Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadilan

Kesalahan, ketidak ajaiban, dan ketidaksesuaian dengan ilmu pengetahuan.
kuisa
Posts: 706
Joined: Mon May 05, 2014 12:33 pm

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by kuisa »

@Jangan Main Fitnah
Semisal Kuisa, yang bolak balik berkeras bilang, pokoknya Allah swt tidak punya anak. Saya bertanya padanya, apa bukti Allah swt tidak mungkin punya anak? Kuisa tidak mampu menjawab kecuali...pokoknya..pokoknya...hehehe
Jadi asisten saja kamu blom tentu diterima, pake belaga, mana pula kuisa pernah bilang "pokoknya"

Manajermu saja si Pak Duren langsung pindah ke shofa Marwa begitu saya kasih analogi sederhana, tapi sayang gadetnya nggak pernah mandi :)

User avatar
duren
Posts: 11124
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm
Contact:

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by duren »

@Kuisa
Hehe nte ga asik tuk diajak tabok tabokan ... Jadi aku mancing sodaramu si muslim tuk bacok bacokan
Lagaknya dia nguliahin gw Q 9.29
Saat tritnya tak sundul MATANYA langsung DIBUTA BUTAIN

User avatar
JANGAN GITU AH
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by JANGAN GITU AH »

JANGAN GITU AH wrote:pertanyaanmu tidak penting buat kami, kawan...
@muslimasli wrote:rapopo ..... saya hanya memberi nasihat saja .....
nasihatmu pun tidak penting dan tidak bernilai bagi saya... #-o :butthead:
Mirror 1: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil
Follow Twitter: @ZwaraKafir

User avatar
JANGAN GITU AH
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by JANGAN GITU AH »

kuisa wrote:@Jangan Main Fitnah
yang fitnah siapa ya? :-k

apa bukan mulutmu selalu berulang-ulang bilang seperti yang saya katakan di bawah ini?
cuiiihh...manafik, sok pikun!! :vom:
Semisal Kuisa, yang bolak balik berkeras bilang, pokoknya Allah swt tidak punya anak. Saya bertanya padanya, apa bukti Allah swt tidak mungkin punya anak? Kuisa tidak mampu menjawab kecuali...pokoknya..pokoknya...hehehe
kuisa wrote:Jadi asisten saja kamu blom tentu diterima, pake belaga, mana pula kuisa pernah bilang "pokoknya"

Manajermu saja si Pak Duren langsung pindah ke shofa Marwa begitu saya kasih analogi sederhana, tapi sayang gadetnya nggak pernah mandi :)
:lol:
urusan saya dengan Duren entuh apa yah, lha ketemu muka ajah gak pernah...? wah mulai deh pakai politik adu domba, ciri khas muslim gitu, lho... :rolling:

Gak usah ngeles ke sana kemari...ayat terakhir yang saya tunjukkan pun tidak menyebut jaminan Allah swt benar-benar tak mungkin punya anak... #-o

User avatar
duren
Posts: 11124
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm
Contact:

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by duren »

Mengapa muslim tidak merasakan betapa anehnya sikap Allah dikasus pemujaan terhadap putri putri Alloh ini ?
FAKTA :
-
Quran MALAH melegalisasi ritus penyembahan berhala MANAT sebagai ajarannya yaitu SA'I
-
Muhammad TIDAK PERNAH melarang ritus TAWAF TELANJANG ( yang melarang nya adalah Abu Bak'r )

kuisa
Posts: 706
Joined: Mon May 05, 2014 12:33 pm

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by kuisa »

JANGAN GITU AH wrote: urusan saya dengan Duren entuh apa yah, lha ketemu muka ajah gak pernah...?
payah nih asisten, manager g diaku :-k

@Duren
lain kali cari asisten yg bermutu dikitlah. :)
duren wrote:FAKTA :
-
Quran MALAH melegalisasi ritus penyembahan berhala MANAT sebagai ajarannya yaitu SA'I
-
Muhammad TIDAK PERNAH melarang ritus TAWAF TELANJANG ( yang melarang nya adalah Abu Bak'r )
kalau fakta itu ada sumber Pak :)

User avatar
duren
Posts: 11124
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm
Contact:

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by duren »

kuisa wrote:kalau fakta itu ada sumber Pak :)
Faktanya ... senior mu yang ahli ahli hadis yaitu si Patah Salero & sg Cepe ga berani mbantah post ku
Tanya deh mereka

User avatar
JANGAN GITU AH
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by JANGAN GITU AH »

JANGAN GITU AH wrote: urusan saya dengan Duren entuh apa yah, lha ketemu muka ajah gak pernah...?
kuisa wrote:payah nih asisten, manager g diaku :-k

@Duren
lain kali cari asisten yg bermutu dikitlah. :)
saya dapat memaklumi setiap muslim apabila sudah terpojok dapat dipastikan selalu mencari-cari alasan demi menghindari semakin terkuaknya cara berfikir muslim yang terbelakang. Baru satu logika ringan dari quran saya ajukan, cangkemmu dah dipenuhi iler basi nyembur-nyembur gak karuan.

sebagai wujud pengalihan maka cangkemmu membacot menyebut saya berada di level Asisten? wkakak...bahkan kelas asisten (ilusimu itu) gak mampu kau patahkan, gak mampu kau bantah.

bagi orang seperti dirimu, sudah selayaknya diberi hadiah dari saya berupa fantat :butthead:

Mana nih bantahan terhadap bukti quran yang mengatakan bahwa Allah swt bisa berkendak memiliki anak? :green:
Mirror 1: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil
Follow Twitter: @ZwaraKafir

User avatar
JANGAN GITU AH
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by JANGAN GITU AH »

Muslim abal-abal berlagak pilon ala Kuisa ini sangat buta atas fakta jelas quran berikut ini:

QS Az-Zumar (39): 4
“Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya. Maha Suci Allah. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.”

Kalau sekiranya, tidak berarti Allah swt tidak mungkin...sekali lagi, tidak berarti ia tidak mungkin punya anak. Konsekuensinya seperti itu. Dan apabila suatu ketika tiba-tiba Allah swt memutuskan mengambil anak, maka tentu ia dapat melakukan itu tanpa harus punya istri. Suatu pernyataan yang sangat berkontradiksi dengan surah lain quran yang berkata tidak mungkin punya anak karena Allah swt tidak memiliki istri. Ketika Allah swt dikatakan dapat saja memiliki anak dengan cara memilih salah satu dari ciptaannya menunjukkan pertentangan besar terhadap syarat harus punya istri lebih dahulu baru punya anak.

Secara nalar, pernyataan Az-Zumar 4 bisa kita anggap sebagai konsep bernilai ilahiah, isyarat bahwa Allah swt dipandang memiliki kuasa supranatural sehingga mampu memiliki anak tanpa proses biologis sebagaimana seharusnya makluk biologis lakukan. Oleh karenanya sangat terdengar naif bila muslim yang dengan kenaifannya ngotot menyangkali kemungkinan tersebut, apa lagi dengan sikap ini berarti juga muslim sedang menolak Allah swt sebagai sosok supranatural dengan kuasa maha tinggi yang mengatasi segala keterbatasan nalar manusia.

Meskipun dijelaskan begini rupa, otak si Kuisa gak akan mampu menalar cacat logika quran. Apa lagi cacat logika dirinya sendiri...?.hehehe
Mirror 1: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadilan
Follow Twitter: @ZwaraKafir

User avatar
@muslimasli
Posts: 1031
Joined: Fri Jun 27, 2014 12:47 pm

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by @muslimasli »

Mungkin saja Allah dapat mengambil apa saja menjadi anak-Nya.
Tapi faktanya, sampai selesainya Allah berfirman (Al Qur'an) Allah tidak mengambil anak.

[-(

User avatar
Joe Andmie
Posts: 1761
Joined: Mon Jul 04, 2011 6:48 pm
Location: DIBAWAH POHON KELAPA SAWIT

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by Joe Andmie »

Mungkin saja Allah dapat mengambil apa saja menjadi anak-Nya.
Tapi faktanya, sampai selesainya Allah berfirman (Al Qur'an) Allah tidak mengambil anak.

[-(
TAKUT AIB ZAINAB TERKUAK :rolleyes:
Mirror 1: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadilan
Follow Twitter: @ZwaraKafir

kuisa
Posts: 706
Joined: Mon May 05, 2014 12:33 pm

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by kuisa »

JANGAN GITU AH wrote: Mana nih bantahan terhadap bukti quran yang mengatakan bahwa Allah swt bisa berkendak memiliki anak?
Ngawur, bertanya saja udah salah, ya bisalah kalo berkehendak tapi justru Allah tidak berkehendak.

Baca lagi ayat yg kamu bawa.
QS Az-Zumar (39): 4
“Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya. Maha Suci Allah. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.”
artinya: "kalau sekiranya Allah hendak"=bisa berkehendak
Kenapa tidak ---> karena tidak berkehendak.
Kalau sekiranya, tidak berarti Allah swt tidak mungkin...sekali lagi, tidak berarti ia tidak mungkin punya anak. Konsekuensinya seperti itu. Dan apabila suatu ketika tiba-tiba Allah swt memutuskan mengambil anak, maka tentu ia dapat melakukan itu tanpa harus punya istri. Suatu pernyataan yang sangat berkontradiksi dengan surah lain quran yang berkata tidak mungkin punya anak karena Allah swt tidak memiliki istri. Ketika Allah swt dikatakan dapat saja memiliki anak dengan cara memilih salah satu dari ciptaannya menunjukkan pertentangan besar terhadap syarat harus punya istri lebih dahulu baru punya anak.
Ya bedalah mengambil anak dan beranak.


Itu bedanya manajer sama yg bukan, kalo yg bukan mesti diajarin sampai detail, membaca pun belum tentu ngerti. Ini kan kaya bikin SOP untuk operator.
Bandingkan dengan Pak Duren, dikasih 1analogi langsung paham, buru2 pindah haluan ke Shafa Marwa, cuma lututnya udah gemetaran sebelum dikuliahin. :)

User avatar
duren
Posts: 11124
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm
Contact:

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by duren »

kuisa wrote:... cuma lututnya udah gemetaran sebelum dikuliahin. :)
Wahh dah mulai pintar melawan si Kuisa ini
Tunggu lah postmu nyampe 1000 ... barulah layak tuk kutabokin kekeke

User avatar
JANGAN GITU AH
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Q 53.21 Pilu & Menghibakan - Awlloh Meratap Minta Keadil

Post by JANGAN GITU AH »

JANGAN GITU AH wrote: Mana nih bantahan terhadap bukti quran yang mengatakan bahwa Allah swt bisa berkendak memiliki anak?
kuisa wrote:Ngawur, bertanya saja udah salah, ya bisalah kalo berkehendak tapi justru Allah tidak berkehendak.
mangnya ente ngarti yang saya tanya ini: Mana nih bantahan :rolling:
dah saraf ya?
ditanya apa bantahanmu dari apa yang diungkap oleh ayat yang saya beri, malah dituduh salah bertanya....hahaha...dasar muslim bebal!
apa sih susahnya membantah kata-kata Quran tersebut sampai perlu-perlunya mengatakan orang lain salah bertanya?

Emang ada pernyataan Quran yang bilang Allah swt tidak punya kehendak? Ayat mana ntong? Lha, ngomong entuh kudu punya dasar atau dalil. Kalau cuap-cuap doang, kodok paling jago cuy...?!!!
Kuisa wrote:Baca lagi ayat yg kamu bawa.
QS Az-Zumar (39): 4
“Kalau sekiranya Allah mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya. Maha Suci Allah. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.”
kuisa wrote:artinya: "kalau sekiranya Allah hendak"=bisa berkehendak
Kenapa tidak ---> karena tidak berkehendak.
jelas ngawur, sebab tidak ada di situ menyebutkan Allah swt TIDAK BERKEHENDAK.

Jika sekiranya Allah swt berkehendak, tentu ia dapat memilih anak laki-laki, dan mungkin lebih menyukai anak laki-laki, bukan anak perempuan seperti keinginan kaum Pagan.
Kalau sekiranya, tidak berarti Allah swt tidak mungkin...sekali lagi, tidak berarti ia tidak mungkin punya anak. Konsekuensinya seperti itu. Dan apabila suatu ketika tiba-tiba Allah swt memutuskan mengambil anak, maka tentu ia dapat melakukan itu tanpa harus punya istri. Suatu pernyataan yang sangat berkontradiksi dengan surah lain quran yang berkata tidak mungkin punya anak karena Allah swt tidak memiliki istri. Ketika Allah swt dikatakan dapat saja memiliki anak dengan cara memilih salah satu dari ciptaannya menunjukkan pertentangan besar terhadap syarat harus punya istri lebih dahulu baru punya anak.
kuisa wrote:Ya bedalah mengambil anak dan beranak.
kau mengerti gak apa inti yang lagi saya omongin :lol:

ya sudah, saya persingkat saja...
Ayat-ayat Quranmu saling berkontradiksi, ntong??!!! :lol:

yang jadi masalah sebenarnya bukan beranak atau tidak, melainkan punya anak!!!

di satu sisi Quran mengatakan ada peluang Allah swt punya anak dengan cara mengambil ciptaannya sebagai anak
berkontradiksi dengan itu,
Quran pun mengatakan, Allah swt tidak mungkin punya anak; tidak ada peluang karena ia tidak punya istri...

otak yang teracuni islam memang susah menangkap poin kontradiksi Quran
kuisa wrote:Itu bedanya manajer sama yg bukan, kalo yg bukan mesti diajarin sampai detail, membaca pun belum tentu ngerti. Ini kan kaya bikin SOP untuk operator.
Bandingkan dengan Pak Duren, dikasih 1analogi langsung paham, buru2 pindah haluan ke Shafa Marwa, cuma lututnya udah gemetaran sebelum dikuliahin. :)
bhwhakakakak.....baca lagi komentarmu di atas. Masakkan orang bebal yang gak sanggup mencerna dan membedakan sebuah pertanyaan, dan memberi jawaban yang tepat sanggup mengajar?

orang yang gak ngerti arti dari kata "bantahan" sampai menyebut orang lain salah bertanya, sanggup mengajari detail??
yang begini sih bisa disebut sebagai musclaim...ntong kosong isinya kentut.... #-o
Mirror 1: hendak
Follow Twitter: @ZwaraKafir

Post Reply