Debat Muslimah dengan Islam

Seluk beluk ttg hak/kewajiban wanita, pernikahan, waris, bentuk2 pelecehan hak2 wanita dlm Islam dll.
Akukomkamu
Posts: 5565
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by Akukomkamu »

Patah Salero wrote:Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’

Lidwa.com bukhari :5514 muslim:4621

dari hadis di atas ternyata perempuan sebenarnya 3 tingkat lebih penting dari laki-laki
Seorang ibu 3 tingkat lebih penting dari laki2 !!! YES!!!
Seorang istri 1/2 tingkat dari laki2 ???
Seorang wanita sama dengan aurat ???

Ibu ama istri status ga sama meski sama2 wanita itu menurut nabi arab.



Piss... :heart:

GoodSniper
Posts: 724
Joined: Wed Apr 20, 2011 4:38 pm

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by GoodSniper »

Patah Salero wrote:@atas

Makanya bos, gw bilang tergantung yang nanya.
Loe sendiri laki apa cewe ? Duladi, Momad dan lainnya itu cowo atau cewe.
Kok loe bisa ngeklaim lebih ngerti perasaan cewek dari gw ??

Kalo trit ini khusus buat cewek gw paham. Dan semua yang ngerasa cowok nahan diri untuk tidak posting disini.
Tapi kalo di trit ini netter non-muslim baik cowok maupun cewek berusaha mengadili muslimah cewek, gw jelas keberatan bro..
Sdr. Patah..

Jelas bukan.. bahwa debat ini sebenarnya adalah antara muslimah dengan islam (ajaran-ajarannya yg mendiskreditkan wanita)..??
Di sini seharusnya kita akan melihat emosi dan jalan pikiran muslimah mengenai ayat-ayat yang berkaitan dengan ke- wanita-an..!

Sopo toh yang bilang ane lebih ngerti perasaan wanita dibanding elo..? yee..gak gitu kali.., justru gw pengen denger bagaimana sebenarnya muslimah tuh perasaannya..berkaitan dengan ayat-ayat yang menyinggung mereka..tentu dari wanito aseli (MUSLIMAH), bukan dari cowo/pria yang merasa dirinya lebih tau perasaan wanita kaya' ente..

Dan bukan pengadilan muslimah yang akan terjadi, tapi pengadilan terhadap islam berkaitan dengan perlakuan dan persepsinya terhadap wanito..faham..?

Patah Salero
Posts: 2702
Joined: Tue Dec 21, 2010 12:31 am

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by Patah Salero »

Akukomkamu wrote: Seorang ibu 3 tingkat lebih penting dari laki2 !!! YES!!!
Seorang istri 1/2 tingkat dari laki2 ???

Ibu ama istri status ga sama meski sama2 wanita itu menurut nabi arab.



Piss... :heart:
Istri 1/2 suami itu dalam hal apa dulu bang ??
Kalau dalam urusan terima warisan memang ia. Jatah suami dua kali istrinya. dan sangat wajar dan adil, soalnya kewajiban finansial suami juga lebih besar.
kalau seseorang menikah, yang wajib nyediakan makanan, pakaian dan tempat tinggal itu suami. Istri sama sekali enggak punya tanggung jawab finansial dalam keluarga, jadi wajar kalau hak warisnya juga setengah laki-laki.

nah kalo urusan selain finansial udah beda bang. Ini aku kasih contoh hukum dan ayatnya dalam Quran. Untuk penjelasan lebih detil cekidot :
24:6 Dan orang-orang yang menuduh istrinya (berzina), padahal mereka tidak ada mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, maka persaksian orang itu ialah empat kali bersumpah dengan nama Allah, sesungguhnya dia adalah termasuk orang-orang yang benar.

24:7 Dan (sumpah) yang kelima: bahwa laknat Allah atasnya, jika dia termasuk orang-orang yang berdusta

24:8 Istrinya itu dihindarkan dari hukuman oleh sumpahnya empat kali atas nama Allah sesungguhnya suaminya itu benar-benar termasuk orang-orang yang dusta,

24:9 dan (sumpah) yang kelima: bahwa laknat Allah atasnya jika suaminya itu termasuk orang-orang yang benar.
Kalau Istri itu posisinya lebih rendah, atau 1/2 dari suaminya, maka seharusnya suaminya sumpah 4 kali, istrinya sumpah 8 kali dong, ya gak ?? Nah karena sumpah penolakan istri sama banyaknya dengan sumpah tuduhan suami, maka bisa disimpulkan posisi suami dan istri sejajar dalam Islam.

Patah Salero
Posts: 2702
Joined: Tue Dec 21, 2010 12:31 am

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by Patah Salero »

@goodsniper

Katanya debat antara Islam dengan Muslimah.
Trus yang mewakili Islam siapa ?? Duladi ?? Elo ??
Apa Loe dan Duladi ngerasa lebih ngerti tentang Islam dari Gw ??

Gwe berani ngelawan debat muslimah manapun di FFI ini yang gak puas sama ajaran Islam !!

Akukomkamu
Posts: 5565
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by Akukomkamu »

@atas
Maksud elo dalam hal warisan , seorang wanita haknya 1/2 dr laki2 ... kalo yg elo tulis itu seorang istri hak warisnya 1/2 dr suami , terus kalo cerai gimana ? padahal semasa bersamanya yg cari duit istrinya ... yg lakinya cuman jadi preman doang kerjaannya. :lol:



Piss... :heart:

User avatar
CrimsonJack
Posts: 2189
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Tempat yang ada internetnya

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by CrimsonJack »

Ya sudah, karena saya bukan muslimah dan ga berniat jadi transgender, saya ngamatin dl setelah post ini sampai perlu intervensi

GoodSniper
Posts: 724
Joined: Wed Apr 20, 2011 4:38 pm

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by GoodSniper »

"Patah Salero"wrote:

Katanya debat antara Islam dengan Muslimah.
Trus yang mewakili Islam siapa ?? Duladi ?? Elo ??
Apa Loe dan Duladi ngerasa lebih ngerti tentang Islam dari Gw ??

Gwe berani ngelawan debat muslimah manapun di FFI ini yang gak puas sama ajaran Islam !!
Yang mewakili islam adalah ayat-ayat Quran dan Hadis yang akan dipaparkan di hadapan para wanita muslimah.., bukan elo.., emang siapa yang ngangkat elo jadi wakil islam..??

Trus loe merasa lebih ngerti islam dari kami para kafirun dan murtadin..?? loe itu kan melihat islam hanya dari dalam berkenaan dengan keterikatan elo sama ugamamu itu.., sedangkan kami para kafirun dan murtadin bisa melihat islam dari dalam maupun dari luar..tentu dengan sudut pandang netral, jernih pake nalar dan nurani yang sehat.

Ya tentu saja ente berani melawan debat ttg perlakuan islam terhadap wanita, karena sadar atau tidak islam itu agama yang sangat berpihak dan memberi keuntungan yang ruarr.. biasa.. kepada para pria terutama yang HIDUNG - nya belang..dan biasanya para hidung belang tidak rela begitu saja kalau kegemaran dan hobinya mempermainkan wanita dihambat..(semoga ente bukan salah dua dari mereka).. :lol:

see..??

wahai para wanita muslimah perdengarkan lah suaramu..!!

User avatar
Momad Narsis
Posts: 3460
Joined: Sun Jan 02, 2011 4:35 pm

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by Momad Narsis »

Momad Narsis wrote:@PS
Selagi masih ada ayat poligami dlm islam, ayat pukul istri serta mengurungnya hingga mati,kesaksian 2 wanita seharga 1 kesaksian pria,penghuni neraka lebih banyak adalah wanita,otak wanita setengah dari laki2,shalat batal karena wanita & anjing lewat dihadapan laki2 yg bershalat..!
MAKA HADIST YG ANDA BAWA AKAN MENGUAP DENGAN SENDIRINYA..!! bahkan tak berarti sama sekali..apalagi kalau anda berkaca dgn SYARIAT DALAM NEGARA ARAB SAUDI DAN AFGANISTAN hadist tersebut semakin tak bermakna.
Salam Damai
Patah Salero wrote:dari pada loe-loe semua ngomong sendiri, gw masuk selama muslimah enggak ada, kalo ntar muslimah udah nongol baru gw keluar, gimana, OK ??
Kecuali loe semua termasuk orang yang suka ngomong sendiri ??
hehehe :rofl: gimana apa udah jelas statusnya sekarang...?? monggo kalau mau didebat..saya hanya menggaris bawahi bahwa dalam islam tidak ada yang namanya kesetaraan Gender...!! artinya derajat wanita lebih rendah dibandingkan dengan Pria apabila dilihat dari kaca mata Muhammad atau islam....!!
Bang Momad, Gw pernah dengar istilah hadis sahih, dha'if dan hadis palsu. Tapi seumur idup gw gak pernah dengar istilah HADIS NGUAP.
Bisa diperdalam gak pembahasannya ??
Hadist yang menguap adalah perkataan muhammad yang berkontradiksi dengan karakter islam itu sendiri yang memang dari sononya hanya menganggap wanita sebagai Properti atau aurat...!!
Soal poligami, pukul istri saksi setengah dari laki-laki dan lain seterusnya, udah sering dibahas dan udah dijelasin sama Muslim. Gw udah pernah juga diskusi soal ini sama Pop Eye. Kalo ada kasus yang pingin diperdalam, gak papa kita bahas disini satu persatu.
oke mengenai Poligami...! bisakah anda tunjukan dimana nilai kebenaran dari tindakan tidak setia seorang suami ke pada istrinya...?? monggo di jawab
Soal pukul istri, misalnya. Gw dapat cerita ini dari ponakan tetangga teman om gw. Katanya ada seorang istri yang pernah merekam hubungan seks sama pacarnya waktu masih kuliah. Istri tersebut tetap aja masih nyimpan rekaman tersebut meskipun sekarang udah kawin sama orang lain. Bahkan sering nonton itu film sambil cekikikan waktu masak.
nah, waktu suaminya yang sekarang marah-marah ngeliat kelakuan itu, itu bini malah lebih galak.
"Gw kan enggak selingkuh. Elo tiap malam nonton pilem porno emang gw pernah ribut ??"
Apa sih nasehat Bang Momad buat suami yang punya bini model begini ?? Keberatan gak bang Momad kalo itu suami kasih tendangan samping untuk bininya ??
Gimana kalo bini bang Momad yang punya kelakuan begitu ??
kalau anda melakukan kekerasan dengan istilah "Tendangan Samping" saya akan keberatan bahkan menentangnya...!! mengapa..?? UU pemerintah mengenai Kekerasan dalam rumah tangga sudah jelas mengharamkan tindakan demikian....
nah mengapa aolloh mu malah mengizinkannya...?? apakah menurut anda islam sudah memberikan solusi dalam menyingkapi masalah dalam rumah tangga....?? anda boleh tanya ke pada semua orang di manapun anda berada...apakah melakukan tindakan kekerasan dalam Rumah Tangga di benarkan secara hukum dan moral...???
etiskah menurut anda seorang suami melakukan kekerasan Fisik ke pada istri hanya karena dia meninggikan suaranya...?? bijakkah seorang suami melampiaskan kekesalannya dengan cara menganiaya sang istri dengan pukulan..?? anda tentu akan bisa berkelit dengan semua pertanyaan saya...!! tapi anda tidak akan bisa mengesampingkan perkara ini dalam benak anda...!!

Salam Damai

Patah Salero
Posts: 2702
Joined: Tue Dec 21, 2010 12:31 am

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by Patah Salero »

Akukomkamu wrote:@atas
Maksud elo dalam hal warisan , seorang wanita haknya 1/2 dr laki2 ... kalo yg elo tulis itu seorang istri hak warisnya 1/2 dr suami , terus kalo cerai gimana ? padahal semasa bersamanya yg cari duit istrinya ... yg lakinya cuman jadi preman doang kerjaannya. :lol:



Piss... :heart:
Kalo loe belom paham hukum Islam, gw akan dengan sabar membimbing lo... :green:

Dalam hukum Islam itu gak dikenal harta bersama. Yang ada hanya harta suami dan harta istri.
Semua yang diperoleh suami sebelum perkawinan tetap atas nama suami ketika dalam perkawinan. begitu pula harta yang dimiliki istri sebelum perkawinan, tidak boleh pindah tangan ke suami. Penghasilan yang diterima suami setelah perkawinan adalah milik suami, dan penghasilan yang dimiliki istri semasa perkawinan adalah hak milik istri (termasuk misalnya : mahar yang diterima dari suami, pemberian dari orang tua, dll.)

Beda paling mencolok adalah, SUAMI WAJIB MENGELUARKAN HARTANYA UNTUK MEMBIAYAI KELUARGANYA, sementara bagi istri tidak ada kewajiban seperti itu.
Bila suami ingin menggunakan harta milik istri untuk biaya rumah tangga, maka hal itu harus atas seizin dan kerelaan istri yang bersangkutan.
Pertanyaan klasik :"Istri kan wajib mengikuti perintah suami. Jadi kalo suami minta, istri wajib ngasih !!"
Jawaban Gw: enggak ada kewajiban istri untuk mematuhi perintah suami memberi nafkah pada keluarga. kalau istri keberatan ngasih hartanya , maka dia bisa aja mengadu ke pengadilan, karena dalam islam, urusan ngeluarin duit kewajiban suami, bukan kewajiban istri.

ketika suami istri bercerai, maka masing-masing mengambil harta milik mereka masing-masing. Bila ada usaha yang dilakukan bersama-sama, maka dilakukan pembagian sesuai dengan kesepakatan. Dan suami wajib memberikan nafkah pada istri selama masa iddah, serta memberikan biaya hidup sesuai dengan kemampuan suami setelah selesai masa iddah. Baca ayat :
2:241 Kepada wanita-wanita yang diceraikan (hendaklah diberikan oleh suaminya) mut`ah menurut yang makruf, sebagai suatu kewajiban bagi orang-orang yang takwa.
Ketika salah satunya meninggal (misalnya suami), maka harus dipisahkan terlebih dahulu, mana harta suami dan mana harta istri. Yang dibagikan kepada ahli waris hanya lah harta milik almarhum suami. Harta milik istri dikembalikan kepadanya, kemudian ia mendapatkan hak waris sebesar 1/4 atau 1/8 (tergantung adanya anak) dari harta peninggalan suaminya.

Udah gitu berat tanggung jawab finansial suami dalam Islam, masak ia ada yang keberatan suami dijadikan kepala rumah tangga.

Patah Salero
Posts: 2702
Joined: Tue Dec 21, 2010 12:31 am

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by Patah Salero »

Soal kesetaraan gender tergantung sikonnya bang.

Kalau antara Bapak dan Ibu, Ibu lebih penting 3X, karena ibu itu hamil, melahirkan dan menyusui yang gak mungkin dilakukan bapak.

kalau soal Li'an (suami nuduh bininya berzina), maka kekuatan sumpah suami sebanding dengan kekuatan sumpah istri.

Kalau soal kesaksian wanita setengah laki-laki, sekarang udah enggak ada lagi yang praktekkan hal itu. Kesaksian perempuan setengah laki-laki karena pada umumnya, saat ayat itu diturunkan kecerdasan laki-laki lebih tinggi dari perempuan. Jadi kalo pada umumnya tingkat pengetahuan dan kecerdasan sudah seimbang, maka kesaksian perempuan dan laki-laki sama nilainya.
Buktinya bisa dilihat di Pengadilan Agama.
Kalo kita mau konsisten, jika satu saksi laki-laki = 2 saksi perempuan
maka, satu hakim laki-laki = 2 hakim perempuan.
Di pengadilan agama hakim laki-laki sama nilainya dengan hakim perempuan.

Soal Poligami, aku setuju dengan UU perkawinan yang mensyaratkan izin istri, ketika suami ingin menikah lagi. Dan ini ada presedennya, waktu Fatimah (Anak Muhammad SAW) keberatan Ali (suaminya) nikah lagi dengan anak abu jahal. Muhammad SAW marah dan Ali enggak jadi ngambil madu.
Yang paling penting menurutku adalah kehendak bebas masing-masing pihak. Kalau si Istri gak ngasih izin kawin lagi, ya berarti suami melanggar hukum kalau melakukan poligami.
Trus menurut gw, beristri satu atau dua bukan tolak ukur bahwa anda seorang suami yang baik atau tidak. Banyak suami jahat yang hanya memiliki istri satu orang, serta banyak suami baik yang memiliki istri lebih dari satu.
Trus, bagaimana pendapat bang momad terhadap suami atau istri yang menjalani kehidupan suami istri karena terpaksa. Karena enggak boleh cerai, jalanin aja sampai mati. Apakah itu bukan merupakan salah satu bentuk "pengkhianatan" terhadap hati nurani.

User avatar
Mohmed Bin Atang
Posts: 2339
Joined: Sun Feb 19, 2012 5:45 pm
Location: Surga Islam, bermain rudal bersama 72 bidadari
Contact:

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by Mohmed Bin Atang »

GoodSniper wrote:Halooo...muslimah...di mana kah kalian berada, ayo mana pendapat kalian..
jangan diam saja diperbudak dan direndahkan ajaran islam agama sesat.. :-k [-(
Iya nih.. mana muslimahnya ya? :-k

paidjoh
Posts: 907
Joined: Tue Nov 15, 2011 12:45 pm

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by paidjoh »

Mohmed Bin Atang wrote:
Iya nih.. mana muslimahnya ya? :-k
:-$ muslim netral lagi menanti si rhoma :green:
sedang yang lainnya lagi h2C menanti lamaran Aceng Fikri :lol:

IC1101
Posts: 354
Joined: Fri Oct 21, 2011 9:54 pm

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by IC1101 »

Menurut quran:
"Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki di antaramu). Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka seorang lagi mengingatkannya" (Qs. 2:282).

Menurut Patah Salero:
Patah Salero wrote:Kalau soal kesaksian wanita setengah laki-laki, sekarang udah enggak ada lagi yang praktekkan hal itu. Kesaksian perempuan setengah laki-laki karena pada umumnya, saat ayat itu diturunkan kecerdasan laki-laki lebih tinggi dari perempuan. Jadi kalo pada umumnya tingkat pengetahuan dan kecerdasan sudah seimbang, maka kesaksian perempuan dan laki-laki sama nilainya.
Bung PS, secara tidak langsung anda ingin mengatakan bahwa ayat quran di atas sudah tidak layak berlaku lagi?
Beranikah anda atau umat muslim menghapus ayat Q 2:282 tersebut karena sudah kadaluarsa?
Katanya ayat2 quran itu perkataan/perintah alloh, mengapa sudah tidak bisa digunakan lagi jaman sekarang?

nap.bon
Posts: 1011
Joined: Wed Jun 27, 2012 8:04 pm
Location: United States of Indonesia

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by nap.bon »

Patah Salero wrote:Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’

Lidwa.com bukhari :5514 muslim:4621

dari hadis di atas ternyata perempuan sebenarnya 3 tingkat lebih penting dari laki-laki
Oh ternyata kaset rusak, pantesan ngulang tiga kali. XD

User avatar
CrimsonJack
Posts: 2189
Joined: Thu Oct 13, 2011 3:20 pm
Location: Tempat yang ada internetnya

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by CrimsonJack »

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’
Ya kalau seandainya cuma ada kejadian ini saja sih keren.


Sayangnya :
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Tidak ada yang lebih baik di dunia ini bagi seorang muslim setelah menyembah Allah, selain mendapatkan istri yang shaleh, cantik apabila dipandang, patuh apabila diperintah, memenuhi sumpah pernikahan, menjaga dirinya dan kekayaan suami di saat suami pergi, mengasuh anak-anaknya, tidak membiarkan orang lain masuk ke rumah tanpa ijin suami, dan tidak menolak apabila suami memanggil ke tempat tidur.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapakah wanita yang paling baik?” Jawab beliau, “Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci” (HR. An-Nasai no. 3231 dan Ahmad 2: 251. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)
Kalau bapaknya bilang apa, anaknya bandel, tinggal suruh istrinya yang ngurus, KARENA dalam Islam, laki-laki itu yang paling utama.

Debat Muslimah dengan Islam
Debat Muslimah dengan Islam Mirror
Mirror Rss Feed
Faithfreedom forum static

User avatar
JANGAN GITU AH
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by JANGAN GITU AH »

Patah Salero wrote:Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’

Lidwa.com bukhari :5514 muslim:4621

dari hadis di atas ternyata perempuan sebenarnya 3 tingkat lebih penting dari laki-laki
nap.bon wrote:Oh ternyata kaset rusak, pantesan ngulang tiga kali. XD
Benarnya bukan kaset rusak, pendengarannyalah yang rusak! Bukankah jelas ditanyakan kepada siapa harus bakti pertama kali, jawaban pertama muhammad, ibumu! Orang itu lalu pergi...tiba-tiba muncul lagi pertanyaan di benaknya...setelah kepada ibu, lalu siapa lagi yang harus dibakti? Dia balik lagi pada Muhammad mengajukan pertanyaan....kira-kira..."lalu kepada siapa lagi yang ke dua?". Muhammad gak ngeh...dikiranya si penanya belum jelas mendengar sehingga jawaban yang sama kembali terulang...ibumu....

Lalu muhammad tiba-tiba ngeh pada pertanyaan kali ke empat...maka jawabnya "Ayahmu!"

Muhammad jadi budegh akibat telinganya terlalu banyak dikencingi SETAN!

TETAPI...Mengherankan....ada muslim dogol tiba-tiba menjadikan kebudeghan Mamad sebagai ukuran tingkatan tertinggi dalam prioritas gender...sungguh gak masuk akal kebodohan ini!

User avatar
Joe Andmie
Posts: 1761
Joined: Mon Jul 04, 2011 6:48 pm
Location: DIBAWAH POHON KELAPA SAWIT

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by Joe Andmie »

JANGAN GITU AH wrote: Benarnya bukan kaset rusak, pendengarannyalah yang rusak! Bukankah jelas ditanyakan kepada siapa harus bakti pertama kali, jawaban pertama muhammad, ibumu! Orang itu lalu pergi...tiba-tiba muncul lagi pertanyaan di benaknya...setelah kepada ibu, lalu siapa lagi yang harus dibakti? Dia balik lagi pada Muhammad mengajukan pertanyaan....kira-kira..."lalu kepada siapa lagi yang ke dua?". Muhammad gak ngeh...dikiranya si penanya belum jelas mendengar sehingga jawaban yang sama kembali terulang...ibumu....

Lalu muhammad tiba-tiba ngeh pada pertanyaan kali ke empat...maka jawabnya "Ayahmu!"

Muhammad jadi budegh akibat telinganya terlalu banyak dikencingi SETAN!

TETAPI...Mengherankan....ada muslim dogol tiba-tiba menjadikan kebudeghan Mamad sebagai ukuran tingkatan tertinggi dalam prioritas gender...sungguh gak masuk akal kebodohan ini!
Asumsi saya bukannya budegh oleh kencing setan,pita kasetnya cuma keisi penuh artis aksi porno siapa tau sipenanya ibunya bahenol lagian bakti disini bisa meleset jadi kerja bakti,jadi siibu atau seorang istri sudah disebut dulu adalah ladang yg siap dibajak toh.

nap.bon
Posts: 1011
Joined: Wed Jun 27, 2012 8:04 pm
Location: United States of Indonesia

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by nap.bon »

IC1101 wrote:Menurut quran:
"Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki di antaramu). Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka seorang lagi mengingatkannya" (Qs. 2:282).

Menurut Patah Salero:
Patah Salero wrote:Kalau soal kesaksian wanita setengah laki-laki, sekarang udah enggak ada lagi yang praktekkan hal itu. Kesaksian perempuan setengah laki-laki karena pada umumnya, saat ayat itu diturunkan kecerdasan laki-laki lebih tinggi dari perempuan. Jadi kalo pada umumnya tingkat pengetahuan dan kecerdasan sudah seimbang, maka kesaksian perempuan dan laki-laki sama nilainya.
Ngibul tuh, di tempat ane tuh kemaren pas Pendidikan Agama Islam.
(...) Masalah Absensi yang kurang dapat diganti dengan melakukan sholat berjamaat di Masjid X. Setelah anda sholat, anda dapat minta tanda tangan dari dosen A, B, C atau D [semuanya laki-laki] dengan menandatangani kartu absensi yang ada. Apabila anda tidak mendapatkan tandatangan dari salah satu dari mereka saat itu, anda dapat membawa dua orang laki-laki atau empat orang perempuan sebagai saksi kepada salah satu dari keempat dosen tersebut.(...)
Jangan bohong deh, orang di tempat ane seperti itu dan itu baru saja terjadi.
:lol:

IC1101
Posts: 354
Joined: Fri Oct 21, 2011 9:54 pm

Re: Debat Muslimah dengan Islam

Post by IC1101 »

Duladi wrote:Debat Muslimah dengan Islam:

Muslimah: Katamu, perempuan sangat dihormati dan dimuliakan. Tapi mana buktinya? Kamu tidak hanya merendahkan aku, tapi bahkan menindasku.

Islam: Engkau tidak berhak merasa terhina maupun tertindas, karena engkau hanya AURAT.

Muslimah: Bedebah! Jadi selama ini kamu telah menipu aku dan juga jutaan kaumku sesama wanita. Kamu sebenarnya sama sekali tiada menghormati kaumku dan tidak juga memuliakannya. Nabimu memang sangat mengharapkan kehadiran ibundanya, dan hadist tentang itu selalu kau pakai untuk menipu kaumku bahwa Islam sangat menghargai dan memuliakan wanita. Sekarang aku baru sadar, bahwa nabimu seorang psikopat pembenci wanita, diakibatkan trauma masa kecilnya karena diabaikan oleh ibundanya. Ibu kandungnya tak sudi mengasuh beliau dan menyerahkan pengasuhan beliau kepada seorang wanita badui. Pantas saja dia menyebut-nyebut nama ibundanya, dan kisah itu bukanlah bukti tentang RASA HORMAT ISLAM kepada wanita, melainkan kerinduan nabi Islam akan kasih sayang ibundanya yg kemudian berakhir menjadi rasa kebencian yg mendalam terhadap perempuan.

Islam: Engkau tidak berhak menganalisa apapun. Dirimu hanya AURAT. Tugasmu hanyalah tunduk padaku dan melayani suamimu.

Muslimah: Lalu kenapa di Quran kamu menyuruh kami berfikir? Ungkapan yg sering kau ulang-ulang dalam Quran adalah, "Jadilah kaum yg berfikir". Di mana konsistennya ajaranmu itu, bedebah?

Islam: Engkau hanya AURAT. Haram bagimu untuk mengkritikku atau memprotes ajaran-ajaranku. Engkau sudah menghujatku, dan para jongosku akan kuperintahkan untuk mencambukmu atau memenggal kepalamu.

Muslimah: Aku sudah tahu siapa yg menciptakanmu. Dajjal adalah penciptamu. Tidak mungkin Alloh Sang Tuhan yg menciptamu, karena Alloh tentu menyayangi semua ciptaanNya, dan tidak hanya mencintai makhlukNya yg berjenis kelamin laki-laki saja.

Islam: Tutup mulutmu, wahai makhluk hina dan ****, yg intelektualnya hanya setengah laki-laki. Dirimu hanyalah AURAT, tak lebih dari itu. Tugasmu cuma tunduk padaku dan melayani nafsu suamimu. Itulah yg ditetapkan Alloh bagimu.

Muslimah: Oh, jadi Alloh dan dirimu adalah SAMA SAJA, penghina dan pembenci wanita? Jadi Alloh yg selama ini kusangka Penciptaku, ternyata dia cuma sosok Dajjal yg menyamar jadi tuhan? Oh, malangnya nasibku dan kaumku yg telah meyakini Alloh, sehingga mereka rela menghabiskan waktu mereka untuk membaca ayat-ayat Alloh di rumah, di pengajian-pengajian dan di acara-acara keagamaan, padahal semuanya itu USELESS dan cuma metode pencucian otak semata agar kami kaum perempuan menjadi BUDAK ISLAM dan tidak bisa aktif menggunakan pikirannya untuk mengembangkan diri dan karirnya sebagai MANUSIA SEMPURNA. Oh, pantas saja banyak dari kaumku yg jadi **** dan malah bangga ketika dirinya diperlakukan sebagai AURAT belaka.

Islam: Sudah cukup, wahai makhluk binatang peliharaan. Dirimu cuma AURAT, dan derajatmu hanya sekelas binatang peliharaan. Tiada patut bagimu mengkritik apapun tentang aku. Kamu tidak berhak punya perasaan. Kamu tidak berhak marah dan memprotes apapun yang aku ajarkan. Kamu tidak berhak marah dan memprotes apapun yg suamimu lakukan terhadapmu. Kamu hanyalah AURAT; tubuhmu adalah kenikmatan. Nyawamu hanyalah untuk membuat AURAT tetap hidup dan segar. Jiwa dan Pikiranmu hanyalah untuk tunduk, bukan untuk digunakan selain dari itu. Sebagai AURAT, engkau seharusnya tahu apa yg mesti engkau lakukan. Tetapi engkau kini sudah bertindak di luar apa yang aku kehendaki. Dirimu sudah bukan AURAT lagi, karena itu aku menganggapmu SANGAT MEMBAHAYAKAN ISLAM. Sudah saatnya dirimu menerima azab dari Alloh.

Muslimah: Oke, bedebah! Suruh Alloh mengazabku, kalo dia memang benar-benar Tuhan. Jangan cuma bisanya mengandalkan JONGOS, tok! Aku baru tahu sekarang, bahwa dirimu cuma AGAMA PALSU buatan SYAITON.


Wahai kaumku, para wanita muslimah, bergabunglah bersamaku di sini: http://www.rawa.org/

Mari kita patahkan BELENGGU AGAMA SYAITON ini dan jadilah MANUSIA YG SEUTUHNYA, bukan lagi budak laki-laki dan bukan lagi budak Islam.
Tambahan Referensi Hadits:

Sumber: http://id.lidwa.com/app/

Shahih Bukhari, Kitab 8, Bab 334, No. Hadits 481
…… ‘Yang dapat memutuskan shalat diantaranya adalah anjing, keledai dan wanita.’ Maka ‘Aisyah pun berkata, “Sungguh kalian telah menganggap kami (kaum wanita) sebagaimana anjing …dst

Shahih Bukhari, Kitab 8, Bab 337, No. Hadits 484
…… sesuatu yang dapat memutuskan shalat; anjing, keledai dan wanita. Maka iapun berkata, “Kalian telah menyamakan kami dengan keledai dan anjing! …dst

Shahih Muslim, Kitab 5, Bab 289, No. Hadits 794
……“Dan disebutkan di sisinya sesuatu yang memutuskan shalat adalah anjing, keledai dan wanita. Maka Aisyah berkata, “Sungguh kalian telah menyerupakan kami dengan keledai dan anjing …dst

Musnad Ahmad, Kitab 13, Bab 1113, No. Hadits 23024
…… shalat tidak sah bila (dihadapannya) ada anjing, himar dan wanita”. Dia (Aisyah) berkata, “Bukankah mereka telah menyamakan kami dengan anjing dan himar ….dst

Musnad Ahmad, kitab 13, Bab 1114, No. hadits 24740
…… ‘Shalat dapat terputus oleh anjing, keledai dan perempuan’. Aisyah berkata, “Apakah kalian telah menyamakan kami dengan anjing dan keledai? …dst

Himar atau keledai adalah binatang yang sering menjadi gambaran sebuah kedunguan. Di dunia Arab, binatang ini adalah binatang yang paling rendah di mata mereka. Untuk itulah al-Qur’an pun ketika menyebut himar untuk perumpamaan sesuatu, itu berarti sesuatu tersebut adalah merupakan hal yang sangat rendah dan hina.
http://cahayasiroh.com/index.php?option ... Itemid=190

Post Reply