.

Dimanakah dinosaurus ketika Adam diciptakan

Benturan dan bentrokan antara Islam dengan agama-agama dan peradaban lain di seluruh penjuru dunia.

Postby amijay » Fri Feb 01, 2008 3:41 pm

berani_murtad wrote:jadi kamu setuju dong dengan konsepnya charles darwin yang mengatakan manusia merupakan hasil evolusi dari kera. karena terbukti selama 20 ribu tahun yang lalu tidak ditemukan fosil manusia yang masih sempurna seperti manusia sekarang.


Saya tidak setuju ...
karena Darwin cuma mengatakan, tapi ... tidak membuktikan !!
Penemuan fosil akhir-akhir ini justru sudah tidak sejalan dengan teori manusia kera lagi ...
tapi ... kini para ahli malah menemukan bukti-bukti, bahwa sejak ratusan juta tahun yang lalu,
manusia sudah bersosial kebudayaan seperti sekarang...
artinya, Adam yaaa .... manusia juuuuga dong!
amijay
 
Posts: 15
Joined: Tue Jan 01, 2008 7:21 pm

Postby Busman » Sat Feb 02, 2008 12:28 am

Kalau adam sudah ada sejak ratusan juta tahun yang lalu, apa berarti kabah sudah ada sejak ratusan juta tahun yang lalu juga? bukankah adam juga melakukan ritual haji tawaf keliling kabah?
User avatar
Busman
 
Posts: 2276
Joined: Fri Oct 19, 2007 9:26 pm

Postby amijay » Sat Feb 02, 2008 2:12 am

Busman wrote: Kalau adam sudah ada sejak ratusan juta tahun yang lalu, apa berarti kabah sudah ada sejak ratusan juta tahun yang lalu juga? bukankah adam juga melakukan ritual haji tawaf keliling kabah?


Begitukah...?!!
tunggu dulu ...
Hei ...!!! ternyata anda betul ...
Kalau begitu terbukti bahwa manusia tidak pernah mengalami fase manusia kera ...
amijay
 
Posts: 15
Joined: Tue Jan 01, 2008 7:21 pm

Postby javatar » Sun Feb 03, 2008 11:22 am

Bagaimana dg dilema incest itu? anda setuju?
User avatar
javatar
 
Posts: 45
Joined: Fri Jul 13, 2007 9:55 am
Location: Semak-Semak yg terbakar di Gunung Sinai

Postby amijay » Mon Feb 04, 2008 12:30 am

javatar wrote:Bagaimana dg dilema incest itu? anda setuju?


Sebelum saya jawab,
saya mau tanya dulu sama anda ... bolehkan?
Andaikan Anda ....
Tolong andaikan saja ... ini cuma logika ... tidak ada tipuan di dalamnya
Andaikan anda suatu ketika menyadari ... bahwa ... hanya anda dan adik anda (saya asumsikan anda pria dan adik anda wanita, atau sebaliknya) satu-satunya sepasang
spesies manusia ... ah jangan ... terlalu ekstrim ... atau satu-satunya keluarga manusia,
saya ulangi ... satu-satunya ... yang selamat dari bencana perang nuklir, yang berhasil melewati musim dingin nuklir, dan berhasil menata kembali hidup anda atau keluarga anda ...
Apa yang akan anda lakukan ....???
ok! tentu saja anda bersyukur .... tapi bukan itu yang saya tanyakan ...
setelah dari semua itu! apa kelanjutannya ....???
kalau saya jadi anda, pasti saya nggak akan kawin sama monyet, anda setuju?
amijay
 
Posts: 15
Joined: Tue Jan 01, 2008 7:21 pm

Postby Busman » Tue Feb 05, 2008 1:22 am

amijay wrote:
Busman wrote: Kalau adam sudah ada sejak ratusan juta tahun yang lalu, apa berarti kabah sudah ada sejak ratusan juta tahun yang lalu juga? bukankah adam juga melakukan ritual haji tawaf keliling kabah?


Begitukah...?!!
tunggu dulu ...
Hei ...!!! ternyata anda betul ...
Kalau begitu terbukti bahwa manusia tidak pernah mengalami fase manusia kera ...


Kemungkinan yang sangat besar adalah adam bukanlah manusia pertama yang diciptakan seperti kisah dalam alkitab, quran hanyalah tiruan muhamad saja menjiplak kisah penciptaan manusia yang dikisahkan dalam alkitab sebagai kompetitornya tanpa penjelasan rinci historisnya, Adam bukanlah nama diri seseorang, tetapi berarti manusia, muhamad yang orang arab tidak memahami bahasa di luar arab sehingga menganggapnya sebagai nama diri, apa yang aku sampaikan sebelumnya itu mestinya harus ditelusuri dan dicari jejak buktinya, bukan hanya asal percaya mentah2 hanya karena apa yang kamu percayai itu mengatakan begitu padahal tanpa bukti dan hanya isapan jempol dan dongeng belaka, tidak ada bukti kuat yang membuktikan adam berhaji di mekah, tidak ada bukti kuat yang membuktikan adam dan hawa bertemu di mekah, tidak ada bukti yang menguatkan bahwa kabah dibangun oleh malaikat selain dongeng belaka.
species manusia tetap manusia dan bukan kera, wujud boleh jadi mirip kera, tetapi terlalu banyak perbedaan yang dapat dijelaskan untuk membedakan antara manusia dengan kera.
Dan yang paling penting adalah belum tentu manusia pertama itu berasal dari 1 pasang saja.
Last edited by Busman on Tue Feb 05, 2008 1:37 am, edited 1 time in total.
User avatar
Busman
 
Posts: 2276
Joined: Fri Oct 19, 2007 9:26 pm

Postby Busman » Tue Feb 05, 2008 1:29 am

javatar wrote:Bagaimana dg dilema incest itu? anda setuju?

Kemungkinan seperti itu bisa ada, tetapi belum tentu manusia berasal dari satu keturunan saja, bisa jadi manusia pertama itu lebih dari satu pasang.
Kalaupun ada incest di masa awal adanya manusia lebih baik kita tidak menyoroti dari kacamata modern, tetapi harus kilas balik terhadap budaya dan cara berpikir manusia masa lampau.
User avatar
Busman
 
Posts: 2276
Joined: Fri Oct 19, 2007 9:26 pm

Postby javatar » Tue Feb 05, 2008 11:44 am

amijay wrote:
javatar wrote:Bagaimana dg dilema incest itu? anda setuju?


Sebelum saya jawab,
saya mau tanya dulu sama anda ... bolehkan?
Andaikan Anda ....
Tolong andaikan saja ... ini cuma logika ... tidak ada tipuan di dalamnya
Andaikan anda suatu ketika menyadari ... bahwa ... hanya anda dan adik anda (saya asumsikan anda pria dan adik anda wanita, atau sebaliknya) satu-satunya sepasang
spesies manusia ... ah jangan ... terlalu ekstrim ... atau satu-satunya keluarga manusia,
saya ulangi ... satu-satunya ... yang selamat dari bencana perang nuklir, yang berhasil melewati musim dingin nuklir, dan berhasil menata kembali hidup anda atau keluarga anda ...
Apa yang akan anda lakukan ....???
ok! tentu saja anda bersyukur .... tapi bukan itu yang saya tanyakan ...
setelah dari semua itu! apa kelanjutannya ....???
kalau saya jadi anda, pasti saya nggak akan kawin sama monyet, anda setuju?


Anda mengandaikan kisah Adam Hawa dengan menganalogikannya dgn perang nuklir. Karena anda percaya dengan Adam Hawa yang sepasang itu. Maaf saya tidak bisa menjawab pengandaian tsb. Bisa saja saya termutasi genetika saya akibat perang nuklir, sehingga menjadi aseksual, atau menjadi hermaphrodite (ekstrim? ini hanya berandai-andai karena anda juga menggunakan pengandaian). Menurut laporan BBC, hiu jenis Hammerhead bisa bereproduksi tanpa membutuhkan sex.
http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/6681793.stm

Parthenogenesis, as this type of reproduction is known, occurs when an egg cell is triggered to develop as an embryo without the addition of any genetic material from a male sperm cell.


Atau ini, lihat berita koran Tempo 22 Desember 2006:Komodo bisa hamil tanpa pejantan.
http://ndorokakung.com/2006/12/22/hermaprodit-pecas-ndahe/
Contoh yg lain adalah siput dan cacing.

atau ini: http://www.o-fish.com/Artikel/reproduksi_ikan.php

Lihat, selalu ada upaya dari dalam tubuh setiap makhluk hidup untuk mempertahankan diri baik disadarinya maupun tidak, termasuk tumbuh-tumbuhan.

Atau menggunakan teknologi kloning atau bayi tabung untuk mengembangbiakan manusia.

Bukan berarti saya mau menjadi hermaprodit, ini hanya pengandaian.

Anda mengandaikannya seolah-olah tidak ada campur tangan Tuhan.

Pertanyaan ini sdh ada di benak saya sejak masih SD, hanya sekarang saja saya kemukakan, meski ada orang yang berpendapat sama.

Saya juga tidak yakin kalau Hawa itu berasal dari tulang rusuk Adam. Apa enaknya dipatahin tulang rusuknya. (sama saja menyamakan Tuhan dengan ahli bedah dan ahli genetik). Lihat kalimah Kun FaYa Kun saja tidak diterapkan dalam penciptaan Adam (yang berarti membutuhkan materi), Kun FaYa Kun: jadilah maka terjadilah.

Bagaimana kalau mengganti kromosom Y dengan X dari gen Adam yang mempunyai kromosom XY menjadi Hawa dengan kromosom XX.

Manusia tidak menanggung dosa orang tuanya (tidak menanggung warisan dosa), tapi lihat kita menanggung kesalahan (dosa) Adam Hawa karena memakan buah Khuldi (hanya karena memakan buah). Do you think thats really a fruit?

Saya lihat di situs Christian lebih lengkap dalam menjelaskan tentang fruit ini. Ada kesamaan konsep diantara kedua agama, tetapi kelihatannya dalam Islam konsep ini hanya bermakna badaniyah.

Apakah iblis benar benar berujud makhluk (meskipun saya jg percaya ada makhluk ras ular/reptil). Lihat dlm Hindu ada konsep Vrittis yang berarti vibrasi. Meaning, the serpent is vrittis. Kita terjatuh (fallen) dalam dunia vrittis (maya). Saya lebih cenderung kepada konsep Hindu Buddha dalam mencapai pencerahan. That's why they do yoga.

We need a soulution
Pierre Teilhard de Chardin said: we are not human being having spiritual experience... we are spiritual being having human experience

PS: i'm a healthy male.
User avatar
javatar
 
Posts: 45
Joined: Fri Jul 13, 2007 9:55 am
Location: Semak-Semak yg terbakar di Gunung Sinai

Postby amijay » Tue Feb 05, 2008 9:07 pm

Busman wrote: Kemungkinan yang sangat besar adalah adam bukanlah manusia pertama yang diciptakan seperti kisah dalam alkitab, quran hanyalah tiruan muhamad saja menjiplak kisah penciptaan manusia yang dikisahkan dalam alkitab sebagai kompetitornya tanpa penjelasan rinci historisnya, Adam bukanlah nama diri seseorang, tetapi berarti manusia, muhamad yang orang arab tidak memahami bahasa di luar arab sehingga menganggapnya sebagai nama diri, apa yang aku sampaikan sebelumnya itu mestinya harus ditelusuri dan dicari jejak buktinya, bukan hanya asal percaya mentah2 hanya karena apa yang kamu percayai itu mengatakan begitu padahal tanpa bukti dan hanya isapan jempol dan dongeng belaka, tidak ada bukti kuat yang membuktikan adam berhaji di mekah, tidak ada bukti kuat yang membuktikan adam dan hawa bertemu di mekah, tidak ada bukti yang menguatkan bahwa kabah dibangun oleh malaikat selain dongeng belaka.
species manusia tetap manusia dan bukan kera, wujud boleh jadi mirip kera, tetapi terlalu banyak perbedaan yang dapat dijelaskan untuk membedakan antara manusia dengan kera.
Dan yang paling penting adalah belum tentu manusia pertama itu berasal dari 1 pasang saja.


Kalau logika sudah gagal ...
kalau para ahli masih memperdebatkan teori dgn bukti2 mereka ...
katakan ... apa yang harus saya pegang
sebagai pedoman atas sesuatu hal di luar jangkauan pengetahuan manusia?
secara naluri ... sebelum saya menggunakan nalar sebagai senjata terakhir, saya mencari referensi2. Kalau ada referensi2 kuno mengatakan hal yang sama pada sesuatu hal tertentu ... lantas kenapa saya harus rewel ... (kalau ada orang-orang yg lebih tua dari saya mengatakan dulu semasa kecil ayah saya paling bandel ... bagaimana saya menolaknya ... bagaimana saya bisa tahu kalau itu isapan jempol, sedangkan saya belum lahir pada saat itu) ... toh paling tidak saya telah mengetahui dan berusaha menerimanya.
Jadi, selama para ahli belum bisa memecahkan misteri tersebut ... maka saya tidaklah jadi orang yang bingung ... makan santai ... tidur santai ... apa ruginya!!!
Alasan saya memilih apa yang anda katakan sebagai percaya mentah2, adalah sama dengan alasan kenapa anda mempercayai referensi2 yang mengatakan "quran hanyalah tiruan", "muhamad hanya menjiplak" "Kemungkinan yang sangat besar Adam = manusia" "belum tentu manusia pertama itu berasal dari 1 pasang saja". Bagaimana saya bisa hidup hanya dengan mengandalkan prinsip kemungkinan-kemungkinan.
amijay
 
Posts: 15
Joined: Tue Jan 01, 2008 7:21 pm

Postby amijay » Tue Feb 05, 2008 10:31 pm

javatar wrote: Anda mengandaikan kisah Adam Hawa dengan menganalogikannya dgn perang nuklir. Karena anda percaya dengan Adam Hawa yang sepasang itu. Maaf saya tidak bisa menjawab pengandaian tsb. Bisa saja saya termutasi genetika saya akibat perang nuklir, sehingga menjadi aseksual, atau menjadi hermaphrodite (ekstrim? ini hanya berandai-andai karena anda juga menggunakan pengandaian). Menurut laporan BBC, hiu jenis Hammerhead bisa bereproduksi tanpa membutuhkan sex.
... (sorry saya singkat tanpa maksud mengurangi isi) ...


Tidak apa-apa kalau anda tidak mau diandaikan demikian.
Kalau anda ikut mengalami trauma masa perang dingin saat uni soviet masih berkuasa, pengandaian ini sesungguhnya hanya berbatas sebuah tombol untuk menjadi suatu kenyataan yang mengerikan ...
Untuk mutasi saya hanya mengutip satu sumber tapi cukup untuk mewakili maksud saya, yaitu buku Warren Weaver, "Genetic Effects of Atomic Radiation", Science, Bd. 123, 29. Juni 1956, S. 1159 yang menyatakan bahwa hampir semua gen mutan yang telah diketahui ternyata bersifat membahayakan.
Dengan sikap tidak menolak Adam justru saya mengakui adanya intervensi Tuhan dan saya percaya kalimat dalam naskah2 kuno dibawah ini adalah kata-kata tuhan
"Behold! thy Lord said to the angels: “I am about to create man, from sounding clay from mud moulded into shape; When I have fashioned him (in due proportion) and breathed into him of My spirit, fall ye down in obeisance unto him." Quran, Surah 15: 28-29.
"When the LORD God made the heavens and the earth…there was no one to work the land. The LORD God took a handful of soil and made a man. God breathed life into the man, and the man started breathing." Bible, Genesis 2:4-5, 6-7.
Saya kurang mengerti, apa posisi anda sama dengan posisi saya dalam memahami Adam? jadi maaf kalau saya membawa anda ke pandangan logika.
amijay
 
Posts: 15
Joined: Tue Jan 01, 2008 7:21 pm

Postby Busman » Thu Feb 07, 2008 12:46 am

amijay wrote:
Busman wrote: Kemungkinan yang sangat besar adalah adam bukanlah manusia pertama yang diciptakan seperti kisah dalam alkitab, quran hanyalah tiruan muhamad saja menjiplak kisah penciptaan manusia yang dikisahkan dalam alkitab sebagai kompetitornya tanpa penjelasan rinci historisnya, Adam bukanlah nama diri seseorang, tetapi berarti manusia, muhamad yang orang arab tidak memahami bahasa di luar arab sehingga menganggapnya sebagai nama diri, apa yang aku sampaikan sebelumnya itu mestinya harus ditelusuri dan dicari jejak buktinya, bukan hanya asal percaya mentah2 hanya karena apa yang kamu percayai itu mengatakan begitu padahal tanpa bukti dan hanya isapan jempol dan dongeng belaka, tidak ada bukti kuat yang membuktikan adam berhaji di mekah, tidak ada bukti kuat yang membuktikan adam dan hawa bertemu di mekah, tidak ada bukti yang menguatkan bahwa kabah dibangun oleh malaikat selain dongeng belaka.
species manusia tetap manusia dan bukan kera, wujud boleh jadi mirip kera, tetapi terlalu banyak perbedaan yang dapat dijelaskan untuk membedakan antara manusia dengan kera.
Dan yang paling penting adalah belum tentu manusia pertama itu berasal dari 1 pasang saja.


Kalau logika sudah gagal ...
kalau para ahli masih memperdebatkan teori dgn bukti2 mereka ...
katakan ... apa yang harus saya pegang
sebagai pedoman atas sesuatu hal di luar jangkauan pengetahuan manusia?
secara naluri ... sebelum saya menggunakan nalar sebagai senjata terakhir, saya mencari referensi2. Kalau ada referensi2 kuno mengatakan hal yang sama pada sesuatu hal tertentu ... lantas kenapa saya harus rewel ... (kalau ada orang-orang yg lebih tua dari saya mengatakan dulu semasa kecil ayah saya paling bandel ... bagaimana saya menolaknya ... bagaimana saya bisa tahu kalau itu isapan jempol, sedangkan saya belum lahir pada saat itu) ... toh paling tidak saya telah mengetahui dan berusaha menerimanya.
Jadi, selama para ahli belum bisa memecahkan misteri tersebut ... maka saya tidaklah jadi orang yang bingung ... makan santai ... tidur santai ... apa ruginya!!!
Alasan saya memilih apa yang anda katakan sebagai percaya mentah2, adalah sama dengan alasan kenapa anda mempercayai referensi2 yang mengatakan "quran hanyalah tiruan", "muhamad hanya menjiplak" "Kemungkinan yang sangat besar Adam = manusia" "belum tentu manusia pertama itu berasal dari 1 pasang saja". Bagaimana saya bisa hidup hanya dengan mengandalkan prinsip kemungkinan-kemungkinan.

Referensi tertua mengenai adam dan hawa ini yang masih ada tertulis di alkitab, referensi kisah penciptaan versi lain sudah disajikan saudara javatar di awal thread ini, anda bisa baca2 lagi.
Dari beberapa referensi diatas dapat kita simpulkan sejenak bahwa sejak masa lampau sampai detik ini manusia mulai sadar terhadap dirinya dan lingkungannya, darimana dan bagaimana manusia bisa ada, bagaimana bumi ini bisa ada, pertanyaan seperti ini tak beda dengan pertanyaan manusia2 masa lampau, tetap melakukan pencarian terhadap asal muasalnya, yang membedakan antara mereka dengan kita adalah karena kita sudah masuk kategori lebih maju dalam berpikir dan perkembangan iptek lebih memungkinkan kita mulai menelusuri dan menyelidiki kejadian masa lampau walaupun akurasinya belum tentu mencampai angka 100%, tetapi paling tidak sudah menuju ke angka valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kisah adam dan hawa dalam alkitab memberikan referensi geografis yang berasal dari mesopotamia (irak) yang di apit sungai tigris dan efrat, sebuah peradaban kuno yang sangat maju di jamannya, boleh jadi kisah masa lampau ini dibuat sebagai tujuan untuk membatasi angan manusia yang tidak akan mampu menelusuri nenek moyangnya agar tidak terlalu jauh terhanyut dalam polemik yang berkepanjangan, dengan kisah singkat adam dan hawa ini maka pemikiran manusia masa lampau dibatasi sampai titik ini.

Alasan yang bisa aku berikan mengapa bisa ada kesimpulan quran menjiplak/plagiat adalah bahwa kisah adam dan hawa ini hanyalah hasil karya tulisan manusia, ingatlah, tulisan manusia saja, sebuah kisah kuno yang masih abadi sampai detik ini, tetapi quran tanpa landasan ilmiah langsung mengatakan kisah adam dan hawa ini benar-benar manusia pertama yang kronologisnya diakui sebagai 'cerita dari allah' yang diceritakan kembali oleh allah melalui mediator jibril kepada muhamad.
Masih ada bukti lain yang menguatkan berbagai kisah/dongeng kembali 'diceritakan oleh allah' menjadi sebuah kisah nyata yaitu kisah seven sleeper, kisah ini hanyalah novel/dongeng tetapi lucunya malah 'di-klaim' menjadi kisah nyata yang di ceritakan kembali oleh allah kepada muhamad.

Kemungkinan2 yang aku sampaikan mengenai silsilah manusia sama prinsipnya dengan si darwin yang mereka-reka manusia berasal dari kera, darwin memakai referensi anatomi sedangkan aku memakai referensi kuno hal penciptaan adam dibandingkan dengan anatomi manusia saat ini yang bervariasi.

So, dalam hal ini jiplakan quran terhadap alkitab mengenai kisah adam sudah jelas2 bukan suatu kemungkinan kan?
User avatar
Busman
 
Posts: 2276
Joined: Fri Oct 19, 2007 9:26 pm

Postby javatar » Thu Feb 07, 2008 1:01 pm

Terima kasih kepada saudara amijay untuk tidak membabi buta dlm berpendapat. Ini yg saya harapkan. Saya juga tdk mengklaim bulat-bulat bahwa pendapat saya adalah yg paling benar. Saya tidak mencari pembenaran, yang saya cari adalah kebenaran.
Ada baiknya untuk lebih obyektif dalam berfikir membaca referensi pendapat yang berlawanan istilahnya antara tesis dan antitesis, antara teori dan kontrateori, dsb. Untuk counter dari Warren Weaver coba baca ini:
http://www.solarstorms.org/Hiroshima.html
http://www.telegraph.co.uk/opinion/main.jhtml?xml=/opinion/2004/08/08/do0801.xml

Jadi teringat Hiroshima dan Nagasaki, cendawan besar yg mengakibatkan kehancuran. Tapi lihat sekarang, bangsa Jepang menjadi bangsa yg maju secara intelektual dan budaya. Tubuh mereka sekarang menjadi tinggi-tinggi.

Lihat padi yang kita makan, tidak lepas dari hasil mutasi. Kalau disuruh memilih padi hasil mutasi dengan padi organik tentu saya pilih padi organik.

Apakah radiasi nuklir berbahaya atau tidak, perlu dikaji lebih dalam.

Oya bagaimana dengan ini: Surat An-Nisa ayat 1 :
Ya ayyuha alnnasu ittaqoo rabbakumu allathee khalaqakum min nafsin wahidatin wakhalaqa minha zawjaha wabaththa minhuma rijalan katheeran wanisaan waittaqoo Allaha allathee tasaaloona bihi waal-arhama inna Allaha kana AAalaykum raqeeban

O mankind! reverence your Guardian-Lord, who created you from a single person, created, of like nature, His mate, and from them twain scattered (like seeds) countless men and women;- reverence God, through whom ye demand your mutual (rights), and (reverence) the wombs (That bore you): for God ever watches over you.

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya
Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.

Lihat kalimat minhaa, zawjahaa; haa adalah kata ganti untuk wanita, bukankah seharusnya minhuu dan zawjahuu sebagai kata ganti laki-laki (adam).



Untuk Basman: pandangan yg sangat objektif, I like that...!

Andai saja semua orang bisa berpandangan objektif tanpa sekat-sekat doktrin agama. It smells like roses when it happens...
User avatar
javatar
 
Posts: 45
Joined: Fri Jul 13, 2007 9:55 am
Location: Semak-Semak yg terbakar di Gunung Sinai

Postby amijay » Sun Feb 10, 2008 5:46 am

Busman wrote: ... Alasan yang bisa aku berikan mengapa bisa ada kesimpulan quran menjiplak/plagiat adalah bahwa kisah adam dan hawa ini hanyalah hasil karya tulisan manusia, ingatlah, tulisan manusia saja, sebuah kisah kuno yang masih abadi sampai detik ini, tetapi quran tanpa landasan ilmiah langsung mengatakan kisah adam dan hawa ini benar-benar manusia pertama yang kronologisnya diakui sebagai 'cerita dari allah' yang diceritakan kembali oleh allah melalui mediator jibril kepada muhamad ...


Kalau naskah2 kuno sudah saling diperdebatkan ...
maka ... saya ... bukanlah orang yang khusus dipersiapkan
untuk menjatuhkan salah satu diantaranya ...
hanya saja, saya merasa ... ada sesuatu yang ingin saya sampaikan ...
bahkan untuk diri saya sendiri ...
Saya merasa ... kita semua punya kewajiban ...
kewajiban untuk mendengarkan ... dengan akal dan hati yang terbuka ...
susah di jaman sekarang ini untuk menemukan orang yang dapat berpikir dan berpendapat secara objektif (seperti yg diinginkan sdr. javatar) ...

kenapa ... karena saya akan menggunakan nalar saya sendiri untuk menjelaskan ...
mengenai kisah2 dalam kitab Taurat, Bible, Quran dlsbnya ...
saya menemukannya tidak jauh berbeda seperti tatkala orangtua saya bercerita tentang kisah si kancil yang cerdik - saat itu saya masih kecil. Setelah itu saya baru mengerti ... ternyata ada pesan moral di dalamnya! ternyata beliau mengajarkan moral kepada saya melalui pandangan seorang anak kecil ... juga dengan kisah2 yang lainnya ... lain kisah, lain pula pesan moralnya.
Tapi anehnya, sekarang saya tidak meributkan kenapa orangtua saya menceritakan kebohongan kepada saya lalu mengatakan sebagai penjiplak karena cerita ini ternyata ada di mana-mana ... tidak! bahkan sekalipun.

katakan .... apa salahnya bagi Tuhan untuk mengajarkan moral kepada para nabinya
melalui kisah2 yang telah akrab ditelinga mereka pada masa itu? terlepas apakah kisah itu sejarah asli atau bukan ... apa itu penting? ... lebih penting dari pesan moral yang ingin disampaikan oleh Tuhan agar mudah dimengerti? apa jadinya kalau ia menggunakan tata bahasanya sendiri ... apa otak kita sanggup?

Ingatkah anda ...tentang kisah sejarah perjalanan manusia ke bulan ...?
Belum ada 50 tahun! kisah ini sudah ada yang menganggap seperti apa yang anda bilang sebagai hasil karya tulisan manusia, ingatlah, tulisan manusia saja, sebuah kisah kuno yang masih abadi sampai detik ini!! lengkap dengan video2, foto2, dokumen2 rahasia dan segala macam alasan guna menghancurkan sejarah ini ... dan yang lebih gila lagi, para pelaku sejarahnyapun belum pada mati!!! tapi ini jelas-jelas bisa dibuktikan, tinggal tunggu saja pendaratan berikutnya oleh cina. Siapa yang benar & siapa yang salah akan terlihat.
Lalu katakan ... apa yang bisa saya harapkan dari sebuah kisah sejarah yang sudah lewat lebih dari 1400 tahun ... saya rasa susah untuk bisa membuktikannya.

Kalaulah ada kesamaan isi pada naskah2 kuno, kemudian Taurat, kemudian Bible lalu terakhir Quran, bukankah ini justru menunjukkan bahwa Dialah penulis tunggal dari semua naskah2 kuno tersebut? apakah salah ... kalau ia mengulang-ulang perkataannya sendiri.
demikian pendapat saya.
amijay
 
Posts: 15
Joined: Tue Jan 01, 2008 7:21 pm

Postby amijay » Sun Feb 10, 2008 7:29 am

javatar wrote: Oya bagaimana dengan ini: Surat An-Nisa ayat 1 :
Ya ayyuha alnnasu ittaqoo rabbakumu allathee khalaqakum min nafsin wahidatin wakhalaqa minha zawjaha wabaththa minhuma rijalan katheeran wanisaan waittaqoo Allaha allathee tasaaloona bihi waal-arhama inna Allaha kana AAalaykum raqeeban
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.
Lihat kalimat minhaa, zawjahaa; haa adalah kata ganti untuk wanita, bukankah seharusnya minhuu dan zawjahuu sebagai kata ganti laki-laki (adam).


Oke, biarlah yang lebih pakar merumuskan masalah mutan ini ...
Mengenai surat An-Nisa ayat 1 bagaimana saya bisa mengerti kalau orang arabnya saja menganggap ini sebuah misteri. Inilah sulitnya Al-quran, banyak sekali kata-kata yang diperdengarkan adalah asing atau malah tak bermakna sama sekali bagi orang arab sendiri. Belum lagi mengenai arti kalimat-kalimatnya yang sulit diinterpretasikan. Sampai saat ini mengenai minhaa dan Zawjahaa termasuk yang masih dalam perdebatan panjang para ahli ... tentu saja ... masalah Hawa siapa yang bisa membuktikan ... saksinya ... Tuhan sendiri.

Oleh karena itu bagi mereka yang percaya, Tuhan telah memerintahkan untuk mentaati sunah dari sang nabi :
"those who follow the Messenger, the unlettered Prophet, whom they find written down with them in the Torah and the Gospel,
commanding them to do right and forbidding them to do wrong,making good things lawful for them and bad things forbidden for them,
relieving them of their heavy loads and the chains that were around them. Those who believe in him, honor and help him,
and follow the Light that has been sent down with him are successful." (Surat al-A‘raf, 157)
tanpa berpedoman pada sunnah, Quran tidak dapat dimengerti dan diimplementasikan dalam kehidupan seseorang dan bagi mereka yang percaya, cara bagaimana mengimplementasikan perintah2 dalam hidupnya adalah dengan cara mencontoh sang nabi.

Apa yang telah dipelajari dari An-Nisa ayat 1? yaitu mengenai proses penciptaan Adam dan Hawa, namun para ahli juga membuka kemungkinan atas teori evolusi :
This ayah according to some scholars also gives way to the concept of the theory of evolution that the physical body of a human being is evolved from a single Nafs, which in modern terms may mean a single unicellular organism i.e. the first form of life on this planet. These life-forms then went through innumerable changes and higher and more complex organisms were evolved from these simpler ones. When this process of biological evolution reached its final form of a man, Allah (SWT) endowed him with its spiritual soul and thus first human being, Adam (AS) was created.
Bagaimana menurut anda ...
amijay
 
Posts: 15
Joined: Tue Jan 01, 2008 7:21 pm

Postby Busman » Tue Feb 12, 2008 1:55 am

amijay wrote:Kalau naskah2 kuno sudah saling diperdebatkan ...

Naskah kuno yang mana menurut anda diperdebatkan? setahu saya naskah kuno mengenai kisah adam ini masih tetap sama dan tidak berubah, tidak seperti tuduhan quran.

Kisah2 seperti di kitab taurat musa, maupun injil semua dituliskan oleh manusia, berupa kesaksian atau diary 'orang suci' mengenai pengalaman spiritualnya, kisah2 kehidupan nabi2 maupun orang2 suci tidak pernah sekalipun diceritakan ulang oleh Tuhan.

Yang jadi masalah bukan karena hal yang 'diceritakan ulang' oleh manusia, tetapi yang jadi masalah adalah fungsi Tuhan dalam islam yang berposisi sebagai figur kurang kerjaan menceritakan kisah2 yang berbeda dalam berbagai hal tentang seseorang atau komunitas tertentu, pembahasan ini tentunya akan melebar kemana2.

Coba saja perhatikan naskah kuno kitab kejadian yang menyebutkan kronologis dimana kisah adam dibuat, di daerah antara sungai tigris dan efrat seputaran iraq, lah di quran ceritanya malah melenceng jauh demi kepentingan tertentu akhirnya semua kisah dipusatkan di mekah dengan dalil cerita itu adalah dari Tuhan dan mengklaim naskah lain yang lebih dulu ada sebagai naskah yang salah (ingatlah kata2 muhamad sendiri dalam quran yang menghujat orang yahudi dengan kata2 "ini dari Allah", seperti senjata makan tuan, bagaimana bisa kisah adam di quran yang tidak menjelaskan letak geografis kisah adam ini bisa mengklaim diri sebagai naskah yang valid?

Mengenai penting atau tidaknya keaslian kisah yang kamu abaikan itu dan hanya kamu ambil pesan moralnya saja, justru itu yang sedang kita bahas, bagaimana bisa figur Allah, Tuhan yang Maha Tahu sampai tidak tahu kisah yang sebenarnya telah terjadi, dan membuat cerita versi lainnya, bukannya itu malah menyesatkan? Apakah tidak semestinyaTuhan memberikan informasi yang benar kepada umatNya?

amijay wrote:Ingatkah anda ...tentang kisah sejarah perjalanan manusia ke bulan ...?
Belum ada 50 tahun! kisah ini sudah ada yang menganggap seperti apa yang anda bilang sebagai hasil karya tulisan manusia, ingatlah, tulisan manusia saja, sebuah kisah kuno yang masih abadi sampai detik ini!! lengkap dengan video2, foto2, dokumen2 rahasia dan segala macam alasan guna menghancurkan sejarah ini ... dan yang lebih gila lagi, para pelaku sejarahnyapun belum pada mati!!! tapi ini jelas-jelas bisa dibuktikan, tinggal tunggu saja pendaratan berikutnya oleh cina. Siapa yang benar & siapa yang salah akan terlihat.
Lalu katakan ... apa yang bisa saya harapkan dari sebuah kisah sejarah yang sudah lewat lebih dari 1400 tahun ... saya rasa susah untuk bisa membuktikannya.

Kalaulah ada kesamaan isi pada naskah2 kuno, kemudian Taurat, kemudian Bible lalu terakhir Quran, bukankah ini justru menunjukkan bahwa Dialah penulis tunggal dari semua naskah2 kuno tersebut? apakah salah ... kalau ia mengulang-ulang perkataannya sendiri.
demikian pendapat saya.


Saya malah belum tahu ada yang menganggap manusia mendarat di bulan sebagai dongeng saja, dan belum pernah juga mendengar ada yang ingin menghancurkan fakta sejarah manusia pernah mendarat di bulan.

Tidak ada kesamaan antara naskah kuno, taurat, injil dan quran, yang ada hanyalah kemiripan cerita yang memiliki perbedaan besar dalam berbagai segi seperti nama pelaku, kisah hidupnya dan juga lingkungan dimana mereka tinggal, semua naskah ini hanyalah tulisan manusia saja yang berupa kesaksian terhadap fakta kehidupan dan pengalaman spiritual manusia, Yahudi dan Nasrani tidak pernah mengatakan naskah2 kitab mereka ditulis oleh Tuhan, karena mereka tahu bahwa penulis kitab itu semua adalah manusia, hanya islam saja yang mengklaim taurat, zabur dan injil ditulis oleh Tuhan dan diturunkan kepada para nabi, dan itupun di klaim sudah hilang keberadaannya tanpa alasan yang masuk akal.
User avatar
Busman
 
Posts: 2276
Joined: Fri Oct 19, 2007 9:26 pm

Postby amijay » Tue Feb 12, 2008 4:15 am

sebelum kita lanjutkan diskusi ini, saya mau tanya dulu kepada anda ...
apakah anda percaya adanya Tuhan?
Konsep ketuhanan apa yang anda punya?
Maaf saya sedikit bingung dengan posisi anda ... :?:

mengenai pendaratan di bulan cobalah ke youtube atau google, ketik "Hoax man landing on the moon" setelah anda mengamati, kemudian posisikan anda di pihak yang mana ...
amijay
 
Posts: 15
Joined: Tue Jan 01, 2008 7:21 pm

Postby Foxhound » Tue Feb 12, 2008 7:59 am

Quite interesting... gua ngintip dulu aza ya... (nitip post, biar gampang monitor subjectnya)
User avatar
Foxhound
 
Posts: 5450
Joined: Sun Mar 18, 2007 6:02 pm
Location: FFI

Postby berani_murtad » Tue Feb 12, 2008 12:19 pm

saya percaya tuhan. tetapi saya tidak percaya tuhan mempunyai agama. tuhan hanya menyediakan media, waktu , ruang dan tempat untuk perjalanan kehidupan.
anda mengatakan tuhan itu tiada awal dan akhir, demikian juga dengan kehidupan ini: sebelum bumi ada telah ada bumi yang terdahulu dan akan seterusnya begitu. dan bukan hanya bumi yang mempunyai kehidupan. masih banyak galaksi lain yang akan terbukti mempunyai kehidupan selain bumi. apakah semua kehidupan sebelum bumi dan kehidupan selain bumi beragama islam. agama hanya buatan manusia, tetapi tuhan milik kita semua. bentuk penemuan tuhan dapat dicari dengan kebaikan dan cinta kasih kepada sesama manusia. karena pada dasarnya kehidupan manusia itu selalu menolak bentuk kejahatan. jadi bagaimana nafsu itu dapat dihindarkan. karena itu muncullah agama yang dibawa manusia untuk mengenal dekat kepada tuhan. tetapi apakah kita menyerap agama itu segampang mungkin untuk lebih dekat kepada tuhan. saatnya kita pelajari isi kitabnya bagaimana, apakah mengajarkan tingkat2 kemuliaan yang tinggi atau sebaliknya. jadi agama hanyalah mediator untuk lebih dekat kepada tuhan, dan isi daripada agama itu adalah sebuah doktrin yang menentukan keberadaan antara kejahatan dan kebaikan. saatnya anda melihat bagaimanakah isi kitab agama anda, apakah mengajarkan tingkat kebaikan yang tinggi?
berani_murtad
 
Posts: 2574
Joined: Sat May 19, 2007 3:11 pm
Location: Surga 72 bidadari

Postby Foxhound » Tue Feb 12, 2008 3:11 pm

amijay wrote:Saya tidak setuju ...
karena Darwin cuma mengatakan, tapi ... tidak membuktikan !!
Penemuan fosil akhir-akhir ini justru sudah tidak sejalan dengan teori manusia kera lagi ...
tapi ... kini para ahli malah menemukan bukti-bukti, bahwa sejak ratusan juta tahun yang lalu,
manusia sudah bersosial kebudayaan seperti sekarang...
artinya, Adam yaaa .... manusia juuuuga dong!


Darwin tidak membuktikan teorinya? Tidak benar. Darwin punya bukti pendukung untuk teorinya....

Yang problem dari teori Darwin adalah kesimpulannya yang terlalu cepat menarik garis kera dengan manusia. Tapi teori evolusi, TIDAK SALAH, dan banyak buktinya. Yang perlu membawa bukti sekarang ini bukanlah teori evolusi, tapi justru yang membantah teori tersebut, karena dalam dunia ilmu pengetahuan, teori yang diterima pertama kali ADALAH BENAR sampai TERBUKTI SALAH.

Kalau tidak ada teori evolusi, berarti tidak ada bangsa-bangsa di dunia ini dengan beragam karakteristik fisik berbeda. Tidak ada berbagai jenis anjing di dunia, dsb.

Kalau tidak ada teori evolusi, berarti tidak ada punahnya binatang-binatang langka.

Kalau tidak ada teori evolusi, tidak ada spesies-spesies baru yang terus ditemukan dari hari ke hari.

Bahkan manusia pun berevolusi, dari hari ke hari persaingan akan semakin ketat, hanya yang qualified yang bisa bekerja dan mencari uang dan mencari makan. Qualifikasi akan menjadi penting, manusia akan berlomba untuk menjadikan dirinya qualified in order to survive... problemnya, akankah mereka mencapai itu dengan baik atau mencapai itu dengan jahat...

Jadi. TEORI EVOLUSI TIDAK SALAH... tapi kalau MANUSIA DARI KERA... nanti dulu... ini aplikasi dari teori bukan teori itu sendiri. Manusia dari kera masih banyak problem, karena struktur darah manusia lebih dekat ke ular, struktur organ dalam lebih dekat ke golongan tikus dan kelinci, struktur fisiology lebih dekat ke kera. Dan struktur fisiology kera yang paling dekat dengan manusia adalah 'orang utan', tapi orang utan ternyata, pohon evolusi nya jauh dari manusia, dan yang paling dekat adalah chimpanze....

Neanderthals, homo sapiens purba, dan modern human juga masih ada problem soal missing link, dan andaikata tidak ada missing link masih meninggalkan satu problem fundamental... kalau evolusi binatang-binatang yang lain memerlukan waktu panjang... kenapa manusia koq cepat? Jarak waktu neanderthals dengan homo sapiens dan perubahan2nya terlalu dekat, dan patut dicurigai... tapi ini masih pendapat yang susah dibuktikan, jadi masih dispute... Problem kedua adalah apakah benar evolusi hanya bisa dibuktikan secara fisik? Karena orang utan dan manusia terpisah jauh meskipun memiliki fisik yg berdekatan.

Apakah teori evolusi ada dan benar? Saya katakan ya.
Apakah manusia hasil evolusi? Bible berkata tidak, saya juga berkata tidak sesuai iman saya.

Apa yang terjadi di dunia ilmu pengetahuan, turbulensinya jauh daripada yang anda dengar selama ini. Carbon dating (yang digunakan untuk menghitung umur fosil), sebenarnya juga masih sering dipertanyakan akurasinya, dan juga relevansi dan ketahanannya terhadap tekanan tinggi. Sampai ada algoritma koreksi dan teknik pengganti yang ternyata belum sempurna. Dispute ini hanya ada di kalangan ilmuwan dan tidak mungkin dipublikasikan sampai ada bukti-bukti yang benar2 kuat... dan ini adalah masalah dalam sains...

Kalau hal ini (sains) dipakai sebagai pembenaran alkitab, alquran, dan atau agama-agama lain... menurut saya konyol sekali, sesuatu yang terkadang masih diperdebatkan secara teknis, diadaptasi menjadi sesuatu yang sepertinya sudah sah dan pasti secara teknis untuk mengklaim sesuatu yang non teknis yang katanya adalah IMAN. What an irony??

Alkitab sendiri saya dapati jarang menulis segala sesuatu secara literal kecuali cerita sejarah dan hukum. Tapi perkataan Allah sendiri di dalam alkitab selalu penuh dengan analogi, puisi dan makna terselubung. Ada yang dijelaskan, ada yang tidak, ada yang akhirnya jelas sendiri karena waktu menyingkapnya. Kisah penciptaan juga sama.

So bagi rekan seiman saya, tidak ada gunanya mengklaim bahwa ilmu pengetahuan salah, bible yang benar:

1. Kalau bible benarpun, dan lebih benar dari science, belum tentu orang jadi percaya bible
2. Bible bukan kitab sejarah, bukan kitab ilmu pengetahuan. Bible adalah tentang Allah, siapa Dia, apa yang diinginkanNya, apa rencana dan tujuanNya. Kalau mau buktikan, buktikan bahwa ajaran Bible tentang Allah adalah konsisten, tidak berubah dan bisa dipertanggungjawabkan secara akhlak dan moral.

Bagi rekan muslim, sy pesan hal yang sama di atas, ganti kata Bible dengan Alquran, meskipun saya yakin kalian tidak bisa melakukan point no 2 dengan baik.

Bagi rekan atheist, kenapa anda menuntut bible sebagai suatu yang benar secara ilmu pengetahuan? Kristen tidak pernah menyatakan bible adalah keajaiban ilmu pengetahuan, kalau ada segelintir orang, anda tidak bisa menggeneralisasi... AlQuran yang secara general mengklaim demikian...

Ini adalah komentar bible mengenai dirinya sendiri:
2Ti 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
2Ti 3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

So, bible bukanlah kitab literatur referensi ilmu pengetahuan.

Soal tantangan anda sekalian bahwa kisah penciptaan Adam tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan, saya punya pertanyaan terbalik.

Bisakah ilmuwan membuktikan bahwa manusia PASTI adalah hasil dari evolusi?

... semua bukti akan membawa ke hal-hal yang sebenarnya ketika diperdebatkan akan non sequitur, karena tidak bisa memuaskan seluruh bukti ilmiah yang lain. Problem dalam teori ilmu pengetahuan adalah hukum yang mengatakan teori yang paling sederhana untuk menjelaskan segala macam fenomena adalah yang paling benar dibanding teori2 rumit yang lain. Dan evolusi, adalah yang paling simple dan general.... bisa berlaku buat hewan dan manusia...
bukan kisah penciptaan yang relatif lebih kompleks dan membedakan hewan dan manusia... tapi sekali lagi, bahkan dalam science... tidak ada sesuatupun yang PASTI, kecuali matematika...
User avatar
Foxhound
 
Posts: 5450
Joined: Sun Mar 18, 2007 6:02 pm
Location: FFI

Postby amijay » Tue Feb 12, 2008 8:32 pm

berani_murtad wrote:saya percaya tuhan. tetapi saya tidak percaya tuhan mempunyai agama. tuhan hanya menyediakan media, waktu , ruang dan tempat untuk perjalanan kehidupan. ... (maaf saya singkat) ...


Anda percaya Tuhan ... ok ... baiklah!
tapi bisakah tolong lebih diperjelas lagi kepada saya? apakah Tuhan ini adalah Tuhan seperti banyak dewa... atau ... Tuhan seperti Budha ... ataukah seperti Tuhannya Ibrahim (AS) yang satu dan unik ... maaf saya tidak bermaksud kasar, hanya saja saya tidak ingin salah menilai orang terutama keyakinannya.
Dan bisakah anda jelaskan, bagaimana cara Tuhan anda memberikan pengampunan, agar hamba2Nya yang bersalah bisa terbebas dari hukumanNya? (Jangan katakan orang yang bersalah tidak akan dihukum, ... masyarakat sosial manapun tidak akan dapat menerima hal ini).
Mengenai hal cinta kasih sesama manusia ini, apakah Tuhan sendiri memberitahukannya kepada anda melalui perantara ataukah ini adalah hasil proses perenungan dari akal sehat anda sendiri?
Lantas bagaimana kalau anda mati, adakah proses selanjutnya setelah anda mati ... ?
aduh ... sebenarnya banyak yang ingin saya tanyakan ...
tapi saya rasa cukup ini saja dulu ... nanti takutnya ada yg kelewatan jawabnya ...
maafkan atas naluri keingintahuan saya ... Thanks sebelumnya
Last edited by amijay on Tue Feb 12, 2008 10:37 pm, edited 5 times in total.
amijay
 
Posts: 15
Joined: Tue Jan 01, 2008 7:21 pm

PreviousNext

Return to Islam vs Agama & Peradaban Lain



Who is online

Users browsing this forum: No registered users