.

PSSI ku sayang...PSSIku malang...

Hal-hal seputar olah raga.

PSSI ku sayang...PSSIku malang...

Postby Akris » Wed Feb 23, 2011 5:14 am

Lolosnya Nurdin Halid Dinilai Absurd
Doni Wahyudi - detiksport




Jakarta - Tim verifikasi calon ketua umum PSSI meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie serta mengeliminasi George Toisutta serta Arifin Panigoro. Terkait status NH yang mantan narapidana, hasil verifikasi dinilai absurd.

"Ini absurd. Penghinaan akal sehat, menginjak nurani pencinta sepakbola. Publik menduga Nurdin Halid yang akan tersingkir karena statusnya sebagai mantan narapidana, tapi ini justru dia dan Nirwan (Bakrie) yang lolos," ungkap pengamat sepakbola Budiarto Shambazy.

Setelah bekerja lebih kurang dua pekan, tim verifikasi calon ketua umum PSSI beberapa jam lalu mengumumkan hasil kerjanya. Kejutan besar terjadi karena nama Arifin Panigoro dan George Toisutta teriliminasi, jadilah Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie sebagai dua calon tersisa untuk dibawa ke kongres di Bali 26 Maret mendatang.

"Banyak terjadi Statuta FIFA dilanggar, ditelikung, ditambahi dan dikurangi. Yang paling jelas ya soal mantan napi itu," lanjut Budiarto Shambazy merujuk pada Statuta FIFA Pasal 32 Ayat 4.

Dalam statuta fifa tersebut terulis kalau "The members of the Executive Committee... must not have been previously found guilty of a criminal offence". Namun di Statuta milik PSSI isinya berubah menjadi "Anggota Komite Eksekutif... harus tidak sedang dinyatakan bersalah atas suatu tindakan kriminal pada saat kongres serta berdomisili di wilayah Indonesia."

"Statuta FIFA jelas, yang namanya bekas napi gak boleh. Kok malah lolos Nurdin Halid. Kalau Nirwan gak ada persoalan, dia cocok. Syarat apa yang tidak dipenuhi AP (Arifin Panigoro) dan George? Soal yang sarat lima tahun terlibat di sepakbola itu keduanya sudah. Alat ukur untuk verifikasi tidak digunakan dengan seharusnya," lanjut wartawan senior itu.

"Kacau balau semuanya, karena kita berharap persaingan yang kompetitif yang sehat antarcalon-calon. Kalau pada tahap awal sudah begini ya bagaimana. Yang paling rugi dua yang lolos (Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie) karena legitimasinya lemah," tuntas dia.
( din / nar )
Kasihan PSSI..kasihan sepakbola Indonesia, kasihan Indonesia... :fball: :fball: :roll: :roll:
User avatar
Akris
 
Posts: 249
Joined: Mon Aug 24, 2009 10:12 pm

George n Arifin ga lolos..hiks..hiks

Postby Akris » Wed Feb 23, 2011 5:44 am

Nurdin dan Nirwan Lolos Verifikasi, George dan Arifin Tidak
Arya Perdhana - detiksport

Jakarta - Kejutan terjadi pada pengumuman daftar calon ketua umum PSSI periode 2011-2015. Hasil tim verifikasi hanya meloloskan Nurdin Halid dan Nirwan Bakrie, sedangkan George Toisutta dan Arifin Panigoro tidak.

Demikian keputusan tersebut dibacakan Ketua Komite Pemilihan , Syarif Bastaman, di kantor PSSI di kompleks Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (19/2/2011) pukul 17.40 WIB.

Dalam penjelasannya Syarif tidak menyebutkan nama bakal calon yang tidak lolos, tapi ia menyebutkan dua yang lolos, yaitu Nirwan dan Nurdin. Saat penutupan pendaftaran, George dan Arifin jelas-jelas disebutkan sebagai dua bakal calon yang lain.

"Alasan untuk calon-calon yang tidak diterima ada dalam SK (Surat Keputusan) yang akan mereka terima, dan akan dibagikan ke masing-masing pribadi. Ini bersifat rahasia," ujar Syarif. ( a2s / rin )

Jagoan gue Mr George ga lolos!!! :axe: :axe: :axe: Sial!!! PSSI odong!!! bayaran NH smua :axe: :axe:
User avatar
Akris
 
Posts: 249
Joined: Mon Aug 24, 2009 10:12 pm

Re: PSSI ku sayang...PSSIku malang...

Postby Tattoo » Wed Feb 23, 2011 5:52 pm

Tadinya Berharap Ajie Massaid yang gantiin Nurdin Halid Tapi Sekarang Berharap Nurdin Halid yang gantiin Ajie Massaid..huh
Tattoo
 
Posts: 59
Joined: Sun Jan 23, 2011 8:23 pm

Postby yvptgxj » Wed Feb 23, 2011 7:20 pm

akris wrote:Budiarto Shambazy merujuk pada Statuta FIFA Pasal 32 Ayat 4.

Dalam statuta fifa tersebut terulis kalau "The members of the Executive Committee... must not have been previously found guilty of a criminal offence". Namun di Statuta milik PSSI isinya berubah menjadi "Anggota Komite Eksekutif... harus tidak sedang dinyatakan bersalah atas suatu tindakan kriminal pada saat kongres serta berdomisili di wilayah Indonesia."


Kapan peraturan ini berlaku? Setelah Nurdin lepas dari dipenjara atau sebelum masuk penjara?
yvptgxj
 
Posts: 1851
Joined: Fri Mar 06, 2009 8:58 pm

Re: PSSI ku sayang...PSSIku malang...

Postby Si Amang Miyang » Wed Feb 23, 2011 10:35 pm

Tattoo wrote:Tadinya Berharap Ajie Massaid yang gantiin Nurdin Halid Tapi Sekarang Berharap Nurdin Halid yang gantiin Ajie Massaid..huh


setuju... :supz:
User avatar
Si Amang Miyang
 
Posts: 533
Joined: Thu Dec 16, 2010 9:54 am
Location: sebuah toilet yg bernama ka'bah

Surat terbuka putri NH...katanya sih..

Postby Akris » Sat Feb 26, 2011 7:52 pm

Jakarta - Di tengah upaya untuk menurunkan Nurdin Halid dari kursi ketua umum PSSI, muncul surat pembelaan yang diklaim datang dari putri Sang Puang. Meski banyak yang menganggap satire, tak jelas apakah penulis surat benar-benar anak perempuan NH.

Surat dari putri Nurdin Halid, yang bernama Andi Nurhilda Daramata Asiah Indasari, muncul pada Selasa (22/2/2011) malam kemarin di salah satu penyedia jasa blog media online, Kompasiana. Dalam waktu singkat tulisan yang bertajuk "Surat Terbuka dari Putri Nurdin Halid" tersebut berhasil mengundang perhatian, dan kemudian jadi kontroversi.

Pembahasan dan perdebatan soal surat tersebut muncul di jejaring sosial Twitter. Banyak yang menganggap tulisan tersebut hanya sebuah satire, yakni sebuah gaya bahasa yang dipakai dalam kesusastraan untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau seseorang. Namun sesungguhnya tak jelas juga siapa yang mem-posting tulisan tersebut.

Dugaan bahwa surat tersebut hanya sebatas satire muncul karena sang pemilik akun blog bernama Iman Phurawinata, baru di bagian akhir surat diberi embel-embel Andi Nurhilda Daramata Asiah Indasari. Saat ditelusuri melalui akun Facebook dan Twitter-nya juga tak didapat informasi jelas soal identitas si penulis.

Surat itu sendiri berisi pembelaan anak Nurdin Halid terhadap ayahnya yang semakin sering dihujat belakangan ini. Surat tersebut juga menyebut kalau Nurdin Halid hanya menjadi bemper orang lain terkait kisruh verifikasi calon ketua umum PSSI.

Sementara soal tuduhan korupsi yang sempat membuat NH masuk penjara, penulis yang mengaku putri NH itu menyebut bahwa apa yang dilakukan pria asal Makassar tersebut asalah bagian dari upaya membantu para pejabat agar memperoleh bagian dari impor itu.

Saat dikonfirmasi soal surat yang menghebohkan tersebut, Sekjen PSSI Nugraha Besoes, tak berkomentar banyak. Selain belum membaca surat tersebut, beberapa hal disebutnya juga merupakan masalah internal keluarga Nurdin Halid.

"Nanti dech, saya baca dulu supaya jelas permasalahannya karena banyak bagian yang menyangkut masalah internal keluarga yang kurang saya fahami. Tk (terimakasih)," tulis Nugraha dalam pesan singkat pada detiksport.

Berikut Salinan Surat Terbuka Putri Nurdin Halid


Surat Terbuka dari Putri Nurdin Halid

Salam damai rakyat Indonesia,
Perkenalkan saya Andi Nurhilda Daramata Asiah Indasari, putri Bapak Nurdin Halid yang belakangan ini sedang diributkan oleh orang-orang. Saya satu-satunya putri dari enam bersaudara anak pasangan Nurdin Halid dan Andi Nurbani. Dari susunan keluarga ini saja saya sudah bisa melihat bahwa ayah saya orang hebat. Gen laki-laki sangat kuat. Kentara sekali gen orang Bugis dengan karakter lelaki yang kuat. Ya, ayah yang dilahirkan di Watampone pada 17 November 1958 memang dari keluarga Bugis.

Saya sengaja menulis surat ini lantaran ayah terus menerus dihujat. Masyarakat tampaknya termakan berita-berita di televisi maupun surat kabar. Sebenarnya, kalau mau fakta yang sesungguhnya, ada baiknya melihat tayangan tvOne dan ANTV, atau baca vivanews.com. Ketiga media ini menyuguhkan berita-berita independen tanpa prasangka. Sementara media lain lebih berat untuk menjatuhkan ayah saya. Menurut saya ini bukan lantaran ketiga media itu milik keluarga Aburizal Bakrie, senior ayah saya di Golkar, tetapi media itu ditangani orang-orang profesional macam Karni Ilyas, maupun Uni Lubis.

Sesungguhnya, tak benar jika ayah serakah kekuasaan. Ayah saya sekadar bumper dari orang-orang lain. Kisruh calon ketua PSSI bukan lantaran ulah ayah saya, tetapi kerja tim verifikasi. Lalu, kenapa ayah saya yang dihujat? Ini kolektif PSSI bukan Nurdin Halid!

Buat apa ayah saya cari kekuasaan di PSSI? Toh sebagai pengusaha, ayah saya sudah kaya. Saya bangga punya ayah Nurdin Halid. Ia bertanggungjawab kepada keluarga. Ada hal berkesan darinya saat saya nikah tahun lalu. Ayah sungguh-sungguh memperhatikan kepentinganku. Aku bisa pesta di hotel mewah di Makassar, Hotel Clarion. Di ballroom pula! Pesta berlangsung meriah dengan balutan “kemegahan”. Ayah orang hebat, terbukti 8.000 orang undangan hadir di pesta pernikahanku.

Kata omku, Kadir Halid, khusus pesta pernikahan di Makassar menelan biaya Rp 1,5 miliar-Rp 1,8 miliar. Total biaya tiga acara, Jakarta, Makassar, dan Sinjai konon menghabiskan Rp 5 miliar. Untuk menghibur tetamu, keluarga juga menghadirkan artis ternama Tanah Air, duet Anang dan Syahrini. Mereka yang hadir di antara tamu very important (VIP) di antaranya Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo beserta istri Ayunsri Harahap yang memboyong belasan kepala dinas dan kepala biro di lingkup pemerintah provinsi (pemprov). Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh beserta istri, mantan Gubernur Sulsel Amin Syam beserta istri, serta mayoritas bupati di daerah ini juga hadir. Mereka di antaranya Bupati Soppeng Andi Soetomo, Bupati Takalar Ibrahim Rewa, Bupati Jeneponto Andi Radjamilo, Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid, Bupati Maros Hatta Rahman, Bupati Lutim Hatta Marakarma, pimpinan dan anggota DPRD, serta politisi di Sulawesi ini.

Jadi, kalau ayah saya sebagai koruptor, jelas tak ada yang mau hadir dalam pesta perkawinanku. Mana ada lelaki yang mau sama putri seorang koruptor. Malah aku bisa dipersunting keluarga biru, Andi Seto Gadhysta Asapa, putra seorang politisi terkenal Rudiyanto Asapa. Coba, seorang politisi tentu enggan berbesanan dengan koruptor.

Mertuaku tahu, Nurdin Halid bukanlah koruptor. Ketika ayah menjadi direktur Inkud, ia rela ditahan karena memuluskan impor minyak goreng. Padahal ayah membantu para pejabat agar memperoleh bagian dari impor itu. Ayah rela pasang badan di bui demi pertemanan dengan yang lain. Begitupun saat dituduh korupsi cengkeh, ayah saya hanya menjalani jual-beli!. Lalu ada lagi ribut-ribut ayah saya korupsi di PSSI, walah musykil itu. Tak ada uang dari Persisam. Tak ada uang terkait cek perjalanan Miranda Gultom. Ayah saya orang bersih, tetapi iklhlas untuk jadi bumper teman-temannya.

Ayah saya bertanggung-jawab dengan nama Nurdin Halid yang berarti “cahaya agama yang kekal”. Setiap jengkap langkah ayah senantiasa berpayung agama. Maka, ayah pun mementingkan naik haji. Ayah ingin berjalan di jalur Tuhan, bukan syetan yang punya nafsu serakah. Rasanya, rakyat Indonesia keliru menilai ayah saya. Justru saya yang tahu persis, ayah saya orang bersih yang hebat. Sebab, kalau ayah buruk hati pasti ditinggalkan teman-temannya. Sampai sekarang, termasuk di PSSI, orang masih setia kepada ayah. Lihat Om Nugraha Besus. Lihat Om Nirwan Bakrie. Mereka loyal terhadap ayah, karena Nurdin Halid memang cahaya agama.

Mudah-mudahan surat terbuka saya ini menjadi pencerah bagi saudara-saudaraku yang terperangkap gelap. Ayah saya datang membawa cahaya buat saudara-saudara rakyat Indonesia. Terimakasih.

Saya yang membanggakan ayah,
Andi Nurhilda Daramata Asiah Indasari ( din / roz )
User avatar
Akris
 
Posts: 249
Joined: Mon Aug 24, 2009 10:12 pm

Re: PSSI ku sayang...PSSIku malang...

Postby saia » Wed Mar 02, 2011 10:13 am

anaknya nurdin halid rada aneh, jelas duit ayahnya dapet darimana supaya anaknya bisa hura-hura?? kok buka AIB sendiri, aneh .... :lol:
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Mungkinkah.....benarkah?

Postby Akris » Thu Mar 03, 2011 12:09 am

JAKARTA, KOMPAS.com — Selain menginstruksikan digelarnya Kongres Pemilihan atau Kongres Luar Biasa PSSI, badan sepak bola dunia atau FIFA meminta agar Nurdin Halid tak lagi maju dalam pencalonannya sebagai ketua umum PSSI periode 2011-2015.

Hal itu terungkap dalam surat balasan FIFA atas surat yang dilayangkan PSSI pada Senin (28/2/2011) lalu. Dalam suratnya, FIFA menyatakan agar Nurdin tak lagi menjadi calon ketua umum periode berikutnya.

"Ada dua poin penting dalam surat yang diberikan FIFA. Yang pertama adalah keputusan mereka untuk tidak memberikan sanksi pada persepakbolaan Indonesia," tegas Komisaris Utama Persebaya 1927, Saleh Mukadar, sebagaimana dikutip Dunia Soccer.

"Yang kedua, tidak menyetujui Nurdin Halid sebagai calon ketua umum PSSI periode mendatang," tambah mantan Sekretaris Komite Penyelamatan Persepakbolaan Nasional (KPPN) itu.

Menurut Saleh, surat tersebut sudah dicek terlebih dulu dan dinyatakan resmi. "Surat tersebut langsung dikirim dari Swiss (markas FIFA, red). Sebelumnya, Nurdin hanya memaparkan poin pertama saja. Dia tidak membeberkan poin kedua yang tertulis dalam surat yang dikirim FIFA," papar Saleh.

Surat yang disampaikan PSSI kepada FIFA pada 28 Februari lalu berisi dua putusan PSSI, yakni penundaan pelaksanaan kongres PSSI yang rencananya digelar pada 26 Maret 2011 dan permintaan agar FIFA tidak menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.


ini beneran ga sih??? :shock: :shock: :shock: serasa ga percaya gitu... :rolling: :rolling: :axe:
User avatar
Akris
 
Posts: 249
Joined: Mon Aug 24, 2009 10:12 pm

Re: PSSI ku sayang...PSSIku malang...

Postby hajjarSyahwad » Sat Mar 19, 2011 12:14 am

Sedih ngeliatnya jadi males...
Gak ada bedanya itu Nurdin Halid, Husni Mubarok dan Muammar Gaddafi.
kiblatnya sama, ya kelakuannya sama.
:prayer: Subhanallah, tak diberikan mereka muka tembok walau sedikit.
User avatar
hajjarSyahwad
 
Posts: 9
Joined: Thu Sep 23, 2010 7:33 pm
Location: Purgatory


Return to Olah Raga



Who is online

Users browsing this forum: No registered users