.

Muslim tolak VAKSINASI POLIO

Sanggahan terhdp klaim2 Sains, Mukjizat dlm Islam & fakta ttg Jaman Keemasan Islam

Muslim tolak VAKSINASI POLIO

Postby ali5196 » Mon Feb 26, 2007 3:39 pm

http://www.news.faithfreedom.org/index. ... e&sid=1080

How (Radical) Islam Threatens Your Child’s Health
Author: Susan MacAllen on Sunday, February 18, 2007

Beberapa bulan lalu, Dr. Abdul Majid Katme, kepala Asosiasi Medis Islam di UK, mengatakan kpd Muslim bahwa mem-vaksinasi anak2 adalah “berlawanan dgn Islam.” Menurut Dr. Katme, kebanyakan vaksin mengandung "bagian2" hewan yg “haram” karena tidak disembelih secara islami. Maksud Dr. Katme dgn “bagian2” itu adalah sel atau bagian2 dari sel atau bahkan protein yg diambil dari sel dan lalu di-inkubasi dlm laboratorium. Ia juga keberatan dgn penggunaan vaksin karena mengandung alkohol. Siapa Dr Katme ini ? Ia bukan Muslim radikal, melainkan seorang psychiatrist yg bekerja selama 15 tahun di Dinas Pelayanan Kesehatan Nasional (National Health Service) UK, namun tulisan2nya ini menunjukkan seseorang yg tidak memiliki sedikitpun pengertian ttg imunologi atau sains ttg vaksinasi (atau ia memang GOOD MUSLIM!).

Dr. Katme mengatakan bahwa inokulasi bagi bayi2 Muslim tidak ada gunanya karena ibu2 Muslim yg mengikuti aturan Islam telah menyusui anak2 mereka sampai mereka berusia dua tahun. Jadi, menurut good muslim Dr katme, bayi2 itu sudah memiliki “imunitas alami.” Anehnya, Dr Katme "lupa' mengatakan bahwa air susu ibu (ASI) hanya memiliki imunisasi terbatas, yi. hanya selama jangka waktu bayi itu meminum susu ibu. Jadi ASI tidak menawarkan imunisasi sepanjang hidup sang anak. Lagipula, ASI hanya memberi imunisasi terhdp beberapa penyakit tertentu saja.

Tanpa imunisasi, manusia tidak memiliki pertahanan terhdp penyakit2 yg dicoba dihindari dgn vaksinasi, yaitu cacar, diphtheria, meningitis, batuk2, polio, yg bisa mengakibatkan cacad fisik atau mental atau bahkan kematian.

Seruan anti vaksinasi ini berasal dari seruan seorang mullah, entah di mana di Barat, yg lalu diikuti dgn histeria Muslim di negara2 lain, spt UK yang semuanya menunjuk pada upaya kaum 'radikalis' alias good Muslims utk terus menantang negara tuan rumah, memaksakan kemauan dan aturan mereka sendiri tanpa pernah bermaksud utk berintegrasi.

Ini sejumlah fakta ilmiah sederhana yg tidak diindahkan orang2 macam Dr. Katme :

Bayi2 tidak mendapatkan imunitas komplit lewat ASI. Kalau iya, ribuan dari mereka (yg mendapat ASI) tidak akan mati sebelum penemuan antibiotik dan vaksin. (Ketahuilah bahwa antibiotik dan vaksin memang ditemukan utk tujuan mengatasi kematian manusia yg tidak diinginkan ini. Kalau dgn 'Allahu Akbar' manusia akan bisa memerangi penyakit, maka para ahli juga tidak akan repot2 menemukan obat2an baru.)

Imunitas yg didapatkan lewat ASI hanya mengatasi beberapa penyakit tertentu dan tidak berlaku sepanjang hidup sang anak.

Menjaga tersebarnya penyakit berbahaya diperlukan upaya bersama penduduk -paling tidak 95% - harus di-inokulasi. Semakin banyak orang menolak utk divaksinasi (katakanlah kalau 1-2 juta Muslim di UK menolak vaksinasi) ini akan berakibat parah bagi seluruh negara.

Tidak ada vaksin yg memberikan imunitas 100%. Katakanlah bocah Muslim di TK anak anda tidak divaksinasi, dan anak anda dekat secara fisik dgnnya. Karena anak anda yg sudah divaksinasi tidak imun 100 persen, maka kemungkinan besar, anak anda akan ketularan penyakit spt cacar misalnya, dari anak Muslim tsb.

Sebelum ditemukannya vaksin di AS, ada sekitar 175.000 kasus difteria per tahun (1920-22), sekitar 147.000 kasus 'whooping cough' (1922-25) dan lebih dari 4 juta kasus cacar (1951-54). Cacar Jerman (rubella) menghasilkan 20.000 bayi yg dilahirkan dgn cacad mental dan fisik dalam satu tahun. Polio membuat cacad 10.000 anak2.


Dari tahun ke tahun semakin banyak situs2 Muslim yg semakin agresif menyerukan pesan2 anti-vaksinasi dgn mengatakan bahwa sebenarnya vaksin itulah yg menyebabkan penyakit spt AIDS. Menurut Pusat Pengawasan Penyakit (Center for Disease Control), ini adalah omong kosong konyol yg menentang segala bukti sains. Sebuah vaksin terjadi dari bentuk virus yg sudah “mati” - jadi virus itu tidak dapat berkembang biak tetapi hanya men-stimulasi tubuh utk memproduksi imunisasi.

Masalahnya dgn keengganan vaksinasi Muslim ini adalah bahaya yg mereka akibatkan terhdp komunitas NON Muslim. Katakanlah ada anak2 (NON Muslim) yg tidak dapat divaksinasi karena jantung mereka tidak kuat atau menderita kanker atau HIV. Anak2 ini akan semakin lemah menghadapi infeksi yg diakibatkan anak2 yg tidak di-vaksinasi yg membawa virus (cacar atau polio) misalnya.

Bahaya juga terdpt bagi bayi2 yg belum menerima vaksinasi tertentu (karena terlalu muda) atau orang2 jompo atau mereka yg imunisasinya sangat rendah (karena AIDS misalnya). Semakin banyak orang2 ini kena penyakit Muslim yg tidak divaksinasi, maka penyakit2 ini akan semakin tersebar, dan akan terjadilah epidemi. Malah penyakit itu akan ber-mutasi dan berubah bentuk menjadi penaykit yg belum ada obatnya. Jadi Jelas, Islam membahayakan KITA SEMUA !

Keengganan sebuah minoritas kecil negara saja sudah bisa mengobrak2abrik negara2 tetangga. Apalagi kalau penduduk mayoritas negara yg menolak utk di-vaksinasi. Di India, Nigeria, Afghanistan dan Pakistan beberapa tahun belakangan ini, epidemi besar2an terjadi akibat penolakan penduduk setempat utk divaksinasi. Di Nigeria th 2004, protes besar2an terhdp vaksin-anti-polio dipimpin oleh Muslim yg mengatakan bahwa vaksin adalah upaya AS utk menjadikan Muslim mandul. Walau WHO sudah menegaskan bahwa ini tidak benar, protes ini sampai berlangsung selama berbulan2 dan akibatnya ? Banyak anak2 kena polio. Malah berbulan2 sesudahnya, anak2 masih kena penyakit ini. Satu negara bagian Nigeria menolak vaksinasi dan polio menjalar ke 10 negara yg kesemuanya tadinya bebas polio !

Di AS, setiap negara bagian mewajibkan vaksinasi bagi TK2 dan sekolah2. Hanya dua negara bagian yg tidak mengijinkan pengecualian berdasarkan agama. KE 48 lainnya mengijinkan pengecualian, termasuk pengecualian berdasarkan filosofi. Kalau sekolah anak anda mengijinkan pengecualian atas vaksinasi, anda sepatutnya mulai mengkhawatirkan kesehatan anak anda dan komunitas anda.


--------------------------------------------------------------------------------
FamilySecurityMatters.org Susan MacAllen menulis blog, askew.blogharbor.com. Ia spesialis bidang microbiology/infeksi.
Last edited by ali5196 on Sun Sep 14, 2008 3:32 pm, edited 2 times in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Profil kesehatan negara2 Islam: sebuah TRAGEDI

Postby charles-mattel » Tue Jun 19, 2007 4:14 pm

Negara2 Muslim harus memperbaiki pelayanan kesehatan, kata OIC
Reuters

Negara2 Muslim harus mengatasi pelayanan kesehatan umum yg memalukan yg mengakibatkan jutaan anak2 terkena penyakit polio & malaria, demikian PM Malaysia.

Berbicara pada pertemuan para menteri kesehatan ke 57 negara OIC, Abdullah Ahmad Badawi mengatakan : 7 dari ke 10 negara dgn angka kematian rata2 anak paling tinggi adalah negara MUSLIM !

"Keadaan kesehatan di negara2 Muslim sudah menjadi sebuah tragedi," kata ketua OIC. "Alasannya adalah karena begitu banyak yg bisa dilakukan utk mengurangi penyakit dan penderitaan."

Pertemuan dua hari ini dimaksudkan utk menyetujui sebuah rencana bersama utk memberantas polio, malaria dan mengadakan produksi vaksin secara bersama2.

Tiga negara OIC utama -- Indonesia, Mesir dan Turki -- dilanda bird flu.

Diseluruh dunia, tercatat 190 kematian secara global akibat virus bird flu, H5N1, sejak akhir thn 2003 dan 312 infeksi menurut data WHO.

Indonesia mencatat 79 kematian akibat bird flu, angka yg paling tinggi di dunia. Mesir mencatat 15 kematian dan Turki 4.

WHO mengatakan, 3 negara OIC -- Afghanistan, Nigeria & Pakistan -- serta India, adalah satu2nya negara yg masih mengalami pecahnya penyakit polio.

Negara2 OIC terdiri dari 1.3 milyar orange. Abdullah, yg mengetuai OIC sejak 2003, mengatakan walau penyakit2 spt polio sudah lama terhapus dari negara2 barat, mereka masih menjalar di negara2 Muslim

-----------
He said the problem was caused by lack of funding, lack of vaccine production among OIC member states and concerns over the acceptability and quality of vaccines.

"We have much to do as many of the world's Muslims live in conditions that expose them to the most virulent, yet most preventable, infections."
OIC Secretary-General Ekmeleddin Ihsanoglu told the meeting that richer member states such as Malaysia, Iran and the United Arab Emirates have pledged $9 million to help fight polio and malaria in Sudan, Senegal and Yemen.

He said Pakistan and Iran had also made progress in advanced research into drugs and vaccines.

A donors' conference convened this week by the OlC in Doha, Qatar, pledged more than $360 million to Niger to help fight malnutrition.
charles-mattel
 
Posts: 850
Joined: Fri Jun 15, 2007 12:13 pm

Konsep Imunisasi Halalan Thoyiban

Postby duloh » Mon Jun 16, 2008 12:47 am

http://www.halalguide.info/content/view/802/38/

HalalGuide--Memang kalo kita telaah lebih lanjut, masih banyak vaksin yang dibuat dari bahan haram. Beberapa vaksin seperti vaksin polio dibuat dari campuran ginjal kera, sel kanker manusia, serta cairan tubuh hewan tertentu termasuk serum dari sapi, bayi kuda, ekstrak mentah lambung babi, bahkan janin bayi yang diaborsi.

Berikut disampaikan beberapa prinsip dalam pemberian vaksin atau imunisasi yang Halalan Thoyiban:

1. Memberikan asupan nutrisi atau zat gizi atau makanan tertentu yang memaksimalkan pembangunan dan pemeliharaan sistem imun tubuh atau kekebalan tubuh manusia.

2. Memberikan asupan nutrisi atau zat gizi atau makanan tertentu yang meminimalkan dan menghilangkan zat yang bersifat menurunkan kerja sistem imun atau kekebalan manusia.

3. menjauhkan dan menghentikan asupan nutrisi yang bersifat menurunkan pembangunan dan pemeliharaan sistem imun atau kekebalan tubuh manusia.

4. Tidak memberikan vaksinasi yang mengandung toksin/racun bahan berbahaya yang menjadi ancaman manusia, seperti bahan kimiawi sintetis, logam berat (heavy metal), hasil metabolit parsial, toksin bakteri, dan komponen dinding sel.

5. Tidak memeberikan vaksinasi dan obat-obatan yang mengandung bahan yang haram secara syari’at.

- Alkohol dan turunannya, yang bersifat seperti alkohol, yaitu apabila dikonsumsi memabukkan.

- Tidak mengandung darah, daging babi, dan hewan yang ketika disembelih tidak menyebut nama Allah.

- Tidak menggunakan daging yang diharamkan menurut syari’at, seperti hewan buas, bertaring, bangkai, dll.

- Tidak dikembangbiakkan dalam darah hewan apapun, daging babi, dan dalam makhluk hidup yang diharamkan menurut syari’at.

6. Membiasakan untuk mengkonsumsi menu makanan sehari-hari yang bersifat membangun sistem kekebalan tubuh manusia.

7. Membiasakan untuk tidak mengkonsumsi menu makanan sehari-hari yang bersifat menurunkan sistem kekebalan tubuh manusia.(kit)

Sumber Jurnal LPPOM MUI
duloh
 
Posts: 34
Joined: Thu Feb 28, 2008 5:45 pm

Re: Konsep Imunisasi Halalan Thoyiban

Postby ali5196 » Mon Jun 16, 2008 4:51 am

halalguide wrote: 5. Tidak memeberikan vaksinasi dan obat-obatan yang mengandung bahan yang haram secara syari’at.

- Alkohol dan turunannya, yang bersifat seperti alkohol, yaitu apabila dikonsumsi memabukkan.

- Tidak mengandung darah, daging babi, dan hewan yang ketika disembelih tidak menyebut nama Allah.

- Tidak menggunakan daging yang diharamkan menurut syari’at, seperti hewan buas, bertaring, bangkai, dll.

- Tidak dikembangbiakkan dalam darah hewan apapun, daging babi, dan dalam makhluk hidup yang diharamkan menurut syari’at.


Image
MUI lupa menyebutkan bahwa nikotin jauh lebih berbahaya drpd virus dlm babi, hewan bertangkai & hewan yg tidak disembelih dgn menyebut nama Allah. :lol: :lol:

Kena virus babi, paling cuma sakit perut, mencret2 ! Ketagihan rokok, atau menghirup asap rokok, elu akan mati karena KANKER, lah YAW !

Passive Smoking Could Cause 1.9 Million Excess Deaths From COPD In China
http://www.sciencedaily.com/releases/20 ... 203607.htm

Across the UK: ... each year passive smoking at home might account for another 2700 deaths in persons aged 20-64 years and 8000 deaths among people aged 65.
http://bmj.bmjjournals.com/cgi/content/ ... 0/7495/812

Lung cancer is the most common cancer in the world and is the leading cause of cancer death, with 160,000 deaths in the U.S. annually. The highest incidence of lung cancer is among smokers of tobacco products
http://professional.cancerconsultants.c ... x?id=33260

Smoking cause more death than murder, illegal drugs
to passive smoking are at a greater risk of SIDS. (Sudden Infant Death Syndrome). www.treasury.gov.au/documents/ 790/PDF/Cigarettes_30_90.pdf

Lung Cancer - Middle East Cancer Consortium (MECC) Cancer the Middle East have increasingly taken up cigarette smoking,. which has caused the younger age groups to have lung cancer rates ...
www.seer.cancer.gov/publications/mecc/mecc_lung.pdf

Statistics and Epidemiology for Lung Cancer: World, North America, Europe, Asia, Africa, Arab World, Middle East, Egypt ...
www.emro.who.int/ncd/presentations/ EMRO-LungCancer0604-ProbelemMagnitude.ppt -

Image
FOTO: Hasan, salah seorang anggota MUI, yg doyan merokok. Selama merokok nggak dinyatakan haram, boleh dong gua iseng2 ngisep, katanya ...

Lim .. Muslim .. yg diributin cuma babi doang ! Kapan pinternya sih !
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Jul 21, 2008 8:32 pm

PAKISTAN: polio kambuh gara2 Muslim tolak vaksin
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=26899
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Jul 21, 2008 8:39 pm

http://www.adnki.com/index_2Level_Engli ... 9554&par=0

PAKISTAN: KORBAN EPIDEMI POLIO = 'MARTIR' kata ULAMA

Islamabad, 22 Feb. (AKI/DAWN) - Seorang ulama di sebuah desa di Utara Pakistan menentang vaksinasi polio bantuan negara asing dan mendrong penduduk agar menolak divaksinasi melawan polio karena "mereka yg mati dlm epidemi adalah MARTIR". "Saya harus mengatakan kpd saudara2 se-ukuwiyah bawa menemukan obat sebeumnya pecahnya sebuah epidemi tidak diijinkan Shariah ," kata Maulana Fazlullah pada kotbah jumat di desa Mam Dherai, tempat ia bangun madrasah dgn dana setempat.

“Menurut Shariah, orang harus menghindari tempat2 epidemi, tetapi mereka yg masuk ke daerah tsb dan tewas adalah MARTIR,” katanya. Pemerintah setempat melancarkan kampanye anti polio tgl 20-22 Februari, namun gagal karena penduduk menolak utk mem-vaksinasi anak2 mereka.

Di NIGERIA, ulama juga menghalangi vaksinasi.

Di Pakistan, penduduk menghalangi para petugas kesehatan dgn cara kekerasan, termasuk memBOM mobil Dr Ghani Khan, yg kemudian tewas.

--------

Swat is one area where polio staff is facing resistance, said an official, adding that deeply religious people often resisted things involving foreigners.

Maulana Fazlullah suspects the intentions of foreign agencies involved in funding drives against fatal diseases: “I don’t understand why foreigners would think of our well-being when we see that they are killing Muslims in Afghanistan and Iraq.” He cited the example of a companion of the Prophet who, he said, was ‘martyred’ during an epidemic.

Maulana Fazlullah - who is the son-in-law of Maulana Sufi Mohammad, leader of the defunct Tehreek-i-Nifaz-i-Shariat Mohammadi which sought to have Sharia law replace civilian law -- has gained popularity in the villages and hamlets of the Swat province due to his religious teachings transmitted through an illegal FM radio station. His Friday open air sermons attracted large crowds.

The health department also holds clergy responsible for the refusal of the people to get their children immunised against polio in some districts of the NWFP. Last year, 15 polio cases were reported in the NWFP -- seven belonging to the tribal agencies and eight to the settled areas, officials said, adding that in 2007, a 10-month-old was detected with the polio virus in Nowshera.

“The propaganda of the clergy is causing more and more people in Swat, Bajaur, Lakki Marwat and Momand agency to refuse polio drops for their children,” said an official of the Expanded Programme for Immunisation (EPI) run by the NWFP Health Department. In the wake of the killing of surgeon Ghani Khan in Bajaur, the polio staff, mostly comprising locals, had refused to go ahead with the anti-polio campaign in the agency, sources said.

Confirming the postponement of the anti-polio drive, an official said the government was faced with multiple obstacles like staff security, inaccessible areas and presence of large number of Afghan refugees.

“Most of the eight people, detected with the polio virus in the settled areas, were of Afghan origin,” official said.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Sun Sep 14, 2008 3:33 pm

NIGERIA: istri ditalaq karena vaksinasi anak2 melawan polio
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 910#397910
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Sun Sep 14, 2008 4:03 pm

ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed Dec 26, 2012 4:20 am

DESEMBER 2012: TALEBAN BUNUH 6 ORANG PETUGAS VAKSIN POLIO:
http://id.berita.yahoo.com/enam-petugas ... 35450.html

Image
Sang ibu menangisi jenazah puterinya, petugas polio, Madiha Bibi, oleh penembak2 Taleban, dirumah jenazah di RS Karachi, Pakistan, Dec. 18, 2012.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm


Return to Resource Centre ttg Sains, Mukjizat & Jaman Keemasan Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users