Pukullah Isteri-Isterimu

Seluk beluk ttg hak/kewajiban wanita, pernikahan, waris, bentuk2 pelecehan hak2 wanita dlm Islam dll.
User avatar
NoMind
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Pukullah Isteri-Isterimu

Post by NoMind »

Ayat Al Quran berikut menjelaskan bahwa jika suami mencurigai isteri atau khawatirkan nusyuznya, maka nasehati mereka, pisah ranjang, DAN pukullah mereka. Apakah ini tidak menyebabkan kebebasan bagi pria untuk melakukan KDT (kekerasan dalam rumah tangga)? Adakah di forum ini isteri-isteri dengan rela di pukuli oleh suami? Untuk suami yang berpoligami bisa lebih leluasa melakukannya karena tidak perlu khawatir tidak mendapat pelayanan saat pisah ranjang, kan masih ada serap.

Quran 4:34
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)[290]. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya[291], maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya[292]. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

[289]. Maksudnya: Tidak berlaku curang serta memelihara rahasia dan harta suaminya.

[290]. Maksudnya: Allah telah mewajibkan kepada suami untuk mempergauli isterinya dengan baik.

[291]. Nusyuz: yaitu meninggalkan kewajiban bersuami isteri. Nusyuz dari pihak isteri seperti meninggalkan rumah tanpa izin suaminya.

[292]. Maksudnya: untuk memberi peljaran kepada isteri yang dikhawatirkan pembangkangannya haruslah mula-mula diberi nasehat, bila nasehat tidak bermanfaat barulah dipisahkan dari tempat tidur mereka, bila tidak bermanfaat juga barulah dibolehkan memukul mereka dengan pukulan yang tidak meninggalkan bekas. Bila cara pertama telah ada manfaatnya janganlah dijalankan cara yang lain dan seterusnya.



With Best Regards,
NoMind

User avatar
NoMind
Posts: 451
Joined: Tue Sep 13, 2005 11:25 pm

Post by NoMind »

ImageImage
http://www.arabnews.com/?article=43000

JEDDAH, 12 April 2004 — Rania Al-Baz, an announcer with Saudi Television’s Channel 1 who is recovering after suffering a brutal attack at the hands of her husband, lashed out at the abuse of women from her hospital bed here yesterday.

“I want to use what happened to me to draw attention to the plight of abused women in Saudi Arabia,” she told Arab News shortly after surgery to repair one of 13 fractures to her face.

Police are currently looking for her husband, Muhammad Bakar Yunus Al-Fallatta, an out-of-work singer, who is facing charges of attempted murder.

According to Rania’s mother, Al-Fallatta was angered that his wife answered the telephone and proceeded to beat her. “Rania told me that when he saw her on the telephone he looked angry and was coming to hit her like he had done so many times before,” she told Arab News. “She begged him not to hit her. His reply was: ‘Hit you? I’m not going to hit you, I am going to kill you.’

“What I came to understand from Rania and the maid who saw the whole thing, is that Al-Fallatta knocked Rania down to her knees, then sat on her thighs so that her legs were bent behind her. He then began choking her while punching her in the face, nose, eyes and mouth.

“He then grabbed a handful of her hair and started banging her head on the floor. When she got up to run, he grabbed her from behind and began smashing her face on the wall until she lost consciousness,” said Rania’s mother.

“He left her unconscious for a couple of hours while he showered and changed then bundled her up in a sheet and put her in the family van. When my daughter regained consciousness, she found herself in the van and thought he was taking her to Obhur to bury her. When he heard her moaning and trying to speak, he must have panicked because he pulled into Bugshan Hospital,” added Rania’s mother.

According to security at Bugshan Hospital, Al-Fallatta drove in at 2:30 in the morning. He dumped the injured Rania at the emergency room entrance telling nurses and staff that she was the victim of a car accident and was dead. He then left quickly saying he was going to bring other victims of the accident.

Al-Fallatta has not been seen since.

Police are looking for Al-Fallatta, who drives a gray Chevrolet van.

This has not been Al-Fallatta’s first run-in with the authorities. He is currently under investigation for the kidnapping of his sister Hannan from Beirut.

Hannan, known as Waad, is a Saudi singer, well-known in Lebanon. According to Rania’s father, “two years ago, Waad was in Cairo with her brother to watch the taping of an interview on Orbit. Al-Fallatta showed up with another brother, both dressed like women, and entered the studio for the taping. The brother then fired his gun at the stage before disappearing. Some time later, Hannan was drugged and kidnapped and smuggled back into Saudi Arabia.”

User avatar
Yususf roni
Posts: 437
Joined: Thu Sep 15, 2005 3:53 pm
Location: Bumi Indonesia

Post by Yususf roni »

Justru Islam sangat menghormati hak-hak wanita dan tidak akan melakukan hal-hal diluar peri kemanusian seperti yang anda perlihatkan gambarnya diatas. Jadi kalo ada seorang muslim melakukan semacam itu maka bukan Islamnya yang salah tapi manusianya saja yang perlu ditanyakan tentang keislamannya. Dan di dalam Islam, Istri itu wajib dilindungi dan seorang istri tak wajib untuk memasak dan segala pekerjaan rumah tangga lainnya dan semua itu menjadi tanggung jawab suaminya.

Dan mengenai tahap-tahap di uraian di dalam Alquran 4: 34 Islam hanyalah memberikan pendidikan pada sang Istri dari pisah ranjang dan nasehat, juga pukul . Mengenai pukullah ini Islam tak mengajarkan untuk sampai menyakiti atau membahayakan si Istri. Jadi kelirulah jika anda membaca ayat itu tanpa melihat penjelasan lebih jelas tentang kata-kata pukullah itu bisa menyebabkan kekerasan dalam rumah tangga. Jadi sekali lagi kata-kata pukullah pada ayat itu bukan bermaksud untuk menyiksa atau membuat kekerasan seperti yang anda gambarkan diatas tapi sekali lagi justru Islam melindunginya.

badmotha
Posts: 100
Joined: Tue Sep 20, 2005 10:10 am

Post by badmotha »

Jadi sekali lagi kata-kata pukullah pada ayat itu bukan bermaksud untuk menyiksa atau membuat kekerasan seperti yang anda gambarkan diatas tapi sekali lagi justru Islam melindunginya.
:?: :?: :?:

satu lagi logika membingungkan dari muslim kita yang pandai berkata2 manis dan hidup dalam denial.

Menurut muslim ,"pukul-lah" yang berasal dari kata "PUKUL" adalah sama dengan "MELINDUNGI".

Dan para muslim yang menterjemahkan kata2 seperti PUKUL sesuai dengan ARTI dari kata2 tersebut, adalah bukan muslim. :lol:

Mungkin jika diberi ayat yang sesuai, kata "bunuhlah" yang juga berasal dari kata "BUNUH" dapat pula diterjemahkan oleh muslim menjadi "MENSEJAHTERAKAN."

Hebat kan?


:twisted: HUAHAHAHA :twisted:

ali5196
Posts: 17309
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Post by ali5196 »

hhahaah ! Logika Muslim:

MENIKAHI ANAK UMUR 9 = TRADISI, TAKUT MENYINGGUNG ORANG TUA GADIS ITU KALAU MENOLAK

MERAMPAS KARAVAN, MEMBUNUH PEMILIK DAN MEMPERKOSA ISTERI2 MEREKA = MEREBUT KEMBALI HARTA

MENYERANG ORANG LAIN = MEMBEBASKAN ORANG ITU DARI KEKAFIRAN

MENUTUP MEKAH DARI NON-ISLAM = MELAKUKAN IBADAH AGAMA

MENYEBUT ORANG NAJIS/KAFIR = MELAKUKAN IBADAH AGAMA

BUNUH MURTAD= MELAKUKAN IBADAH AGAMA

KRISTEN PALSU = ISLAM HEBAT

Memang luar biasa logika Islam. Pantas maju negara2 Islam !

badmotha
Posts: 100
Joined: Tue Sep 20, 2005 10:10 am

Post by badmotha »

Jadi daraba secara harfiah berarti “pukul” dan “pergilah” atau “memberi”. Tapi bukan berarti memberi sesuatu melalui tangan, tapi kata untuk memberi disini, dimaksudkan memberi contoh atau perumpamaan, seperti dalam surat
"pukul", "beri" (=bhs slank yang umum untuk pukul), dan "pergilah".

Masak belum jelas juga sih?
ketiga kata ini sama sekali tidak memberi makna positif untuk berhubungan dengan wanita. "Olah kata" yang anda berikan nonsense dan tidak masuk pikiran orang waras. Tidak ada "puisi", "kata tersembunyi, "pengandaian" dlsb dalam AlQuran. Semuanya jelas, seperti juga tertera dalam Quran.
Dalam surat 4:34 ditulis “idribuhunna” yang berarti "pukul". pukul=menyiksa, menyakiti, membuat luka, dlsb. Titik.

Mungkin daripada hidup dalam denial, ataupun terus menyangkal, bagaimana jika anda memberi penjelasan yang logis saja tentang mengapa istri2 "boleh" dipukul menurut Islam, daripada mengotak-atik kata yang membuat anda terlihat konyol.

Oh, tambahan lagi,
bukannya saya rewel, tapi hadis yang anda beri kan tidak sahih. Boleh ya dijadikan referensi?
:roll: :roll:
_____________________________
HARE GENE MASIH PUKULIN ESTREE??

badmotha
Posts: 100
Joined: Tue Sep 20, 2005 10:10 am

Post by badmotha »

eh domba dungu lihat dulu dong penjelasan artikel gue ...elu ngoceh diatas seolah2 jebolan al ahzar mesir aja loh...idrubuhuma asal kata dari daraba
hehehe...andalah kambing dungu bin dogol.
lihat "daraba" dalam penggunaannya dalam berbagai ayat:

[47:4] <- SASARAN: LEHER MANUSIA

Therefore, when ye meet the Unbelievers (in fight), smite at their necks; At length, when ye have thoroughly subdued them, bind a bond firmly (on them): thereafter (is the time for) either generosity or ransom: Until the war lays down its burdens. Thus (are ye commanded): but if it had been Allah's Will, He could certainly have exacted retribution from them (Himself); but (He lets you fight) in order to test you, some with others. But those who are slain in the Way of
Allah,- He will never let their deeds be lost.

Fa-itha laqeetumu allatheena kafaroo fadarba aIrriqabi hatta itha athkhantumoohum fashuddooalwathaqa fa-imma mannan baAAdu wa-imma fidaan hatta tadaAAa alharbu awzaraha thalika walaw yash_a o All_a hu lainta_s ara minhum wala_ kin liyabluwa baAA_d akum bibaAA_d in waa|a_th_ eena qutiloo fee sabeeli All_a_hi falan yu_d_illa aAAm_a_lahum

fadarba aIrriqabi disini memang jelas berarti "pukul/tebas"


satu lagi:
[47:27] <- SASARAN: WAJAH MANUSIA

But how (will it be) when the angels take their souls at death, and smite their faces and their backs?

Fakayfa itha tawaffat-humu almala-ikatu yadriboona wujoohahum waadbarahum

yadriboona wujoohahum disini MEMANG berarti "memukul wajah"

KHUSUS buat ayat 4: 34 ajalah Islam malu mengakui arti sebenarnya.

masih mau ngeyel lagi luh tong? sudah dibilang kotak-katik kata lo bakalan keliatan konyol....eh masih dipaksain juga. Kite2 juga ada yang ngarti bahasa arab nong. Daripade lo maen2in kata mending lo nungging trus komat-kamit arab lagi sono di surau pak haji, tapi saran saya AWAS PANTAT, banyak guru ngaji yang doyan sodomi plus daraba akhir2 ini...

HAH?? daraba=melindungi??? MASA????kikikix
asullah menjawab: berikan kepada mereka makanan yang kamu makan, berilah pakaian yang layak, jangan kamu mencaci mereka, JANGAN PULA MEMUKUL MEREKA
Sunan Abu-Dawud, Book 11, Marriage (Kitab Al-Nikah), Number 2138
Lo bilang sahih?????huahahahah....mana buktinya tong? ada SAHIHnya kaga di depannya??? HUAHAHAHAHA...coba tanya ama ustad lu lagi dah...lo belajar ngaji BAYAR PAKE PANTAT kali, makanya diboongin mulu.....
:twisted: HUAHAHAHAHA :twisted:

User avatar
Mr.Keren Abizz
Banned
Posts: 103
Joined: Thu Sep 22, 2005 12:34 pm

Post by Mr.Keren Abizz »

ngomong2 artikel daku kok ilang?
badmotha wrote: Masak belum jelas juga sih?
ketiga kata ini sama sekali tidak memberi makna positif untuk berhubungan dengan wanita. "Olah kata" yang anda berikan nonsense dan tidak masuk pikiran orang waras. Tidak ada "puisi", "kata tersembunyi, "pengandaian" dlsb dalam AlQuran. Semuanya jelas, seperti juga tertera dalam Quran.
Dalam surat 4:34 ditulis “idribuhunna” yang berarti "pukul". pukul=menyiksa, menyakiti, membuat luka, dlsb. Titik.

Mungkin daripada hidup dalam denial, ataupun terus menyangkal, bagaimana jika anda memberi penjelasan yang logis saja tentang mengapa istri2 "boleh" dipukul menurut Islam, daripada mengotak-atik kata yang membuat anda terlihat konyol.
eh domba dodol belajar bhs arab gih. Adriboo (akar kata: daraba) dalam qs 4:34 punya banyak arti: memukul, menyerang, memisahkan diri, dan menjauhi juga berpisah.


dan Islam MELARANG menzhalimi bini kita

Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu mereka mendekati akhir idahnya, maka rujukilah mereka dengan cara yang ma'ruf, atau ceraikanlah mereka dengan cara yang ma'ruf (pula). Janganlah kamu rujuki mereka untuk memberi kemudharatan, karena dengan demikian kamu menganiaya mereka . Barangsiapa berbuat demikian, maka sungguh ia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri.

Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka...
(QS. 4:19)

dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. 30:21)
Oh, tambahan lagi,
bukannya saya rewel, tapi hadis yang anda beri kan tidak sahih. Boleh ya dijadikan referensi?
:roll: :roll:
dikau mau yng sohih

Narrated Salim: Umar berkata: Rasullah melarang kita menyerang dan memukul istri ( Sahih Bukhari, Volume 7, Book 67, Number 449)

dan hadis2 Sunan Abu Dawud adalah perawi yng sejajar dengan Bukhari dan Muslim wahai domba burig. jadi hadis2 yng daku kasih diatas juga sahih
Last edited by Mr.Keren Abizz on Sun Oct 23, 2005 7:29 pm, edited 1 time in total.

User avatar
Mr.Keren Abizz
Banned
Posts: 103
Joined: Thu Sep 22, 2005 12:34 pm

Post by Mr.Keren Abizz »

badmotha wrote: hehehe...andalah kambing dungu bin dogol.
lihat "daraba" dalam penggunaannya dalam berbagai ayat:

[47:4] <- SASARAN: LEHER MANUSIA

Therefore, when ye meet the Unbelievers (in fight), smite at their necks; At length, when ye have thoroughly subdued them, bind a bond firmly (on them): thereafter (is the time for) either generosity or ransom: Until the war lays down its burdens. Thus (are ye commanded): but if it had been Allah's Will, He could certainly have exacted retribution from them (Himself); but (He lets you fight) in order to test you, some with others. But those who are slain in the Way of
Allah,- He will never let their deeds be lost.

Fa-itha laqeetumu allatheena kafaroo fadarba aIrriqabi hatta itha athkhantumoohum fashuddooalwathaqa fa-imma mannan baAAdu wa-imma fidaan hatta tadaAAa alharbu awzaraha thalika walaw yash_a o All_a hu lainta_s ara minhum wala_ kin liyabluwa baAA_d akum bibaAA_d in waa|a_th_ eena qutiloo fee sabeeli All_a_hi falan yu_d_illa aAAm_a_lahum

fadarba aIrriqabi disini memang jelas berarti "pukul/tebas"
dasar domba tolol itu 47:4 konteks nya lagi perang makanya artinya menjadi menyerang. nah kalau soal 4:34 lagi bicarakan kasus nusyuz disebabkan istri yng nyeleneh.

dalam 4:34 daku sudah beri ayat2 dan hadis yang melanggar memukul wanita juga makna idribbu yng berarti berpergi. juga arti daraba dan adribuu yng punya banyak arti.

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi(darabtum) di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan "salam" kepadamu (QS. 4:94)

jadi arti yng bener surat 4:34 adalah

Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan tinggalkanlah mereka. Kemudian jika mereka menta'atimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya 292. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS. 4:34)

itu arti yng bener :wink:
masih mau ngeyel lagi luh tong? sudah dibilang kotak-katik kata lo bakalan keliatan konyol....eh masih dipaksain juga. Kite2 juga ada yang ngarti bahasa arab nong. Daripade lo maen2in kata mending lo nungging trus komat-kamit arab lagi sono di surau pak haji, tapi saran saya AWAS PANTAT, banyak guru ngaji yang doyan sodomi plus daraba akhir2 ini...
aaah soal nyodomi pantat kan cuma ada digereja dombaku jangan fitnah ah :D

User avatar
Adadeh
Posts: 8461
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Post by Adadeh »

Mr. Keren Abizz,
Bagaimana perasaanmu kalau melihat ayahmu memukul ibumu?
Atau kakekmu memukul nenekmu, atau pamanmu memukul ibumu?
Apakah engkau juga memukul pasangan hidupmu?

Mungkin pria di keluargamu tidak pernah melakukan hal ini karena rasa belas kasihan atau kesadaran bahwa tidak baik menyakiti orang lain secara fisik. Tapi banyak sekali kaum pria Muslim di dunia ini yang menggunakan ayat ini sebagai pembenaran tindakan mereka memukuli pasangannya sampai babak belur. Mereka menggunakan ayat ini untuk mengontrol pasangannya, sama seperti mengontrol binatang piaraan. Pukul saja kalau tidak nurut, kalau membantah, kalau ini dan itu. Toh Tuhan memperkenankannya.

Kita sudah tahu bagaimana rasanya dipukul, karena itu kita tidak mau dipukul. Jika Tuhan Maha Adil, kenapa kok hanya pihak pria saja yang boleh memukul? Kalau nantinya keduanya saling pukul-memukul, bukankah sebaiknya dikasih ayat yang melarang pihak mana pun untuk memukul?

User avatar
Mr.Keren Abizz
Banned
Posts: 103
Joined: Thu Sep 22, 2005 12:34 pm

Post by Mr.Keren Abizz »

domba adadeh yng burig silahkan diiqra tullisan daku, gak usah kasih komentar yng kagak nyambung

abdulah
Posts: 764
Joined: Sun Oct 23, 2005 12:05 am

Post by abdulah »

Mr.Keren Abizz wrote:domba adadeh yng burig silahkan diiqra tullisan daku, gak usah kasih komentar yng kagak nyambung

Hai , kambing Keren ,

rasanya anda yang engga nyambung , anda hanya menerangkan untuk QS.4:34 pada kata-kata nasehatilah dan tinggalkanlah mereka , mana kata-kata "DAN PUKULLAH MEREKA".

Topic pembicaraan thread yang dibuat Nomind adalah sekitar diperkenankannya di Quran untuk "MEMUKUL". Maka sebaiknya anda fokuskan saja perihal itu.

Apakah "dipukul" berarti dielus-elus ataukah boleh dipukul pakai pukulan baseball ??!

badmotha
Posts: 100
Joined: Tue Sep 20, 2005 10:10 am

Post by badmotha »

dalam 4:34 daku sudah beri ayat2 dan hadis yang melanggar memukul wanita juga makna idribbu yng berarti berpergi. juga arti daraba dan adribuu yng punya banyak arti.
kambing abizz,
sekali lagi kamu mempertontonkan permainan logika bengkokmu.
cukup satu saja translasi inggris dari seorang terpelajar muslim sendiri dapat mematahkan segala keangkuhanmu`:

1. Yusuf Ali:

"....As to those women on whose part ye fear disloyalty and ill-conduct, admonish them (first), (Next), refuse to share their beds, (And last) beat them (lightly); but if they return to obedience, seek not against them Means (of annoyance): For Allah is Most High, great (above you all)."

Abdullah Yusuf Ali adalah penerjemah terkenal yang mentranslasikan quran dari arab ke Inggris. seluruh terjemahannya dapat ditemui disini: http://web.umr.edu/~msaumr/Quran/



Apakah kamu lebih hebat dari dia? saya rasa tidak.
Apakah kamu lebih merasa muslim dari dia? :lol:
Otoritas muslim mana yang menunjukkan bahwa terjemahanmu bisa dipegang? Tidak ada satu pun.

BEAT:
To strike repeatedly.
To subject to repeated beatings or physical abuse; batter.
To punish by hitting or whipping; flog.

PUKUL=MENINGGALKAN?
BEAT=LEAVE?

Saya rasa tidak.

Daraba (Darb) pengartiannya dilihat dari objek sasarannya. Dan objek dalam ayat tersebut itu adalah wanita yang sedang diberi "pelajaran".

User avatar
Mr.Keren Abizz
Banned
Posts: 103
Joined: Thu Sep 22, 2005 12:34 pm

Post by Mr.Keren Abizz »

abdulah wrote:
Hai , kambing Keren ,

rasanya anda yang engga nyambung , anda hanya menerangkan untuk QS.4:34 pada kata-kata nasehatilah dan tinggalkanlah mereka , mana kata-kata "DAN PUKULLAH MEREKA".

Topic pembicaraan thread yang dibuat Nomind adalah sekitar diperkenankannya di Quran untuk "MEMUKUL". Maka sebaiknya anda fokuskan saja perihal itu.

Apakah "dipukul" berarti dielus-elus ataukah boleh dipukul pakai pukulan baseball ??!
wahai domba burig, sebelum mencercau gila mendingt dikau baca tulisan daku. ini sih gara2 moderator tengik menghapus secara sepihak artikel daku :roll:

User avatar
Mr.Keren Abizz
Banned
Posts: 103
Joined: Thu Sep 22, 2005 12:34 pm

Post by Mr.Keren Abizz »

badmotha wrote: kambing abizz,
sekali lagi kamu mempertontonkan permainan logika bengkokmu.
cukup satu saja translasi inggris dari seorang terpelajar muslim sendiri dapat mematahkan segala keangkuhanmu`:
domba motha yng burig korban sodomi. disitu bukan cuma logika yng daku paparkan namun disertai refrensi2 yng kuat baik ayat & hadis. dimana adribu mempunyai banyak makna; pukul, pergilah, dan berpisah. (lihat ayat2 diatas). juga diperkuat ayat2 kor'an dan hadis yng melarang keras bagi pria menzhalimi & memukul istri2nya.
1. Yusuf Ali:

"....As to those women on whose part ye fear disloyalty and ill-conduct, admonish them (first), (Next), refuse to share their beds, (And last) beat them (lightly); but if they return to obedience, seek not against them Means (of annoyance): For Allah is Most High, great (above you all)."

Abdullah Yusuf Ali adalah penerjemah terkenal yang mentranslasikan quran dari arab ke Inggris. seluruh terjemahannya dapat ditemui disini: http://web.umr.edu/~msaumr/Quran/



Apakah kamu lebih hebat dari dia? saya rasa tidak.
Apakah kamu lebih merasa muslim dari dia? :lol:
Otoritas muslim mana yang menunjukkan bahwa terjemahanmu bisa dipegang? Tidak ada satu pun.
yang yusuf ali sampaikan hanyalah TAFSIR, dari hasil ijtihad(pendapatnya) sendiri. bahkan bukti otentik dizaman rasul pun tidak ada kejadian dimana nabi maupun sahabat2 nya memukul istrinya.

jadi yusuf ali pun bisa salah, why not dombaku :lol:
BEAT:
To strike repeatedly.
To subject to repeated beatings or physical abuse; batter.
To punish by hitting or whipping; flog.

PUKUL=MENINGGALKAN?
BEAT=LEAVE?

Saya rasa tidak.

Daraba (Darb) pengartiannya dilihat dari objek sasarannya. Dan objek dalam ayat tersebut itu adalah wanita yang sedang diberi "pelajaran".

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi(darabtum) di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan "salam" kepadamu (QS. 4:94)

ADribu= to beat, to leave and to apart :lol: . jadi Yusuf ali can be wrong. dan Keren Abiz indeed right :lol:

begitulah kira2 pencerahan daku hari ini wahai dombaku yng burig :lol:

User avatar
Adadeh
Posts: 8461
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Post by Adadeh »

JelekAbizz wrote:
juga diperkuat ayat2 kor'an dan hadis yng melarang keras bagi pria menzhalimi & memukul istri2nya.
Baca tuh anak Muhammad yang bernama Roghieh dihajar sampai mati sama si Usman. Yang lebih edan, lalu Muhammad memberi anaknya yang satu lagi, Um Kolsoom, untuk dikawini oleh Usman. Sinting!!
bahkan bukti otentik dizaman rasul pun tidak ada kejadian dimana nabi maupun sahabat2 nya memukul istrinya.

What a joke. Lihat tuh semua keluarga Nabi pada menerapkan Q4:34. Malah bukan hanya suami aja yang berpartisipasi dalam penggebugan. Istri2 pun bahkan sampai membunuh suaminya.

http://www.humanists.net/alisina/facts.htm

KELUARGA SANG NABI YANG DAMAI DAN HARMONIS

1- Hafsa daughter of Umar was one of Mohammad's wives.

2- Omm Habiba, daughter of Abu Safiyan, sister of Moavie was one of Mohammads wives. That makes Moavie Mohammad's brother-in-law.

3- Zainab Mohammad's daughter was given by Mohammad himself to Abu al-ass. He fought Mohammad in the war of Badr.

4- Roghieh Mohammad's daughter was Usman's wife, she died after receiving lots of beating from Usman. Mohammad THEN gave Um Kolsoom, his other daughter to Usman.

5- Um Kolsoom, daughter of Ali and Fatima was married to Umar.

6- When Mohammad was taken ill, he sent Abu Baker to mosque to preform his duty and NOT Ali.

7- When Mohammad died, he did not leave any testament.

8- THEY say: Mohammad choose Ali as his successor in Ghadir Khom in front of 70000-120000 Moslems. After Mohammad died NOBODY listen to Mohammad's words and they followed Abu Baker. There were almost nobody to testify to ô¡¤þ¢ä .

9- Abu Baker did leave a testament and choose Umar as his successor.

10- Ali sworn allegiance with Umar and HELPED him in the wars with Iran. He was present in Tysfon and received one part of the Baharestan carpet as his share of the theft, Ali was aslo very helpful in the preparation of the war of Nahavand, according to Ali himself.

11- Firooz killed Umar. Firooz, Hormozan (one of Iranian army officers), Hanife (Saad aby Vaghas's slave) were killed by Abiid-allah ibn Umar in the same day.

12- Usman, Mohammad's daughter-in-law, ordered the massacre of people of Tabarestan, Hassan and Hossian took part on that massacre.

13- Usman was killed in year 35, by people who revolting against his rule. Hassan and Hossian were there at Usman's house to "protect" him but couldnt/didnt do anything.

14- Ali NEVER claimed to be Imam, NEVER claimed to be the innocent Imam, NEVER claimed anything, expect Khelafat. There is nothing in his Nahjol-balaghe to the contrary. He talks about the Khelafat, Khelafat and Khelafat.

15- Ali killed, Moavie's grandmother, Moavie's brother and Moavie's uncle in the war of Badr.

16- Abduallh Ibn Mojlem, one of the Khavarej, one of Ali's old buddies killed him.

17- Hassan had between 70 to 300 women slaves (kaniz). Was Killed (poisoned) by one of his "disappointed" wives.

18- Hassan sold claiphate to Moavie and got paid for it.

19- Hossian was born in year 4 H. Tazis first attack to Iran was in year 12 H. and attack on Tysfon was in year 17.
That made Hossian 13 at that time.

20- Hossian never married Shahrbanu.

21- Sakiine daughter of Hossian was married to six different man. She was famous to throw best parties, not political parties off course.

22- When Hossian was in Meka, wrote many letters to Basra and claimed the Khelafat, NOT emamat.

23- When Zain-ol-Abedin learnt the Al-hamd verse, Hossian gave 100 gold coin to his teacher.

24- After Hossian's piece by piece departure, his followers choose his son Hanife as his successor. Hanife died in year 80 H. But his followers said that he hasn't died, he will come back as Mehdi, the time machine man. Followers of Hanife called Shia Kyssanieh or chahar emami.
25- Shemr was Abbas's maternal uncle (daie).

26- Umm Valad, was an unofficial wife. Who is not a lawful wife according to Islamic laws. Children of these kind of marriages are considered "haram-zadeh" in Islam or in English born out of wedlock. According to Islam these women should be killed now in these day and age.

27- Zain-ol Abedin is from a Um-valad. Zain-ol Abedin didn't participate in the Karbala war due to his illness and survived. He is the only Imam that has only one wife. They say he accepted to pay the expenses for 400 families. Where did he get all the money?

28- Mohammad Bagher was born in 57 H. He loved mourning. He used to pay people to cry. Nobody took him seriously. His brother Zid Ibn Ali claimed the Khelafat and was killed by Abulmalek. He sent Zid Ibn Ali's head to other cities for people to watch.

29- Jafar Sadegh 83-148 H. He choose his son, Ismaiel as his successor but Ismaiel died in year 145. Followers of Ismaiel chose his son Mohammad to become the 7th Imam. This group called Shia Ismaielieh or haft emami.

30- Transition from Umavi to Abbassian happened in Jafar's time but there were no sign of Bani Hashem family coming to power.

31- Mosa Kazem 128 H. Aslo son of a Um-valad by the name Hamideh.
He had 18 sons, 23 daughters and many many women slaves. That's why we have too many people running around now and calling themselves Seyed.

32- Ali Ibn Mosa 148 H., called Reza. Also from a Um-valad by the name "Takattom"
The name "Reza" was given to him by Màmon, meaning he was so content. Màmon the caliph was living in Khorasan at that time, he called Reza to Khorasan and made him his successor

Ahmad one of Musa's son is also from Um-valad, he is buried in Shiraz, Shah Cheragh is this guy.Ahmad had several thousands women slaves.
Màsome (Fatimeh), who is buried in Ghom, is Reza's sister and she is also from the Um-valad, Takattom

33- Mohammad Taghi 195 H. also from Um-valad by the name "Sabkiee". He Married Màmon's (his father's killer, according to shia) daughter. Shia believe that his wife poisoned him too.

34- Ali Naghi 212 H. also from Um-valad by the name Sakil. He was also poisoned.

35- Claiphe Movakel in his time ordered to destroy the Karbala (Hossian's grave) and till the soil.

36- Hassan Askari 232 H. Claiphe Moètamed ordered to keep his wives under observation just to avoid the talk of people. His women slave who claimed that she was pregnant was under observation for two years and there were no sign of any child. There was a dispute between Hassan Askari's mother and his brother (Jafar) over his wealth which dragged for 7 years. Jafar also known as Jafar-e kazAb (the liar), he admitted that Hassan Askari had NO child.

37- Shah Abul-Azim who is polluting the city of Ray, is son of son of son of one of these Um-valads.

As you see these people were so savage that they killed each other, killed their family members and they were so hated that many of them were killed by their wives. And we have led to believe that they were holy and innocent.
terjemahan:
Seperti yang kau lihat, orang2 ini demikian buas sehingga mereka membunuh satu sama lain, membunuh anggota keluarga mereka sendiri dan mereka begitu dibenci sehingga banyak dari mereka yang dibunuh oleh istri2 mereka sendiri. Dan kita tadinya diajak untuk percaya bahwa mereka sebenarnya suci dan tak berdosa.

User avatar
Mr.Keren Abizz
Banned
Posts: 103
Joined: Thu Sep 22, 2005 12:34 pm

Post by Mr.Keren Abizz »

wahai dombaku yng burig. rupanya pesta sex pastor semalam, terlalu brutal yah menyodomi dikau, sehingga dikau tampak sangat tidak waras hare ini :lol: .

dombaku yng burig, dikau ini sedang menjawab opo seh. dombaku kasus dalam 4:34 adalah kasus Nusyuz. Nuzyuz berarti, pemberontakan, kekurang ajaran dan penyia-nyiaan yng dilakukan istri kepada suami dan anak2 nya.

dan kasus tersebut yng sedang dibahas oleh daku yng cerdas ini dengan kalian domba2 burig korban sodomi. dan inti dari semuanya adalah kata adribu, yng sama sekali salah kalau diartikan adalah pukul. karena tidak lulus seleksi. baik lexicon, ayat & hadis.

dan klick paste dikau yng sudah pasti nyontek dari orang syiah, asal dikau tahu dombaku yng burig orang syiah itu benci amat sangat dengan usman, abu bakar juga umar. mereka sudah biasa menghujat & mencerca sahabat2 nabi tsb.

keterangan Roghaiyah yng dipukulin sampai mati, itu bukan kasus Nusyuz spt dimaksud surat 4:34. itu paling2 cuma ocehan orang Syiah.

juga kasus2 selanjuitnya diartikel dikau tidak ada hubungannya dengan masalah Nusyuz. jadi dombaku kalau diskusi yng sesuai bahasan dong.

sekian dulu pencerahan dari daku buat domba2 burig untuk hari ini.

ali wibowo
Posts: 4
Joined: Fri Oct 28, 2005 5:19 pm

Post by ali wibowo »

Mr.Keren Abizz wrote:dan klick paste dikau yng sudah pasti nyontek dari orang syiah, asal dikau tahu dombaku yng burig orang syiah itu benci amat sangat dengan usman, abu bakar juga umar. mereka sudah biasa menghujat & mencerca sahabat2 nabi tsb.

Demi Allah, Siapakah Syi'ah itu? Kenapa mereka kafir menurut pandangan Anda? Atau sebaliknya, apakah Anda hanya mengatakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada di hati Anda?! Dari mana Anda mengistimewakan suatu mazhab atas mazhab-mazhab yang lain, dan dari mana Anda menguatkan tarjih seorang mujtahid atas mujtahid-mujtahid yang lain? Lantas, apa dosa mereka, wahai Anda?! Sungguh besar kemurkaan di sisi Allah bahwa Anda mengatakan sesuatu yang tidak Anda kerjakan.

ali18115
Posts: 589
Joined: Mon Oct 17, 2005 2:10 pm

Post by ali18115 »

Percuma saja jika mahu berdebat dengan mereka2 yang mengunakan penulisan Ali Sina (yang by the way menciplak dari "Yazdgerd"). Kalo ditanya bukti2 kenyataan2 yang diberikan si "Yazdgerd", mereka gak bunya, malahan Ali Sina juga gak ada.

Mari saya cuba :

Sila berikan bukti2 dan referen2 kepada item 4- Roghieh Mohammad's daughter was Usman's wife, she died after receiving lots of beating from Usman.

User avatar
Adadeh
Posts: 8461
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Post by Adadeh »

Ngejago banget nih orang (JelekAbizz). Kalau di FF International bahasa lu sopan yah, tapi kalo ngomong sama bangsa sendiri kasar sekali. Biar kelihatan beradab di mata bule, yah?

JelekAbizz nulis:
dalam 4:34 adalah kasus Nusyuz. Nuzyuz berarti, pemberontakan, kekurang ajaran dan penyia-nyiaan yng dilakukan istri kepada suami dan anak2 nya.
Siapa nih yang menentukan istri berontak, kurang ajar apa tidak? SUAMI
Siapa yang menentukan hukum pukulan itu? SUAMI
Siapa yang melaksanakan hukum pukulan itu? SUAMI
Jadi kalau elu seorang SUAMI Islam, wah enak banget deh luh. Nabokin istri tidak dipandang sebagai dosa, sebab diridhoi Nabimu.
Abu Dawood 11. 2142: “Sang Nabi berkata: Seorang pria tidak akan ditanya mengapa dia memukul istrinya.”
juga diperkuat ayat2 kor'an dan hadis yng melarang keras bagi pria menzhalimi & memukul istri2nya.
Lalu ini apa?
http://www.mylinuxisp.com/~jrlaw/islam/ ... _women.htm
Muhammad beat his wives.

.... I said: Messenger of Allah, may my father and mother be ransom for you, and then I told him (the whole story). He said: Was it the darkness (of your shadow) that I saw in front of me? I said: Yes. He struck me on the chest which caused me pain, and then said: Did you think that Allah and His Apostle would deal unjustly? ... (Sahih Muslim, book 4, hadith 2127)

Lalu ini:
: muwatta30.2.13. Di sini seorang wanita mencoba menipu suaminya agar dia berhenti meniduri pelayan mereka. Tapi Umar mengatakan pada sang suami untuk memukul istrinya dan tetapi meniduri budak wanitanya.
dan kasus tersebut yng sedang dibahas oleh daku yng cerdas ini dengan kalian domba2 burig korban sodomi. dan inti dari semuanya adalah kata adribu, yng sama sekali salah kalau diartikan adalah pukul.
Bukan adribu tapi 'daraba'. Nih penjelasan eyang Ali Sina:
http://indonesian.knowislam.info/forum/ ... .php?t=497
Daraba bukan berarti “tepukan ringan”. Daraba berarti pukul. Kata ini maksudnya bukan seperti main musik dengan memukul drum, dikatakan pukullah istrimu. Kamu boleh menyangkal ini sekuat tenaga dan menyembunyikan kepalamu di bawah tanah, tapi kamu tidak bisa merubah kebenaran. Pemukulan didukung Hadis pula. Abu Dawood 11. 2142: “Sang Nabi berkata: Seorang pria tidak akan ditanya mengapa dia memukul istrinya.”
juga kasus2 selanjuitnya diartikel dikau tidak ada hubungannya dengan masalah Nusyuz.
Itu memang extra information buat pembaca Muslim dan non-Muslim tentang keluarga nabimu. Kalau kau anggap data itu tidak benar, tunjukkan mana yang benar.
Last edited by Adadeh on Tue Nov 01, 2005 3:27 am, edited 1 time in total.

Post Reply