.

Kesurupan Masal akibat pembacaan AlQuran

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.

Postby dondon » Thu Feb 23, 2006 5:44 pm

:idea:

Bang yususf,
Semoga anda selalu diberkahi Allah SWT.
User avatar
dondon
 
Posts: 381
Joined: Fri Sep 23, 2005 11:04 am

Postby Adadeh » Fri Feb 24, 2006 6:15 am

Yusuf Roni:
Masa sih anda tidak bisa membedakan kata seolah-olah seperti bel tidak sama dengan bel itu sendiri.

Tidak. Keterangan tentang bell ini bisa dilihat dari beberapa Hadis berikut.

Sunan Abu Dawud, Book 34, Number 4218
Dikisahkan oleh Umar ibn al-Khattab:
Ibn az-Zubayr berkata bahwa seorang wanita langganannya membawa anak perempuan az-Zubayr kepada Umar ibn al-Khattab dan dia mengenakan bel di kakinya. Umar memotongnya (bell itu) dan berkata bahwa dia mendengar Rasul Allah berkata: Terdapat setan di setiap bell.


Sahih Muslim, Book 024, Number 5277
Abu Huraira berkata bahwa Rasul Allah berkata: Malaikat2 tidak mendampingi para pengelana yang membawa anjing dan bell.

Sunan Abu Dawud, Book 14, Number 2548
Dikisahkan oleh Umm Habibah:
Sang Nabi berkata: Para malaikat tidak pergi bersama kelompok pengelana yang membawa bell.


Nah, jadi bell itu dari setan, bukan? Dalam bell terdapat setan, kata Muhammad! Apakah Muhammad berkata tentang jenis bell tertentu? Tidak! Jadi bell pada umumnya yang digunakan masyarakat Arab saat itu. Instrument bell ini dikatakan sebagai alat setan, tapi justru alat inilah yang digunakan (so called) Malaikat untuk menyampaikan pesan kepada Muhammad.

Sahih Al-Bukhari, Volume 1, Book 1, Number 2
Dikisahkan oleh 'Aisha:
Al-Harith bin Hisham bertanya kepada Rasul Allah, “ Wahai Rasul Allah! Bagaimanakah wahyu illahi dinyatakan kepadamu?” Rasul Allah berkata, “Kadang2 dinyatakan seperti dering sebuah bell, ini adalah bentuk wahyu yang terkuat daripada wahyu2 lain dan lalu keadaan ini berlalu setelah aku menyadari pesannya. Kadang2 Malaikat datang dalam bentuk seorang manusia dan berkata kepadaku dan aku mengerti apapun yang dia katakan.” Aisha menambahkan: Sesungguhnya aku melihat sang Nabi mendapat wahyu illahi di hari yang sangat dingin dan kulihat keringat bertetesan dari jidatnya (saat inspirasi selesai).


Sahih Al-Bukhari, Volume 4, Book 54, Number 438
Dikisahkan oleh Aisha:
Al Harith bin Hisham bertanya kepada sang Nabi, "Bagaimana wahyu illahi datang padamu?” Dia menjawab, “Dalam semua cara2 ini: Malaikat kadang2 datang padaku dengan suara yang menyerupai suara dering bell, dan setelah ini berlalu, aku ingat apa yang dikatakan Malaikat itu, dan jenis wahyu illahi inilah yang paling nyata padaku, dan kadangkala Malaikat datang padaku dalam bentuk manusia dan berkata padaku, dan aku mengerti dan ingat apa yang dia katakan.”


Malaikat apakah yang menggunakan instrumen setan? Ya tentunya Malaikat kegelapan alias setan itu sendiri. Karena itulah maka pesan2 dan kelakuan Muhammad penuh dengan sifat2 setan: membunuh, memperkosa, memperbudak, memeras, menjajah, menipu, dll. Tidak usah jauh2 dan tidak perlu melakukan perbuatan gila Muhammad, bahkan cukup dengan mengucapkan ayat2 Qur’an dalam zikir saja sudah cukup membuat Muslim bergelimpangan kerasukan setan.

Oy, Muslim!! Muhammad udah ngaku tuh dapat pesan dari setaan!!
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Yususf roni » Fri Feb 24, 2006 3:35 pm

Wah bung adadeh,nggak ngerti juga nih istilah seperti dering bel dangan bel itu sendiri.Nabi itu menerima wahyu seakan di dengar suara bel yang kalo kita ungkapan dengan kata-kata bukan seperti bel yang anda maksudkan itu.


Malaikat apakah yang menggunakan instrumen setan? Ya tentunya Malaikat kegelapan alias setan itu sendiri. Karena itulah maka pesan2 dan kelakuan Muhammad penuh dengan sifat2 setan: membunuh, memperkosa, memperbudak, memeras, menjajah, menipu, dll. Tidak usah jauh2 dan tidak perlu melakukan perbuatan gila Muhammad, bahkan cukup dengan mengucapkan ayat2 Qur’an dalam zikir saja sudah cukup membuat Muslim bergelimpangan kerasukan setan.

Ah itukan pendapat anda saja yang udah benci sama Islam,jadilah seperti ini tuduh-tuduhan anda. Padahal tuduhan-tuduhan tersebut banyak dilakukan oleh orang-orang Kristen sendiri seperti Belanda menjajajah Indonesia agamanya orang Belanda apa? Westerling yg membunuh 40000 orang desa yg tak tahu apa-apa,agamanya apa? Amerika yg merampok dan membunuh orang Irak agamanya apa? Dan masih banyak lagi kalo saya sebutkan disini tak akan selesai sampai dua layar penuh. ***OOT JUNK DELETED***
User avatar
Yususf roni
 
Posts: 437
Joined: Thu Sep 15, 2005 3:53 pm
Location: Bumi Indonesia

Postby Adadeh » Sat Feb 25, 2006 12:49 am

Yusuf Roni:
Padahal tuduhan-tuduhan tersebut banyak dilakukan oleh orang-orang Kristen sendiri seperti Belanda menjajajah Indonesia agamanya orang Belanda apa?

Biasa deh, kalau udah kebingungan dengan isi Qur'an dan Hadis yang ternyata berbalik menyerang Muhammad, maka Muslim selalu membelokkan perdebatan menyerang ke agama Kristen. Apa perlu saya beri angka orang2 Kristen Armenia yang dibunuh Ottoman? Orang2 Kristen Cyprus yang dibantai Muslim Turki? Koptik Kristen Mesir yang dibantai Muslim Mesir? Orang2 Hindu yang dibunuh Sheik Jeihan di India? Muslim Bangladesh yang dibantai Muslim Pakistan? Orang2 Kristen Timor Timur yand dibunuh tentara Muslim Indonesia? Orang2 Aceh yang dibunuh tentara Muslim Indonesia? Orang2 Kristen Ambon, Poso? Ini semua sebenarnya tidak ada hubungannya dengan topik kesurupan, tapi perintah pembunuhan atas kafir memang diucapkan oleh Muhammad, sedangkan Yesus tidak memerintahkan pembunuhan apapun terhadap non-Kristen.

Anda tidak suka Kristen? Ya jangan masuk Kristen!! Agama Shinto kok tidak disebut, yaa?? Lupa ya sama penjajah lain yang beragama Shinto?
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby ali5196 » Sat Feb 25, 2006 7:05 am

hi Adadeh yg jago hadis, mana sih hadis yg ngomong ttg Muhamad perintah pembunuhan anjing sehabis mencium bau pipis anjing di mesjid ?
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby Adadeh » Sat Feb 25, 2006 9:49 am

ali, ini hadis yang memerintahkan pembunuhan atas anjing:
http://indonesian.knowislam.info/forum/ ... 0486#10486
Bukhari IV no. 540.
Tapi kalau tentang anjing pipis di mesjid lalu dibunuh saya kurang tahu. Setahu saya malah Muhammad melarang orang mencuci dinding mesjid yang dikencingi anjing (Hadisnya lupa).
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Aragorn » Sat Feb 25, 2006 11:27 am

BREAKING NEWS!!!

Sumatera Express, Sabtu 25 Februari 2006

50 Siswa SMPN 2 Kesurupan

Lubuk Linggau - Sebanyak 50 siswa SMPN 2 Lubuk Linggau yg berada di Jl. Letkol Sukirno, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, Jumat (24/2), kesurupan. Peristiwa terjadi saat mereka membaca Surat Yasin di dalam kelas.

Satu persatu siswa yg kesurupan tersebut diangkut guru mengunakan gerobak ke Musholla. Yang kesurupan banyak siswa kelas I 2. Setelah dibacakan ayat2 suci di musholla para siswa - siswi berangsur - angsur sadar. Akibat peristiwa ini, sekitar pukul 10.00 WIB, pihak sekolah memulangkan seluruh siswanya.

Kepala SMPN 2 Lubuk Linggau Amirulah Spd melalui Pembina OSIS Harahap mengatakan, peristiwa kesurupan pernah terjadi empat hari lalu tepatnya senin (20/2), namun saat itu jumlahnya tidak sebanyak ini.
"dari Senin hingga Kamis setiap harinya tiga sampai empat siswa pingsan," ujar Harahap.

Karena itulah, pihak sekolah sepakat membaca surat yasin. belum selesai membaca surat yasin, para siswa - siswi kesurupan. Bahkan siswa di ruang lainnya ikut kesurupan. Kesurupan terjadi karena siswa melihat macam2 bentuk binatang seperti ular, perempuan cantik dan pocong.
"Ini diketahui setelah ditanyakan kepada siswa yg sudah sadar dari kesurupan," tegasnya.



Ihhhhhhhh............serem........ada apa dengan Qur'an yah??? Kok di baca malah di datengi sama pocong, dedemit, kunti, siluman & teman2.
Aragorn
 
Posts: 77
Joined: Tue Dec 13, 2005 10:46 am
Location: Jakarta, Indonesia

Postby Yususf roni » Sat Feb 25, 2006 5:37 pm

To: Adadeh
Biasa deh, kalau udah kebingungan dengan isi Qur'an dan Hadis yang ternyata berbalik menyerang Muhammad, maka Muslim selalu membelokkan perdebatan menyerang ke agama Kristen. Apa perlu saya beri angka orang2 Kristen Armenia yang dibunuh Ottoman? Orang2 Kristen Cyprus yang dibantai Muslim Turki? Koptik Kristen Mesir yang dibantai Muslim Mesir? Orang2 Hindu yang dibunuh Sheik Jeihan di India? Muslim Bangladesh yang dibantai Muslim Pakistan? Orang2 Kristen Timor Timur yand dibunuh tentara Muslim Indonesia? Orang2 Aceh yang dibunuh tentara Muslim Indonesia? Orang2 Kristen Ambon, Poso? Ini semua sebenarnya tidak ada hubungannya dengan topik kesurupan, tapi perintah pembunuhan atas kafir memang diucapkan oleh Muhammad, sedangkan Yesus tidak memerintahkan pembunuhan apapun terhadap non-Kristen.

Masa sih , justru anda sendiri yg kebingungan nggak bisa menjawab apa yag saya kemukakan pada anda. Sebaiknya anda baca lagi deh di PL, disitu banyak sekali ayat-ayat menceritakan pembunuhan bangsa bangsa apa saya perlu tunjukan ayat-ayatnya.
Anda tidak suka Kristen? Ya jangan masuk Kristen!! Agama Shinto kok tidak disebut, yaa?? Lupa ya sama penjajah lain yang beragama Shinto?

Oh,Insya Allah selama hayat di kandung badan,sekali Islam tetap Islam. Kenapa agama Shinto saya nggak sebutkan, memang mesti saya sebutkan juga.

To: ali5196

OOOO, jadi anjing NAJIS, tidak boleh disentuh TAPI BOLEH DIPELIHARA ..GITU LOGIKA ANDA ??? Gimana bisa melihara anjing tanpa menyentuhnya ?



Masa sih saya mesti terangkan juga teknisnya bagaimana memelihara anjing tanpa menyentuh. Kita manusia yg berakal pastilah bisa.

Hee.he.., masa masalah ini mesti saya kasih penjelasn juga sih. TUH
KHAN, elu ngalor ngidul !!
ELu bilang: Quran nikmat.
Gua bilang : Nggak tuh ...
Elu jawab: itu menurut rekan2 nasrani ...
Gua jawab elu lagi :
NASRANI ???? NGALOR NGIDUL KE NASRANI lagi ?? Bukannya Quran menyatakan kebencian terhdp semua non-muslim, termasuk Yahudi dan polytheis (musyrik) ? Jelas Quran nggak nikmat bagi SEMUA NON-MUSLIM ... bukan hanya Nasrani.


Aluqran,bukannya membenci,tapi hanya memberi peringatan pada anda sekalian untuk kembali kepada ajaran yg benar. Yang hanya menyembah satu Tuhan dan Yesus itu hanya pesuruhNya dan juga Tuhannya seleuruh manusia yakni Allah. Itu pun jika anda mau. Sebagaimana tertera di Yohanes 17:3 ""Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka mengenal Engkau, Allah yang Esa dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu."
Ulangan pasal 4 ayat 35 :"Maka kepadamulah ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itulah Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi."

SIAPA YG SURUH ELU JADI BUDAK MANUSIA ?? GUA MINTA ELU
BUKTIKAN BAHWA QURAN DARI ALLAH ... AYOO BUKTIKAN ... BISA NGGAK ?? NGGAK BISA KHAN ? Kenapa terus elu ngawur ke "Budak Manusia" ????

tulalit ... tulalit ...

Seperti yg saya sebutkan bahwa,jika Quran itu dari Allah maka pastilah didalamnya banyak pertentangan seperti terjadi di Alkitab distu benyak sekali pertentangan satu ayat dengan ayat lainnya.

O By THE WAY, elu bilang juga bahwa nabi TIDAK MENYURUH PEMBUNUHAN ANJING. Ini kata2 anda sendiri

Hadist yg Bung adadeh sebutkan itu belum lengkap dan terpotong,jadi penegertiannya ngawur, alias seenaknya sendiri.
User avatar
Yususf roni
 
Posts: 437
Joined: Thu Sep 15, 2005 3:53 pm
Location: Bumi Indonesia

Postby ali5196 » Sat Feb 25, 2006 7:49 pm

Yususf roni wrote:Masa sih saya mesti terangkan juga teknisnya bagaimana memelihara anjing tanpa menyentuh. Kita manusia yg berakal pastilah bisa.


NAH, Silahkan buktikan ! Nunggu apa lagi ? Tolong jelaskan kpd saya bgm anda bisa memelihara anjing, menyisir bulunya, membersihkan bulunya dari kutu, memberinya makan/minum, menahannya agar ia tidak melompati dan menjilat tamu, membersihkan tempat tidurnya TANPA MENYENTUH SANG ANJING.

Jelaskan dong ...

Aluqran,bukannya membenci,tapi hanya memberi peringatan pada anda sekalian untuk kembali kepada ajaran yg benar. Yang hanya menyembah satu Tuhan dan Yesus itu hanya pesuruhNya dan juga Tuhannya seleuruh manusia yakni Allah. Itu pun jika anda mau. Sebagaimana tertera di Yohanes 17:3 ""Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka mengenal Engkau, Allah yang Esa dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu."
Ulangan pasal 4 ayat 35 :"Maka kepadamulah ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itulah Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi."

YANG MINTA ELU BUKA INJIL SIAPA ? GUA MINTE ELU BACA QURAN ! PANTAS ELU MENYANGKA BAHWA QURAN TIDAK MENGAJARKAN utk MEMBENCI. TERNYATA YANG ELU BACA MEMANG BUKAN QURAN, TETAPI INJIL. Pantessss ...

Seperti yg saya sebutkan bahwa,jika Quran itu dari Allah maka pastilah didalamnya banyak pertentangan seperti terjadi di Alkitab distu benyak sekali pertentangan satu ayat dengan ayat lainnya.

TERBUKTI ANDA BELUM PERNAH BACA QURAN. KEBANYAKAN BACA INJIL. PANTES NGGAK BISA MELIHAT AYAT2 YG SALING BERTENTANGAN
DLM QURAN.


Hadist yg Bung adadeh sebutkan itu belum lengkap dan terpotong,jadi penegertiannya ngawur, alias seenaknya sendiri.

SO BUKTIKAN, MAN, BAHWA HADIS ITU BELUM LENGKAP DAN TERPOTONG DAN NGAWUR. YANG LENGKAP BUNYINYA BAGAIMANA ?? AYO BUKTIKAN ! BISA NGGAK ??? NGGAK BISA KHAN ?
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby Adadeh » Sun Feb 26, 2006 12:49 am

Kita sudah membaca pengakuan Muhammad tentang hubungan bell dan setan dan pengalamannya sendiri. Sekarang kita lihat bukti lain apakah Muhammad juga mengalami kerasukan setan seperti para Muslim di Forum ini.

Sahih Al-Bukhari, Volume 9, Book 87, Number 111
Dikisahkan 'Aisha:
Awal munculnya wahyu illahi kepada Rasul Allah adalah dalam bentuk mimpi2 yang baik dalam tidurnya. Dia tidak pernah bermimpi sejelas itu seperti di siang hari yang terang. Dia biasa pergi menyendiri (ke gua) Hira di mana dia biasa sembahyang (kepada Allah saja) terus-menerus dalam banyak (hari) dan malam. Dia biasa membawa bekal makanan untuk diam di situ dan kembali ke (istrinya) Khadija untuk mengambil bekal makanan lagi untuk tinggal di gua lagi, sampai tiba2 Kebenaran datang padanya ketika dia sedang berada di gua Hira. Malaikat datang padanya dan memintanya untuk membaca. Sang Nabi menjawab, “Aku tidak dapat membaca.” (Sang Nabi menambahkan), “Malaikat mencengkeramku (dengan kuat) dan menekanku begitu kuat sampai aku tidak tahan lagi. Dia lalu melepaskanku dan sekali lagi memintaku untuk membaca dan aku jawab, “Aku tidak dapat membaca,” dan dia mencengkeramku lagi dan menekan diriku untuk kedua kalinya sampai aku tidak tahan lagi. Dia lalu melepaskanku dan memintaku untuk membaca lagi, tapi aku jawab lagi, “Aku tidak dapat membaca (atau, apakah yang harus kubaca?).” Atas itu dia mencengkeramku untuk ketiga kalinya dan menekanku dan lalu melepaskanku dan berkata, “Baca: Dalam nama Tuhanmu, yang menciptakan segala (yang ada). Telah menciptakan manusia dari gumpalan darah. Baca dan Tuhanmu Maha Pemurah” …

Lalu Rasul Allah kembali mendapat wahyu, otot2 lehernya kejang2 karena rasa takut sampai dia menemukan Khadija dan berkata, “Selubungi aku! Selubungi aku!” Mereka menyelubungi dirinya sampai rasa takutnya hilang dan berkata, “Wahai Khadija, apa yang terjadi pada diriku?” Lalu dia mengatakan padanya (Khadija) semua yang terjadi dan katanya, “Aku takut sesuatu mungkin telah terjadi atasku.” Khadija berkata, “Tidak mungkin! Tapi bersukacitalah, karena demi Allah, Allah tidak akan pernah merendahkanmu selama kau tetap bersikap baik kepada sanak saudaramu, berkata jujur, menolong kaum miskin dan yang menderita, memperlakukan tamu dengan murah hati dan membantu orang2 yang membutuhkan dan tertimpa bencana.” Khadija lalu membawanya kepada (saudara sepupunya) Waraqa bin Naufal bin Asad bin 'Abdul 'Uzza bin Qusai. Waraqa adalah anak laki dari paman Khadija, yakni saudara laki ayahnya, yang di saat periode sebelum Islam adalah orang Kristen dan biasa menulis dalam bahwas Arab dan menulis Injil dalam bahasa Arab sebanyak yang Allah inginkan dia menulis. Dia adalah orang yang lanjut usia dan buta. Khadija berkata padanya, “Wahai saudara sepupuku! Dengarlah kisah dari keponakanmu.” Waraqa bertanya, “Wahai keponakanku! Apakah yang telah kau lihat?” Sang Nabi mengisahkan segala yang telah dilihatnya.

Waraqa berkata, “Ini adalah Namus (Jibril, malaikat yang menyimpan rahasia2) yang sama yang Allah kirim kepada Musa. Kuharap aku masih muda dan dapat hidup mengalami saat ketika orang2mu mengunjungimu.” Rasul Allah berkata, “Apakah mereka akan mengunjungiku?” Waraqa menjawab dengan tegas, “Tiada orang yang mengalami pengalaman yang sama seperti yang kau alami diperlakukan dengan buruk. Jika aku masih hidup di hari kau dikunjungi, maka aku akan mendukungmu sepenuhnya.” Tapi beberapa hari kemudian Waraqa mati dan Wahyu Illahi tidak datang untuk beberapa saat dan sang Nabi jadi begitu sedih sampai kami mendengar bahwa dia beberapakali bermaksud terjun dari puncak gunung dan setiap kali dia di atas gunung siap untuk terjun ke bawah, Jibril lalu muncul di hadapannya dan berkata, “Wahai Muhammad! Engkau memang Rasul Allah yang benar” dan ini membuatnya hatinya tenteram dan dia jadi tenang dan lalu pulang.
Dst, dll… baca sendiri.

Berlawanan dengan yang Aisha katakan, yang dialami Muhammad ketika mendapat wahyu dalam mimpi bukanlah mimpi baik, tapi mimpi buruk sampai Muhammad ketakutan, kejang2, dan jerit2.
Dari manakah mimpi buruk datang?
Muhammad sendiri memberi jawabannya. Lihat Hadis2 di bawah ini.

Sahih Al-Bukhari, Volume 4, Book 54, Number 513:
Dikisahkan oleh Abu Qatada:
Sang Nabi berkata, “Mimpi baik datang dari Allah, dan mimpi buruk atau jahat datang dari setan; jadi jika ada diantara kalian yang bermimpi buruk dan jadi ketakutan, dia harus meludah ke sebelah kirinya dan minta perlindungan Allah atas yang jahat, sehingga orang itu tidak celaka.”


Sahih Al-Bukhari, Volume 9, Book 87, Number 113
Dikisahkan oleh Abu Qatada:
Sang Nabi berkata, "Mimpi baik datang dari Allah, dan mimpi buruk datang dari Setan."


Malik’s Muwatta, Book 52, Number 52.1.4
Yahya menceritakan padaku dari Malik dari Yahya ibn Said bahwa Abu Salama ibn Abd ar-Rahman berkata, “Aku mendengar Abu Qatada ibn Ribiyy berkata bahwa Rasul Allah berkata, “Mimpi baik datang dari Allah, dan mimpi buruk datang dari setan. Kalau kau melihat apa yang tidak kau sukai, meludahlah ke sebelah kiri 3 kali setelah kau bangun, dan minta perlindungan dari Allah. Atas kehendak Allah, hal itu (mimpi buruk) tidak akan mencelakanmu.’ Abu Salama berkata, “Aku sering bermimpi yang membebaniku lebih berat daripada sebuah gunung. Ketika aku mendengar hadis ini, aku tidak khawatir lagi.”

Nah, Muhammad sendiri sudah mengaku bahwa mimpi buruk datang dari setan. Sedangkan wahyu (so called) “illahi” datang padanya melalui mimpi buruk!! Jadi jelas yang datang padanya adalah setan dan bukan malaikat.

Oy, Muslim!! Muhammad udah ngaku sekali lagi nih bahwa dia dapat wahyu dari setan!!
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby Adadeh » Mon Feb 27, 2006 11:15 am

http://www.mail-archive.com/nasyid-indo ... 01321.html

[Nasyid Indonesia] Mohon pencerahan tentang kerasukan
Abadi Purwadaksina
Sun, 13 Mar 2005 19:51:13 -0800

Assalamu'alikum wr wb

Maaf teman2 saya cerita mohon bantuannya...

Beberapa hari yg lalu saya dan teman2 di kantor membaca yasinan karena sudah sekitar 5 bulanan kerja kantor baru kita belum pernah istilahnya selamatan, maka pada hari itu kami mengadakan pengajian yasinan bersama sama.

Pengajian kami lakukan setelah shalat isya, nah setelah shalat kami adakan ngobrol2 tentang agama, kebetulan kami mengundang teman yg emang cukup mengerti tentang agama. Pada saat tanya jawab itu salah satu teman saya langsung kesurupan, wah kontan kami semua kaget, ternyata setelah kami adakan yasinan tersebut teman kami langsung kemasukan.

Untungnya ada teman kami bisa nyembuhin. Singkat cerita ahirnya di coba di keluarkan yg masuk ke tubuh temen saya itu. Kata yg masuk ke dalam tubuh teman saya bilang bahwa kami2 yg melakukan pangajian ga permisi katanya. Saya jadi aneh ko minta permisi ama gitu2 an.

Mohon pencerahan dari teman2 kondisi seperti itu, saya jadi rada merinding juga kalo pulang malem nih, kenapa ko bisa terjadi kondisi tersebut dalam pandangan islam.

Terima kasih
Wassalam
abadi
____________________
" ... tertanyata setelah kami adakan yasinan tersebut teman kami langsung kemasukan."
Ternyata Qur'an bukan hanya menyediakan resep gorok kafir saja tapi juga resep kerasukan buat Muslim!!

"Kata yg masuk ke dalam tubuh teman saya bilang bahwa kami2 yg melakukan pangajian ga permisi katanya"
Setan tidak takut akan ayat2 Qur'an sebab ilhamnya datang dari dirinya sendiri. Wahai Muslim!! You are worshipping demon. Wake up!!
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby hambrah » Mon Feb 27, 2006 2:48 pm

Adadeh wrote:
-----------------------
" ... tertanyata setelah kami adakan yasinan tersebut teman kami langsung kemasukan."
Ternyata Qur'an bukan hanya menyediakan resep gorok kafir saja tapi juga resep kerasukan buat Muslim!!

"Kata yg masuk ke dalam tubuh teman saya bilang bahwa kami2 yg melakukan pangajian ga permisi katanya"
Setan tidak takut akan ayat2 Qur'an sebab ilhamnya datang dari dirinya sendiri. Wahai Muslim!! You are worshipping demon. Wake up!!



Terimakasih bung Adadeh buat tambahan temuan fakta di lapangan tentang kesurupan akibat pembacaan ayat-ayat Alquran. Kejadian di atas menambah lagi berita-berita kejadian kesurupan yang banyak ditampilkan di atas.

Cuplikan berita-berita, kejadian-kejadian nyata di atas diambil dari media milik muslim sendiri, dari wartawan muslim, dari saksi mata muslim. Dan juga ada yang ditulis oleh ulama Islam itu sendiri dan beliau (ulama) itu sendiri melihat dan mengakui akibat dari rukyah/dzikir bisa menyebabkan kesurupan. Baca halaman sebelumnya untuk lebih detilnya.

Bung Adadeh juga melampirkan hadist-hadist yang menyatakan ada catatan di Alquran dan hadist tentang Muhammad yang kerasukan/kesurupan (hilang kesadaran) ketika dia mendapat pesan-pesan ayat-ayat Alquran. Karena dirasuki oleh roh-roh jahat (demon) maka produk yang dihasilkan (Alquran) adalah hasil inspirasi (ilham) dari roh-roh jahat itu.

Jadi dari dua macam batu uji tentang Alquran di atas semakin memperjelas yaitu:

1. Secara Historis dan hukum, kejadian/proses penerimaan Alquran oleh Muhammad saat kesurupan ini tercatat di Alquran dan Hadist, kitab milik Islam itu sendiri.

2. Secara Fakta, sangat jelas sekali diberitakan kejadian-kejadian kesurupan/kerasukan setan yang dialami oleh para pembaca (pengamal) ayat-ayat Alquran di banyak lokasi dan waktu.


Untuk itulah segala ajaran harus diuji.

Ujian yang terutama adalah buahnya. Dari buahnya maka suatu ajaran itu akan diketahui pohonnya.
hambrah
 
Posts: 131
Joined: Mon Nov 21, 2005 4:59 pm

Postby Yususf roni » Tue Feb 28, 2006 3:05 pm

To: ali5196
NAH, Silahkan buktikan ! Nunggu apa lagi ? Tolong jelaskan kpd saya bgm anda bisa memelihara anjing, menyisir bulunya, membersihkan bulunya dari kutu, memberinya makan/minum, menahannya agar ia tidak melompati dan menjilat tamu, membersihkan tempat tidurnya TANPA MENYENTUH SANG ANJING.

Jelaskan dong ..


Oh, anda masih penasaran perlu penjelasan saya mengenai cara memelihra anjing,,maka jika seorang itu muslim, memelihara anjing harus-harus berhati-hati,karena anjing itu memiliki najis mughaldah(istilah dalam ilmu fiqih) dan najis tsb asalnya dari mulut si anjing,sedangkan bulunyapun najis tapi tdk seperti najis seperti mulutnya.Jadi untuk menghindari itu biasanya kita menggunakan sarung tangan agar kita tak langsung menyentuh badannya maupun mulutnya.Dan agar tidak melompat dan menjilat tamu biasanya anjing tsb diikat atau di kurung pada tempatnya dan begitu pula untuk membersihkan bulunya maupun menyisir bulunya kita gunakan sarung tangan begitu pula untuk membersihkan tempat tidurnya dan tempat makannya.Bagaimana Bung ali5196 sudah jelas.
YANG MINTA ELU BUKA INJIL SIAPA ? GUA MINTE ELU BACA QURAN ! PANTAS ELU MENYANGKA BAHWA QURAN TIDAK MENGAJARKAN utk MEMBENCI. TERNYATA YANG ELU BACA MEMANG BUKAN QURAN, TETAPI INJIL. Pantessss ...

Seperti yg saya udah terangkan sebelumnya bahwa Alquran tidak mengajarkan kebencian justru mengingatkan anda,untuk kembali ke agama yg benar yang hanya menyembah Tuhan yg sesungguhnya, bukannya manusia seperti yg juga tertera didalam injil yg ayatnya udah saya sebutkan sebelumnya.
TERBUKTI ANDA BELUM PERNAH BACA QURAN. KEBANYAKAN BACA INJIL. PANTES NGGAK BISA MELIHAT AYAT2 YG SALING BERTENTANGAN
DLM QURAN.

Justru saya melihat Bibel banyak sekali pertentangan dan juga ayat-ayat porno dan juga ayat-ayat yg melecehkan Tuhan.
SO BUKTIKAN, MAN, BAHWA HADIS ITU BELUM LENGKAP DAN TERPOTONG DAN NGAWUR. YANG LENGKAP BUNYINYA BAGAIMANA ?? AYO BUKTIKAN ! BISA NGGAK ??? NGGAK BISA KHAN ?


Tanya aja langsung sama Bung Adadeh mengenai hadist tentang anjing itu,biar anda kritis sedikit,dikibulin ama Bung Adadeh percaya aja. Coba dong cek dan rechek tentang hadist, apakah sampai disitu kalimatnya atau ada sambungannya.

To: Adadeh
Kita sudah membaca pengakuan Muhammad tentang hubungan bell dan setan dan pengalamannya sendiri. Sekarang kita lihat bukti lain apakah Muhammad juga mengalami kerasukan setan seperti para Muslim di Forum ini.

Sahih Al-Bukhari, Volume 9, Book 87, Number 111
Dikisahkan 'Aisha:
Awal munculnya wahyu illahi kepada Rasul Allah adalah dalam bentuk mimpi2 yang baik dalam tidurnya. Dia tidak pernah bermimpi sejelas itu seperti di siang hari yang terang. Dia biasa pergi menyendiri (ke gua) Hira di mana dia biasa sembahyang (kepada Allah saja) terus-menerus dalam banyak (hari) dan malam. Dia biasa membawa bekal makanan untuk diam di situ dan kembali ke (istrinya) Khadija untuk mengambil bekal makanan lagi untuk tinggal di gua lagi, sampai tiba2 Kebenaran datang padanya ketika dia sedang berada di gua Hira. Malaikat datang padanya dan memintanya untuk membaca. Sang Nabi menjawab, “Aku tidak dapat membaca.” (Sang Nabi menambahkan), “Malaikat mencengkeramku (dengan kuat) dan menekanku begitu kuat sampai aku tidak tahan lagi. Dia lalu melepaskanku dan sekali lagi memintaku untuk membaca dan aku jawab, “Aku tidak dapat membaca,” dan dia mencengkeramku lagi dan menekan diriku untuk kedua kalinya sampai aku tidak tahan lagi. Dia lalu melepaskanku dan memintaku untuk membaca lagi, tapi aku jawab lagi, “Aku tidak dapat membaca (atau, apakah yang harus kubaca?).” Atas itu dia mencengkeramku untuk ketiga kalinya dan menekanku dan lalu melepaskanku dan berkata, “Baca: Dalam nama Tuhanmu, yang menciptakan segala (yang ada). Telah menciptakan manusia dari gumpalan darah. Baca dan Tuhanmu Maha Pemurah” …

Lalu Rasul Allah kembali mendapat wahyu, otot2 lehernya kejang2 karena rasa takut sampai dia menemukan Khadija dan berkata, “Selubungi aku! Selubungi aku!” Mereka menyelubungi dirinya sampai rasa takutnya hilang dan berkata, “Wahai Khadija, apa yang terjadi pada diriku?” Lalu dia mengatakan padanya (Khadija) semua yang terjadi dan katanya, “Aku takut sesuatu mungkin telah terjadi atasku.” Khadija berkata, “Tidak mungkin! Tapi bersukacitalah, karena demi Allah, Allah tidak akan pernah merendahkanmu selama kau tetap bersikap baik kepada sanak saudaramu, berkata jujur, menolong kaum miskin dan yang menderita, memperlakukan tamu dengan murah hati dan membantu orang2 yang membutuhkan dan tertimpa bencana.” Khadija lalu membawanya kepada (saudara sepupunya) Waraqa bin Naufal bin Asad bin 'Abdul 'Uzza bin Qusai. Waraqa adalah anak laki dari paman Khadija, yakni saudara laki ayahnya, yang di saat periode sebelum Islam adalah orang Kristen dan biasa menulis dalam bahwas Arab dan menulis Injil dalam bahasa Arab sebanyak yang Allah inginkan dia menulis. Dia adalah orang yang lanjut usia dan buta. Khadija berkata padanya, “Wahai saudara sepupuku! Dengarlah kisah dari keponakanmu.” Waraqa bertanya, “Wahai keponakanku! Apakah yang telah kau lihat?” Sang Nabi mengisahkan segala yang telah dilihatnya.

Waraqa berkata, “Ini adalah Namus (Jibril, malaikat yang menyimpan rahasia2) yang sama yang Allah kirim kepada Musa. Kuharap aku masih muda dan dapat hidup mengalami saat ketika orang2mu mengunjungimu.” Rasul Allah berkata, “Apakah mereka akan mengunjungiku?” Waraqa menjawab dengan tegas, “Tiada orang yang mengalami pengalaman yang sama seperti yang kau alami diperlakukan dengan buruk. Jika aku masih hidup di hari kau dikunjungi, maka aku akan mendukungmu sepenuhnya.” Tapi beberapa hari kemudian Waraqa mati dan Wahyu Illahi tidak datang untuk beberapa saat dan sang Nabi jadi begitu sedih sampai kami mendengar bahwa dia beberapakali bermaksud terjun dari puncak gunung dan setiap kali dia di atas gunung siap untuk terjun ke bawah, Jibril lalu muncul di hadapannya dan berkata, “Wahai Muhammad! Engkau memang Rasul Allah yang benar” dan ini membuatnya hatinya tenteram dan dia jadi tenang dan lalu pulang. Dst, dll… baca sendiri.


Justru hadist ini mengatakan yang mengatakan bahwa wahyu pertama ini yg dialami Nabi Muhammad tsb di akui oleh salah seorang ahli kitab yg bernama Waraqoh bin Naupel dan ia sendiri mengatakan bahwa yg nabi Muhammad alami itu adalah sama seperti yg dialami nabi Musa.As.Sehingga Waraqoh bin naupel ini seandainya ia diberi umur panjang akan ikut menyertai nabi untuk membela nabi.Karena Waraqoh mengakui kebenaran yang risalah yg di bawa nabi Muhammad tsb.
Berlawanan dengan yang Aisha katakan, yang dialami Muhammad ketika mendapat wahyu dalam mimpi bukanlah mimpi baik, tapi mimpi buruk sampai Muhammad ketakutan, kejang2, dan jerit2.
Dari manakah mimpi buruk datang?
Muhammad sendiri memberi jawabannya. Lihat Hadis2 di bawah ini.

Hadist Aisah yg mana? Anda jangan mengarang-ngarang sendiri.
Sahih Al-Bukhari, Volume 4, Book 54, Number 513:
Dikisahkan oleh Abu Qatada:
Sang Nabi berkata, “Mimpi baik datang dari Allah, dan mimpi buruk atau jahat datang dari setan; jadi jika ada diantara kalian yang bermimpi buruk dan jadi ketakutan, dia harus meludah ke sebelah kirinya dan minta perlindungan Allah atas yang jahat, sehingga orang itu tidak celaka.”

Sahih Al-Bukhari, Volume 9, Book 87, Number 113
Dikisahkan oleh Abu Qatada:
Sang Nabi berkata, "Mimpi baik datang dari Allah, dan mimpi buruk datang dari Setan."

Malik’s Muwatta, Book 52, Number 52.1.4
Yahya menceritakan padaku dari Malik dari Yahya ibn Said bahwa Abu Salama ibn Abd ar-Rahman berkata, “Aku mendengar Abu Qatada ibn Ribiyy berkata bahwa Rasul Allah berkata, “Mimpi baik datang dari Allah, dan mimpi buruk datang dari setan. Kalau kau melihat apa yang tidak kau sukai, meludahlah ke sebelah kiri 3 kali setelah kau bangun, dan minta perlindungan dari Allah. Atas kehendak Allah, hal itu (mimpi buruk) tidak akan mencelakanmu.’ Abu Salama berkata, “Aku sering bermimpi yang membebaniku lebih berat daripada sebuah gunung. Ketika aku mendengar hadis ini, aku tidak khawatir lagi.”

Nah, Muhammad sendiri sudah mengaku bahwa mimpi buruk datang dari setan. Sedangkan wahyu (so called) “illahi” datang padanya melalui mimpi buruk!! Jadi jelas yang datang padanya adalah setan dan bukan malaikat.

Oy, Muslim!! Muhammad udah ngaku sekali lagi nih bahwa dia dapat wahyu dari setan!!


Justru Hadist-haist nabi itu menjelaskan pada ummatnya apabila mendapatkan mimpi yg tidak baik itu datang dari setan,bukan malah sebaliknya.Justru para nabi dan mursalin itu bisa membedakan mana mimpi dari setan mana mimpi dari Tuhan semesta alam.
To: Hambrah

Terimakasih bung Adadeh buat tambahan temuan fakta di lapangan tentang kesurupan akibat pembacaan ayat-ayat Alquran. Kejadian di atas menambah lagi berita-berita kejadian kesurupan yang banyak ditampilkan di atas.

Cuplikan berita-berita, kejadian-kejadian nyata di atas diambil dari media milik muslim sendiri, dari wartawan muslim, dari saksi mata muslim. Dan juga ada yang ditulis oleh ulama Islam itu sendiri dan beliau (ulama) itu sendiri melihat dan mengakui akibat dari rukyah/dzikir bisa menyebabkan kesurupan. Baca halaman sebelumnya untuk lebih detilnya.

Bung Adadeh juga melampirkan hadist-hadist yang menyatakan ada catatan di Alquran dan hadist tentang Muhammad yang kerasukan/kesurupan (hilang kesadaran) ketika dia mendapat pesan-pesan ayat-ayat Alquran. Karena dirasuki oleh roh-roh jahat (demon) maka produk yang dihasilkan (Alquran) adalah hasil inspirasi (ilham) dari roh-roh jahat itu.

Jadi dari dua macam batu uji tentang Alquran di atas semakin memperjelas yaitu:

1. Secara Historis dan hukum, kejadian/proses penerimaan Alquran oleh Muhammad saat kesurupan ini tercatat di Alquran dan Hadist, kitab milik Islam itu sendiri.

2. Secara Fakta, sangat jelas sekali diberitakan kejadian-kejadian kesurupan/kerasukan setan yang dialami oleh para pembaca (pengamal) ayat-ayat Alquran di banyak lokasi dan waktu.


Untuk itulah segala ajaran harus diuji.

Ujian yang terutama adalah buahnya. Dari buahnya maka suatu ajaran itu akan diketahui pohonnya


Dan seandainya nabi Muhammad itu menerima wahyu dikarenakan kerasukan/kesurupan itu adalah fitnah belaka.Karena kita bisa melihat dari susunan Alquran tsb sampai saat ini.Bahwa isinya dari Alquran dengan susunan yg begitu baik,kalau di tinjau dari segi sastra maupun dari isi pemberitaan maupun segi ilmu penegetahuan dan dari segi moral.Jadi kalo ada tuduhan bahwa Al Quran itu dari setan,maka di persilahkan untuk membandingkan dengan Kitab-Kitab suci lainnya. Karena yg sampai detik ini yg masih menggunakan bahasa aslinya hanyalah Alquran.
User avatar
Yususf roni
 
Posts: 437
Joined: Thu Sep 15, 2005 3:53 pm
Location: Bumi Indonesia

Postby Adadeh » Wed Mar 01, 2006 3:48 am

di akui oleh salah seorang ahli kitab yg bernama Waraqoh bin Naupel dan ia sendiri mengatakan bahwa yg nabi Muhammad alami itu adalah sama seperti yg dialami nabi Musa.As.

Iya, memang begitu yang tertulis, tapi hal ini tidak pernah dikatakan sumber aslinya yaitu Alkitab Perjanjian lama. Musa tidak pernah mimpi buruk atau indah kala dapat wahyu illahi. Sebenarnya fokus saya adalah pada pernyataan di kalimat pertama yakni Muhammad mendapat wahyu lewat MIMPI yang indah, begitu kata Aisyah. Tapi nyatanya berbeda dengan yang diucapkan sebab ketika Muhammad dapat wahyu, dia ternyata sangat ketakutan.

Hadist Aisah yg mana? Anda jangan mengarang-ngarang sendiri.

Saya tidak mengarang, apalagi ngarang2 Hadis. Itu hanya menghabiskan waktu saja. Yang saya maksud adalah hadis di atas itu (Sahih Al-Bukhari, Volume 9, Book 87, Number 111) yang dikisahkan oleh 'Aisha. Silakan baca lagi kalimat awal.

Dan seandainya nabi Muhammad itu menerima wahyu dikarenakan kerasukan/kesurupan itu adalah fitnah belaka.

Silakan percayai apa yang Anda ingin percayai. Tapi fakta di lapangan lebih berbicara. Yang dari setan akan menghasilkan setan pula.
_____________________
http://www.mail-archive.com/[email protected] ... 01510.html
From: elwaleid makhsum[SMTP:[EMAIL PROTECTED]
Reply To: [email protected]
Sent: 03 Februari 2005 10:09
To: [email protected]
Subject: [assunnah] Tanya mengatasi kesurupan

assalamualaikum wb wr

team assunnah terhormat

saya ada masalah yang agak sukar di pecah kan
istri saya udah udah 4 kali kena kesurupan dalam bulan ini saya ngak tahu kenapa kesurupan dan sering antara magrib ,
semua udah saya (plus keluarga saya) mulai, dari ayat qursi surah yasin ,annass alfatihan dengan kepasrahan terhadap ALLAH emang reaksi istri saya membaik tapi besok nya datang lagi dan ironis nya pass istri saya habis sholat dan ada satu kali waktu saya sholat istri saya kumat saya mohon pertolongan rekan gimana cara ngatasi nya biar hilang habis penyakit serangan ke jiwa ini

demikian trima kasih
wasalam
waleid
________________
Pikirkan, mengapa setan2 TIDAK TAKUT sama ayat2 Qur'an yang katanya suci itu?
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby hambrah » Wed Mar 01, 2006 5:39 pm

Yususf roni wrote:To: Hambrah
Dan seandainya nabi Muhammad itu menerima wahyu dikarenakan kerasukan/kesurupan itu adalah fitnah belaka.Karena kita bisa melihat dari susunan Alquran tsb sampai saat ini.Bahwa isinya dari Alquran dengan susunan yg begitu baik,kalau di tinjau dari segi sastra maupun dari isi pemberitaan maupun segi ilmu penegetahuan dan dari segi moral.Jadi kalo ada tuduhan bahwa Al Quran itu dari setan,maka di persilahkan untuk membandingkan dengan Kitab-Kitab suci lainnya. Karena yg sampai detik ini yg masih menggunakan bahasa aslinya hanyalah Alquran.



Bung Yususf roni, mengenai susunan kalimat Alquran yang baik, ditinjau dari segi sastra, isi berita, segi ilmu pengetahuan dan moral, itu sangat subyektif dari sudut pandang Anda sendiri.

Anda sangat naif (****,lugu) jika mengatakan Alquran itu baik dari segi ilmu pengetahuan, coba buka lagi posted topic (tread) tentang iptek dalam Alquran yang sangat ngawur, ****. Salah satu contoh disebutkan matahari terbenam karena masuk ke dalam lumpur, bumi itu rata seperti karpet, dll. Sudah terlampau banyak muslim naif mengatakan alquran sumber iptek. :lol:

Mengenai Alquran dari segi sastra dan berita itu baik itu sifatnya sangat subjektif, tiap orang punya penilaian sendiri, ini sangat abstrak dan tidak terukur secara eksak, dan tidak bisa dijadikan patokan bahwa karena itu alquran adalah benar, kitab suci, tidak berasal dari setan, hanya karena alasan sastra dan berita Alquran itu baik.

Dari segi moral, apakah Alquran itu bisa disebut baik jika mengajarkan untuk menumpahkan darah manusia lain yang tidak masuk islam? Apakah bermoral jika Alquran mengajarkan teror, pembunuhan, penjarahan, pemerkosaan, perbudakan, penindasan hak-hak asasi wanita ???
Lihat bagaimana tidak bermoralnya teroris Islam yang membajak sekolah di Beslan, memperkosa, memyiksa, membunuh. Lihat perjuangan muslim Islam di seluruh dunia dengan cara-cara barbar, merampok, membom, membunuh, memfitnah.

Alasan karena alquran menggunakan bahasa aslinya tidak bisa dijadikan dasar alquran bebas dari ayat-ayat setan. Setan bisa meniru memalsu apa saja untuk menyesatkan manusia dan mencari pengikut sebanyak-banyaknya untuk disesatkan.

Anda tahu tidak karena kesurupan roh-roh setan seorang seniman atau manusia biasa bisa melakukan gerakan, tarian, karya seni, kebal senjata tajam, bicara kata-kata indah diluar kemampuan lahiriah manusia tersebut ? Contohnya seperti cuplikan (kutipan) berita yang saya posting di halaman sebelumnya tentang seorang muslim yang tidak bisa baca Alquran ketika kesurupan dia bisa melafalkan (mengucapkan) ayat-ayat Alquran dengan sangat fasih dan lancar. Sampai sanak saudara orang tersebut keheranan.

Dan di atas semuanya itu fakta-fakta kesurupan akibat pembacaan Alquran berbicara lebih kuat daripada ribuan kata alasan...
hambrah
 
Posts: 131
Joined: Mon Nov 21, 2005 4:59 pm

Postby Phoenix » Wed Mar 01, 2006 5:56 pm

Kesurupan boo:

KESURUPAN
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby hambrah » Wed Mar 01, 2006 6:15 pm

JawaPos
Selasa, 31 Agt 2004
Berpikir Tak Wajar, Mungkin Sakit Jiwa

Ngobrol, Jawaban Tidak Nyambung
TAK sedikit yang bilang, perilaku tidak wajar disebabkan oleh gangguan makhluk halus. Orang sering menyebutnya kesurupan. Benarkah?

Seorang pasien RSU dr Soetomo, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengalaminya. "Awalnya, sekitar 2 bulan lalu, adik saya ini pulang dari kerjanya di pabrik," tutur kakak pasien. "Saat itu sehabis isya tiba-tiba ia memarkir sepeda motornya di depan kelurahan, lalu busi sepeda di lepas kuncinya diambil, tapi sepeda ditinggal," ujar pria berusia 24 ini. Selanjutnya, si adik langsung memanggil penjual nasi goreng dan memesannya. Tapi, sebelum ia membayar, ia telah meninggalkannya.

"Sampai malam kok nggak sampai rumah," katanya. Rupanya, si adik singgah ke rumah kakanya yang lain. Saat akan diajak pulang, adiknya menolak. Bahkan, ucapan-ucapanya sudah mulai tidak karuan. "Kalau diajak ngomong, jawabnya nggak nyambung," ungkapnya.

Karena merasa aneh, si adik diajak berobat ke orang pintar. Dan semuanya mengatakan si adik kesurupan. "Aneh memang, awalnya adik saya tidak hafal ayat-ayat suci Al Quran, tapi sambil tiduran ia hafal semuanya," ujarnya. Setelah melihat kondisi adiknya yang semakin hari semakin parah, maka kakak pasien ini segera membawanya ke bagian jiwa RSU dr Soetomo.

http://search.jawapos.com/index.php?act ... &id=127377
=========================

Cuplikan di atas berita tentang orang kesurupan yang awalnya tidak hafal ayat-ayat Alquran menjadi hafal semuanya setelah kesurupan.
hambrah
 
Posts: 131
Joined: Mon Nov 21, 2005 4:59 pm

Postby wachdie.jr » Wed Mar 01, 2006 7:11 pm

kayaknya rekan-rekan muslim kita pada kesurupan ama jin semua neeee...hihihihi
Last edited by wachdie.jr on Thu Mar 02, 2006 1:55 pm, edited 1 time in total.
User avatar
wachdie.jr
 
Posts: 2088
Joined: Tue Sep 20, 2005 8:19 am

Postby hambrah » Thu Mar 02, 2006 11:50 am

Yususf roni wrote:Jadi kalo ada tuduhan bahwa Al Quran itu dari setan,maka di persilahkan untuk membandingkan dengan Kitab-Kitab suci lainnya. Karena yg sampai detik ini yg masih menggunakan bahasa aslinya hanyalah Alquran.


Ada maksud tersembunyi mengapa Alquran tidak diterjemahkan ke dalam bahasa lain :

1. Ayat-ayat Alquran adalah merupakan mantra-mantra yang berisikan hidden message yang menyebabkan pembacanya bisa masuk ke dalam alam roh (trance), kesurupan roh-roh jahat lewat pemujaan berhala dewa bulan Aulloh swt.
Seperti Anda ketahui tidak ada mantra yang diterjemahkan, jika diterjemahkan mantra tersebut tidak sama lagi, tidak punya tuah kuasa lagi. Dan mantra itu jika diucapkan selalu punya lagu, beralun, ada pengulangan kata persis ketika muslim berdzikir.

2. Pemujaan budaya bangsa Arab pada muslim non-Arab. Dikondisikan agar umat muslim non-arab menghormati, fanatik, mengidolakan budaya & bangsa Arab. Agar pengaruh tersebut tidak hilang maka Islam selalu dikaitkan dengan budaya Arab dan produk Arab seperti bahasa, sapaan salam (assalamualaikum, astagafirulah, adjubidilah, alhamdulilah, suudzon), jilbab, janggut panjang, burqa, surban, baju jubah, kopiah dll. Istilahnya Islam adalah copyright (hakcipta) nya Arab, tidak boleh diubah, dimodifikasi dll.

Makanya ketika ada kelompok yang melakukan terobosan melakukan shalat dalam bahasa Indonesia, para ulama, muslim fanatik pada ribut-ribut menentang dan menghukum tokoh gerakan tersebut. Coba lihat lagi posted topic (thread) tentang Shalat bahasa Indonesia, Aulloh bingung, Arabmania ribut2. http://www.indonesia.faithfreedom.org/o ... a&&start=0

Dengan menggunakan bahasa Arab banyak muslim non-Arab sangat mudah diindoktrinasi untuk fanatik bahkan menjadi ekstrim (extremist) karena mereka menerima secara bulat-bulat ditelan tanpa dicerna atau difikir lebih dulu setiap ajaran yang diberikan oleh para ulama (praktik pembodohan). Ulama, mullah dengan semaunya bisa mengartikan ayat-ayat Alquran untuk kepentingan politik dan arabnisasi.

hambrah
 
Posts: 131
Joined: Mon Nov 21, 2005 4:59 pm

Postby Yususf roni » Thu Mar 02, 2006 5:00 pm

To: Adadeh

Iya, memang begitu yang tertulis, tapi hal ini tidak pernah dikatakan sumber aslinya yaitu Alkitab Perjanjian lama. Musa tidak pernah mimpi buruk atau indah kala dapat wahyu illahi. Sebenarnya fokus saya adalah pada pernyataan di kalimat pertama yakni Muhammad mendapat wahyu lewat MIMPI yang indah, begitu kata Aisyah. Tapi nyatanya berbeda dengan yang diucapkan sebab ketika Muhammad dapat wahyu, dia ternyata sangat ketakutan.

Ya, jelas dong kalo dapat wahyu dengan cara mimpi dan dengan cara sadar berbeda.Nabi Muhammad ketakutan ketika, Ia menerima wahyu pertama kali dan Ia melihat Jibril dengan wujud aslinya, jadi manusiawi lah kalo Ia ketakutan,apalagi untuk pertama kalinya.
Saya tidak mengarang, apalagi ngarang2 Hadis. Itu hanya menghabiskan waktu saja. Yang saya maksud adalah hadis di atas itu (Sahih Al-Bukhari, Volume 9, Book 87, Number 111) yang dikisahkan oleh 'Aisha. Silakan baca lagi kalimat awal.

Kan udah saya jelaskan sebelumya.
Silakan percayai apa yang Anda ingin percayai. Tapi fakta di lapangan lebih berbicara. Yang dari setan akan menghasilkan setan pula.

Ah.. Itu klam anda sendiri kok..


To:Hambrah
Bung Yususf roni, mengenai susunan kalimat Alquran yang baik, ditinjau dari segi sastra, isi berita, segi ilmu pengetahuan dan moral, itu sangat subyektif dari sudut pandang Anda sendiri.

Anda sangat naif (****,lugu) jika mengatakan Alquran itu baik dari segi ilmu pengetahuan, coba buka lagi posted topic (tread) tentang iptek dalam Alquran yang sangat ngawur, ****. Salah satu contoh disebutkan matahari terbenam karena masuk ke dalam lumpur, bumi itu rata seperti karpet, dll. Sudah terlampau banyak muslim naif mengatakan alquran sumber iptek.


Anda sudah baca belum,dan pahami.Jika anda sudah baca dan pahami, baru anda nilai dengan obyektif
. Dari segi moral, apakah Alquran itu bisa disebut baik jika mengajarkan untuk menumpahkan darah manusia lain yang tidak masuk islam? Apakah bermoral jika Alquran mengajarkan teror, pembunuhan, penjarahan, pemerkosaan, perbudakan, penindasan hak-hak asasi wanita ???
Lihat bagaimana tidak bermoralnya teroris Islam yang membajak sekolah di Beslan, memperkosa, memyiksa, membunuh
.

Ah itu prasangka anda saja, Islam itu tak mengajarkan untuk membunuh apalagi untuk memaksakan keyakinan pada orang-orang non muslim untuk masuk agama Islam, Islam punya prinsip tak ada paksaan dalam memeluk agama Islam. Sedangkan teroris kitapun sepakat dengan mereka, karena Islam tak mengajarkan hal semacam itu.Jika ada orang-orang Islam menjadi teroris itu adalah oknum saja bukannya Islam yg sebenarnya.

Anda tahu tidak karena kesurupan roh-roh setan seorang seniman atau manusia biasa bisa melakukan gerakan, tarian, karya seni, kebal senjata tajam, bicara kata-kata indah diluar kemampuan lahiriah manusia tersebut ? Contohnya seperti cuplikan (kutipan) berita yang saya posting di halaman sebelumnya tentang seorang muslim yang tidak bisa baca Alquran ketika kesurupan dia bisa melafalkan (mengucapkan) ayat-ayat Alquran dengan sangat fasih dan lancar. Sampai sanak saudara orang tersebut keheranan.

Dan di atas semuanya itu fakta-fakta kesurupan akibat pembacaan Alquran berbicara lebih kuat daripada ribuan kata alasan..


Orang kemasukan Jin atau sebangsanya itu biasanya jiwanya kosong dari Iman,sehingga banyak orang yg kesurupanpun bukan karena ia membaca Alquran,banyak orang muslim yg membaca Alquran bahkan ada yang hafal diluar kepala,mereka tak pernah kesurupan . Justru orang-orang yg tak bisa baca Alquran banyak yg kesurupan yg dikarenakan jiwanya kosong hingga tak bisa mengontrol jiwanya. .
User avatar
Yususf roni
 
Posts: 437
Joined: Thu Sep 15, 2005 3:53 pm
Location: Bumi Indonesia

PreviousNext

Return to Quran & Hadist



Who is online

Users browsing this forum: Google [Bot]