.

India : Saat Muslim Memilih

Gambar2 dan Berita2 kekejaman akibat dari pengaruh Islam baik terhadap sesama Muslim maupun Non-Muslim yang terjadi di seluruh dunia.

India : Saat Muslim Memilih

Postby Laurent » Fri Apr 11, 2014 10:11 pm

http://m.merdeka.com/dunia/saat-muslim-memilih.html

Saat muslim memilih

Reporter : Ardini Maharani

Merdeka.com - India bakal menghadapi pemilihan umum besar yang akan dilangsungkan 24 April. Saat ini tengah berjalan tingkat keempat dari sembilan tahapan pemilu yang diatur undang-undang negara itu. Namun bukan soal tata cara pemungutan suara menarik untuk disimak, melainkan gejolak sosial politik pra pemilu terjadi di pelbagai wilayah. Salah satunya suara minoritas.

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk memeluk Hindu, umat muslim dan nasrani menjadi yang paling terkucilkan. Suara mereka hampir tak terdengar dan banyak kebijakan negara tak sesuai dengan aspirasi mereka. Kerusuhan melibatkan keyakinan nyaris saban tahun terjadi dan tak sedikit pun pemerintah campur tangan, apalagi mengusut tuntas pelakunya.

Mehdi Hassab, salah satu muslim tinggal di Kota Muzaffarnagar, 100 kilometer dari Ibu Kota New Delhi mengaku sudah hilang kepercayaan dia pada mereka yang berkuasa saat ini. Pemerintah sama sekali mengabaikan bahkan tidak melindungi warga negara minoritas. Dia salah satu korban kerusuhan Hindu-Islam tujuh bulan lalu dan telah kehilangan segalanya, seperti dilansir stasiun televisi Al Jazeera (10/4). Kini tersisa hanya suara mereka demi mencoblos partai-partai politik saat ini tengah bertarung, berebut kursi, entah bisa melindungi mereka tau tidak.

Selama ratusan tahun keluarga muslim bermukim di kamp khusus tanpa adanya fasilitas-fasilitas memadai. Di pemilihan ini mereka berharap banyak pada demokrasi dan menghidupkan kembali diri mereka dengan keyakinan keadilan itu masih ada. "Suara kami akan sangat berpengaruh. Mereka yang terlibat dalam pembunuhan dan pengungsian kami tidak akan menang," kata Hassan.

Kerusuhan bulan September tahun lalu antara Hindu dan muslim menewaskan 60 orang dan lebih dari 50 ribu terlantar. Sebagian besarnya umat Islam. Menurut Hassan, pemilu kali ini datang pada waktu yang tepat. Hassan sudah ancang-ancang bakal memilih sebuah partai, walaupun tidak bisa menghentikan kerusuhan namun memberikan mereka santunan.

Kelompok itu yakni Partai Samajwadi (SP). Penduduk muslim lainnya, Momina Begum juga senada dengan Hassan bakal memilih Samajwadi. "Saya melihat ibu mertua ditembak mati di depan rumah kami. Saya marah pada mereka," ujar Begum.

Begum secara tak langsung menyindir Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP). Hanya beberapa kilometer dari Desa Kakad, salah satu diguncang kerusuhan dan pernah dihuni mayoritas muslim, kini berdiri bendera BJP besar di salah satu reruntuhan rumah.

Seorang warga dari Hindu Jat bernama Bikram Singh mengatakan mereka sudah membuka diri agar muslim bisa tinggal bersebelahan kembali dengannya, namun dalam pandangan politik keduanya bertentangan. Singh menuding SP sebagai pelaku pemicu kerusuhan, sementara umat Islam menunjuk BJP mengobarkan kekerasan demi keuntungan politik mereka.

Padahal muslim tidaklah sedikit di India. Populasinya mencapai 14 persen dan diyakini mendapatkan 100 kursi dari 543 kursi yang ada di parlemen. Namun celakanya para wakil umat Islam di parlemen ini malah menjadi oportunis dan telah gagal membawa suara kaum muslim ke pemerintah.

Meski demikian Hassan dan yang lainnya masih akan memberikan suaranya. Dia yakin semua keadaan ini bisa diperbaiki.

India : Saat Muslim Memilih


Mirror 1: India : Saat Muslim Memilih
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Faithfreedompedia
Laurent
 
Posts: 6161
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am

Re: India : Saat Muslim Memilih

Postby Laurent » Fri Apr 11, 2014 10:15 pm

http://m.merdeka.com/dunia/pilihan-asal ... hindu.html

Pilihan asal bukan Hindu

Reporter : Ardini Maharani

Merdeka.com - Pemimpin muslim di parlemen India menjadi oportunis yang mengecewakan banyak umat Islam. Gilles Vernies, salah seorang penulis soal minoritas di Negeri Hindustan itu memaparkan banyak dari calon legislatif yang awalnya berjanji bakal menjadi wakil amanah di pemerintahan nyatanya berpihak pada suara terbanyak, diwakili oleh Hindu dan sekuler.

"Partai sekuler di sini merupakan boneka dari Partai Hindu Nasionalis Bharatiya Janata dan sedihnya, wakil muslim telah selaras dengan pihak sekuler yang akhirnya berkonsolidasi dengan Janata," ujar Vernies.

Dia menyatakan agenda nasional selalu memfokuskan pembangunan dan penciptaan lapangan kerja. Padahal ada hal lebih penting dari itu semua yakni rasa aman bagi kehidupan muslim, termasuk aman beribadah. Ini semakin diperparah dengan banyaknya wakil umat Islam secara terang-terangan mengajak warga minoritas memilih BJP.

Para pemuka muslim termasuk Maulana Arshad Madani paling berpengaruh di India telah memperingatkan akan adanya sekat antar rakyat jika BJP kembali berkuasa.

Namun hal ini segera dibantah oleh pemimpin BJP senior dan juga salah satu muslim dari beberapa umat Islam yang ada di jajaran pejabat partai itu. "Sebaiknya masyarakat tidak mendengarkan fatwa bias para ulama dan menjadikan Anda salah memberikan suara," ujar Syed Hussain Shahnawaz.

Namun nampaknya luka sudah terlanjur dalam seiring dengan seruan dilansir pengurus kamp bantuan bagi muslim. Umat Islam sepakat akan memilih siapa pun kecuali BJP.

India : Saat Muslim Memilih
Mirror 1: India : Saat Muslim Memilih
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Faithfreedompedia static
Laurent
 
Posts: 6161
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am

Re: India : Saat Muslim Memilih

Postby Laurent » Fri Apr 11, 2014 10:16 pm

http://m.merdeka.com/dunia/pilihan-asal ... hindu.html

Pilihan asal bukan Hindu

Reporter : Ardini Maharani

Merdeka.com - Pemimpin muslim di parlemen India menjadi oportunis yang mengecewakan banyak umat Islam. Gilles Vernies, salah seorang penulis soal minoritas di Negeri Hindustan itu memaparkan banyak dari calon legislatif yang awalnya berjanji bakal menjadi wakil amanah di pemerintahan nyatanya berpihak pada suara terbanyak, diwakili oleh Hindu dan sekuler.

"Partai sekuler di sini merupakan boneka dari Partai Hindu Nasionalis Bharatiya Janata dan sedihnya, wakil muslim telah selaras dengan pihak sekuler yang akhirnya berkonsolidasi dengan Janata," ujar Vernies.

Dia menyatakan agenda nasional selalu memfokuskan pembangunan dan penciptaan lapangan kerja. Padahal ada hal lebih penting dari itu semua yakni rasa aman bagi kehidupan muslim, termasuk aman beribadah. Ini semakin diperparah dengan banyaknya wakil umat Islam secara terang-terangan mengajak warga minoritas memilih BJP.

Para pemuka muslim termasuk Maulana Arshad Madani paling berpengaruh di India telah memperingatkan akan adanya sekat antar rakyat jika BJP kembali berkuasa.

Namun hal ini segera dibantah oleh pemimpin BJP senior dan juga salah satu muslim dari beberapa umat Islam yang ada di jajaran pejabat partai itu. "Sebaiknya masyarakat tidak mendengarkan fatwa bias para ulama dan menjadikan Anda salah memberikan suara," ujar Syed Hussain Shahnawaz.

Namun nampaknya luka sudah terlanjur dalam seiring dengan seruan dilansir pengurus kamp bantuan bagi muslim. Umat Islam sepakat akan memilih siapa pun kecuali BJP.

India : Saat Muslim Memilih
Mirror 1: India : Saat Muslim Memilih
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Faithfreedompedia static
Laurent
 
Posts: 6161
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am


Return to Islam /Muslim dlm Gambar Dan Berita Internasional



Who is online

Users browsing this forum: No registered users