: Di sini kita memiliki seorang wanita Muslim mendukung dan menyerukan penangkapan perempuan asing bagi perbudakan seks – tentu saja dengan syarat bahwa mereka bukan muslim. Dia mendefinisikan kembali arti "PoW" menjadi "setiap wanita yang dapat Anda tangkap" dan secara implisit menyatakan bahwa Muslim membunuh tawanan perangnya (seperti yang terjadi di Afghanistan terhadap pasukan payung Barat yang tertangkap). Yang terburuk adalah bahwa semua yang dikatakannya sesuai dengan Quran dan hukum Syariah. Selanjutnya dia menganggap perkosaan budak secara berulang-kali sebagai lebih baik dan lebih diinginkan dibanding seks konsensual di luar nikah. Dan Muslim menyebut orang lain "tidak bermoral"!

Sheikh Majid Khadduri: "Istilah menjijikkan (ghanima) yang secara khusus diterapkan pada properti yang diperoleh dengan kekerasan dari non-Muslim. Ini juga termasuk, tidak hanya properti (bergerak dan tidak bergerak) tetapi juga orang, apakah dalam kapasitas Asra (tawanan perang) atau Sabi (perempuan dan anak). ... Jika budak seorang wanita, tuannya diijinkan berhubungan seks dengan dia sebagai selir." Komentar: Mari kita perjelas: Khadduri menganjurkan umat Islam menggunakan kekerasan merampok non-Muslim, mengambil tanah mereka, barang, harta benda, laki-laki (sebagai budak - jika mereka bertahan hidup melalui proses pengebirian yang umum diterapkan), perempuan mereka (seperti budak-seks untuk diperkosa setiap kali "master" ingin) dan anak-anak mereka (sebagai budak-anak dan budak-seks) - ingat Aisha: Jika menikahi seorang anak gadis berusia enam tahun cukup baik dan menyetubuhinya pada umur sembilan tahun, maka "sang tuan" bisa, saya kira, berhubungan seks dengan seorang budak gadis berusia sembilan tahun juga; belum lagi "thighing "pada usia berapa saja).

Imam Mas'oud Anwar (Mesir): “Kebijaksanaan dan kasih sayang mengharuskan seorang pembunuh dihukum mati, bahwa pezina menikah dirajam, dan bahwa tangan pencuri harus dipotong. Itulah kasih sayang sejati. Memotong tangan dari seorang pencuri, untuk melindungi seluruh bangsa, adalah cinta, kasih sayang, dan kebijaksanaan.” Komentar: Jadi Islam memiliki suatu definisi yang "menarik" mengenai "kasih sayang" - Kasih sebagai pembunuhan.

Marzan Al-Sarsawi: "Kamu katakan kepada mereka [non-Muslim] untuk mualaf, [jika] mereka menolak, beritahu mereka membayar jizyah, [jika] mereka menolak berarti mereka memiliki niat jahat, [sehingga] baik, akan kita mereka." Komentar: "Jizyah", suatu ‘pajak-kepala' khusus untuk non-Muslim - membolehkan Anda untuk tetap memiliki kepala Anda di bahu Anda. "Niat jahat", yang mengerikan bagi hal-hal seperti melestarikan kemerdekaan dan kebebasan.

Syaikh Abu Ishaq al--Huwayni: "Barang siapa menghina, mengutuk atau menista Nabi (saw), jika ia kemudian datang dan meminta maaf, dan mencium sepatu (penguasa), dan berkata, 'Aku ingin semua muslim, setiap orang, untuk bergiliran dan menghantam saya dengan telapak kaki mereka'-apakah penguasa memiliki hak untuk menerimanya? Saya mengemukakan pertanyaan ini, seperti yang pernah diajukan kepada saya. Jawabannya adalah tidak diperbolehkan bagi siapa pun untuk menerimanya. Lalu apa yang kita lakukan padanya? Kita membunuhnya! Tapi dia mengatakan kepada Anda bahwa dia bertobat. Kita tetap saja membunuhnya, walau pun dia bertobat." Komentar: Sikap belas-kasih Islam diungkapkan lagi.

Sheikh Yusuf al-Qaradhawi: “Syari'at Islam mengatur semua tindakan dari mereka yang terikat pada syariat itu. Tidak ada tindakan atau kejadian yang ada tanpa aturan yang sesuai dengan salah satu dari lima aturan syari'ah (wajib, dianjurkan, dilarang, tercela, atau diijinkan). Ini telah dikonfirmasi oleh fundamentalis dan sarjana dari setiap faksi dan mazhab yang terkait dengan Islam ... Siapapun yang membaca kitab-kitab syari'at Islam, maksud saya buku-buku juris-pudensi Islam, di sekolah yang berbeda pemikiran, akan menemukan bahwa buku-buku itu memuat semua urusan kehidupan, dari yurisprudensi kemurnian, hinga pada keluarga, masyarakat dan negara. Ini sangat jelas bagi setiap siswa sekolah dasar, apalagi mereka yang lebih mampu di dunia ini.” Komentar: Jadi, pemerintahan Syariah adalah semua yang menggembirakan.
User avatar
Rasionalis
 
Posts: 1069
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Re: Apa Kata Para Imam

Postby Rasionalis » Mon Apr 23, 2012 6:10 pm

Tentang Seks


Menanggapi pemerkosaan geng, Kepala Mufti Australia mengatakan, "Jika dia (perempuan) berada di kamarnya, di rumahnya, di Hijabnya, tidak akan terjadi masalah. Quran memberikan justifikasi yang sama untuk menutupi kepala sampai tumit bagi perempuan, "Wahai Nabi! Katakan istri Anda dan putri Anda dan para wanita yang beriman untuk mengenakan jubah mereka (cadar) di seluruh tubuh mereka sehingga dengan demikian mereka dapat dibedakan dan tidak diganggu." (Quran 33:59). Comment: Dengan demikian setiap wanita yang tidak berburkha secara pasti meminta, bahkan mengemis, untuk diperkosa secara beramai-ramai, menurut “Imam” tersebut. Di sini Anda lihat tidak ada sedikit pun cercaan atau kutukan (condemnation) bagi pemerkosa itu.

Seorang Mullah Kurdistan: "Allah berfirman jika seorang wanita mendurhakai suaminya, sang suami berhak untuk memukulnya, tetapi penyambukan harus sesuai dengan Syariah ... Isu penyunatan perempuan di Kurdistan. Lebih dari setengah para ibu dan saudara perempuan dari anggota partai Anda disunat. Ini berarti bahwa Anda menghina nenek sendiri. Kalian menghina ibumu sendiri. Anda menuduh mereka ****. Sunat [FGM] merupakan bagian dari Hukum Islam (Syariah).” Komentar: Banyak Muslim mengklaim bahwa FGM memiliki suatu basis sosial – bukan karena lebih baik - tetapi Syekh ini membantah kebohongan klaim tersebut. FGM adalah berdasarkan Sariah.

Tentang Anti-semitisme


Sheik Yusuf al-Qaradhawi kepala teolog dari Ikhwanul Muslimin: "Ya Allah, ambilah Yahudi, gerombolah Zionis penindas ini. Ya Allah, jangan menyisakan satu pun dari mereka. Ya Allah, hitunglah jumlah mereka, dan bunuh lah mereka, sampai ke yang paling akhir." Dia juga menyatakan: "Sepanjang sejarah, Allah telah menimpakan pada orang-orang [Yahudi], orang yang akan menghukum mereka karena korupsi. Hukuman terakhir dilakukan oleh [Adolf] Hitler." Komentar: Kebencian Islam terhadap Yahudi-yang hidup dan terpelihara selama 14 abad Islam – sama dengan setiap abad Islam lainnya.

Yusuf al-Qaradhawi: "Sepanjang sejarah, Allah telah menimpakan kepada mereka (Yahudi), orang yang akan menghukum mereka karena korupsi. Yang terakhir adalah Hitler .... Insya Allah, waktu berikutnya akan berada di tangan orang percaya (Muslim)." Komentar: Ini terdengar mengkhawatirkan, seperti suatu seruan untuk pembunuhan besar-besaran berikutnya (holocaust).

Imam Al-Miqdam Khadhari (Mesir): Ini adalah buku yang sangat penting, bagi pembaca buku teks ... di Al-Azhar... buku itu berpindah ke suatu topik dengan judul besar, seperti di siang bolong:"The Treachery of the Jews” (Pengkhianatan Orang Yahudi). Judul itu menunjukkan apa yang akan dipelajari para siswa. Hal yang dibicarakan bukan sesuatu yang sepele atu marjinal, melainkan suatu topik yang penting. Saya belum pernah melihat ada kurikulum yang menyajikan subjek ini secara begitu eksplisit. Ini adalah kurikulum 2008. Saya tidak berbicara tentang sesuatu yang kuno atau lama, tetapi sekarang! Buku ini adalah buku dari tahun ini atau tahun lalu. Judul berikutnya, tepat setelah "The Treachery of the Jews" - saya pikir kamera dapat menampilkan judulnya ... Saya ingin Anda membacanya, saudara-saudara ... "Islamic Jihad and Its Various Forms” (Jihad Islam dan Berbagai Bentuknya). Mereka mengajarkan topik ini sehingga para siswa akan berjiwa militeristik ketika tamat [dari Al-Azhar]." Komentar: Yang dia maksud dengan “militerisasi" ialah indoktrinasi membenci orang Yahudi (bersama dengan semua non-Muslim, tapi terutama orang Yahudi).

Imam Al-Unis Astal: "Orang-orang Yahudi dibawa berbondong-bondong ke Palestina sehingga orang-orang Palestina dan bangsa Islam [Umma, yaitu semua Muslim] di belakang mereka akan mendapat kehormatan memusnahkan sifat iblis dari geng ini. [Semua ancaman lainnya] kurang berbahaya dibanding yang dari orang Yahudi. Dalam beberapa tahun semua Zionis dan pemukim akan menyadari bahwa kedatangan mereka di Palestina adalah untuk pembantaian besar-besaran yang dengan cara itu Allah ingin membebaskan kemanusiaan mereka dari iblis. Ketika Palestina dibebaskan dan rakyatnya kembali ke sana dan seluruh kawasan, dengan rahmat Allah, akan berubah menjadi negara Serikat Islam, tanah Palestina akan menjadi ibukota Khilafah Islam dan semua Negara akan menjadi negera bagian dari ke-khilafahan itu. Ketika ini terjadi, setiap orang Palestina akan dapat hidup di mana saja, karena tanah Islam adalah milik semua umat Islam. Sampai ini terjadi, kita harus menolak semua rencana pemukiman kembali, naturalisasi, atau bahkan reparasi menyongsong kembalinya para pengungsi." Komentar: Terdapat banyak hal di sini, anti-Semitisme yang biasa, kenyataan bahwa seluruh tanah dari Dar-ul-Islam hanyalah semata-mata milik umat Islam (terlepas dari siapa yang tinggal di sana). Juga pengakuan bahwa "pengungsi Palestina" adalah berdasarkan pilihan sendiri - mereka akan menolak naturalisasi dll.

Sheikh Hussein Ye (Malaysia): "Selalu dalam Al-Qur'an ketika dikatakan 'magndub' [terkutuk] (atau) 'ghadab' [benci] ditujukan kepada orang Yahudi." Komentar: Dengan demikian, anti-semitisme dilembagakan dalam Islam oleh Al-Quran.

Abd Al-Rahman Al-Sudayyis (Imam di Masjid Haram di Mekkah): "Sampah umat manusia, tikus dunia, pelanggar pakta dan perjanjian, pembunuh para nabi, dan keturunan dari kera dan babi [adalah orang-orang Yahudi]."

Sheikh Saad al-Beraik (Saudia Arabia): "Persaudaraan Muslim di Palestina, tidak memiliki belas kasihan mau pun kasih-sayang kepada orang Yahudi, darah mereka, uang mereka, dan daging mereka. Perempuan mereka adalah milikmu untuk diambil, secara sah. Tuhan membuat mereka menjadi milikmu. Mengapa Anda tidak memperbudak perempuan mereka? Mengapa Anda tidak berjihad? Mengapa Anda tidak menjarah mereka?"

The Grand Mufti Yerusalem (2012): "Perang kami dengan keturunan kera dan babi [yaitu Yahudi] adalah perang agama dan iman ... sejak Umar hadir dan berlanjut hingga akhir hari, Hadits terpercaya [dari] Bukhari dan Muslim mengatakan: "Saatnya tidak akan datang sampai Anda memerangi orang Yahudi. Orang Yahudi akan bersembunyi di balik batu atau pohon, lalu batu atau pohon akan berseru: "Oh Muslim, hamba Allah, ada seorang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah dia!" Kecuali pohon Gharqad, oleh karena itu tidak mengherankan bahwa Anda melihat gharqads mengitari pemukiman dan koloni [orang Yahudi]." Catatan: Khalifah Umar merebut Yerusalem pada 637 A.D.

Hazem Shuman (Mesir), 2012: [Setelah mencerca Mesir karena tidak memerangi Yahudi, meyakinkan orang Yahudi bahwa semua 85 juta orang Mesir membenci mereka dan menginginkan mereka mati, ia mengakhirinya dengan] "Yahudi adalah kanker. Orang-orang Yahudi itu adalah mala-petaka. Tidak ada bencana di dunia yang bukan hasil karya orang Yahudi. Orang-orang Yahudi adalah kanker dalam tubuh planet Bumi, dan jika diijinkan, akan menyebar dan menginfeksi seluruh tubuh. Menyingkirkan orang-orang Yahudi adalah suatu keharusan."
User avatar
Rasionalis
 
Posts: 1069
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Re: Apa Kata Para Imam

Postby Rasionalis » Mon Apr 23, 2012 7:18 pm

Kutipan "Menarik" Lainnya


Imam Muhammad Hassan (Mesir): "Kita sedang berbicara tentang prinsip-prinsip syariah. Yang benar adalah bahwa demokrasi dalam pengertian Barat adalah rakyat memerintah dirinya sendiri dengan mengabaikan hukum Allah, dan ini tidak saya terima." Komentar: Dengan kata lain, satu-satunya bentuk ‘demokrasi’ yang diperbolehkan di bawah Islam hanyalah yang sesuai dengan Syariah Hukum, a-la Iran.

Sheik Nasr Farid Wassel (Mesir): "Sang martir Bin Laden, rahmat Allah baginya, mengobarkan jihad demi Allah melawan Soviet dan Amerika ... Ada seruan di Masjid Al-Nour untuk berdoa bagi jiwa Bin Laden karena ia adalah syahid. Tapi saya mengatakan bahwa kita dilarang untuk berdoa bagi jiwa seorang martir dan Bin Laden yang terus hidup. Dia tidak mati. ‘Jangan menganggap mereka yang tewas demi Allah sudah mati. Mereka tetap hidup, diabadikan oleh Tuhan mereka.’” Komentar: Dan saya pikir (beberapa) masjid tidak berdoa untuk OBL karena mereka tidak setuju dengan tindakannya. Oh konyolnya saya!

Syaikh Abd-al-'Azim (Mesir): “Saya ingin mengatakan bahwa demokrasi adalah ide yang buruk. Kita tidak perlu merasa malu mengatakannya. Demokrasi itu ide yang buruk, kemunduran, dan terbelakang, yang diambil dari Yunani. Demokrasi dibicarakan seolah-olah adalah penemuan modern, tapi sebenarnya tidak. Bahkan kebebasan, apa sih itu? Di antara kebebasan yang melekat pada sistem demokrasi adalah kebebasan bagi perempuan, kebebasan kepemilikan, kebebasan homoseksualitas, kebebasan pribadi, kebebasan hati nurani dan berekspresi, kebebasan untuk menyangkal Pencipta Langit dan Bumi. Ada pencampuran (pria dan wanita), riba, semua ini ada dalam demokrasi, itu sebabnya saya mengutuknya.” Komentar: Oleh karena itu, dalam Islam, tidak ada kebebasan bagi perempuan, kebebasan pribadi, kebebasan berbicara atau beragama dll.

Sheikh Omar Bakri Mohammed: "Islam membolehkan saya untuk mengambil santunan yang ditawarkan oleh sistem. Aku sepenuhnya memenuhi syarat. Sangat sulit bagi saya untuk mendapatkan pekerjaan. Lagi pula, sebagian besar pimpinan gerakan Islam menerima tunjangan/santunan negara.” Komentar: Senang mengetahui dia tidak menolak mendapatkan bantuan dari para kafir yang dibenci dan dihujadnya. Perlu diketahui juga bahwa dia dan sebagian besar pemimpin Islam tidak bisa dipekerjakan - Aku bertanya-tanya, mengapa?
Selesai.

...Selanjutnya saya serahkan kepada pembaca dan netter mengambil kesan, mengomentari, memperdebatkan, menganalisis dsb. artikel Jonmc yang mencakup banyak aspek ini. Saya sendiri mendapat banyak pelajaran dan pemahaman atas Islam dari artikel ini.(Rasionalis)
User avatar
Rasionalis
 
Posts: 1069
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Next

Return to Terorisme & Jihad Dalam Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users