.

Indonesia vs Qatar 2011 Prediksi

Hal-hal seputar olah raga.

Indonesia vs Qatar 2011 Prediksi

Postby Bagol5 » Sat Sep 10, 2011 2:51 pm

well, Indonesia akan melawan Qatar pada kualifikasi piala dunia 2014 hari ini 11 oktober 2011
saya rasa sih timnas senior belom siap. walau cuma menjadi wacana, malah beberapa pengurus timnas mengatakan untuk menggantikan Timnas Senior Indonesia dengan Timnas U-23...



http://www.bola.net/tim_nasional/timnas ... a8459.html

Bola.net - Meski besar kemungkinan hanya sekedar mejadi wacana, lontaran Koordinator Tim Nasional, Bob Hippy untuk mengirimkan Timnas U-23 dalam laga melawan Qatar mendapat tanggapan serius dari Skuad Garuda Muda tersebut.
Menurut Manajer Timnas U-23, Roso Daras, seluruh penggawa Skuad Garuda Muda sudah siap tempur apabila memang pada akhirnya PSSI memutuskan mereka yang harus menghadapi Qatar. Bahkan, Roso menambahkan, apabila mereka sangat senang apabila hal ini yang terjadi.

"Kami sangat siap apabila PSSI memang pada akhirnya menunjuk kami untuk mewakili Indonesia dalam pertandingan ini. Bagi kami, ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mencari pengalaman yang sangat berharga dan menguji kemampuan kami," ungkap Roso pada Bola.net.

Namun demikian, Roso menyatakan keyakinannya bahwa pernyataan Bob Hippy hanyalah bakal sekedar menjadi wacana semata. Pasalnya, yang berhak untuk memilih pemain yang bakal berlaga dalam sebuah pertandingan adalah sosok Pelatih Kepala.

"Saya yakin, lontaran Pak Bob itu hanya sekedar wacana. Sebab, Pak Bob bukanlah Pelatih Kepala Timnas. Yang berhak untuk memutuskan siapa yang akan bermain itu adalah Pelatih Kepala, Wim Rijsbergen," ujar Roso. (den/end)


*********

weleh-weleh... emang timnas senior mainnnya ga bagus kemaren. penyerangnya ketahan di pemain bertahan lawan, sementara bek timnas senior maju-maju melulu... sukses dah kebobolan 2 goal oleh Bahrain...
paling entar lawan qatar begitu juga. hasil draw juga udah bagus. hasil 2-2 menurut perdiksi saya sih...

kata saya mah, mending pak Riedl lagi dah yang ngelatih...



http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nas ... ih-timnas-

Usai didepak dari jabatan pelatih timnas Indonesia oleh rezim PSSI anyar, Alfred Riedl sempat memosisikan diri di pihak netral terhadap sang suksesor, Wim Rijsbergen.

Namun, dengan catatan Tim Merah-Putih yang melempem di tangan pria Belanda berusia 59 tahun itu, kalah beruntun di tiga partai terakhir -- satu di laga ujicoba kontra Yordania dan sisanya di kualifikasi Piala Dunia 2014, ditambah sikapnya yang keras terhadap Firman Utina cs., Riedl pun tak segan mencap Wim tak pantas menangani Indonesia.

Opini tersebut diungkapkan Rield dalam wawancara dengan pemimpin redaksi GOAL.com Indonesia, Bima Said, Kamis (8/9).

Selain itu, eks arsitek Vietnam dan Laos itu juga menyampaikan perkembangan upayanya dalam kasus melawan PSSI yang dianggap banyak pihak tak punya alasan kuat memecatnya.

Namun, meski telah dikecewakan, Riedl ternyata tak menutup pintu terhadap probabilitas kembali menangani Tim Garuda. Berikut kutipan wawancaranya:

GOAL.com: Bagaimana tanggapan Anda terhadap kekalahan yang dialami Indonesia dari Iran dan Bahrain?

Alfred Riedl: Saya hanya menyaksikan pertandingan Indonesia melawan Bahrain. Mereka bermain tanpa inspirasi, spirit dan lemah secara taktis.

GOAL.com: Anda memilih pemain-pemain ini sebelum timnas ditangani Wim Rijsbergen. Dari dua kekalahan tersebut, apa yang berubah dari permainan timnas?

Alfred Riedl: Hampir semua pemain saya pilih karena mereka yang terbaik di Indonesia - pemain yang sama yang lolos melawan Turkmenistan. Tentunya bisa mengganti dua atau tiga pemain dengan yang lain tapi tidak lebih dari itu. Pertanyaannya adalah, apa yang dilakukan staf pelatih dengan para pemain? Bagaimana mereka mengatasi tekanan terhadap pemain, dan lain-lain? Banyak hal yang perlu dipertanyakan kepada pelatih dan staf teknisnya.

GOAL.com: Apa tanggapan Anda mengenai pernyataan Wim Rijsbergen usai pertandingan melawan Bahrain, yang menyebut pemain-pemain Indonesia yang Anda pilih tidak siap di level internasional?

Alfred Riedl: Hal itu tergantung pemahaman Anda terhadap level internasional. Dia harus melatih dan membimbing timnas Indonesia. Tim ini bukan Jerman atau Belanda! Dia harus tahu di mana dia bekerja! Minimal para suporter ingin melihat pemain berlari dan berjuang.

GOAL.com: Apa komentar Anda tentang sikap Wim yang menyalahkan para pemain timnas usai kekalahan dari Bahrain?

Alfred Riedl: Ketika Rijsbergen ditunjuk [sebagai pelatih timnas], saya bersikap netral terhadap pelatih baru. Tapi, saya mendengar dari berbagai saksi bahwa pelatih menghina pemain saat turun minum melawan Bahrain. Dia berteriak "f*ck you all, apabila kalian tidak bermain baik di babak kedua saya akan tendang kalian semua dari tim ini" [If you don't play better in the second half I will kick all of you out.] Bukan main tapi sungguh nyata! Daripada memberi semangat kepada para pemain usai tertinggal 1-0, dia malah menghina mereka. Di Eropa, [kalau seperti itu] Anda bisa langsung dipecat, atau pemain memukul Anda! Setelah itu saya tidak lagi berpihak pada Rijsbergen. Dia tidak layak menjadi pelatih timnas Indonesia! Sekitar tujuh pemain sudah mengumumkan mereka tidak akan lagi bermain di bawah pelatih ini. Masalah besar bagi PSSI.

GOAL.com: Banyak yang menginginkan Anda kembali menangani timnas. Bahkan Anda sempat menjadi trending topic di Twitter usai pertandingan melawan Bahrain. Komentar Anda?

Alfred Riedl: Kami tidak mampu memenangkan Piala AFF tapi kami mampu mengubah perasaan para suporter untuk timnas. Kedisiplinan, yang menjadi masalah pada tim sekarang ini seperti Boaz [Solossa], [Ian Louis] Kabes, dan [Kurnia] Meiga, juga komitmen kepada bangsa, iktikad, suatu hal baru yang dilihat suporter Indonesia telah lahir. Kami membangun antusiasme baru. Mungkin suatu hari saya akan kembali bekerja untuk timnas. Dalam bisnis gila ini Anda tidak akan pernah tahu.

GOAL.com: Jadi, apabila kasus dengan PSSI telah diselesaikan, dan PSSI kembali menawarkan tugas melatih timnas Indonesia, apakah Anda akan menerima?

Alfred Riedl: Ya, saya ulangi. Mungkin suatu saat nanti saya bisa kembali bekerja untuk timnas. Anda tidak akan pernah tahu dalam bisnis ini.

GOAL.com: Bagaimana perkembangan kasus Anda yang telah dilaporkan ke FIFA?

Alfred Riedl: Kasus dengan PSSI sudah beberapa minggu masuk FIFA, dan mereka akan mengambil keputusan. Saya hanya sekali bertemu dengan PSSI, sekitar dua minggu setelah saya dipecat. Sejak itu tidak pernah berhubungan lagi dengan PSSI.

GOAL.com: Apa harapan Anda dalam kasus FIFA ini?

Alfred Riedl: FIFA akan mengambil keputusan yang tepat. Mereka akan membantu saya!

GOAL.com: Bagaimana masa depan Anda? Apakah Anda telah ditawari pekerjaan oleh klub Indonesia atau negara lainnya?

Alfred Riedl: Saya akan terbang ke Laos dalam beberapa hari ke depan untuk berdiskusi [dengan asosiasi sepakbola Laos]. Ada perbincangan lainnya dengan sejumlah pihak, termasuk di Indonesia. Kemungkinan besar saya akan meninggalkan Jakarta dalam dua pekan ke depan kalau tidak ada hal luar biasa yang terjadi.
Last edited by Bagol5 on Tue Oct 11, 2011 3:22 pm, edited 2 times in total.
User avatar
Bagol5
 
Posts: 755
Joined: Sat Feb 20, 2010 9:34 pm
Location: jakarta timur selatan pusat

Re: Indonesia - Qatar 2011 Prediksi

Postby wongjowo » Sat Sep 10, 2011 3:40 pm

6 Pemain Naturalisasi Siap Perkuat Timnas
Enam pemain asing yang akan dinaturalisasi kemungkinan akan memperkuat skuad tim nasional dalam laga lanjutan babak pra-kualifikasi Piala Dunia 2014. Para pemain tersebut bisa menggantikan beberapa pemain yang saat ini cidera.

"Masih bisa didaftarkan (masuk timnas) karena paling lambat pendaftarannya seminggu sebelum pertandingan," kata Ketua Umum PSSI Djohar Arifin di kantornya, Jumat, 9 September 2011.

Keenam pemain naturalisasi tersebut yaitu, Tonnie Cusell, Stefano Lilipaly, Johny Rudolf van Beukering, dan Sergio van Dijk. Keempatnya warga keturunan Belanda. Sementara 2 pemain lainnya berasal dari Nigeria, yakni Greg Nwokolo (Persija) dan Victor Chuckwuekezie Igbonefo (Persipura Jayapura).

Proses naturalisasi 6 pemain tersebut sudah mencapai tahap akhir. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kabarnya telah meneken surat Keputusan Presiden terkait naturalisasi 6 pemain itu. Tinggal tahap pengambilan sumpah di Kementerian Hukum dan HAM yang harus dilalui para pemain itu untuk bisa menjadi warga Indonesia.

Kesempatan mereka bergabung dengan timnas terbuka lebar karena babak lanjutan pra-kualifikasi Piala Dunia baru akan dimulai 11 Oktober mendatang. Indonesia akan menjamu Qatar dan 4 hari kemudian melayani Iran di Stadion Gelora Bung Karno. "Tapi semua tergantung pelatih," kata Djohar.

Profil 6 pemain naturalisasi:
Stefano Lilipaly
Lilipaly adalah pemain kelahiran Arnhem, Belanda, 10 Januari 1990. Darah Indonesia pada pemain FC Utercht ini mengalir dari ayahnya yang merupakan keturunan Ambon, Maluku. Sedangkan ibunya adalah asli Belanda. Lilipaly telah bergabung dengan pemusatan latihan timnas U-23 saat masih ditangani oleh Alfred Riedl, Maret 2011 lalu.

Awalnya, Lilipaly enggan melepas paspor Belandanya. Namun belakangan pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu berubah pikiran dan bersedia menjadi WNI.

Stefano Lilipaly mulai bermain bola sejak usia 7 tahun di sebuah klub amatir bernama DCG selama tiga tahun. Dari klub tersebut, dia pindah ke akademi sepakbola Belanda, AZ Alkmaar. Setelah bertahan satu tahun, Lilipaly bergabung ke Utrecht Yunior hingga saat ini.

Sebagai gelandang, Lilipaly tak hanya memiliki naluri menyerang. Pemain berpostur tubuh 170 cm itu juga punya kemampuan dalam membagi bola dengan baik. Lilipaly juga dikenal memiliki tendangan jarak jauh yang akurat. Musim kompetisi 2010-2011 ini, Lilipaly tampil dalam tiga pertandingan. Setiap pertandingan, dia berhasil mencetak gol dari luar kotak pinalti.

Jhon van Beukering
Beukering adalah pemain kelahiran Velp, Belanda, 29 September 1983. Pemain ini dikabarkan telah mengikat kontrak selama tiga tahun dengan Pelita Jaya.

Beukering mengawali karirnya di dunia sepak bola dengan membela Vitesse 2000-2004. Di musim pertamanya, pemain yang berposisi sebagai striker itu mencetak 2 gol dari tiga kali penampilannya. Di musim berikutnya Beukering mendapat tempat di tim inti namun hanya mampu mencetak tiga gol saja.

Lama tak bermain di musim 2002/2003, Vitesse akhirnya meminjamkan Beukering ke FC Zwolle sebelum akhirnya memperkuat tim senior De Graafschap 2004-2007. Beberapa kali Beukering berpindah klub, mulai dari NEC, Go Ahead Eagles, Feynord, dan CS Vise.

Terakhir, Beukering dikabarkan tengah mengikat kontrak selama tiga tahun dengan Pelita Jaya. Beukering sebenarnya sempat diudang memperkuat Indonesia saat menghadapi Uruguay beberapa waktu lalu. Namun karena belum memegang paspor Indonesia, PSSI akhirnya membatalkan kedatangannya.

Sergio van Dijk
Pemain kelahiran Assen, Belanda, 6 Agustus 1982 ini merupakan calon pemain naturalisasi pertama yang diperkenalkan PSSI.

Sergio-sapaan akrabnya- diperkenalkan kepada media di Indonesia Juli tahun lalu. Kepada wartawan, Sergio yang memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya itu mengaku bersedia memperkuat tim nasional Indonesia.

Namun proses naturalisasi tidak berjalan mulus karena awalnya Sergio tidak bersedia menjadi WNI secara permanen. Lama tak terdengar, Sergio belakangan berubah pikiran dan rela melepas paspor Belandanya.

Sergio merupakan satu dari enam pemain asing yang proses perubahan status kewarganegaraannya telah disetujui komisi III dan VIII DPR RI.

Sergio mengawali karir profesionalnya dengan membela klub Groningen 2000-2002. Selanjutnya, Sergio pindah ke Helmond Sport namun hanya mampu mencetak mencetak 13 gol pada musim 2002-2005.

Setelah sempat memperkuat Emmen (2005/08) Sergio mengadu nasib di Liga Australia dengan memperkuat Brisbane Roar pada 2008-2010. Di musim pertamanya, Sergio tampil sebagai top skorer setelah mencetak 47 gol. Setelah gagal menjalani tes kesehatan di klub asal Inggris, Leicester, Sergio akhirnya bergabung dengan Adelaide United hingga saat ini.

Tonnie Cusell Lilipaly
Nama Tonnie Cussel tak setenar kandidat-kandidat pemain naturalisasi lainnya. Tonnie merupakan saudara sepupu Stefano Lilipaly. Pemain berusia 28 tahun itu datang ke Jakarta menemani Stefano memenuhi panggilan PSSI, Maret lalu.

Tonnie merupakan pemain yang telah malang melintang di sepak bola Belanda. Berbagai klub telah dibela pemain kelahiran 4 Februari 1983 itu, mulai Vitesse Arnhem, RKC Waalwijk, FC Twente, AFC Amsterdam dan terakhir di FC Hilversum. Tonnie dikenal sebagai pemain yang memiliki kecepatan, passing yang matang, dan penguasaan bola yang baik.

Bagi Tonnie, Indonesia bukanlah negara yang asing. Selain mengunjungi Jakarta Maret lalu, pemain yang mengidolakan Gianfranco Zola itu juga sudah pernah ke Bali. Tonnie mengaku sangat menyukai Indonesia. Selain mencoba peruntungannya di tim Merah Putih, ayah satu anak itu bahkan berniat mencari klub di Indonesia.

Victor Igbonefo
Bagi pecinta sepak bola nasional, pemain ini sudah tidak asing lagi. Pemain asal Nigeria itu sudah membela Persipura Jayapura sejak 2005 lalu. Bersama Mutiara Hitam, bek tangguh ini sudah merasakan tiga kali gelar juara. Masing-masing saat Persipura merebut gelar juara Liga Indonesia 2005 dan Liga Super Indonesia (ISL) 2008/09 dan 2010/11.

Semasa mudanya, pemain bernama lengkap Victor Chukwuekezie Igbonefo ini sempat bermain bersama klub Nigerdock Soccer Academy dan First Bank FC Lagos. Dengan postur 186 cm, bek kelahiran 10 Oktober 1985 itu sangat tangguh di lini belakang. Setelah bermain lebih dari lima tahun di Indonesia, Victor pun bersedia untuk dinaturalisasi menjadi WNI.

Greg Nwokolo
Greg juga sudah memperkuat berbagai klub di Indonesia. Pemain kelahiran Nigeria, 3 Januari 1986 ini awalnya bermain untuk klub asal Singapura, Tampines Rovers FC 2004. Setelah semusim, Greg kemudian pindah ke Young Lions.

Perjalanan karir Greg di Indonesia sempat mengalami pasang surut. Putra kelima pasangan Gregory Nwokolo dan Josephine Nwokolo itu mengawali karirnya di kompetisi nasional bersama Persijatim Solo FC pada 2004.

Setelah kompetisi selesai, Greg sempat hengkang dari Indonesia. Kecewa dengan kondisi kompetisi Indonesia yang buruk, dia memilih bermain di Liga Singapura musim 2004-2006. Di sana dia bergabung bersama Young Lions FC dan Singapore Armed Force.

Setelah iklim Liga Indonesia membaik Greg memutuskan untuk kembali lagi ke Indonesia. PSIS Semarang menjadi pelabuhan pertamanya setelah kembali dari Singapura.

Bersama Mahesa Jenar, Greg tampil luar biasa. Sayangnya, dia tak lama berkostum PSIS. Setelah sempat terlibat keributan dengan rekan setimnya, Greg akhirnya pindah ke PSMS Medan, pada putaran kedua. Di PSMS, Greg tak lagi bersinar.

Musim selanjutnya, Greg pindah ke Persis Solo. Sempat memegang ban kapten, namun di Persis, Greg lagi-lagi tak terkendali. Dia berubah menjadi pemain temperamental di lapangan.Bahkan, dia sempat memukul hakim garis Sunaryanto saat Persis bertanding lawan Persipura Jayapura. Saat itu Persis tumbang 0-1.

Akibat ulahnya ini, Greg harus menerima cap negatif dari Badan Liga Indonesia (BLI). Di awal musim ini, BLI menggolongkan Greg ke dalam pemain yang tidak direkomendasikan untuk direkrut klub.

Greg memutuskan pindah ke Persija pada musim 2008. Bersama Macan Kemayoran, Greg tampil gemilang dan mencetak 16 gol dari 20 laga. Greg sempat bermain di klub Portugal SC Olhanense sebelum kembali ke Persija pada 2010. Bersama Persija, Greg menjadi selalu mendapat tempat di tim inti. Bahkan kini Greg menjelma menjadi motor serangan Macan Kemayoran.
User avatar
wongjowo
 
Posts: 1480
Joined: Sun Sep 06, 2009 7:43 am
Location: Apa Liat-Liat ?!?

Re: Indonesia vs Qatar 2011 Prediksi

Postby Bagol5 » Sat Sep 10, 2011 9:16 pm

lumayan banyak juga ya tambahan pemain naturalisasinya... victor igbonefo bagus juga tuh buat bantuin lini belakang. tapi kalo ga kompak mainnya kayak kemaren2 mah, sama aja ya... :roll:
User avatar
Bagol5
 
Posts: 755
Joined: Sat Feb 20, 2010 9:34 pm
Location: jakarta timur selatan pusat

Re: Indonesia vs Qatar 2011 Prediksi

Postby wongjowo » Sun Sep 11, 2011 2:17 am

Bagol5 wrote:lumayan banyak juga ya tambahan pemain naturalisasinya... victor igbonefo bagus juga tuh buat bantuin lini belakang. tapi kalo ga kompak mainnya kayak kemaren2 mah, sama aja ya... :roll:

Yang paling manteb Sergio Van Dijk top score liga australia dan Stefano Lilipaly yg maen di Ultrech liga utama Belanda, bisa gantiin firman yg lagi menurun permainannya
User avatar
wongjowo
 
Posts: 1480
Joined: Sun Sep 06, 2009 7:43 am
Location: Apa Liat-Liat ?!?

Re: Indonesia vs Qatar 2011 Prediksi

Postby Kalits'39 » Sun Sep 11, 2011 11:57 am

Untuk pertandingan berikutnya, dimohon kepada RI-1 tidak menonton secara langsung. habis.. selama ini kenapa selalu kalah kalau beliau menonton secara langsung. :green:
prediksi ane :
Kalau ditonton RI-1 secara langsung: Indonesia KALAH :green:
Kalau tidak ditonton RI-1 secara langsung : Indonesia MENANG =D>
Kalits'39
 
Posts: 355
Joined: Sun Aug 22, 2010 11:38 pm

Re: Indonesia vs Qatar 2011 Prediksi

Postby ndramus » Sun Sep 11, 2011 2:08 pm

Kalits'39 wrote:Untuk pertandingan berikutnya, dimohon kepada RI-1 tidak menonton secara langsung. habis.. selama ini kenapa selalu kalah kalau beliau menonton secara langsung. :green:
prediksi ane :
Kalau ditonton RI-1 secara langsung: Indonesia KALAH :green:
Kalau tidak ditonton RI-1 secara langsung : Indonesia MENANG =D>


=D> =D>
setuju brooo!

dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada RI-1 mohon pertandingan selanjutnya cukup lihat di teve aja :green:

gue rasa riedl lebih cocok ngelatih timnas, spt nya orgnya ngemong
kalo dimaki2 kek gini yaa ga terimo lah, aku aja ga terima kok.
bagaimanapun timnas dah berjuang walopun lemes di lapangan :green:
hargai donk !

Nah ketika Pelatih Timnas Wim Rijsbergen menjadikan pemain sebagai kambing hitam atas kekalahan dari Bahrain, emosi pemain pun meledak. Bak bola api yang disiram bensin seketika menyalak.

Wim tak hanya menyebut pemain timnas belum layak di level internasional dalam jumpa pers usai pertandingan, tapi juga mengeluarkan kata-kata kasar di hadapan Firman Utina dkk.

Seperti penuturan mantan arsitek timnas Alfred Riedl dalam wawancara dengan Goal.com, beberapa pemain menyatakan kepada Riedl bahwa saat jeda di ruang ganti, saat itu timnas tertinggal 0-1, Wim pernah menghardik pemain dengan keras. "F**k you all. Jika kalian tak bisa bermain lebih baik di babak kedua, saya akan tendang kamu."

Dari sinilah kekesalan pemain memuncak. "Kata-kata dia terlalu kasar." Begitu kata kiper Ferry Rotinsulu, yang langsung menyatakan menolak memperkuat timnas bila masih dilatih Wim.

Komentar sembrono Wim kepada media dan kata-kata kasarnya di hadapan pemain seolah tak menghargai pengorbanan pemain --walaupun hasilnya tak maksimal.

Bagaimanapun pemain telah berkorban banyak, tenaga, pikiran, dan emosi. Mereka telah meninggalkan keluarga kurang lebih sebulan untuk mengikuti pelatnas, berlatih di tengah bulan puasa, berlebaran di negeri orang karena harus bertanding melawan Iran, belum sempat istirahat --gara-gara manajemen timnas yang telat memulangkan pemain dari Iran, mereka sudah harus bertanding lagi melawan Bahrain.

Di saat pemain butuh "perlindungan" di tengah fisik yang terkuras dan mental yang sudah terpuruk, Wim justru menjadikan mereka sebagai pelampiasan kegagalan. Bukannya memberi semangat untuk bangkit. Alhasil Firman pun menyebut timnas saat ini seperti anak ayam kehilangan induk.


http://id.berita.yahoo.com/kalimat-f-k- ... 34184.html
User avatar
ndramus
 
Posts: 1587
Joined: Fri Nov 17, 2006 4:43 pm

Re: Indonesia vs Qatar 2011 Prediksi

Postby wongjowo » Sun Sep 11, 2011 3:25 pm

ndramus wrote:gue rasa riedl lebih cocok ngelatih timnas, spt nya orgnya ngemong
kalo dimaki2 kek gini yaa ga terimo lah, aku aja ga terima kok.
bagaimanapun timnas dah berjuang walopun lemes di lapangan :green:
hargai donk !


Biar rame saya memposisikan sebagai pendukung Wim aja lah :lol:

Dilihat dari target:
Wim telah mencapai target yg dibebankan PSSI ketika ditunjukan sebagai pelatih Timnas yaitu membawa Indoneia ke babak 3 kualifikasi PD 2014 zona asia. Menurut saya target ini adalah yg sangat realistis untuk masa sekarang, mengingat masa-masa transisi di PSSI dan kompetisi pro yang baru dibangun.
Ridle tidak mencapai target PSSI, yaiut target menjuari piala AFF

Dilihat dari sisi permainan.
Sebenarnya belum ada komparasi yg pas, mengingat level lawan dan persiapan yg berbeda antara kedua pelatih. Tapi kalau hanya dari sisi level lawan saya kira pertandingan Indonesia vs Turkmenistan dibandingkan dengan Indonesia vs tim2 di piala AFF
Tim yg selevel dengan Turkmenistan piala AFF 2010 yaitu Malaysia dan Thailand
Permainan paling indah timnas adalah babak 1 Indonesia vs Turkmenistan, namun disayangkan karena faktor stamina yg tidak mendukung, sepakbola ala barcelona hanya bisa dilakukan 1 babak :lol:

Pertandingan lawan Bahrain memang menyedihkan. Kejadian ini sebenarnya persis ketika Indo vs Malay pada waktu tandang.
Supporter begitu yakin, dan bahkan sudah seperti menang padahal pertandingan belum berlangsung. Endingnya hasil negatif dan kemudian ramai2 saling menyalahkan sana-sini.

Jika dari sisi persiapan Wim bisa sama dengan Ridle:
1. Pemain masih pada masa kompetisi
2. Pemain merupakan hasil pilihan sendiri pelatih
3. Waktu persiapan yang cukup

Saya kira sepakbola ala Barca bisa diterapkan 2x45mnt. Tapi kalau tidak atau masih selevel permainan pada masa Ridle lebih baik Wim dipecat saja :lol:
User avatar
wongjowo
 
Posts: 1480
Joined: Sun Sep 06, 2009 7:43 am
Location: Apa Liat-Liat ?!?

Re: Indonesia vs Qatar 2011 Prediksi

Postby nt_slemong » Mon Oct 10, 2011 1:50 am

besok nih mainnya, ayo indonesia apapun yang terjadi kami tetap mendukungmu... :supz: :supz:

Go Sportive Fair Play :rock:
User avatar
nt_slemong
 
Posts: 132
Joined: Fri Sep 03, 2010 1:57 am
Location: forest temple

Re: Indonesia vs Qatar 2011 Prediksi

Postby Bagol5 » Tue Oct 11, 2011 3:29 pm

http://bola.okezone.com/read/2011/10/10 ... -indonesia

JAKARTA – Kondisi dan mental pemain timnas Indonesia sudah mantap untuk memperjuangkan hasil terbaik melawan Qatar. Kini para punggawa tim Garuda tinggal berhadap doa restu dari segenap masyarakat pecinta sepakbola di tanah air.

Indonesia akan menjamu Qatar di Stadion Utama Gelora Bung Karno besok malam. Kedua tim akan bertarung mati-matian dalam laga penyisihan Grup E, Pra Piala Dunia Zona Asia, dan untuk melakoni hal itu para pemain timnas mengharapkan injeksi tambahan dari para masyarakat Indonesia.

“Kondisi timnas kita sudah sangat kondusif, sejak ujicoba kemarin, sampai latihan sore tadi. Mereka sudah sangat padu. Tentu besok kita harus menang, oleh karena itu, kami meminta restu dari seluruh masyarakat, untuk mendoakan perjuangan mereka,” tandas Bernhard Limbong, penanggung jawab timnas di kantor PSSI.

Selain itu, Limbong, juga mengomantari sikap pelatih kepala, Wim Rijsbergen yang menurutnya sudah kembali menjalin hubungan baik dengan para pemain. Hal ini tak lepas dari kurang harmonisnya Wim dengan para pemain setelah terjadi sedikit konflik terkait komentar pedas Wim kepada pemain.

“Hubungan Wim sudah baik ya, malah dia itu pribadi yang demokratis. Lihat saja waktu pertandingan melawan Arab kemarin. Dalam memilih kapten sementara, Wim memberi keleluasaan kepada pemain, untuk bermusyawarah, memilih kapten. Jadilah Hamka Hamzah yang pegang ban kapten, meski sebenarnya dia punya hak prerogatif,” tandasnya lagi.

“Untuk itu, saya salut dengan Wim yang sudah bisa bersikap polite (sopan) dengan budaya kita. Dia terapkan demokrasi dan musyawarah antar pemain,” tutup Limbong.



tapi kayaknya publik ga terlalu percaya sama timnas sekarang. Penjualan tiket cenderung menurun... jadi ya diusahain deh timnas menang. Supaya penonton kembali rela berbondong-bondong nonton bola ke Senayan...

http://bola.vivanews.com/news/read/2544 ... -13-persen

VIVAnews - Laga Indonesia melawan Qatar yang bakal digelar petang nanti diprediksi tak seramai pertandingan Indonesia sebelumnya. Dari jumlah penjualan tiket, laga krusial bagi punggawa Wim Rijsbergen tersebut mengalami penurunan dibanding saat Indonesia menjamu Bahrain beberapa waktu lalu.

Penurunan jumlah penjualan tiket tersebut bisa dilihat dari hasil penjualan dengan sistem pemesanan yang telah dibuka PSSI sejak dua hari kemarin. Hingga malam tadi, dari 65 ribu lembar tiket yang dicetak, PSSI baru menjual sekitar 13,5 persen.

Pada pertandingan putaran tiga Pra Piala Dunia 2014 zona Asia yang menjadi laga kandang terakhir timnas tersebut, panitia pertandingan baru melepas sekitar 8.657 lembar tiket yang terjual melalui loket-loket di sekitar stadion dan agen penjual tiket resmi.

Hingga dini hari tadi, Selasa, 11 Oktober 2011, jumlah tiket yang terjual melalui loket di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno baru terjual 5.732 lembar. Sedangkan pemesanan melalui agen tiket, Rajakarcis hanya mencapai 2.925 lembar.

Dari loket-loket tersebut, secara keseluruhan jumlah pemesanan tiket baru mencapai 13,5 persen dari 65 ribu lembar tiket yang disiapkan. Rencananya, selain melalui loket pemesanan, penjualan tiket juga akan dilakukan langsung pada saat menjelang pertandingan.

"Sebanyak 35 ribu lembar tiket dijual melalui sistem pemesanan. Sedangkan sisanya akan dilepas pada hari pertandingan. Biasanya, dua hari dilepas langsung habis. Tapi kali ini berbeda. Mungkin menjelang pertandingan baru diserbu masyarakat," ujar Komite Media PSSI, Wuryanto.

Menurunnya antusiasme publik sepakbola tanah air dalam memberikan dukungan terhadap timnas senior saat menghadapi Qatar malam nanti dikhawatirkan membuat dukungan terhadap Bambang Pamungkas Cs di lapangan berkurang.
User avatar
Bagol5
 
Posts: 755
Joined: Sat Feb 20, 2010 9:34 pm
Location: jakarta timur selatan pusat

Re: Indonesia vs Qatar 2011 Prediksi

Postby Bagol5 » Tue Oct 11, 2011 3:36 pm

Berhubung katanya mental pemain meningkat abis lawan arab saudi kemarin, saya tebak skornya 2-0 untuk Indonesia dah... :green:

http://bola.vivanews.com/news/read/2543 ... -meningkat

VIVAnews - Bek tengah timnas senior Indonesia, Hamka Hamzah mengaku mental pemain Merah-Putih meningkat jelang laga menghadapi Qatar di Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia, hari ini Selasa, 11 Oktober 2011. Peningkatan mental pemain imbas hasil seri yang dipetik Bambang Pamungkas cs saat berujicoba menghadapi timnas Arab Saudi 7 Oktober lalu.

"Melawan Arab kemarin membuat mental kami bertambah, apalagi dengan hasil seri yang berhasil diraih," ujar pemain Mitra Kukar ini dalam jumpa pers di Hotel Century, Senin, 10 Oktober 2011.

Meski demikian, Hamka mengakui stamina para pemain cukup tergerus saat menghadapi skuad besutan Frank Rijkard itu. Pasalnya, pemusatan latihan baru digelar beberapa hari saja. Kondisi inilah yang membuatnya mengalami cedera ringan.

"Saya mengalami cedera ringan, dan saat ini sedang dilakukan terapi dengan Matias Ibo (fisioterapis Timnas) dan terapi di luar. Ini hanya cedera kaki ringan saja," ujarnya.

"Kami latihan hanya beberapa hari, dan bertanding melawan Arab. Stamina kami belum cukup dan melebihi kapasitas kami. Tapi segi positifnya, mental pemain bertambah," tambahnya.
User avatar
Bagol5
 
Posts: 755
Joined: Sat Feb 20, 2010 9:34 pm
Location: jakarta timur selatan pusat

Re: Indonesia vs Qatar 2011 Prediksi

Postby nt_slemong » Wed Oct 12, 2011 2:37 am

yahh as expected indonesia kalah lagi, tapi masih mending lah skor 3-2 untuk kemenangan qatar, jangan menyerah buat timnas indonesia, semangat terus pertajam skill & kemampuan kalian.. :rock: :rock:
User avatar
nt_slemong
 
Posts: 132
Joined: Fri Sep 03, 2010 1:57 am
Location: forest temple

Re: Indonesia vs Qatar 2011 Prediksi

Postby Bagol5 » Wed Oct 12, 2011 6:44 pm

nt_slemong wrote:yahh as expected indonesia kalah lagi, tapi masih mending lah skor 3-2 untuk kemenangan qatar, jangan menyerah buat timnas indonesia, semangat terus pertajam skill & kemampuan kalian.. :rock: :rock:



yeah. kalah lagi... tapi ya masih lumayan lah bikin goal 2... pas babak 2 kedodoran. :green:
User avatar
Bagol5
 
Posts: 755
Joined: Sat Feb 20, 2010 9:34 pm
Location: jakarta timur selatan pusat


Return to Olah Raga



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron