.

Larang Penggunaan Kata "Allah", Malaysia Ditertawakan

Perkembangan dan penerapan Islam dalam masyarakat dan budaya Malaysia dan Brunei.

Larang Penggunaan Kata "Allah", Malaysia Ditertawakan

Postby Laurent » Tue Jan 14, 2014 10:06 am

http://m.okezone.com/read/2014/01/08/41 ... tertawakan

Larang Penggunaan Kata "Allah", Malaysia Ditertawakan

Rabu, 8 Januari 2014 - 12:38 wib Wahyu Dwi Anggoro - Okezone

Kontroversi Penggunaan Kata "Allah" di Malaysia (Foto: Strait Times) enlarge this image

KUALA LUMPUR – Kecaman muncul atas keputusan Pengadilan Malaysia melarang penggunaan kata “Allah” untuk warga Kristen. Akademisi Muslim dari Universitas California, Amerika Serikat (AS), Reza Aslan, menyebut keputusan tersebut memalukan.

“Keputusan ini memalukan bagi masyarakat Muslim yang modern dan demokratis seperti di Malaysia,” ujar Aslan, seperti dikutip Malaysian Insider, Rabu (8/1/2014).

“Kami menertawakan kalian,” tambahnya.

Pengadilan Malaysia mengeluarkan keputusan larangan kata “Allah” untuk umat Kristen pada Oktober 2013. Isu tersebut kembali memanas setelah petugas Malaysia menyita sekira 300 Alkitab pekan lalu.

“Penggunaan kata Allah bukan merupakan bagian dari ajaran Kristen. Penggunaannya akan menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat,” ujar keputusan Pengadilan Malaysia.

Pernyataan Aslan menambah daftar kecaman dari komunitas internasional mengenai larangan penggunaan kata “Allah” di Malaysia. Sebelumnya, surat kabar Pakistan, Daily Times, menyebutnya sebagai pelanggaran hak kelompok minoritas. Sementara surat kabar Uni Emirat Arab (UEA), The National, menyebut keputusan itu salah.

Larang Penggunaan Kata "Allah", Malaysia Ditertawakan


FFI Alternative
Faithfreedompedia
Laurent
 
Posts: 6161
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am

Re: Larang Penggunaan Kata "Allah", Malaysia Ditertawakan

Postby sintogendengg » Tue Jan 14, 2014 10:11 am

:lol:
sintogendengg
 
Posts: 1
Joined: Mon Jan 13, 2014 6:11 pm


Return to Islam di Malaysia dan Brunei



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron