Page 6 of 6

PostPosted: Tue Feb 12, 2008 9:43 pm
by amijay
Foxhound wrote: Darwin tidak membuktikan teorinya? Tidak benar. Darwin punya bukti pendukung untuk teorinya.... (sorry saya singkat) ...


Baiklah, sepertinya Saya, Busman dan Anda sudah sepakat bahwa :
Teori evolusi bisa terjadi (dengan kondisi bahwa teori ini masih terus dicari bukti -bukti berikutnya, apakah akan menguatkan atau akan meruntuhkan) dan setuju bahwa manusia tidak berasal dari kera. Bagaimana dengan anda javatar?

Saya mau sedikit meluruskan mengenai kitab Quran. Quran adalah perkataan Tuhan yang terakhir diwahyukan, sebagai sumber utama iman dan perbuatan dari setiap muslim. Ia menerangkan segala hal mengenai umat manusia: kebijaksanaan, ajaran, penyembahan serta hukum, namun yang paling utama adalah mengenai hubungan antara Tuhan dgn makhluk2 ciptaannya. Dan pada saat yang sama, ia juga menyediakan pedoman untuk hidup bermasyarakat, hubungan antar manusia serta sistem perekonomian.

Dengan anda mengatakan bahwa "... makna terselubung. Ada yang dijelaskan, ada yang tidak, ada yang akhirnya jelas sendiri karena waktu menyingkapnya ..." bukankah ini bertentangan dengan point 2 yang anda buat, bahwa Bible bukan sebagai sumber sejarah/ilmu pengetahuan? Bukankah sudah banyak tempat-tempat sejarah yang disebutkan dalam kitab2 kuno yang telah dibuktikan keberadaannya oleh para ahli pada abad ke-20 ini? bukankah beberapa ramalannya sudah ada disaksikan oleh umat manusia sekarang ini. Ia telah memberi pengetahuan kepada umat manusia mengenai akan kembalinya Jesus untuk ke2 kalinya serta adanya hari akhir. (akankah kita sempat menyaksikannya?) Ini yang dinamakan insignia dimana Allah ingin agar umat manusia pada suatu jaman tertentu untuk menjadi saksi akan tanda-tanda kekuasaanNya. Anda tidak meragukan hal ini kan?

PostPosted: Tue Feb 12, 2008 11:27 pm
by Foxhound
amijay wrote:Baiklah, sepertinya Saya, Busman dan Anda sudah sepakat bahwa :
Teori evolusi bisa terjadi (dengan kondisi bahwa teori ini masih terus dicari bukti -bukti berikutnya, apakah akan menguatkan atau akan meruntuhkan) dan setuju bahwa manusia tidak berasal dari kera. Bagaimana dengan anda javatar?


Menurut saya. Evolusi terjadi, bukan bisa terjadi... tapi apa berasal dari apa secara detail dan spesifik, ini yang susah dibuktikan kebenarannya. Dan untuk kasus manusia berasal dari kera, ada anomali lain yang terjadi karena waktu yang relatif singkat untuk suatu proses evolusi.

amijay wrote:Saya mau sedikit meluruskan mengenai kitab Quran. Quran adalah perkataan Tuhan yang terakhir diwahyukan, sebagai sumber utama iman dan perbuatan dari setiap muslim. Ia menerangkan segala hal mengenai umat manusia: kebijaksanaan, ajaran, penyembahan serta hukum, namun yang paling utama adalah mengenai hubungan antara Tuhan dgn makhluk2 ciptaannya. Dan pada saat yang sama, ia juga menyediakan pedoman untuk hidup bermasyarakat, hubungan antar manusia serta sistem perekonomian.


Hanya menurut Islam, tidak berlaku secara general, jangan sodorkan premise ini ke saya, saya akan berkata bahwa ini TIDAK BENAR.

amijay wrote:Dengan anda mengatakan bahwa "... makna terselubung. Ada yang dijelaskan, ada yang tidak, ada yang akhirnya jelas sendiri karena waktu menyingkapnya ..." bukankah ini bertentangan dengan point 2 yang anda buat, bahwa Bible bukan sebagai sumber sejarah/ilmu pengetahuan?


Tidak bertentangan... karena sumber sejarah dan ilmu pengetahuan tidak pernah menggunakan analogi untuk menjelaskan. Sumber sejarah dan ilmu pengetahuan akan bicara soal fakta secara gamblang, jelas dan detail, inipun masih membawa dispute. Bible tidak, bible berisi prophecy yang dilambangkan dengan simbolic dan analogy, ini bukan karakteristik buku sejarah dan ilmu pengetahuan. Kalau waktu menyingkap karena itu adalah prophecy.

Sorry, kelamaan berdebat dengan muslim agak membuat saya curiga. Sepertinya anda punya otak seorang muslimin, hanya otak muslimin yang suka memutarbalikkan pendapat orang...

amijay wrote:Bukankah sudah banyak tempat-tempat sejarah yang disebutkan dalam kitab2 kuno yang telah dibuktikan keberadaannya oleh para ahli pada abad ke-20 ini?


Bukti arkaelogi hanya menguatkan cerita sejarah yang ada pada bible, tapi cerita sejarah yang ada dalam bible, dan kemudian terbukti benar, tidak menjadikan bible kitab sejarah. Misinya berbeda... dan misi bible, bukan kitab sejarah...

amijay wrote:bukankah beberapa ramalannya sudah ada disaksikan oleh umat manusia sekarang ini. Ia telah memberi pengetahuan kepada umat manusia mengenai akan kembalinya Jesus untuk ke2 kalinya serta adanya hari akhir.


Memang, bible juga berisi prophecy, sampai sekarang belum ada yang keliru, termasuk soal Islam dan masjid AlAqsa. Dan masih ada yang belum terjadi...

amijay wrote:(akankah kita sempat menyaksikannya?) Ini yang dinamakan insignia dimana Allah ingin agar umat manusia pada suatu jaman tertentu untuk menjadi saksi akan tanda-tanda kekuasaanNya. Anda tidak meragukan hal ini kan?


Saya? Tidak, saya tidak ragu. Soal kita sempat menyaksikannya... I hope so... buat saya sebenarnya tidak ada bedanya antara saya menyaksikan atau tidak... tapi setelah gabung di FFI, saya jadi kepingin menyaksikannya... karena yang pingin saya lihat sebenarnya... muka bloon para muslim... ;)

PostPosted: Wed Feb 13, 2008 1:58 am
by amijay
Foxhound wrote: Sorry, kelamaan berdebat dengan muslim agak membuat saya curiga. Sepertinya anda punya otak seorang muslimin, hanya otak muslimin yang suka memutarbalikkan pendapat orang...


Ok ... penjelasan anda bisa saya terima ...
saya minta maaf kalo anda sampai tersinggung sedemikian rupa ...
kalau saya sih cool aja ... anda mau bersikap seperti itu ... silahkan ... itu hak anda
semua bisa lihat ... dari awal saya berusaha menggunakan nalar ... hal yang sangat manusiawi ... hanya saja yang ditanyakan ke saya selalu mengenai hal-hal yang berbau agama ... terus terang saya tidak berkompeten dalam hal ini.

Saya tidak mengajak anda berdebat ... biarkan para pakarnya yang berdebat dalam bidangnya masing-masing. Tentunya mereka lebih berkompeten akan hal ini.
tapi ... bisakah kita berdiskusi ... dengan melepas semua atribut agama ...
... melepas semua apa yang disebut pre-conditioning atau berprasangka ...
dan menyisakan hanya naluri manusia yang mencari pencerahan melalui pengalaman manusia lainnya ... itupun kalau anda setuju, semua kembali ke anda.
Kalau saya sih mau saja masuk kristen atau budha ataupun penganut atheis (logika)
asalkan ajaran yang baru ini bisa lebih baik. Saya cuma minta bukti, bukti kalau ajaran ini lebih baik. kalaupun saya kelihatan mengkritik, saya cuma bersikap kritis, wajarlah ...

setelah dari ini saya tidak akan menanggapi post yang berbau provokasi,
jadi maafkan kalau saya tidak membalasnya ...
silahkan yang mau lanjut ...

PostPosted: Wed Feb 13, 2008 2:27 am
by Foxhound
amijay wrote:tapi ... bisakah kita berdiskusi ... dengan melepas semua atribut agama ...
... melepas semua apa yang disebut pre-conditioning atau berprasangka ...
dan menyisakan hanya naluri manusia yang mencari pencerahan melalui pengalaman manusia lainnya ... itupun kalau anda setuju, semua kembali ke anda.


Saya tidak berhak berkata setuju atau tidak, karena forum ini bukan untuk itu...

amijay wrote:Kalau saya sih mau saja masuk kristen atau budha ataupun penganut atheis (logika)
asalkan ajaran yang baru ini bisa lebih baik. Saya cuma minta bukti, bukti kalau ajaran ini lebih baik. itu saja.


Ya jangan di forum ini... ini forum untuk mengupas ajaran Islam.. yang bisa anda dapatkan hanyalah bukti bahwa Islam adalah ajaran buruk. Well, positive thinking, choice anda berkurang satu...

Tapi soal Atheis = Logika... saya menolak dengan keras.

Logic based on knowledge...
Hanya yang mengenal teori evolusi yang punya logika tentang mutasi+eliminasi=evolusi
Hanya yang mengenal teori gravitasi yang punya logika tentang bumi bulat (krn tnp gravitasi, bumi bulat menyebabkan semua orang akan jatuh di sisi yang lain)
Hanya yang mengenal teori relativitas yang punya logika tentang perbedaan selisih waktu di bumi dan di bulan

ATHEIST? Bukan berarti logika... atheist berarti tidak punya dan tidak percaya tentang knowledge tentang Tuhan... Theist, juga berlogika! Atheist, belum tentu... jadi analogi Atheist=logika -> non sequitur

amijay wrote:setelah dari ini saya tidak akan menanggapi post yang berbau provokasi,
jadi maafkan kalau saya tidak membalasnya ...
silahkan yang mau lanjut ...


Sorry kalau anda kira saya provokasi, saya hanya membawa diskusi ini sedikit lebih ke esensi yang benar (soal muslim) ;)

PostPosted: Wed Feb 13, 2008 12:17 pm
by berani_murtad
amijay wrote:
berani_murtad wrote:saya percaya tuhan. tetapi saya tidak percaya tuhan mempunyai agama. tuhan hanya menyediakan media, waktu , ruang dan tempat untuk perjalanan kehidupan. ... (maaf saya singkat) ...


amijay wrote:Anda percaya Tuhan ... ok ... baiklah!
tapi bisakah tolong lebih diperjelas lagi kepada saya? apakah Tuhan ini adalah Tuhan seperti banyak dewa... atau ... Tuhan seperti Budha ... ataukah seperti Tuhannya Ibrahim (AS) yang satu dan unik ... maaf saya tidak bermaksud kasar, hanya saja saya tidak ingin salah menilai orang terutama keyakinannya.

dewa bukan tuhan, buddha bukan tuhan. di dalam ajaran hindu dan buddha dikatakan tuhan itu tidak akan pernah terlihat dan terdengar bahkan oleh dewa tertinggipun. kenapa umat hindu sembahyang dewa-dewi. umat hindu percaya dewa-dewi ini adalah guru yang akan mengantarkan mereka kepada tuhan dengan jalannya masing-masing. dengan adanya jalan masing-masing, maka timbullah banyaknya dewa, seperti orang yang ingin hidupnya menjadi kaya, mereka akan membutuhkan dewa yang cocok untuk kehidupannya agar mengajarkan mereka kepada kekayaan dan tidak lupa agar kekayaan itu harus diderma sebagai wujud cinta kasih untuk menebus karma. Walaupun kita tidak percaya dengan kelakuan umat hindu, tetapi mereka sering mengatakan bahwa mereka merasakan hidup mereka memang telah dibantu dalam jasmani dan rohani.
Kalau dalam buddha, siddharta gautama tidak pernah mengakui dirinya tuhan. tetapi dia berpikir apakah tujuan manusia ini lahir yang dikenal dengan pemikiran siddharta tentang hidup ini adalah penderitaan. dia mengatakan mengapa saya senang dan kaya, tetapi mengapa dia begitu melarat. lalu dia berpikir tentang karma yang artinya ada sebab dari kehidupan, ada sebab dari penderitaan, ada sebab dari kesenangan, ada sebab dari kematian, ada sebab dari bencana. karma merupakan sebab akibat perbuatan. karena kelakuan saya begini akibatnya saya begitu. buddha dan hindu mempercayai reinkarnasi ( kelahiran kembali) yang mengakibatkan karma kelahiran seseorang berbeda. demi untuk menebus karmanya, siddharta meninggalkan segala dunia nafsu untuk menuju tuhan agar terlepas dari rantai karma dan reinkarnasi yang akhirnya mengantarkan dia sebagai guru yang sempurna tentang ajaran tuhan.
Kalau Tuhannya ibrahim, cukup satu saja saya katakan, mungkinkah tuhan tega membunuh dan mengancam ciptaannya. untuk apakah dia dilahirkan dan ditakdirkan terbunuh. anda saja yang berpikir, betapa mengerikan sosok allah swt yang mengajarkan aspek pembunuhan, ancaman, merampok, poligamy, janji2 surga yang aneh, hitungan matematika yang salah, ilmu geografi yang bersalahan. bagaimanakah dapat dikatakan quran dari tuhan. tetapi itu hanyalah ciptaan manusia yang ingin agar manusia itu diagungkan layaknya seorang raja dan setaraf dengan tuhan. sangat berbeda dengan kristen yang selalu mengajarkan hiudp penuh cinta kasih, kasihilah sesama musuhmu yang mengakibatkan tidak akan ada dendam yang berkelangsungan karena pada prinsipnya manusia itu mempunyai hati yang mulia.
amijay wrote:Dan bisakah anda jelaskan, bagaimana cara Tuhan anda memberikan pengampunan, agar hamba2Nya yang bersalah bisa terbebas dari hukumanNya? (Jangan katakan orang yang bersalah tidak akan dihukum, ... masyarakat sosial manapun tidak akan dapat menerima hal ini).

menurut saya pengampunan itu tidak akan diterima kalau hanya dengan berdoa dan minta ampun kepada tuhan. tetapi tindakanlah yang membuat manusia itu dapat mengurangi dosa2nya kepada Tuhan. tindakan itu adalah tindakan kebajikan yang sesuai dengan nuranimu. seperti memperjuangkan jalan yang benar dan selalu menolak jalan yang salah.
amijay wrote:Mengenai hal cinta kasih sesama manusia ini, apakah Tuhan sendiri memberitahukannya kepada anda melalui perantara ataukah ini adalah hasil proses perenungan dari akal sehat anda sendiri?

ini semua timbul dari pemikiran sendiri, karena banyak perjalanan hidup manusia yang telah melalui hukum rimba. karena manusia adalah ras yang diberikan akal untuk berpikir, timbullah pemikiran2 yang menolak hukum2 rimba. dengan pikiran manusia mulai berpikir seandainya saya membuat rumah siapakah yang membuat bumi ini? timbullah pemikiran yang mulai mencari kebenaran tentang pencipta semesta ini dan berlanjut dengan pencarian yang ghaib. jadi tidak heran banyak manusia berusaha menciptakan agama baru sampai saat ini. dari situ dapat kita lihat, pikirin mereka menghasilkan tentang ajaran tuhan yang berbeda. tetapi ingat asal ajaran itu tidak menyimpang dari norma2 yang benar.
tetapi satu yang sangat disayangkan berapa kehidupan yang telah musnah akibat perbedaan agama, saatnya anda berpikir apakah pencipta mempermainkan kita dengan anekaragam agama?
amijay wrote:Lantas bagaimana kalau anda mati, adakah proses selanjutnya setelah anda mati ... ?

pasti ada perjalanan hidup setelah saya mati. saya sudah merasakan adanya tuhan yang mulia dengan hati paling dalam yang selalu menolak rintangan nafsu yang menimbulkan kejahatan .dan juga kemampuan saya melihat masa yang akan datang .jadi saya percaya hidup setelah kematian tetap berjalan.
amijay wrote:aduh ... sebenarnya banyak yang ingin saya tanyakan ...
tapi saya rasa cukup ini saja dulu ... nanti takutnya ada yg kelewatan jawabnya ...
maafkan atas naluri keingintahuan saya ... Thanks sebelumnya

tidak apa-apa, saya senang dengan pertanyaan anda.

PostPosted: Thu Feb 14, 2008 3:14 pm
by javatar
Blaik, ketinggalan lagi ane….


Mengenai surat An-Nisa ayat 1 bagaimana saya bisa mengerti kalau orang arabnya saja menganggap ini sebuah misteri. Inilah sulitnya Al-quran, banyak sekali kata-kata yang diperdengarkan adalah asing atau malah tak bermakna sama sekali bagi orang arab sendiri. Belum lagi mengenai arti kalimat-kalimatnya yang sulit diinterpretasikan. Sampai saat ini mengenai minhaa dan Zawjahaa termasuk yang masih dalam perdebatan panjang para ahli ... tentu saja ... masalah Hawa siapa yang bisa membuktikan ... saksinya ... Tuhan sendiri


Anda mengakui bahwa kata-kata dalam Al-Qur’an sulit atau tak bermakna. Terima kasih atas kejujuran anda. Kalau menurut saya sih itu bisa diartikan sebagai berikut :
1. Manusia pertama berjenis kelamin perempuan (atau...hermaprodit??? ups...)
Atau,
2. Ada kesalahan dalam penulisan Al Quran.


tanpa berpedoman pada sunnah, Quran tidak dapat dimengerti dan diimplementasikan dalam kehidupan seseorang dan bagi mereka yang percaya, cara bagaimana mengimplementasikan perintah2 dalam hidupnya adalah dengan cara mencontoh sang nabi


Jadi semuanya bermuara pada sang nabi.

Apa yang telah dipelajari dari An-Nisa ayat 1? yaitu mengenai proses penciptaan Adam dan Hawa, namun para ahli juga membuka kemungkinan atas teori evolusi


Baguslah kalau begitu. Ini yang saya herankan, mengapa kebanyakan muslim percaya bulat-bulat sama HarunYahya, HarunYahya bukanlah nabi. Harusnya muslim percaya pada dirinya sendiri untuk bisa membuktikan kebenaran kitabnya.

sebelum kita lanjutkan diskusi ini, saya mau tanya dulu kepada anda ... apakah anda percaya adanya Tuhan?


Saya juga percaya adanya Tuhan, Tuhan menurut javatar adalah Tuhan yang pengasih, yang tidak membeda-bedakan makhluknya apapun agamanya, apapun warna kulitnya. Seperti mentari yang selalu bersinar, kasih Tuhan laksana sinar mentari, maka cahaya itu menerangi apa saja, tanpa kecuali. Unconditional Love.

mengenai pendaratan di bulan cobalah ke youtube atau google, ketik "Hoax man landing on the moon" setelah anda mengamati, kemudian posisikan anda di pihak yang mana ...


Ya, saya akui sulit membedakan antara kenyataan dengan hoax, terlebih-lebih apabila kenyataan/kebenaran dan hoax/kepalsuan itu bercampur-aduk dan diyakini menjadi yang berasal dari Tuhan. Saya umpamakan jika kebenaran itu adalah secangkir susu dan kepalsuan adalah secangkir kopi, tentu akan dengan mudah membedakannya; tetapi jika telah tercampur menjadi kopi-susu akan sulit untuk membedakannya. Demikian pula dengan kitab yang dianggap suci.

(bukan berarti saya tidak suka kopi, saya juga penikmat kopi. …Ngopi dulu mas…sruput…).

Hoax landing itu mungkin ada hubungannya dengan propaganda NWO. Sebenarnya di kisah epik Mahabarata dan Ramayana juga ada indikasi terjadinya peperangan di bulan. Teknologi yg digunakan sdh canggih. Mempunyai pesawat yg canggih yg disebut dg Vimana.

Mengenai bulan sendiri, menurut saya juga merupakan anomali. Komposisi yg normal untuk planet biasanya adalah berat di bagian tengah dan ringan di bagian permukaan; sementara bulan tidak.

According to Wilson, "The abundance of refractory elements like titanium in the surface areas is so pronounced that several geologists proposed the refractory compounds were brought to the moon's surface in great quantity in some unknown way. They don't know how, but that it was done cannot be questioned."

Mengapa bulan kebanyakan diasosiasikan dengan hal-hal negatif, macam werewolf, vampire (yg ini agak ngaco), ritual satanic, dan juga kondisi alam seperti air laut pasang, dll. Bahkan istilah lunatic pun berkonotasi negatif. Semacam planet parasit begitu.
Dan banyak anomali lainnya.

Baiklah, sepertinya Saya, Busman dan Anda sudah sepakat bahwa : Teori evolusi bisa terjadi (dengan kondisi bahwa teori ini masih terus dicari bukti -bukti berikutnya, apakah akan menguatkan atau akan meruntuhkan) dan setuju bahwa manusia tidak berasal dari kera. Bagaimana dengan anda javatar?


Saya sependapat dengan sdr Foxhound, saya juga percaya adanya evolusi tetapi dalam kasus manusia, kalau evolusi berjalan secara alami belum akan sesempurna sekarang ini. Jadi (seperti yg dikatakan Foxhound) terjadi anomali, sesuatu telah terjadi pada tahapan evolusi manusia; semacam percepatan (fostered) atau INTERVENSI atau genetic engineering atau memang kita awalnya bukanlah makhluk dimensi ketiga/ kita adalah makhluk transdimensional. Siapa yang melakukan? Apakah Tuhan atau mahluk lain yang lebih maju ilmu pengetahuannya saya tidak tahu.

Mengapa harus membenci teori evolusi? Bukankah itu sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup kita untuk bertahan hidup terhadap perubahan alam. Harusnya kita bersyukur. Kulit manusia akan menghitam jika berlama-lama terkena panas matahari, ini berguna untuk melindungi tubuh dari sinar yang membahayakan tubuh; yang bisa menyebabkan kanker atau penyakit lain. Ini adalah mekanisme alami yang diberikan Tuhan kepada manusia, harusnya kita bersyukur.
Saya tidak pernah mengklaim bahwa manusia berasal dari kera. Saya hanya mencari referensi-referensi atas pertanyaan yang selalu terngiang-ngiang di kepala saya.

Tetapi menurut saya apa saja yang bisa saya yakini sebagai sesuatu yang benar akan saya ikuti. Mengapa harus mempermasalahkan tentang kera? Bukankah kera juga makhluk Tuhan? Saya tidak mau menjadi seperti Den Baguse Islib: Aku diciptakan dari api maka aku lebih baik dari Adam yang diciptakan dari tanah. Saya tidak ingin merendahkan semua makhluk Tuhan hanya karena mereka berbeda atau dianggap hina oleh kita. Maka saya tidak akan berkata : Aku lebih baik dari kera karena aku manusia. Javatar mencintai semua makhluk Tuhan.



Jadi. TEORI EVOLUSI TIDAK SALAH... tapi kalau MANUSIA DARI KERA... nanti dulu... ini aplikasi dari teori bukan teori itu sendiri. Manusia dari kera masih banyak problem, karena struktur darah manusia lebih dekat ke ular, struktur organ dalam lebih dekat ke golongan tikus dan kelinci, struktur fisiology lebih dekat ke kera. Dan struktur fisiology kera yang paling dekat dengan manusia adalah 'orang utan', tapi orang utan ternyata, pohon evolusinya jauh dari manusia, dan yang paling dekat adalah chimpanze....


Perhatikan juga otak manusia, mengapa manusia memiliki apa yang disebut dengan otak reptil dibagian paling dalam yang dibungkus otak neomamalian.
Kemungkinan bisa juga membandingkan susunan otak manusia dengan manusia neanderthal atau homo sapien purba, tapi sayang, otak adalah salah satu organ yang paling mudah hancur. Andai saja mungkin apabila nanti diketemukan jasad utuh atau paling tidak kepala utuh dari manusia purba yang masih tersimpan dalam bongkahan es di kutub, bisa diperbandingkan.

PostPosted: Fri Feb 15, 2008 1:54 pm
by the-atheist
amijay wrote:
berani_murtad wrote:saya percaya tuhan. tetapi saya tidak percaya tuhan mempunyai agama. tuhan hanya menyediakan media, waktu , ruang dan tempat untuk perjalanan kehidupan. ... (maaf saya singkat) ...


Anda percaya Tuhan ... ok ... baiklah!
tapi bisakah tolong lebih diperjelas lagi kepada saya? apakah Tuhan ini adalah Tuhan seperti banyak dewa... atau ... Tuhan seperti Budha ... ataukah seperti Tuhannya Ibrahim (AS) yang satu dan unik ... maaf saya tidak bermaksud kasar, hanya saja saya tidak ingin salah menilai orang terutama keyakinannya.

Ini sih OOT... ngga ada hubungannya sama dinosaurus..
Tuhan yang gue percaya, adalah alfa dan omega, yang esa. Bukan satu, melainkan esa, dan alfa dan omega. Dia yang pertama dan Dia yang terakhir, dari sebelum waktu exists, hingga setelah waktu vanished. Itulah yang Dia katakan. Esa belum tentu satu, tetapi satu itu pasti Esa.. :D Esa adalah single entity, tetapi entity itu sendiri belum tentu satu. Tubuh kita adalah esa, tetapi tubuh kita bukan satu ;) Jadi kalau dibilang satu gue ngga setuju. Esa gue setuju. Dia sanggup menjadi banyak, 3, 4, 100, atau 1000, atau bahkan tak terhingga, tetapi Dia hanya satu entity.
Dan bisakah anda jelaskan, bagaimana cara Tuhan anda memberikan pengampunan, agar hamba2Nya yang bersalah bisa terbebas dari hukumanNya? (Jangan katakan orang yang bersalah tidak akan dihukum, ... masyarakat sosial manapun tidak akan dapat menerima hal ini).

Tidak.. hanya akan 2 outcome. Hukuman kekal, atau pembebasan kekal. Tidak akan ada hukuman di surga bagi para orang yang percaya. Hukuman tersebut sudah ditanggung oleh "tubuh" Yesus 2000 tahun yang lalu, jadi hukuman sudah dilaksanakan. Karena itu tidak ada hukuman. Sekarang, tinggal keputusan anda sendiri, apakah anda bersedia mengakui kalau hukuman itu sebetulnya adalah hukuman buat anda, atau tidak. Kalau anda mengakui, anda harus melakukan pertobatan setiap detik detik anda, untuk menjaga agar hukuman tersebut tidak terjadi lagi dan lagi dan lagi. Yesus disalib hanya sekali, karena itu jagalah supaya anda tidak berdosa lagi. Dosa yang dilakukan lagi dan lagi itu artinya menentang hukum kristen pertama, Kasihilah Tuhan Allahmu seperti dirimu sendiri, dan kedua, kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Jadi, jangan dibilang ngga dihukum... hukuman itu sudah dilaksanakan ;)
Pengikut Yesus akan menghukum diri mereka sendiri dengan cara menebusnya, dan mengakui serta memperbaiki semuanya. Itu adalah hukuman kami. Kalau mengenai kemana kami pergi, dalam kristen, tidak semua orang beragama kristen bisa masuk ke surga, hanya pengikut Yesus yang masuk ke surga ;) Apakah anda pengikut Yesus, atau anda hanya orang kristen? Ingat, pohon dikenali dari buahnya.. dari buahnya pula elo tahu, dia orang kristen atau dia pengikut Yesus.

Mengenai hal cinta kasih sesama manusia ini, apakah Tuhan sendiri memberitahukannya kepada anda melalui perantara ataukah ini adalah hasil proses perenungan dari akal sehat anda sendiri?

Tuhan sendiri yang memberitahukan tanpa perantara. Tidak seperti islam yang hanya tergantung pada agama ciptaan manusia atau nabi alias perantara, pada kristen Tuhan dan manusia tidak membutuhkan perantara, entah nabi ataupun kitab suci. ;)

Lantas bagaimana kalau anda mati, adakah proses selanjutnya setelah anda mati ... ?

Sudah sering ditulis secara rinci di alkitab, proses pengadilan, penghakiman, apa yang terjadi, apa yang akan terjadi, apa yang akan diberikan, outcome, hukum yang digunakan, timbangan yang dipakai, dan seterusnya karena Dia memang mengetahui proses disurga sana. Intinya, kalau ujian, kita sudah diberi tahu bobot essay 50%, isian 30%, pilihan 20%. Sedemikian detik sehingga subject subject essay tersebut pun dikatakan subject A berapa persen dan B berapa persen. Anda tinggal ikutin ;)

aduh ... sebenarnya banyak yang ingin saya tanyakan ...
tapi saya rasa cukup ini saja dulu ... nanti takutnya ada yg kelewatan jawabnya ...
maafkan atas naluri keingintahuan saya ... Thanks sebelumnya

Saya rasa cukup... kita tidak membahas Tuhan, terutama yang bukan aulo. Kita membahas mengenai pendapat alquran science dan dinosaurus.

PostPosted: Tue Feb 19, 2008 3:14 am
by amijay
Wow … terimakasih atas kesediaan semuanya menjelaskan latar belakang keyakinan anda kepada saya. Saya sangat menghargainya.

Untuk itu saya juga akan mengungkap latar belakang saya:
Saya percaya Tuhan, yaitu Dialah sang pencipta yang menciptakan surga dan dunia beserta isinya. Muslim menyebutnya Allah, dan Allah bukanlah sebuah nama untuk Tuhan, karena Allah dalam tatabahasa arab adalah terdiri atas 2 suku-kata, yaitu kata-sandang “Al” yg berarti “sang; si; hanya satu2nya; tak lain dan tak bukan” … dan kata “Lah” yg berarti “yang disembah; yang diagungkan; yang dipatuhi; yang ditaati”. Sehingga, Allah artinya adalah “Dialah, yang hanya satu-satunya, yang patut disembah, diketahui dan sebagai tempat berdoa” yaitu sang pencipta. Saya menyebut Allah karena kata ini bersifat unik dan tanpa gender. Kalau ada Allah sebagai sebuah nama maka ia bukanlah Tuhan sang pencipta yang dimaksud diatas.

Kata “Islam” dalam bahasa arab berarti “menyerah; patuh; taat” … yaitu kepada … sang pencipta yg dimaksud diatas. Saya tidak suka menyebutnya sebagai agama, terlalu sempit. Karena Islam adalah hukum, sistem, undang-undang, peraturan dan sistem pemahaman tentang hidup. Kata islam diturunkan dari bahasa arab yaitu “salamah” yang artinya “menjadi damai; juga berarti aman; atau keselamatan”. Sedangkan orang yang melakukan penyerahan; patuh; taat kepada Allah, dalam bahasa arab disebut “muslim”. Melalui penyerahan ini maka didapat damai untuk diri orang tersebut. Saat saya patuh kepada hukumNya maka saya menjadi harmoni dari hukum alam yang diciptakan olehNya.
Dan sebagai tanda terima kasih karena telah menciptakan saya maka saya akan mematuhi perintah yang diberikan olehnya, yaitu kepatuhan atas perintah shalat dan kepatuhan atas perintah memberikan sebagian harta kepada yang miskin.

Islam hanya mempunyai satu kitab, yaitu Qur’an yang berbahasa arab, dan kalau tidak berbahasa arab maka itu bukanlah Qur’an, karena Qur’an, adalah suatu pendeklamasian. Ia adalah sesuatu yang diucapkan/dideklamasikan dalam bahasa aslinya yaitu arab dan merupakan kata-kataNya terhadap utusanNya yang bernama Muhammad yang kemudian dihafalkan oleh tiap-tiap muslim dari jaman Beliau hidup hingga saat ini. Versi tertulis dari Qur’an, baru dilaksanakan di jaman pemerintahan Utsman. Dan yang ada pada saya hanyalah salinan dari versi tertulis Al-Qur’an.

Mengenai proses pengampunanNya, manusia yang bersalah tidak akan terlepas dari hukuman Allah kecuali jika ia diampuni olehNya, karena Ia adalah maha pengasih dan penyayang. Tuhan telah menjanjikan suatu masa dimana semua manusia akan dibangkitkan kembali dan setelah hari itu maka manusia mulai menerima balasan2 dari apa2 yang telah dilakukan semasa ia hidup di dunia.

Saya sebenarnya adalah orang yang sangat logis, semua logika kehidupan ini terus-menerus saya renungkan untuk mendapatkan jawaban-jawaban yang sampai kini umat manusia masih mencarinya. Tetapi sementara itu, hari kematian saya semakin lama semakin mendekat, dan saya tidak mau mati saat saya masih merenung dan bertanya-tanya. Maka saya berprinsip, kalaupun saya harus mati … detik ini juga, maka paling tidak saya mati dalam sebuah iman, walaupun Islam secara logika mungkin aneh … tapi tak akan ada ruginya bagi saya … itu saja sudah lebih dari cukup bagi saya.
Apapun keyakinan anda, asalkan itu menjadikan kita manusia yang baik dan bijak … Tuhan sang pencipta pasti berkenan kepada kita … karena ia adalah maha pengasih dan maha penyayang.

Sekarang marilah kembali ke topik diskusi ini …

PostPosted: Tue Feb 19, 2008 3:51 am
by amijay
javatar wrote: Kalau menurut saya sih itu bisa diartikan sebagai berikut :
1. Manusia pertama berjenis kelamin perempuan (atau...hermaprodit??? ups...)

Ha..ha..ha…Anda boleh coba mengartikannya … tapi saya meragukannya … ha…ha..ha… oooh … Anda lucu juga ya …
javatar wrote: Ya, saya akui sulit membedakan antara kenyataan dengan hoax, terlebih-lebih apabila kenyataan/kebenaran dan hoax/kepalsuan itu bercampur-aduk dan diyakini menjadi yang berasal dari Tuhan. Saya umpamakan jika kebenaran itu adalah secangkir susu dan kepalsuan adalah secangkir kopi, tentu akan dengan mudah membedakannya; tetapi jika telah tercampur menjadi kopi-susu akan sulit untuk membedakannya. Demikian pula dengan kitab yang dianggap suci.

Heeei ….. ini properti saaaya … harusnya saya yang mengambil kesimpulan. Saya cuma mau bilang, peristiwa besar yang baru terjadi aja udah banyak yang mendustakan … apalagi yang sudah 1400 tahun leeewat … kebayang nggak tuh …
javatar wrote: Hoax landing itu mungkin ada hubungannya dengan propaganda NWO. Sebenarnya di kisah epik Mahabarata dan Ramayana juga ada indikasi terjadinya peperangan di bulan. Teknologi yg digunakan sdh canggih. Mempunyai pesawat yg canggih yg disebut dg Vimana.

Setuju … bahkan, dari relief2 dan patung mesir kuno ada gambar dan bentuk seperti pesawat terbang jaman sekarang … dan suku maya sepertinya sudah mengenal teknologi pesawat ruang angkasa jika dilihat dari gambar astronot mereka di dalam pesawat tersebut. Dan anehnya saya menemukan adanya semacam transportasi udara dalam kisah Sulaiman :
And We gave Solomon power over the wind—a month's journey in the morning and a month in the afternoon. (Qur'an, 34:12)

PostPosted: Tue May 13, 2008 2:30 am
by love_peaceful2
ken wrote:seperti halnya masalah dinosaurus, ajaran agama Islam dan Kristen memang bertentangan dgn ilmu pengetahuan. kelebihan/point plus dari ilmu pengetahuan adalah bisa/mampu memberikan bukti dan kita sebagai manusia yang mempunyai naluri dan akal sehat seharusnya bisa melihat yang manakah kebenaran yang bisa diterima.


dun be hurry, bro!

Kitab Kejadian ttg penciptaan manusia pertama dan alam semesta bknlah milik agama samawi semata. Saya pernah dengar bhw masyarakat kuno spt Babylonia sdh mengenal kisah yg mirip2 spt itu. Tetapi, apakah itu FAKTA atau perumpaan ato kisah sekilas ttg kebesaran Yang Mahatinggi? Silahkan jwb sendiri!

Saya sgt setuju seharuslah iptek dikembangkan sesuai dgn naluri manusia yaitu memuaskan kebutuhan dan rasa ingin taunya.

Jika kisah di Kitab Kejadian itu FAKTA, ada kemungkinan bertentangan dgn Iptek jika emang teori Darwin etc bisa dibuktikan!

Jika ia merupakan sebuah perumpamaan atau kisah sekilas....apapun temuan iptek itu tdk akan pernah bertentangan dgn Kitab Kejadian kecuali pada akhirnya iptek bisa membuktikan dimn sebenarnya semua itu bermula, yaitu Tuhan. Bukankah Tuhan lah yg menjadi biang keladinya? Dgn membuktikan TUhan itu ada ato tdk ada, jika ada bisa dibuktikan dimn Ia berada...shg kita bs bertanya langsung.... bla bla.

Yg menjadi pertanyaan menggelitik:
Kenapa nabi2 tdk pernah menanyakan kepada TUhan ya ttg kisah penciptaan manusia itu? Minimal menanyakan apa iya sih manusia dan alam semesta tercipta persis spt dalam Kitab Kejadian. Hehehehe

PostPosted: Wed May 14, 2008 1:15 am
by Busman
love_peaceful2 wrote:
ken wrote:seperti halnya masalah dinosaurus, ajaran agama Islam dan Kristen memang bertentangan dgn ilmu pengetahuan. kelebihan/point plus dari ilmu pengetahuan adalah bisa/mampu memberikan bukti dan kita sebagai manusia yang mempunyai naluri dan akal sehat seharusnya bisa melihat yang manakah kebenaran yang bisa diterima.


dun be hurry, bro!

Kitab Kejadian ttg penciptaan manusia pertama dan alam semesta bknlah milik agama samawi semata. Saya pernah dengar bhw masyarakat kuno spt Babylonia sdh mengenal kisah yg mirip2 spt itu. Tetapi, apakah itu FAKTA atau perumpaan ato kisah sekilas ttg kebesaran Yang Mahatinggi? Silahkan jwb sendiri!

Saya sgt setuju seharuslah iptek dikembangkan sesuai dgn naluri manusia yaitu memuaskan kebutuhan dan rasa ingin taunya.

Jika kisah di Kitab Kejadian itu FAKTA, ada kemungkinan bertentangan dgn Iptek jika emang teori Darwin etc bisa dibuktikan!

Jika ia merupakan sebuah perumpamaan atau kisah sekilas....apapun temuan iptek itu tdk akan pernah bertentangan dgn Kitab Kejadian kecuali pada akhirnya iptek bisa membuktikan dimn sebenarnya semua itu bermula, yaitu Tuhan. Bukankah Tuhan lah yg menjadi biang keladinya? Dgn membuktikan TUhan itu ada ato tdk ada, jika ada bisa dibuktikan dimn Ia berada...shg kita bs bertanya langsung.... bla bla.

Yg menjadi pertanyaan menggelitik:
Kenapa nabi2 tdk pernah menanyakan kepada TUhan ya ttg kisah penciptaan manusia itu? Minimal menanyakan apa iya sih manusia dan alam semesta tercipta persis spt dalam Kitab Kejadian. Hehehehe


mulailah baca dari awal bro, anda akan melihat lebih lengkap adanya kemungkinan bukanlah adam manusia yang pertama kali diciptakan.
alkitab sudah menjelaskan adanya penciptaan manusia sebelum adam.

hal lain yang bisa dijelaskan adalah bahwa survey archeologi alkitab juga menjelaskan bahwa kemungkinan besar adam (manusia) bukanlah manusia pertama.

lihat juga di kitab kejadian secara teliti, ada komunitas manusia lain selain adam.

rentang masa dari adam sampai sekarang bisa dihitung, tak lebih dari 10.000 tahun ke belakang dari sekarang.

bagaimana dengan info manusia pertama versi quran?
quran tak menjelaskan rentang masa kehidupan adam sampai sekarang (tak jelas), ini bisa dimaklumi karena quran bersumber dari kitab induk (alkitab) yang dimiliki oleh kaum yahudi dan nasrani sampai saat ini, yang diringkas diambil jalan ceritanya saja tanpa melibatkan detail kronologi waktu.

PostPosted: Wed May 14, 2008 8:25 pm
by love_peaceful2
Busman wrote:
love_peaceful2 wrote:
ken wrote:seperti halnya masalah dinosaurus, ajaran agama Islam dan Kristen memang bertentangan dgn ilmu pengetahuan. kelebihan/point plus dari ilmu pengetahuan adalah bisa/mampu memberikan bukti dan kita sebagai manusia yang mempunyai naluri dan akal sehat seharusnya bisa melihat yang manakah kebenaran yang bisa diterima.


dun be hurry, bro!

Kitab Kejadian ttg penciptaan manusia pertama dan alam semesta bknlah milik agama samawi semata. Saya pernah dengar bhw masyarakat kuno spt Babylonia sdh mengenal kisah yg mirip2 spt itu. Tetapi, apakah itu FAKTA atau perumpaan ato kisah sekilas ttg kebesaran Yang Mahatinggi? Silahkan jwb sendiri!

Saya sgt setuju seharuslah iptek dikembangkan sesuai dgn naluri manusia yaitu memuaskan kebutuhan dan rasa ingin taunya.

Jika kisah di Kitab Kejadian itu FAKTA, ada kemungkinan bertentangan dgn Iptek jika emang teori Darwin etc bisa dibuktikan!

Jika ia merupakan sebuah perumpamaan atau kisah sekilas....apapun temuan iptek itu tdk akan pernah bertentangan dgn Kitab Kejadian kecuali pada akhirnya iptek bisa membuktikan dimn sebenarnya semua itu bermula, yaitu Tuhan. Bukankah Tuhan lah yg menjadi biang keladinya? Dgn membuktikan TUhan itu ada ato tdk ada, jika ada bisa dibuktikan dimn Ia berada...shg kita bs bertanya langsung.... bla bla.

Yg menjadi pertanyaan menggelitik:
Kenapa nabi2 tdk pernah menanyakan kepada TUhan ya ttg kisah penciptaan manusia itu? Minimal menanyakan apa iya sih manusia dan alam semesta tercipta persis spt dalam Kitab Kejadian. Hehehehe


mulailah baca dari awal bro, anda akan melihat lebih lengkap adanya kemungkinan bukanlah adam manusia yang pertama kali diciptakan.
alkitab sudah menjelaskan adanya penciptaan manusia sebelum adam.

ok, sorry...mgkn saya OOT! saya mulai dari tanggapan thd tulisan Ken.

Busman wrote:hal lain yang bisa dijelaskan adalah bahwa survey archeologi alkitab juga menjelaskan bahwa kemungkinan besar adam (manusia) bukanlah manusia pertama.
lihat juga di kitab kejadian secara teliti, ada komunitas manusia lain selain adam. rentang masa dari adam sampai sekarang bisa dihitung, tak lebih dari 10.000 tahun ke belakang dari sekarang.

Yes! Off course! Bole saya tegaskan bhw ini sdh merupakan ajaran resmi bla..bla (takut diban)! Saya sdh bolak2 baca Kitab Kejadian. Kisah Penciptaan Adam itu adalah spesifik.....sementara ada ayat2 sblmnya yg menegaskan YHWH jg menciptakan manusia2 yg lain. Apakah Adam yg pertama secara individual atau pertama bersamaan dengan manusia2 lain, itu yg kurang jelas. Yg pasti, selain Adam ada manusia2 yg lain yg jg diciptakan o/ Tuhan. Khusus Eva emang diciptakan langsung dari tulang rusuk si Adam.

Busman wrote:bagaimana dengan info manusia pertama versi quran?
quran tak menjelaskan rentang masa kehidupan adam sampai sekarang (tak jelas), ini bisa dimaklumi karena quran bersumber dari kitab induk (alkitab) yang dimiliki oleh kaum yahudi dan nasrani sampai saat ini, yang diringkas diambil jalan ceritanya saja tanpa melibatkan detail kronologi waktu.

klo yg ini....ane serahkan ke moslem aje ngomentarinnya. ntar dibilang amburadul...mereka protes. ngakunya malah yg paling sempurna, ndak tau apa dlm kisah Penciptaan ini "ga perlu sempurna" bahkan "bisa amburadul" dibandingkan Torah/Bible.

PostPosted: Sat Sep 13, 2008 8:58 am
by allohwhoakbar
idolaislam wrote:
Hand15 wrote:
idolaislam wrote:dinausaurus itu hidup 65 juta tahun lalu, sebelum adam diciptakan di muka bumi ini.

Bukankah ceritanya setelah Tuhan/Allah menciptakan dunia beserta bumi dan makhluk hidup lainnya Tuhan/Allah menciptakan Adam dan Hawa? Kok lama sekali baru nyiptainnya?Napa sih harus nunggu Dinosaurun punah dulu

Adam dan Hawa kan diciptakan di surga dulu, lalu diturunkan ke bumi. nah mungkin pada saat diturunkan itu, sekitar 200 ribu tahun sebelum masehi.

Wallahualam


jangan2 adam dan hawa itu berasal dari planet X (nibiru) yang mendarat dibumi (diturunkan dari surga) ....... :roll:

PostPosted: Fri Sep 26, 2008 8:27 pm
by open
Adam cuma ada pada kepercayaan Timur Tengah cs aja tuh. Kalau memang Adam manusia pertama kok bisa cuma agam2 di timur tengah saja yang tahu tentang Adam ini. Kalo memang orang indian, chinese, Melayu, Jawa, India, Afrika bagian bawah kok tidak mengenal makhluk yang namanya Adam??? Apa mereka lebih tolol dibandingkan group timteng ini??? Chinese dan kebudayaan suku indian sudah cukup maju, kok mereka nggak pernah tahu yang namanya Adam. Dan caranya memberi info ke anak cucunya tentang Adam ini gimana ??? Lisan atau pakai tulisan?? Kalau Tulisan, munculnya tulisan baru berapa lama sih???

Re: Dimanakah dinosaurus ketika Adam diciptakan

PostPosted: Tue Jan 06, 2009 3:06 pm
by tuanfantastis
Pertanyaannya bagus-bagus nih. Saya mencoba untuk menahan jawaban saya yah, soalnya takut jadi sinting hahaha..

Re: Dimanakah dinosaurus ketika Adam diciptakan

PostPosted: Wed Feb 04, 2009 11:46 pm
by siedan
QS. Al Baqarah (2): 30
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui". Disini disimpulkan sebelum Adam sudah ada makhluk seperti manusia yg bertingkah laku buruk. Mungkin makhluk tsb adalah Pithecanthropus Erectus dan sejenisnya (homo erectus) dan manusia kera yg hidup lebih dari 500.000 tahun yll.

Re: Dimanakah dinosaurus ketika Adam diciptakan

PostPosted: Fri Feb 06, 2009 1:15 am
by DHS
siedan wrote:QS. Al Baqarah (2): 30
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui". Disini disimpulkan sebelum Adam sudah ada makhluk seperti manusia yg bertingkah laku buruk. Mungkin makhluk tsb adalah Pithecanthropus Erectus dan sejenisnya (homo erectus) dan manusia kera yg hidup lebih dari 500.000 tahun yll.

Tapsiran albaqoromu koq metal bangeth sih Dan??? Ga nyambung blaz!

Re: Dimanakah dinosaurus ketika Adam diciptakan

PostPosted: Sat Aug 28, 2010 10:17 pm
by I Love Shiva
aduhhhhhh, nih forum makin aneh aja, koq sampe ke dinosaurus?????? trus saat adam diciptakan dinosaurus dimana??? pada gak tau ya???? Dinosaurus itu sudah dimasukkin ke kartu oleh Tuhan saat adam diciptain, jadi kayak difilm kartun itu. Lagian mas Adam tetangga saya juga gak tau kapan dia diciptain.

Re:

PostPosted: Sat Aug 10, 2013 8:58 am
by Penilai
javatar wrote:Al-Furqaan:054

Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa.


Air disini (maaf) maksudnya adalah air mani. Hal ini menunjukkan adanya campur tangan pemikiran manusia (tingkat pengetahuan saat itu) dalam membuat ayat ini. Si pengarang ayat ini berpikir berdasarkan pengetahuannya atau pengalamannya sendiri bikin anak... :yawinkle: