Page 1 of 1

Jawa Tengah : Parah, Ketidaktahuan PNS pada Pakaian Adat

PostPosted: Thu Feb 19, 2015 5:01 am
by Laurent
Parah, Ketidaktahuan PNS pada Pakaian Adat

17 Februari 2015 13:17 WIB Category: Semarang Metro Dikunjungi: kali A+ / A-

Pegawai Negeri Sipil di jajaran Pemprov Jateng mengenakan pakaian adat Jawa, pada saat apel pagi di halaman depan Kantor Gubernur Jateng Jalan Pahlawan Semarang, Senin (16/2). (suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur)
Pegawai Negeri Sipil di jajaran Pemprov Jateng mengenakan pakaian adat Jawa, pada saat apel pagi di halaman depan Kantor Gubernur Jateng Jalan Pahlawan Semarang, Senin (16/2). (suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur)
SEMARANG, suaramedeka.com – Pemberlakuan sehari dalam satu bulan pada jam dinas untuk mengenakan busana tradisional Jawa, yang dimulai Senin (16/2) kemarin di lingkungan PNS di lingkungan Pemprov Jateng, menyulut sinisme, terutama dari praktisi busana tradisional.

Menurut evaluasi Suci Yulianti Spd, praktisi busana tradisional yang juga Ketua DPD Tiara Kusuma Jateng, “Terlalu dipaksa karena tidak semua PNS punya pakaian tradisional dan tahu bagaimana penggunaannya. Yang ada malah salah kaprah, misalnya gaya Jogja dicampur gaya Solo,” kata Suci, Selasa (17/2).

Kesalahkaprahanlah yang kemarin banyak ditemui di lingkungan Provinsi Jateng dan SKPD-nya. Sehingga masih kata Suci, pemakaian busana adat yang serampangan itu lantas menjadikan mau dikemanakan pakemnya.

“Karena busana tradisional itu penuh filosofi. Lain dengan DKI yang punya pakaian adat tersediri yang dipakai abang dan none misalnya,” lanjut perias penganyin tradisonal ini.

Jadi menurut Suci Yulianti, bisa jadi setiap bulan itu haus ada pembelajaran bagi masyarakat, bagaimana pemakaian busana yang baik dan benar.

(Bambang Isti/CN19/SMNetwork)

http://berita.suaramerdeka.com/parah-ke ... aian-adat/
Mirror: Jawa Tengah : Parah, Ketidaktahuan PNS pada Pakaian Adat
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir