.

Kang Dedi: Nikah ke KUA Bentuk Diskriminasi Beragama!

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di Indonesia.

Kang Dedi: Nikah ke KUA Bentuk Diskriminasi Beragama!

Postby Laurent » Fri Dec 05, 2014 12:24 am

Kang Dedi: Nikah ke KUA Bentuk Diskriminasi Beragama!
TB Ardi Januar - Okezone

JAKARTA – Perlakuan diskriminasi yang dilakukan negara terhadap masyarakat berdasarkan pemeluk agama kerap terjadi. Tidak hanya dalam hal menjalankan ibadah, tanpa disadari perlakuan diskriminasi juga sudah terjadi lama dalam hal kecil seperti pernikahan. Itu lah yang diutarakan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Menurut dia, bukti diskriminasi berkeyakinan terjadi dalam hal pernikahan. Dimana, masyarakat yang beragama Islam harus mengurus ke Kantor Urusan Agama (KUA), sedangkan masyarakat yang beragama non Muslim cukup hanya melapor ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat.

“Dalam urusan kawin ini saya bingung. Perkawinan itu peristiwa ritual atau peristiwa administrasi kependudukan? Kalau memang ritual, kenapa dicatat? Kalau memang peristiwa administrasi kependudukan, kenapa dicatatnya oleh KUA, bukan oleh Disdukcapil?” kata Dedi kepada Okezone, Rabu (26/11/2014).

Masyarakat non Muslim, lanjut Dedi, perkawinannya dicatat Disdukcapil. Karena itu, Dedi menyayangkan mengapa untuk urusan perkawinan harus dibedakan padahal Muslim atau non Muslim sama-sama rakyat Indonesia. “Ditambah lagi banyak daerah yang menggratiskan Sistem Pencatatan Pernikahan yang dilayani Disdukcapil, sedangkan yang dicatat KUA masih bayar. Ini adalah diskriminasi yang harus dibahas serius para aktivis HAM,” singkat Bupati yang dikenal nyentrik ini.

Persoalan yang lebih serius dari diskriminasi pernikahan ini adalah banyaknya masyarakat yang menikah tanpa mengurus ke KUA lantaran tak punya biaya untuk membayar administrasi. Akibatnya, lanjut Dedi, banyak anak-anak yang kesulitan memiliki akta kelahiran.

“Sangat diskriminatif. Ini betul-betul perkara serius. Pada waktu musim kawin, calon pengantin harus nunggu lama karena jumlah yang dikawinkan sangat banyak. Mereka yang tak tercatat di KUA juga cukup banyak padahal merekaadalah penganut paham asli Nusantara. Ternyata diskriminatif terhadap penduduk asli sebuah negara bukan berlangsung di negeri orang saja, tetapi berlangsung di negeri kita,” pungkas pria yang akrab disapa Kang Dedi ini.
(teb)

http://m.okezone.com/read/2014/11/26/34 ... i-beragama
Mirror: Kang Dedi: Nikah ke KUA Bentuk Diskriminasi Beragama!
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Laurent
 
Posts: 6161
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am

Re: Kang Dedi: Nikah ke KUA Bentuk Diskriminasi Beragama!

Postby ivanovv777ER » Fri Dec 05, 2014 8:00 am

“Ditambah lagi banyak daerah yang menggratiskan Sistem Pencatatan Pernikahan yang dilayani Disdukcapil, sedangkan yang dicatat KUA masih bayar. Ini adalah diskriminasi yang harus dibahas serius para aktivis HAM,”


kasiman pengikut insan klamin di mana2...selalu jadi sapi perah ustadz2/pemimpin2/seukuwah-nya sendiri....
ivanovv777ER
 
Posts: 91
Joined: Wed Jan 07, 2009 6:51 am


Return to Islam Dalam Gambar Dan Berita Nasional



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron