.

Enam warga Iran ditahan usai unggah sebuah video di YouTube

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di seluruh dunia.

Enam warga Iran ditahan usai unggah sebuah video di YouTube

Postby Laurent » Fri May 23, 2014 7:44 am

http://m.merdeka.com/dunia/enam-warga-i ... utube.html

Enam warga Iran ditahan usai unggah sebuah video di YouTube

Reporter : Vincent Asido Panggabean

Merdeka.com - Polisi Iran kemarin mengatakan mereka telah menahan enam warga dicurigai mengunggah sebuah video versi lain dari lagu kini populer berjudul 'Happy' milik penyanyi asal Amerika Serikat Pharrell Williams di Internet.

Klip itu memperlihatkan tiga pria dan tiga wanita tanpa mengenakan pakaian tertutup bernyanyi dan menari dengan iringan irama lagu itu di jalan-jalan dan di atap gedung-gedung di Ibu Kota Teheran, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (21/5).

"Setelah klip dianggap vulgar dan merusak norma masyarakat itu diunggah di dunia maya, polisi memutuskan untuk mengidentifikasi mereka terlibat dalam pembuatan klip itu," kata kepala polisi Teheran, Hossein Sajedinia, seperti dikutip kantor berita ISNA.

"Setelah serangkaian operasi intelijen dan polisi, dan setelah berkoordinasi dengan lembaga peradilan, semua tersangka telah diidentifikasi dan ditangkap," ujar dia.

Kantor berita ISNA mengatakan para tahanan adalah tiga pria dan tiga wanita, dan mereka telah mengakui tindakan kriminal mereka.

Kelompok konservatif mengatakan banyak anak muda Iran yang meninggalkan nilai-nilai Islam dan beralih ke gaya hidup orang Barat.

Menurut hukum Islam, yang berlaku di Iran sejak revolusi 1979, kaum perempuan harus menutupi diri mereka dari kepala sampai kaki.

Lebih dari satu dekade lalu sebuah unit polisi syariah dibentuk untuk menguasai para perempuan agar mentaati kode berpakaian di depan umum.

Internet juga sangat dipantau di Negeri Mullah itu, di mana pihak berwenang memblokir akses ke situs-situs jejaring sosial populer.

Isu kebebasan sipil dan hak-hak perempuan telah kembali ke permukaan sejak terpilihnya Presiden Hassan Rouhani pada Juni tahun lalu.Sebagai seorang moderat, Rouhani berkampanye untuk kebebasan budaya dan sosial yang lebih besar di republik Islam itu, khususnya mendesak polisi bertoleransi terkait pemakaian jilbab.

Tapi kelompok konservatif kerap mengecam apa yang mereka lihat sebagai kelemahan pada bagian dari pemerintah terhadap perempuan atau perilaku yang dianggap menyinggung Islam.

Berikut video klip lagu 'Happy' yang dibuat versi lainnya oleh keenam warga Iran itu:

(mdk/fas)

Enam warga Iran ditahan usai unggah sebuah video di YouTube


Mirror 1: Enam warga Iran ditahan usai unggah sebuah video di YouTube
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Faithfreedompedia
Laurent
 
Posts: 6161
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am

Re: Enam warga Iran ditahan usai unggah sebuah video di YouT

Postby Laurent » Fri May 23, 2014 7:48 am

http://m.merdeka.com/dunia/6-warga-iran ... askan.html

6 Warga Iran ditahan sebab unggah video menari telah dibebaskan

Reporter : Vincent Asido Panggabean

Merdeka.com - Enam warga Iran, yang sebelumnya ditangkap karena muncul di sebuah video sedang menari dan menyanyikan sebuah lagu pop dari penyayi asal Amerika Serikat secara bersama-sama, telah dibebaskan kemarin, sehari setelah mereka ditahan dari apa yang polisi sebut sebagai perilaku "cabul". Ini seperti dikatakan salah satu dari mereka dalam sebuah unggahan di dunia maya.

Dalam klip itu, tiga wanita dan tiga pria terlihat menari dan menyanyikan lagu dari Pharrell Williams berjudul "Happy", menirukan video yang kini populer secara internasional. Namun, para wanita di video itu tidak mengenakan jilbab, sesuai dengan hukum Islam diterapkan di Iran, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Kamis (22/5).

Penangkapan terhadap keeenamnya menyebabkan kemarahan di kalangan penggemar lagu, yang berisi tentang perasaan bahagia, itu dan menggunakan media sosial untuk mengecam apa yang mereka lihat sebagai respon keras dijatuhkan Negeri Mullah itu untuk sebuah kesenangan tidak berbahaya.

Pharrell Williams sendiri mengkritik penangkapan itu. "Ini lebih dari sekedar sedih bagaimana anak-anak ini ditangkap hanya karena mencoba untuk menyebarkan kebahagiaan," kicau Pharrell di Twitter, dua hari lalu.

Televisi dikelola pemerintah pada dua hari lalu menyiarkan sebuah program yang menunjukkan keenamnya menyatakan penyesalan mereka. "Mereka telah menjanjikan kita untuk tidak mempublikasikan rekaman itu," kata salah satu wanita di video itu.

Kepala polisi Teheran, Hossein Sajedinia, mengatakan dia telah memerintahkan penangkapan keenamnya karena mereka telah membantu menciptakan sebuah klip video cabul yang menyinggung moral publik dan diunggah di dunia maya, seperti dikutip kantor berita ISNA.

Sebuah sumber dekat dengan keenamnya mengatakan mereka telah dibebaskan dengan jaminan.

"Hai, saya kembali, terima kasih @Pharrell dan semua orang yang peduli dengan kami," tulis Reihane Taravati di akun Instagram miliknya. "Saya sangat mencintai dan sangat merindukan kalian semua."

Namun, Kampanye Internasional untuk Hak Asasi Manusia di Iran yang berbasis di New York, Amerika, mengatakan sutradara video itu, Sassan Soleimani, masih ditahan dan dia mengutip sumber dekat dengan keluarga salah satu dari mereka yang ditangkap dengan mengatakan bahwa mereka telah diberitahu akan dituntut.

Presiden Rouhani telah membuat beberapa reformasi sosial sejak pemilu pada tahun lalu, yang tampaknya dilakukan untuk melestarikan modal politiknya demi mengakhiri sengketa nuklir, sesuatu yang telah menyebabkan keterlibatan politik berisiko dengan Amerika Serikat, sebuah langkah yang telah dikritik oleh kelompok garis keras.

Namun dalam kicauannya kemarin, Rouhani, yang telah memperjuangkan kebebasan Internet di negara yang telah menerapkan larangan pada situs media sosial dan berita, tampaknya mengekspresikan dukungannya kepada keenam pemuda-pemudi itu.

"#Kebahagiaan adalah hak rakyat kita. Kita tidak boleh terlalu keras atas perilaku yang disebabkan oleh sukacita," kicau Rouhani di akun Twitter miliknya yang berbahasa Inggris, meski tidak secara khusus mengatakan bahwa dia mengacu pada video itu.

Ini bukan pertama kalinya kaum muda di Negeri Mullah itu telah menggunakan situs media sosial untuk mengkritik pembatasan sosial.

Sebuah laman Facebook dengan nama 'My Stealthy Freedom', di mana kaum perempuan Iran dapat mengirimkan foto diri mereka tanpa jilbab, telah disukai oleh 331.000 pengguna.

"Mereka menangkap anak-anak muda dalam video itu karena ini lebih mudah daripada menangkap wanita dari laman Facebook," kata seorang pemuda Iran dari Teheran.

(mdk/fas)

Enam warga Iran ditahan usai unggah sebuah video di YouTube
Mirror 1: Enam warga Iran ditahan usai unggah sebuah video di YouTube
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Faithfreedompedia static
Laurent
 
Posts: 6161
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am

Re: Enam warga Iran ditahan usai unggah sebuah video di YouT

Postby swatantre » Fri May 23, 2014 3:01 pm

Kelompok konservatif mengatakan banyak anak muda Iran yang meninggalkan nilai-nilai Islam dan beralih ke gaya hidup orang Barat.


Lhoh? justru sebelum Revolusi, Iran itu maju karena menempuh kemajuan modernitas ala barat... Liat aja foto2 lama sebelum Revolusi... kaum wanitanya serba terbuka... laki2nya busananya kaya the beattle....

Islam aja yg sok kegeeran bilang iran sudah meninggalkan nilai islam.

Sama aja kaya muslim di indonesia yg sok bilang sudah meninggalkan budayalah, tidak sesuai kepribadian lah...tapi dianya sdr pake daster ala arab..!!! Tau gak, budaya SEBELUM islam sialan menjajah Indonesia itu ialah Hindu-Buddha...!!!
swatantre
 
Posts: 4193
Joined: Thu Jul 20, 2006 7:40 pm
Location: Tanah Suci, dalem Ka'bah


Return to Islam /Muslim dlm Gambar Dan Berita Internasional



Who is online

Users browsing this forum: Bing [Bot]