.

Benang merah antara Islam dengan kekerasan.

Hal2 yang menyebabkan terjadinya teror dalam Islam dan kaitannya dengan Jihad.

Postby sirodekhulu » Thu Mar 27, 2008 5:57 pm

otak_bukan_pantat wrote:Mas sirodekhulu,

Saya tidak menekankan pada masalah pecat memecat.. TETAPI saya menekankan pada masalah TINDAKAN. Anda bilang "lalu siapa dari umat islam yang bisa memecat Usamah, Amrozi dll.?"


setau saya MUI telah berfatwa tentang bom bunuh diri dan kekerasan yang dilakukan manusia semacam amrozi adalah haram. Mengenai Abu Bakar...saya tidak banyak tahu mengenai pemikirannya.....MUI lebih tahu apa yang hrus dilakukannya daripada saya, MUI punya banyak pertimbangan dalam berfatwa sesat atau tidaknya seseorang atau aliran. Memang benar Bisa saja ada kesalahan2 dan kelemahan2 MUI sebagai Majlis Ulama....terus terang saya sebagai umat islam kadang kurang puas dengan MUI...misalnya dalam fenomena syrik yang terjadi di Indonesia yang tidak ditindak lanjut....tapi saya tidak menyalahkannya....Allohu 'Alam.

saya ikuti keinginan anda....Asumsikan kalo MUI tidak berbuat apa-apa atas terorisme yang terjadi. tapi manusia yang berpikir tidak akan dengan gegabah bahwa MUI setuju dengan terorisme dan kekerasan...bisa saja karena kelemahannya atau kelalaiannya. Menurut saya bisa terjadi pada siapa saja bahkan majlis pendeta sekalipun...

setelah itu tidak bisa juga menjudge bahwa semua Muslim lemah seperti MUI...karena coba anda lihat keluar...misalnya di saudi arabiyah Majlis ulamanya lebih keras terhadap pemikiran kekerasan dan pemboman....mereka mentahdzir orang-orang yang pemikirannya teroris.

hanya orang yang tidak "open mind" yang berkesimpulan bahwa MUI adalah perwakilan Alloh subhana Hu wata 'ala di muka bumi.

dan saya katakan seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa siapa yang paling dekat dengan kebenaran adalah yang paling dekat dengan Al-Qur'an dan sunnah ROsululloh. Silahkan bandingkan pemikiran teroris dengan pemikiran para ulama....contohnya para ulama Saudi Arabiyah....

sirodekhulu wrote:pengambilan kesimpulan "itu sama aja dengan setuju" dengan terburu-buru seperti anda adalah tidak tepat karena bisa saja orang dengan gampang menjudge seprti itu misalnya....:

1. Para pendeta dan petinggi gereja atau pemuka agama yahudi suka memberkati dan mendo'akan para tentara negaranya sewaktu mau menyerang irak, afgan dll. itu sama aja dengan setuju.

maaf yang saya soroti bukan masalah penyerangan irak atau afgan...., tapi cara pengambilan kesimpulan anda.



Mas sirodekhulu,

Setiap orang yg memahami tata negara akan setuju, bahwa NEGARA berhak mengadakan perang. Jadi tolong jangan disangkut pautkan dengan perang afganistan dan iraq. Karena yg berperang itu negara. Jadi kalo ada pendeta kek, biku kek, ustad kek, ataupun tukang sihir sekalipun ngasi jimat ke tentara2, itu sah-sah saja di MATA HUKUM (jangan sampai anda tanya "kok gak dimata ALLAH?")

ADALAH HAL YG SALAH KALO WARGA AMERIKA BERBONDONG-BONDONG ANGKAT SENJATA TANPA RESTU PEMERINTAH DAN NGEBOM SANA-SINI ke IRAQ!

Demikian juga halnya adalah suatu KESALAHAN YG FATAL FPI BISA TENTANG TENTENG BAWA SAMURAI, GOLOK DAN SEBAGAINYA UNTUK membersihkan PENYAKIT MASYARAKAT. Apakah FPI diberikan MANDAT untuk itu???? SIAPA YG DIBERIKAN MANDAT untuk ITU OLEH WARGA??? Sudah jelas pihak berwenang. Kalo setiap orang bisa saenak udele, maka kata2 "PIHAK YG BERWENANG" sebaiknya dihapus saja dari kata-kata di Kamus Besar Bahasa Indonesia...

nah..kalo FPI, laskar bejat dan lain sebagainya itu sampai sekarang bisa bebas berkeliaran, itu karena MUI SETUJU alias MENGHALALKAN tindak tanduk mereka...TUL GAK???

Sekali lagi, Islam hanya kenal HALAL dan HARAM. Jadi gunakan saja kedua kata tersebut, tidak yg lain...

kan saya sudah bilang yang saya soroti bagimana cara mengambil kesimpulan...,terserah hasilnya benar atau salah mah....

dan dipostingan pertama saya di thread ini saya sudah bilang kalau Jihad itu keputusan Amir/pemerintah/penguasa....

dan demo FPI sekarang selalu koordinasi dengan polisi...dan biasanya polisi merestuinya.

sirodekhulu wrote:
hamba hasil ghanimah(rampasan perang) memang dihalalkan dalam islam, tapi memperkosa diharamkan....tentu orang yang berfikir tau bedanya.

Membunuh kafir hukumnya bisa halal dan bisa haram.....orang kafir dalam peperangan adalah halal untuk dibunuh...., orang kafir dalam peperangan tapi mendapat perlindungan dari seorang muslim haram untuk dibunuh...., orang kafir dalam peperangan tapi dalam perjanjian gencatan senjata haram untuk dibunuh....


Saya kira bunyi ayat sesungguhnya tidak seperti itu. Rekan adadeh sudah mengupas tuntas ayat2 kekerasan dan pembunuhan dalam quran. Intinya, membunuh kafir itu HALAL, selama kafir itu tetap kafir, kecuali kafir itu telah berdamai.Damai dalam Islam itu cuma 2, bayar upeti atau masuk Islam. Itulah sumber kekacauan selama 1400 tahun ini...


Kalau begitu adanya....Na 'am....benar saudara anda adadeh....Bayar Jizyah(Upeti) atau masuk Islam, tapi yang perlu digarisbawahi bahwa hal tersebut jika pemerintahan/kekuasaan islam telah menguasainya atau telah mengalahkan musuhnya dalam peperangan...., karena damai juga bisa dikarenakan perjanjian gencatan senjata atau mengakhiri peperangan, artinya belum/tidak ada yang menang...., dalam perjanjian ini maka diharamkan membunuh kafir....coba anda tanyakan kepada saudara anda adadeh..perihal perjanjian hudaibiyah.

jika anda katakan islam menghalalkan membunuh kafir yang tidak mau membayar jizyah(upeti)....anda salah besar. karena apa...?karena kafir yang tidak membayar jizyah dibunuh atas hukum had....artinya hukum pemerintahan atau hukum pidana....artinya lagi bukan orang biasa seenaknya bisa membunuh kafir...., harus melalui pengadilan...ada saksi ada qadhi ada hakim ada jaksa. mengerti...?
sama saja dengan hukum potong tangan pencuri....

contoh lain adalah: ulama Ahlussunnah bersepakat bahwa hukuman bagi bahwa muslim yang tidak sholat adalah hukum mati....dan itu tidak berarti kalau muslim yang tidak sholat halal dibunuh.....tidak.....tapi harus diadili dulu....dan qodhi yang memutuskan.

contoh lain lagi: khalifah Abu Bakar menghukum mati muslim yang tidak membayar Zakat....ini tidak berarti orang yang tidak membayar zakat halal dibunuh....tidak....tapi harus diadili dulu...dan qodhi yang memutuskan.

tentu saja orang yang berfikir bisa membedakannya....

bukankah anda diajarkan mematuhi hukum penguasa anda...apapun sistemnya..., mau demokrasi, ham, komunis, pancasila.....bahkan islam sekalipun....?

karena mungkin perbedaan ajaran islam dengan ajaran anda adalah:

Ajaran anda : Seperti apapun hukum yang penguasa/raja/pemerintah manusia jalankan, itulah hukum Tuhan.

Ajaran Islam : penguasa/raja/pemerintah Manusia harus mengikuti hukum yang telah ditentukan Tuhan.

sekali lagi saya nasehatkan lihatlah diri anda bagaimana anda mengambil kesimpulan...., "open your mind" dalam mengambil kesimpulan.....

Ya hanya itu saja yang bisa saya sampaikan....., mungkin saya tidak bisa posting lagi, walaupun posting lagi maka untuk beberapa lama tidak...., maklum netter mampir doang....dan tidak pandai berdebat. untuk segala kata-kata yang salah mohon dima'afkan.

kepada netter non muslim saya ucapkan : semoga Alloh Subhanahu wa ta 'ala memberikan hidayahnya kepada anda semua.

kepada netter muslim saya ucapkan : tuntutlah ilmu dari para ulama, Assalamu 'alaikum warohmatullohi wa barokatuh....

kepada semua netter : silahkan lanjutkan diskusinya...., berbuat adillah, berusahalah untuk ilmiyah, jaga akhlak....dan takutlah kepada yang maha Kuasa.....
sirodekhulu
 
Posts: 6
Joined: Thu Feb 28, 2008 7:22 pm

Postby otak_bukan_pantat » Fri Mar 28, 2008 2:35 am

setau saya MUI telah berfatwa tentang bom bunuh diri dan kekerasan yang dilakukan manusia semacam amrozi adalah haram. Mengenai Abu Bakar...saya tidak banyak tahu mengenai pemikirannya.....MUI lebih tahu apa yang hrus dilakukannya daripada saya, MUI punya banyak pertimbangan dalam berfatwa sesat atau tidaknya seseorang atau aliran. Memang benar Bisa saja ada kesalahan2 dan kelemahan2 MUI sebagai Majlis Ulama....terus terang saya sebagai umat islam kadang kurang puas dengan MUI...misalnya dalam fenomena syrik yang terjadi di Indonesia yang tidak ditindak lanjut....tapi saya tidak menyalahkannya....Allohu 'Alam.

saya ikuti keinginan anda....Asumsikan kalo MUI tidak berbuat apa-apa atas terorisme yang terjadi. tapi manusia yang berpikir tidak akan dengan gegabah bahwa MUI setuju dengan terorisme dan kekerasan...bisa saja karena kelemahannya atau kelalaiannya. Menurut saya bisa terjadi pada siapa saja bahkan majlis pendeta sekalipun...

setelah itu tidak bisa juga menjudge bahwa semua Muslim lemah seperti MUI...karena coba anda lihat keluar...misalnya di saudi arabiyah Majlis ulamanya lebih keras terhadap pemikiran kekerasan dan pemboman....mereka mentahdzir orang-orang yang pemikirannya teroris.

hanya orang yang tidak "open mind" yang berkesimpulan bahwa MUI adalah perwakilan Alloh subhana Hu wata 'ala di muka bumi.

dan saya katakan seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa siapa yang paling dekat dengan kebenaran adalah yang paling dekat dengan Al-Qur'an dan sunnah ROsululloh. Silahkan bandingkan pemikiran teroris dengan pemikiran para ulama....contohnya para ulama Saudi Arabiyah....


[/quote]

Baiklah, katakanlah memang sudah ada fatwa HARAM perihal bom-bom bunuh diri itu. Sekarang yang jadi pertanyaan saya:

MENGAPA ketika ada hal yg katanya menyudutkan umat Islam, MUI / segenap / seluruh / dan semua yg mengatasnamakan umat Islam meminta supaya pihak berkaitan meminta maaf. TETAPI ketika AMROSI CS yang notabene orang ISLAM melakukan kegiatan bejat bin laknat (versi kafir), dan yg kata anda MUI sudah membuat fatwa haram, TIDAK MENDESAK/MENDORONG/MEMERINTAHKAN Gerombolan sinting Imam Samudra CS untuk meminta maaf? Baik kepada orang Bali dan bahkan yang paling penting kepada UMAT ISLAM sendiri? Bukankah ini sebuah pencorengan nama baik? Bukankah ini sama saja menjelek-jelekan Islam? Sama parahnya dengan karikatur Mohammed kan? Bahkan lebih parah, karena yg melakukan orang ISLAM sendiri. So????

Justru saya ini orang yg open minded. Saya sangat open dengan ideologi baru, teknologi baru, konsep baru, meskipun semuanya tetap harus difilter. Filter paling murah meriah dan bahkan anak TK pun punya adalah HATI NURANI. Dan karena filter ini pula, Islam menjadi sorotan, baik oleh saya ataupun oleh buaaaannnyak orang di dunia.

Nah, anda sendiri setuju bahwa mungkin saja MUI melakukan kesalahan, kelalaian....DAN Benarnya perkataan anda itu. Bahwa benar MUI itu sudah salah jalan HATI NURANI. Sudah lalai HATI NURANI. Bukan karena mereka tidak mau melakukan yg sesuai HATI NURANI ataupun tidak ingin lalai, tetapi sebenarnya mereka melakukan ini semua karena punya landasan yg kuat yaitu AL-QURAN. Bukankah begitu????

Silahkan bandingkan pemikiran teroris dengan ulama? bukankah teroris itu didikan ulama? Dan ulama didikan dari QURAN? Bahkan buaaaanyak dari yg diusut dalam berbagai macam bom di Indonesia punya predikat kiai, ustad, whateverlah...

kan saya sudah bilang yang saya soroti bagimana cara mengambil kesimpulan...,terserah hasilnya benar atau salah mah....

dan dipostingan pertama saya di thread ini saya sudah bilang kalau Jihad itu keputusan Amir/pemerintah/penguasa....

dan demo FPI sekarang selalu koordinasi dengan polisi...dan biasanya polisi merestuinya.


Sudah jelas bahwa cara pengambilan kesimpulan anda yg nyeleneh. Bagaimana bisa FPI berdiri menjadi pendamping polisi? Emang ada undang2nya?

Koordinasi dengan polisi itu sebenarnya cuma kedok, kalo gak polisinya takut ya polisinya pro FPI. Thats it.

Kalo JIHAD adalah keputusan pemerintah, berarti keberangkatan JIHAD laskar bejat ke poso itu karena keputusan PEMERINTAH INDONESIA?Wahhh...kayaknya buyarkan saja dah NKRI ini sekalian..

Pengambilan kesimpulan saya sangat amat tepat sekali. Saya orang teknis, jadi setiap pengambilan kesimpulan selalu dalam format sebab akibat (IF...THEN....ELSE...). Didasarkan dengan FAKTA di lapangan...saya berani taruhan bahwa kesimpulan saya sangat amat tepat..

Justru saya ingin menasehati anda agar mulai kembali menggunakan hati nurani dan MEMBUKA MATA LEBAR-LEBAR akan fakta di lapangan.. jangan hanya mengambil kesimpulan secara subyektif. Ubahlah cara berpikir anda yang subyektif itu, maka dunia akan berubah..

karena mungkin perbedaan ajaran islam dengan ajaran anda adalah:

Ajaran anda : Seperti apapun hukum yang penguasa/raja/pemerintah manusia jalankan, itulah hukum Tuhan.

Ajaran Islam : penguasa/raja/pemerintah Manusia harus mengikuti hukum yang telah ditentukan Tuhan.

sekali lagi saya nasehatkan lihatlah diri anda bagaimana anda mengambil kesimpulan...., "open your mind" dalam mengambil kesimpulan.....


Saya diajarkan untuk mentaati perintah agama, dan salah satu perintahnya adalah agar tunduk pada otoritas alias tidak menjadi pemberontak. Jadi saya sebagai warga negara yg baik, akan berusaha mematuhi peraturan yg berlaku di negara ini. DAN TIDAK ASALAN UNTUK MENJADIKAN HUKUM PEMERINTAH SEBAGAI HUKUM TUHAN.

Justru karena dalam Islam diajarkan supaya pemerintah harus mengikuti hukum Tuhan (berapapun harga yg dibayar...sudah terbukti), AJARAN ISLAM INILAH YG MENJADI SUMBER KEKACAUAN SELAMA BERABAD-ABAD selama 1400 tahun lebih.

TIDAKKAH ANDA SADARI??

Ajaran inilah yg menjadikan seorang warga negara tidak taat hukum (katanya mengikuti perintah TUHAN yg sesungguhnya...), tidak taat orang tua (katanya mengikuti perintah TUHAN yg sesungguhnya...), istri tidak taat suami (katanya mengikuti perintah TUHAN yg sesungguhnya...), anak tidak taat orang tua (katanya mengikuti perintah TUHAN yg sesungguhnya...), FPI, MUJAHIDIN, LASKAR BEJAT, dan gerombolan penjahat lainnya juga ikut menjadi PEMBERONTAK terhadap negara (katanya mengikuti perintah TUHAN yg sesungguhnya...)...

Jika semua FAKTA diatas ditambah dengan FAKTA2 di seluruh dunia, TIDAKKAH salah dan sangat amat benar JIKA SAYA MENGAMBIL KESIMPULAN BAHWA AJARAN ISLAM ADALAH AJARAN PEMBERONTAKAN, MENJADIKAN SEMUA PENGIKUT2NYA MENJADI BIANG KEKACAUAN DI SELURUH DUNIA.... Is it?

Tolong sanggah kesimpulan saya ini dengan urutan yg benar...jangan asal ngecap..anggap saja sebagai posting perpisahan :lol:
User avatar
otak_bukan_pantat
 
Posts: 302
Joined: Sun Mar 09, 2008 1:48 pm
Location: Syuuuuuurrrga...dengan 72 bidadari berdada montok..

Postby otak_bukan_pantat » Fri Mar 28, 2008 2:58 am

ESENSI DARI ISLAM adalah: MENGISLAMKAN dan MENSYARIAH-ISLAMKAN SELURUH DUNIA, dari CARA LEMBUT SAMPAI KASAR kalo perlu. Maka dari itu tidak heran dimana Islam berada, disana selalu terjadi KERIBUTAN.

INGATLAH BAHWA AJARAN ANDA MENGINGINKAN ISLAM HIDUP SENDIRI DIDUNIA INI. Semua orang yang tidak mau masuk Islam silahkan pindah ke planet lain :lol: :lol:

Yg jadi masalah, kepentingan Islam selalu berbenturan dengan kepentingan kafir.

HAM bagi Islam adalah HAK ASASI MOSLEM. Lalu bagaimana dengan HAK ASASI MANUSIA? Ya tidak ada, semua HAK ASASI MANUSIA yang bertentangan ataupun bersinggungan dengan HAK ASASI MOSLEM adalah musrik dan harus dibasmi, baik dengan cara halus atapun kasar.

Dengan fakta ini saya jadi bisa mengambil kesimpulan, bahwa Islam itu bukanlah ajaran untuk manusia. Dan setiap pengikutnya selama ratusan tahun dididik untuk semakin lama menjadi semakin bukan manusia.

Yahhh...memang bisa dilihat dari tindak-tanduknya. Pepatah mengatakan, pohon mangga menghasilkan buah mangga, dan buahnya jatuh tak jauh dari pohonnya...

Paling mudah melihat ajaran baik atau buruk, bisa dilihat dari buahnya...
Buah apa yang paling banyak ISLAM tunjukan kepada dunia?
1. Buah pemberontakan.
2. Buah PENGHALALAN pembunuhan.
3. Buah PENGHALALAN pemerkosaan.
4. Buah PENGHALALAN Penjarahan.
5. Dan masih banyak buah kejahatan yang lain.

Buah menunjukkan sifat asli pohonnya...
User avatar
otak_bukan_pantat
 
Posts: 302
Joined: Sun Mar 09, 2008 1:48 pm
Location: Syuuuuuurrrga...dengan 72 bidadari berdada montok..

Postby sirodekhulu » Fri Mar 28, 2008 9:44 am

baiklah pendek saja sebagai posting perpisahan saya akan menanggapi....hanya cara pola berfikir dan pengambilan kesimpulan saja karena semua diskusi kita berkaitan dengan ini yakni dari awal postingan F-22, yaitu mengenai struktur "IF...THEN...ELSE" yang anda pakai (Bahkan anda gak pake ELSE nya) adalah struktur yang "close minded"....kenapa....? kalau anda pernah belajar algoritma, ada yang namanya struktur "IF bersarang" atau "nested IF", kalau belum pernah belajar algoritma silahkan masuk ilmukomputer.com atau googling aja dan struktur inilah yang "open mind". Coba saja suruh programmer artificial intelegence hanya boleh memakai struktur "IF...THEN...ELSE" saja, dan bandingkan dengan yang boleh menggunakan "NESTED IF"....AI mana yang lebih cerdas. saya hanya mengajak memakai "nested IF" karena condition itu bisa banyak...., silahkan direnungkan sendiri.....

That's it. saya mau belajar agama dulu....Alhamdulillahir Robbil 'Alamin.
sirodekhulu
 
Posts: 6
Joined: Thu Feb 28, 2008 7:22 pm

Postby otak_bukan_pantat » Fri Mar 28, 2008 12:54 pm

sirodekhulu wrote:baiklah pendek saja sebagai posting perpisahan saya akan menanggapi....hanya cara pola berfikir dan pengambilan kesimpulan saja karena semua diskusi kita berkaitan dengan ini yakni dari awal postingan F-22, yaitu mengenai struktur "IF...THEN...ELSE" yang anda pakai (Bahkan anda gak pake ELSE nya) adalah struktur yang "close minded"....kenapa....? kalau anda pernah belajar algoritma, ada yang namanya struktur "IF bersarang" atau "nested IF", kalau belum pernah belajar algoritma silahkan masuk ilmukomputer.com atau googling aja dan struktur inilah yang "open mind". Coba saja suruh programmer artificial intelegence hanya boleh memakai struktur "IF...THEN...ELSE" saja, dan bandingkan dengan yang boleh menggunakan "NESTED IF"....AI mana yang lebih cerdas. saya hanya mengajak memakai "nested IF" karena condition itu bisa banyak...., silahkan direnungkan sendiri.....

That's it. saya mau belajar agama dulu....Alhamdulillahir Robbil 'Alamin.



Ahh, itu mah sama aja. Nested IF sumbernya juga dari if then di gabung-gabung. Emang tanpa if then nested if ada?

Oklah gak usah bahas if then lagi, sekarang cukup jawab pertanyaan saya yg di postingan sebelumnya...kalo anda bisa (dan masih sempat)..

Benar bung, anda harus belajar banyak dari agama anda, biar semakin kuat iman dan taqwa, haslnya hanya akan ada 2 kalo anda BENAR2 belajar agama dengan sungguh2:
1. Cepat murtad.
2. Cepat jadi teroris.

Kita lihat saja nanti.... :lol:
User avatar
otak_bukan_pantat
 
Posts: 302
Joined: Sun Mar 09, 2008 1:48 pm
Location: Syuuuuuurrrga...dengan 72 bidadari berdada montok..

Re: Benang merah antara Islam dengan kekerasan.

Postby fauzan azima » Mon Apr 22, 2013 10:01 pm

ISLAM = ajaran kebencian,kekerasan atas nama TUHAN,biadab dan tak punya hati nurani,barbarisme dan fasisme tidak punya malu dan berprasangka buruk terhadap agama lain,mau menang sendiri,**** dan terbelakang "AKU BERSAKSI BAHWA MUHAMMAD ADALAH UTUSAN IBLIS PENGACAU DUNIA!!!! :finga: :axe: :snakeman: :prayer:
User avatar
fauzan azima
 
Posts: 143
Images: 0
Joined: Wed Feb 20, 2013 11:22 am

Previous

Return to Terorisme & Jihad Dalam Islam



Who is online

Users browsing this forum: Google [Bot]

cron