Pukullah Isteri-Isterimu

Seluk beluk ttg hak/kewajiban wanita, pernikahan, waris, bentuk2 pelecehan hak2 wanita dlm Islam dll.
Ali Shit Na
Banned
Posts: 358
Joined: Wed Mar 29, 2006 4:53 pm

Post by Ali Shit Na »

curious wrote: very presumptious of you bahwa jika istri tidak taat kepada suami berarti dia telah melakukan kesalahan!
Ayat itu bukan mempersoalkan "isteri tidak taat kepada suami". Ayat itu mempersoalkan isteri yang telah melakukan kesalahan. Isteri yang tidak taat kepada suami dimana suami itu telah melakukan kesalahan tidak terkait didalam ayat itu. Now, who is the one being "very presumtious" here ?
curious wrote:mungkin saja suami yang telah bersalah dan karena itu istri pantaslah marah dan suamilah yang seharusnya DINASIHATI dan MINTA MAAF.
The ayat is not about "mungkin saja suami yang telah bersalah". The ayat is about "isteri yang telah melakukan kesalahan".
curious wrote: jangan presume kamu tahu ajaran agama saya :D Tunjukkan ayat mana yang melarang manasihati yang bersalah. Jangan lari ya. Ditunggu!
I don't read the bible. Itu dari pengakuan kamu sendiri. Bila saya menanya "Apakah MENASIHATI isteri yang sudah melakukan kesalahan itu dianggap merendahkan wanita disisi ugama kamu ? Jawapan kamu : "tentu saja". You should know what your bible say to confirm as such.

User avatar
moe
Posts: 618
Joined: Sat Mar 18, 2006 12:46 pm

Post by moe »

Ali sh!t Na wrote: Ayat itu bukan mempersoalkan "isteri tidak taat kepada suami". Ayat itu mempersoalkan isteri yang telah melakukan kesalahan. Isteri yang tidak taat kepada suami dimana suami itu telah melakukan kesalahan tidak terkait didalam ayat itu. Now, who is the one being "very presumtious" here ?
justru disini, penapsiran ayat ini sangat luas sehingga memberikan 'hak' tafsir bagi suami seenaknya sendiri.demikian juga definisi kesalahan istri sangatlah tidak jelas, semuanya menurut keputusan dan pemikiran sang suami. seorang istri yg tidak mau meladeni hubungan seks sang suami, malaikat langsung mengutuk sang istri sampai pagi. why? apakah tidak perlu diselidiki sebab musababnya knapa menolak?
trus kalo sang suami harus memukul istri, apa ada penjelasan : berapa kali harus dipukul, bagian mana yg tidak boleh dipukul, mukulnya pake apa, seberapa keras harus dipukul, istri hamil boleh dipukul atau tidak?
semuanya berdasarkan penapsiran sang lelaki, terutama laki2 yg menganggap dirinya : kyai, ustad, ulama, syeikh, atau apa istilahnya...

Ali Shit Na
Banned
Posts: 358
Joined: Wed Mar 29, 2006 4:53 pm

Post by Ali Shit Na »

moe wrote: justru disini, penapsiran ayat ini sangat luas...bla bla bla bla...
Maksudnya, sangat luas jika ditambahkan dengan yang diada-adakan oleh kafir2 yang sok tao.

User avatar
curious
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Post by curious »

Ali sh!t Na wrote: Ayat itu bukan mempersoalkan "isteri tidak taat kepada suami". Ayat itu mempersoalkan isteri yang telah melakukan kesalahan. Isteri yang tidak taat kepada suami dimana suami itu telah melakukan kesalahan tidak terkait didalam ayat itu. Now, who is the one being "very presumtious" here ?

The ayat is not about "mungkin saja suami yang telah bersalah". The ayat is about "isteri yang telah melakukan kesalahan".
Coba baca sekali lagi, sekali ini PAKAI OTAKMU. And in case your bahasa Indonesia is bad as obviously you are a malay, here is 3 versions:

[4:34].............. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.....

[4:34]... As to those women on whose part ye fear disloyalty and ill-conduct, admonish them (first), (next), refuse to share their beds, (and last) beat them (lightly); but if they return to obedience, seek not against them means (of annoyance): for Allah is Most High, Great (above you all).

[4:34] .....perempuan-perempuan yang kamu bimbang melakukan perbuatan derhaka (nusyuz) hendaklah kamu menasihati mereka dan (jika mereka berdegil) pulaukanlah mereka di tempat tidur dan (kalau juga mereka masih degil) pukullah mereka (dengan pukulan ringan yang bertujuan mengajarnya). Kemudian jika mereka taat kepada kamu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi, lagi Maha Besar.

JELAS BELUM?
Khawatirkan nusyuznya
fear disloyalty and ill-conduct
bimbang melakukan perbuatan derhaka


apakah itu sama seperti telah melakukan kesalahan yang kamu bilang di atas?
curious wrote: jangan presume kamu tahu ajaran agama saya :D Tunjukkan ayat mana yang melarang manasihati yang bersalah. Jangan lari ya. Ditunggu!
Ali sh!t Na wrote: I don't read the bible. Itu dari pengakuan kamu sendiri. Bila saya menanya "Apakah MENASIHATI isteri yang sudah melakukan kesalahan itu dianggap merendahkan wanita disisi ugama kamu ? Jawapan kamu : "tentu saja". You should know what your bible say to confirm as such.
Jangan quote seenak udel. ini jawaban saya
tentu saja. emangnya istrimu anak mu / anak kecil yang perlu kamu nasehati? kalau kamu menganggap istrimu setara dengan kamu dan tidak memandang rendah, kamu TIDAK PERLU MENASEHATI. Kalau berunding, bertukar pikiran, itu wajar. MENASIHATI berarti kamu menganggap kamu yang benar dan tahu, dia yang salah dan perlu diberitahu.
MELARANG MENASIHATI TIDAK SAMA DENGAN MEMANDANG RENDAH KARENA MENASIHATI.
BUKTIKAN DI MANA SAYA BILANG DAN JUGA BIBLE BILANG DILARANG MENASIHATI.

tidak pernah baca Bible tapi sok tahu. bikin malu saja....

Ali Shit Na
Banned
Posts: 358
Joined: Wed Mar 29, 2006 4:53 pm

Post by Ali Shit Na »

curious wrote:Coba baca sekali lagi, sekali ini PAKAI OTAKMU. And in case your bahasa Indonesia is bad as obviously you are a malay, here is 3 versions:

[4:34].............. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.....

[4:34]... As to those women on whose part ye fear disloyalty and ill-conduct, admonish them (first), (next), refuse to share their beds, (and last) beat them (lightly); but if they return to obedience, seek not against them means (of annoyance): for Allah is Most High, Great (above you all).

[4:34] .....perempuan-perempuan yang kamu bimbang melakukan perbuatan derhaka (nusyuz) hendaklah kamu menasihati mereka dan (jika mereka berdegil) pulaukanlah mereka di tempat tidur dan (kalau juga mereka masih degil) pukullah mereka (dengan pukulan ringan yang bertujuan mengajarnya). Kemudian jika mereka taat kepada kamu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi, lagi Maha Besar.

JELAS BELUM?
Khawatirkan nusyuznya
fear disloyalty and ill-conduct
bimbang melakukan perbuatan derhaka


apakah itu sama seperti telah melakukan kesalahan yang kamu bilang di atas?
Kamu mahu aja menunjuk kebodohan dengan menterjemah tanpa pengetahuan dan menyembunyikan sebahagian ayat itu. Khawatirkan nusyuznya bukan bererti "bimbang melakukan perbuatan derhaka" tetapi khawatir balasan (dosa) yang akan si suami tanggung kerana nusyuz si isteri. Itu kerana didalam Islam, si suami sebagai pemimpin bertanggungjawab keatas apa yang dilakukan oleh isteri2 mereka seperti dinyatakan diawal ayat itu "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita,...".

Didalam ayat itu mengatakan "khawatir nusyusnya" bukan "khawatir melakukan nusyus".
curious wrote: Jangan quote seenak udel. ini jawaban saya
MELARANG MENASIHATI TIDAK SAMA DENGAN MEMANDANG RENDAH KARENA MENASIHATI.
BUKTIKAN DI MANA SAYA BILANG DAN JUGA BIBLE BILANG DILARANG MENASIHATI.

tidak pernah baca Bible tapi sok tahu. bikin malu saja....
Saya sudah bilang "I don't read the bible", lagi mao minta bukti dari bible. Kapan ditunjukin bukti dari kenyataan darinya sendiri sebelum ini, malah sekarang mao "back-paddling". Kamu sendiri tidak mengerti apa yang kamu telah katakan, tetapi berlagak mao mentafsir ayat2 Tuhan. Bikin malu saja .......

User avatar
curious
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Post by curious »

Ali sh!t Na wrote: Kamu mahu aja menunjuk kebodohan dengan menterjemah tanpa pengetahuan dan menyembunyikan sebahagian ayat itu. Khawatirkan nusyuznya bukan
bererti "bimbang melakukan perbuatan derhaka" .......
siapa yang ****? Lu atau penterjemah dari Ministry of Islamic Affair, Kingdom of Saudi Arabia???? jawab = SEMUA MUSLIM ****

ke 3 versi terjemahan di ambil dari website AL-ISLAM
Kingdom of Saudi Arabia
Ministry of Islamic Affairs, Endowments, Da‘wah and Guidance

Silahkan confirm, SHITTY!!!!

Bahasa indonesia:
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... ra=4&nAya= 34&nSeg=1&l=eng&t=ind

Bahasa Melayu:
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... ra=4&nAya= 34&nSeg=1&l=eng&t=mal

Bahasa Inggris:
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... ra=4&nAya= 34&nSeg=1&l=eng&t=eng


Tidak usahlah pakcik discuss bahasa Indonesianya. Bahasa MELAYU sudah jelas BIMBANG MELAKUKAN PERBUATAN DURHAKA meaning suspect she committed ill conduct - BIMBANG = TIDAK PASTI = NOT SURE = SUSPECT. MENGERTI?????
Ali sh!t Na wrote:
Saya sudah bilang "I don't read the bible", lagi mao minta bukti dari bible. Kapan ditunjukin bukti dari kenyataan darinya sendiri sebelum ini, malah sekarang mao "back-paddling". Kamu sendiri tidak mengerti apa yang kamu telah katakan, tetapi berlagak mao mentafsir ayat2 Tuhan. Bikin malu saja .......
Siapa perduli kamu baca bible atau tidak. BUT DON"T YOU DARE PUT WORDS INTO MY MOUTH. Saya tidak bilang agama saya MELARANG MENASIHATI

Tau bedanya MELARANG MENASIHATI ISTRI dengan MENGANGGAP RENDAH ISTRI KARENA MENASIHATI?
Last edited by curious on Mon May 08, 2006 6:12 am, edited 2 times in total.

Ali Shit Na
Banned
Posts: 358
Joined: Wed Mar 29, 2006 4:53 pm

Post by Ali Shit Na »

curious wrote:
:lol: :lol: :lol:

siapa yang ****? Lu atau penterjemah dari Ministry of Islamic Affair, Kingdom of Saudi Arabia???? jawab = SEMUA MUSLIM ****

ke 3 versi terjemahan di ambil dari website AL-ISLAM
Kingdom of Saudi Arabia
Ministry of Islamic Affairs, Endowments, Da‘wah and Guidance

Silahkan confirm, SHITTY!!!!

Bahasa indonesia:
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... =eng&t=ind

Bahasa Melayu:
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... =eng&t=mal

Bahasa Inggris:
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... =eng&t=eng


Tidak usahlah pakcik discuss bahasa Indonesianya. Bahasa MELAYU sudah jelas BIMBANG MELAKUKAN PERBUATAN DURHAKA meaning suspect she committed ill conduct - BIMBANG = TIDAK PASTI = NOT SURE = SUSPECT. MENGERTI?????
Kamu mahu beralih kepada Bahasa Melayu pula ya? Mungkin juga kamu tidak mengerti Bahasa Melayu, kerana

BIMBANG <> SUSPECT. SUSPECT = SANGKA.

BIMBANG = AFRAID.
As in Bahasa Melayu, Saya bimbang akan dosa yang akan saya terima.
And in English, I am afraid for the sins I shall incur.

curious wrote: Siapa perduli kamu baca bible atau tidak. BUT DON"T YOU DARE PUT WORDS INTO MY MOUTH. Saya tidak bilang agama saya MELARANG MENASIHATI.
Kalo agama kamu TIDAK MELARANG MENASIHATI, mengapa kamu repot2 kalo Islam menyuruh MENASIHATI ?
curious wrote:Tau bedanya MELARANG MENASIHATI ISTRI dengan MENGANGGAP RENDAH ISTRI KARENA MENASIHATI?
Apakah agama kamu menyatakan bahawa jika MENASIHATI ISTERI itu bermakna MENGANGGAP ISTERI ITU RENDAH ?

Apakah MERENDAHKAN ISTERI itu dibenarkan oleh agama kamu ?

User avatar
curious
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Post by curious »

Ini malay tak tahu malu mau ganti jalur lagi. Tadi lu yang bilang
Ali sh!t Na wrote: Kamu mahu aja menunjuk kebodohan dengan menterjemah tanpa pengetahuan dan menyembunyikan sebahagian ayat itu. Khawatirkan nusyuznya bukan
bererti "bimbang melakukan perbuatan derhaka" .......
dan setelah DIBUKTIKAN bahwa menurut terjemahan resmi itu Khawatirkan nusyuznya BERARTI bimbang melakukan perbuatan derhaka

berkelit lagi dia membuat definisi baru dari BIMBANG MELAKUKAN PERBUATAN DERHAKA yang ternyata sama dengan khawatirkan nuszyuznya yang mula-mula dia bilang tidak sama.
puih-puih.... !!!!

Sekarang lu mau bilang:
Ali sh!t Na wrote: BIMBANG = AFRAID.
As in Bahasa Melayu, Saya bimbang akan dosa yang akan saya terima.
And in English, I am afraid for the sins I shall incur.
Jawaban gua: ini lain susunan kalimatnya dengan ayat yang diquote.
Dalam contoh kamu, YOU HAVE COMMITTED THE SIN AND YOU ARE AFRAID (BIMBANG) OF PUNISHMENT YOU"LL GET FOR HAVING COMMITTED THE SIN.

Baca nih:
[4:34].............. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya,
Lain kalau ditulis: Wanita-wanita yang kamu khawatirkan AKIBAT nusyuznya.

[4:34]... As to those women on whose part ye fear disloyalty and ill-conduct, ....
Lain kalau ditulis: As to those woemn on whose part ye fear THE CONSEQUENCES OF THEIR DISLOYALTI AND ILL CONDUCT

[4:34] .....perempuan-perempuan yang kamu bimbang melakukan perbuatan derhaka (nusyuz)
Lain kalau ditulis: perempuan-perempuan yang kamu bimbang TELAH MELAKUKAN PERBUATAN DERHAKA.

Ini jelas-jelas diayat 4:34 BELUM ADA KEPASTIAN wanita-wanita itu TELAH melakukan perbuatan NUSYUZ. Suami hanya perlu KHAWATIR, FEARFUL that she has done it.

Taktik kamu itu sudah biasa. Argue A - kalah, ganti Argue B - kalah, ganti Argue C. Dasar muka tembok!
Ali sh!t Na wrote: Apakah MERENDAHKAN ISTERI itu dibenarkan oleh agama kamu ?
Memang tidak dibenarkan. Tapi dimana ada kata MELARANG????
Itukan omongan lu sendiri. Dasar MUNAFIQ, masih tidak mau mengaku lu salah ngomong!

Sekali lagi: MEMANDANG RENDAH ISTRI DENGAN MEMBERI DIA NASIHAT (SEPERTI TERHADAP ANAK KECIL) TIDAK SAMA DENGAN MELARANG MEMBERI NASIHAT.

and your stupid head still cannot digest the difference in the two?

Ali Shit Na
Banned
Posts: 358
Joined: Wed Mar 29, 2006 4:53 pm

Post by Ali Shit Na »

curious wrote:Ini malay tak tahu malu mau ganti jalur lagi. Tadi lu yang bilang
dan setelah DIBUKTIKAN bahwa menurut terjemahan resmi itu Khawatirkan nusyuznya BERARTI bimbang melakukan perbuatan derhaka

berkelit lagi dia membuat definisi baru dari BIMBANG MELAKUKAN PERBUATAN DERHAKA yang ternyata sama dengan khawatirkan nuszyuznya yang mula-mula dia bilang tidak sama.
puih-puih.... !!!!
It is amazing how hard you are trying to discredit women using AlQuran when the Muslim honor their women by the words of AlQuran. Berkelit??? Tidak mungkin kerana gue masih dengan mengatakan khawatir diayat itu bererti si suami bimbang akan dosa yang akan diterimanya sendiri sebagai pemimpin akan nusyuz yang telah dilakukan oleh isterinya.

Diawal ayat Allah telah memberikan amanah dengan mengata ""Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita,...". Amanah ini selari dengan pengishtiharan Allah bahawa manusia2 adalah khalifah2 dimuka bumi untuk memelihara amanah2 Allah. Dan salah satu amanah itu adalah "pemimpin bagi kaum wanita". Seorang pemimpin bertanggungjawab keatas apa saja yang dilakukan oleh orang2 yang dipimpimya. Maka suami2 bertanggungjawab keatas apa saja yang dilakukan oleh isteri2 mereka dan menjadi tanggungjawab suami untuk menasihati isterinya.

Ayat 4:34 adalah amaran kepada kaum lelaki (suami2) yang telah digunakan oleh kafir2 sebagai amaran kepada wanita (isteri2) dengan mereka memetik sebahagian dari ayat itu saja. Tujuan utama ayat ini adalah amaran Allah kepada kaum lelaki (suami2) untuk memimpin dan menjaga kehormatan wanita2 (isteri2) BUKAN amaran kepada wanita2.
curious wrote:Sekarang lu mau bilang: Jawaban gua: ini lain susunan kalimatnya dengan ayat yang diquote.
Dalam contoh kamu, YOU HAVE COMMITTED THE SIN AND YOU ARE AFRAID (BIMBANG) OF PUNISHMENT YOU"LL GET FOR HAVING COMMITTED THE SIN.

Baca nih:
[4:34].............. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya,
Lain kalau ditulis: Wanita-wanita yang kamu khawatirkan AKIBAT nusyuznya.

[4:34]... As to those women on whose part ye fear disloyalty and ill-conduct, ....
Lain kalau ditulis: As to those woemn on whose part ye fear THE CONSEQUENCES OF THEIR DISLOYALTI AND ILL CONDUCT

[4:34] .....perempuan-perempuan yang kamu bimbang melakukan perbuatan derhaka (nusyuz)
Lain kalau ditulis: perempuan-perempuan yang kamu bimbang TELAH MELAKUKAN PERBUATAN DERHAKA.

Ini jelas-jelas diayat 4:34 BELUM ADA KEPASTIAN wanita-wanita itu TELAH melakukan perbuatan NUSYUZ. Suami hanya perlu KHAWATIR, FEARFUL that she has done it.
Kalo tidak BELUM ADA KEPASTIAN bagaimana pula diperintahkan memisahkan tempat tidur jika isteri masih terus melakukan nusyus itu ? Tentu saja nusyuz itu telah dilakukan untuk kemudiannya mengatakan masih terus melakukan nusyuz.

Diakhir ayat itu juga ada mengatakan "...Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.....". Ini bernakna si isteri sudah kembali mentaati suaminya selepas dia nusyus. Ini bererti si isteri TELAH nusyuz kemudian mentaati suaminya kembali.
curious wrote:Taktik kamu itu sudah biasa. Argue A - kalah, ganti Argue B - kalah, ganti Argue C. Dasar muka tembok!
Gue bukan ganti Argue, gue tambah Argue. Jika gue beri kesemua argumen serentak, otak kamu gak ada kapasiti untuk menerimanya. Maklum sajalah.

Kalah??? khan gue masih Islam.
curious wrote: Memang tidak dibenarkan. Tapi dimana ada kata MELARANG????
Itukan omongan lu sendiri. Dasar MUNAFIQ, masih tidak mau mengaku lu salah ngomong!

Sekali lagi: MEMANDANG RENDAH ISTRI DENGAN MEMBERI DIA NASIHAT (SEPERTI TERHADAP ANAK KECIL) TIDAK SAMA DENGAN MELARANG MEMBERI NASIHAT.

and your stupid head still cannot digest the difference in the two?
Kamu mengatakan "Memang tidak dibenarkan".
Apa itu bukan "MELARANG" namanya? Yang aneh2 aja.

And you still have not answered my other 2 questions :

Kalo agama kamu TIDAK MELARANG MENASIHATI, mengapa kamu repot2 kalo Islam menyuruh MENASIHATI ?

Apakah agama kamu menyatakan bahawa jika MENASIHATI ISTERI itu bermakna MENGANGGAP ISTERI ITU RENDAH ?

User avatar
curious
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Post by curious »

[quote="Ali sh!t Na]
It is amazing how hard you are trying to discredit women using AlQuran when the Muslim honor their women by the words of AlQuran. [/quote]

Me? Discredit women? NO WAY. I am DISCREDITING QUR'AN
Muslims honour their women? My foot!!!!

Kesaksian wanita senilai 1/2 kesaksian lelaki
Women are deficient in religion and in inteligent, kata hadith mu. Itu namanya honouring women?
Neraka penuh wanita? Itu juga ya honouring women?
Masih banyak lagi kalau lu rajin-rajin membaca.
Tapi janganlah OOT. Mari bahas pemukulan wanita lagi.

[quote="Ali sh!t Na]
Berkelit??? Tidak mungkin kerana gue masih dengan mengatakan khawatir diayat itu bererti si suami bimbang akan dosa yang akan diterimanya sendiri sebagai pemimpin akan nusyuz yang telah dilakukan oleh isterinya.
oh yes. jelas. Tadi kan katanya khwatir nuzyuznya lain dengan bimbang melakukan perbuatan durhaka. kok sekarang sama? kok sekarang malah arti bimbang melakukan perbuatan durhaka yang lu ganti artinya lagi menjadi telah melakukan perbuatan durhaka dan bimbang hukumannya?

Kalaupun wanita itu memang telah melakukan sesuatu:
Seperti yang dikatakan Adadeh, SIAPA yang menghakimi bahwa wanita tersebut? Kan suaminya sendiri. Pakai standard siapa? standard suaminya sendiri. Hukum macam apa pula itu.

[quote="Ali sh!t Na]
Kalo tidak BELUM ADA KEPASTIAN bagaimana pula diperintahkan memisahkan tempat tidur jika isteri masih terus melakukan nusyus itu ? Tentu saja nusyuz itu telah dilakukan untuk kemudiannya mengatakan masih terus melakukan nusyuz.
Tidak ada yang dikatakan dalam ayat itu bahwa telah dibuktikan wanita itu melakukan nusyuz. YOU ONLY NEED TO FEAR DISLOYALTY AND ILL CONDUCT.

[quote="Ali sh!t Na]
Diakhir ayat itu juga ada mengatakan "...Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya.....". Ini bernakna si isteri sudah kembali mentaati suaminya selepas dia nusyus. Ini bererti si isteri TELAH nusyuz kemudian mentaati suaminya kembali..[/quote]
NO. Bukan berarti TELAH NUSYUZ.
JIKA MEREKA MENAATIMU = IF she OBEY the HUSBAND. Dia dimarahi (dinasihati) dan jika mendengar apa yang dimaui suaminya, jangan mencari jalan menyusahkannya. Tapi jika dia dinasihati dan tidak mau mendengar kemauan suaminya, bolehlah disusahkan... JELAS?


[quote="Ali sh!t Na]

Gue bukan ganti Argue, gue tambah Argue. Jika gue beri kesemua argumen serentak, otak kamu gak ada kapasiti untuk menerimanya. Maklum sajalah.[/quote]

:lol: :lol: :lol: argument lu saja ganti dari sana ke sini. kiri ke kanan. tadi katanya. baca di atas tentang arti khawatir nusyuznya! Menjilat lidah sendiri lagi

Ali sh!t Na wrote: Kamu mengatakan "Memang tidak dibenarkan".
Apa itu bukan "MELARANG" namanya? Yang aneh2 aja.
Sudah dijawab di atas dan berkali kali di post sebelumnya.

Ali Shit Na
Banned
Posts: 358
Joined: Wed Mar 29, 2006 4:53 pm

Post by Ali Shit Na »

curious wrote:
NO. Bukan berarti TELAH NUSYUZ.
JIKA MEREKA MENAATIMU = IF she OBEY the HUSBAND.
Are you denying the fact that the kalimat says : "...Kemudian jika mereka menaatimu...". Correctly it should be :

KEMUDIAN JIKA MEREKA MENAATIMU = THEN IF she OBEYS the HUSBAND.

With the "THEN" ("KEMUDIAN") this could only means that she was not obeying having committed nusyuz.

I have not only proved the true intrepetation of the ayat but also you have demonsrated that you are capable of blantantly (trying to) hide word(s) within the ayat to discredit AlQuran. Why can't you kafirs be honest for once?

Ali Shit Na
Banned
Posts: 358
Joined: Wed Mar 29, 2006 4:53 pm

Post by Ali Shit Na »

curious wrote:Sudah dijawab di atas dan berkali kali di post sebelumnya.
Show me where in among your garbage postings have you answered my questions below :

1. Kalo agama kamu TIDAK MELARANG MENASIHATI, mengapa kamu repot2 kalo Islam menyuruh MENASIHATI ?

2. Apakah agama kamu menyatakan bahawa jika MENASIHATI ISTERI itu bermakna MENGANGGAP ISTERI ITU RENDAH ?

User avatar
curious
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Post by curious »

postingan sudah dijawab berulang-ulang, tapi otak bebal memang tidak mengerti.

siapa yang repot soal islam menyuruh menasihati.?????

yang bikin orang non muslim seperti saya sebel adalah ujungnya PUKULLAH ISTRIMU.

dan jangan terus menerus mengelak dengan mengganti pertanyaanmu. pertanyaan aslimu:

Apakah MENASIHATI isteri dianggap merendahkan wanita disisi ugama kamu ?

Jawabannya IYA, kARENA KALAU DIANGGAP SEDERAJAT DENGAN SUAMI, SUAMI TIDAK PERLU MENASIHATI.

Capek nian ngomong dengan orang berotak bebal. pergilah sekolah nak. belajar bahasa melayu dan inggris yang baik!

Ali Shit Na
Banned
Posts: 358
Joined: Wed Mar 29, 2006 4:53 pm

Post by Ali Shit Na »

curious wrote:postingan sudah dijawab berulang-ulang, tapi otak bebal memang tidak mengerti.

siapa yang repot soal islam menyuruh menasihati.?????

yang bikin orang non muslim seperti saya sebel adalah ujungnya PUKULLAH ISTRIMU.

dan jangan terus menerus mengelak dengan mengganti pertanyaanmu. pertanyaan aslimu:

Apakah MENASIHATI isteri dianggap merendahkan wanita disisi ugama kamu ?

Jawabannya IYA, kARENA KALAU DIANGGAP SEDERAJAT DENGAN SUAMI, SUAMI TIDAK PERLU MENASIHATI.

Capek nian ngomong dengan orang berotak bebal. pergilah sekolah nak. belajar bahasa melayu dan inggris yang baik!
Baiklah saya tabya satu lagi :

Berdasarkan ajaran agama kamu, apakah suami2 bertanggungjawab diatas perlakuan isteri2 mereka dan akan dipersoalkan oleh Tuhan nanti ?

User avatar
curious
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Post by curious »

oh yeah.. belok lagi ke agama orang lain?
bukankah kita mendiskusikan pemukulan istri dalam I - S - L - A - M ????

Ali Shit Na
Banned
Posts: 358
Joined: Wed Mar 29, 2006 4:53 pm

Post by Ali Shit Na »

curious wrote:oh yeah.. belok lagi ke agama orang lain?
bukankah kita mendiskusikan pemukulan istri dalam I - S - L - A - M ????
Yang dari mula mao belok2 itu kamu.
Apakah Islam menyuruh kami menasihati, menjauhkan diri dan memukul isteri kafir kamu ?
Apakah Islam menyuruh kamu yang kafir menasihati, menjauhkan diri dan memukul isteri2 kafir kamu ?
Tentu Tidak. Tidak terkait dengan kamu yang kafir mao pun isteri2 kafir kamu tetapi mengapa kamu mao repot2 kalo kami mahu mentaati suruhan Tuhan kami ?

User avatar
curious
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Post by curious »

Have you read the original question at all mister stupid muslim?


Ayat Al Quran berikut menjelaskan bahwa jika suami mencurigai isteri atau khawatirkan nusyuznya, maka nasehati mereka, pisah ranjang, DAN pukullah mereka. Apakah ini tidak menyebabkan kebebasan bagi pria untuk melakukan KDT (kekerasan dalam rumah tangga)? Adakah di forum ini isteri-isteri dengan rela di pukuli oleh suami? Untuk suami yang berpoligami bisa lebih leluasa melakukannya karena tidak perlu khawatir tidak mendapat pelayanan saat pisah ranjang, kan masih ada serap.

Ali Shit Na
Banned
Posts: 358
Joined: Wed Mar 29, 2006 4:53 pm

Post by Ali Shit Na »

curious wrote: Have you read the original question at all mister stupid muslim?


Ayat Al Quran berikut menjelaskan bahwa jika suami mencurigai isteri atau khawatirkan nusyuznya, maka nasehati mereka, pisah ranjang, DAN pukullah mereka. Apakah ini tidak menyebabkan kebebasan bagi pria untuk melakukan KDT (kekerasan dalam rumah tangga)? Adakah di forum ini isteri-isteri dengan rela di pukuli oleh suami? Untuk suami yang berpoligami bisa lebih leluasa melakukannya karena tidak perlu khawatir tidak mendapat pelayanan saat pisah ranjang, kan masih ada serap.
Like I have said : What has got to do with you ?

Muslim tidak peduli jika suami kafir2 bukan pemimpin dan tidak perlu bertanggungjawab keatas perlakuan isteri2 kafir mereka.

Muslim tidak peduli jika suami2 kafir tidak diperlukan menasihati isteri2 kafir mereka yang telah nusyuz.

Mengapa kamu kafir2 mao repot2 kalo kami mahu mentaati suruhan Tuhan kami supaya suami2 menjadi pemimpin2 yang bertanggungjawab dan menasihati, memisahkan tempat tidur dan memukul isteri2 yang melakukan nusyuz ?

User avatar
curious
Posts: 3705
Joined: Wed Mar 22, 2006 5:08 am

Post by curious »

you have been spewing your bullshit all this while without knowing the subject? Dan setelah kalah telak dalam argument tentang arti kata-kata, sekarang pula engkau berkeluh kesah, marah marah mengapa non-muslim peduli kau boleh memukul istrimu dengan persetujuan Tuhan palsu mu si AULOH?

Isn't it obvious why we are concerned?
Karena kami mau membuka mata para perempuan yang mungkin ignorant enough (or stupid enough) berpikir mau menikah dengan seorang muslim. Bahwa mereka bisa saja dipukul suami mereka atas nama AULOH!


Semoga terbuka mata kaum muslimah dan murtad juga.

Ali Shit Na
Banned
Posts: 358
Joined: Wed Mar 29, 2006 4:53 pm

Post by Ali Shit Na »

curious wrote:you have been spewing your bullshit all this while without knowing the subject? Dan setelah kalah telak dalam argument tentang arti kata-kata, sekarang pula engkau berkeluh kesah, marah marah mengapa non-muslim peduli kau boleh memukul istrimu dengan persetujuan Tuhan palsu mu si AULOH?

Isn't it obvious why we are concerned?
Karena kami mau membuka mata para perempuan yang mungkin ignorant enough (or stupid enough) berpikir mau menikah dengan seorang muslim. Bahwa mereka bisa saja dipukul suami mereka atas nama AULOH!


Semoga terbuka mata kaum muslimah dan murtad juga.
Waduh Waduh Waduh..... mao menasihati para perempuan ignorant enough or stupid enough rupa2 nya. Apakah kamu beranggapan para perempuan itu lebih rendah, maka kamu layak menasihati mereka ?

p.s. Isteri2 kafir mereka sendiri katanya tidak perlu dinasihati kerana takut merendahkan, mao pula menasihati para perempuan lain. Yach hahahaha....

Post Reply